Pilkada Bombana: Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto Ucapkan Selamat kepada Burhanuddin-Ahmad Yani

BOMBANA, sultranet.com — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024, Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto, secara resmi menerima hasil pemilihan kepala daerah yang menetapkan Burhanuddin-Ahmad Yani sebagai pemenang. Dalam jumpa pers yang digelar di Bombana, Rabu (4/12/2024), keduanya menyatakan legowo atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana Nomor 1173 Tahun 2024.

Andi Nirwana Sebbu, dalam pernyataannya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bombana yang telah mendukungnya selama proses Pilkada. “Kami berterima kasih kepada masyarakat Bombana, tim kampanye, relawan, simpatisan, dan semua pihak yang telah bekerja keras mendampingi kami dengan semangat dan kepercayaan penuh,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan yang telah menjaga kelancaran dan kondusivitas Pilkada. “Keputusan ini adalah cerminan kehendak masyarakat Bombana. Kami menerimanya dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Heryanto, yang berpasangan dengan Andi Nirwana dalam Pilkada, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Burhanuddin-Ahmad Yani. “Selamat kepada Bapak Burhanuddin dan Ahmad Yani, semoga amanah dalam membangun Bombana lima tahun ke depan. Mari kita bersatu, melupakan perbedaan pilihan, dan bersama-sama mendukung pemimpin kita,” katanya.

Dalam pernyataan lengkapnya, pasangan Andi Nirwana dan Heryanto juga mengajak masyarakat untuk kembali mempererat tali persaudaraan demi mewujudkan Bombana yang lebih sejahtera. Mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah di panggung yang berbeda.

“Ini bukan tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana masyarakat Bombana dapat terus dilayani demi kemajuan bersama,” tutup Andi Nirwana.

Pernyataan penuh makna ini mencerminkan sikap dewasa dalam berpolitik, sekaligus mengedepankan semangat persatuan untuk membangun Bombana ke arah yang lebih baik.




BULOG Raha Salurkan 224 Ton Beras untuk Warga Muna

MUNA, Sultranet.com – Perum BULOG Cabang Raha mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III untuk alokasi bulan Desember kepada masyarakat di Kabupaten Muna. Program ini merupakan penugasan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Kepala BULOG Cabang Raha, Hendra Dionisius, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 22.406 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Muna. Setiap keluarga mendapatkan alokasi 10 kilogram beras medium, sehingga total beras yang disalurkan mencapai 224.060 kilogram.

“Bantuan Pangan Beras ini bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum BULOG. Data penerima bantuan mengacu pada data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang disusun oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK),” jelas Hendra kepada awak media, Rabu (4/12/2024).

Hendra menegaskan, program ini tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan politik, melainkan murni sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.

Penyaluran beras ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika perekonomian. BULOG juga memastikan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan dengan tepat sasaran sesuai basis data yang telah ditetapkan.

Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam merespons tantangan inflasi pangan dan upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Di Kabupaten Muna, program ini disambut baik oleh masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.




Dibina Ny. Nurhayati Yusmin, DWP Kolaka Utara dan DWP Disdikbud Sultra Raih Penghargaan Dua Tahun Berturut-turut

KENDARI, sultranet.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara dan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi. Kedua organisasi ini berhasil meraih Juara 1 dalam kategori pelaporan e-Reporting di tingkat masing-masing. Penghargaan tersebut diumumkan dalam puncak peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan di Hotel Claro, Kendari, Rabu (4/12/2024).

Prestasi ini tidak lepas dari pembinaan dan kepemimpinan Ny. Nurhayati Yusmin, yang memiliki peran ganda dalam organisasi DWP. Sebagai Pembina DWP Kolaka Utara, ia memberikan arahan dan motivasi untuk mendukung kinerja organisasi di tingkat kabupaten. Sementara itu, sebagai Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, ia memimpin langsung kegiatan yang membawa organisasi tersebut meraih penghargaan serupa.

Foto bersama Ketua DWP Sultra.
Foto bersama Ketua DWP Sultra.

Ketua DWP Kolaka Utara, Hj. Suriana Taufik, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjalankan program kerja yang terukur dan inovatif.

“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras bersama. Semoga penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas program dan kegiatan organisasi di masa mendatang,” ujar Hj. Suriana.

Sementara itu, Ny. Nurhayati Yusmin mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian kedua organisasi tersebut. Ia menilai keberhasilan ini sebagai bukti soliditas dan komitmen anggota DWP, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Sebagai Pembina DWP Kolaka Utara, saya sangat bangga dengan capaian ini. Demikian juga dengan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang saya pimpin. Prestasi ini menunjukkan bahwa kita mampu bekerja dengan sinergi dan konsistensi, bahkan di tengah tantangan era digital,” tutur Nurhayati.

Ny. Nurhayati Yusmin selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Menerima Trophy dan Penghargaan DWP OPD Terbaik di Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra
Ny. Nurhayati Yusmin selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Menerima Trophy dan Penghargaan DWP OPD Terbaik di Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra

Ketua DWP Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Waode Munanah Asrun Lio, turut memberikan apresiasi kepada para pemenang. Ia menyebut capaian ini mencerminkan transformasi positif yang terus terjadi di tubuh organisasi DWP.

Peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan tahun ini mengusung tema “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain pemberian penghargaan, acara ini menjadi ajang refleksi dan evaluasi untuk mempersiapkan langkah strategis ke depan.

Ny. Suriana Taufik Menerima Penghargaan dan Trophy sebagai DWP Terbaik di 17 Kabupaten/Kota di Sultra
Ny. Suriana Taufik Menerima Penghargaan dan Trophy sebagai DWP Terbaik di 17 Kabupaten/Kota di Sultra

Hj. Suriana Taufik dan Ny. Nurhayati Yusmin berharap keberhasilan ini dapat memotivasi seluruh anggota DWP untuk terus bersinergi dalam menjalankan program kerja. Dengan prestasi yang diraih selama dua tahun berturut-turut, DWP Kolaka Utara dan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun organisasi yang modern, transparan, dan relevan.

Keberhasilan ini juga mempertegas posisi DWP sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan istri ASN dan mendukung pembangunan daerah. Dengan dedikasi yang kuat, DWP di Sulawesi Tenggara optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

 

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Pulau Kabaena Diduga Kuat Menambang di Areal Hutan Lindung, Hancurkan Mata Air Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Aktivitas tambang yang dilakukan PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menuai kecaman keras dari masyarakat. Perusahaan tersebut diduga menambang di kawasan hutan lindung seluas 147,60 hektar, mengakibatkan kerusakan serius pada lingkungan, termasuk hilangnya mata air bersih yang menjadi sumber utama kehidupan warga sekitar.

Agusalim, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas tambang PT TMS telah menghancurkan mata air yang selama ini mereka andalkan. Dampaknya, warga kini kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Mata air yang jadi sumber utama kami rusak karena aktivitas tambang. Sekarang, kami harus mencari air ke tempat yang jauh atau membeli, dan itu memberatkan kami,” ujar Agusalim saat ditemui, Rabu (4/12).

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), melalui analisis citra satelit, PT TMS diduga menambang di luar wilayah yang telah disetujui dalam Surat Keputusan Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan (SK PPKH). Laporan tersebut mencatat perusahaan telah membuka lahan di kawasan hutan lindung, melanggar aturan yang berlaku.

Ironisnya, meski dugaan pelanggaran ini terang benderang, hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Baik pemerintah daerah maupun pusat, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Kementerian Investasi, tampak belum mengambil langkah nyata untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut.

“Sudah berkali-kali kami laporkan, tetapi tidak ada yang bergerak. Sepertinya mereka kebal hukum,” tambah Agusalim.

Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas tambang ini tidak hanya berdampak langsung pada kehidupan masyarakat saat ini, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem di Pulau Kabaena. Hutan yang seharusnya menjadi penyokong kehidupan kini gundul, kehilangan fungsi utamanya sebagai penyerap air dan penyangga ekosistem.

Era pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto pun tidak membawa perubahan berarti. Harapan agar kementerian terkait segera bertindak menghentikan aktivitas tambang ini hingga kini masih menjadi angan-angan.

“Pemerintahan baru ini semestinya bisa membawa perubahan. Kami berharap ada tindakan nyata untuk menyelamatkan lingkungan kami yang sudah sangat rusak ini,” harap Agusalim.

Hingga berita ini diturunkan, PT TMS maupun pihak berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut. Sementara itu, masyarakat terus mendesak agar aktivitas tambang yang diduga ilegal ini dihentikan dan kerusakan lingkungan segera diperbaiki demi keberlangsungan hidup mereka.

Kerusakan lingkungan yang sudah terjadi membutuhkan langkah tegas dari pemerintah, bukan hanya untuk memulihkan mata air yang hilang, tetapi juga untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Bagi warga Kabaena Timur, keadilan dan perlindungan lingkungan adalah hal yang sangat mendesak untuk segera diwujudkan. (IS)




Sebagai Upaya Cegah Banjir, Babinsa Koramil 02/Kabaena Laksanakan Gotong Royong Pembersihan Drainase

Bombana, SultraNET. – | Dusun 2 Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana menjadi lokasi pelaksanaan Gotong royong pembersihan drainase yang dipimpin oleh Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Serka Jaelani, Rabu (4/12). Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga setempat, bertujuan untuk mencegah potensi banjir akibat tersumbatnya aliran air di parit tersebut. 

Aiman, Kepala Dusun 2 Rahadopi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih atas keterlibatan Babinsa dalam membantu membersihkan parit di desa kami. Dengan kerja sama ini, kami merasa lebih siap menghadapi musim hujan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Serka Jaelani, Babinsa Koramil 02/Kabaena, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Drainase yang bersih adalah salah satu kunci utama mencegah banjir. Kami berharap kerja bakti ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga,” tuturnya.

Komandan Koramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, turut memberikan dukungannya. “Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa bersama masyarakat. Ini adalah contoh nyata dari sinergi TNI dan rakyat dalam menjaga lingkungan,” katanya saat dikonfirmasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah potensi bencana alam. Gotong royong semacam ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.




KPU Bombana Umumkan Penetapan Hasil Pilkada 2024 Secara Resmi

Rumbia, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana tahun 2024. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 1173 Tahun 2024 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024. Kegiatan berlangsung di aula Kantor KPU Bombana pada Selasa (3/12/2024), dihadiri berbagai elemen penting, termasuk saksi dari pasangan calon, Bawaslu, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa seluruh tahapan Pilkada telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Proses rekapitulasi perolehan suara dilakukan dengan penuh transparansi, melibatkan semua pihak, dan mengacu pada Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Dengan ini, kami secara resmi menetapkan hasil Pilkada Kabupaten Bombana 2024,” ujar Hasdin Nompo.

Pasangan calon nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, berhasil meraih kemenangan dengan total suara sah sebanyak 51.053 suara. Pasangan ini mengungguli pasangan calon nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana, S.P., MM dan Heryanto, SKM, yang memperoleh 37.711 suara sah, sedangkan Pasangan Calon Nomor Urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. Rifai Gunawas, M.Si mengumpulkan suara sebanyak 5.900

Keunggulan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani terlihat signifikan di sebagian besar kecamatan  yang memberikan kontribusi besar terhadap total suara mereka.

Hasdin Nompo menyerukan persatuan kepada seluruh elemen masyarakat Bombana. “Pilkada adalah bagian dari demokrasi. Kini saatnya kita bersama-sama mendukung pembangunan daerah tanpa perpecahan. Mari bergandengan tangan untuk Bombana yang lebih maju,” katanya.

Dengan penetapan ini, KPU Bombana menyatakan bahwa tahapan Pilkada hampir selesai. Jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi dalam waktu tiga hari kerja, maka hasil ini akan bersifat final. Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2025.

Proses Pilkada Bombana 2024 telah mencerminkan semangat demokrasi yang tinggi di tengah masyarakat. Dengan partisipasi pemilih yang signifikan, hasil ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bombana dalam lima tahun ke depan.

LINK Pengumuman Lengkapnya dibawah ini:

SK Penetapan Hasil Pilkada Bombana Tahun 2024-2

 




Babinsa dan Kepala Desa Pimpin Kerja Bakti Pembersihan Drainase di Desa Pangkuri

Bombana, SultraNET. – | Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama Kepala Desa Pangkuri memimpin kegiatan kerja bakti pembersihan drainase di Desa Pangkuri, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, guna mengantisipasi banjir di musim penghujan. Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, Babinsa, dan masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam menjaga lingkungan. Selasa, 3/12/2024

Kerja bakti ini dihadiri oleh Herdin, Kepala Desa Pangkuri, beserta tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, yakni Serka M. Saleh, Serda Abd. Azis, dan Praka Sarhana. Selain itu, sepuluh warga desa turut berpartisipasi aktif dalam membersihkan parit yang sebelumnya mengalami pendangkalan akibat sampah dan lumpur.

Herdin menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan inisiatif Babinsa yang membantu menjaga lingkungan desa kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam mencegah potensi banjir yang sering terjadi saat musim hujan,” ungkap Herdin.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka M. Saleh, menegaskan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan drainase, tetapi juga menumbuhkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan untuk mencegah banjir,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, juga memberikan dukungan penuh atas inisiatif tersebut. “Saya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa bersama masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” tuturnya.

Kerja bakti ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Pangkuri terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem di musim penghujan.




Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto Lantik 5 Pejabat Eselon II

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., melantik lima pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana pada Senin (2/12/2024). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, dan dihadiri sejumlah pejabat eselon II, III, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menegaskan bahwa pelantikan ini telah melalui proses seleksi yang ketat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Edy Suharmanto.

Adapun pejabat yang dilantik adalah Abdul Muslikh, S.Pd., M.P.W. sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Binnuraeni, AS., SE., S.Pd. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Syukri Kasim, S.IP. sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Musdalifah, S.Sos., M.Si. sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, serta Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM. sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Edy Suharmanto menyebut pelantikan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik agar menyadari bahwa tugas mereka tidak hanya dinilai oleh pimpinan, tetapi juga oleh masyarakat luas. “Apa yang saudara kerjakan akan dilihat masyarakat dan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Jadilah pemimpin inspiratif yang menunjukkan integritas dan dedikasi tinggi,” tegasnya.

5 Orang Pejabat Eselon 2 yang dilantik
5 Orang Pejabat Eselon 2 yang dilantik

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman dari jabatan sebelumnya sebagai pelajaran berharga dalam menjalankan tugas di posisi baru. Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Pelantikan ini disambut antusias oleh berbagai pihak. Para pejabat eselon II dan III yang hadir memberikan dukungan moril kepada rekan sejawat mereka yang dilantik. Momen ini juga dianggap sebagai langkah signifikan Pemkab Bombana dalam memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan pelantikan ini, Pemkab Bombana diharapkan semakin solid dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Edy Suharmanto berharap para pejabat baru dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. “Semangat kebersamaan adalah kunci untuk membawa Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan ucapan selamat dari Pj. Bupati kepada para pejabat yang dilantik. Dukungan dari kolega dan masyarakat diharapkan menjadi dorongan bagi para pejabat baru untuk melaksanakan tugas mereka dengan baik demi kemajuan Bombana. (adv)




BRIDA Bombana dan Poltekkes Kendari Gelar Seminar Akhir Pola Pengasuhan Cegah Stunting

Bombana, sultranet.com – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bombana berkolaborasi dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari menyelenggarakan seminar bertajuk “Pola Pengasuhan Ibu Hamil dan Balita terhadap Tumbuh Kembang Anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”. Senin (02/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang baik untuk mencegah stunting sebagai bagian dari upaya strategis menekan angka stunting di Kabupaten Bombana.

Kepala BRIDA Bombana, Sumarni, S.ST., M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya pola pengasuhan selama masa 1000 HPK sebagai periode emas tumbuh kembang anak.

“Stunting bukan hanya masalah gizi buruk, tetapi juga pola asuh yang tidak tepat. Masa 1000 HPK adalah masa kritis untuk memastikan anak tumbuh sehat, baik secara fisik maupun kognitif. Jika pola asuh salah, dampaknya dapat menghambat kualitas generasi masa depan,” ungkapnya.

Sumarni menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen BRIDA Bombana mendukung program nasional penurunan angka stunting. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Kita ingin Kabupaten Bombana bebas stunting. Melalui seminar ini, kami berharap ibu hamil dan keluarga dapat memahami dan menerapkan pola asuh yang benar sehingga anak-anak Bombana tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegas Sumarni.

Seminar ini diikuti oleh puluhan peserta, termasuk tenaga kesehatan, kader posyandu, ibu hamil, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Materi seminar disampaikan oleh para ahli kesehatan anak, gizi, dan tumbuh kembang balita, termasuk Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari yang juga hadir sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari menjelaskan pentingnya pola asuh yang baik dan asupan gizi yang tepat selama 1000 HPK.

“Stunting bukan hanya berdampak pada pertumbuhan fisik yang terhambat, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu, pendidikan terkait pola pengasuhan menjadi kunci agar ibu hamil dan keluarga dapat memberikan asuhan optimal,” jelasnya.

Seminar ini memberikan pemahaman mendalam tentang:
1. Pentingnya asupan gizi seimbang selama kehamilan dan masa menyusui.
2. Pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk memantau kesehatan ibu dan janin.
3. Pemberian ASI eksklusif sebagai fondasi gizi bayi.
4. Stimulasi tumbuh kembang anak untuk mendukung perkembangan kognitif dan motorik.
5. Identifikasi tanda-tanda risiko stunting dan langkah-langkah intervensi yang dapat dilakukan.

Sebagai tindak lanjut, BRIDA Bombana dan Poltekkes Kemenkes Kendari merancang program pendampingan rutin bagi ibu hamil dan keluarga. Program ini mencakup edukasi langsung di lapangan, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang berisiko tinggi. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa edukasi yang diberikan dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana telah menetapkan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Bupati Bombana secara konsisten mendorong program berbasis kesehatan masyarakat, termasuk edukasi pola pengasuhan dan peningkatan gizi anak.

Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan angka stunting di Kabupaten Bombana dapat ditekan secara signifikan. Pemerintah optimistis bahwa upaya preventif melalui edukasi dan intervensi dini akan menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas di masa depan.




Babinsa Koramil 03/Poleang Laksanakan Gotong Royong Pembersihan Pasar

Bombana, SultraNET. | – Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana menjadi lokasi kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan oleh anggota Koramil 1431-03/Poleang. Kegiatan pembersihan Pasar Sore ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mencegah potensi penyebaran wabah penyakit, Senin (2/12).

Kepala Lingkungan 3 Kelurahan Boepinang Barat, H. Cake, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih dan mendukung penuh kegiatan ini. Kehadiran Babinsa sangat membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah kami,” ungkapnya.

 

Babinsa Koramil 03/Poleang, Serda Usman, menjelaskan bahwa gotong royong ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan contoh dan dorongan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan. Semoga kegiatan ini bisa rutin dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Babinsa dan masyarakat setempat.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Kolaborasi antara Babinsa dan warga menunjukkan semangat kebersamaan yang harus terus dipertahankan,” kata Lettu Dahlan saat dikonfirmasi.

Pembersihan Pasar Sore ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh lingkungan dan warga setempat. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diharapkan mampu menjadi contoh untuk wilayah lain dalam menjaga kebersihan lingkungan.