DPPKB Bombana Evaluasi Pengelolaan Dana BOKB Lewat Zoom Meeting Program Bangga Kencana 2025

Bombana, sultranet.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar Zoom Meeting untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Bangga Kencana Tahun 2025, khususnya terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB). Kegiatan ini berlangsung di Ruangan Kepala DPPKB, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si, dan diikuti 22 Kepala UPTD Balai Penyuluh KB se-Kabupaten Bombana, Rabu (08/01/2025).

Rapat virtual tersebut diselenggarakan sebagai upaya memastikan pengelolaan dana BOKB berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran. Dalam arahannya, Kepala DPPKB Drs. H. Abdul Asiz, M.Si menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap tahapan program. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana BOKB dikelola secara optimal dan tepat sasaran. Kita ingin semua program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui forum itu, para Kepala UPTD diminta menyampaikan laporan perkembangan program di wilayah kerja masing-masing. Pemaparan mencakup penggunaan dana, pencapaian kegiatan, hingga kendala teknis yang sering muncul di lapangan. Sejumlah tantangan seperti keterbatasan sarana pendukung, proses administrasi yang belum merata, serta kebutuhan pendampingan intensif bagi penyuluh KB menjadi sorotan utama diskusi.

Pihak DPPKB juga menekankan agar penyuluh KB memperkuat pendekatan kepada masyarakat. Penguatan ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas program Bangga Kencana, terutama dalam layanan keluarga berencana, pengendalian penduduk, dan pembangunan keluarga. Upaya ini diharapkan mempermudah pencapaian target program yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Selain evaluasi, meeting tersebut juga mengarahkan seluruh UPTD untuk meningkatkan kualitas pelaporan berbasis teknologi. Kepala DPPKB meminta setiap satuan kerja memaksimalkan pemanfaatan sistem digital agar monitoring dan evaluasi di tingkat kabupaten dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan terukur. Standarisasi pelaporan juga menjadi salah satu fokus utama agar kualitas data antar-wilayah lebih konsisten.

Diskusi berlangsung interaktif, diisi sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta menyampaikan masukan dan usulan perbaikan. Para Kepala UPTD menyampaikan beragam rekomendasi, mulai dari kebutuhan peningkatan kapasitas penyuluh hingga penguatan sistem komunikasi antar-unit. Forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk menyamakan persepsi sekaligus mencari solusi bersama atas hambatan yang mereka hadapi.

DPPKB Bombana menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan langkah awal memperkuat sinergi antar-UPTD dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana tahun 2025. Pemerintah daerah berharap hasil rapat ini dapat mendorong pengelolaan dana BOKB yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh kecamatan.




Pemkab Bombana Sidak Distribusi LPG 3 Kg, Tegur Pangkalan yang Jual di Atas HET

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta Pertamina Kendari melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik distribusi dan pangkalan LPG 3 Kg di Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Rarowatu Utara, dan Lantari Jaya. Sidak ini merupakan respons cepat atas kelangkaan gas melon yang banyak dikeluhkan warga dalam beberapa pekan terakhir, Rabu (8/1/2025).

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menelusuri pola distribusi LPG 3 Kg mulai dari agen hingga pangkalan, guna memastikan pasokan bersubsidi itu benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bombana, BINNURAENI AS, S.E., S.Pd., menegaskan bahwa sidak dilakukan untuk menjamin distribusi berlangsung sesuai aturan. “Kami ingin memastikan bahwa LPG bersubsidi ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak dengan harga yang sesuai ketentuan,” ujarnya.

Hasil sidak menemukan adanya pangkalan yang menjual LPG 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Tim juga mendapati dugaan distribusi yang tidak tepat sasaran. TPID Kabupaten Bombana langsung memberikan teguran keras kepada pangkalan yang terbukti melanggar ketentuan distribusi dan menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak dapat ditoleransi.

Perwakilan Pertamina Kendari yang turut hadir menegaskan komitmen perusahaan dalam mengawasi penyaluran LPG bersubsidi di Bombana. Ia menyampaikan bahwa Pertamina tidak akan ragu memberikan sanksi kepada agen atau pangkalan yang melakukan pelanggaran. “Kami memastikan pasokan LPG 3 Kg ke Bombana tetap aman dan cukup. Jika ditemukan kendala distribusi, kami akan segera melakukan penyesuaian pasokan,” ungkapnya.

Selain penindakan, pemerintah daerah berharap kehadiran tim gabungan dapat mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha terkait pentingnya menjaga ketertiban distribusi LPG bersubsidi. Warga juga diminta proaktif melapor jika menemukan adanya indikasi penimbunan atau harga jual yang melebihi HET di tingkat pangkalan.

Langkah cepat ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Rumbia, Rumbia Tengah, Rarowatu Utara, dan Lantari Jaya. Pemerintah menegaskan bahwa upaya pengawasan akan terus diperketat agar distribusi gas melon berjalan lebih transparan, adil, dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.




Pj Bupati Bombana Hadiri Rapat IV Majelis Sinode Gepsultra di Tondowatu

Bombana, sultranet.com – Pj Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., menghadiri Rapat IV Majelis Sinode Gereja Protestan Sulawesi Tenggara (Gepsultra) yang mengangkat tema “Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir” di Gereja Tondowatu Kasipute, Kecamatan Rumbia, Rabu (8/1/2025).

Rapat IV Majelis Sinode Gepsultra menjadi momentum penting bagi perjalanan Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara. Acara ini dihadiri Ketua DPRD Bombana, unsur Forkopimda, pejabat eselon II, pimpinan gereja, tokoh agama serta perwakilan pemerintah daerah. Tahun ini, agenda pembahasan difokuskan pada subtema “Bersama Seluruh Warga Gepsultra Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil dan Sejahtera Bagi Semua Ciptaan Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.”

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Bombana terhadap kontribusi gereja sebagai mitra strategis pembangunan sosial, ekonomi dan kerukunan umat beragama. “Gereja telah menunjukkan peran luar biasa dalam membangun masyarakat yang sejahtera, toleran, dan damai,” ujarnya di hadapan seluruh jemaat.

Ia menegaskan bahwa Rapat Majelis Sinode bukan sekadar forum pengambilan keputusan, tetapi juga ruang refleksi untuk menyelaraskan visi pelayanan gereja dengan kebutuhan warga jemaat di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, keharmonisan masyarakat Bombana yang multikultural adalah modal besar dalam pembangunan daerah.

“Pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Kemajemukan agama, suku, dan budaya di Bombana justru menjadi kekuatan yang harus dijaga. Kondisi yang harmonis ini adalah anugerah besar bagi kita,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bombana juga memberikan dukungan penuh terhadap program-program Gepsultra yang berorientasi pada penguatan spiritual dan sosial masyarakat. Edy berharap rangkaian kegiatan sinode dapat meningkatkan kesejahteraan umat serta memperkuat kolaborasi gereja dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Forkopimda dan pimpinan gereja, serta penyerahan bantuan pemerintah daerah berupa dana senilai Rp150 juta untuk pembangunan Gereja Jemaat Tondowatu Kasipute.

Rapat IV Majelis Sinode Gepsultra ditutup dengan komitmen bersama antara gereja dan pemerintah daerah dalam memperkuat peran pelayanan, kerukunan, dan pembangunan masyarakat di Bombana.




Kapolres Bombana Resmi Berganti, Pemkab Sampaikan Apresiasi dan Harapan Baru

Bombana, sultranet.com – Acara pisah sambut Kapolres Bombana digelar pada Rabu, 8 Januari 2025, di Aula Rumah Jabatan Bupati Bombana. Serah terima kepemimpinan tersebut berlangsung hangat dan penuh apresiasi, menandai berakhirnya masa tugas AKBP Roni Syahendra, SH., SIK., M.Si., dan dimulainya pengabdian Kapolres yang baru, AKBP Wahyu Hadi, SIK., MIK. Kegiatan ini turut dihadiri Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol dr. Sunandar, MM.Kes, Sekretaris Badan Kesbangpol Drs. Budiman, MM, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bombana. (Rabu, 8/1/2025)

Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto, dalam sambutannya memberikan penghargaan atas dedikasi dan kerja keras Kapolres Roni sepanjang bertugas di Bombana. “Kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi beliau dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonua Bombana. Kerja sama yang terbangun selama ini sangat berarti bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga menyambut hangat kehadiran Kapolres baru, AKBP Wahyu Hadi. “Kami berharap Kapolres baru dapat melanjutkan sinergi yang telah terjalin dengan baik. Pemerintah Kabupaten Bombana membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya demi terciptanya keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat,” tutur Edy.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, turut memberikan apresiasi. Ia menyoroti peran Polres Bombana dalam memastikan seluruh tahapan Pileg, Pilpres, dan Pilkada berlangsung aman dan damai. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengamanan yang berjalan baik selama agenda demokrasi. Semoga kerja sama yang terbangun dapat terus terjaga dan bahkan ditingkatkan,” kata Sunandar.

Dalam kesempatan itu, Kapolres lama AKBP Roni Syahendra menyampaikan kesan mendalam atas kebersamaan yang terjalin selama masa tugasnya. “Saya bersyukur dapat bekerja dengan jajaran Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah. Pelaksanaan Pileg, Pilpres, dan Pilkada dapat berjalan kondusif berkat koordinasi yang kuat,” ungkap Roni.

Sementara itu, Kapolres baru AKBP Wahyu Hadi tak dapat menyembunyikan rasa harunya atas penyambutan yang ia terima. Kapolres Wahyu, yang merupakan junior sekaligus anak asuh AKBP Roni saat masa pendidikan kepolisian, mengaku sangat tersentuh dengan kekeluargaan yang ia rasakan pada momentum tersebut. “Pisah sambut ini berlangsung penuh hikmat dan sangat menghibur, terlebih dengan adanya penampilan dari Keluarga Besar Polres Bombana,” ucapnya.

Wahyu yang telah berkeluarga dan memiliki dua anak yang masih bersekolah di Jawa, menyampaikan komitmennya untuk bekerja keras menjaga keamanan Bombana. Ia berharap dukungan semua pihak tetap mengalir demi menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan damai.

Serah terima kepemimpinan ini menjadi simbol kesinambungan pelayanan publik di bidang keamanan. Pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi bersama kepolisian dalam memastikan stabilitas di seluruh wilayah Bombana.




Polres Muna Dipuji, Kades Sidomakmur Apresiasi Pengamanan Pilkada yang Kondusif

MUNA, Sultranet.com – Kinerja Kepolisian Resor (Polres) Muna dalam menjaga kondusifitas selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendapatkan apresiasi luas.

Institusi yang dipimpin oleh AKBP Indra Sandy Purnama Sakti ini sukses mengamankan Pilkada di dua kabupaten, yakni Muna dan Muna Barat, dengan suasana yang aman, damai, dan sejuk.

Kepala Desa (Kades) Sidomakmur, Kecamatan Tiworo Kepulauan, Muna Barat, Kurniati, menyampaikan apresiasinya terhadap Polres Muna.

Menurutnya, kehadiran Polres menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama melalui kegiatan patroli cipta kondisi yang rutin dilakukan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Polres Muna. Mereka telah teruji sebagai garda terdepan dalam menciptakan kondusifitas daerah, khususnya selama Pilkada,” ujar Kurniati, Selasa (7/1/2025).

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa bersama tokoh masyarakat untuk terus mendukung upaya Polres Muna dalam menjaga keamanan, terutama menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih.

“Kami siap mendukung Polres Muna dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan sejuk hingga seluruh tahapan Pilkada selesai,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Polres Muna akan terus berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci utama untuk menciptakan daerah yang tetap kondusif,” tutur Kapolres.

Sejauh ini, langkah-langkah preventif yang dilakukan Polres Muna, seperti patroli rutin dan pendekatan kepada masyarakat, telah terbukti efektif dalam mencegah potensi konflik dan menjaga stabilitas daerah selama momen krusial Pilkada.

Dengan komitmen bersama antara aparat dan masyarakat, harapan besar tercipta untuk memastikan wilayah Muna dan Muna Barat tetap aman hingga seluruh proses Pilkada rampung.




Pemeriksaan Kesehatan Calon Jamaah Haji Bombana Digelar di RSUD

Bombana, sultranet.com – Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bombana menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji tahun ini. Pemeriksaan ini merupakan syarat utama yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 7 Januari 2025 untuk zona Rumbia dan Kabaena serta 8 Januari 2025 untuk zona Poleang.

Sebanyak 134 calon jamaah haji mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik, kejiwaan, serta pemeriksaan medis lanjutan seperti tes paru, stroke, rekam jantung, dan rontgen dada. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan calon jamaah sebelum menunaikan ibadah haji, sehingga mereka dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan aman.

Direktur BLU RSUD Kabupaten Bombana, drg. Riswanto, M.KM, menekankan pentingnya pemeriksaan ini dalam memastikan kesiapan fisik dan mental calon jamaah haji. “Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para jamaah dalam kondisi sehat dan siap menjalani ibadah haji dengan lancar. Jika ditemukan kondisi medis tertentu, maka akan ada langkah tindak lanjut agar jamaah tetap dapat berangkat dengan aman,” ujarnya.

Lebih lanjut, drg. Riswanto menegaskan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya sebagai formalitas, tetapi juga sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini terhadap potensi gangguan kesehatan. “Harapan kami, dengan adanya pemeriksaan ini, para calon jamaah dapat memastikan kesehatan mereka dalam kondisi prima. Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa ibadah haji mereka nanti dapat terlaksana dengan lancar dan penuh berkah,” tutupnya.

Pemeriksaan kesehatan ini mendapat sambutan positif dari para calon jamaah haji, yang merasa terbantu dengan adanya layanan medis yang komprehensif sebelum keberangkatan. Dengan adanya pemeriksaan yang ketat, diharapkan calon jamaah haji dari Kabupaten Bombana dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan selamat.




Peringati Hari Jadi ke-21, Era Baru Kolaka Utara Maju

Kolaka Utara, sultranet.com – Kabupaten Kolaka Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 dengan penuh khidmat di Alun-Alun Lasusua. Selasa (7/1/2025)

Upacara yang mengusung tema “Era Baru Kolaka Utara Maju” ini dihadiri sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat luas.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtera Banong, S.PWK., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan yang berlangsung meriah ini.

Rangkaian acara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan sejarah pemekaran Kolaka Utara.

Sejarah ini menjadi pengingat perjuangan panjang masyarakat dan pemerintah hingga Kolaka Utara berdiri sebagai daerah otonom yang kini memasuki usia dua dekade.

Momen paling simbolis dalam upacara ini adalah prosesi penghormatan terhadap lambang daerah Kolaka Utara.

Lambang tersebut dibawa masuk dengan iring-iringan khusus, dihormati oleh seluruh peserta, dan diarak keluar lapangan dengan khidmat.

Prosesi ini mencerminkan rasa bangga dan penghormatan masyarakat terhadap identitas dan nilai-nilai luhur daerah.

Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., menegaskan pentingnya momentum ini untuk merefleksikan perjalanan daerah.

“HUT ke-21 ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mengenang perjuangan masa lalu dan menatap masa depan yang lebih baik,” ujar Yusmin.

PJ. Bupati Kolaka Utara Yusmin, S.Pd., MH (Paling Kanan)
PJ. Bupati Kolaka Utara Yusmin, S.Pd., MH (Paling Kanan)

Ia juga mengajak masyarakat bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kabupaten Kolaka Utara.

“Mari kita bersama-sama membangun Kolaka Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Yusmin

Peringatan ini semakin meriah dengan kehadiran tamu undangan dari berbagai daerah, seperti Kota Kendari, Kolaka, Palopo, dan kabupaten tetangga lainnya.

Nampak mereka mengenakan pakaian adat beragam, termasuk adat Kolaka Utara, Bugis, dan Toraja, menciptakan suasana yang sarat akan keberagaman budaya.

Momentum HUT ke-21 ini menjadi refleksi atas capaian pembangunan selama lebih dari dua dekade.

Dengan semangat baru yang tertuang dalam tema “Era Baru Kolaka Utara Maju,” pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi untuk mencapai visi pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Suasana Upacara Puncak HUT Kolaka Utara
Suasana Upacara Puncak HUT Kolaka Utara

Sebagai penutup, doa bersama digelar sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang Kolaka Utara hingga mencapai usia 21 tahun.

Momen ini juga menjadi harapan agar kabupaten ini terus maju, berkembang, dan mampu menghadapi tantangan di masa mendatang.

Peringatan ini menjadi tonggak baru menuju masa depan Kolaka Utara yang lebih gemilang.




RSUD Bombana Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi 134 Calon Jamaah Haji 2025

Bombana, sultranet.com – Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bombana menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji tahun 2025. Pemeriksaan ini merupakan syarat wajib sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dan berlangsung selama dua hari, mencakup zona Rumbia, Kabaena, dan Poleang, pada 7–8 Januari 2025.

Sebanyak 134 calon jamaah haji mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang digelar RSUD Bombana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi prima sebelum melaksanakan ibadah haji yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

Selama proses pemeriksaan, para jamaah menjalani serangkaian tes medis, mulai dari pemeriksaan fisik, kesehatan kejiwaan, hingga pemeriksaan lanjutan seperti tes paru, deteksi risiko stroke, rekam jantung, dan rontgen dada. Langkah ini menjadi bagian dari standar penilaian kesehatan haji untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang berpotensi mengganggu pelaksanaan ibadah.

Direktur BLU RSUD Bombana, drg. Riswanto, M.KM, menegaskan pentingnya tahapan ini dalam menjamin keselamatan jamaah. “Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para jamaah haji dalam kondisi sehat dan siap menjalani ibadah haji dengan lancar dan aman. Melalui pemeriksaan ini, diharapkan dapat mengidentifikasi kondisi medis yang perlu mendapatkan perhatian khusus sebelum keberangkatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesiapan kesehatan adalah faktor utama yang menentukan kelancaran perjalanan jamaah selama menunaikan ibadah. “Harapan kami dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini, para calon jamaah haji dapat memastikan kesehatan mereka dalam kondisi prima. Selain itu, diharapkan juga agar ibadah haji yang mereka jalani dapat terlaksana dengan lancar, aman dan penuh berkah,” tutup drg. Riswanto.

Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi jamaah haji, sejalan dengan standar nasional penyelenggaraan kesehatan haji yang menekankan deteksi dini dan penanganan risiko kesehatan.

Dengan selesainya rangkaian pemeriksaan ini, RSUD Bombana berharap seluruh jamaah dapat mempersiapkan diri secara optimal sebelum mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses pemberangkatan haji 2025.




Personel Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar Bersama Masyarakat

Bombana, SultraNET. |- Kegiatan kerja bakti yang melibatkan personel Babinsa Koramil 03/Poleang bersama masyarakat berlangsung di Pasar Sore, Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Selasa (7/1). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mencegah terjadinya banjir yang dapat mengganggu aktivitas warga.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serma Ismet Maksum, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan lingkungan tetap terjaga kebersihannya, sehingga kesehatan warga terjamin dan potensi banjir bisa diminimalisir,” ujar Serma Ismet Maksum.

Hal senada diungkapkan oleh Hamzah, Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Boepinang Barat, yang turut hadir dan membantu kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Babinsa dalam menjaga kebersihan pasar. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Hamzah.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, memberikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini.

“Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga bersama Babinsa adalah wujud sinergi yang patut diteladani. Kami berharap kerja bakti ini dapat rutin dilaksanakan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman,” tutup Lettu Dahlan

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Mereka berharap, dengan adanya kolaborasi seperti ini, kebersihan Pasar Sore dapat terus terjaga, sehingga menjadi tempat yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.




LKPD: Jembatan Langkowala Akan Dibangun Tahun Ini 

Kendari, SultraNet.com – Pembangunan Jembatan Langkowala yang dinantikan masyarakat akhirnya akan terealisasi pada tahun 2025.

Jembatan ini akan dibangun dengan alokasi anggaran di atas Rp15 miliar oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepastian tersebut disampaikan pihak BPJN saat Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) melakukan Aksi Demonstrasi di Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional di Kota Kendari, Senin (6/1/2025)

Jembatan Langkowala memiliki posisi strategis sebagai akses utama yang menghubungkan Kabupaten Bombana dengan Kabupaten Konawe Selatan.

Selama ini, kondisi jembatan yang ada dinilai tidak lagi layak untuk dilalui bahkan berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan sehingga mendesak untuk segera diganti dengan jembatan baru.

Direktur Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD), Muh. Arham, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong percepatan pembangunan jembatan tersebut.

“Jembatan Langkowala menjadi pintu masuk satu-satunya dari dan ke Bombana melalui jalur Konsel. Karena itu, sejak awal LKPD telah memberikan tekanan kepada pemerintah, khususnya Balai Pelaksana Jalan Nasional, agar pembangunan ini menjadi prioritas. Alhamdulillah, tahun ini pemerintah akhirnya merespons,” ujarnya.

Upaya LKPD tidak terlepas dari serangkaian aksi yang dilakukan, termasuk dua kali gerakan massa dan satu kali audiensi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik.

“Selama ini, kami melihat kondisi jembatan yang sudah tidak kondusif. Oleh sebab itu, kami melakukan berbagai cara agar pembangunan ini dapat segera diwujudkan. Syukur, tahun ini bisa terealisasi dengan anggaran lebih dari Rp15 miliar,” tambah Muh. Arham.

Pembangunan Jembatan Langkowala diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat Bombana. Sebagai akses vital, keberadaan jembatan baru ini akan memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga dan semakin baik.

“Alhamdulillah saat aksi hari ini, pihak BPJN Sudah memastikan Jembatan Langkowala dikerjakan tahun ini,” tandasnya.

Balai Jalan Nasional sendiri belum merilis detail teknis proyek tersebut, namun masyarakat menyambut baik kabar ini mengingat kondisi Jembatan Langkowala yang semakin mengkhawatirkan.