Reklamasi Mangkrak, PT TMS Diduga Abaikan Kerusakan Lingkungan di Pulau Kabaena

Kabaena, Bombana – PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) kembali menjadi sorotan setelah laporan dari instansi terkait menyebutkan bahwa perusahaan tambang ini diduga kuat belum melakukan reklamasi pada area bekas tambangnya di Pulau Kabaena. Ketidakpatuhan terhadap kewajiban reklamasi ini menambah daftar panjang persoalan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas tambang PT TMS.

Selama tiga tahun terakhir, PT TMS dilaporkan telah menggunduli sekitar 295 hektar hutan lindung untuk aktivitas penambangan. Namun, hingga kini tidak ada upaya reklamasi atau rehabilitasi yang dilakukan untuk memulihkan kawasan yang telah rusak. Padahal, reklamasi merupakan kewajiban hukum yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan tambang untuk meminimalkan dampak kerusakan lingkungan.

Menurut catatan teknis, PT TMS sebenarnya memiliki rencana reklamasi pada lahan seluas 19,196 hektar. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi konkret mengenai realisasi rencana tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran besar, baik dari masyarakat maupun pemerhati lingkungan, terhadap potensi kerusakan ekosistem yang lebih parah di masa depan.

“Kerusakan lingkungan akibat penambangan ini sudah sangat terasa, mulai dari hilangnya mata air hingga perubahan fungsi hutan yang seharusnya menjadi penyangga ekosistem. Sayangnya, tidak ada langkah konkret dari PT TMS untuk memulihkan area yang sudah mereka eksploitasi,” ujar Agusalim, salah satu warga Pulau Kabaena, Kamis (7/12).

Reklamasi tambang adalah proses yang sangat penting untuk memperbaiki kondisi lingkungan di area bekas tambang. Tanpa langkah tersebut, lahan bekas tambang hanya akan menjadi wilayah kritis yang tidak produktif, bahkan mengancam keberlangsungan kehidupan masyarakat sekitar.

Kerusakan hutan yang disebabkan oleh aktivitas PT TMS juga membawa dampak signifikan pada keseimbangan lingkungan di Pulau Kabaena. Deforestasi skala besar tidak hanya menghilangkan fungsi hutan sebagai penyerap karbon, tetapi juga meningkatkan risiko bencana ekologis, seperti banjir dan longsor.

Masyarakat setempat mendesak agar pemerintah daerah dan kementerian terkait mengambil langkah tegas terhadap PT TMS. “Jangan sampai kerusakan ini dibiarkan terus-menerus tanpa ada tindakan. Jika reklamasi tidak segera dilakukan, kerugian yang ditanggung masyarakat dan lingkungan akan semakin besar,” tegas Agusalim.

Hingga saat ini, pihak PT TMS maupun otoritas terkait belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan ini. Sementara itu, desakan untuk segera merealisasikan reklamasi terus menguat, terutama dari kalangan pemerhati lingkungan dan warga terdampak.

Ketidakpatuhan terhadap kewajiban reklamasi tidak hanya mencoreng nama perusahaan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius tentang pengawasan pemerintah terhadap aktivitas tambang di Pulau Kabaena. Dalam situasi ini, masyarakat berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan kehidupan di wilayah tersebut.

Reklamasi bukan hanya tanggung jawab hukum, tetapi juga moral, untuk memulihkan apa yang telah dirusak demi keseimbangan alam dan kesejahteraan generasi mendatang. Pulau Kabaena kini menunggu kepastian atas masa depan lingkungannya yang semakin terancam. (IS)




Paslon Bupati Nomor Urut 2 Gugat KPU Muna ke MK, Diduga Ada Pelanggaran TSM

MUNA, Sultranet.com – Hasil rekapitulasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muna yang telah diplenokan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna pada Selasa (3/12/2024) resmi digugat oleh pasangan calon (paslon) Bupati Nomor Urut 2, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan, ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut dilayangkan pada Jumat (6/12/2024) dengan dugaan adanya pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) yang melibatkan Paslon Nomor Urut 1 dan KPU Muna.

Kuasa hukum Paslon Nomor Urut 2, Aswan A, yang mendampingi Purnama Ramadhan dalam pengajuan gugatan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah bukti kuat untuk membuktikan adanya kecurangan dalam Pilkada Muna. Hal ini diungkapkan Almardan Momo, SH, salah satu anggota tim hukum, melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (7/12/2024).

“Iya, benar. Kami telah mengajukan gugatan terhadap KPU Muna di MK atas dugaan pelanggaran selama proses tahapan hingga hari pemilihan,” ujar Almardan.

Menurut Almardan, bukti-bukti yang disiapkan mencakup indikasi kuat keterlibatan KPU untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 1. Selain itu, pihaknya juga menduga adanya pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti Sekretaris Daerah (Sekda), kepala dinas, camat, lurah, dan kepala desa untuk memenangkan petahana.

Kuasa hukum Aswan A menegaskan keyakinannya bahwa bukti yang mereka miliki cukup kuat untuk meyakinkan Majelis Hakim MK. “Kami yakin hakim akan mempertimbangkan permohonan kami secara adil. Bukti yang kami ajukan menunjukkan adanya pelanggaran TSM yang melibatkan KPU dan pihak lain,” katanya.

Purnama Ramadhan, yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Muna, menambahkan bahwa pihaknya siap menghadapi proses persidangan dan akan mengawal gugatan tersebut hingga tuntas. Gugatan ini menjadi sorotan karena mengangkat dugaan kecurangan yang berpotensi memengaruhi hasil Pilkada Muna.

Pilkada Muna menjadi salah satu kontestasi politik yang cukup ketat di Sulawesi Tenggara, dengan dua pasangan calon yang bersaing sengit memperebutkan suara rakyat. Kini, hasil akhir Pilkada Muna menunggu putusan MK yang akan menjadi penentu sah atau tidaknya pleno rekapitulasi KPU Muna.




Cinta dan Peduli Lingkungan, Babinsa Koramil 02/Kabaena Gelar Karbak Penanaman Pohon

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 02/Kabaena bersama warga setempat melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) penanaman pohon di Lingkungan 3, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Mukmin ini bertujuan untuk menciptakan kesejukan dan kelestarian lingkungan di masa depan. Sabtu, (07/12)

Sertu Mukmin, Babinsa Koramil 02/Kabaena, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam,” ujarnya.

Kepala Lingkungan 3 Teomokole, Suparlan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah yang diambil oleh Babinsa. Kegiatan seperti ini tentu sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Suparlan dengan penuh antusias.

Danramil 1431-02/Kabaena, melalui Batuudnya, Peltu Muh. Haris, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa bersama masyarakat. Semoga dengan adanya penanaman pohon ini, lingkungan di wilayah Kabaena bisa menjadi lebih sejuk dan asri,” tutupnya.




Jumat Bersih, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Gotong Royong Bersihkan Parit Cegah DBD

Bombana, SultraNET. | – Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, menjadi lokasi kerja bakti yang dipimpin Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia. Kegiatan yang berlangsung Jumat (6/12) ini bertujuan mencegah genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan.Jamat Bersih, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Gotong Royong Bersihkan Parit Cegah DBD

Lurah Kampung Baru, Jabaruddin, SE., mengapresiasi inisiatif Babinsa. “Saya sangat mendukung kegiatan ini. Kehadiran Babinsa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Bersama-sama kita dapat mencegah penyebaran penyakit DBD,” ungkapnya.

Sertu Amiruddin, salah satu Babinsa yang terlibat, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi warga untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di musim hujan,” tuturnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini.

“Babinsa kami selalu siap membantu masyarakat. Kegiatan seperti ini penting untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan,” pungkasnya.




Bawaslu Muna Periksa 37 ASN Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas Pilkada

MUNA, Sultranet.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, memeriksa 37 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Muna atas dugaan pelanggaran netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Pemeriksaan berlangsung pada Kamis (5/12/2024) dan melibatkan berbagai tingkatan pejabat, mulai dari Kepala Dinas, Camat, Sekretaris, hingga ASN golongan bawah.

Ketua Bawaslu Muna, Al Abzal Naim, mengatakan bahwa pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam aktivitas politik yang melanggar asas netralitas. “Kita periksa sebagai saksi, baik dari pihak pelapor maupun terlapor. Hasilnya masih kami dalami untuk menentukan apakah ada unsur pelanggaran pidana,” jelas Al Abzal.

Menurut Al Abzal, Bawaslu Muna belum dapat menyimpulkan hasil pemeriksaan tersebut. “Hari ini kami belum bisa memastikan apakah ada unsur yang melanggar pidana. Namun, jika terbukti melanggar, akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Netralitas ASN diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan ASN untuk tidak berpihak pada kepentingan politik tertentu. Selain itu, UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juga melarang keterlibatan ASN dalam aktivitas politik yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Jika terbukti melanggar, pelaku dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana. Dalam Pasal 188 UU Nomor 1 Tahun 2015, pelanggaran terhadap netralitas ASN dapat berujung pada pidana penjara dan denda maksimal Rp6 juta.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada serentak berjalan adil dan bebas dari intervensi politik oleh ASN.




Kolaka Utara Raih Juara Umum Pemilihan Duta Seni dan Qasidah Tingkat Sultra 2024

Konawe, Sultranet.com – Kontingen Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Kolaka Utara berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Umum pada Pemilihan Duta Seni dan Qasidah Nusantara Jaya XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara 2024. Ajang bergengsi yang berlangsung di Kabupaten Konawe dari 30 November hingga 4 Desember 2024 ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Kamis (5/12/2024)

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, saya mengucapkan selamat atas prestasi luar biasa ini. Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa seni qasidah Kolaka Utara mampu bersaing di tingkat provinsi. Kami bangga dengan perjuangan dan dedikasi seluruh tim,” ujar Yusmin.

Ketua Lasqi Kolut, saat acara penutupan lasqi di konawe 5 Desember 2024.
Ketua Lasqi Kolut, saat acara penutupan lasqi di konawe 5 Desember 2024.

Kontingen Kolaka Utara yang terdiri atas 33 peserta, 15 official, dan 6 pelatih berhasil mendominasi sejumlah kategori utama, seperti Bintang Vokalis (Bivo) Cilik, Remaja, dan Dewasa, baik putra maupun putri. Penampilan para peserta yang memukau mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri, sekaligus mengukuhkan Kolaka Utara sebagai juara umum.

Ketua LASQI Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., yang juga istri dari Pj. Bupati Kolaka Utara, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi ini. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil kerja keras semua pihak, mulai dari peserta hingga tim pendukung.

“Alhamdulillah, kami berhasil membawa pulang gelar Juara Umum. Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, dan tim official yang telah berjuang bersama. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan seni qasidah di Kolaka Utara,” ujar Nurhayati.

Kontingen Kabupaten Kolaka Utara Sukses Meraih Juara Umum
Kontingen Kabupaten Kolaka Utara Sukses Meraih Juara Umum

Ketua Rombongan LASQI Kolaka Utara, Suriana Taufik, menambahkan bahwa keberhasilan ini juga menjadi momen penting untuk memperkenalkan seni qasidah Kolaka Utara kepada khalayak yang lebih luas.

“Semua peserta telah memberikan penampilan terbaik mereka. Ini adalah kemenangan bersama. Kami berharap prestasi ini menjadi awal untuk membawa seni qasidah Kolaka Utara ke tingkat nasional,” katanya.

Ajang yang diikuti oleh 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara ini diakhiri dengan malam penutupan yang meriah. Piala Juara Umum diserahkan langsung oleh Ketua LASQI Sulawesi Tenggara kepada Ketua LASQI Kolaka Utara, disaksikan oleh ribuan penonton.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berkomitmen untuk terus mendukung seni dan budaya sebagai bagian dari pelestarian warisan daerah. Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kolaka Utara, yang optimis seni qasidah akan semakin berkembang dan menginspirasi generasi muda.




Dekranasda Kolaka Utara Pamerkan Kain Tenun Khas Kolaka Utara di Fashion Show Busana Tenun dan Pameran Kerajinan Sultra 2024

Kendari, Sultranet.com – Dekranasda Kolaka Utara menampilkan keindahan motif dan kain tenun khas daerahnya dalam Fashion Show Busana Tenun dan Pameran Kerajinan Sultra 2024, yang berlangsung di Hotel Claro Kendari, Kamis (5/12/2024). Acara ini merupakan ajang tahunan yang bertujuan mempromosikan kain tenun Sulawesi Tenggara sebagai warisan budaya bernilai tinggi, dengan tema “Perajin Sejahtera, Sultra Maju”.

Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., yang juga istri Pj. Bupati Kolaka Utara, mengungkapkan bahwa kain tenun khas Kolaka Utara mengusung nilai kearifan lokal yang unik. Upaya terus dilakukan untuk mengembangkan motif dan warna yang sesuai dengan tren tanpa menghilangkan filosofi budaya daerah.

“Melalui acara ini, kami berharap kain tenun Kolaka Utara semakin dikenal luas dan menjadi ikon budaya yang membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Hj. Nurhayati Yusmin.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum, Ph.D, ini dihadiri oleh para kepala daerah, Ketua Dekranasda kabupaten/kota, serta jajaran OPD lingkup Pemprov Sultra. Dalam sambutannya, Asrun menekankan pentingnya regenerasi perajin tenun untuk menjaga kelestarian tradisi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus melibatkan generasi muda dalam tradisi menenun agar budaya ini tetap hidup. Selain itu, pengerjaan kain tenun harus dilakukan sepenuhnya di Sulawesi Tenggara agar manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” tegasnya.

Kolaka Utara turut berkompetisi dengan menampilkan kain tenun khas daerah dalam lomba fashion show dan pameran kerajinan. Meski belum berhasil meraih juara, partisipasi Dekranasda Kolaka Utara mendapat apresiasi karena inovasi motif yang mampu merepresentasikan identitas budaya daerah.

Dalam lomba fashion show, kategori Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota menempatkan Kolaka Timur sebagai Juara 1, disusul Buton Selatan dan Muna Barat. Pada kategori Ketua DWP Kabupaten/Kota, Muna meraih Juara 1, dengan Baubau dan Bombana di posisi berikutnya. Sementara itu, kategori Kepala OPD Pemprov Sultra dimenangkan oleh Dinas BPSDM Sultra.

Untuk pameran kerajinan, Muna meraih penghargaan Tenun Terbaik, Muna Barat mendapat Difusi Tenun Terbaik, dan Buton meraih Anyaman Terbaik. Stand terbaik dimenangkan oleh Dekranasda Bombana, diikuti oleh Muna dan Kolaka.

Hj. Nurhayati Yusmin optimis bahwa kain tenun Kolaka Utara memiliki potensi besar untuk berkembang dan dikenal lebih luas. “Kami terus mendorong inovasi dan kreativitas para perajin agar kain tenun Kolaka Utara semakin diminati pasar,” tuturnya.

Dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, Dekranasda Kolaka Utara berharap dapat menjadikan kain tenun sebagai produk unggulan yang mampu mendunia dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan perajin lokal.

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




Bawaslu Periksa 5 Komisioner KPU Muna, Ini Penyebabnya

MUNA, Sultranet.com – Lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna, Sulawesi Tenggara, terkait dugaan pelanggaran pemilu. Dugaan tersebut mencakup penggunaan logo Pemerintah Daerah (Pemda) Muna pada buku visi misi pasangan calon bupati serta pemasangan baliho bertuliskan angka satu yang tidak sepenuhnya diturunkan.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Muna, Mustar, mengungkapkan bahwa pemanggilan ini merupakan kali ketiga dilakukan untuk mendalami laporan yang diterima. “Kami telah memanggil lima komisioner KPU untuk memberikan keterangan. Apabila ditemukan pelanggaran kode etik, keputusan akhirnya akan diserahkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” jelas Mustar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/12/2024).

Ketua KPU Muna, L.M. Askar Ady Jaya, usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih satu jam, mengonfirmasi bahwa pemanggilan tersebut terkait dengan percetakan buku visi misi pasangan calon dan baliho KPU yang dianggap menyerupai angka satu.

“Kami sepenuhnya menyerahkan hasil pemeriksaan kepada Bawaslu. Jika nantinya ada rekomendasi ke DKPP, kami siap memberikan penjelasan dan bertanggung jawab,” tegas Askar.

Bawaslu Muna saat ini masih mempelajari hasil pemeriksaan terhadap komisioner KPU tersebut. Keputusan lebih lanjut akan menunggu hasil kajian serta tindak lanjut dari DKPP jika dugaan pelanggaran terbukti.




Fatmawati Kasim Marewa

Di Pilkada Bombana, di kubu Burhanuddin-Ahmad Yani atau BERAN1, ada sosok yang tak pernah luput dari perhatian publik. Insya Allah, jika Burhanuddin dilantik menjadi Bupati, maka sosok ini bisa disebut sebagai first lady Bombana.

Dia adalah Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, istri calon Bupati Bombana pemenang Pilkada 2024, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Fatmawati adalah sosok yang energik. Lihatlah aktivitasnya. Ia all-out membina Fatimah Pemberani, organ sayap pemenangan Paslon BERAN1. Di setiap kunjungan silaturahmi Burhanuddin bertemu tokoh-tokoh dan masyarakat, Fatmawati kadang menyempil untuk bersosialisasi, seringkali lewat akun TikTok-nya.

Lewat akun TikTok-nya, tamatan Fakultas FISIP UHO Kendari ini semakin dikenal luas oleh warga Bombana. Setiap live-nya, tak pernah kurang dari 10.000 penonton. Komentar-komentar yang masuk pun luar biasa dukungannya, mendukung segala ikhtiar-ikhtiarnya bersama Burhanuddin.

“Jaga kesehatan, Bu. Insya Allah kami doakan Bapak jadi Bupati Bombana,” kata sejumlah pengikutnya di TikTok.

Narasi-narasi dukungan kepada putri kesembilan dari 11 bersaudara ini selalu menghiasi akun-akun media sosialnya. Sikapnya luwes bergaul dan ia selalu adaptif pada suasana apapun.

Tak ada demam panggung pada dirinya, bahkan dalam situasi apapun. Itu karena ia sudah terbiasa tampil, terutama saat memeragakan gaun-gaun mutakhir di event-event fashion show yang mewakili PKK dan Dekranasda Bombana.

Harap maklum, Hj. Fatmawati Kasim Marewa adalah mantan Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Bombana saat suami, Ir. H. Burhanuddin M.Si, menjabat Pj. Bupati Bombana 2022-2023. Tak sedikit pengorbanan, pikiran, tenaga, dan materi dikeluarkan demi kemajuan Bombana melalui PKK dan Dekranasda.

Di Pilkada, Hj. Fatmawati tampak lebih gesit bersosialisasi. Tak ada waktu dan ruang kosong untuk dirinya, semua untuk mewujudkan ikhtiarnya kembali mengabdi di Bombana. Suami tercinta selalu memberikan dukungan yang luar biasa.

Dukungan suami itu sangat berarti. Burhanuddin selalu menjadikan Hj. Fatmawati sebagai ratu dalam rumah tangga dan keluarga. Berkali-kali dalam pidatonya, Burhanuddin menegaskan, jika ingin sukses, ingin banyak rezeki, ingin selamat dan bahagia, jadikanlah istri sebagai ratu.

Itulah Burhanuddin, menjadikan sang istri sebagai segala-galanya. Setiap kampanye dan sosialisasi, Hj. Fatmawati selalu mendampingi suaminya. Mungkin ada suara minor mengapa istri selalu ikut, namun jangan salah, Hj. Fatmawati adalah kekuatan Burhanuddin, energi kuat bagi diri dan ikhtiarnya.

Begitulah, Burhanuddin menegaskan prinsipnya untuk menjadikan istri sebagai ratu dan menempatkan Hj. Fatmawati yang utama di sisinya. Tak salah jika dikatakan, di balik kesuksesan Burhanuddin, ada sosok Hj. Fatmawati Kasim Marewa di sampingnya.

Meski diperlakukan ibarat ratu, Hj. Fatmawati tetap paham dengan kodratnya sebagai istri. Posisinya tetaplah harus mengabdi pada suami. Itu dibuktikan dengan seluruh waktu, hati, dan pikirannya untuk suami. Ia menyiapkan pakaian, mengatur sarapan dan minum, memakaikan kaos kaki, menyiapkan sepatu, sampai menyediakan kebutuhan seperti rokok, vitamin, dan obat.

Di masa kampanye, Fatmawati memberi semangat yang luar biasa. Tim-tim pemenangan dan relawan dimudahkan langkah-langkahnya. Semua ini berdampak pada peningkatan elektoral Burhanuddin-Ahmad Yani. Hasilnya, semua bahagia dengan kemenangan.

Kemenangan Burhanuddin dan Ahmad Yani di Pilkada Bombana harus diakui berkat kerja kolektif dari seluruh tim dan elemen pendukung. Tim Pemenangan Kabupaten, Korcam, Kordes, Korlu, dan konsultan politik patut diapresiasi setinggi-tingginya. Namun, peran Fatmawati Kasim Marewa juga sangat signifikan dalam wilayah moril Burhanuddin.

Jiwa manis Fatmawati diakui oleh banyak relasi. Perhatiannya sangat besar terhadap kaum lemah, anak yatim piatu, kerabat, dan orang-orang di sekitarnya. Jiwa manisnya pun harum menebar kemana-mana. Untuk kita semua. Tabik.

Mandonga, 5 Desember 2024




Cegah Judi Online di Kalangan Prajurit, Kodim Bombana Laksanakan Sidak Hand Phone Personelnya

Bombana, SultraNET. -| Wujud Upaya Komandan Satuan (Dansat) dalam pencegahan maraknya judi online, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P melalui Pasi Intel Kapten Inf Bahar di dampingi Danunit Inteldim dan Provost melakukan pengecekan langsung HP Personel Jajaran Kodim 1431/Bomban penggunaaan aplikasi judi online. Pengecekan dilakukan di Lapangan Upacara Satya Mahawira Makodim 1431/Bombana. Senin (2/12/2024).

Satu persatu prajurit yang usai mengikuti Upacara Bendera pagi itu diperiksa HP-nya oleh Pasi Intel Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Bahar menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam judi online.

Dalam pengecekan tersebut Kapten Inf Bahar menyampaikan bahwa kegiatan ini guna melaksanakan pengecekan handphone milik anggota terkait maraknya game Judi Online yang sebelumnya sudah juga dilakukan pengecekan di koramil masing-masing.

“Pemeriksaan dilakukan dihadapan seluruh prajurit Kodim 1431/Bombana, saya akan menindak prajurit yang kedapatan terlibat dalam praktek perjudian,” tegasnya.

Menurutnya, praktek judi online sangat merugikan diri sendiri dan keluarga. “Dengan adanya pemeriksaan ini di harapkan Personel TNI jajaran Kodim 1431/Bomban tidak ada yang terlibat judi online,” katanya.

Hal ini juga salah satu dari perintah langsung dari panglima TNI untuk seluruh jajaran Dansat menindak tegas Personelnya bilamana ada yang terlibat judi online.” tutupnya