Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kerja Bakti Bersihkan Drainase di Desa Marga Jaya

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama Aparat Pemerintah dan masyarakat Desa Marga Jaya, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, melaksanakan kerja bakti pembersihan drainase. Senin (20/01). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir akibat sedimentasi dan penyumbatan saluran air.

Sekdes Marga Jaya, Joko P, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Babinsa dalam membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mencegah banjir dan menjaga kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka Hambarin, mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mewujudkan kemanunggalan dengan rakyat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar lingkungan tetap bersih dan saluran air berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kegiatan gotong royong seperti ini adalah salah satu bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat,” tutupnya.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Pendistribusian Zakat oleh BAZNAS

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., menghadiri acara pendistribusian dan pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bombana. Acara ini berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Bombana dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bombana, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bombana, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, serta Ketua BAZNAS Bombana beserta jajarannya. (19/1)

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan ini yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Bombana. Semoga upaya kita dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik selalu mendapatkan petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT,” ujar Edy Suharmanto.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung perekonomian lokal melalui bantuan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta meningkatkan kualitas pendidikan agama di pesantren. Sebagai bentuk nyata kepedulian, BAZNAS Bombana menyerahkan bantuan berupa tenda lipat kepada pelaku UMKM dan dukungan pembinaan pendidikan bagi pesantren. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah pengelolaan kegiatan usaha serta meningkatkan kualitas dakwah dan pengajaran di pesantren-pesantren setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bombana, Syamsuddin, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa dana bantuan ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari para aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bombana. “Kami berterima kasih kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi dalam pembayaran zakat dan infak. Dana yang terkumpul kami salurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsuddin berharap pendistribusian zakat, infak, dan sedekah ke depan dapat semakin maksimal dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Bombana akan terus berupaya mengelola dan menyalurkan dana umat dengan transparan serta bertanggung jawab untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Bombana bersama pemerintah daerah berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu, baik dari sektor ekonomi maupun pendidikan. Sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat ini diharapkan dapat memperkuat program sosial dan keagamaan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bombana.




Bersama Kades dan Aparat Desa, Babinsa Koramil 03/Poleang Bersihkan Pasar Rakyat Toburi

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang yang dipimpin oleh Serka Zainal bersama pemerintah Desa Toburi melaksanakan kegiatan kerja bhakti pembersihan di Pasar Rakyat Desa Toburi, Kec. Poleang Utara, Kab. Bombana, Minggu (19/01). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung pasar dan menciptakan suasana yang lebih bersih dan asri.

Kepala Dusun 1, Ibu Darmiati, menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kerja bakti seperti ini sangat penting untuk menciptakan pasar yang nyaman. Harapannya, kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan,” ungkap Darmiati.

Serka Zainal sebagai Babinsa Koramil 1431-03/Poleang menekankan pentingnya kolaborasi demi menjaga kebersihan pasar.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja bakti ini, kami ingin memberikan contoh nyata pentingnya gotong-royong,” ujar Zainal.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Infanteri Dahlan, juga mendukung penuh kegiatan ini.

“Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus dijaga. Semoga ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.




Puluhan Karateka Shokaido Bombana Ikuti Ujian Sabuk

Bombana, sultranet.com – Puluhan karateka dari perguruan Karate Shokaido Bombana mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk turun kiu di GOR Bombana, Minggu (19/1/2025).

Ujian yang diadakan setiap empat bulan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para atlet, khususnya pemegang sabuk putih, serta mempersiapkan bibit unggul untuk mewakili sekolah maupun daerah pada berbagai ajang seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pekan Olahraga Daerah (Porda).

Senpai Ardi, salah satu pelatih Karate Shokaido Bombana, menjelaskan bahwa ujian ini juga menjadi momen penting untuk mengevaluasi gerakan dasar dan teknik karate dari setiap peserta.

“Kami ingin menanamkan semangat dan mental juang kepada karateka, terutama mereka yang baru memulai perjalanan di sabuk putih,” katanya.

Ujian berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para karateka dari berbagai tingkatan mulai dari sabuk putih, kuning, oranye, hijau, biru, ungu, hingga coklat menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan penguji.

Proses pengujian meliputi penilaian gerakan dasar (kihon), jurus (kata), serta aplikasi gerakan dalam pertarungan (kumite) di ranting masing-masing.

Menurut Senpai Ardi, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang penilaian, tetapi juga pembentukan karakter atlet muda.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan karateka yang tangguh, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental, sehingga siap bertanding di berbagai event besar,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan rutin setiap empat bulan, perguruan Karate Shokaido Bombana optimistis mampu mencetak atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama daerah.

Diakhir kegiatan, diumumkan seluruh peserta dinyatakan Lulus ujian dan 6 orang karateka dinyatakan lompat tingkat dari sabuk putih langsung sabuk Orange tanpa melalui sabuk kuning.




Kebakaran di Desa Paria, Dua Rumah Ludes

Bombana, sultranet.com – Kebakaran hebat melanda Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 11.45 WITA.

Dua rumah milik warga setempat dilaporkan ludes dilahap si jago merah, dengan kerugian materil ditaksir mencapai Rp110 juta.

Kapolsek Poleang, AKP Kamarudin Dona, menjelaskan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik yang bermula dari rumah Saheri (38), seorang wiraswasta.

Api kemudian menjalar dengan cepat ke rumah tetangganya, Sarifuddin (40), yang berprofesi sebagai petani.

Dalam kejadian ini, rumah milik Sarifuddin mengalami kerugian materil sebesar Rp60 juta, sementara rumah Saheri ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp50 juta.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” jelas AKP Kamarudin Dona

Setelah mendapat laporan melalui telepon, personel Polsek Poleang langsung menuju lokasi kejadian.

Dibantu warga sekitar, petugas berupaya menyelamatkan barang-barang milik korban dan memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WITA, dan situasi dinyatakan aman terkendali.

“Kami menduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik dari salah satu rumah,” ungkapnya

Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Kewaspadaan terhadap kondisi kelistrikan sangat penting untuk mencegah musibah seperti ini,” tandasnya.

Peristiwa ini meninggalkan kesedihan bagi para korban. Solidaritas masyarakat dan bantuan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban mereka.




DPPKB Bombana Gelar Penilaian Lomba UPTD Balai Penyuluh KB

Bombana, sultranet.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar penilaian Lomba UPTD Balai Penyuluh KB yang melibatkan 22 kecamatan se-Kabupaten Bombana. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin (13/01/2025) hingga Sabtu (18/01/2025), dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan program Keluarga Berencana (KB) di tingkat kecamatan. (18/1)

Tim penilai dari DPPKB Bombana dibagi menjadi tiga kelompok yang bertugas mengevaluasi kinerja, administrasi, dan kesiapan Balai Penyuluh KB di setiap kecamatan. Mereka memeriksa berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, inovasi program, hingga dampak kegiatan terhadap masyarakat. Selain itu, setiap UPTD diminta mempresentasikan program unggulan mereka sebagai bagian dari penilaian.

Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga upaya untuk meningkatkan standar pelayanan di seluruh Balai Penyuluh KB. “Kami ingin memastikan bahwa administrasi di setiap UPTD tertib dan sesuai standar, serta pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Asiz berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi para penyuluh KB untuk berbenah dan berinovasi dalam mendukung keberhasilan program Bangga Kencana. “Dengan adanya penilaian ini, kami ingin memacu semangat para penyuluh KB agar lebih termotivasi dalam memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan menilai kesiapan sumber daya manusia, efektivitas program penyuluhan, hingga keterlibatan masyarakat dalam mendukung program KB. Inovasi yang diterapkan di masing-masing UPTD juga menjadi perhatian tim penilai, karena diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam meningkatkan efektivitas pelayanan KB.

Antusiasme para penyuluh KB terlihat dalam presentasi program unggulan yang mereka lakukan. Beberapa UPTD menampilkan inovasi berbasis digital dalam penyuluhan KB, sementara yang lain mengedepankan program pemberdayaan masyarakat melalui kelompok bina keluarga balita dan remaja.

Hasil dari penilaian ini akan diumumkan pada awal Februari 2025. UPTD Balai Penyuluh KB dengan kinerja terbaik akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

DPPKB Bombana berharap melalui kegiatan ini, kualitas pelayanan KB di seluruh kecamatan semakin baik, sehingga program Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga sejahtera di Kabupaten Bombana dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.




Dinsos Bombana salurkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Desa Paria

Bombana, sultranet.com – Kebakaran hebat melanda Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 11.45 WITA. Api dengan cepat menghanguskan dua unit rumah warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. (18/1)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp110 juta. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp60 juta, sementara korban kedua mengalami kerugian Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik. Kondisi cuaca yang panas serta bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar. Warga sekitar, dibantu aparat desa dan kepolisian setempat, berupaya memadamkan kobaran api. Namun, si jago merah baru berhasil dijinakkan setelah menghanguskan dua rumah tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Dinas Sosial Kabupaten Bombana segera turun tangan dengan menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan yang diberikan berupa sembako, perlengkapan tidur, dan peralatan rumah tangga untuk membantu meringankan beban mereka.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak mereka,” ujar Andi Matahari, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bombana, saat menyerahkan bantuan kepada korban.

Sementara itu, Sekretaris Desa Paria, Sudirman, mengapresiasi perhatian dari pemerintah dan masyarakat yang turut memberikan dukungan kepada korban kebakaran.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkapnya.

Pemerintah desa juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan memastikan instalasi listrik di rumah mereka dalam kondisi baik untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.




Polres Bombana Tangkap Dua Pengedar Sabu di Desa Tahi Ite

Bombana, sultranet.com – Tim Sat Resnarkoba Polres Bombana berhasil mengamankan dua pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Desa Tahi Ite, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sabtu (18/1/2025).

Kedua tersangka, GANAS (33) dan HENGKI (31), ditangkap dengan barang bukti berupa total 13,88 gram sabu yang disita dari dua lokasi berbeda.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mengungkapkan adanya aktivitas mencurigakan berupa transaksi narkoba di wilayah pertambangan desa tersebut.

Kasat Resnarkoba AKP Muh. Arman, SH., MH., menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengidentifikasi GANAS dan HENGKI sebagai pelaku utama.

“Setelah mendapatkan informasi, tim kami bergerak ke lokasi dan mengamankan GANAS beserta tujuh sachet sabu seberat 6,42 gram yang ditemukan di dalam boneka kain. Operasi dilanjutkan ke rumah HENGKI, di mana kami menyita 13 sachet sabu dengan berat bruto 6,46 gram,” ujar AKP Muh. Arman, SH., MH.

Kedua tersangka berperan sebagai perantara dalam transaksi jual beli narkoba. Mereka kini telah diamankan di Mapolres Bombana bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Keduanya terancam dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman bagi pelaku bisa mencapai pidana seumur hidup atau hukuman mati.

Kasat Resnarkoba juga mengapresiasi peran masyarakat yang memberikan informasi sehingga kasus ini berhasil diungkap.

“Kami terus berkomitmen memerangi peredaran narkotika di wilayah Bombana demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari pengaruh narkoba,” pungkasnya.




Babinsa Koramil 01/Rumbia Dampingi Petani Guna Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan mendampingi petani di Desa Tembe, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional. Sabtu, (18/01)

Dalam kegiatannya, Serda M. Kosim membantu pembersihan Rumput dan pemupukan Padi di sawah milik Bapak Sucipto (46 tahun). Selain itu, ia memberikan himbauan kepada petani untuk menggunakan pupuk yang tepat agar tanaman menjadi subur dan menghasilkan panen padi yang maksimal.

“Kami juga menyarankan para petani untuk selalu berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di desa agar mendapat arahan teknis yang tepat,” ujar Serda Kosim.

Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kesehatan selama bekerja, terutama di tengah perubahan cuaca yang sering terjadi akibat musim pancaroba.

“Faktor keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas agar aktivitas pertanian tidak terganggu,” tambahnya.

Bapak Sucipto mengapresiasi pendampingan Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Arahan yang diberikan sangat bermanfaat, terutama terkait penggunaan pupuk dan cara menjaga kesehatan selama bekerja,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya TNI-AD melalui Koramil 1431-01/Rumbia untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.




Inspektorat Bombana Lakukan Reviu Dana BOK di 22 Puskesmas

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Kabupaten Bombana melaksanakan reviu terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Inspektorat Bombana sejak 6 hingga 16 Januari 2025 dengan objek pemeriksaan sebanyak 22 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. (17/1)

Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menjelaskan bahwa reviu ini dilakukan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOK Tahun Anggaran 2024.

“Reviu ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana BOK, yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban dana,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan bahwa pengawasan internal ini dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk reviu, audit, pemantauan, dan evaluasi. Seluruh proses tersebut mengacu pada pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan agar penggunaan dana sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Pengendali Teknis dalam reviu Dana BOK, Samaruddin, S.Pd.SD., menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menguji keabsahan, keandalan, serta kesesuaian laporan realisasi dana dengan ketentuan perundang-undangan.

“Kami memastikan bahwa seluruh penggunaan Dana BOK sudah sesuai aturan. Selain itu, reviu ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelewengan yang dapat berpotensi merugikan negara,” jelasnya.

Pelaksanaan reviu ini menjadi bagian dari komitmen Inspektorat Bombana dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kesehatan. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan penggunaan Dana BOK dapat berjalan efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat.