KPU Bombana Imbau Masyarakat Saksikan Debat Kandidat Tahap 2

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana bakal menggelar debat publik kedua untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Rabu, 13 November 2024.

Mengusung tema “Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak,” debat ini bertujuan untuk memperkenalkan visi dan misi masing-masing pasangan calon kepada masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari komitmen KPU dalam menjamin pemilihan yang transparan dan berintegritas.

Debat bakal diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu pasangan Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, pasangan Hj. Andi Nirwana Sebbu, S.P., MM dan Heryanto, S.Km, serta pasangan Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si. Setiap pasangan calon menyampaikan gagasan dan program unggulan yang akan mereka bawa untuk kemajuan Bombana.

Pasangan Ir. Burhanuddin dan Ahmad Yani mengusung visi untuk membangun Bombana Berdaya saing berbasis agrominapolitan dengan program-program utama yang fokus pada peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM, pendidikan berkualitas, dan kesehatan terpadu yang dapat dijangkau seluruh masyarakat. Mereka juga berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan dengan menyediakan akses yang lebih besar terhadap sektor ekonomi dan pendidikan.

Pasangan Hj. Andi Nirwana dan Heryanto mengusung visi Menuju Bombana Juara, Maju, Inovatif dan Berdaya saing. Mereka merencanakan program unggulan yang mencakup pengembangan sektor pendidikan dengan menambah sarana dan prasarana sekolah, memperkuat pelayanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Bombana, dan membangun ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor pertanian dan perikanan. Dalam hal pemberdayaan perempuan, pasangan ini berkomitmen untuk membangun program-program keterampilan khusus bagi perempuan agar lebih aktif di sektor ekonomi.

Pasangan Hasrat Haji Nabi dan Rifai Gunawas berfokus pada visi Bombana Cerdas, Mandiri dan Berkemajuan. Mereka mengedepankan program pendidikan yang menekankan pada teknologi dan inovasi, layanan kesehatan yang terjangkau dan merata, serta perlindungan anak melalui program pendidikan karakter. Pasangan ini juga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi berbasis lingkungan, dengan pemberdayaan perempuan dalam sektor-sektor ramah lingkungan.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, mengimbau masyarakat untuk menyaksikan debat ini sebagai langkah untuk mengenal lebih dalam setiap pasangan calon dan visi mereka. “Tentu dengan pelaksanaan debat ini, ada harapan agar masyarakat dapat mengetahui lebih lanjut terkait visi dan misi dari pasangan calon untuk memajukan daerah. Kami berharap pemilihan pada tanggal 27 November 2024 bisa berjalan sesuai dengan harapan kita,” ujar Hasdin. Senin (11/11/2024)

Menurut Hasdin, kegiatan debat ini adalah wujud komitmen KPU Bombana dalam menciptakan pemilihan yang jujur dan adil. Dengan debat yang diselenggarakan secara terbuka dan transparan, KPU ingin memastikan bahwa masyarakat Bombana memiliki akses penuh untuk menilai program-program yang ditawarkan oleh setiap pasangan calon, sehingga dapat menentukan pilihan yang terbaik bagi kemajuan daerah.




Pimpinan DPRD Bombana Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Pj. Bupati Dorong Sinergi Demi Kemajuan Daerah

Bombana, Sulawesi Tenggara — Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dalam rangka pengucapan sumpah dan janji pimpinan DPRD periode 2024-2029 berlangsung khidmat pada Senin (11/11/2024). Acara yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bombana ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan.

Dipimpin oleh Ketua DPRD sementara, Iskandar, S.P., rapat ini menjadi momen bersejarah untuk menandai dimulainya periode baru kepemimpinan legislatif di Kabupaten Bombana. Tiga pimpinan DPRD yang dilantik adalah Iskandar, S.P., sebagai Ketua DPRD; Herlin, S.Psi., M.M., sebagai Wakil Ketua I; dan Zalman, S.IP., sebagai Wakil Ketua II.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto mengucapkan selamat kepada para pimpinan DPRD yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi untuk merealisasikan harapan masyarakat Bombana.

“Kepemimpinan DPRD adalah posisi terhormat yang bukan hanya sekadar jabatan, tetapi amanah untuk membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Saya berharap, para pimpinan yang baru dilantik dapat menjadi jembatan yang kokoh antara pemerintah daerah dan rakyat,” ujar Edy Suharmanto.

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Ia berharap DPRD mampu melahirkan regulasi yang relevan dengan kebutuhan jangka panjang daerah, melakukan pengawasan yang responsif, serta memastikan pengelolaan anggaran yang efisien dan pro-rakyat.

“Institusi DPRD harus menjadi simbol dari cita-cita bangsa Indonesia yang ideal, yaitu demokrasi yang melibatkan semua elemen masyarakat dalam pengambilan keputusan,” tambahnya.

Iskandar, S.P., dalam sambutannya sebagai Ketua DPRD terpilih, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Bombana.

“Kami siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah, demi terciptanya kebijakan yang berpihak pada rakyat. Aspirasi masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang kami ambil,” ungkap Iskandar.

Acara pelantikan ini menjadi titik awal periode baru DPRD Bombana yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerah. Selain menjadi wadah aspirasi masyarakat, DPRD juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan daerah dalam lingkup yang lebih luas, termasuk dalam perencanaan pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

Pj. Bupati Edy Suharmanto menutup sambutannya dengan mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral yang melekat pada posisi strategis ini. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi demi menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Semoga dengan semangat baru ini, DPRD Bombana dapat menjadi pelopor dalam melahirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan luas terhadap kepemimpinan DPRD yang baru. Para tamu undangan berharap DPRD periode 2024-2029 dapat menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme tinggi.

Dengan dilantiknya pimpinan DPRD yang baru, Kabupaten Bombana memasuki babak baru dalam upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan dapat membawa Kabupaten Bombana menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.




Diskominfos Bombana Dorong Peningkatan Kualitas Data melalui Pembinaan Desa Cinta Statistik

Bombana, Sulawesi Tenggara — Dalam upaya memperkuat tata kelola data dan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar kegiatan Pembinaan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) sekaligus rapat persiapan program Desa Cinta Statistik. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (11/11/2024) di Aula Rapat Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Diskominfos Kabupaten Bombana, Ir. Rusdiamin, dan dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana, Kepala Bidang Statistik Diskominfos, lurah, kepala desa, serta peserta pembinaan GSBPM lainnya.

Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin menegaskan pentingnya data sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Menurutnya, desa dan kelurahan berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan data sektoral yang menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan daerah.

“Desa adalah pilar utama pembangunan. Sebagai garda terdepan, desa berkontribusi langsung dalam pengumpulan data sektoral yang berkualitas, sesuai dengan visi pembangunan Indonesia-sentris, yaitu membangun dari pinggiran,” ujar Rusdiamin.

Rusdiamin juga menggarisbawahi bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas tata kelola data melalui penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) Bombana Nomor 41 Tahun 2022 tentang Satu Data Kabupaten Bombana. Peraturan ini mengatur peran masing-masing pihak dalam tata kelola data: BPS sebagai pembina data, Diskominfos sebagai walidata, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data.

“Dengan adanya Perbup ini, tata kelola data yang terintegrasi dapat terwujud, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat, relevan, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rusdiamin menegaskan bahwa kegiatan pembinaan statistik ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, yang menekankan pentingnya peningkatan kapabilitas statistik di tingkat desa.

Dalam pembinaan kali ini, peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses bisnis statistik berbasis model GSBPM. Proses ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan data, perancangan, implementasi, pengumpulan data, pengolahan, analisis, hingga diseminasi dan evaluasi data.

Tujuan utama pembinaan ini adalah untuk memastikan desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Dengan data yang valid dan terintegrasi, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah Rusdiamin.

Kepala BPS Kabupaten Bombana juga menekankan pentingnya pembinaan program Desa Cinta Statistik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapabilitas statistik desa. Ia berharap desa-desa di Bombana dapat memanfaatkan program ini untuk mengelola data secara lebih efektif.

“Statistik yang berkualitas dimulai dari proses yang baik di tingkat desa. Program Desa Cinta Statistik bertujuan untuk membangun kapasitas desa agar mampu menjadi produsen data yang andal,” ujar Kepala BPS Bombana.

Program ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mewujudkan pembangunan desa yang berbasis data. Diskominfos juga meminta dukungan penuh dari aparat desa dan kelurahan untuk menyukseskan program ini.

Melalui pembinaan statistik dan pengelolaan data yang lebih baik, manfaat nyata diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat. Data yang valid memungkinkan pemerintah daerah untuk menyusun program pembangunan yang lebih efektif, seperti pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan layanan publik.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pengelolaan data, tetapi tentang masa depan desa kita. Ketika data dikelola dengan baik, pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran,” pungkas Rusdiamin.

Dengan sinergi antara Diskominfos, BPS, OPD, dan pemerintah desa, Kabupaten Bombana berharap dapat menjadi teladan dalam pengelolaan data statistik yang andal dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.




Lakukan Reboisasi, Babinsa Koramil 03/Poleang Tanam Jati Lokal, Cegah Tanah Longsor di Desa Teppoe

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, dipimpin oleh Serma Adri, melaksanakan Karya Bakti penanaman pohon di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana. Senin, (11/11/2024). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya reboisasi untuk mencegah terjadinya tanah longsor akibat lahan yang gundul.

Serma Adri, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon lokal ini adalah langkah konkret kami untuk mengurangi risiko tanah longsor dan mengembalikan kestabilan ekosistem di wilayah kami,” ujarnya.

Kepala Dusun Suparman menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungan penuh dari masyarakat setempat. “Kami sangat mendukung kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa bersama masyarakat. Ini menunjukkan kesadaran kita semua untuk menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup yang lebih baik,” kata Suparman.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, mengonfirmasi bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Koramil dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan seperti ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari bencana alam,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi dampak lingkungan saat ini tetapi juga untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang di Desa Teppoe. (PEN)




Pemkab Kolaka Utara Gelar Upacara dan Ziarah Nasional ke TMP Totallang

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memperingati Hari Pahlawan 2024 dengan menggelar upacara di Lapangan Aspirasi Lasusua, Minggu (10/11/2024). Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI, Polri, pejabat daerah, pegawai, dan pelajar.

Upacara kali ini mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu” yang sarat akan pesan moral dan semangat kebangsaan. Tema “Teladani Pahlawanmu” mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

Sedangkan tema “Cintai Negerimu” menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang dilakukan warga Indonesia harus memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa.

Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Ketua sementara DPRD Kolaka Utara, Muhammad Syair bertindak menyampaikan pidato Menteri Sosial RI.

Dalam pidatonya, Syair mengajak seluruh peserta untuk terus meneladani nilai-nilai kepahlawanan sebagai landasan dalam menghadapi tantangan zaman.

“Peringatan Hari Pahlawan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah panggilan bagi kita untuk menghidupkan kembali semangat para pahlawan dalam tindakan nyata untuk bangsa,” ujarnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Totallang Kolaka Utara sebagai bentuk penghormatan bagi para pahlawan yang telah mengorbankan nyawa demi kemerdekaan Indonesia. Peletakan karangan bunga dan tabur bunga menjadi simbol penghormatan mendalam bagi jasa-jasa mereka.

Siarah di Taman Makam Pahlawan Totallang
Siarah di Taman Makam Pahlawan Totallang

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, mengatakan bahwa peringatan Hari Pahlawan ini adalah momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan yang relevan dengan kondisi saat ini.

“Hari Pahlawan adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk kembali mengingat bahwa perjuangan tidak pernah berhenti. Jika dulu mereka berjuang untuk kemerdekaan, kini kita berjuang untuk membangun dan menjaga negeri ini agar lebih baik,” ujar Syahlan.

Syahlan menambahkan bahwa pemerintah berharap seluruh masyarakat Kolaka Utara, khususnya generasi muda, dapat memaknai Hari Pahlawan dengan semangat cinta tanah air.

“Semangat kepahlawanan harus tumbuh di hati setiap generasi, karena kemajuan suatu bangsa tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kecintaan dan kontribusi nyata dari seluruh rakyatnya,” tandasnya.




BPK RI Akan Audit Khusus Pabrik Jagung Rp 14,1 Miliar dan Kebun 150 Hektar di Desa Bea

MUNA, Sultranet.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berencana melakukan audit khusus terhadap pabrik jagung senilai Rp 14,1 miliar dan kebun jagung 150 hektar senilai Rp 1,9 miliar di Desa Bea, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi tertanggal 23 September 2024. Audit akan dilakukan awal tahun 2025.

Menurut informasi tertulis yang diterima oleh Hasidi, Koordinator Aliansi Pemuda Anti Korupsi, dari Kepala BPK RI melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Internasional, Teguh Widodo, audit akan menyoroti dugaan korupsi dalam pembangunan pabrik dan sejumlah izin yang terkait, termasuk legalitas tanah, akta hibah, izin lingkungan (AMDAL), dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Selain itu, pemeriksaan juga mencakup arus penjualan jagung, kontribusi pabrik pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang mengelola pabrik tersebut.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi menyoroti dugaan pelanggaran dalam pembangunan pabrik dan kebun jagung yang dinilai sarat kecurigaan.

Sejak awal pembangunan, menurut Hasidi, muncul kejanggalan terkait janji pabrik jagung akan menyediakan ribuan lapangan pekerjaan dan memberikan PAD sebesar Rp 4 miliar per tahun, namun hingga kini manfaat tersebut belum terwujud.

Aliansi ini juga mengklaim bahwa tanah untuk pabrik tersebut seharusnya hibah dari masyarakat, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tanah masih menjadi milik masyarakat setempat.

Hasidi menyampaikan bahwa proses pembangunan pabrik diduga dikendalikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Muna tanpa melibatkan pegawai lainnya, yang menyebabkan pengelolaan pabrik berjalan sendiri tanpa dasar hukum yang kuat. Minggu (10/11/2024)

Ia juga menyebutkan bahwa operasional pabrik diduga menggunakan anggaran pembukaan lahan 150 hektar, senilai Rp 1,9 miliar, yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

Laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi ini telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Muna, tetapi menurut Hasidi, tidak ada tindak lanjut yang jelas dari pihak kejaksaan.

Aliansi tersebut juga melaporkan kasus ini ke Komisi Kejaksaan RI, Jamwas, Jampidsus, KPK RI, serta BPK RI Pusat.

Menanggapi klaim legalitas dan kerja sama pabrik dengan PT DNA, Hasidi menganggap pernyataan dari Kepala Dinas Pertanian tidak konsisten dan sering berubah-ubah.

“Kami menduga, kerja sama dengan PT DNA tidak benar-benar ada dan hanya digunakan untuk mengelabui masyarakat,” tegasnya

Bukti lain yang menurut Hasidi memperkuat dugaan ini adalah fakta bahwa sertifikat tanah pabrik baru diurus setelah pabrik dibangun, sementara pabrik sendiri sudah berdiri sejak tahun 2022 tanpa memenuhi syarat administratif, seperti IMB dan AMDAL.

Pada tanggal 26 Maret, Pemda Muna sempat melakukan peluncuran ulang pabrik jagung dengan mengklaim adanya kerja sama dengan PT DNA. Namun, alih-alih PT DNA, pabrik tersebut diduga dikelola oleh pihak Kepala Dinas Pertanian sendiri, yang menyebabkan masyarakat yang mengirimkan hasil panen jagung mereka tidak menerima pembayaran.

Direktur PT DNA, Deal Novel, bahkan mengonfirmasi bahwa perusahaannya tidak pernah memiliki kerja sama resmi dengan Pemda Muna.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi juga melayangkan surat kepada PLT Bupati Muna untuk meminta salinan dokumen akta hibah tanah dan perjanjian kerja sama dengan PT DNA, namun hingga kini belum ada tanggapan.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun anggaran 2022 dan 2023, pabrik jagung tersebut tidak tercantum dalam pemeriksaan BPK terkait pengelolaan aset daerah.

Hasidi berencana melaporkan kasus ini ke Presiden RI dan DPR RI untuk memastikan bahwa dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pabrik jagung ini ditangani dengan serius.

Ia berharap BPK RI dapat membongkar seluruh skandal terkait pengelolaan pabrik jagung yang tidak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan hanya menciptakan keresahan karena pengelolaan yang tidak transparan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Pihak Pemerintah Kabupaten Muna belum terkonfirmasi.

 




Pemkab Bombana Rakor Pilkada 2024, Dorong Transparansi dan Bebas Pelanggaran

Bombana, Sulawesi Tenggara — Menyongsong pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah pencegahan pelanggaran dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Rapat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, pada Minggu (10/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Forkopimda, Plh. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Ketua KPU, Ketua Bawaslu Kabupaten Bombana, serta para lurah dan kepala desa. Kehadiran perwakilan dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat menunjukkan keseriusan semua pihak dalam memastikan Pemilu 2024 berjalan lancar, transparan, dan bebas dari praktik pelanggaran.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menjaga integritas pemilu.

“Dukungan pemerintah daerah hari ini menjadi langkah strategis untuk memastikan Pilkada berjalan dengan lancar, transparan, jujur, dan adil. Tugas kita bersama adalah memastikan proses pemilihan dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai aturan,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengimbau agar seluruh stakeholder lebih proaktif dalam mengawasi tahapan pemilu serta menyiapkan layanan darurat yang siap digunakan kapan saja. Selain itu, Pj. Bupati meminta perhatian khusus pada pemenuhan hak politik pemilih pemula yang genap berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara, 27 November 2024.

“Kita juga harus siapkan mekanisme pelaporan cepat untuk menangani potensi pelanggaran atau kasus-kasus menonjol yang muncul selama Pilkada. Langkah mitigasi yang cepat dan tepat dapat mencegah masalah meluas,” tambahnya.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan visi seluruh pihak dalam menghadapi tantangan pemilu. Ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami tata cara pemilihan yang benar.

“Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat dan melakukan sosialisasi agar proses pemilihan dapat berjalan dengan damai, aman, dan bebas dari kecurangan. Kerja sama seluruh pihak adalah kunci suksesnya Pemilu 2024,” ujar Hasdin.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Bombana menyoroti pentingnya pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. Ia berharap masyarakat ikut serta melaporkan potensi pelanggaran yang terjadi selama tahapan pemilu.

Selain membahas langkah pencegahan pelanggaran, rapat ini juga menjadi momentum untuk memetakan potensi tantangan yang akan dihadapi selama pelaksanaan Pemilu 2024. Pemerintah Kabupaten Bombana dan penyelenggara pemilu sepakat untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

Tak hanya itu, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam memastikan hak pilih masyarakat terpenuhi. Melalui peran aktif kepala desa dan lurah, diharapkan setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya tanpa hambatan.

Dengan pelaksanaan rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis Pemilu 2024 dapat berjalan sesuai harapan. Pemerintah dan penyelenggara pemilu berharap agar seluruh elemen masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Pilkada yang bersih dan demokratis.

“Pemilu bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Mari kita wujudkan pemilu yang damai, jujur, dan adil,” pungkas Edy Suharmanto.

Melalui komitmen bersama ini, Kabupaten Bombana berupaya memberikan teladan sebagai daerah yang mampu melaksanakan pemilu dengan penuh integritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.




Pemkab Bombana Peringati Hari Pahlawan, Veteran dan Warakawuri Diberi Penghargaan

Bombana, Sulawesi Tenggara — Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-79 pada Minggu (10/11/2024) di halaman Kantor Bupati Bombana. Upacara ini berlangsung khidmat, diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, organisasi pemuda, serta keluarga veteran dan warakawuri. Suasana penuh semangat mewarnai acara, yang menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan sekaligus ajakan untuk menanamkan cinta tanah air.

Upacara dimulai pukul 08.00 WITA dengan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Satpol PP Kabupaten Bombana. Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, momen ini menjadi puncak acara yang menciptakan suasana haru. Seluruh peserta upacara, mulai dari pejabat daerah hingga pelajar, berdiri tegak dalam penghormatan penuh terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., yang hadir sebagai inspektur upacara, membacakan amanat Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf. Tema Hari Pahlawan tahun ini, “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” menjadi sorotan utama dalam sambutannya.

“Tema ini mengingatkan kita untuk terus meneladani semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. Kita dapat memulai dari hal kecil, seperti menjaga persatuan, membangun solidaritas sosial, dan berkontribusi nyata untuk bangsa,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum refleksi dan motivasi dalam menghadapi tantangan zaman, seraya menjaga nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada keluarga veteran dan warakawuri oleh Pemerintah Kabupaten Bombana. Bingkisan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka dalam memperjuangkan dan menjaga keutuhan negara.

Mappatang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, menyampaikan bahwa pemberian bingkisan ini adalah wujud nyata rasa terima kasih pemerintah daerah.

“Kami ingin para veteran dan keluarga mereka tahu bahwa jasa-jasa mereka tidak pernah kami lupakan. Mereka adalah inspirasi bagi kita semua,” katanya.

Salah seorang veteran, LD. Suhar (82), mengungkapkan rasa harunya. “Kami bangga karena pemerintah dan masyarakat masih menghargai perjuangan kami. Semoga generasi muda bisa meneruskan semangat juang kami untuk kemajuan bangsa,” tuturnya dengan penuh emosi.

Tak hanya upacara, rangkaian Hari Pahlawan juga diisi dengan kegiatan bakti sosial oleh Dinas Sosial Bombana. Program tersebut mencakup pemberian Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada masyarakat kurang mampu dan penyediaan alat bantu, seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas.

Menurut Mappatang, kegiatan ini adalah bagian dari semangat Hari Pahlawan untuk memperkuat rasa gotong royong dan kepedulian sosial. “Semangat kepahlawanan tak hanya soal mengenang perjuangan, tapi juga berbagi dan membantu sesama,” tegasnya.

Kegiatan peringatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kodim 1413 Bombana dan Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana. Semua elemen bekerja sama memastikan acara berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap peringatan ini dapat menjadi pengingat bahwa jasa para pahlawan tidak hanya dihargai, tetapi juga diteruskan dalam bentuk kontribusi nyata. “Kita ingin Hari Pahlawan menjadi sumber inspirasi, terutama bagi generasi muda, untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Edy Suharmanto.

Dengan persiapan matang dan antusiasme yang tinggi, peringatan Hari Pahlawan 2024 di Kabupaten Bombana berjalan sukses dan penuh makna. Upacara ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari pengibaran bendera hingga penyerahan bingkisan, acara ini mencerminkan semangat nasionalisme yang terus hidup. Kabupaten Bombana berkomitmen menjaga nilai-nilai kepahlawanan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik.




Bombana Peringati Hari Pahlawan ke-79, Pj. Bupati Serukan Implementasi Nilai Kepahlawanan

Bombana, Sulawesi Tenggara — Pemerintah Kabupaten Bombana memperingati Hari Pahlawan ke-79 dengan penuh khidmat melalui upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bombana, Minggu (10/11/2024). Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., bertindak sebagai Pemimpin Upacara dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bombana, anggota DPRD, Plh. Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, veteran, warakawuri, organisasi kemasyarakatan, hingga ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Edy Suharmanto membacakan sambutan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, yang mengangkat tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu” sebagai inti peringatan tahun ini. Tema tersebut, menurutnya, bertujuan menggugah kesadaran masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan, baik dalam pikiran maupun tindakan nyata sehari-hari.

“Teladani Pahlawanmu mengingatkan kita untuk terus berpegang pada nilai-nilai kepahlawanan di setiap aspek kehidupan. Mencintai negeri ini berarti berkontribusi nyata untuk kemajuan bangsa, dengan semangat solidaritas, persatuan, dan kebersamaan,” ujar Edy di hadapan peserta upacara.

Peserta upacara turut mengenakan kostum bertema perjuangan, menambah kehangatan dan nilai simbolis dalam peringatan ini. Acara juga menjadi momen refleksi bagi masyarakat Kabupaten Bombana untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

Edy Suharmanto menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru. Ia berharap, masyarakat Indonesia dapat mengaktualisasikan nilai-nilai kepahlawanan sesuai tantangan zaman.

“Kita butuh warga negara yang mampu menciptakan inovasi dan karya nyata untuk menjawab kebutuhan bangsa. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus diimplementasikan dalam setiap tindakan, mulai dari hal-hal kecil di sekitar kita,” imbuhnya.

Pj. Bupati juga mengingatkan pentingnya menanamkan semangat kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk nyata cinta kepada bangsa. “Kesetiakawanan sosial adalah inti dari persatuan. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari hal-hal kecil, untuk kemaslahatan bersama,” tegasnya.

Setelah upacara selesai, Edy Suharmanto beserta Forkopimda dan kepala OPD berfoto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dalam menjaga semangat kepahlawanan. Veteran dan warakawuri yang hadir juga mendapat penghormatan khusus, mengingat kontribusi mereka dalam perjuangan bangsa.

Peringatan Hari Pahlawan ke-79 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Bombana untuk terus memperjuangkan cita-cita bangsa. Melalui implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, Kabupaten Bombana berkomitmen untuk membangun masyarakat yang lebih baik, bersatu, dan inovatif.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa perjuangan tidak pernah berhenti. Sebagai generasi penerus, kita bertanggung jawab meneruskan warisan semangat pahlawan untuk kemajuan bangsa,” tutup Edy.

Peringatan ini sekaligus meneguhkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus menghidupkan semangat nasionalisme dan menjaga warisan perjuangan pahlawan dalam setiap program pembangunan daerah. Dengan semangat Hari Pahlawan, Bombana siap menghadapi tantangan masa depan demi kemajuan bangsa yang berkelanjutan.




Sultra Peringati Hari Pahlawan, Ajakan Teladani Semangat Juang

Kendari, sultranet.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara, Dr. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur Sultra, memimpin upacara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin pagi. Upacara yang dihadiri oleh Forkopimda Sultra, Ketua DPRD Sultra, para kepala OPD Pemprov Sultra, Ketua Dharma Wanita Provinsi Sultra, serta sejumlah peserta dari TNI, Polri, ASN, dan siswa-siswi, berjalan khidmat dan penuh semangat. (10/11)

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia yang mengingatkan seluruh masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan. “Hari Pahlawan adalah momen penting untuk merenung dan berkomitmen meneruskan perjuangan mereka dalam bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara,” ungkap Asrun Lio.

Mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” peringatan tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi bagi kemajuan negara. “Para pahlawan telah berkorban demi kemerdekaan kita. Sekarang saatnya kita meneruskan perjuangan mereka dengan cara yang relevan dengan kondisi saat ini,” tegasnya.

Sekda Sultra juga menekankan pentingnya membangun persatuan dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa mencintai tanah air tidak hanya melalui kata-kata, tetapi dengan aksi nyata yang memperkuat bangsa. “Kepahlawanan di era modern tidak lagi hanya melawan penjajahan, namun harus berfokus pada pemecahan masalah sosial seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidaksetaraan,” katanya.

Melalui peringatan ini, Sekda berharap masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menjaga semangat kepahlawanan dengan tindakan nyata. “Mari kita jadikan peringatan Hari Pahlawan ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi dorongan bagi kita semua untuk melakukan perubahan positif, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” ajaknya.

Dengan semangat perjuangan yang terus membara, Hari Pahlawan menjadi momen yang mengingatkan kita semua untuk bekerja lebih keras demi kemajuan bersama, menjadikan Sulawesi Tenggara, serta Indonesia, lebih maju dan sejahtera.