DPPKB Bombana Gelar Penilaian Lomba UPTD Balai Penyuluh KB

Bombana, sultranet.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar penilaian Lomba UPTD Balai Penyuluh KB yang melibatkan 22 kecamatan se-Kabupaten Bombana. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin (13/01/2025) hingga Sabtu (18/01/2025), dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan program Keluarga Berencana (KB) di tingkat kecamatan. (18/1)

Tim penilai dari DPPKB Bombana dibagi menjadi tiga kelompok yang bertugas mengevaluasi kinerja, administrasi, dan kesiapan Balai Penyuluh KB di setiap kecamatan. Mereka memeriksa berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, inovasi program, hingga dampak kegiatan terhadap masyarakat. Selain itu, setiap UPTD diminta mempresentasikan program unggulan mereka sebagai bagian dari penilaian.

Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga upaya untuk meningkatkan standar pelayanan di seluruh Balai Penyuluh KB. “Kami ingin memastikan bahwa administrasi di setiap UPTD tertib dan sesuai standar, serta pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Asiz berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi para penyuluh KB untuk berbenah dan berinovasi dalam mendukung keberhasilan program Bangga Kencana. “Dengan adanya penilaian ini, kami ingin memacu semangat para penyuluh KB agar lebih termotivasi dalam memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan menilai kesiapan sumber daya manusia, efektivitas program penyuluhan, hingga keterlibatan masyarakat dalam mendukung program KB. Inovasi yang diterapkan di masing-masing UPTD juga menjadi perhatian tim penilai, karena diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam meningkatkan efektivitas pelayanan KB.

Antusiasme para penyuluh KB terlihat dalam presentasi program unggulan yang mereka lakukan. Beberapa UPTD menampilkan inovasi berbasis digital dalam penyuluhan KB, sementara yang lain mengedepankan program pemberdayaan masyarakat melalui kelompok bina keluarga balita dan remaja.

Hasil dari penilaian ini akan diumumkan pada awal Februari 2025. UPTD Balai Penyuluh KB dengan kinerja terbaik akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

DPPKB Bombana berharap melalui kegiatan ini, kualitas pelayanan KB di seluruh kecamatan semakin baik, sehingga program Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga sejahtera di Kabupaten Bombana dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.




Dinsos Bombana salurkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Desa Paria

Bombana, sultranet.com – Kebakaran hebat melanda Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 11.45 WITA. Api dengan cepat menghanguskan dua unit rumah warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. (18/1)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp110 juta. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp60 juta, sementara korban kedua mengalami kerugian Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik. Kondisi cuaca yang panas serta bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar. Warga sekitar, dibantu aparat desa dan kepolisian setempat, berupaya memadamkan kobaran api. Namun, si jago merah baru berhasil dijinakkan setelah menghanguskan dua rumah tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Dinas Sosial Kabupaten Bombana segera turun tangan dengan menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan yang diberikan berupa sembako, perlengkapan tidur, dan peralatan rumah tangga untuk membantu meringankan beban mereka.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak mereka,” ujar Andi Matahari, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bombana, saat menyerahkan bantuan kepada korban.

Sementara itu, Sekretaris Desa Paria, Sudirman, mengapresiasi perhatian dari pemerintah dan masyarakat yang turut memberikan dukungan kepada korban kebakaran.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkapnya.

Pemerintah desa juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan memastikan instalasi listrik di rumah mereka dalam kondisi baik untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.




Polres Bombana Tangkap Dua Pengedar Sabu di Desa Tahi Ite

Bombana, sultranet.com – Tim Sat Resnarkoba Polres Bombana berhasil mengamankan dua pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Tahi Ite, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sabtu (18/1/2025).

Kedua tersangka, GANAS (33) dan HENGKI (31), ditangkap dengan barang bukti berupa total 13,88 gram sabu yang disita dari dua lokasi berbeda.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mengungkapkan adanya aktivitas mencurigakan berupa transaksi narkoba di wilayah pertambangan desa tersebut.

Kasat Resnarkoba AKP Muh. Arman, SH., MH., menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengidentifikasi GANAS dan HENGKI sebagai pelaku utama.

“Setelah mendapatkan informasi, tim kami bergerak ke lokasi dan mengamankan GANAS beserta tujuh sachet sabu seberat 6,42 gram yang ditemukan di dalam boneka kain. Operasi dilanjutkan ke rumah HENGKI, di mana kami menyita 13 sachet sabu dengan berat bruto 6,46 gram,” ujar AKP Muh. Arman, SH., MH.

Kedua tersangka berperan sebagai perantara dalam transaksi jual beli narkoba. Mereka kini telah diamankan di Mapolres Bombana bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Keduanya terancam dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman bagi pelaku bisa mencapai pidana seumur hidup atau hukuman mati.

Kasat Resnarkoba juga mengapresiasi peran masyarakat yang memberikan informasi sehingga kasus ini berhasil diungkap.

“Kami terus berkomitmen memerangi peredaran narkotika di wilayah Bombana demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari pengaruh narkoba,” pungkasnya.




Babinsa Koramil 01/Rumbia Dampingi Petani Guna Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan mendampingi petani di Desa Tembe, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional. Sabtu, (18/01)

Dalam kegiatannya, Serda M. Kosim membantu pembersihan Rumput dan pemupukan Padi di sawah milik Bapak Sucipto (46 tahun). Selain itu, ia memberikan himbauan kepada petani untuk menggunakan pupuk yang tepat agar tanaman menjadi subur dan menghasilkan panen padi yang maksimal.

“Kami juga menyarankan para petani untuk selalu berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di desa agar mendapat arahan teknis yang tepat,” ujar Serda Kosim.

Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kesehatan selama bekerja, terutama di tengah perubahan cuaca yang sering terjadi akibat musim pancaroba.

“Faktor keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas agar aktivitas pertanian tidak terganggu,” tambahnya.

Bapak Sucipto mengapresiasi pendampingan Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Arahan yang diberikan sangat bermanfaat, terutama terkait penggunaan pupuk dan cara menjaga kesehatan selama bekerja,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya TNI-AD melalui Koramil 1431-01/Rumbia untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.




Inspektorat Bombana Lakukan Reviu Dana BOK di 22 Puskesmas

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Kabupaten Bombana melaksanakan reviu terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Inspektorat Bombana sejak 6 hingga 16 Januari 2025 dengan objek pemeriksaan sebanyak 22 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. (17/1)

Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menjelaskan bahwa reviu ini dilakukan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOK Tahun Anggaran 2024.

“Reviu ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana BOK, yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban dana,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan bahwa pengawasan internal ini dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk reviu, audit, pemantauan, dan evaluasi. Seluruh proses tersebut mengacu pada pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan agar penggunaan dana sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Pengendali Teknis dalam reviu Dana BOK, Samaruddin, S.Pd.SD., menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menguji keabsahan, keandalan, serta kesesuaian laporan realisasi dana dengan ketentuan perundang-undangan.

“Kami memastikan bahwa seluruh penggunaan Dana BOK sudah sesuai aturan. Selain itu, reviu ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelewengan yang dapat berpotensi merugikan negara,” jelasnya.

Pelaksanaan reviu ini menjadi bagian dari komitmen Inspektorat Bombana dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kesehatan. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan penggunaan Dana BOK dapat berjalan efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat.




Pj. Bupati Bombana Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Bombana. Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Asisten/Staf Ahli Setda Bombana, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, pejabat pelaksana, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan pegawai harian tidak tetap (PHTT) lingkup Kabupaten Bombana. (17/1)

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Bombana menekankan pentingnya peringatan HKN sebagai momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. “Hari Kesadaran Nasional ini menjadi momentum bagi kita semua untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kebangsaan dan komitmen kita dalam membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, kesadaran akan tanggung jawab serta dedikasi dalam melayani masyarakat adalah kunci dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan efisien.

Edy menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar dalam membangun daerah ini. Kesadaran akan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat harus menjadi pegangan utama dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dengan semangat kebersamaan, mari kita wujudkan Bombana yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Selain itu, Edy Suharmanto mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas daerah dengan meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengapresiasi kinerja seluruh ASN yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugasnya.

Upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional ini menjadi agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat komitmen aparatur negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan rasa nasionalisme serta kesadaran akan pentingnya peran setiap individu dalam pembangunan daerah dan negara semakin meningkat.




Pemkab Bombana Optimalkan Penagihan Retribusi Persampahan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi penagihan retribusi persampahan. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, berbagai langkah strategis dirumuskan guna memperbaiki sistem pengelolaan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar retribusi. Kamis (16/1/2025)

Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan kecamatan dan desa. Dalam pertemuan tersebut, Pj. Bupati menegaskan bahwa optimalisasi retribusi persampahan sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

“Optimalisasi penagihan retribusi ini sangat penting agar pendapatan daerah semakin meningkat dan bisa digunakan untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di masa depan,” ujar Edy Suharmanto dalam sambutannya.

Menurutnya, banyak masyarakat yang masih kurang sadar akan kewajiban membayar retribusi persampahan. Padahal, kontribusi ini sangat diperlukan untuk mendukung operasional pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki sistem penagihan agar lebih transparan dan akuntabel.

Dalam rakor tersebut, berbagai strategi dikaji untuk memaksimalkan penagihan retribusi, termasuk penggunaan teknologi dalam sistem pembayaran agar lebih mudah dan praktis bagi masyarakat. Selain itu, Pj. Bupati juga menekankan perlunya evaluasi terhadap sistem pengumpulan data penerima layanan sampah untuk menghindari kesalahan dalam penagihan serta memastikan seluruh warga yang menerima layanan benar-benar terdata dengan baik.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi kekeliruan dalam penagihan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal dan retribusi yang dikumpulkan bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kebersihan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selain fokus pada aspek teknis, Pemkab Bombana juga berencana menggelar sosialisasi lebih intensif kepada masyarakat agar lebih memahami pentingnya retribusi persampahan. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan lebih baik.

Pj. Bupati Bombana berharap melalui langkah-langkah strategis yang dirancang dalam rakor ini, sistem pengelolaan sampah di daerahnya dapat lebih efisien dan pendapatan daerah dari sektor retribusi persampahan semakin meningkat. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada kebersihan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat Bombana secara keseluruhan.




Baznas Sultra Salurkan Bantuan Bibit Bawang Merah untuk Petani di Bombana

Bombana, sultranet.com – Sebagai tindak lanjut dari program Kampung Zakat yang diluncurkan pada November 2024 lalu di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan bibit bawang merah sebanyak 100 kg kepada Kelompok Tani Pucuk Perintis. Bantuan ini diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tani, Bustam, dalam acara serah terima yang turut disaksikan oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rumbia Tengah, penyuluh pertanian, kepala dusun Desa Tapuahi, serta perwakilan Baznas Kabupaten Bombana. Kamis (16/1/2025)

Perwakilan Baznas Kementerian Agama Kabupaten Bombana, Bang Muzakir, S.PI., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Kampung Zakat merupakan program kerja sama antara Kementerian Agama RI, Baznas, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor, termasuk ekonomi, dakwah, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya dalam budidaya bawang merah. Harapannya, masyarakat yang sebelumnya sebagai penerima zakat (mustahik) bisa bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzakki),” ujar Bang Muzakir.

Selain bibit bawang merah dari Baznas Provinsi Sulawesi Tenggara, petani juga mendapatkan dukungan pupuk dari Baznas Kabupaten Bombana. Muzakir menegaskan pentingnya kerja sama dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian Bombana, agar program ini dapat berjalan berkelanjutan dan semakin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dengan sinergi yang baik antara Baznas dan pemerintah daerah, kami optimistis program ini dapat membantu mengurangi angka kemiskinan di Bombana,” tambahnya.

Ketua Kelompok Tani Pucuk Perintis, Bustam, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas dan Kementerian Agama atas perhatian yang diberikan. Semoga bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan anggota kelompok tani,” ungkapnya.

Program Kampung Zakat ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan berbagai inisiatif lain yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi warga Bombana.




Pemkab Bombana Gandeng LBH untuk Berikan Bantuan Hukum Gratis

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk memberikan layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin. Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Bombana Nomor 100.3.3.2/102 Tahun 2025 tentang Penetapan Pemberi Bantuan Hukum. Acara berlangsung di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, dengan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tenaga Ahli Bupati Bidang Hukum, perwakilan LBH, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Kamis (16/1/2025)

Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memastikan setiap warga miskin mendapatkan akses hukum yang adil dan setara.

“Tidak boleh ada lagi masyarakat miskin yang merasa tidak berdaya menghadapi permasalahan hukum. Pemerintah hadir untuk memastikan hak-hak mereka terlindungi,” ujar Edy Suharmanto.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus memantau pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan hukum gratis ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih adil dan transparan.

Selain itu, Edy Suharmanto mengapresiasi komitmen dan dedikasi Lembaga Bantuan Hukum dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan hukum.

“Tugas ini bukanlah tugas yang mudah, tetapi saya yakin dengan integritas dan profesionalisme semua pihak, kerja sama ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Perwakilan LBH yang hadir dalam acara tersebut juga menyambut baik kerja sama ini. Mereka menegaskan kesiapannya untuk mendampingi masyarakat dalam berbagai kasus hukum, baik yang bersifat perdata maupun pidana.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan masyarakat Bombana, terutama kelompok rentan dan kurang mampu, dapat memperoleh perlindungan hukum yang layak. Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan program ini dapat meningkatkan kesadaran hukum dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh warganya.




Kodim 1431/Bombana Gelar Hasanudin Peduli Anak Sekolah dengan Pemberian Makan Bergizi, Pembagian Buku dan Alat Tulis Serta Seragam Sekolah

Bombana, SultraNET. | – Bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 120 Rau Rau, Desa Tahite, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Kodim 1431/Bombana menggelar kegiatan bertajuk Hasanudin Peduli Anak Sekolah, Kamis (16/01). Kegiatan ini meliputi pemberian makan bergizi, pembagian buku, alat tulis, dan seragam sekolah kepada para siswa. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Sekolah SD Negeri 120 Rau Rau, para guru, Babinsa, dan ibu-ibu Persit Ranting 2 Koramil 01/Rumbia.

Kapten Inf Syafaruddin, Danramil 1431-01/Rumbia, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak usia dini.

“Melalui program ini, kami ingin anak-anak semakin rajin belajar, disiplin, dan mengenal profesi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat,” ujar Kapten Syafaruddin.

Lebih lanjut, Kapten Safarudin menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai TNI Angkatan Darat kepada siswa-siswi.

“Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, nusa, dan bangsa kepada generasi muda sejak dini,” tambahnya.

Kepala Sekolah SDN 120 Rau Rau, Hasdin, S.Pd., mengapresiasi program yang digagas Kodim 1431/Bombana ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan Hasanudin Peduli Anak Sekolah ini, terutama dengan pemberian makan bergizi dan dukungan berupa alat tulis serta seragam. Hal ini sangat membantu para siswa,” ungkap Hasdin.

Di tempat terpisah, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P mengatakan dukungannya terhadap Program di Gagas Kodam XIV/Hsn ini.

“Kegiatan seperti ini selaras dengan visi TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menyebutkan bahwa pemberian makan bergizi kepada siswa merupakan bagian dari program nasional.

“Langkah ini juga mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.