Kodim 1431/Bombana Gelar Sajadah (Sedekah Jum’at Amanah Dan berkAH) di hari Jumat melalui Program Hasanuddin Peduli Anak Sekolah

Bombana, SultraNET. – Dalam rangka mendukung Program Hasanuddin Peduli Anak Sekolah, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P. didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIV Dim 1431, Ny. Fika Andi Irfandi beserta Prajurit dan Persit Koramil 03/Poleang memimpin langsung kegiatan pemberian makanan bergizi kepada siswa/siswi, serta pemberian seragam sekolah bagi siswa/siswi yang kurang mampu.

Kegiatan Kodim 1431 ini berlangsung di SDN 19 Lameo-Meong yang berada di Desa Lameo-Meong, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Jumat (15/11/2024).

Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P. dalam sambutannya mengatakan kegiatan Hasanuddin Peduli Anak Sekolah merupakan Program yang digagas oleh Bapak Pangdam XlV/Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P, dilaksanakan secara serentak dan berkesinambungan dilaksanakan di seluruh wilayah Kodam XlV/Hasanuddin termasuk dijajaran Korem 143/Halu Oleo di Sulawesi Tenggara

Program ini sesuai dengan program yang akan dijalankan oleh Presiden Terpilih yaitu Program Makan Bergizi bagi anak sekolah, Santri/Santriwati Pesantren, Ibu Hamil dan Stunting.

Melalui Program Hasanuddin Peduli Anak Sekolah, pemberian makanan bergizi ini diharapkan meningkatkan kecerdasan dan tumbuh kembang anak yang pada akhirnya menciptakan anak bangsa yang cerdas dan kuat menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Sementara Kepala Sekolah SDN 19 Lameo-Meong, Jaenudin Lambeti, S.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam XlV/Hasanuddin dan Dandim 1431/Bombana serta Danramil 03/Poleang atas kehadirannya di Sekolah yang Ia Pimpin dalam rangka melaksanakan kegiatan Hasanuddin Peduli Anak Sekolah melalui Makan Siang Bergizi dan Pembagian Seragam Sekolah serta alat tulis menulis kepada siswa dan siswi kami.

“Kegiatan ini sebagai bentuk motivasi terhadap siswa dan siswi kami agar rajin dan tetap bersemangat ke sekolah,” kata Kepsek Jaenudin.

“Tidak kalah pentingnya rasa syukur dari kami dan rekan-rekan guru, karena dikunjungi oleh Dandim 1431/Bombana dan rombongan, dimana sekolah kami terletak cukup jauh dari pusat Kota Poleang” Ungkap Jaenudin

Sedangkan Kades Lameo-Meong H. Halilintar, S.IP, mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh Kodim 1431/Bombana ini merupakan bagian dari kepedulian TNI kepada anak sekolah dalam hal pemenuhan gizi agar bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan siswa dan dapat membantu orang tuanya yang kurang mampu dalam pemenuhan kebutuhan alat tulis menulis dan seragam putra dan Putrinya siswa SDN 19 Lameo-Meong, Pungkas H. Halilintar.




IGD RS Tanduale Tutup, Nakes Mogok, Keluarga Korban Kecelakaan Keliling Teriak Minta Tolong

Bombana, sultranet.com – Keluarga seorang pasien korban kecelakaan terpaksa berteriak minta tolong sambil berkeliling di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale, Bombana, Sulawesi Tenggara, setelah mendapati layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tutup.

Layanan medis lumpuh akibat aksi mogok sejumlah tenaga medis, termasuk perawat dan dokter, yang menuntut pembayaran gaji yang sudah lima bulan belum diterima. Jumat (15/11/2024)

Rahman, seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut, mengisahkan kepanikan keluarga korban yang kebingungan mencari bantuan. “Saya melihat keluarga pasien berteriak keliling rumah sakit, meminta tolong. Mereka panik karena tidak ada perawat atau dokter yang melayani,” ujar Rahman.

Menurutnya, IGD RSUD Tanduale yang semestinya menjadi pusat pertolongan pertama justru kosong dari tenaga medis, membuat keluarga pasien semakin putus asa.

Setelah berusaha mencari pertolongan tanpa hasil, keluarga akhirnya terpaksa membawa korban ke Puskesmas terdekat, meski jaraknya cukup jauh dan kondisi pasien masih kritis.

“Kasihan sekali, mereka harus mencari bantuan di tempat lain padahal rumah sakit ini yang paling lengkap di Bombana,” kata Rahman prihatin.

Ia juga menambahkan bahwa kejadian ini menciptakan keresahan di kalangan masyarakat yang bergantung pada RSUD Tanduale sebagai satu-satunya rumah sakit di daerah tersebut.

Aksi mogok tenaga medis ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap gaji yang sudah lima bulan tidak dibayarkan. Seorang perawat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa para tenaga medis sudah berusaha bertahan, namun akhirnya merasa harus melakukan aksi ini agar tuntutan mereka diperhatikan.

“Kami bekerja siang malam, tapi hak kami tidak dibayar. Kami juga punya kebutuhan hidup,” ujarnya.

Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama jika terjadi darurat medis yang memerlukan penanganan cepat. Rahman berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas agar layanan kesehatan di Bombana tidak semakin terganggu.

“Kami butuh rumah sakit yang berfungsi dengan baik. Kalau keadaan begini terus, akan semakin banyak korban terlantar tanpa pertolongan,” katanya penuh harap.

Masyarakat Bombana mendesak pemerintah daerah segera memenuhi hak tenaga medis agar layanan di RSUD Tanduale dapat segera pulih dan berjalan normal kembali, demi kesehatan dan keselamatan warga.




Rajiun-Purnama Disambut Meriah, Warga Sumbang Satu Ekor Sapi

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna,” disambut meriah saat menggelar kampanye tatap muka di Desa Bangunsari, Kecamatan Lasalepa, Kamis (14/11/2024).

Kehadiran pasangan calon nomor urut 2 ini tidak hanya dimeriahkan dengan pengalungan bunga, tetapi juga diiringi antusiasme ribuan warga dari berbagai kalangan.

Pada kampanye tersebut, masyarakat Desa Bangunsari menunjukkan dukungan mereka dengan menyumbangkan seekor sapi yang disembelih untuk menjamu rombongan Rajiun-Purnama dan warga yang hadir.

Tokoh masyarakat Bangunsari, Tukiran, menjelaskan bahwa sumbangan sapi tersebut merupakan bentuk dukungan nyata dari warga terhadap paslon nomor 2.

“Ini bukan hanya sekedar simbol, tapi bukti konkret bahwa warga Bangunsari mendukung penuh pasangan Rajiun-Purnama untuk memimpin Muna ke depan. Kami berharap besar kepada pasangan ini untuk membawa perubahan yang nyata,” ujar Tukiran.

Dalam kesempatan tersebut, Tukiran juga mengungkapkan alasan utama dukungan masyarakat, yaitu rekam jejak Rajiun yang dinilai berhasil saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat. Warga Bangunsari berharap Rajiun-Purnama dapat merealisasikan program-program prioritas yang mendukung pembangunan infrastruktur desa mereka, khususnya perbaikan jalan.

“Kami sangat menginginkan perubahan, terutama untuk perbaikan jalan di Desa Bangunsari yang sudah lama rusak. Kami yakin Rajiun bisa mengatasi ini, melihat pengalamannya yang sudah terbukti saat memimpin Muna Barat,” tambah Tukiran.

Menyambut sambutan hangat dari warga, La Ode M. Rajiun Tumada menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muna melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran.

“Ini adalah bentuk dukungan yang sangat berarti bagi kami. Insya Allah, kami akan berusaha keras membawa perubahan yang diharapkan masyarakat,” ucap Rajiun di hadapan warga yang hadir.

Dalam kampanye dialogis tersebut, Rajiun berjanji untuk memperbaiki infrastruktur jalan di daerah Muna, yang telah menjadi salah satu aspirasi utama warga Bangunsari. Menurutnya, jika terpilih, perbaikan jalan rusak akan menjadi prioritas utama pasangan RahmaTnya Muna.

Ia juga menyampaikan rencana pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan beberapa desa di wilayah tersebut.

“Kami ingin jalan di Muna tidak lagi berlubang dan rusak. Jika diberi amanah, kami berjanji memperbaiki jalan agar mulus dan layak dilalui. Kami akan buat jalan hitam dan mulus sehingga masyarakat bisa menikmati akses yang lebih baik,” ungkapnya dengan optimisme.

Rajiun menjelaskan bahwa Desa Bangunsari akan menjadi salah satu sentra pengembangan lingkar kota. Program ini mencakup pembangunan jalan lingkar yang meliputi wilayah Tampo, Lambiku, Sapa, Kombungo, Bangunsari, Lakoduma, hingga Wakdia. Pembangunan ini diharapkan dapat menghubungkan desa-desa strategis dan meningkatkan mobilitas warga.

“Program ini kami siapkan untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang selama ini belum mendapat akses infrastruktur yang memadai. Jalan lingkar ini akan menjadi akses utama yang memperkuat ekonomi masyarakat di berbagai desa,” tambahnya.

Koordinator kampanye Rajiun-Purnama, Anton Laeti, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa dukungan masyarakat Bangunsari adalah bentuk kepercayaan atas kemampuan dan pengalaman paslon nomor urut 2. Anton menambahkan bahwa antusiasme ini menjadi dorongan semangat bagi RahmaTnya Muna dalam mengawal aspirasi masyarakat Muna Timur.

“Dukungan dari warga Bangunsari membuktikan bahwa masyarakat percaya pada kepemimpinan Rajiun-Purnama. Kami optimis dapat meraih suara signifikan di wilayah ini berkat dukungan warga yang solid,” jelas Anton.

Kampanye di Desa Bangunsari pun berakhir dengan harapan dari seluruh masyarakat akan terwujudnya pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Muna. Dukungan masyarakat Bangunsari menjadi gambaran bahwa pasangan Rajiun-Purnama mendapatkan tempat di hati masyarakat dengan visi dan program-program yang berpihak pada kepentingan rakyat.




BERANI Komitmen Integrasikan ‘Artificial Intelligence’ untuk Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Bombana

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, H. Burhanuddin dan Ahmad Yani (BERANI), menyampaikan visi besar mereka untuk memajukan Bombana melalui penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Usai debat kandidat yang berlangsung di GOR Bombana pada Kamis malam (13/11/2024), Burhanuddin mengungkapkan bahwa pasangan BERANI berkomitmen menjadikan Kabupaten Bombana berdaya saing berbasis konsep agrominapolitan, dengan memanfaatkan AI untuk meningkatkan mutu pelayanan publik.

“Di era digital 4.0 ini, kami bertekad menghadirkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih cerdas, cepat, dan efektif dengan dukungan teknologi AI,” ujar Burhanuddin.

Menurutnya, integrasi AI dalam sektor pendidikan akan membantu guru dalam mengoptimalkan metode pembelajaran tanpa batasan waktu dan lokasi. Pasangan ini berencana melibatkan AI dan platform digital seperti Google Classroom dan lainnya agar pembelajaran bisa diakses lebih luas.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Burhanuddin menggarisbawahi pentingnya pelatihan intensif bagi para guru agar tidak gagap teknologi. Selain itu, konektivitas internet akan diperkuat di seluruh wilayah Bombana guna menunjang akses digital yang merata.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap guru di Bombana mampu memanfaatkan teknologi untuk pendidikan yang lebih baik,” tegas Burhanuddin.

Di bidang kesehatan, Burhanuddin dan Ahmad juga memiliki program pelayanan kesehatan berbasis AI. Melalui teknologi ini, masyarakat yang hendak berobat akan dipermudah dalam proses antrean, yang selama ini sering menjadi kendala.

Selain itu, pasangan BERANI berencana meluncurkan layanan konsultasi kesehatan online yang memungkinkan warga untuk berdiskusi langsung dengan dokter terkait keluhan mereka, sehingga bisa mendapatkan penanganan lebih cepat.

“Saat ini, kita perlu lebih dari sekadar tenaga kesehatan, kita butuh sistem yang mampu mendukung mereka dengan teknologi mutakhir,” kata Burhanuddin.

Dia juga menambahkan bahwa masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tak perlu lagi menghabiskan waktu lama hanya untuk antrean.

“Dengan AI, waktu tunggu bisa kita pangkas, dan layanan menjadi lebih efisien,” tandasnya.

Di samping penerapan teknologi, pasangan BERANI turut memperkenalkan program unggulan lain untuk mengatasi tantangan Bombana. Program tersebut meliputi bantuan pendidikan untuk jenjang S1 hingga S3, alokasi Dana Desa sebesar Rp1 miliar untuk setiap desa dan kelurahan, serta pengembangan industri kreatif, peternakan, dan perikanan.

“Bombana yang maju dan berdaya saing adalah cita-cita kita bersama. Kami hadir untuk memastikan visi ini menjadi nyata melalui langkah konkret, dari pemanfaatan teknologi hingga pemerataan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.” tandasnya




Tata Pedagang Kaki Lima, BERANI Janji Jadikan Pasar Sentral Rumbia Bersih dan Nyaman

Bombana, Sultranet.com – Pada sesi tanya jawab debat kandidat Pilkada Bombana, pasangan calon nomor 1, Burhanuddin dan Ahmad Yani, yang mengusung slogan BERANI, menegaskan komitmen mereka untuk menata pedagang kaki lima (PKL) dan menjaga keindahan Kota Rumbia. Rabu (13/11/2024)

Dalam pernyataannya merespon pertanyaan dan tanggapan Calon Nomor urut 2, Burhanuddin menekankan bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan paru-paru kota dan tempat masyarakat bersantai serta berkreasi. Menurutnya, mengubah fungsi RTH menjadi pasar akan merusak kenyamanan kota dan kesehatan masyarakat.

Burhanuddin, calon Bupati Bombana, mengkritik tajam rencana lawannya, pasangan calon nomor 2 Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto, yang berjanji akan mengembalikan pasar sore ke area RTH jika terpilih.

Heryanto beralasan bahwa keputusan memindahkan PKL dari RTH ke pasar sentral telah berdampak pada mata pencaharian para pedagang yang kesulitan membayar utang dan membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Heryanto berjanji, jika terpilih, dalam 100 hari pertama, mereka akan mengizinkan kembali aktivitas berjualan di RTH sebagai solusi bagi masyarakat kecil.

Merespons hal tersebut, Burhanuddin menegaskan bahwa RTH tidak cocok untuk dijadikan pasar.

“RTH itu adalah ruang untuk masyarakat bersantai dan berekreasi. Pasar, yang identik ada sampah, tidak seharusnya berada di tempat yang dirancang untuk kesehatan dan kenyamanan kota,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menyebut bahwa pemindahan PKL ke pasar sentral merupakan langkah strategis yang solutif dengan menyediakan tempat lebih aman dan layak bagi para pedagang dan pembeli.

Selain itu, Burhanuddin menyampaikan pandangan bahwa seorang pemimpin harus mempertimbangkan kepentingan seluruh masyarakat, bukan hanya satu kelompok.

“Kita ini tidak memperjuangkan satu kelompok, tapi memperjuangkan seluruh masyarakat Bombana. Jika kebijakan kita salah, yang dirugikan adalah nama baik Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa di RTH Bombana telah diatur penataan ruang yang jelas dan melarang aktivitas pasar di area tersebut dan harusnya ditaati oleh semua pihak terlebih lagi Pemerintah daerah yang tidak boleh memberi contoh buruk kepada masyarakatnya.

Sebagai solusi, Burhanuddin mengklaim bakal menyediakan fasilitas transportasi gratis bagi para pedagang yang berjualan di pasar sentral, sehingga mereka tetap bisa berjualan di tempat yang bersih dan nyaman tanpa mengganggu tata ruang kota.

Ia juga mengkritik rencana pengembalian pasar sore di RTH sebagai tindakan yang menunjukkan “kedangkalan berpikir” dalam penataan kota.

“Saya pastikan bahwa di manapun yang namanya kota, tidak pernah ada RTH lalu di situ ada pasar. Jika di situ ada pasar ikan, pasar sayur. Ini namanya sembrono,” tandasnya.




Pemprov Sultra Hadiri Syukuran HUT Ke-79 Korps Brimob Polri di Kendari

Kendari, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Korps Brimob Polri yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Nuraga, Satbrimob Polda Sultra, pada Kamis (14/11/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dari berbagai instansi, baik dari jajaran Polda Sultra, TNI, Kejaksaan, maupun lembaga terkait lainnya, serta masyarakat Sultra.

Dalam sambutannya, Komandan Satuan Brimob (Dansat Brimob) Polda Sultra, Kombes Pol. Sugianto Marweki, S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat dan instansi yang telah memberikan dukungan kepada Korps Brimob dalam melaksanakan tugas menjaga kedamaian di Sulawesi Tenggara. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung tugas kami. Dukungan ini sangat berarti untuk keberhasilan kami dalam menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban di Sultra,” ujar Kombes Sugianto.

Sekda Sultra, yang turut hadir dalam kesempatan itu, juga memberikan penghargaan atas kontribusi besar yang diberikan oleh Korps Brimob dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sultra. “Kami menyambut baik dan mendukung penuh upaya yang telah dilakukan Korps Brimob Polri untuk menjaga kedamaian, keamanan, serta mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat,” kata Sekda.

Acara syukuran ini semakin meriah dengan hadirnya berbagai pejabat tinggi, antara lain Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sultra, Komandan TNI Angkatan Udara Haluoleo, Komandan Korem 143/HO, Komandan TNI AL Kendari, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sultra, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sultra, serta sejumlah Kapolres dan jajaran Polda Sultra lainnya.

Dansat Brimob Polri berharap acara syukuran ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kerjasama antara aparat keamanan dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tenggara. “Semoga sinergi antara lembaga-lembaga ini terus terjalin dengan baik dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kombes Sugianto juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan tugas selama ini. “Kami memohon maaf jika ada kekurangan, dan kami berharap terus mendapat dukungan dari semua pihak agar kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Acara syukuran HUT ke-79 Korps Brimob Polri ini berakhir dengan doa bersama, berharap agar Korps Brimob Polri selalu diberi kekuatan dalam menjalankan tugas mulia dan menjaga kedamaian di seluruh penjuru Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.




Pemprov Sultra Dorong Efektivitas Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., membuka secara resmi rapat pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBN tahun anggaran 2024 lingkup Provinsi Sultra, Kamis (14/11/2024). Acara yang digelar di Kendari ini bertujuan untuk membahas evaluasi serapan anggaran dan pengawasan dana dekonsentrasi serta tugas pembantuan.

Dalam sambutannya, Asrun menegaskan pentingnya efektivitas pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta kualitas layanan kepada masyarakat. “Pelaksanaan ini mencerminkan sistem dan prosedur penugasan pemerintah pusat kepada daerah untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pembangunan, yang harus dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan,” ujar Asrun.

Sekda Sultra menjelaskan bahwa dekonsentrasi adalah pelimpahan sebagian urusan pemerintahan pusat kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Sementara tugas pembantuan adalah penugasan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan dengan kewajiban melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaannya.

Asrun juga menyampaikan, Provinsi Sultra memperoleh alokasi anggaran APBN baik berupa dekonsentrasi yang dikelola oleh 25 satuan kerja (Satker) dan 14 perangkat daerah, serta tugas pembantuan yang dikelola oleh 13 Satker dan 5 perangkat daerah. “Saya berharap pengelola anggaran dapat memaksimalkan serapan anggaran dan progres fisik dalam waktu yang tersisa, mengingat kita telah memasuki akhir triwulan IV,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sekda Sultra mengimbau agar rapat ini menjadi wadah untuk berdiskusi dan menghasilkan rekomendasi konstruktif demi kemajuan pembangunan di Sultra. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan semua program berjalan sesuai dengan ketentuan, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Asrun menekankan bahwa pengelolaan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan harus dilakukan dengan prinsip efisiensi, efektivitas, dan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. “Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memastikan bahwa semua program yang telah direncanakan dapat terwujud dengan baik,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para kepala perangkat daerah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan, pengelola anggaran lingkup Pemprov Sultra, serta berbagai pihak terkait lainnya. Rapat ini diselenggarakan oleh Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sultra.

Dengan sisa waktu sekitar satu bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2024, rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah strategis yang mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Sultra.




Jaga Kebersihan Pasar Secara Berkelanjutan, Babinsa Koramil 03/Poleang Kembali Gelar Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang menggelar kegiatan kerja bakti pembersihan Pasar Sore di Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Kamis, 14/11/2024. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, sekaligus mencegah terjadinya banjir. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Babinsa dalam menjaga kebersihan pasar dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Kepala Lingkungan 3, H. Cake, mengapresiasi inisiatif Babinsa dalam kerja bakti ini. “Saya sangat berterima kasih atas kepeloporan Babinsa bersama masyarakat dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih ini. Langkah ini sangat baik untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat dan mencegah potensi banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serda Usman, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk menjaga kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di pasar.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga mendukung penuh inisiatif tersebut.

“Kami akan terus berupaya membantu masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Semoga dengan adanya kerja sama antara TNI dan masyarakat ini, kondisi pasar dapat terjaga dan masyarakat dapat merasa lebih nyaman,” pungkasnya.




Mahasiswa HM-TRKI Politeknik Bombana Gelar Diseminasi Program ORMAWA

BOMBANA, sultranet.com – Kelompok mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri (HM-TRKI) Politeknik Bombana yang tergabung dalam Tim Program ORMAWA Membangun Negeri (POMN) menggelar kegiatan diseminasi hasil program di Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah, pada Selasa, 12 November 2024.

Kegiatan yang bertujuan memperkenalkan hasil pengembangan produk turunan dari pohon aren ini merupakan tahap akhir dari program yang telah berlangsung sejak Agustus 2024.

Mengusung tema “Pengembangan Keragaman Potensi Hasil Arenga Pinnata sebagai Sentra Industri Kecil Menengah untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kelurahan Poea,” tim mahasiswa didampingi dosen pembimbing, Asrianti, S.T., M.T., melakukan berbagai tahapan selama program, termasuk sosialisasi dan pelatihan, pendampingan kelompok, pemberian alat pengolahan aren, hingga evaluasi.

Dalam sambutannya, Sahirul, S.P., M.Ap., Lurah Poea yang membuka kegiatan secara resmi, mengapresiasi upaya mahasiswa dalam membantu masyarakat setempat memanfaatkan hasil pohon aren. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Politeknik Bombana, Rizal, S.Km., para kelompok tani binaan, serta warga Poea yang antusias mengikuti diseminasi hasil program.

Para peserta juga diperkenalkan pada berbagai produk olahan aren seperti gula aren cetak, gula cair, gula semut, manisan kolang-kaling, serta produk kreatif sapu dari lidi.

Inovasi dari mahasiswa juga mencakup pembuatan alat pengupas buah aren, yang mempercepat proses pengolahan kolang-kaling, sebuah produk pangan fungsional dengan nilai ekonomi tinggi yang selama ini belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Mahasiswa Polina saat memperagakan penggunaan alat pengupas biji kolang kaling
Mahasiswa Polina saat memperagakan penggunaan alat pengupas kolang kaling

Asrianti, dosen pembimbing kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program yang dijalankan. “Alhamdulillah, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga bulan ini telah memberi dampak positif bagi masyarakat. Kami belajar dari mereka mengenai pengolahan aren, sementara mahasiswa berkontribusi dengan inovasi produk yang diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi,” ujar Asrianti.

Pada kesempatan ini, turut hadir pula akademisi dari Universitas Halu Oleo (UHO) di antaranya Prof. Dr. Alida Palilati, S.E., M.Si., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Dr. Salma Saleh, M.Si., dosen Manajemen UHO. Kedua akademisi UHO tersebut mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam pengembangan produk lokal serta memberikan masukan terkait uji mutu dan perizinan edar produk, guna mendorong terciptanya kewirausahaan yang berkelanjutan di Kabupaten Bombana.

Hal ini dinilai dapat membuka peluang kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mengembangkan produk-produk lokal di Sulawesi Tenggara.

Selain memaparkan hasil program, mahasiswa juga melakukan simulasi pengolahan kolang-kaling yang disambut positif oleh warga setempat. Program ini diharapkan terus berkembang melalui evaluasi keberlanjutan yang akan dilaksanakan dua bulan pasca-program untuk memastikan masyarakat tetap melanjutkan usaha pengolahan aren sebagai sumber ekonomi baru.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Politeknik Bombana berhasil memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi kreatif di Kelurahan Poea, sekaligus memperkuat keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal yang selama ini belum dioptimalkan.




Dukungan Kokoh, 60 Persen Warga Muna Timur Jagokan Rajiun-Purnama di Pilkada

MUNA, Sultranet.com – Sebanyak 60 persen warga di Muna Timur, yang dijuluki Bumi Sowite, menyatakan komitmennya untuk mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 2, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 2024. Dukungan solid ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Pasir Putih, La Pini bin La Kontau, pada Rabu (13/11/2024) di Desa Kogholifano, Muna, Sulawesi Tenggara.

La Pini mengatakan bahwa keluarga besar pendukung RAHMATnya Muna di wilayah Muna Timur sangat optimistis dengan kepemimpinan Rajiun-Purnama. Menurutnya, pengalaman Rajiun Tumada sebagai mantan Bupati Muna Barat menjadi alasan utama warga memilih pasangan ini untuk memimpin Kabupaten Muna.

“Dari Kecamatan Pasikolaga, Pasir Putih, hingga Kecamatan Maligano, sekitar 60 persen warga mendukung Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan. Kami terus berjuang keras agar bisa mencapai kemenangan di atas 70 persen demi mengalahkan calon lain,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa basis keluarga besar RAHMATnya Muna di Muna Timur tetap solid tanpa perpecahan. La Pini yakin suara untuk paslon nomor 2 akan mendominasi perolehan suara di wilayah itu.

“Tidak ada yang berpaling mendukung calon lain. Insya Allah, nomor 2 akan menang di Muna Timur. Target kami 70 persen agar La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan bisa ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna periode 2025-2030,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Media Center RAHMATnya Muna, Anton Laeti, membenarkan pernyataan La Pini dan menyebutkan bahwa dukungan dari warga Muna Timur untuk paslon Rajiun-Purnama sudah mencapai sekitar 60 persen berdasarkan data internal.

“Apa yang disampaikan Pak La Pini benar. Keluarga besar di Muna Timur sangat bekerja keras. Berdasarkan data kami, sekitar 60 persen warga di sana siap memilih paslon nomor 2 pada hari pemilihan nanti,” ujar Anton.

Soliditas dan antusiasme warga di Muna Timur diharapkan menjadi kekuatan besar untuk pasangan Rajiun-Purnama dalam meraih kemenangan di Pilkada Muna 2024.