RahmaTnya Muna Gaet Puluhan Ribu Pendukung di Napabalano

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), menggelar kampanye terbuka dengan tatap muka dan dialog di Kecamatan Napabalano pada Senin, 4 November 2024.

Ribuan warga tumpah ruah untuk mendengarkan visi dan misi pasangan nomor urut 2 ini, yang turut menghadirkan penyanyi D’Academy 4, Fildan Rahayu, sebagai daya tarik utama.

Acara kampanye ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Gerindra, La Isra, dan mantan anggota DPRD Sultra, H. La Pili, yang menunjukkan dukungan kuatnya untuk kemenangan RahmaTnya Muna dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Kehadiran para tokoh agama, pemuda, perempuan, serta masyarakat setempat menambah semarak acara ini.

Dalam pidatonya, La Isra mengungkapkan bahwa kehadiran H. La Pili sebagai pendukung Rajiun-Purnama merupakan kekuatan besar yang diyakini mampu mendorong kemenangan pasangan ini di Pilkada mendatang.

“Ini jarang terjadi, ada sosok wakil sebelumnya yang kini bersama-sama mendukung calon bupati yang dulu pernah berpasangan dengannya,” ujarnya.

Sebagai partai pengusung, La Isra menegaskan bahwa seluruh jajaran Partai Gerindra di Muna, mulai dari pengurus pusat hingga tingkat ranting dan PAC, solid mendukung pasangan RahmaTnya Muna.

Ia optimis bahwa dengan kebersamaan ini, pasangan Rajiun-Purnama dapat meraih kemenangan. “Kami yakin Kabupaten Muna akan dipimpin oleh bapak LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan,” lanjutnya.

H. La Pili, dalam orasi politiknya, menyatakan bahwa pasangan Rajiun-Purnama adalah satu-satunya pilihan untuk mengangkat kesejahteraan dan mengatasi ketertinggalan Muna.

Ia menyebut LM Rajiun Tumada sebagai “petarung sejati” yang telah terbukti dalam kiprahnya memajukan Muna Barat.

“Bapak LM Rajiun Tumada sudah teruji dalam pemerintahannya. Kalau yang lain belum kelihatan bisanya, bahkan baru akan mencoba-coba,” kata La Pili, meyakinkan warga untuk memilih pemimpin yang berpengalaman.

Kampanye RahmaTnya Muna di Napabalano berjalan lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran Fildan sebagai bintang tamu kian menghidupkan suasana, menambah semangat warga yang telah memadati lokasi acara sejak pagi.

Pasangan ini diharapkan dapat memberikan perubahan nyata bagi Muna, dengan visi pembangunan yang inklusif dan pro-rakyat.




Babinsa Koramil 03/Poleang Laksanakan Penanaman Pohon Penghijauan di Desa Paria

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, yang dipimpin langsung oleh Serda Justang, melaksanakan penanaman pohon penghijauan di Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya pencegahan banjir dan mengurangi polusi udara di kawasan tersebut.

Serda Justang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan penghijauan ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas udara di Desa Paria. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang turut serta mendukung aksi ini,” ungkapnya.

Sudirman, Sekretaris Desa Paria, mengapresiasi langkah Babinsa dalam mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. “Ini adalah inisiatif yang sangat baik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi warga Paria,” ujar Sudirman saat diwawancarai.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf, turut mendukung kegiatan ini dan berharap penghijauan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain. “Semoga program seperti ini bisa meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat serta menjaga desa tetap hijau dan sehat,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Paria dan sekitarnya akan semakin terhindar dari potensi bencana lingkungan, seperti banjir, dan dapat meningkatkan kualitas udara yang lebih sehat bagi warga setempat.




Pj. Gubernur Sultra Pimpin Rakor Forkopimda untuk Wujudkan Pilkada 2024 yang Luber, Jurdil, dan Kondusif

Kendari, sultranet.com – Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto., S.I.K., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara 2024 yang digelar di Hotel Zahra, Kendari, pada Senin, 4 November 2024.

Rakor ini mengangkat tema “Konsolidasi Pemerintah Provinsi bersama Forkopimda Prov. Sultra dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sultra dalam mewujudkan Pilkada yang Luber, Jurdil, Demokratis, dan Kondusif.”

Rakor ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, para bupati dan walikota se-Sulawesi Tenggara, serta Ketua Bawaslu dan KPU Prov. Sultra, juga pimpinan TNI dan Polri. Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Andap menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah provinsi dan daerah, serta pihak terkait dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pilkada.

“Pilkada 2024 harus berlangsung dengan lancar, aman, dan demokratis. Semua pihak harus bersatu padu memastikan pelaksanaan Pilkada ini berjalan sesuai aturan, transparan, dan bebas dari kecurangan,” ujar Pj. Gubernur.

Ia juga menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting untuk membahas regulasi yang mendasari penyelenggaraan Pilkada, termasuk Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang No. 7 Tahun 2022 tentang Provinsi Sulawesi Tenggara, serta peraturan terkait pengelolaan keuangan dan koordinasi antar pemerintah daerah.

Beberapa narasumber dalam acara ini juga memberikan pemaparan mengenai peran masing-masing instansi dalam menyukseskan Pilkada 2024. Salah satunya adalah upaya menjaga keamanan dan memastikan logistik pemilu tersedia tepat waktu. Pj. Gubernur berharap seluruh pihak terkait dapat berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme.

“Kolaborasi antar instansi sangat dibutuhkan agar Pilkada 2024 berjalan dengan sukses. Semua elemen harus memastikan proses demokrasi ini berlangsung dengan baik dan aman bagi masyarakat,” tambahnya.

Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dan rekomendasi yang bermanfaat untuk menghadapi berbagai tantangan dalam Pilkada. Dengan semangat kolaborasi, Rakor Forkopimda Sultra 2024 diharapkan menjadi langkah awal untuk menjamin keberlangsungan Pilkada yang damai, adil, dan kondusif di Sulawesi Tenggara.




Sekda Sultra Buka Rapat Koordinasi Penyusunan RPJMD 2025-2029, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

JAKARTA, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D., membuka secara resmi rapat koordinasi untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sultra Tahun 2025-2029 di Jakarta, Senin (4/11/2024). Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perencana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra serta kementerian terkait.

Dalam sambutannya, Sekda Sultra menyampaikan apresiasi kepada seluruh perencana yang telah bekerja keras dalam penyusunan dokumen RPJMD, yang kini telah ditetapkan melalui Perda Provinsi Sultra Nomor 5 Tahun 2024. RPJMD ini menjadi landasan penting dalam pembangunan jangka panjang daerah Sultra, dengan fokus pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Terima kasih atas kerja keras para perencana yang telah membantu proses penyusunan dokumen ini. Tahun 2024 merupakan tahun yang istimewa dan penuh tantangan, karena kita menghadapi transisi antara perencanaan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan,” ujarnya.

Sekda Sultra menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota dalam menyusun program-program pembangunan yang terintegrasi. Hal ini penting agar program yang dihasilkan selaras dengan visi pembangunan nasional, serta dapat memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Sultra.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa tema pembangunan untuk tahun 2025-2029 telah ditetapkan, yakni menjadikan Sultra sebagai sentra pengolahan hasil pertambangan, pertanian, dan destinasi pariwisata bahari. Tema ini menjadi acuan dalam merancang program dan target pembangunan yang harus diimbangi dengan penganggaran yang efisien dan pelaksanaan yang efektif.

“Sektor pertambangan di Sultra harus bertransformasi dari sekadar mengirim bahan mentah, menjadi sentra pengolahan hasil pertambangan. Begitu juga dengan sektor pertanian, yang harus beralih dari sekadar panen menjadi produk olahan bernilai tinggi,” tambahnya.

Sekda juga menegaskan bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mendapat perhatian lebih, termasuk perbaikan regulasi dan kepastian hukum untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. Menurutnya, Sultra harus menjadi provinsi yang ramah terhadap investasi dan inovasi, dengan mengembangkan ekonomi berbasis syariah dan industri halal serta ekonomi hijau dan biru.

“Penting untuk mendukung wirausaha baru, terutama dalam hal permodalan dan akses pasar, agar UMKM di Sultra bisa berdaya saing. Apa yang kita lakukan hari ini akan membawa perubahan yang signifikan di masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sultra juga menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh setiap perencana OPD, di antaranya adalah memastikan perencanaan program tahun 2025-2029 mengacu pada tema dan isu strategis yang telah ditetapkan, serta memperhatikan pengembangan satu data pemerintahan untuk efisiensi dan transparansi. Selain itu, perencana juga diingatkan untuk menyusun dokumen rencana strategis (renstra) dan rencana kerja (renja) perangkat daerah sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan.

Sekda juga menambahkan bahwa Pemprov Sultra telah memulai penghimpunan dan diskusi mengenai isu-isu strategis untuk periode 2025-2029, yang akan diselaraskan dengan RPJMD dan visi misi Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi ini, para narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Ditjen Bina Bangda, serta Kementerian PPN/Bappenas turut memberikan pemaparan tentang pentingnya sinkronisasi dokumen perencanaan untuk mendukung pencapaian pembangunan yang lebih terarah dan terukur.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Bappeda Sultra, Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Sultra, serta perwakilan dari berbagai pihak terkait lainnya.




Sultra Galakkan Pelestarian Tenun dan Revitalisasi Budaya Lokal

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan pelestarian tenun sebagai warisan budaya Sulawesi Tenggara yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra. Acara ini berlangsung di The Park Kendari, melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti perwakilan Bank Indonesia Sultra, kepala sekolah, guru, pelaku UMKM, serta siswa. Kegiatan ini diselenggarakan pada 4 November 2024.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Yusmin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga warisan budaya Sultra. Acara tersebut mengintegrasikan pameran hasil karya siswa SMK dengan job fair, di mana 22 perusahaan membuka peluang kerja bagi alumni SMK. “Melibatkan generasi muda sangat penting. Jika mereka tidak belajar menenun, warisan ini akan hilang,” ujarnya.

Yusmin juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian Sultra dalam pelestarian budaya yang telah mendapat sembilan penghargaan nasional, meningkat signifikan dari sebelumnya hanya satu penghargaan. “Tenun bukan sekadar kain, melainkan simbol pengetahuan dan nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang kita,” tambahnya.

Acara dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Pj. Gubernur Sultra. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, terutama siswa yang turut hadir dan berkontribusi dalam pelestarian budaya.

Selain menekankan pentingnya pelestarian kain tenun, Pj. Gubernur juga menyerukan revitalisasi bahasa daerah yang mulai terancam punah. “Kita harus melestarikan tidak hanya kain tenun, tetapi juga bahasa dan tradisi kita agar tetap hidup dan tidak sekadar menjadi kenangan,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Sultra untuk bersatu dalam menjaga identitas budaya daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor, warisan budaya Sultra diharapkan dapat terus terjaga, sekaligus mendorong potensi ekonomi kreatif berbasis tradisi lokal.




Cegah Banjir Saat Musim Penghujan, Babinsa Koramil 02/Kabaena Gelar Pembersihan Drainase di Desa Tangkeno

Bombana, SultraNET. – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serka Jaelani bersama warga Dusun 1 Desa Tangkeno, Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana, melakukan kerja bakti membersihkan Drainase. Senin (4/11). Kegiatan ini bertujuan mencegah banjir akibat penyumbatan drainase yang sering terjadi saat musim penghujan.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Tangkeno, Bapak Kasman, S. Sos., bersama warga desa yang turut antusias dalam gotong royong tersebut. Bersama-sama, mereka berupaya memastikan saluran air berfungsi optimal, sehingga mampu menampung volume air lebih baik dan mencegah genangan di pemukiman.

Kepala Desa Tangkeno, Kasman, S. Sos., mengapresiasi tindakan Babinsa yang turun langsung membantu masyarakat.

“Langkah yang diambil Babinsa bersama masyarakat ini sangat kami apresiasi. Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI dan warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari ancaman banjir,” ujar Kasman.

Serka Jaelani, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, juga menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembersihan ini merupakan bentuk perhatian TNI terhadap masalah lingkungan yang dihadapi masyarakat.

“Kami siap membantu masyarakat menjaga lingkungan, khususnya dalam mencegah dampak buruk banjir. Pembersihan drainase ini diharapkan mampu mengurangi risiko tergenangnya pemukiman saat hujan deras,” ungkap Jaelani.

Komandan Koramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, turut memberikan pandangannya terkait kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa partisipasi Babinsa dalam kerja bakti merupakan bagian dari upaya membangun hubungan baik dengan masyarakat.

“TNI berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan mendukung kegiatan positif seperti ini,” Pungkas Kapten Efendi.




Pelantikan PTPS, Plt. Camat Kodeoha Tegaskan Netralitas ASN dan Perangkat Desa

Kolaka Utara, sultranet.com – Sebanyak 19 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Kodeoha resmi dilantik dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Bimbingan Teknis (Bimtek) PTPS yang digelar di Gedung Pertemuan Desa Jabal Nur, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (4/11).

Dua calon pengawas TPS yang terdaftar tidak dapat hadir dalam pelantikan tersebut karena berhalangan.

Acara dimulai pukul 10.00 WITA dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, Kapolsek Kodeoha dan Tiwu yang diwakili, Bintara Penghubung Kecamatan Kodeoha dan Tiwu, Kepala KUA Kodeoha yang diwakili, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kodeoha, serta Ketua Panwas Kecamatan Kodeoha.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Komite Independen Pemantau Pemilu Kolaka Utara yang turut memantau proses pelantikan tersebut.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Kodeoha Syahlan Launu mengingatkan pentingnya komitmen netralitas ASN, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perangkat desa dalam mendukung kelancaran Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

“Netralitas seluruh aparatur negara dan perangkat desa adalah kunci dalam menjamin pelaksanaan Pilkada yang jujur dan adil,” ujarnya.

Syahlan menegaskan bahwa para pengawas TPS yang dilantik memiliki peran sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pelaksanaan Pilkada di lapangan.

Netralitas dan independensi pengawas, menurutnya, menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan.

“Pengawas TPS adalah pilar utama dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dan transparan. Oleh karena itu, netralitas pengawas TPS sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” tegas Syahlan.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya siap menjadi penghubung dalam menangani setiap laporan ketidaknetralan di lapangan.

Plt. Camat Kodeoha tersebut bahkan memberikan nomor kontak pribadinya kepada para pengawas yang hadir, agar mereka dapat melapor langsung jika mendapati indikasi ketidaknetralan dari ASN, kepala desa, atau perangkat desa.




Satpol PP dan Satlinmas Sultra Siap Amankan Pilkada Serentak 2024

Kendari, sultranet.com – Dalam rangka persiapan menghadapi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Apel Kesiapsiagaan Pasukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Kegiatan yang berlangsung di Kendari ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (P) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H. 4 November 2024

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur menyampaikan apresiasi atas kesiapan pasukan yang hadir. Ia menegaskan pentingnya peran Satpol PP dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta memberikan perlindungan pada setiap tahapan Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November mendatang. “Komitmen kita diuji, dan dengan 22 hari tersisa, kita harus memastikan kesiapsiagaan optimal dari seluruh unsur yang terlibat,” tegasnya.

Pj. Gubernur juga menekankan bahwa setiap anggota harus memahami dan menjalankan tugas dengan profesionalisme, berlandaskan hukum, serta koordinasi yang baik di lapangan. Ia meminta kepada seluruh Kepala Satpol PP di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk mengatur pembagian tugas dengan jelas, mengawasi pelaksanaan tugas secara intensif, dan menyiapkan pasukan cadangan untuk menghadapi situasi tak terduga.

Lebih jauh, Pj. Gubernur mengajak seluruh masyarakat, termasuk tokoh agama dan adat, untuk turut berperan menjaga stabilitas dan kondusivitas lingkungan masing-masing. “Kita ingin memastikan bahwa Pilkada Serentak 2024 di Sultra dapat berjalan lancar, damai, dan demokratis,” katanya.

Apel ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta unsur TNI-Polri. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Pilkada yang tertib, jujur, dan adil.

Di akhir amanatnya, Pj. Gubernur mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh anggota Satpol PP dan Satlinmas, sembari berdoa agar semua tugas mereka senantiasa mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kegiatan ini menjadi tonggak kesiapan aparat keamanan daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.




ASN Sulawesi Tenggara Siap Berprestasi di MTQ VII Korpri Nasional 2024

Palangkaraya, 4 November 2024 — Kontingen Sulawesi Tenggara hadir dengan semangat tinggi untuk bersaing dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII Korpri Nasional yang digelar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik dari provinsi ini siap membawa prestasi dan mengharumkan nama daerah di ajang nasional tersebut.

Tim yang beranggotakan ASN dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara ini akan bertanding dalam sejumlah cabang lomba, seperti tilawah, tartil, Hifzh Al-Qur’an kategori 30 Juz Amma, Hifzh Al-Qur’an kategori Surah Al-Baqarah dan 7 surah pilihan, Hifzh Al-Qur’an kategori Surah Ali ‘Imran dan An-Nisa, dakwah Al-Qur’an, doa, khat Al-Qur’an (kaligrafi), khutbah Jumat, serta makalah ilmiah Al-Qur’an.

Pelepasan khafilah Sulawesi Tenggara dilakukan pada 31 Oktober 2024 di ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Acara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dan dihadiri oleh seluruh anggota kontingen serta pengurus Korpri dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.

Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sulawesi Tenggara selaku koordinator kontingen menyampaikan optimisme tinggi terhadap kesiapan peserta. “Seluruh peserta telah menjalani latihan intensif sejak tahap seleksi provinsi. Kami percaya, ini adalah momentum bagi ASN Sulawesi Tenggara untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di kancah nasional,” ujarnya.

MTQ VII Korpri Nasional dibuka secara resmi pada 4 November 2024, dengan dihadiri Wakil Presiden RI, Gubernur Kalimantan Tengah, Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional Zidan Arif Fakrulloh, serta sejumlah tokoh nasional. Acara ini diharapkan mampu menjadi wadah inspirasi bagi para ASN untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjalankan tugas, sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik.

Salah satu peserta tilawah dari Sulawesi Tenggara, MH. Rustam, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan ini. “Kami bangga dapat mewakili Sulawesi Tenggara. Ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi dengan ASN dari seluruh Indonesia. Kami akan memberikan yang terbaik,” kata Rustam.

MTQ yang berlangsung hingga 9 November 2024 ini mempertandingkan berbagai cabang lomba. Para juara nantinya akan mendapat penghargaan serta berkesempatan mewakili Indonesia di tingkat internasional.

Masyarakat Sulawesi Tenggara memberikan dukungan penuh kepada para peserta, berharap mereka mampu membawa pulang prestasi gemilang. Kehadiran kontingen ini menjadi simbol dedikasi ASN Sulawesi Tenggara dalam menanamkan akhlak mulia dan integritas di tengah tuntutan profesi.




Lima Paslon Adu Gagasan di Debat Publik KPU Muna

MUNA, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menggelar debat publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna di Aula Gedung Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu, Raha, pada Sabtu malam (2/11/2024), sekitar pukul 20.30 WITA.

Acara ini menghadirkan lima pasangan calon yang siap memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka di hadapan publik.

Debat ini dihadiri oleh seluruh pasangan calon, yaitu Bachrun Labuta – La Ode Asrafil, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan, La Ode Kardini – Noer Dani, Abdul Rahman – Awal Jaya Balombo, serta La Ode Husuna Ringa Jhon – Syarifudin Uddu.

Masing-masing pasangan berkesempatan memaparkan gagasan mereka untuk pembangunan Kabupaten Muna dan menjawab berbagai pertanyaan terkait isu-isu strategis daerah.

Ketua KPU Muna, La Ode Askar Ady Jaya, dalam sambutannya menjelaskan bahwa debat publik ini merupakan kesempatan penting bagi para calon untuk menyampaikan visi, misi, serta solusi yang akan mereka tawarkan jika terpilih memimpin Muna.

Menurutnya, acara ini tidak hanya sekadar ajang adu gagasan, tetapi juga bagian dari proses edukasi politik untuk masyarakat.

“Di sini kita akan mendengar gagasan dan pemikiran para calon yang fokus pada pembangunan daerah, bagaimana mereka menjawab isu-isu strategis, serta menawarkan solusi untuk memajukan Muna,” ujar Askar Ady Jaya.

Ia berharap, debat ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat ide-ide para calon.

Selain itu, debat publik diharapkan dapat menjadi momen yang mendidik masyarakat dalam menentukan pilihan yang tepat sesuai visi yang diusung.

“Kami berharap dalam debat ini semua pasangan calon dapat menjunjung tinggi etika berargumen agar acara ini berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” tambahnya.

Debat publik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam Pilkada Muna 2024, di mana publik bisa langsung menilai komitmen para calon terhadap isu-isu pembangunan, kesejahteraan, dan kemajuan Kabupaten Muna.