Apel Akbar Awali Kinerja Pemkab Bombana di Tahun 2025

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar apel akbar sebagai penanda dimulainya aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di awal tahun, Kamis, 2 Januari 2025, di Lapangan Kantor Bupati Bombana.

Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin langsung apel yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Bombana, termasuk ASN Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang dipimpin dr. Sunandar, MM.Kes. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kembali semangat kerja, mempererat sinergi antarlembaga, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Edy Suharmanto menegaskan pentingnya memulai tahun 2025 dengan energi baru dan fokus kerja yang lebih efektif. “Selamat tahun baru 2025. Mari kita bersama-sama menjaga semangat untuk bekerja lebih baik lagi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta melaksanakan program-program unggulan yang telah direncanakan demi kemajuan Bombana yang lebih baik,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia menekankan bahwa disiplin, integritas, dan profesionalisme harus menjadi landasan bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang cekatan, responsif, dan mampu beradaptasi. Komitmen tersebut, katanya, menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mendorong percepatan program strategis yang telah disusun pemerintah daerah.

Selain menyampaikan arahan internal, Penjabat Bupati juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendukung agenda pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat tercapainya Bombana yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. “Peran masyarakat sangat penting. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membangun Bombana dengan bersama-sama,” tambahnya.

ASN Kesbangpol Bombana yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat. Kebersamaan ini disebut menjadi momentum awal untuk memperbaiki kualitas kerja dan meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah sepanjang tahun 2025.

Apel akbar kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh langkah pemerintahan di tahun baru dapat membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat Bombana. Pemerintah berharap kegiatan ini menjadi penguat komitmen bersama dalam menjalankan amanah pelayanan publik sepanjang tahun berjalan.




Pemkab Bombana Ikuti Rakor Nasional Bahas Antisipasi Bencana dan Lonjakan Mobilitas Menjelang Nataru

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) berskala nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama sejumlah menteri dan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Rakor yang membahas peningkatan potensi bencana alam serta antisipasi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini berlangsung secara virtual dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pertemuan tersebut diikuti jajaran Pemkab Bombana dari Ruang Rapat Bupati Bombana, Senin (1/12/2025).

Rakor besar ini menjadi forum strategis untuk memastikan kesiapan pusat dan daerah dalam menghadapi dinamika cuaca dan mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Sejumlah isu utama yang menjadi sorotan antara lain potensi cuaca ekstrem, ancaman banjir dan tanah longsor, kesiapan transportasi, hingga kemungkinan meningkatnya harga bahan pangan akibat naiknya konsumsi masyarakat selama periode Nataru.

Turut hadir dalam Rakor tersebut perwakilan dinas terkait dari Bombana, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Badan Kesbangpol, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Syukri Kasim, S.IP., BPBD Bombana, Dinas Kesehatan, serta unsur lainnya yang berkaitan langsung dengan kesiapsiagaan daerah.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi dua bencana besar dalam dua pekan terakhir, yakni banjir bandang dan longsor di Cilacap, serta peristiwa serupa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa kondisi ini harus menjadi alarm agar pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat manajemen kebencanaan.

“Indonesia telah mengalami banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah dalam dua minggu terakhir. Ini harus menjadi perhatian serius bagi daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana,” ujar Tito dalam arahannya.

Selain itu, Tito menyoroti potensi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Nataru yang diprediksi terjadi pada moda transportasi darat, laut, dan udara. Menurutnya, arus mobilitas ini harus diantisipasi dengan memastikan kelancaran transportasi, kesiapan posko pengamanan, serta ketersediaan layanan publik yang memadai.

Persoalan peningkatan kebutuhan pangan juga menjadi perhatian Mendagri. Ia mengingatkan bahwa konsumsi masyarakat yang meningkat setiap akhir tahun dapat memicu kenaikan harga bahan pokok jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Semua stakeholder pangan harus memastikan stok dan distribusi berjalan lancar untuk mencegah gejolak harga menjelang Nataru,” tegas Tito Karnavian.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana menyatakan komitmennya untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi dinamika cuaca dan mobilitas akhir tahun. Pemkab Bombana berencana meningkatkan koordinasi lintas instansi, menyiapkan sarana prasarana penanganan darurat, serta mengoptimalkan fungsi pos pengamanan dan pemantauan di titik-titik rawan.

Pemkab Bombana juga menegaskan kesiapan untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, baik dalam mitigasi bencana maupun penjagaan stabilitas harga pangan melalui sinergi dengan distributor, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem dan tingginya mobilitas masyarakat saat Nataru, Pemkab Bombana berharap seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dapat berkolaborasi demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas publik.




Sambut Tahun Baru 2025, Majelis Taklim se Kecamatan Kodeoha Gelar Dzikir dan Doa Bersama 

Kolaka Utara, sultranet.com – Majelis Taklim se-Kecamatan Kodeoha menggelar dzikir dan doa bersama menjelang pergantian tahun 2024 menuju 2025. Selasa (31/12/2024)

Kegiatan bertema “Implementasi Zikir dalam Kehidupan untuk Merajut Kebersamaan dan Persaudaraan” ini berlangsung di Masjid Raya Baitur Rahim, Kelurahan Mala-Mala, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara.

Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH.

Rangkaian acara dimulai dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir dan doa yang dipandu oleh Penyuluh Agama Kecamatan Ngapa sekaligus Pembina Pondok Pesantren As’Adiyah, Ustaz Arifuddin, S.HI., M.Pd.

Kegiatan ini juga diisi tausiyah inspiratif oleh Imam Kecamatan Kodeoha, Ustaz Iqbal, S.Pd. Seluruh rangkaian ditutup dengan salat Isya berjamaah.

Dalam sambutannya, Syahlan Launu mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Kodeoha dalam menyambut tahun baru dengan kegiatan yang memperkuat nilai-nilai religius.

Ia menegaskan bahwa tema kegiatan ini relevan dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Zikir tidak hanya menjadi ibadah lisan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap hidup kita sehari-hari. Dengan zikir, mari kita rajut kebersamaan dan persaudaraan untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis,” ujar Syahlan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Kodeoha. Salah satu peserta, Nurhayati, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun harapan baru yang lebih baik di tahun mendatang.

Melalui tema yang diusung, dzikir dan doa bersama ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman masyarakat.

 




Sepanjang 2024 Jumlah Kasus Tindak Pidana di Bombana Meningkat Drastis

Bombana, sultranet.com – Kepolisian Resor (Polres) Bombana menggelar konferensi pers akhir tahun 2024 di Aula Rekonfu Polres Bombana, Selasa (31/12).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WITA ini dihadiri oleh Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Waka Polres Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K., M.H., Kabag Ops Kompol Idham Syukri, S.Pd.I., M.Pd., Kabag SDM AKP Prasadja, S.H., para kepala satuan Polres Bombana, serta awak media.

Dalam pemaparannya, Kapolres AKBP Roni Syahendra menyampaikan refleksi kinerja sepanjang 2024.

“Kegiatan ini menjadi evaluasi apa yang sudah kami capai selama setahun terakhir dan menjadi landasan peningkatan layanan keamanan, kenyamanan, serta kesejahteraan masyarakat Bombana pada tahun mendatang,” ujar Kapolres.

Tahun 2024 mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus tindak pidana yang ditangani Polres Bombana.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan foto bersama personel dan insan Pers Bombana
Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan foto bersama personel dan insan Pers Bombana

Total 145 kasus tercatat, meningkat dari 73 kasus pada 2023. Namun, tingkat penyelesaian kasus menurun menjadi 88% dibandingkan 104% pada 2023.

“Peningkatan ini salah satunya disebabkan di Tahun 2024 ini adalah tahun politik sehingga beberapa kasus yang kami tangani adalah terkait dengan pelanggan Pemilu dan Pilkada,” jelas Roni

Kapolres juga memaparkan peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas dari 62 kasus pada 2023 menjadi 80 kasus di 2024, dengan kerugian material mencapai Rp323,1 juta, naik dari Rp69,4 juta tahun sebelumnya.

Sementara itu, pelanggaran lalu lintas juga meningkat dari 184 menjadi 334 kasus. Denda tilang yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp33,4 juta, naik dari Rp14,3 juta pada 2023.

Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat untuk menekan angka kriminalitas dan kecelakaan.

“Ke depan, kami akan mengintensifkan patroli, edukasi masyarakat, serta pengawasan di wilayah rawan,” ungkapnya.

Selain itu, Polres Bombana juga fokus meningkatkan fasilitas pendukung, termasuk memperbaiki sarana transportasi dan peralatan komunikasi untuk menunjang operasional.

Kegiatan konferensi pers diakhiri dengan sesi tanya jawab bersama awak media, di mana Kapolres Bombana mengapresiasi peran pers dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun kepada masyarakat.




26 Personel Polres Bombana Naik Pangkat

Bombana, sultranet.com – Sebanyak 26 personel Polres Bombana menerima kenaikan pangkat dalam upacara resmi yang digelar pada Selasa, 31 Desember 2024, pukul 08.00 WITA.

Upacara berlangsung di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga Polres Bombana dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai Inspektur Upacara.

Kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan bagi personel Polres Bombana untuk periode 1 Januari 2025. Adapun rincian personel yang naik pangkat meliputi:

– AKP ke Kompol: 1 personel

– IPTU ke AKP: 2 personel

– IPDA ke IPTU: 6 personel

– AIPDA ke AIPTU: 6 personel

– BRIPKA ke AIPDA: 5 personel

– BRIPTU ke BRIGPOL: 4 personel

– BRIPDA ke BRIPTU: 2 personel

Kapolres Bombana dalam amanatnya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan sekaligus tanggung jawab.

“Semoga ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Upacara ini juga diikuti oleh pasukan dari Kelompok Perwira Menengah, Peleton Gabungan Staf, Peleton Samapta, serta Peleton Gabungan Satreskrim, Narkoba, dan Intelkam.

Kabag SDM AKP Prasadja, S.H., bertindak sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Aryanto Musna sebagai Komandan Upacara.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran di Aula Rekonfu Polres Bombana. Acara ini menjadi momen kebersamaan bagi para personel dan keluarga besar Polres Bombana.

“Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh personel Polres Bombana untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” tutup Roni Syahendra.




Ketua Pengadilan Negeri Wakatobi Akui Pernah Ditemui Polisi Terindikasi Kasus Pemerasan

Wakatobi, Sultranet.com – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Wakatobi, Panji Prahistoriawan Prasetyo, memberikan klarifikasi terkait pertemuannya dengan oknum polisi yang diduga terlibat dalam kasus pemerasan terhadap saksi Pemilu 2024. Kasus ini mencuat setelah rekaman yang diduga terkait pemerasan menjadi viral dan mencatut lembaganya.

Panji membenarkan bahwa ia pernah bertemu dengan polisi yang dimaksud, namun ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut hanya membahas koordinasi pelimpahan berkas perkara Pemilu.

“Betul, dia pernah bertemu dengan saya, tetapi kedatangannya terkait pelimpahan berkas perkara Pemilu terkait tiga tersangka PPK saat itu,” ujar Panji, Senin (30/12/2024).

Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut juga dibahas kendala teknis penyidik dalam menyita barang bukti dari KPU.

“Penyidik kesulitan menyita C1 dari KPU. Mereka meminta petunjuk, dan saya sarankan jika menggunakan fotokopi, harus sesuai dengan dokumen asli yang sudah distempel KPU,” jelasnya.

Selain itu, Panji menyebut koordinasi dilakukan untuk memastikan persidangan perkara Pemilu berjalan lancar, mengingat aturan menetapkan sidang harus selesai dalam waktu 7 hari. Ia juga meminta pengamanan tambahan untuk mengantisipasi potensi kendala selama persidangan.

Menanggapi rekaman viral yang menyebut nama “Mei,” Panji membantah mengenal orang tersebut.

“Saya tidak kenal Mei ini. Memang dia dijadikan saksi dalam perkara Pemilu, tetapi dipanggil dua kali oleh majelis hakim dan tidak pernah hadir hingga perkara diputus,” tegasnya.

Panji mengaku baru mengetahui keberadaan rekaman tersebut pada Jumat pekan lalu dari staf pengadilan. Ia menambahkan, selain pernah ketemu Suwandi, dirinya juga   pernah bertemu dengan sejumlah pejabat Gakkumdu yang berlangsung sehari sebelum pelimpahan berkas P21 ke pengadilan.

“Pada saat itu jam 5 (lima) sore mau pelimpahan itu ada hadir, ketua Bawaslu, Kasat Reskrim, Kasi Intel dan Kasi Datun dari Kejaksaan,”bebernya.

Lanjutnya, Selama yang bersangkutan menyatakan bisa membuktikan bawa saya ada terlibat di situ dan menerima aliran-aliran dana dari rekaman tersebut ia mempersilahkan yang bersangkutan untuk membuktikannya

“Silahkan buktikan, saya belum bisa mengambil sikap secara pribadi yang terpenting saya akan melapor ke atasan kami di Kendari,” pungkasnya.

 




Ciptakan Pasar yang Bersih dan Sehat, Babinsa Jajaran Koramil 02/Kabaena Bersihkan Pasar Desa Toli-Toli

Bombana, SutraNET. | – Dalam upaya menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama masyarakat menggelar kegiatan Karya Bakti di Pasar Desa Toli-Toli, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Selasa (31/12). Dipimpin oleh Peltu Arlaan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung pasar.

Peltu Arlaan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Babinsa dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Karya Bakti ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga menjadi bentuk sinergi kami dengan masyarakat untuk menjaga kenyamanan pengunjung pasar,” ujarnya.

Kepala Dusun Bahari 1, Akbar, menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Kolaborasi antara masyarakat dan Babinsa sangat penting untuk menciptakan pasar yang bersih dan nyaman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Akbar.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena melalui Batuud Peltu Muh. Haris menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta.

“Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Semoga menjadi contoh bagi wilayah lain,” kata Peltu Haris.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Toli-Toli diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat umum seperti pasar, demi mendukung kesehatan dan kenyamanan bersama. (PEN)




Lomba Kuliner Antar Dusun dan Majelis Ta’lim Desa Jabal Kubis, Plt Camat Kodeoha Lakukan Diversifikasi Pangan

Kodeoha, Sultranet.com – Majelis Ta’lim Desa Jabal Kubis, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, menggelar lomba kuliner antar dusun dan majelis ta’lim, Senin (30/12/2024).

Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha, Ny. Yusriani Syahlan.

Lomba tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus mendorong inovasi kuliner sebagai bagian dari diversifikasi pangan, mendukung program ketahanan pangan yang menjadi amanat pemerintahan.

Dalam sambutannya, Syahlan Launu menekankan pentingnya inovasi di sektor pangan non-beras sebagai langkah nyata menjaga ketahanan pangan.

“Momentum ini juga menjadi bagian dari sosialisasi dan edukasi program Pemberian Makanan Bergizi dan Gratis (MBG) yang akan dilaksanakan pada peringatan HUT Kabupaten Kolaka Utara ke-21, 7 Januari 2025,” ujar Syahlan.

Pada peringatan tersebut, sebanyak 21.000 siswa PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil akan menerima makanan bergizi secara gratis, sebagai simbol 21 tahun berdirinya Kabupaten Kolaka Utara.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba
Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba

Syahlan juga menghimbau seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Kodeoha untuk membuat kebun produktif dengan menanam tanaman hortikultura. Langkah ini bertujuan menyediakan bahan baku pangan bergizi, menekan inflasi, dan mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Lomba kuliner yang diikuti perwakilan dari seluruh dusun dan majelis ta’lim ini dinilai berdasarkan empat kriteria utama: cita rasa, penampilan atau penyajian, higienitas, serta kreativitas resep baru.

Setelah melalui penjurian, Dusun 2 meraih juara pertama, diikuti oleh Dusun 1, Dusun 4, Dusun 3, dan Majelis Ta’lim Desa Jabal Kubis sebagai juara kedua hingga kelima.

Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha, Ny. Yusriani Syahlan, menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta. Ia juga mendorong warga untuk terus memanfaatkan potensi lokal guna menciptakan peluang usaha di bidang kuliner.

“Kreativitas ini sejalan dengan program ketahanan pangan dan diharapkan dapat mendukung perekonomian keluarga,” tuturnya.

Foto Bersama setelah Pelaksanaan Lomba
Foto Bersama setelah Pelaksanaan Lomba

Acara diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan positif bagi semua yang hadir.

Lomba kuliner ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat solidaritas dan inovasi masyarakat Desa Jabal Kubis.




Majelis Taklim Desa Jabal Kubis Kolaka Utara Adakan Lomba Kuliner

Kodeoha, Sultranet.com – Majelis Taklim Desa Jabal Kubis, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, menggelar lomba kuliner antar dusun dan majelis taklim. Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha. Senin (30/12/2024).

Lomba yang diinisiasi Pemerintah Desa Jabal Kubis ini bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan kreativitas dan inovasi kuliner para ibu anggota PKK. Dalam sambutannya, Syahlan Launu menyampaikan harapan agar kegiatan serupa terus dilakukan untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Ajang seperti ini bukan hanya untuk bersaing, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi dan mendorong kreativitas warga, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengolah kuliner,” ujarnya.

Kompetisi ini melibatkan perwakilan dari seluruh dusun dan majelis taklim di desa tersebut. Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek utama: cita rasa, penampilan atau penyajian, higienitas, serta kreativitas dalam menciptakan resep baru.

Setelah proses penjurian yang berlangsung ketat, Dusun 2 berhasil menyabet juara pertama, disusul oleh Dusun 1 sebagai juara kedua, Dusun 4 sebagai juara ketiga, Dusun 3 sebagai juara keempat, dan Majelis Taklim Desa Jabal Kubis di posisi kelima.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba
Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba

Antusiasme peserta dan warga terlihat dari ragam sajian khas yang ditampilkan, mencerminkan kekayaan kuliner setempat. Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha turut memberikan motivasi kepada peserta agar terus berinovasi di bidang kuliner, bahkan menjadikannya peluang usaha.

“Semangat seperti ini bisa menjadi modal penting untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui usaha kuliner,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Lomba kuliner ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat solidaritas dan semangat kreativitas masyarakat Desa Jabal Kubis.




Begini Sikap Kejari Wakatobi Soal Beredarnya Rekaman Dugaan Pemerasan

Wakatobi, Sultranet.com – Rekaman dugaan pemerasan oleh oknum anggota Polres Wakatobi terhadap saksi dalam Pemilu 2024 kini menjadi perbincangan hangat. Rekaman tersebut bahkan mencatut nama Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi, yang kini turut bersikap atas kabar ini.

Melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Deni Mulyawan, Kejari Wakatobi menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui adanya rekaman tersebut.

“Menyikapi rekaman yang diduga melibatkan Insan Adhyaksa dari Wakatobi, kami menanganinya sesuai SOP. Kami telah melaporkan secara lisan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan tinggal menunggu arahan lebih lanjut,” ujar Deni, Senin (30/12/2024).

Deni menjelaskan, pihaknya akan menunggu keputusan dari Kejati terkait apakah rekaman yang menghebohkan publik itu akan dilaporkan secara resmi atau tidak. Jika diperlukan, Kejari Wakatobi siap membuat laporan khusus dan mengklarifikasi pihak-pihak terkait.

“Waktunya belum jelas, yang jelasnya akan dimintai klarifikasi,  bukan hanya oknum yang disebutkan disitu tetapi tim Gakumdu pasti diklarifikasi terkait apakah tim Gukumdu ini tau atau tidak peristiwa itu atau hanya dibawa bawa saja, kan kami nda tau,” ungkapnya.

Meski merasa kaget dengan mencuatnya kasus ini, Deni menegaskan bahwa asas praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan.

“Inikan masih dugaan, nah untuk membuat terang ini peristiwa, membutuhkan alat bukti salah satunya klarifikasi,” tambahnya.

Diketahui, rekaman yang viral di media sosial tersebut mencatut nama salah satu pejabat di Kejaksaan Negeri Wakatobi, yaitu Kasi Pidum. Namun, dalam tim Gakkumdu Pemilu sebelumnya, ada enam orang yang ditunjuk untuk mewakili Kejari.

Kejaksaan Negeri Wakatobi menegaskan akan bekerja sama penuh untuk mengungkap fakta sebenarnya dari kasus ini dan memastikan nama lembaga tidak disalahgunakan. Pihaknya bakal terlebih dahulu melakukan klarifikasi internal dan kendati juga diperlukan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan pihaknya akan siap.

“Kami harus siap kalau diminta klarifikasi,”tegasnya.