Pemkab Bombana Gelar Diseminasi Audit Stunting untuk Percepat Penurunan Kasus

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), resmi membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II tahun 2024 pada Jumat (29/11/2024). Acara yang berlangsung di Aula Kantor DPPKB ini dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Muslihin, SP, dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, tenaga kesehatan, camat, serta kepala desa dan lurah.

Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil audit serta evaluasi kasus stunting yang dilakukan selama semester kedua. Selain itu, acara ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai strategi dan langkah konkret dalam penanganan stunting. Stunting, sebagai permasalahan kesehatan yang signifikan, terus menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, terutama balita dan anak-anak.

Dalam sambutannya, Muslihin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari tingkat pusat hingga desa, untuk menekan angka stunting. “Penurunan stunting ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak. Semua harus terlibat, baik di tingkat pusat, kabupaten, hingga desa. Tanpa kerja sama yang solid dan komitmen yang jelas, target ini sulit tercapai,” ujar Muslihin.

Ia juga mengungkapkan langkah-langkah strategis yang telah diambil Pemerintah Kabupaten Bombana. Salah satunya adalah pembentukan Tim Audit Kasus Stunting, penerbitan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2024 tentang peran desa dalam percepatan penurunan stunting, serta Surat Keputusan Bupati Nomor 494 Tahun 2023 yang menetapkan 45 desa sebagai lokus stunting tahun 2024.

Pendekatan konvergensi juga menjadi kunci dalam penanganan stunting di Bombana. Program ini dilaksanakan melalui delapan aksi konvergensi yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sektor terkait. Langkah ini diharapkan mampu memastikan setiap pihak bekerja secara terpadu dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Menurut data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, angka prevalensi stunting di Kabupaten Bombana mencapai 30,4%, sedikit di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Tenggara yang berada di angka 30%. Target nasional pada tahun 2024 adalah menurunkan angka stunting dari 24,4% menjadi 14%.

Muslihin juga mengingatkan peserta agar berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Sebagai bagian dari masyarakat, mari kita menjalankan peran kita masing-masing dengan komitmen tinggi. Program ini tidak hanya untuk memenuhi target, tetapi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Diseminasi ini mencakup pemaparan hasil audit stunting semester II, diskusi strategi penanganan, dan sesi tanya jawab untuk menggali ide serta rekomendasi dari peserta. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan program pembinaan kesehatan ibu dan anak, peningkatan akses layanan gizi, dan pengawasan lebih intensif di desa lokus stunting.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen besar Pemkab Bombana untuk menciptakan generasi masa depan yang bebas stunting. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.

Melalui sinergi dan langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis mampu menurunkan angka stunting secara signifikan, sekaligus menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. “Stunting adalah tantangan besar, tetapi dengan kerja bersama, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Muslihin.




Kodim 1431/Bombana Gelar Binjaring dan Mitra Karib

Bombana, SultraNET. | – Kodim 1431/Bombana menggelar kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib (Binjaring) Tahun 2024 dengan tema “Mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Guna Mengoptimalkan Deteksi Dini, Cegah Dini, Temu Cepat, dan Lapor Cepat”. Jumat, (29/11)

Kegaitan yang berlangsung di Kantor Desa Pangkuri, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana ini dipimpin langsung oleh Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, dan dihadiri perangkat desa serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Andi Irfandi menyampaikan pentingnya pembinaan mitra karib dalam mendukung tugas Kodim 1431/Bombana. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman seperti narkoba, konflik antarwarga, dan isu lainnya.

“Kami juga mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan seperti pompa air agar dapat ditindaklanjuti. Hal ini bagian dari upaya menciptakan keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dandim juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai prioritas nasional.

“Data-data pertanian perlu diperkuat dan dilaporkan sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden. Melalui mitra karib, kami berharap masyarakat semakin memahami tugas TNI, termasuk dalam pemberdayaan wilayah pertahanan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkuri, Herdin, turut menyampaikan aspirasinya. Ia mengharapkan dukungan TNI dalam memenuhi kebutuhan pengairan di wilayahnya.

“Kami mohon bantuan pompa air untuk mendukung pertanian masyarakat. Semoga dengan kebersamaan ini, hubungan antara TNI dan warga semakin erat,” ucap Herdin.

Kegiatan Binjaring Mitra Karib diharapkan mampu mengoptimalkan peran TNI dalam pemberdayaan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang kondusif serta harmonis. (PEN)




JSI Beberkan Kunci Sukses BERANI di Pilkada Bombana

Bombana, sultranet.com – Jaringan Suara Indonesia (JSI), lembaga survei dan konsultan politik nasional, mengungkapkan tiga kunci utama di balik kemenangan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani (BERANI) dalam Pilkada Bombana 2024. Analisis ini berdasarkan hasil quick count serta riset lapangan yang telah dilakukan JSI. Jumat (29/11/2024)

Manajer Strategi JSI, Nursandy Syam, menjelaskan bahwa keberhasilan pasangan BERANI tidak lepas dari kombinasi pesona kandidat, strategi kampanye yang efektif, dan soliditas mesin politik. Pesona Burhanuddin sebagai mantan Penjabat Bupati yang memiliki rekam jejak positif dan hubungan sosial yang kuat dengan masyarakat disebut menjadi salah satu faktor penentu. Ia dianggap sebagai figur solutif yang mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat Bombana.

Di sisi lain, Ahmad Yani melengkapi daya tarik pasangan ini dengan pengalamannya di bidang politik yang membuatnya mampu berkomunikasi dengan baik dan membangun kepercayaan publik.

“Keduanya menjadi magnet politik yang memikat mayoritas pemilih,” ungkap Nursandy.

Selain pesona kandidat, strategi kampanye yang tepat turut memainkan peran signifikan. Pasangan BERANI sukses memosisikan diri sebagai alternatif yang menawarkan solusi nyata dibandingkan kandidat lain. Mereka mengedepankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan menyampaikan pesan politik yang mudah diterima.

“Kontras yang mereka bangun memberikan diferensiasi yang kuat di mata pemilih,” tambahnya.

Faktor terakhir yang disebut JSI adalah soliditas mesin politik. Burhanuddin dan Ahmad Yani didukung oleh partai koalisi dan tim relawan yang bekerja keras dan militan untuk meyakinkan pemilih, bahkan hingga ke pelosok desa. Konsistensi kerja-kerja politik ini membantu pasangan BERANI meraih simpati luas dari masyarakat Bombana.

Berdasarkan hitung cepat yang dirilis JSI, pasangan BERANI unggul dengan selisih suara signifikan dari kandidat lain. Kemenangan ini menjadi awal harapan baru bagi Kabupaten Bombana, di mana pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani diharapkan dapat merealisasikan program-program yang telah mereka janjikan.




Laksanakan Karya Bakti, Babinsa Koramil 03/Poleang tanam Pohon di Dusun Polotari

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya mencegah banjir dan polusi udara, anggota Koramil 1431-03/Poleang yang dipimpin langsung oleh Pelda Adri melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Dusun Polotari, Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana, Sabtu (29/11). Kegiatan ini melibatkan warga setempat yang turut berpartisipasi secara gotong royong.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah personel Koramil 1431-03/Poleang, termasuk Pelda Adri, Sertu Jusman, Sertu Abd Wahid, Koptu Beny Mugiarso, Kopda Dedi Ilham, dan Praka Akmal. Selain itu, Kepala Dusun Polotari, Arifuddin, serta sekitar 10 warga masyarakat turut bergabung. Sebanyak 25 pohon jati dan bitti ditanam di lahan yang telah disiapkan sebelumnya.

Kepala Dusun Polotari, Arifuddin, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Babinsa yang melibatkan masyarakat. Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi lingkungan kami, terutama dalam mencegah banjir di musim penghujan,” ujarnya.

Pelda Adri juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kegiatan ini.

“Penanaman pohon ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain mencegah banjir, pohon-pohon ini juga akan membantu menyerap polusi udara dan menciptakan suasana lebih asri,” katanya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, mengungkapkan dukungannya terhadap inisiatif Babinsa dan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif. Kolaborasi antara Babinsa dan masyarakat seperti ini merupakan wujud sinergi yang harus terus dipertahankan demi menciptakan lingkungan yang lebih baik,” tutupnya.




Quick Count Internal: Rajiun-Purnama Unggul Tipis di Pilkada Muna

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), mencatat keunggulan tipis berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) internal. Paslon ini meraih 42,7 persen suara, unggul tipis dari pasangan Bachrun Labuta-La Ode Asrafil yang memperoleh 42,1 persen.

Selisih suara antara kedua paslon hanya 0,6 persen atau sekitar 293 suara, berdasarkan data C1-KWK dari 357 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Muna. Sementara itu, pasangan lainnya, La Ode Kardini-Noor Dhani, Abdul Rahman-Awal Jaya Bolombo, dan Ringa Jhon-Syarifuddin Udu, berada di posisi berikutnya dengan perolehan suara lebih rendah.

LM Rajiun Tumada dalam konferensi persnya pada Kamis (28/11/2024) menyampaikan bahwa keunggulan ini sangat tipis, sehingga berpotensi dipengaruhi oleh gerakan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, ia mengimbau para relawan, simpatisan, dan pendukung untuk mengawal proses demokrasi di Kabupaten Muna agar tetap berjalan sesuai aturan.

“Hari ini kita klaim kemenangan berdasarkan data C1-KWK dari semua saksi di 357 TPS. Jika pihak lain mengklaim kemenangan, kami juga berhak melakukannya karena data kami jelas. Namun, kita semua harus sabar menunggu hasil resmi dari pleno rekapitulasi KPU,” kata Rajiun Tumada.

Rajiun juga meminta para pendukungnya untuk tetap tenang dan mengedepankan proses demokrasi yang sehat. “Kami terus menyelesaikan pengumpulan data C1-KWK di seluruh kecamatan. Data ini nantinya akan menjadi pedoman resmi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rajiun mengungkapkan bahwa tim hukumnya telah mengumpulkan sejumlah bukti pelanggaran yang terjadi selama proses kampanye, debat publik, hingga pungut hitung di TPS.

Dugaan pelanggaran ini akan segera dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna untuk ditindaklanjuti.

“Kami melihat adanya indikasi kecurangan yang sistematis, masif, dan terstruktur. Meski begitu, saya dan Purnama Ramadhan tetap ikhlas, dengan tekad kuat untuk membangun Kabupaten Muna lebih baik ke depan,” tegasnya.

Hasil resmi Pilkada Muna akan ditentukan melalui pleno rekapitulasi KPU, yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 22 kecamatan.

Pilkada Muna 2024 menjadi ajang kontestasi politik yang sengit, dengan selisih suara yang tipis di antara dua pasangan terkuat. Keberhasilan menjaga integritas proses pemilu akan menjadi kunci keberhasilan demokrasi di Bumi Sowite.




Pilkada 2024, Pj. Bupati Bombana Tinjau Tempat Pemungutan Suara

Bombana, sultranet.com – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara berlangsung serentak. Pada momen penting ini, Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Rumbia dan Rarowatu untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara. Rabu (27/11/2024)

Didampingi oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana, Hasdin Nompo, unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu Bombana, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana, Edy Suharmanto mengunjungi beberapa TPS, di antaranya TPS 2 Kelurahan Doule, TPS 3 Kelurahan Lameroro, serta TPS 1 Kecamatan Rarowatu.

Dalam pemantauannya, Pj. Bupati ingin memastikan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai prosedur dan aman, tanpa hambatan berarti. Edy menyatakan pentingnya proses demokrasi yang bersih dan transparan untuk menghasilkan pemimpin yang berintegritas. “Pemilu ini adalah pesta demokrasi masyarakat Bombana. Kami ingin memastikan semua berjalan lancar, tertib, dan aman, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang kita junjung tinggi,” ujarnya di sela-sela kunjungannya.

Edy juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bombana yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran demokrasi yang semakin meningkat. “Antusiasme masyarakat dalam memberikan hak pilihnya patut diapresiasi. Ini membuktikan bahwa warga Bombana memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Proses pemantauan juga dilakukan untuk meninjau kesiapan panitia pemungutan suara dalam menjalankan tugasnya. Edy Suharmanto memberikan dukungan moral kepada petugas TPS yang bekerja di lapangan untuk memastikan pemilu berjalan sukses. “Panitia memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelaksanaan pemilu. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka,” ungkap Edy.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, yang turut mendampingi, melaporkan bahwa pelaksanaan pemungutan suara di seluruh wilayah Bombana secara umum berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa seluruh petugas TPS telah dibekali pelatihan teknis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala. “Hingga saat ini, kami belum menerima laporan adanya hambatan berarti. Semua berjalan sesuai rencana,” jelas Hasdin.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bombana memastikan bahwa pengawasan terhadap proses pemilu dilakukan secara ketat. “Kami berkomitmen untuk menjaga integritas pemilu. Setiap potensi pelanggaran akan langsung ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Ketua Bawaslu.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bombana juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang kondusif selama dan setelah proses pemungutan suara. Ia berharap masyarakat tetap menghormati hasil pemilu yang diumumkan sesuai jadwal oleh KPU.

Pemantauan ini diakhiri dengan dialog singkat antara Pj. Bupati dengan masyarakat dan petugas di lokasi TPS. Edy mengapresiasi kerjasama semua pihak, mulai dari penyelenggara pemilu hingga aparat keamanan, dalam menjaga kelancaran pesta demokrasi ini.

Dengan adanya pemantauan langsung oleh Pj. Bupati, diharapkan masyarakat Bombana semakin percaya terhadap pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan akuntabel. Momen ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung proses demokrasi yang berkualitas di daerah tersebut.




Dandim 1431/Bombana periksa Kesiapan Personel Pengamanan TPS Wilayah Koramil 03/Poleang.

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka memastikan kelancaran Pemilukada 2024 di Kabupaten Bombana, Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., Lakukan pemeriksaan dan pengecekan kesiapan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Makoramil 1431-03/Poleang, Jalan Merdeka, Kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/11). Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 personel, terdiri atas Babinsa Koramil 1431-03/Poleang dan BKO Yonif 725/Woroagi.

Pada Perhelatan Pemilukada Serentak Tahun 2024 ini, Kodim 1431/Bombana Menyiapkan 130 Personel dari Jajaran Kodim dan 30 Orang Pesonel BKO dari Yonif 725/Woroagi yang terbagi dalam 4 bagian yaitu Makodim sebayak 37 Orang, Koramil 01/Rumbia sebayak 27 Orang, Koramil 02/Kabaena sebayak 30 Orang dan Koramil 03/Poleang sebanyak 36 orang, yang nantinya akan di sebar di 273 TPS.

Dalam arahannya, Letkol Andi Irfandi menekankan pentingnya kesiapan personel di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi selama Pemilukada.

Saya hadir untuk mengecek langsung kesiapan anggota, terutama di wilayah Poleang. Saya harap setiap Babinsa dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sehingga mereka dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman,” ungkap Dandim

Kepada personel BKO Yonif 725/Woroagi, Dandim juga memberikan instruksi khusus untuk tetap siaga di Markas Koramil 1431-03/Poleang.

“Personel harus selalu siap menghadapi situasi darurat yang mungkin timbul, terutama di wilayah dengan potensi kerawanan tinggi. Jangan sampai ada gangguan yang menghambat jalannya Pemilukada serentak tahun ini,” tegasnya.

Dandim juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga netralitas TNI selama pengamanan berlangsung.

“Hindari pelanggaran sekecil apa pun. Netralitas TNI adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kita,” Tutup Dandim di hadapan para personel. (PEN)




Logistik Pilkada Tiba di Kodeoha, Pengawasan Berjalan Ketat

Kolaka Utara, sultranet.com – Logistik Pilkada serentak yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024, tiba di Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (25/11/2024).

Serah terima logistik berlangsung di Sekretariat PKK Kodeoha, Kelurahan Mala-Mala, dengan pengawasan ketat oleh berbagai pihak untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi dua hari mendatang.

Turut hadir dalam acara penerimaan logistik tersebut Kapolsek Kodeoha, IPTU Arianto Sarira; Ketua PPK Kodeoha, Baso Maryam M., bersama anggota PPK dan PPS; Ketua Panwascam Kodeoha, Ary Saputra, bersama anggota Panwascam dan PTPS; serta Camat Kodeoha, Syahlan Launu, didampingi Kepala Seksi Trantibum, Pemerintahan, dan Kesos Kecamatan Kodeoha.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Kodeoha, Syahlan Launu, S.H., memastikan logistik yang diterima sudah lengkap dan sesuai dengan berita acara penerimaan.

“Logistik yang diterima sudah kami pastikan cukup untuk mendukung kelancaran Pilkada. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk memastikan proses ini berjalan dengan lancar,” ujar Syahlan.

Syahlan juga berharap Pilkada yang akan digelar dua hari lagi dapat berjalan dengan demokratis dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Kabupaten Kolaka Utara dan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap Pilkada ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tentunya demokratis, agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan rakyat dan membawa kemajuan bagi daerah,” tambahnya.

Komisioner KPU Kolaka Utara, Aswar, S.H., menyatakan bahwa distribusi logistik adalah bagian penting dari persiapan pemilu.

“Kami terus berkoordinasi dengan PPK, PPS, dan Panwaslu untuk memastikan logistik sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik,” ungkap Aswar.

Aswar juga menegaskan komitmen KPU dalam menjaga integritas Pilkada.

“Kami akan terus memastikan semua tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk mewujudkan Pemilu yang transparan, jujur, dan adil,” katanya.

Dengan logistik yang telah diterima dengan baik, Kecamatan Kodeoha siap melaksanakan Pilkada serentak 2024. Seluruh pihak berharap pemilu kali ini dapat berjalan aman dan sukses, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Kolaka Utara dan Sulawesi Tenggara secara umum.




Tender di ULP Muna Diduga Langgar Prosedur, Keributan Pecah hingga Penyitaan Dokumen

MUNA, Sultranet.com – Proses tender dan lelang proyek tahun anggaran 2024 yang dilakukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Sulawesi Tenggara, mendapat sorotan tajam. Seorang peserta tender, Ramaddan, menuding ULP Muna melakukan kecurangan dengan mengatur pemenang lelang sebelum proses selesai. Situasi ini memicu keributan di kantor ULP hingga berujung pada penyitaan dokumen oleh Ramaddan. Senin (25/11/2024)

Ramaddan mengungkapkan bahwa kehadirannya di kantor ULP atas undangan resmi untuk melakukan klarifikasi terkait pembuktian verifikasi perusahaan yang masuk dalam tender proyek di Desa Labulu-bulu. Namun, ia mendapati bahwa proses lelang diduga sudah diatur untuk memenangkan perusahaan tertentu yang terkait dengan panitia ULP sendiri.

“Saya datang untuk klarifikasi karena saya adalah peserta tender. Ternyata, ULP ini sudah mengatur agar salah satu perusahaan menjadi pemenang, bahkan perusahaan itu ada hubungannya dengan panitia. Kami ribut di sana karena ini tidak adil,” ujar Ramaddan, Senin (25/11/2024).

Ia menambahkan bahwa diduga ULP Muna telah melanggar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Ramaddan bahkan menilai proses lelang hanya formalitas belaka karena semuanya sudah diatur sejak awal.

“Kalau seperti ini, tidak perlu ada lelang, langsung tunjuk saja pemenangnya. ULP Muna menggunakan server mereka sendiri, jadi semua bisa mereka kendalikan,” katanya.

Ramaddan saat berada di Kantor ULP Muna
Ramaddan saat berada di Kantor ULP Muna

Ramaddan juga menyebut adanya penggunaan dokumen perusahaan tanpa izin. Ia mengaku menemukan dokumen milik CV Rahmat Mandiri yang digunakan oleh oknum panitia lelang tanpa sepengetahuan pemiliknya, Rahman. Dokumen tersebut, menurutnya, dipakai oleh salah satu panitia untuk memenangkan lelang secara ilegal.

“Mereka sering mengambil dokumen perusahaan orang lain, lalu mereka lelang sendiri dengan server mereka. Ini jelas praktik mafia,” ungkapnya.

Ramaddan menyatakan telah melaporkan dugaan pelanggaran ini ke Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, namun laporan tersebut belum ditindaklanjuti. Ia bahkan mengaku mendengar pernyataan dari oknum Kepala Dinas yang menyebut bahwa aparat penegak hukum, kecuali KPK, dapat “diatur.”

Menanggapi tudingan ini, Kepala Bagian (Kabag) ULP Muna, Taufik, membenarkan adanya keributan di kantornya. Namun, ia membantah bahwa keributan tersebut dipicu oleh peserta tender. Ia juga memastikan bahwa tender proyek dimaksud telah dibatalkan karena adanya tekanan dari pihak luar.

“Pokja memutuskan membatalkan tender karena situasi tidak kondusif. Dokumen yang seharusnya diverifikasi diambil paksa oleh pihak luar,” jelas Taufik.

Terkait dugaan penyalahgunaan dokumen perusahaan, Taufik membantah keras. “Tidak ada dokumen perusahaan yang disalahgunakan. Itu tidak benar,” elaknya.

Ramaddan meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera mengusut tuntas dugaan praktik mafia tender di ULP Muna. Menurutnya, tindakan ini telah berlangsung lama dan merusak integritas pengadaan barang dan jasa di wilayah tersebut.

“Kalau tidak dibongkar, praktik ini akan terus terjadi. Ini sudah mendarah daging dan mencederai keadilan dalam proses pengadaan,” tutupnya.




Fraksi Kebangkitan dan Bulan Bintang DPRD Bombana Desak Pemerintah Fokus Penguatan Ekonomi dan Layanan Kesehatan

Rumbia, sultranet.com – Fraksi Kebangkitan dan Bulan Bintang (FKBB) DPRD Kabupaten Bombana menyerukan agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius pada penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan pelayanan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris FKBB, Yudi Utama Arsyad, dalam pandangan umum fraksi atas rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 pada sidang paripurna, Senin (25/11).

Dalam pidatonya, Yudi menekankan pentingnya sinkronisasi program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, APBD 2025 harus berorientasi pada program yang dapat direalisasikan secara konkret, bukan hanya sebatas pembahasan.

“Kami mengharapkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, petani, dan nelayan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara langsung,” ujarnya.

Yudi juga menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kebijakan yang cermat dan penerimaan yang tidak membebani masyarakat.

Ia meminta agar manajemen Perumda PDAM Tirta Moico dan Perusda, sebagai salah satu potensi PAD, dikelola oleh pihak yang kompeten agar dapat meningkatkan pendapatan daerah secara maksimal.

Dalam bidang kesehatan, Yudi menegaskan bahwa fasilitas dan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Ia meminta perhatian khusus pada pengembangan Rumah Sakit Tanduale dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.

Selain itu, Yudi mengingatkan pemerintah untuk memastikan pembayaran gaji dan insentif tenaga medis tidak lagi mengalami keterlambatan.

“Masalah ini sangat memengaruhi kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat dan harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Yudi juga menyatakan dukungan FKBB terhadap kebijakan pemerintah dalam memulihkan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap konsisten dalam melibatkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses atau temuan lapangan.

 “Kami berharap seluruh program prioritas yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik, meskipun tantangan di tahun mendatang diprediksi akan cukup berat,” tambahnya.

Di akhir pandangannya, Yudi menegaskan bahwa FKBB menerima dan menyetujui rancangan APBD 2025 untuk dibahas ke tahap selanjutnya.

Ia berharap seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan fraksi tersebut dapat diakomodasi dengan baik oleh pemerintah daerah.

“FKBB akan terus menjalankan fungsi kontrol untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bombana,” tutup Yudi Utama Arsyad.