Pj. Gubernur Sultra Lantik Ridwan Badallah sebagai Pj. Bupati Buton Selatan

KENDARI, sultranet.com – Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., secara resmi melantik Dr. M Ridwan Badallah, S.Pd., M.M., sebagai Pejabat Bupati Buton Selatan (Pj. Busel), Selasa (12/11/2024). Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra ini menandai pergantian kepemimpinan di Kabupaten Buton Selatan dengan harapan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat.

Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Forkopimda tingkat I Provinsi Sultra, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, pimpinan TNI di Sultra atau yang mewakili, serta pimpinan Kementerian/Lembaga di Sultra. Selain itu, sejumlah pejabat Pemprov Sultra juga turut hadir dalam momen tersebut.

Pada acara pelantikan, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Sultra, Muliadi, membacakan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3-4615 Tahun 2024 yang menyatakan pemberhentian dan pengangkatan Pj. Bupati Buton Selatan. Setelah pengucapan janji jabatan, Pj. Gubernur menyerahkan surat keputusan dari Mendagri dan menyematkan tanda pangkat kepada Dr. M Ridwan Badallah.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Sultra mengharapkan agar pelantikan ini membawa keberkahan dan kesuksesan bagi Pj. Bupati yang baru beserta keluarga, serta memberikan apresiasi kepada Parinringi, SE., M.Si., atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj. Bupati Buton Selatan sebelumnya.

Pj. Gubernur juga menekankan agar Pj. Bupati yang baru memegang teguh 17 asas AAUPB (Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik) sebagaimana diatur dalam UU No. 30 Tahun 2014, terutama asas kemanfaatan yang berfokus pada keseimbangan kepentingan individu, masyarakat, pemerintah, dan lingkungan. Selain itu, Pj. Gubernur mengingatkan pentingnya sinkronisasi program Pemerintah Provinsi Sultra dengan visi dan misi nasional, terutama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien, serta hemat dalam pengelolaan anggaran negara dan daerah, sesuai dengan arahan Presiden pada Rakornas 7 November 2024.

Pj. Gubernur juga mengingatkan pentingnya menuntaskan tahun anggaran 2024 dengan baik, serta mematuhi ketentuan yang tertuang dalam SK Mendagri dan Permendagri No. 4/2023. Ia juga mengimbau agar Pj. Bupati yang baru dapat menjadi pemimpin yang memberikan teladan, dengan prinsip “Lead By The Example.”

Dengan Pemilu yang hanya tinggal 14 hari lagi, Pj. Gubernur menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan keamanan, agar pesta demokrasi 2024 dapat berlangsung dengan lancar dan aman.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Pj. Bupati Buton Selatan yang baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk memajukan daerah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Buton Selatan.




Sekda Sultra Pimpin Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Buteng

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D., membuka sekaligus memimpin jalannya evaluasi kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) pada Senin (11/11/2024) di Kendari. Kegiatan evaluasi ini diadakan sebagai bagian dari pemenuhan amanat Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sultra yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Evaluasi Kinerja menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan kewajiban bagi setiap jabatan pimpinan tinggi pratama yang telah memasuki masa jabatan lima tahun.

“Evaluasi kinerja ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan setiap pejabat yang memasuki periode lima tahun masa jabatan dapat terus meningkatkan kinerjanya,” ujar Asrun Lio.

Tim evaluasi yang dibentuk oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buteng tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Sultra, dengan melibatkan sejumlah anggota lainnya. Kegiatan evaluasi ini secara rutin dilaksanakan terhadap semua JPTP, termasuk Sekda yang akan memasuki masa jabatan lima tahun.

Sekda Sultra menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan kali ini hanya berfokus pada jabatan definitif Sekda Kabupaten Buteng, bukan jabatan sementara (Pj.) Buteng yang saat ini dijabat oleh Sekda Kabupaten Buteng definitif.

“Evaluasi ini hanya berkaitan dengan kinerja selama lima tahun menjabat sebagai Sekda Buteng, termasuk kemampuan intelektual dan wawancara yang akan dilakukan oleh tim evaluasi,” terangnya.

Hasil dari evaluasi kinerja ini nantinya akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yang akan menjadi rujukan serta dasar bagi perbaikan dan peningkatan kinerja para pejabat di masa yang akan datang. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi langkah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan di Kabupaten Buton Tengah.




Diguyur Hujan, Ribuan Pendukung ASR-Hugua Tetap Membludak di Wakatobi

Wakatobi, sultranet.com – Meski diguyur hujan, antusiasme ribuan pendukung pasangan calon Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) dan Hugua, tetap membludak saat kampanye di Desa Waetuno, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Senin (11/11/2024).

Menurut pantauan sultranet.com sekitar 2.000 kursi yang disediakan panitia terisi penuh. Bahkan, banyak pendukung yang rela berdiri untuk mengikuti jalannya kampanye. Suasana semakin semarak saat pasangan ASR-Hugua tiba di lokasi, disambut sorak-sorai meriah dari para simpatisan.

Ela, warga Kelurahan Wandoka Utara, salah satu pendukung, menyampaikan alasan kuatnya mendukung pasangan ini.

“Kami percaya ASR-Hugua bisa membawa perubahan besar untuk Sulawesi Tenggara. ASR sebelum menjadi gubernur saja sudah banyak membantu masyarakat, begitu juga Hugua, yang dikenal sangat peduli dengan warga Wakatobi,” ujarnya.

Hugua pun menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung yang tetap setia meski diguyur hujan. Ia bahkan menganggap kemunculan pelangi saat kampanye sebagai simbol koalisi partai pengusung mereka.

“Pelangi ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan simbol dari partai-partai yang mendukung kami,” ucap Hugua disambut tepuk tangan riuh.

Pada kesempatan itu, Hugua memaparkan visi-misi serta program unggulan yang akan dijalankan bersama ASR jika terpilih, di antaranya:

1. SAMUDRA atau Semua Mudah Dapat Kerja.

2. SATRIA KEPULAUAN atau Alokasi anggaran satu triliun untuk kepulauan.

3. SETARA atau Bantuan 100 juta untuk petani dan nelayan.

4. SPORTIKA atau Pembangunan sport center di setiap kota dan kabupaten.

5. JAMA’AH atau Infrastruktur jalan mulus antar wilayah.

6. PENGGARIS atau Seragam dan sekolah gratis.

7. MANTU atau Modal usaha untuk ibu-ibu.

8. LARIS atau Layanan ambulans darat dan laut gratis.

Calon Gubernur ASR juga menekankan komitmennya untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, tidak ada lagi siswa yang kesulitan membeli seragam sekolah. Kita juga akan memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Saat ini, Wakatobi dikenal sebagai surga bawah laut, dan kami berkomitmen menjadikannya surga nyata di daratan juga,” kata ASR optimis.

Acara kampanye ini berlangsung meriah dengan hiburan dan orasi politik yang membakar semangat para pendukung. Mereka tetap bertahan hingga acara selesai, menunjukkan dukungan penuh kepada pasangan ASR-Hugua. Antusiasme tinggi dari warga Wakatobi menjadi sinyal kuat bahwa pasangan ini akan mendapat dukungan luas di Sulawesi Tenggara.




Pemprov Sultra Uji Coba Pemberian Makan Bergizi Gratis untuk Anak Kurang Mampu

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sosial, tepatnya UPTD Panti Sosial Asuhan Anak dan Bina Remaja, menindaklanjuti instruksi Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., terkait program pemberian makan bergizi gratis. Program uji coba ini merupakan langkah awal untuk mendukung misi Presiden Republik Indonesia yang tertuang dalam Asta Cita, dengan salah satu program unggulannya adalah pemberian makanan gratis bagi anak-anak kurang mampu. Uji coba ini dimulai pada Senin (11/11/2024) di Kendari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., yang mewakili Pj. Gubernur, turut hadir untuk memantau jalannya uji coba. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.15 WITA, di mana Sekda Sultra berinteraksi langsung dengan anak-anak yang menjadi sasaran pelaksanaan program. “Uji coba ini merupakan langkah awal dalam finalisasi kebijakan pemberian makanan bergizi gratis secara luas di Sultra. Kami berharap ini bisa menjadi bagian dari pelaksanaan program Presiden RI yang akan diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia pada tahun 2025,” ujar Sekda Sultra.

Dalam pelaksanaan uji coba ini, Sekda Sultra menjelaskan bahwa menu makanan yang disajikan kepada anak-anak telah memenuhi standar gizi yang sehat, yang mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah. “Hari ini, menu makanan yang kami sajikan sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan. Kami memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi anak-anak ini bergizi dan memenuhi kebutuhan kesehatan mereka,” tambahnya.

Menurut Sekda, pelaksanaan uji coba ini tidak hanya berfokus pada menu makanan, tetapi juga mencakup evaluasi terhadap beberapa aspek lain, seperti penyediaan bahan makanan, proses distribusi, pengemasan, hingga pengelolaan sampah. “Kami akan terus mengevaluasi program ini, agar bisa diterapkan dengan baik saat pelaksanaan serentak pada tahun 2025. Yang terpenting, makanan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga tidak berlebihan sehingga tidak menambah sampah,” jelasnya.

Kegiatan uji coba ini melibatkan sebanyak 70 anak-anak yang berasal dari Panti Sosial dan luar Panti. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, dari tanggal 11 hingga 18 November 2024. Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Sultra, Haris Ranto, SST, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari dukungan Pemprov Sultra terhadap program Asta Cita Presiden RI. “Program pemberian makan bergizi gratis ini bertujuan untuk mendukung anak-anak kurang mampu, baik yang ada di dalam Panti Sosial maupun di luar Panti. Kami berharap program ini dapat dilaksanakan dengan maksimal dan memberikan dampak positif,” terang Haris.

Dengan adanya uji coba ini, Pemprov Sultra berharap dapat melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap aspek-aspek yang masih perlu disempurnakan. Pemerintah Provinsi Sultra juga akan melibatkan seluruh pihak terkait untuk menyukseskan program ini dan memastikan bahwa anak-anak yang membutuhkan dapat menerima manfaatnya.




Sinergi Pentahelix, Strategi BPN Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Jakarta – Badan Pangan Nasional (BPN) menggalakkan pendekatan sinergi pentahelix sebagai strategi utama menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks. Pendekatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku bisnis, komunitas, akademisi, dan media untuk memperkuat rantai pasok pangan dari hulu ke hilir.

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi BPN, Nita Yulianis, menegaskan pentingnya sinergi ini untuk menjaga ketersediaan pangan yang berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada impor. “Penyediaan pangan bersifat strategis secara nasional. Sinergi pentahelix menjadi langkah kunci dalam menjaga rantai pasok pangan agar tetap stabil dari produksi hingga konsumsi,” ujarnya dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Makan Bergizi Gratis, Pasokan Pangan Cukupkah?”, Senin (11/11).

Indonesia, yang tercatat sebagai produsen beras terbesar keempat di dunia dengan kontribusi 6% terhadap total produksi global berdasarkan data USDA 2022, memiliki modal besar untuk mewujudkan ketahanan pangan. Produksi beras nasional mencapai 31.540 ton, menjadi salah satu fondasi utama dalam memastikan kebutuhan pangan domestik terpenuhi.

BPN juga menaruh perhatian pada stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen. Nilai Tukar Petani (NTP) yang masih berada di bawah angka 100 menunjukkan pendapatan petani belum optimal. Dengan menjaga harga pangan yang layak di tingkat produsen, pemerintah berharap petani mendapatkan insentif memadai sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen.

Lebih lanjut, BPN mendorong pemanfaatan keberagaman pangan lokal seperti umbi-umbian dan sagu sebagai alternatif karbohidrat, melalui kampanye Gerakan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). “Kami mendorong masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa, untuk mencintai pangan lokal. Indonesia kaya akan sumber pangan, tidak hanya beras, tetapi juga berbagai sumber karbohidrat lainnya,” kata Nita.

Selain diversifikasi pangan, BPN menggalakkan kampanye “Stop Boros Pangan” untuk mengurangi pemborosan yang mencapai 10 juta ton setiap tahun. Kampanye ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola dan mengonsumsi pangan, mengingat potensi pangan yang terbuang tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Pendekatan sinergi pentahelix memungkinkan BPN menjalin kolaborasi erat dengan berbagai pihak untuk mengatasi tantangan distribusi dan harga pangan. Strategi ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas utama pemerintah saat ini.

BPN optimistis melalui sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, tantangan ketahanan pangan dapat diatasi dengan lebih efektif, sehingga menciptakan stabilitas pangan yang berkelanjutan dan mewujudkan kemandirian pangan nasional.




Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan dengan Program Makan Bergizi Gratis

Di tengah ancaman krisis pangan global dan potensi kelaparan akibat dampak perubahan iklim, pemerintah Indonesia terus berupaya memastikan ketersediaan pangan dan gizi bagi seluruh rakyat. Salah satu langkah strategis adalah mengoptimalkan cadangan pangan nasional untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, yang menyasar pelajar di berbagai wilayah.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem seperti El Nino, yang kerap memengaruhi produksi pangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan rawa di luar Jawa untuk dijadikan sumber ketahanan pangan.

“Kita telah mengoptimalkan lahan rawa di Kalimantan, Sumatera, dan Papua sebagai alternatif pengganti lahan sawah yang terus berkurang akibat alih fungsi. Ini merupakan solusi jangka panjang untuk mendukung ketahanan pangan,” ungkap Yudi dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Makan Bergizi Gratis, Pasokan Pangan Cukupkah?”, Senin (11/11).

Selain itu, Kementerian Pertanian mencanangkan program cetak sawah baru dengan target seluas 3 juta hektare hingga 2029. Langkah ini diperkuat dengan kolaborasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaiki jaringan irigasi tersier, sehingga infrastruktur pertanian dapat mendukung peningkatan produksi pangan secara maksimal.

Program lainnya, Gerakan Pangan Merah Putih (GPMP), bertujuan mendorong masyarakat menanam sayuran, umbi-umbian, dan komoditas protein hewani di pekarangan rumah. Inisiatif ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Pemerintah juga menargetkan setiap desa memiliki Dapur Bergizi untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi masyarakat sekitar.

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, menambahkan bahwa cadangan pangan pemerintah (CPP) memegang peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, terutama di tengah kondisi darurat atau bencana. Program ini juga mendukung agenda penanggulangan stunting di wilayah rentan pangan seperti Papua.

Menurut Nita, program Makan Bergizi Gratis tak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, tetapi juga mendorong konsumsi pangan lokal seperti ubi, sagu, dan ikan, yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah. “Kearifan lokal harus dioptimalkan agar daerah tidak bergantung pada bahan pangan yang didatangkan dari luar wilayah,” tegasnya.

Bapanas juga mendorong edukasi konsumsi pangan lokal melalui berbagai program di sekolah, yang saat ini telah menjangkau 90 sekolah di 30 kabupaten/kota. Selain itu, gerakan konsumsi beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) terus digaungkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat.

Pemerintah optimistis dengan berbagai program yang telah diluncurkan, Indonesia dapat mencapai kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan, meski tantangan global terus mengintai.




Peringatan Hari Pahlawan ke-79 di Bombana, Pj. Bupati Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-79 dengan penuh khidmat di Halaman Kantor Bupati Bombana, pada Minggu (10/11/2024).

Upacara dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bombana, Anggota DPRD Kabupaten Bombana, Plh. Sekretaris Daerah, Asisten/Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal daerah, veteran/warakawuri, serta organisasi kemasyarakatan dan staf ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Upacara yang berlangsung dengan penuh penghormatan tersebut juga turut serta memperingati jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada kesempatan ini, Pj. Bupati Edy Suharmanto membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, yang mengusung tema Hari Pahlawan tahun ini, yakni “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu.” Tema tersebut mengingatkan masyarakat akan pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan dan mengaplikasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“‘Teladani Pahlawanmu’ mengingatkan kita untuk terus berpegang pada nilai-nilai kepahlawanan dalam setiap aspek kehidupan,” ujar Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam sambutannya.

Menurutnya, meneladani pahlawan bukan hanya soal menghargai jasa-jasa mereka, tetapi juga menghidupkan semangat perjuangan melalui tindakan nyata untuk kemajuan bangsa.

Pj. Bupati juga menambahkan bahwa tema “Cintai Negerimu” mengandung makna yang dalam, yaitu setiap individu diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan negara melalui solidaritas sosial, persatuan, dan semangat kebersamaan antar sesama anak bangsa.

Hal ini menjadi pesan utama yang diharapkan dapat menggugah masyarakat, khususnya generasi muda, untuk selalu memberikan yang terbaik bagi negara.

“Mencintai negeri berarti memberikan kontribusi nyata demi kemajuan bangsa. Ini bisa dilakukan melalui semangat kebersamaan dan persatuan yang menguatkan kita sebagai satu bangsa,” kata Edy Suharmanto.

Selain itu, Pj. Bupati juga menyampaikan harapannya agar setiap peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru di kalangan masyarakat. Ia berharap, di setiap momen seperti ini, muncul sosok-sosok baru yang mampu memberikan inovasi serta solusi bagi bangsa sesuai dengan tantangan zaman yang ada.

“Semoga dari setiap peringatan Hari Pahlawan, muncul semangat baru untuk memajukan bangsa, serta ada inovasi-inovasi yang mewujudkan nilai-nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangan zaman,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati Bombana menegaskan agar masyarakat tidak pernah lelah untuk terus berbuat yang terbaik. Ia mengajak semua pihak untuk meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita implementasikan sifat-sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat, mulai dari diri kita, mulai dari hal yang paling kecil yang dapat kita lakukan di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat,” tutupnya.

Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Bombana ini berlangsung dengan penuh khidmat, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan dalam menghargai jasa para pahlawan. Momen ini juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa, baik melalui karya nyata maupun sikap saling membantu dan mendukung antar sesama.




Pemprov Sultra Sambut Menparekraf RI, Wisata Labengki Jadi Sorotan Nasional

KENDARI, sultranet.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, tiba di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (11/11/2024). Kedatangannya di Bandara Haluoleo disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., yang mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H.

Kunjungan Menparekraf kali ini memiliki makna penting, terutama karena berkaitan dengan penjurian tahap akhir Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Salah satu destinasi andalan Sultra, Desa Wisata Labengki di Kabupaten Konawe Utara (Konut), berhasil masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik di Indonesia.

“Pak Menteri akan langsung menuju Desa Wisata Labengki di Konut, yang memiliki berbagai agenda penting terkait ADWI. Tema besar ajang ini adalah ‘Pariwisata Hijau Berkelas Dunia.’ Salah satu spot unggulan yang akan dikunjungi adalah Goa Kolam Renang,” ujar Sekda Sultra.

Menurut Asrun, kunjungan Menparekraf ini memberikan peluang besar bagi Sultra untuk memperkenalkan potensi wisata unggulannya ke kancah nasional dan internasional. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan daya tarik destinasi wisata dengan melibatkan peran aktif masyarakat, terutama melalui pengembangan UMKM lokal.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan masukan strategis untuk pengelolaan destinasi wisata, termasuk pengembangan daya tarik, peningkatan kualitas SDM, adaptasi terhadap teknologi, serta penguatan produk lokal seperti makanan dan kerajinan khas Sultra,” tambahnya.

Sekda Sultra juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sekitar kawasan wisata, untuk berkolaborasi memberikan yang terbaik selama kunjungan Menparekraf. “Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk menampilkan kesiapan dan potensi wisata Sultra. Kami ingin memastikan wisata kita mampu bersaing di tingkat nasional dan global,” tuturnya.

Kehadiran Sandiaga Uno di Sultra disambut antusias, mengingat fokus pemerintah pusat pada pengembangan pariwisata hijau yang berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Desa Wisata Labengki diharapkan menjadi ikon pariwisata unggulan, tidak hanya di Sulawesi Tenggara tetapi juga di Indonesia.

Labengki, yang terkenal dengan keindahan alamnya, menawarkan pengalaman wisata unik seperti snorkeling, eksplorasi gua, hingga menikmati panorama pantai berkelas dunia. Kunjungan Menparekraf ini diharapkan menjadi momen penting untuk semakin memperkuat posisi Sultra sebagai destinasi wisata berkelas dunia.




Cabup Bombana, H. Burhanuddin Janji Gratiskan Biaya Kuliah dan Kembangkan Politeknik Bombana

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana 2024, H. Burhanuddin, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan Kampus Politeknik Bombana agar mampu bersaing dengan kampus politeknik lainnya di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu Juru Bicara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Burhanuddin dan Ahmad Yani, Abady Makmur, dalam rilis persnya kepada media. Senin (11/11/2024)

Menurut Abady, komitmen ini sejalan dengan visi dan misi pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani yang dikenal dengan slogan “BERANI.” Mereka berfokus pada pembangunan Bombana yang berdaya saing, terutama dalam mengembangkan kawasan Minapolitan.

“Mewujudkan daerah yang berdaya saing tinggi memerlukan sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama kami,” ujar Abady.

Salah satu program unggulan Burhanuddin dalam hal ini adalah kebijakan penggratisan biaya kuliah bagi mahasiswa Politeknik Bombana. Program ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan dukungan perusahaan-perusahaan di Bombana dan pemerintah desa setempat.

“Semua mahasiswa Politeknik Bombana nantinya akan digratiskan biaya kuliah tanpa syarat. Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memastikan setiap generasi muda di Bombana mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi,” tambah Abady.

Langkah Burhanuddin ini sekaligus menepis isu yang beredar bahwa Politeknik Bombana akan terabaikan jika dirinya terpilih sebagai bupati. Abady memastikan bahwa komitmen pasangan BERANI terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Bombana adalah bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, Burhanuddin juga berjanji akan memperkuat infrastruktur pendidikan dengan membangun laboratorium di Politeknik Bombana. Keberadaan laboratorium ini diharapkan mampu menunjang proses belajar mengajar, terutama dalam bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri lokal di Bombana.

“Gedung laboratorium adalah prioritas dalam pengembangan Politeknik Bombana agar para mahasiswa mendapatkan fasilitas praktik yang memadai,” ungkap Abady.

Tim Pemenangan Paslon Berani, Abady Makmur
Tim Pemenangan Paslon Berani, Abady Makmur

Langkah Burhanuddin ini disambut baik oleh masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan orang tua yang merasa terbantu dengan adanya keringanan biaya kuliah. Kebijakan pengembangan kampus dan pembebasan biaya ini juga diharapkan dapat menarik minat lebih banyak pelajar dari Bombana dan sekitarnya untuk menempuh pendidikan di Politeknik Bombana.

Melalui visi ini, pasangan BERANI menargetkan generasi muda Bombana yang kompeten dan berdaya saing, terutama dalam mendukung sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas daerah.

“Kami yakin, melalui pendidikan yang berkualitas dan terjangkau, generasi muda Bombana dapat menjadi pionir dalam pengembangan kawasan Minapolitan dan sektor-sektor unggulan lainnya,” tegas Abady.

Burhanuddin berharap dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan program ini agar Politeknik Bombana mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain, bahkan mampu menjadi pusat pendidikan unggulan di Sulawesi Tenggara.




Plt. Camat Kodeoha Pimpin Apel Pagi, Tekankan Netralitas ASN di Pilkada

Kolaka Utara, sultranet.com – Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH., memimpin apel pagi yang diikuti oleh seluruh ASN dan ASH Kantor Camat Kodeoha serta staf Kelurahan Mala-Mala. Apel tersebut berlangsung tertib dengan Meliyawardana, S.Pd., M.M., Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, bertindak sebagai Komandan Upacara. Senin (11/11/2024)

Apel kali ini terasa istimewa karena berbeda dari kelaziman apel di Kolaka Utara, dengan penerapan pembacaan doa yang dilakukan oleh staf kecamatan sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Doa dipimpin oleh Nurdin, S.Ag., dengan harapan agar seluruh pekerjaan ASN dapat bernilai ibadah dan diberkahi oleh Allah SWT. Inovasi ini diharapkan menambah semangat serta menumbuhkan nilai-nilai religius di lingkungan kerja.

Dalam amanatnya, Syahlan menekankan pentingnya netralitas ASN dalam mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman dan demokratis. Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga profesionalitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“Sebagai ASN, kita harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat dengan menjaga netralitas dan profesionalitas, khususnya dalam pelaksanaan Pilkada yang akan datang,” ungkap Syahlan.

Suasana Apel Pagi di Kecamatan Kodeoha
Suasana Apel Pagi di Kecamatan Kodeoha

Selain mengimbau netralitas, Syahlan juga mendorong peningkatan kinerja ASN dan ASH di wilayah Kecamatan Kodeoha. Ia menggarisbawahi bahwa pelayanan publik yang maksimal sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan daerah.

“Saya berharap kita semua dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena kinerja kita mencerminkan kualitas pemerintahan di mata publik,” tambahnya.

Menurut Syahlan, upaya untuk menjaga netralitas ASN serta peningkatan kinerja adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Saya berharap seluruh ASN dan ASH tetap memegang teguh prinsip-prinsip profesionalitas, terutama di masa-masa krusial seperti Pilkada ini,” ujar Syahlan, yang juga menjabat sebagai Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara. (SL)