Bawaslu Muna Periksa 37 ASN Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas Pilkada

MUNA, Sultranet.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, memeriksa 37 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Muna atas dugaan pelanggaran netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Pemeriksaan berlangsung pada Kamis (5/12/2024) dan melibatkan berbagai tingkatan pejabat, mulai dari Kepala Dinas, Camat, Sekretaris, hingga ASN golongan bawah.

Ketua Bawaslu Muna, Al Abzal Naim, mengatakan bahwa pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait keterlibatan ASN dalam aktivitas politik yang melanggar asas netralitas. “Kita periksa sebagai saksi, baik dari pihak pelapor maupun terlapor. Hasilnya masih kami dalami untuk menentukan apakah ada unsur pelanggaran pidana,” jelas Al Abzal.

Menurut Al Abzal, Bawaslu Muna belum dapat menyimpulkan hasil pemeriksaan tersebut. “Hari ini kami belum bisa memastikan apakah ada unsur yang melanggar pidana. Namun, jika terbukti melanggar, akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Netralitas ASN diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan ASN untuk tidak berpihak pada kepentingan politik tertentu. Selain itu, UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juga melarang keterlibatan ASN dalam aktivitas politik yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Jika terbukti melanggar, pelaku dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana. Dalam Pasal 188 UU Nomor 1 Tahun 2015, pelanggaran terhadap netralitas ASN dapat berujung pada pidana penjara dan denda maksimal Rp6 juta.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada serentak berjalan adil dan bebas dari intervensi politik oleh ASN.




Kolaka Utara Raih Juara Umum Pemilihan Duta Seni dan Qasidah Tingkat Sultra 2024

Konawe, Sultranet.com – Kontingen Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Kolaka Utara berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Umum pada Pemilihan Duta Seni dan Qasidah Nusantara Jaya XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara 2024. Ajang bergengsi yang berlangsung di Kabupaten Konawe dari 30 November hingga 4 Desember 2024 ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Kamis (5/12/2024)

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, saya mengucapkan selamat atas prestasi luar biasa ini. Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa seni qasidah Kolaka Utara mampu bersaing di tingkat provinsi. Kami bangga dengan perjuangan dan dedikasi seluruh tim,” ujar Yusmin.

Ketua Lasqi Kolut, saat acara penutupan lasqi di konawe 5 Desember 2024.
Ketua Lasqi Kolut, saat acara penutupan lasqi di konawe 5 Desember 2024.

Kontingen Kolaka Utara yang terdiri atas 33 peserta, 15 official, dan 6 pelatih berhasil mendominasi sejumlah kategori utama, seperti Bintang Vokalis (Bivo) Cilik, Remaja, dan Dewasa, baik putra maupun putri. Penampilan para peserta yang memukau mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri, sekaligus mengukuhkan Kolaka Utara sebagai juara umum.

Ketua LASQI Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., yang juga istri dari Pj. Bupati Kolaka Utara, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi ini. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil kerja keras semua pihak, mulai dari peserta hingga tim pendukung.

“Alhamdulillah, kami berhasil membawa pulang gelar Juara Umum. Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, dan tim official yang telah berjuang bersama. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan seni qasidah di Kolaka Utara,” ujar Nurhayati.

Kontingen Kabupaten Kolaka Utara Sukses Meraih Juara Umum
Kontingen Kabupaten Kolaka Utara Sukses Meraih Juara Umum

Ketua Rombongan LASQI Kolaka Utara, Suriana Taufik, menambahkan bahwa keberhasilan ini juga menjadi momen penting untuk memperkenalkan seni qasidah Kolaka Utara kepada khalayak yang lebih luas.

“Semua peserta telah memberikan penampilan terbaik mereka. Ini adalah kemenangan bersama. Kami berharap prestasi ini menjadi awal untuk membawa seni qasidah Kolaka Utara ke tingkat nasional,” katanya.

Ajang yang diikuti oleh 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara ini diakhiri dengan malam penutupan yang meriah. Piala Juara Umum diserahkan langsung oleh Ketua LASQI Sulawesi Tenggara kepada Ketua LASQI Kolaka Utara, disaksikan oleh ribuan penonton.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berkomitmen untuk terus mendukung seni dan budaya sebagai bagian dari pelestarian warisan daerah. Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kolaka Utara, yang optimis seni qasidah akan semakin berkembang dan menginspirasi generasi muda.




Dekranasda Kolaka Utara Pamerkan Kain Tenun Khas Kolaka Utara di Fashion Show Busana Tenun dan Pameran Kerajinan Sultra 2024

Kendari, Sultranet.com – Dekranasda Kolaka Utara menampilkan keindahan motif dan kain tenun khas daerahnya dalam Fashion Show Busana Tenun dan Pameran Kerajinan Sultra 2024, yang berlangsung di Hotel Claro Kendari, Kamis (5/12/2024). Acara ini merupakan ajang tahunan yang bertujuan mempromosikan kain tenun Sulawesi Tenggara sebagai warisan budaya bernilai tinggi, dengan tema “Perajin Sejahtera, Sultra Maju”.

Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., yang juga istri Pj. Bupati Kolaka Utara, mengungkapkan bahwa kain tenun khas Kolaka Utara mengusung nilai kearifan lokal yang unik. Upaya terus dilakukan untuk mengembangkan motif dan warna yang sesuai dengan tren tanpa menghilangkan filosofi budaya daerah.

“Melalui acara ini, kami berharap kain tenun Kolaka Utara semakin dikenal luas dan menjadi ikon budaya yang membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Hj. Nurhayati Yusmin.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum, Ph.D, ini dihadiri oleh para kepala daerah, Ketua Dekranasda kabupaten/kota, serta jajaran OPD lingkup Pemprov Sultra. Dalam sambutannya, Asrun menekankan pentingnya regenerasi perajin tenun untuk menjaga kelestarian tradisi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus melibatkan generasi muda dalam tradisi menenun agar budaya ini tetap hidup. Selain itu, pengerjaan kain tenun harus dilakukan sepenuhnya di Sulawesi Tenggara agar manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” tegasnya.

Kolaka Utara turut berkompetisi dengan menampilkan kain tenun khas daerah dalam lomba fashion show dan pameran kerajinan. Meski belum berhasil meraih juara, partisipasi Dekranasda Kolaka Utara mendapat apresiasi karena inovasi motif yang mampu merepresentasikan identitas budaya daerah.

Dalam lomba fashion show, kategori Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota menempatkan Kolaka Timur sebagai Juara 1, disusul Buton Selatan dan Muna Barat. Pada kategori Ketua DWP Kabupaten/Kota, Muna meraih Juara 1, dengan Baubau dan Bombana di posisi berikutnya. Sementara itu, kategori Kepala OPD Pemprov Sultra dimenangkan oleh Dinas BPSDM Sultra.

Untuk pameran kerajinan, Muna meraih penghargaan Tenun Terbaik, Muna Barat mendapat Difusi Tenun Terbaik, dan Buton meraih Anyaman Terbaik. Stand terbaik dimenangkan oleh Dekranasda Bombana, diikuti oleh Muna dan Kolaka.

Hj. Nurhayati Yusmin optimis bahwa kain tenun Kolaka Utara memiliki potensi besar untuk berkembang dan dikenal lebih luas. “Kami terus mendorong inovasi dan kreativitas para perajin agar kain tenun Kolaka Utara semakin diminati pasar,” tuturnya.

Dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, Dekranasda Kolaka Utara berharap dapat menjadikan kain tenun sebagai produk unggulan yang mampu mendunia dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan perajin lokal.

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




Bawaslu Periksa 5 Komisioner KPU Muna, Ini Penyebabnya

MUNA, Sultranet.com – Lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna, Sulawesi Tenggara, terkait dugaan pelanggaran pemilu. Dugaan tersebut mencakup penggunaan logo Pemerintah Daerah (Pemda) Muna pada buku visi misi pasangan calon bupati serta pemasangan baliho bertuliskan angka satu yang tidak sepenuhnya diturunkan.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Muna, Mustar, mengungkapkan bahwa pemanggilan ini merupakan kali ketiga dilakukan untuk mendalami laporan yang diterima. “Kami telah memanggil lima komisioner KPU untuk memberikan keterangan. Apabila ditemukan pelanggaran kode etik, keputusan akhirnya akan diserahkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” jelas Mustar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/12/2024).

Ketua KPU Muna, L.M. Askar Ady Jaya, usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih satu jam, mengonfirmasi bahwa pemanggilan tersebut terkait dengan percetakan buku visi misi pasangan calon dan baliho KPU yang dianggap menyerupai angka satu.

“Kami sepenuhnya menyerahkan hasil pemeriksaan kepada Bawaslu. Jika nantinya ada rekomendasi ke DKPP, kami siap memberikan penjelasan dan bertanggung jawab,” tegas Askar.

Bawaslu Muna saat ini masih mempelajari hasil pemeriksaan terhadap komisioner KPU tersebut. Keputusan lebih lanjut akan menunggu hasil kajian serta tindak lanjut dari DKPP jika dugaan pelanggaran terbukti.




Fatmawati Kasim Marewa

Di Pilkada Bombana, di kubu Burhanuddin-Ahmad Yani atau BERAN1, ada sosok yang tak pernah luput dari perhatian publik. Insya Allah, jika Burhanuddin dilantik menjadi Bupati, maka sosok ini bisa disebut sebagai first lady Bombana.

Dia adalah Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, istri calon Bupati Bombana pemenang Pilkada 2024, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Fatmawati adalah sosok yang energik. Lihatlah aktivitasnya. Ia all-out membina Fatimah Pemberani, organ sayap pemenangan Paslon BERAN1. Di setiap kunjungan silaturahmi Burhanuddin bertemu tokoh-tokoh dan masyarakat, Fatmawati kadang menyempil untuk bersosialisasi, seringkali lewat akun TikTok-nya.

Lewat akun TikTok-nya, tamatan Fakultas FISIP UHO Kendari ini semakin dikenal luas oleh warga Bombana. Setiap live-nya, tak pernah kurang dari 10.000 penonton. Komentar-komentar yang masuk pun luar biasa dukungannya, mendukung segala ikhtiar-ikhtiarnya bersama Burhanuddin.

“Jaga kesehatan, Bu. Insya Allah kami doakan Bapak jadi Bupati Bombana,” kata sejumlah pengikutnya di TikTok.

Narasi-narasi dukungan kepada putri kesembilan dari 11 bersaudara ini selalu menghiasi akun-akun media sosialnya. Sikapnya luwes bergaul dan ia selalu adaptif pada suasana apapun.

Tak ada demam panggung pada dirinya, bahkan dalam situasi apapun. Itu karena ia sudah terbiasa tampil, terutama saat memeragakan gaun-gaun mutakhir di event-event fashion show yang mewakili PKK dan Dekranasda Bombana.

Harap maklum, Hj. Fatmawati Kasim Marewa adalah mantan Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Bombana saat suami, Ir. H. Burhanuddin M.Si, menjabat Pj. Bupati Bombana 2022-2023. Tak sedikit pengorbanan, pikiran, tenaga, dan materi dikeluarkan demi kemajuan Bombana melalui PKK dan Dekranasda.

Di Pilkada, Hj. Fatmawati tampak lebih gesit bersosialisasi. Tak ada waktu dan ruang kosong untuk dirinya, semua untuk mewujudkan ikhtiarnya kembali mengabdi di Bombana. Suami tercinta selalu memberikan dukungan yang luar biasa.

Dukungan suami itu sangat berarti. Burhanuddin selalu menjadikan Hj. Fatmawati sebagai ratu dalam rumah tangga dan keluarga. Berkali-kali dalam pidatonya, Burhanuddin menegaskan, jika ingin sukses, ingin banyak rezeki, ingin selamat dan bahagia, jadikanlah istri sebagai ratu.

Itulah Burhanuddin, menjadikan sang istri sebagai segala-galanya. Setiap kampanye dan sosialisasi, Hj. Fatmawati selalu mendampingi suaminya. Mungkin ada suara minor mengapa istri selalu ikut, namun jangan salah, Hj. Fatmawati adalah kekuatan Burhanuddin, energi kuat bagi diri dan ikhtiarnya.

Begitulah, Burhanuddin menegaskan prinsipnya untuk menjadikan istri sebagai ratu dan menempatkan Hj. Fatmawati yang utama di sisinya. Tak salah jika dikatakan, di balik kesuksesan Burhanuddin, ada sosok Hj. Fatmawati Kasim Marewa di sampingnya.

Meski diperlakukan ibarat ratu, Hj. Fatmawati tetap paham dengan kodratnya sebagai istri. Posisinya tetaplah harus mengabdi pada suami. Itu dibuktikan dengan seluruh waktu, hati, dan pikirannya untuk suami. Ia menyiapkan pakaian, mengatur sarapan dan minum, memakaikan kaos kaki, menyiapkan sepatu, sampai menyediakan kebutuhan seperti rokok, vitamin, dan obat.

Di masa kampanye, Fatmawati memberi semangat yang luar biasa. Tim-tim pemenangan dan relawan dimudahkan langkah-langkahnya. Semua ini berdampak pada peningkatan elektoral Burhanuddin-Ahmad Yani. Hasilnya, semua bahagia dengan kemenangan.

Kemenangan Burhanuddin dan Ahmad Yani di Pilkada Bombana harus diakui berkat kerja kolektif dari seluruh tim dan elemen pendukung. Tim Pemenangan Kabupaten, Korcam, Kordes, Korlu, dan konsultan politik patut diapresiasi setinggi-tingginya. Namun, peran Fatmawati Kasim Marewa juga sangat signifikan dalam wilayah moril Burhanuddin.

Jiwa manis Fatmawati diakui oleh banyak relasi. Perhatiannya sangat besar terhadap kaum lemah, anak yatim piatu, kerabat, dan orang-orang di sekitarnya. Jiwa manisnya pun harum menebar kemana-mana. Untuk kita semua. Tabik.

Mandonga, 5 Desember 2024




Cegah Judi Online di Kalangan Prajurit, Kodim Bombana Laksanakan Sidak Hand Phone Personelnya

Bombana, SultraNET. -| Wujud Upaya Komandan Satuan (Dansat) dalam pencegahan maraknya judi online, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P melalui Pasi Intel Kapten Inf Bahar di dampingi Danunit Inteldim dan Provost melakukan pengecekan langsung HP Personel Jajaran Kodim 1431/Bomban penggunaaan aplikasi judi online. Pengecekan dilakukan di Lapangan Upacara Satya Mahawira Makodim 1431/Bombana. Senin (2/12/2024).

Satu persatu prajurit yang usai mengikuti Upacara Bendera pagi itu diperiksa HP-nya oleh Pasi Intel Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Bahar menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam judi online.

Dalam pengecekan tersebut Kapten Inf Bahar menyampaikan bahwa kegiatan ini guna melaksanakan pengecekan handphone milik anggota terkait maraknya game Judi Online yang sebelumnya sudah juga dilakukan pengecekan di koramil masing-masing.

“Pemeriksaan dilakukan dihadapan seluruh prajurit Kodim 1431/Bombana, saya akan menindak prajurit yang kedapatan terlibat dalam praktek perjudian,” tegasnya.

Menurutnya, praktek judi online sangat merugikan diri sendiri dan keluarga. “Dengan adanya pemeriksaan ini di harapkan Personel TNI jajaran Kodim 1431/Bomban tidak ada yang terlibat judi online,” katanya.

Hal ini juga salah satu dari perintah langsung dari panglima TNI untuk seluruh jajaran Dansat menindak tegas Personelnya bilamana ada yang terlibat judi online.” tutupnya




Pilkada Bombana: Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto Ucapkan Selamat kepada Burhanuddin-Ahmad Yani

BOMBANA, sultranet.com — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024, Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto, secara resmi menerima hasil pemilihan kepala daerah yang menetapkan Burhanuddin-Ahmad Yani sebagai pemenang. Dalam jumpa pers yang digelar di Bombana, Rabu (4/12/2024), keduanya menyatakan legowo atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana Nomor 1173 Tahun 2024.

Andi Nirwana Sebbu, dalam pernyataannya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bombana yang telah mendukungnya selama proses Pilkada. “Kami berterima kasih kepada masyarakat Bombana, tim kampanye, relawan, simpatisan, dan semua pihak yang telah bekerja keras mendampingi kami dengan semangat dan kepercayaan penuh,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan yang telah menjaga kelancaran dan kondusivitas Pilkada. “Keputusan ini adalah cerminan kehendak masyarakat Bombana. Kami menerimanya dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Heryanto, yang berpasangan dengan Andi Nirwana dalam Pilkada, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Burhanuddin-Ahmad Yani. “Selamat kepada Bapak Burhanuddin dan Ahmad Yani, semoga amanah dalam membangun Bombana lima tahun ke depan. Mari kita bersatu, melupakan perbedaan pilihan, dan bersama-sama mendukung pemimpin kita,” katanya.

Dalam pernyataan lengkapnya, pasangan Andi Nirwana dan Heryanto juga mengajak masyarakat untuk kembali mempererat tali persaudaraan demi mewujudkan Bombana yang lebih sejahtera. Mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah di panggung yang berbeda.

“Ini bukan tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana masyarakat Bombana dapat terus dilayani demi kemajuan bersama,” tutup Andi Nirwana.

Pernyataan penuh makna ini mencerminkan sikap dewasa dalam berpolitik, sekaligus mengedepankan semangat persatuan untuk membangun Bombana ke arah yang lebih baik.




BULOG Raha Salurkan 224 Ton Beras untuk Warga Muna

MUNA, Sultranet.com – Perum BULOG Cabang Raha mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III untuk alokasi bulan Desember kepada masyarakat di Kabupaten Muna. Program ini merupakan penugasan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Kepala BULOG Cabang Raha, Hendra Dionisius, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 22.406 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Muna. Setiap keluarga mendapatkan alokasi 10 kilogram beras medium, sehingga total beras yang disalurkan mencapai 224.060 kilogram.

“Bantuan Pangan Beras ini bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum BULOG. Data penerima bantuan mengacu pada data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang disusun oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK),” jelas Hendra kepada awak media, Rabu (4/12/2024).

Hendra menegaskan, program ini tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan politik, melainkan murni sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.

Penyaluran beras ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika perekonomian. BULOG juga memastikan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan dengan tepat sasaran sesuai basis data yang telah ditetapkan.

Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam merespons tantangan inflasi pangan dan upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Di Kabupaten Muna, program ini disambut baik oleh masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.




Dibina Ny. Nurhayati Yusmin, DWP Kolaka Utara dan DWP Disdikbud Sultra Raih Penghargaan Dua Tahun Berturut-turut

KENDARI, sultranet.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara dan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi. Kedua organisasi ini berhasil meraih Juara 1 dalam kategori pelaporan e-Reporting di tingkat masing-masing. Penghargaan tersebut diumumkan dalam puncak peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan di Hotel Claro, Kendari, Rabu (4/12/2024).

Prestasi ini tidak lepas dari pembinaan dan kepemimpinan Ny. Nurhayati Yusmin, yang memiliki peran ganda dalam organisasi DWP. Sebagai Pembina DWP Kolaka Utara, ia memberikan arahan dan motivasi untuk mendukung kinerja organisasi di tingkat kabupaten. Sementara itu, sebagai Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, ia memimpin langsung kegiatan yang membawa organisasi tersebut meraih penghargaan serupa.

Foto bersama Ketua DWP Sultra.
Foto bersama Ketua DWP Sultra.

Ketua DWP Kolaka Utara, Hj. Suriana Taufik, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjalankan program kerja yang terukur dan inovatif.

“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras bersama. Semoga penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas program dan kegiatan organisasi di masa mendatang,” ujar Hj. Suriana.

Sementara itu, Ny. Nurhayati Yusmin mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian kedua organisasi tersebut. Ia menilai keberhasilan ini sebagai bukti soliditas dan komitmen anggota DWP, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Sebagai Pembina DWP Kolaka Utara, saya sangat bangga dengan capaian ini. Demikian juga dengan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang saya pimpin. Prestasi ini menunjukkan bahwa kita mampu bekerja dengan sinergi dan konsistensi, bahkan di tengah tantangan era digital,” tutur Nurhayati.

Ny. Nurhayati Yusmin selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Menerima Trophy dan Penghargaan DWP OPD Terbaik di Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra
Ny. Nurhayati Yusmin selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Menerima Trophy dan Penghargaan DWP OPD Terbaik di Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra

Ketua DWP Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Waode Munanah Asrun Lio, turut memberikan apresiasi kepada para pemenang. Ia menyebut capaian ini mencerminkan transformasi positif yang terus terjadi di tubuh organisasi DWP.

Peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan tahun ini mengusung tema “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain pemberian penghargaan, acara ini menjadi ajang refleksi dan evaluasi untuk mempersiapkan langkah strategis ke depan.

Ny. Suriana Taufik Menerima Penghargaan dan Trophy sebagai DWP Terbaik di 17 Kabupaten/Kota di Sultra
Ny. Suriana Taufik Menerima Penghargaan dan Trophy sebagai DWP Terbaik di 17 Kabupaten/Kota di Sultra

Hj. Suriana Taufik dan Ny. Nurhayati Yusmin berharap keberhasilan ini dapat memotivasi seluruh anggota DWP untuk terus bersinergi dalam menjalankan program kerja. Dengan prestasi yang diraih selama dua tahun berturut-turut, DWP Kolaka Utara dan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun organisasi yang modern, transparan, dan relevan.

Keberhasilan ini juga mempertegas posisi DWP sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan istri ASN dan mendukung pembangunan daerah. Dengan dedikasi yang kuat, DWP di Sulawesi Tenggara optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

 

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Pulau Kabaena Diduga Kuat Menambang di Areal Hutan Lindung, Hancurkan Mata Air Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Aktivitas tambang yang dilakukan PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menuai kecaman keras dari masyarakat. Perusahaan tersebut diduga menambang di kawasan hutan lindung seluas 147,60 hektar, mengakibatkan kerusakan serius pada lingkungan, termasuk hilangnya mata air bersih yang menjadi sumber utama kehidupan warga sekitar.

Agusalim, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas tambang PT TMS telah menghancurkan mata air yang selama ini mereka andalkan. Dampaknya, warga kini kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Mata air yang jadi sumber utama kami rusak karena aktivitas tambang. Sekarang, kami harus mencari air ke tempat yang jauh atau membeli, dan itu memberatkan kami,” ujar Agusalim saat ditemui, Rabu (4/12).

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), melalui analisis citra satelit, PT TMS diduga menambang di luar wilayah yang telah disetujui dalam Surat Keputusan Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan (SK PPKH). Laporan tersebut mencatat perusahaan telah membuka lahan di kawasan hutan lindung, melanggar aturan yang berlaku.

Ironisnya, meski dugaan pelanggaran ini terang benderang, hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Baik pemerintah daerah maupun pusat, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Kementerian Investasi, tampak belum mengambil langkah nyata untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut.

“Sudah berkali-kali kami laporkan, tetapi tidak ada yang bergerak. Sepertinya mereka kebal hukum,” tambah Agusalim.

Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas tambang ini tidak hanya berdampak langsung pada kehidupan masyarakat saat ini, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem di Pulau Kabaena. Hutan yang seharusnya menjadi penyokong kehidupan kini gundul, kehilangan fungsi utamanya sebagai penyerap air dan penyangga ekosistem.

Era pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto pun tidak membawa perubahan berarti. Harapan agar kementerian terkait segera bertindak menghentikan aktivitas tambang ini hingga kini masih menjadi angan-angan.

“Pemerintahan baru ini semestinya bisa membawa perubahan. Kami berharap ada tindakan nyata untuk menyelamatkan lingkungan kami yang sudah sangat rusak ini,” harap Agusalim.

Hingga berita ini diturunkan, PT TMS maupun pihak berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut. Sementara itu, masyarakat terus mendesak agar aktivitas tambang yang diduga ilegal ini dihentikan dan kerusakan lingkungan segera diperbaiki demi keberlangsungan hidup mereka.

Kerusakan lingkungan yang sudah terjadi membutuhkan langkah tegas dari pemerintah, bukan hanya untuk memulihkan mata air yang hilang, tetapi juga untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Bagi warga Kabaena Timur, keadilan dan perlindungan lingkungan adalah hal yang sangat mendesak untuk segera diwujudkan. (IS)