Kades Ghonebalano Diduga Tekan Warga untuk Dukung Paslon, Ancaman BLT Dicoret

Muna, Sultranet.com – Dugaan intimidasi politik mencuat di Desa Ghonebalano, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, menjelang Pilkada 2024. Kepala Desa Ghonebalano, La Ode Muhammad Ery, dituding memanfaatkan posisinya untuk menekan warganya agar mendukung pasangan calon (Paslon) 01.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku keluarganya diancam akan kehilangan hak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) jika tidak mengikuti arahan Kades untuk mendukung Paslon tertentu.

“Pak Desa datang ke rumah, suruh bapak dan ibu saya pilih 01. Kalau tidak, katanya BLT kami akan dicoret,” ungkap warga tersebut.

Ia menambahkan, ancaman itu tidak membuatnya gentar. Bahkan, ia meminta kedua orang tuanya tetap berpegang pada pilihan sesuai hati nurani, meskipun risiko kehilangan bantuan harus dihadapi.

“Saya bilang ke orang tua, tidak usah takut. Jangan biarkan suara kita dipengaruhi oleh orang lain. Pilihlah dengan hati,” tambahnya.

Kasus ini memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan bantuan dari pemerintah desa. Dugaan intervensi politik seperti ini dianggap mencederai asas demokrasi dan kebebasan dalam memilih.

Saat dimintai tanggapan, La Ode Muhammad Ery membantah tudingan tersebut. Menurutnya, informasi itu hanyalah fitnah yang sengaja disebarkan untuk menjatuhkan nama baiknya.

“Tidak benar itu. Semua itu hanya fitnah yang dibuat untuk merusak reputasi saya,” tegasnya singkat.

Meskipun bantahan telah disampaikan, isu ini terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Desa Ghonebalano. Warga berharap pihak berwenang, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna, dapat segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran ini.

Praktik ancaman atau pemanfaatan bantuan pemerintah untuk kepentingan politik, jika terbukti, bisa berujung pada sanksi berat sesuai aturan yang berlaku. Di sisi lain, isu ini menjadi pengingat pentingnya menjaga netralitas aparatur desa dalam proses pemilu.

Kejadian ini juga memunculkan seruan dari berbagai pihak agar masyarakat tetap menjaga integritas suara mereka pada Pilkada 2024 dan tidak terpengaruh oleh tekanan atau intimidasi apa pun.




Rajiun-Purnama Disambut Ribuan Warga Desa Lagasa: Solusi untuk Muna Lebih Baik

Muna, Sultranet.com – Ribuan warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, menyambut hangat kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, pada Jumat malam (15/11/2024).

Suasana di desa yang berada di pinggiran Kota Raha itu dipenuhi dengan lantunan shalawat yang menggema sebagai bentuk penghormatan kepada pasangan berakronim Rahmatnya Muna tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Mereka yakin pasangan Rajiun-Purnama mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Muna. Hal ini didasarkan pada rekam jejak keduanya yang dinilai cemerlang dan penuh pengalaman, baik di pemerintahan maupun sektor lainnya.

Haridin, tokoh masyarakat Desa Lagasa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak jelas dan asal-usul yang baik. Ia menyebutkan bahwa Rajiun telah membuktikan kepemimpinannya saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat.

“Pak Rajiun berhasil membawa perubahan besar dalam waktu singkat ketika memimpin Muna Barat. Itu bukti nyata kemampuannya,” ujar Haridin.

“Kami percaya Rajiun-Purnama adalah solusi terbaik untuk membawa Muna ke arah yang lebih baik. Kami telah berkomitmen untuk memenangkan pasangan ini pada 27 November nanti,” tegasnya.

Haridin juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memilih pemimpin, mengutamakan pengalaman dan integritas. Menurutnya, Rajiun-Purnama memiliki dua hal tersebut sehingga layak untuk memimpin Muna.

Pasangan Rajiun-Purnama menawarkan kombinasi pengalaman yang mumpuni. La Ode Muhammad Rajiun Tumada dikenal sebagai pemimpin tegas dan merakyat. Sementara itu, Purnama Ramadhan memiliki latar belakang yang solid, pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Muna pada 2023 dan Direktur Utama PDAM Muna pada 2005.

“Pengalaman itu penting, dan kami hadir untuk memberikan solusi nyata bagi Muna,” ujar Rajiun.

Dalam orasinya, Rajiun menyampaikan komitmennya untuk fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Muna. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pemimpin yang memberikan solusi, bukan sekadar janji.

“Percayakan pada saya. Jika terpilih, program pemerataan pembangunan akan berjalan dan dirasakan oleh semua masyarakat Muna,” katanya penuh semangat.

Rajiun juga menyisipkan pesan unik dalam kampanyenya, meminta masyarakat mengenali pasangan Rahmatnya Muna dari seragam yang mereka kenakan.

“Jangan lupa, tanggal 27 November nanti pilih pasangan yang mengenakan pakaian seperti Prabowo-Gibran saat mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Itulah kami, pasangan Rahmatnya Muna,” tandasnya sambil tersenyum.

Kehadiran pasangan Rahmatnya Muna di Desa Lagasa menjadi momentum kebangkitan semangat masyarakat untuk perubahan di Pilkada Muna 2024. Ribuan warga yang hadir memadati lokasi acara, menunjukkan dukungan mereka secara langsung.

Masyarakat berharap kepemimpinan Rajiun-Purnama dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Muna, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dengan antusiasme yang tinggi, dukungan terhadap pasangan ini terus menguat di berbagai wilayah Muna.




Lakukan Penghijauan di Lingkungan Sekolah, Babinsa Koramil 02/Kabaena Libatkan Siswa SMKN 07 Bombana

Bombana, SultraNET. | — Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serka Hamran menggelar kegiatan Karya Bakti penanaman pohon di lingkungan SMKN 07 Bombana, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sejuk bagi generasi mendatang. Sabtu, 16/11/2024.

Serka Hamran mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan. “Penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar, baik bagi siswa maupun masyarakat sekitar, dengan terciptanya lingkungan yang lebih asri dan sehat,” ujar Serka Hamran.

Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMKN 07 Bombana, yang turut serta menanam dan merawat pohon-pohon tersebut. Rendi, salah seorang siswa, menyampaikan antusiasmenya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Babinsa atas kegiatan ini. Kami merasa bangga karena dilibatkan langsung dalam penghijauan yang bermanfaat bagi sekolah kami,” ungkap Rendi.

Kapten Inf Efendi, Danramil 1431-02/Kabaena, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penghijauan ini adalah langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Program seperti ini penting untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain,” pungkas Kapten Efendi.

Karya Bakti ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terciptanya lingkungan sekolah yang lebih hijau, sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.




Pemprov Sultra Saksi Penandatanganan MoU dan NDA antara Bank Sultra dan Bank Jatim

Surabaya, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, turut menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Non Disclosure Agreement (NDA) antara Bank Sultra dan Bank Jatim, yang berlangsung di Surabaya, Jumat (15/11/2024). Acara tersebut menandai langkah awal dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) yang melibatkan kedua bank tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Sultra mengawali dengan pantun yang disambut antusias para undangan. “Ke Surabaya naik batik, singgah transit di Kota Makassar. Yang menjawab salam dengan baik, semoga rezekinya lancar,” ujar Sekda, mengawali sambutan dengan nuansa yang hangat dan penuh keakraban.

Sekda Sultra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Bank Jatim atas kesediaannya menerima Bank Sultra untuk bergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB). “Kami percaya bahwa langkah strategis ini akan memberikan dampak positif bagi penguatan permodalan, peningkatan daya saing, dan perluasan jangkauan layanan perbankan,” kata Sekda.

Pembentukan KUB, menurut Sekda, berdasarkan Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2020 tentang konsolidasi bank umum, menjadi upaya penting dalam memperkuat sektor perbankan. “Kami optimis, sinergi dan kolaborasi yang terjalin akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kedua provinsi, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Timur dan Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Penandatanganan MoU dan NDA ini merupakan langkah pertama dari proses pembentukan KUB. Sekda Sultra berharap, pengaturan lebih lanjut mengenai shareholding agreement antara Bank Sultra dan Bank Jatim dapat segera disepakati dan berjalan lancar. “Kami berharap proses pembentukan KUB ini dapat memberikan hasil yang optimal bagi semua pihak dan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan industri perbankan di Indonesia,” tuturnya.

Sebagai penutup, Sekda Sultra kembali menyampaikan pantun: “Makan rawon pake cabe, sambil nonton Roma Irama. Semoga dengan sinergi KUB, Bank Jatim dan Bank Sultra maju bersama,” ujar Sekda dengan senyum. Ia juga mengucapkan selamat kepada kedua bank atas penandatanganan MoU dan NDA tersebut, dan berharap kerjasama ini membawa kesuksesan serta keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Koordinator BUMN/BUMD Provinsi Jawa Timur, Komisaris Independen Bank Jatim Prof. Muhammad Mas’ud, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sultra. Hadir pula para pejabat dari Pemerintah Provinsi Sultra, termasuk Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Biro Perekonomian, dan Kepala Biro Hukum.




TP-PKK Kolut Terlibat Aktif dalam Pemberian MBG untuk Siswa

Kolaka Utara, Sultranet.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di daerah tersebut.

Program yang kembali digelar pada Jumat (15/11) ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dari tingkat TK hingga SMA mendapatkan asupan gizi yang cukup dan mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.

Program pemberian makan gratis ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu SDN Pitulua, SMAN Lasusua, dan SMKN Lasusua.

Makanan bergizi disiapkan dengan pengawasan dari ahli gizi dan bertujuan untuk memberikan asupan yang baik bagi para siswa agar dapat tumbuh sehat dan optimal dalam menjalani aktivitas belajar.

Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, menyatakan dukungannya terhadap program MBG yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara bekerja sama dengan dua perusahaan, PT Fatwa Bumi Sejahtera (FBS) dan PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP).

“Sebagai TP-PKK, kami sangat berkomitmen mendukung program ini karena sangat penting untuk kesehatan anak-anak kita. Makanan bergizi adalah fondasi yang kuat bagi masa depan mereka. Kami berharap program ini tidak hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ny. Nurhayati.

Ny. Nurhayati juga menambahkan bahwa TP-PKK Kolaka Utara terus berupaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan keluarga dan anak-anak.

“Kami berharap program ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan Kolaka Utara yang lebih baik, di mana anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta dalam pelaksanaan program ini.

“Program MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya pemerintah pusat untuk mengurangi angka stunting. Kami sangat berterima kasih kepada PT FBS dan KRIP yang telah turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini,” kata Yusmin.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak di Kolaka Utara.

“Ini adalah bagian dari sinergi antara pemerintah dan swasta dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda. Semoga ke depan semakin banyak perusahaan yang terinspirasi untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Anggota DPR RI, Bahtra Banong, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG ini.

“Program makan bergizi gratis adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan unggul. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar Bahtra.

Bahtra juga menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat.

“Negara kita kaya raya, tetapi masih banyak anak-anak yang terkena stunting dan kekurangan gizi. Program ini adalah upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut dan memastikan generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas,” tambahnya.

Bahtra juga mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah dengan semangat gotong-royong.

“Program ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk sektor swasta, dapat memberikan dampak positif. Kolaka Utara sudah memulainya, dan kami berharap program ini bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Di akhir acara, Pj. Bupati Kolaka Utara memberikan cinderamata kepada Bahtra Banong sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya.

Bahtra menutup dengan harapan bahwa program ini bisa menjadi contoh nasional.

“Kolaka Utara telah menunjukkan langkah besar. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh Indonesia untuk memperjuangkan kesehatan dan pendidikan anak-anak kita,” tutup Bahtra.

Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat mendorong tercapainya generasi yang lebih sehat dan cerdas di Kolaka Utara, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Indonesia.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut




Ribuan Warga Desa Napalakura Sambut Antusias Kampanye Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan

Muna, Sultranet.com – Kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, mendapat sambutan luar biasa dari ribuan warga Desa Napalakura, Kecamatan Napabalano. Masyarakat antusias menyambut kedatangan pasangan calon nomor urut 2, yang dilihat sebagai harapan baru bagi masa depan daerah mereka. (14/11)

Mereka menyambut pasangan calon dengan sorak sorai, teriakan “Bupati!” dan yel-yel dukungan yang menggebu. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Ardiansyah, menyatakan keyakinannya bahwa pasangan ini mampu membawa perubahan bagi Desa Napalakura dan Muna secara keseluruhan.

“Saya yakin, pasangan nomor 2, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, bisa mewujudkan keinginan masyarakat Desa Napalakura. Pilkada 2024, RahmatNya Muna pasti menang,” ujar Ardiansyah, penuh harapan.

Di tengah antusiasme warga, LM Rajiun Tumada memberikan janji penting kepada masyarakat setempat. Dalam pidatonya, ia menegaskan akan memperhatikan pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan yang menghubungkan Napalakura dan Langumapo.

“InsyaAllah, akses jalan Napalakura dan Langumapo akan menjadi prioritas jika saya terpilih. Tanggung jawab saya adalah membangun dan memastikan pemerataan pembangunan di Kabupaten Muna,” tegas Rajiun.

Lebih lanjut, Rajiun mengajak warga untuk menyukseskan Pilkada 2024 dengan cara yang unik. Ia mengusulkan agar para pendukung pada 27 November nanti mengenakan pakaian seragam khas, seperti yang dikenakan oleh pasangan Prabowo-Gibran saat mencalonkan diri pada pemilihan presiden.

“Jangan lupa, pada 27 November nanti, semua calon akan mengenakan jas. Hanya pasangan RahmatNya Muna yang akan memakai pakaian Gemoy Prabowo-Gibran,” ujar Rajiun dengan penuh semangat.

Kampanye di Desa Napalakura ini merupakan bagian dari upaya pasangan Rajiun-Purnama untuk lebih dekat dengan masyarakat Muna dan menggalang dukungan demi mewujudkan visi mereka dalam pembangunan daerah.




Tim Milenial Berani Bersuara Ajak Generasi Muda Berkarya dan Berani Suarakan Pendapat

Bombana, Sultranet.com – Tim Milenial Berani Bersuara sukses menggelar kegiatan Milenial Gathering di Ex Aral MTQ, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, pada Kamis malam (14/11).

Acara ini dihadiri oleh ratusan generasi muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana. Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga dirancang untuk memupuk semangat kreativitas dan keberanian generasi milenial dalam menyuarakan pendapat dan berkarya.

Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan Ir. Burhanuddin, M.Si, sebagai pembicara utama. Dalam kesempatan itu, Burhanuddin memberikan motivasi kepada peserta untuk mengambil peran aktif dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Pemuda adalah pemilik masa kini dan masa depan. Kami berkomitmen untuk menjadikan anak muda sebagai generasi emas pada tahun 2045. Semua yang hadir malam ini, Insya Allah, akan menjadi bagian dari generasi tersebut,” ujar Burhanuddin

Selain mendengarkan pemaparan dari calon bupati bombana nomor urut satu itu, para peserta juga dihibur oleh penampilan grup band lokal, Zaka Entertaiment, yang menambah semarak suasana malam itu.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Milenial Berani Bersuara dengan tujuan memperkuat peran kaum muda sebagai agen perubahan di masyarakat.

Ketua Panitia, Abdul Rahmat, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara ini merupakan langkah awal untuk menggugah semangat generasi muda untuk lebih percaya diri dan berani mengemukakan pendapat.

“Tujuan kami menyelenggarakan acara ini adalah untuk meningkatkan semangat berkarya dan keberanian generasi muda dalam menyuarakan pendapat. Kami sebagai kaum milenial adalah agen perubahan dan penentu citra masa depan,” ujar Abdul Rahmat.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi muda untuk lebih aktif dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Tim Milenial Berani Bersuara berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi dan memotivasi pemuda di Bombana untuk lebih berani tampil dan berpartisipasi dalam pembangunan.




Makan Siang Gratis dan Bergizi di Kolut Didukung 2 Perusahaan Tambang, Penyaluran Disaksikan Anggota DPR RI

Kolaka Utara, Sultranet.com – Program makan siang bergizi gratis untuk anak-anak dari tingkat TK hingga SMA resmi digelar di Kolaka Utara, Jumat (15/11). Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dengan dua perusahaan tambang, PT Fatwa Bumi Sejahtera (FBS) dan PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP). Penyaluran makanan disaksikan langsung oleh anggota DPR RI, Bahtra Banong, yang memberikan apresiasi penuh atas inisiatif tersebut.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sebagai langkah mendukung program pemerintah pusat dalam menekan angka stunting.

“Ini adalah salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dengan dukungan pihak swasta, kita membangun sinergi untuk memperbaiki gizi generasi muda,” kata Yusmin.

Ia juga mengapresiasi kontribusi dua perusahaan tambang yang berperan besar dalam penyelenggaraan program ini.

“Kami sangat berterima kasih, terutama kepada KRIP yang akan mulai beroperasi di Kolaka Utara. Perusahaan ini kita sambut dengan baik, karena selain mendukung program pemerintah, mereka juga berkomitmen terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H saat memberikan paket makan siang gratis pada anak anak
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H saat memberikan paket makan siang gratis pada anak anak

Menurut Yusmin, makanan yang disediakan dalam program ini dirancang dengan memperhatikan kebutuhan gizi anak-anak.

“Program ini tidak hanya sekadar memberikan makanan kenyang, tetapi juga memastikan makanan tersebut bergizi dan diawasi langsung oleh para ahli,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI, Bahtra Banong, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membangun generasi yang sehat dan unggul.

“Kalau anak-anak kita sehat, mereka bisa belajar dan berkembang dengan lebih baik. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” tegas Bahtra.

Bahtra juga menyoroti pentingnya memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk kepentingan masyarakat.

“Indonesia kaya raya, tetapi kita masih menghadapi masalah stunting. Program ini adalah salah satu cara nyata untuk mengatasi itu,” tambahnya.

Ia mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah melalui semangat gotong-royong.

“Program ini tidak akan berjalan tanpa kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta. Terima kasih kepada perusahaan yang telah berperan aktif. Semoga daerah lain bisa mencontoh Kolaka Utara,” ujar Bahtra.

Di akhir acara, Yusmin menyerahkan cinderamata kepada Bahtra Banong sebagai bentuk penghargaan atas dukungannya. Bahtra menutup dengan harapan agar program ini menjadi inspirasi nasional.

“Kolaka Utara sudah memulai langkah besar. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi seluruh Indonesia untuk memperjuangkan gizi dan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kesejahteraan anak-anak Kolaka Utara dan menciptakan generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.

 

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




Babinsa Anugerah Koramil 1431/Rumbia Ajak Warga Kerja Bakti Bersihkan Parit yang Tersumbat

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia mengadakan kerja bakti membersihkan parit yang tersumbat di Desa Anugrah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (15/11/2024). Kegiatan ini dilakukan guna mencegah terjadinya banjir di musim hujan serta menjaga kebersihan lingkungan desa.

Kerja bakti yang diinisiasi oleh Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia dan bahu-membahu bersama warga membersihkan parit sepanjang jalan desa.

Kepala Dusun 2, Aldian, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan kerja bakti ini. “Saya sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi Babinsa ini. Dengan adanya kerja bakti bersama warga, kami dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Aldian. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan demi kebaikan masyarakat Desa Anugrah.

Di tempat yang sama, Serda Harianto dari Koramil 1431-01/Rumbia menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu warga menjaga kebersihan lingkungan, terutama parit-parit yang rentan tersumbat saat musim hujan,” katanya.

Kapten Inf Syafaruddin, Danramil 1431-01/Rumbia, juga menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia berharap kerja bakti seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan. “Kegiatan ini bukan hanya membersihkan parit, tetapi juga menciptakan kesadaran bersama akan kebersihan lingkungan yang penting untuk kesehatan kita semua,” pungkasnya.




DPRD Bombana Sidak RSUD Tanduale, Warning Segera Pulihkan Pelayanan

Bombana, sultranet.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale, Bombana, Jumat (15/11/2024).

Sudah tersebut menyusul laporan terganggunya layanan kesehatan akibat aksi mogok tenaga medis.

Dalam sidak ini, DPRD menemukan bahwa layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tutup total, sementara beberapa poli, termasuk Poli Jantung, Bedah, dan Mata, juga tidak beroperasi.

Aksi mogok terjadi karena insentif dan gaji tenaga kesehatan (nakes) kontrak belum dibayarkan sejak Juni 2024.

Ketua DPRD Bombana, Iskandar, memberikan teguran keras kepada manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah agar segera menyelesaikan masalah ini demi pemulihan layanan kesehatan di RSUD Tanduale.

“Tidak boleh kita bermain-main dengan pelayanan di IGD ini karena ini menyangkut nyawa manusia,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah untuk memastikan pembayaran insentif nakes segera direalisasikan.

Sekretaris RSUD Tanduale, Apt. Muh. Alwi, S.Si., MM., menjelaskan bahwa tertundanya pembayaran insentif nakes ini disebabkan oleh perubahan anggaran yang belum sepenuhnya terealisasi.

“Pembayaran gaji tenaga kontrak di RSUD Tanduale dari Juni hingga November 2024 masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), dan SK APBD-P dari Provinsi baru diterima pada 29 Oktober,” terangnya.

Pihak RSUD dan Badan Keuangan Daerah saat ini bekerja sama untuk mempercepat pembayaran, yang diharapkan terlaksana dalam satu hingga dua hari ke depan.

Anggota DPRD Bombana dari Partai Bulan Bintang (PBB), Yudi Utama Arsyad, juga menegaskan pentingnya pemulihan layanan di RSUD Tanduale agar masyarakat tidak lagi terlantar.

“Pelayanan di RSUD Bombana harus segera dipulihkan, apapun caranya. Hak nakes yang tertunda hingga enam bulan ini harus segera diselesaikan. Jika tidak, kami akan meminta semua pihak terkait untuk memberikan penjelasan tentang masalah ini,” tegas Yudi.

Dukungan juga disampaikan oleh anggota DPRD Bombana dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andi Muhammad Khaekal Atikurahman, yang menilai situasi ini sangat serius dan meminta semua pihak segera bergerak cepat menyelesaikannya.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kita sedang mempertaruhkan nyawa pasien dan kondisi darurat di RSUD Tanduale. Saya harap semua pihak bergerak cepat agar pelayanan bisa pulih,” kata Khaekal.

Ketua Lembaga Kajian dan Pengawasan Daerah (LKPD) Sulawesi Tenggara, Muh. Arham, yang turut hadir dalam sidak, mengapresiasi langkah DPRD Bombana yang cepat tanggap dalam merespons masalah ini.

“Masalah kemanusiaan ini sangat miris. IGD mempertaruhkan nyawa manusia, dan ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Di tengah inspeksi, Ketua DPRD Bombana Iskandar menerima laporan dari Puskesmas Kabaena mengenai adanya pasien kritis yang akan dirujuk ke RSUD Tanduale.

“Ini darurat. Kita harus segera menuntaskan masalah ini agar pasien mendapatkan layanan medis sesegera mungkin,” tandasnya.

DPRD Bombana berharap, dengan adanya koordinasi antara RSUD Tanduale dan Badan Keuangan Daerah, pelayanan di RSUD Tanduale dapat segera pulih sehingga masyarakat kembali mendapat akses layanan kesehatan yang layak.