Diduga karena Pilkada, Belasan Kader Posyandu dan Perangkat Desa Masalili Bakal Diganti
MUNA, Sultranet.com – Rencana pergantian belasan kader Posyandu dan perangkat desa di Desa Masalili, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, menuai protes. Para kader yang disebut-sebut bakal diberhentikan mempertanyakan alasan kebijakan tersebut, yang diduga bermuatan politis pasca-Pilkada Muna 27 November 2024.
Salah seorang kader Posyandu berinisial WS mengaku terkejut saat mengetahui namanya tercantum dalam Surat Keputusan (SK) pergantian yang dikabarkan siap ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Masalili, SL, yang juga menjabat sebagai Camat Kontunaga.
“Saya sudah puluhan tahun mengabdi, tiba-tiba ada nama saya dalam daftar yang akan diganti. SK-nya sudah ada, tinggal ditandatangani oleh Ibu Camat,” kata WS, Rabu, 29 Januari 2025.
Senada, FF menyebutkan bahwa rencana pergantian 12 kader Posyandu dan dua perangkat desa diduga turut melibatkan Kepala SDN 4 Kontunaga berinisial BS. Ia mengklaim, saat mendatangi kediaman BS untuk meminta klarifikasi, BS menyebut pergantian dilakukan karena adanya perbedaan pilihan politik dalam Pilkada Muna 2024.
“Anehnya, saya sendiri mendukung petahana (nomor urut satu), tapi tetap masuk daftar yang akan diganti. Kalau memang karena pilihan politik, kenapa pendukung petahana juga ikut diganti?” ujar FF heran.
Menanggapi tudingan tersebut, BS membantah terlibat dalam proses pergantian kader Posyandu dan perangkat desa di Masalili.
“Itu tidak benar. Silakan lihat nanti siapa yang bertandatangan di SK, apakah saya atau bukan. Tidak ada alasan pergantian karena perbedaan pilihan politik,” tegas BS saat ditemui di kediamannya.
Sementara itu, SL membantah jika pergantian ini berkaitan dengan Pilkada. Menurutnya, evaluasi dilakukan berdasarkan kinerja, bukan pilihan politik. Ia mengklaim bahwa banyak kader Posyandu di Masalili tidak menjalankan tugasnya dengan baik, yang berdampak pada meningkatnya angka stunting dalam setahun terakhir.
“Ini murni evaluasi kinerja. Kami mengganti mereka yang dinilai tidak bisa bekerja dan digantikan dengan yang lebih kompeten,” terang SL.
Selain itu, SL juga menyebutkan bahwa beberapa kader dan perangkat desa dianggap tidak bisa bekerja sama dan kerap bertindak sewenang-wenang.
“Saya sebagai Camat dan sekaligus Pj Kades memiliki wewenang untuk melakukan pergantian sesuai regulasi. Semua sudah sesuai aturan,” pungkasnya.
Sungai Lakambula di Kabaena Meluap, Rendam Pemukiman Warga Rahampuu
Bombana, Sultranet.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari (30/1/2025) mengakibatkan Sungai Lakambula meluap dan merendam permukiman warga di Kelurahan Rahampuu.
Menurut Danramil 1431-03/Bombana, Kapten Inf Efendi, banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, Air sungai yang meluap menggenangi pekarangan dan kolong rumah panggung warga.
Beberapa rumah mengalami dampak lebih parah, dengan air merendam bagian dalam rumah. Tidak hanya itu, banjir juga menyeret material seperti kelapa yang hanyut terbawa arus ke permukiman warga.
“Tidak ada korban jiwa, namun beberapa warga terdampak menyebabkan kerugian material,” kata Kapten Inf Efendi dalam laporannya.
Beberapa warga yang terdampak di antaranya adalah Ibu Musria (45), yang rumah panggungnya terendam air, serta Nenek Jahim (70), Abdul Rajab (30), Pak Rio (35), Ibu Yusrifa (60).
Selanjutnya Ibu Ati (59), Pak Jais (60), Ibu Yusni (55), Pak Rinto (35), dan Pak Jumbran (60), yang rumahnya mengalami genangan air, terutama di bagian kolong. Warga yang tinggal di rumah permanen seperti Pak Rinto juga terdampak meskipun dalam skala lebih kecil.
“Kerugian materiil masih dalam pendataan, sementara warga terus melakukan pemantauan terhadap situasi,” bebernya
Hingga pagi ini, aparat Babinsa, Camat, Lurah, serta kepala lingkungan bersama warga masih berjaga dan memantau perkembangan banjir di lokasi.
“Kami masih terus berkoordinasi dengan warga dan pihak terkait untuk memastikan kondisi aman dan tidak ada dampak lanjutan,” tambah Kapten Inf Efendi.
Situasi di Rahampuu masih dipantau secara intensif oleh tim gabungan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pihak berwenang.
ASN Kesbangpol Bombana Ditekankan Tertib Presensi dan Utamakan Keselamatan
Bombana, sultranet.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kesbangpol agar tertib dalam melakukan presensi tepat waktu sesuai kebijakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana. Kamis (30/1/2025)
“Bapak Ibu ASN, saya tegaskan wajib melakukan presensi tepat waktu dengan menggunakan aplikasi yang telah ditetapkan. Namun, tetap utamakan keselamatan saat berkendara. Patuhi aturan lalu lintas dan atur waktu keberangkatan agar tidak terburu-buru,” ujar Sunandar dalam arahannya saat apel pagi di halaman Kantor Kesbangpol Bombana.
Sejak diberlakukannya sistem presensi berbasis aplikasi pada awal Januari 2025, banyak ASN yang terpantau berkendara dengan kecepatan tinggi, terutama di pagi hari, demi mengejar presensi tepat waktu. Hal ini disebabkan oleh kebijakan yang mengaitkan presensi dengan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga meningkatkan disiplin kehadiran.
Sunandar yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala BKPSDM Bombana menjelaskan bahwa penerapan aplikasi presensi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai. Namun, ia menekankan perlunya evaluasi dan diskusi lebih lanjut, terutama terkait penerapan presensi berbasis titik koordinat bagi ASN dengan tugas lapangan, seperti pengemudi dinas.
“Kedisiplinan pegawai diharapkan tidak hanya sebatas presensi, tetapi juga tercermin dalam kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa disiplin merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan kinerja ASN. Setiap pegawai diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan publik dan pelaksanaan tugas pemerintahan yang profesional.
Dengan adanya sistem presensi ini, diharapkan ASN semakin bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka, tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan etika berkendara. Kesadaran akan pentingnya disiplin dan keselamatan di jalan diharapkan dapat membentuk budaya kerja yang lebih produktif dan harmonis di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bombana.
Banjir Rendam Desa Baliara, Warga Desak PT. Timah Bertanggung Jawab
Bombana, sultranet.com – Puluhan rumah warga serta fasilitas pemerintah di Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, terendam banjir pada Kamis (30/1/2025).
Banjir bercampur lumpur ini diduga dipicu oleh curah hujan tinggi serta aktivitas pertambangan PT. Timah Investasi Mineral (PT. TIM) yang dinilai kurang memperhatikan dampak lingkungan.
Sejak pagi, warga terdampak mendatangi kantor PT. TIM untuk menuntut pertanggungjawaban perusahaan. Mereka mengingatkan kembali kesepakatan sebelumnya yang mewajibkan PT. TIM menangani dampak lingkungan, termasuk banjir tahunan dan pencemaran laut.
Warga meminta perusahaan segera membangun sediment pond baru agar aliran air tidak lagi meluap ke permukiman. Selain itu, mereka juga menuntut pembebasan lahan untuk jalur pembuangan air menuju laut guna mencegah banjir di masa mendatang.
Akibat Banjir Rendam Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum
Menanggapi hal itu, perwakilan PT. TIM, Dani Septian, menyatakan bahwa tuntutan warga akan diteruskan ke manajemen pusat. Ia juga berjanji, setelah cuaca membaik, pihaknya akan segera melakukan perbaikan fasilitas yang terdampak, baik rumah warga maupun sarana pemerintah. Namun, saat ini upaya perbaikan masih terkendala hujan deras yang membuat alat berat sulit dioperasikan.
Kapolsek Kabaena, IPDA Andi Temmanengnga, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun, ia mengingatkan kemungkinan banjir susulan masih tinggi mengingat intensitas hujan belum mereda. Pihaknya mendorong adanya koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan tokoh masyarakat untuk merumuskan langkah penanganan jangka panjang.
Banjir di Desa Baliara bukan kejadian pertama. Warga berharap ada solusi konkret agar bencana serupa tidak terus berulang setiap tahun.
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Bersama Lurah dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Parit Cegah Genangan Air dan Wabah DBD
Bombana, SultraNET. – | Personel Koramil 1431-01/Rumbia bersama Lurah Lompopala dan masyarakat setempat menggelar kerja bakti membersihkan parit (drainase) di Kelurahan Lompopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Rabu, (29/01). Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Lompopala Idrus S.Sos., M.A.P., Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, yakni Sertu Juni, Serda Yaser Arafat, dan Kopda Arjun Djunaedi, serta warga setempat. Dengan alat seadanya, mereka bersama-sama membersihkan sampah dan lumpur yang menyumbat aliran air di parit.
Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Juni, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berupaya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan parit guna mencegah banjir serta wabah DBD. Gotong royong seperti ini harus terus kita galakkan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Lompopala, Idrus S.Sos., M.A.P., mengapresiasi semangat warga dalam kegiatan tersebut. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan drainase agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menimbulkan penyakit,” katanya.
Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafarudin, menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti ini sejalan dengan program TNI dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Kami selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.
Tanam Pohon, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersinergi dengan Aparat Desa dan Masyarakat
Bombana, SultraNET. | – Sebagai upaya mencegah banjir dan polusi udara, anggota Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan penanaman pohon di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, Selasa (28/1). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Sertu Mirdawan dengan melibatkan aparat desa dan warga masyarakat.
Sebanyak 50 pohon berhasil ditanam di sekitar desa tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri oleh aparat desa, di antaranya Jusman, Jamaluddin, dan Herman selaku Kepala Dusun, serta anggota Koramil seperti Serda Paulus, Serda Susanto, dan Kopda Muh. Faisal. Selain itu, puluhan warga masyarakat juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Babinsa Sertu Mirdawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa Koramil 03/Poleang terhadap lingkungan Desa Binaan.
“Penanaman pohon ini adalah langkah kecil dengan dampak besar untuk masa depan. Kami berharap pohon-pohon ini mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi risiko banjir di desa,” ungkapnya.
Salah Seorang Kepala Dusun, Jusman, mengapresiasi inisiatif tersebut. “Kolaborasi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat seperti ini sangat bermanfaat. Tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujar Jusman.
Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus didorong di wilayah lain.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kunci keberhasilan setiap program. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh baik bagi desa lain,” pungkasnya.
Gerak Cepat Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Kunjungi dan Data Warganya yang Terdampak Banjir Akibat Hujan Deras
Bombana, SutraNET. | –Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bergerak cepat mengunjungi dan mendata warga Desa Poleonro, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Akacipong dan Sungai Poleonro. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga. Senin, (27/01)
Babinsa Desa Poleonro, Serda Justang, menyampaikan bahwa sebanyak 14 rumah penduduk terdampak banjir.
“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil sementara diperkirakan Puluhan juta, namun kami tetap akan memantau bersama warga untuk memastikan kondisi terkini,” ujarnya.
Meski banjir mulai surut, warga Desa Poleonro masih menunggu air benar-benar surut karena genangan masih tinggi di dalam rumah-rumah mereka. Selain itu, arus air dari Kecamatan Tontonunu juga turut memperlambat proses surutnya banjir di wilayah tersebut. Aktivitas masyarakat saat ini masih terganggu dan mereka tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan.
Di Desa Tontonunu, Kecamatan Tontonunu, juga terjadi banjir akibat luapan Sungai Tontonunu. Hujan deras yang turun di wilayah tersebut menyebabkan 8 kepala keluarga (KK) rumahnya terdampak banjir.
Babinsa Desa Tontonunu, Serda Haruna, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Kerugian materiil sementara tidak ada, namun kami terus melakukan pemantauan terhadap laporan warga dan perkembangan ketinggian air guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan” kata Serda Haruna.
Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat desa dan warga setempat.
“Sudah menjadi tugas Babinsa untuk selalu mendata dan mengetahui perkembangan yang terjadi di wilayah binaan masing-masing. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat dan berupaya menjadi solusi atas permasalahan yang mereka hadapi,” ujarnya.
Danramil Poleang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Upaya penanganan seperti pendataan kerugian, pembersihan rumah warga, dan pemantauan debit air sungai terus dilakukan oleh Babinsa bersama masyarakat guna meminimalkan dampak lebih lanjut.
Dengan adanya kehadiran Babinsa di lokasi terdampak, diharapkan warga dapat merasa lebih aman dan terbantu dalam menghadapi bencana banjir ini. TNI bersama warga setempat terus berupaya memulihkan kondisi lingkungan dan membantu masyarakat untuk kembali beraktivitas seperti biasa. (PEN)
Tugas Personil Sekretariat PPK dan PPS Pilkada 2024 Berakhir, KPU Bombana Sampaikan Ucapan Terima Kasih
Bombana, sultranet.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bombana tahun 2024 telah selesai dengan sukses, dan kini menandai berakhirnya tugas personil sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah bekerja keras mengawal setiap tahapan pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personil sekretariat PPK dan PPS yang telah berkontribusi penuh dalam mensukseskan jalannya Pilkada, yang berjalan dengan jujur, adil, dan transparan.
Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas dedikasi personil sekretariat yang tidak kenal lelah sepanjang proses Pilkada berlangsung. “Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personil sekretariat PPK dan PPS yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Mereka sangat berperan penting dalam menyukseskan setiap tahapan Pilkada, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan,” ujar Hasdin.
Hasdin menjelaskan, tugas personil sekretariat PPK dan PPS jauh lebih dari sekadar administrasi. Mereka menjadi ujung tombak dalam kelancaran teknis dan operasional pemilu di tingkat kecamatan dan desa. Mulai dari mengelola dan mempersiapkan berbagai dokumen penting, pendataan pemilih, distribusi logistik pemilu, hingga pelaporan hasil pemungutan suara, semuanya berjalan dengan baik berkat kerja keras mereka. “Personil sekretariat PPK dan PPS tidak hanya bertugas di balik layar, namun mereka adalah pihak yang memastikan semua tahapan Pilkada dapat berlangsung sesuai prosedur yang ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hasdin menyampaikan bahwa petugas sekretariat turut berperan aktif dalam memastikan akurasi data pemilih dan distribusi logistik yang tepat waktu. “Kami paham bahwa pekerjaan mereka tidaklah mudah, mengingat geografis Bombana yang cukup beragam. Namun, dengan kerjasama yang baik dan ketekunan, personil sekretariat PPK dan PPS dapat memastikan bahwa logistik sampai di setiap TPS dengan tepat waktu, dan data pemilih tetap terupdate dan valid,” tambahnya.
Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo
Hasdin juga menekankan pentingnya netralitas dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh seluruh personil sekretariat selama proses Pilkada. “Kami bangga karena seluruh personil sekretariat PPK dan PPS menjalankan tugasnya dengan penuh integritas. Selama Pilkada berlangsung, tidak ada laporan pelanggaran, dan mereka tetap menjaga independensi dalam menjalankan tugas mereka,” katanya.
Dalam rangkaian Pilkada, tidak hanya tugas administratif yang dijalankan oleh sekretariat PPK dan PPS, namun mereka juga berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu. “Upaya mereka dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait Pilkada sangat berperan dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Ini tentu saja sangat berarti untuk menjaga demokrasi yang sehat,” tambah Hasdin.
Setelah seluruh tahapan Pilkada selesai dan tidak ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK), KPU Bombana kini bersiap untuk menyerahkan hasil pemilihan kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk proses pelantikan pasangan calon terpilih. “Setelah tugas kami selesai, langkah berikutnya adalah pengusulan pelantikan kepada pihak yang berwenang. Kami berharap pasangan calon terpilih dapat segera bekerja dan mewujudkan janji-janji mereka kepada masyarakat,” ujar Hasdin.
Sebagai bentuk penghargaan, KPU Bombana berencana memberikan apresiasi kepada seluruh personil sekretariat PPK dan PPS yang telah memberikan kontribusi terbaik selama Pilkada 2024. “Mereka adalah pahlawan yang bekerja di balik layar untuk memastikan Pilkada berjalan dengan sukses. Kami ingin memberikan penghargaan sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi dan kerja keras mereka,” tutup Hasdin.
Pilkada Bombana 2024 menunjukkan betapa pentingnya kerja sama antara seluruh pihak penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan pemilihan yang sukses dan damai. Diharapkan, semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk memperkuat proses demokrasi dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Bombana di masa depan. (advetorial)
Pilkada Bombana Sukses, KPU Sampaikan Terima Kasih Atas Dedikasi 539 Anggota PPK dan PPS
Bombana, sultranet.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bombana tahun 2024 telah berjalan sukses dan lancar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini, khususnya 539 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dari awal hingga akhir proses pemilu.
Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, dalam keterangannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Senin (27/1/2025)
Menurut Hasdin, suksesnya Pilkada Bombana tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen penyelenggara, mulai dari KPU, Bawaslu, hingga PPK dan PPS yang menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras 539 anggota PPK dan PPS yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi. Mereka telah menjalankan tugas mulai dari pemutakhiran data pemilih, distribusi logistik, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, hingga rekapitulasi hasil pemilu. Tanpa kerja keras mereka, Pilkada ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Hasdin.
Pilkada Bombana 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, pasangan nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana Sebbu, SP., MM, dan Heryanto, SKM, serta pasangan nomor urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH, dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si.
Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo
Proses pemungutan suara berjalan lancar di 273 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh kecamatan di Bombana. Peran PPK dan PPS dalam memastikan kelancaran pemungutan suara, menjaga netralitas, serta menjamin akurasi hasil pemilu sangat krusial dalam menciptakan Pilkada yang jujur dan transparan.
Sejak tahapan awal, PPK dan PPS telah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pemutakhiran data pemilih yang harus dilakukan dengan cermat untuk memastikan hak suara setiap warga tetap terjaga, hingga pendistribusian logistik ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
“Kami menyadari bahwa tugas PPK dan PPS sangat berat, terutama di daerah-daerah yang aksesnya sulit. Namun, mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat dan profesionalisme. Ini adalah bentuk dedikasi mereka terhadap demokrasi,” lanjut Hasdin.
Dalam proses rekapitulasi suara, peran PPK dan PPS juga menjadi sangat penting. Mereka harus memastikan bahwa setiap suara dihitung dengan benar dan transparan. Selain itu, mereka juga harus menjaga keamanan kotak suara dari TPS ke tingkat kecamatan hingga kabupaten. Tantangan lainnya adalah menjaga independensi dan netralitas selama tahapan Pilkada berlangsung.
“Kami bangga karena seluruh anggota PPK dan PPS telah menjalankan tugasnya dengan penuh integritas. Mereka memastikan bahwa Pilkada ini berlangsung dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” kata Hasdin.
Hasdin juga menyoroti bagaimana koordinasi antara PPK, PPS, dan stakeholder lainnya, seperti aparat keamanan dari Polres Bombana dan Kodim 1431, serta pengawas pemilu dari Bawaslu, telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama proses Pilkada berlangsung.
“Tanpa sinergi yang baik antara semua pihak, Pilkada ini tidak akan berjalan seaman dan setertib ini. Semua elemen telah berperan dalam menciptakan pesta demokrasi yang damai,” ungkapnya.
KPU Bombana juga mengakui bahwa peran PPK dan PPS tidak hanya berhenti setelah proses rekapitulasi suara selesai. Mereka juga berperan dalam sosialisasi kepada masyarakat mengenai tahapan pemilu, pendidikan pemilih, serta membantu dalam penyelesaian berbagai kendala teknis yang muncul selama proses Pilkada.
“PPK dan PPS adalah ujung tombak penyelenggaraan pemilu. Mereka tidak hanya bertugas pada hari pemungutan suara, tetapi juga sejak jauh-jauh hari memastikan bahwa masyarakat memahami hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih,” jelas Hasdin.
Suksesnya Pilkada Bombana juga menjadi bukti nyata bahwa kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi dalam pemilu semakin meningkat. Hasdin mengapresiasi partisipasi masyarakat Bombana yang datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.
“Tingginya angka partisipasi pemilih menunjukkan bahwa masyarakat Bombana semakin memahami pentingnya Pilkada dalam menentukan pemimpin daerah yang akan membawa perubahan dan pembangunan,” ujarnya.
Dengan telah ditetapkannya hasil Pilkada dan pasangan calon terpilih, KPU Bombana berharap agar seluruh masyarakat dapat bersatu kembali dan mendukung pemerintahan yang baru. Hasdin mengajak semua pihak untuk kembali merajut kebersamaan demi pembangunan Kabupaten Bombana yang lebih baik.
“Pemilu telah selesai, saatnya kita bersatu. Mari kita dukung pemerintahan yang baru dengan semangat kebersamaan, karena pembangunan daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” serunya.
Sebagai bentuk apresiasi, KPU Bombana berencana memberikan penghargaan kepada anggota PPK dan PPS yang telah bekerja dengan baik selama proses Pilkada berlangsung.
“Mereka adalah pahlawan demokrasi yang bekerja di balik layar. Kami ingin memberikan penghargaan kepada mereka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja kerasnya,” tutup Hasdin.
Pilkada Bombana 2024 telah berjalan dengan sukses, damai, dan demokratis. Semua pihak yang terlibat, khususnya PPK dan PPS, telah memberikan sumbangsih besar dalam memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan prinsip demokrasi. Dengan keberhasilan ini, diharapkan pemilu-pemilu mendatang dapat terus berjalan dengan lebih baik, semakin transparan, dan semakin memperkuat demokrasi di Bombana. (adv)
Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Bersama Kades Pimpin Kerja Bakti
Bombana, SultraNET. | –Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama Kepala Desa Lampata memimpin kegiatan kerja bakti di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan kanan kiri jalan dan drainase sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan guna mencegah terjadinya banjir. Minggu, (26/01)
Kerja bakti ini dihadiri oleh Kepala Desa Lampata Filuddin, Kepala Dusun 3 Akke Daeng Langsa, serta Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin oleh Sertu Amiruddin. Selain itu, sekitar 10 orang warga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Amiruddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini penting untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan tiba, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam kerja bakti ini.
“Gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan sebagai budaya yang memperkuat kebersamaan dalam menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Kepala Desa Lampata, Filuddin, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Babinsa dan masyarakat yang telah berpartisipasi.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut demi menciptakan desa yang bersih, sehat, dan nyaman,” pungkasnya.