Pemkab Bombana Matangkan Persiapan Pilkada Serentak 2024

Bombana, 31 Oktober 2024 – Dalam upaya memastikan kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Desk Pilkada. Acara tersebut berlangsung di Ruang Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, dan dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Rakor ini menjadi bagian dari finalisasi persiapan Pilkada yang semakin dekat.

Rapat dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Plt. Sekda, para kepala OPD, Sekretaris KPU, Sekretaris Bawaslu, Tim Desk Pilkada, serta berbagai elemen terkait. Pj. Bupati menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan Pilkada berjalan sesuai prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber dan Jurdil).

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menyampaikan bahwa meskipun KPU dan Bawaslu memiliki peran utama dalam penyelenggaraan Pilkada, dukungan pemerintah daerah sangatlah penting. “Pilkada bukan hanya tanggung jawab KPU dan Bawaslu. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan semua tahapan berjalan aman, damai, dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Hingga saat ini, KPU Bombana telah mempersiapkan berbagai tahapan Pilkada, termasuk kampanye dan alat peraga. Berdasarkan laporan Sekretaris KPU, terdapat 112.649 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Bombana. Selain itu, KPU telah memfasilitasi kegiatan kampanye melalui alat peraga seperti baliho, spanduk, umbul-umbul, poster, dan selebaran. Debat calon Bupati dan Wakil Bupati dijadwalkan berlangsung sebanyak dua kali, yakni pada 31 Oktober dan 13 November 2024.

Rakor ini juga menyoroti peran Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan, dan Bawaslu. Tim Gakkumdu menyatakan siap mengawal jalannya Pilkada agar tetap aman dan tertib. Mereka juga telah mempersiapkan logistik, termasuk pengawalan penjemputan surat suara calon Bupati dan Wakil Bupati di Pelabuhan Murhum Bau-Bau, serta surat suara calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Kendari.

Ketua Gakkumdu menegaskan pentingnya menjaga integritas proses Pilkada dengan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran, termasuk politik uang dan kampanye hitam. “Kami berkomitmen memastikan proses Pilkada di Bombana bebas dari kecurangan,” ujarnya.

Pj. Bupati Edy Suharmanto kembali menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap prinsip netralitas akan dikenai sanksi tegas, termasuk tindakan administratif berdasarkan rekomendasi BKN dan laporan Bawaslu.

“Netralitas ASN adalah kunci untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. ASN yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi sesuai aturan,” tegas Edy.

Sekretaris Bawaslu menambahkan bahwa pihaknya akan mengadakan sosialisasi terkait netralitas ASN kepada camat, kepala desa, dan perangkatnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai aturan, dampak hukum, serta sanksi yang akan diberikan kepada ASN yang melanggar.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam menciptakan Pilkada yang damai, demokratis, dan berkualitas. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah, penyelenggara, hingga aparat penegak hukum, bertekad bekerja sama untuk mensukseskan pesta demokrasi yang akan menentukan masa depan daerah.

Pj. Bupati berharap seluruh masyarakat Bombana dapat turut berpartisipasi aktif dalam Pilkada serentak ini. “Kita ingin Pilkada ini menjadi momentum untuk memperkuat demokrasi lokal dan memilih pemimpin yang dapat membawa Bombana lebih maju,” pungkasnya.

Dengan kesiapan yang matang dari semua pihak, Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Bombana diharapkan berlangsung lancar, aman, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.




Babinsa Koramil 01/Rumbia Gelar Gotong Royong Pembersihan Drainase di Desa Tembe

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim dan Kopda Iwan, bersama masyarakat Desa Tembe, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, mengadakan gotong royong membersihkan drainase, Kamis (31/10). Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi saluran air yang tersumbat agar aliran air menjadi lancar, sehingga dapat mencegah banjir di musim hujan.

Sekretaris Desa Tembe, Slamet, mengatakan apresiasinya terhadap inisiatif Babinsa dalam melibatkan masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu mendukung kebersihan desa. Kerja sama ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih hidup di masyarakat Desa Tembe,” ujarnya.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya TNI dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan desa.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk mencegah banjir tetapi juga untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan setiap harinya,” ujar Serda Kosim.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif di masyarakat.

“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan gotong royong ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut di desa-desa lainnya,” jelas Kapten Syafaruddin.

Kegiatan gotong royong ini berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Masyarakat Desa Tembe berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin agar desa tetap bersih dan bebas dari ancaman banjir saat musim hujan tiba.




Pj Gubernur Sultra Hadiri ISEF 2024, Dorong Kemandirian Ekonomi Syariah

JAKARTA, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, menghadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang berlangsung di Ruang Assembly Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (30/10/2024). Acara ini dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto.

ISEF 2024 mengusung tema “Synergy of Sharia Economy and Finance in Strengthening Resilience and Sustainable Economic Growth”. Acara ini bertujuan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia melalui integrasi inisiatif, kolaborasi, dan inovasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta memperluas pengaruh eksyar global.

Dalam sambutannya, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyoroti keberhasilan ISEF yang telah berlangsung selama 11 tahun dalam membangun ekosistem ekonomi syariah nasional yang terintegrasi, baik dari sisi kelembagaan maupun regulasi. Perry juga memperkenalkan inovasi terbaru, seperti aplikasi Traceability Halal Indonesia dan digitalisasi produk pesantren, yang diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi syariah di Indonesia.

Presiden RI melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ISEF sebagai langkah strategis mempercepat pengembangan sektor ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM, dan promosi produk halal. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% pada 2029 melalui adaptasi teknologi dan inovasi.

Pj Gubernur Sultra hadir secara khusus berkat kesuksesan penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) pada Juli 2024, yang mencatatkan transaksi UMKM halal hingga Rp187,3 miliar dan sertifikasi halal untuk 1.375 UMKM. Dalam ISEF 2024, Sultra turut menampilkan produk unggulan UMKM, seperti Tenun Desa Masalili, dalam sesi business matching yang mempertemukan produsen lokal dengan pembeli nasional dan internasional.

Selain itu, Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) Sultra ikut serta dalam Musyawarah Nasional (Munas) Hebitren untuk memperkuat interkonektivitas ekonomi syariah nasional melalui pengembangan kemandirian pesantren.

Ditemui usai acara, Andap menegaskan pentingnya langkah bersama untuk mencapai kemandirian ekonomi syariah di Sultra. “Kami telah mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) serta meluncurkan program Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) sebagai upaya menciptakan ekosistem ekonomi syariah berbasis lokal,” ujarnya.

Acara ISEF 2024 dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, seperti Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Menko Perekonomian, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Komisi XI DPR RI, para Menteri Kabinet Merah Putih, sejumlah gubernur, dan perwakilan dari Bank Indonesia Sultra serta Bank Sultra.

Dengan partisipasi Sultra dalam ISEF, diharapkan potensi besar ekonomi syariah di kawasan timur Indonesia dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.




Kurangi Polusi Udara, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon di Desa Ranokomea

Bombana, SultraNET. – Dalam upaya mengurangi polusi udara dan mencegah banjir, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan karya bakti penanaman pohon di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Rabu, Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu Mirdawan dan melibatkan anggota Koramil serta masyarakat setempat, termasuk Kepala Desa Ranokomea.

Kepala Desa Ranokomea, Iskandar, menyambut positif kegiatan ini dan menyampaikan, “Kami sangat mendukung upaya penanaman pohon ini karena manfaatnya sangat besar, baik untuk lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini bisa terus berlanjut demi lingkungan yang lebih hijau.”

Sertu Mirdawan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon ini bukan hanya simbol, tetapi langkah nyata untuk menciptakan udara yang bersih dan mencegah risiko banjir saat musim hujan tiba,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga memberikan apresiasi terhadap antusiasme warga. Saat dikonfirmasi, beliau mengatakan,

“Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama TNI dan masyarakat dalam menjaga alam. Semoga langkah kecil ini bisa memberikan dampak besar untuk masa depan.”

Diharapkan, kegiatan penanaman pohon ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Ranokomea dan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan, serta menjadi langkah awal dalam mengurangi polusi udara dan risiko banjir di wilayah Poleang Barat.




Ribuan Warga Muna Timur Sambut Antusias Kampanye Rajiun-Purnama

MUNA, Sultranet.Com – Ribuan masyarakat Muna Timur memadati Desa Pure, Kecamatan Wakorumba Selatan, untuk menghadiri kampanye tatap muka pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan, pada Selasa (29/10/2024).

Dalam kampanye terbuka bertajuk “RahmaTnya Muna” ini, hadir juga artis ibu kota jebolan D’Academy 4, Fildan Rahayu, yang memeriahkan acara dengan penampilannya.

Pasangan yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini disambut hangat oleh masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Muna Timur.

Hadir pula anggota DPR RI dari PKB yang baru dilantik, Jaelani, beserta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara, Jaelani, menyerukan dukungan penuh kepada masyarakat untuk memilih pasangan Rajiun-Purnama pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 2024.

Menurut Jaelani, rekam jejak Rajiun sebagai mantan pemimpin Muna Barat telah membuktikan keberhasilannya dalam membangun wilayah sebagai daerah otonomi baru.

“Kenapa kita harus memilih Rajiun-Purnama? Karena beliau pernah memimpin Muna Barat dan terbukti berhasil membangun wilayah itu dengan baik,” ujarnya.

Jaelani juga mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan dukungan terhadap pasangan ini, yang dinilai siap mendedikasikan diri untuk memajukan Kabupaten Muna, termasuk wilayah timurnya.

“Rajiun-Purnama adalah sosok yang siap bekerja demi kemajuan Muna kini dan nanti. Mari kita ingatkan sesama untuk memenangkan mereka di Pilkada,” tambah Jaelani.

Calon Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada, dalam orasinya menyampaikan bahwa dirinya telah berkeliling di seluruh wilayah Muna dan memahami kebutuhan masyarakat.

Ia berjanji akan memprioritaskan aspirasi masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur jalan, akses air bersih, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

“Masalah-masalah ini serahkan kepada saya, Insyaallah, semuanya akan menjadi prioritas,” ungkap Rajiun.

Untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, Rajiun mendatangkan Fildan Rahayu, yang diakuinya telah dianggap sebagai keluarga sendiri.

Menurutnya, Fildan bersedia tampil hanya di kampanye “RahmaTnya Muna,” menunjukkan keakraban mereka.

“Alhamdulillah, hanya di sini masyarakat dihibur langsung oleh Fildan. Tidak ada calon lain yang bisa mendatangkan Fildan selain saya,” ungkap Rajiun sambil tersenyum.

Ia pun berharap kehadiran Fildan dapat memberikan semangat kepada masyarakat untuk mendukung Paslon RahmaTnya Muna dan memenangkan Pilkada Muna 27 November 2024 mendatang.

 




Sekda Sultra Membuka Orientasi Anggota DPRD Kota Baubau, Wakatobi, dan Bombana

KENDARI, sultranet.com – Mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi orientasi anggota DPRD Kota Baubau, Kabupaten Wakatobi, dan Kabupaten Bombana Angkatan V Tahun 2024 di Kendari, belum lama ini. (29/10)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pj. Wali Kota Baubau, Plt. Bupati Wakatobi, dan Pj. Bupati Bombana yang diwakili oleh Sekretaris Daerah masing-masing, pejabat tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, koordinator dan widyaiswara BPSDM Sultra, sekretaris DPRD dari tiga daerah, pejabat struktural dan fungsional BPSDM, serta para peserta orientasi.

Dalam sambutannya, Asrun Lio mengapresiasi penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 yang sukses terlaksana dengan tingkat partisipasi mencapai 81 persen, melebihi target RPJMN sebesar 79,5 persen. Ia menekankan bahwa hasil pemilu merupakan cerminan demokrasi perwakilan yang menjadi dasar dalam memilih anggota legislatif, termasuk anggota DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Menurutnya, DPRD memiliki peran penting sebagai mitra sejajar kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan daerah. Fungsi DPRD, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mencakup pembentukan peraturan daerah (Perda), penganggaran, dan pengawasan.

Dalam orientasi ini, anggota DPRD diharapkan memahami tugas, fungsi, dan wewenangnya secara mendalam, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menjaga integritas dan moralitas. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi anggota dewan melalui penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang profesional.

Asrun Lio menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan kepala daerah dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengingatkan anggota DPRD untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui produk legislasi yang relevan dan anggaran yang tepat sasaran. Selain itu, ia mendorong anggota DPRD agar tetap menjaga citra, martabat, dan integritas selama menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

Orientasi yang merupakan amanah Permendagri Nomor 6 Tahun 2024 ini, lanjutnya, bukan sekadar proses pengenalan fungsi DPRD, tetapi juga sebagai upaya menciptakan sinergitas antara legislatif dan eksekutif. Ia mengimbau agar seluruh anggota DPRD mengutamakan kerja sama demi meningkatkan daya saing daerah dengan mengembangkan sektor unggulan, seperti pariwisata dan hasil pertanian.

Menutup sambutannya, Asrun Lio berharap agar orientasi ini mampu menjadi bekal bagi anggota DPRD periode 2024–2029 dalam menjalankan tugasnya secara optimal, demi terciptanya kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara.




AMM Demo Kejati Sultra, Tuntut Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR Muna

Sultranet.com, Kendari – Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM) melakukan aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Aksi ini digelar untuk menuntut pengusutan dugaan korupsi berupa kekurangan volume pada 18 paket proyek senilai miliaran rupiah di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muna.

Jafir Halim, selaku Jenderal Lapangan AMM, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk komitmen AMM dalam mengawal kasus korupsi, khususnya di Kabupaten Muna.

“Ini bentuk komitmen kami secara kelembagaan untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Muna,” ujar Jafir.

Menurut Jafir, temuan ini merujuk pada laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang mengungkap kekurangan volume pada 18 paket proyek Dinas PUPR Muna.

Data yang dimiliki AMM, setelah dilakukan kajian, menunjukkan indikasi adanya kekurangan yang cukup signifikan.

“Secara kelembagaan, kami memiliki data tersebut dan hasil kajian menunjukkan dugaan kekurangan volume pada 18 paket proyek Dinas PUPR,” jelasnya.

Selain itu, Jafir mengungkapkan bahwa dugaan kekurangan volume tersebut belum dikembalikan ke kas negara, yang bernilai hingga miliaran rupiah.

“Kami menduga kekurangan volume ini belum dikembalikan ke kas negara,” tuturnya.

Dalam orasinya, Jafir menegaskan bahwa pihaknya mendesak penegak hukum untuk serius dalam mengusut tuntas kasus ini dan tidak main-main dalam mengawal penanganannya.

“Kasus dugaan korupsi ini harus menjadi musuh bersama. Kami meminta agar aparat penegak hukum serius menindaklanjuti aspirasi kami,” tambahnya.

Jafir juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, AMM akan menyerahkan laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara untuk mempercepat proses hukum.

“Insya Allah dua hari ke depan, kami akan secara resmi menyerahkan laporan dan terus menekan kasus ini hingga pihak terkait diperiksa,” tegas Jafir.

Menanggapi aksi tersebut, Kasi Penkum Kejati Sultra, Dody, mengonfirmasi penerimaan aspirasi dari AMM dan menyatakan pihaknya akan menindaklanjutinya sesuai dengan prosedur hukum.

“Benar, kawan-kawan AMM telah menyampaikan aspirasi, dan kami akan menindaklanjutinya sesuai peraturan yang berlaku,” singkat Dody.




Pemberian Makanan Gratis dan Bergizi untuk Siswa di Kolaka Utara Terus Berlanjut

Kolaka Utara, Sultranet.com – Program pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa di Kabupaten Kolaka Utara terus berlanjut sebagai upaya Pemkab Kolaka Utara dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak. Selasa (29/10)

Untuk hari ini, sebanyak 38 sekolah kembali menerima penyaluran makanan bergizi, mencakup jenjang TK, SD, dan SMP dengan total 2.025 siswa penerima yang tersebar di berbagai kecamatan.

Pj. Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kolaka Utara untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda dan menekan angka stunting.

“Program pemberian makanan bergizi gratis ini bukan sekadar membantu asupan gizi harian anak-anak, tetapi juga membentuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Yusmin

Ia berharap program ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas di Kolaka Utara.

Dalam pelaksanaan program ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara semakin memperketat proses seleksi kualitas makanan yang akan diberikan kepada siswa.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, menjelaskan bahwa setiap makanan yang disalurkan telah melalui tahap skrining oleh tenaga kesehatan di puskesmas setempat untuk memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar kesehatan.

“Kami bekerja sama dengan puskesmas untuk melakukan skrining makanan sebelum didistribusikan ke sekolah. Proses ini penting agar makanan yang sampai ke anak-anak benar-benar sehat, higienis, dan bergizi,” kata Syahlan.

Program yang dilaksanakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ini sejalan dengan program nasional yang mendukung peningkatan gizi anak.

Distribusi makanan dilakukan di 38 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan, termasuk Lasusua, Ranteangin, Kodeoha, dan Pakue Utara.

Total penerima manfaat program ini mencakup 874 siswa di tingkat TK/PAUD, 1.020 siswa SD, dan 131 siswa SMP.

Antusiasme tinggi dari para siswa dan pihak sekolah terhadap program ini menunjukkan bahwa inisiatif Pemkab Kolaka Utara telah membawa perubahan nyata dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayah tersebut.

“Anak-anak adalah aset masa depan, dan kita semua bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan gizi yang baik bagi mereka,” tegas Syahlan Launu

Dengan pendekatan yang lebih selektif dan pengawasan ketat terhadap kualitas makanan, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesehatan, tumbuh kembang dan prestasi anak-anak di Kabupaten Kolaka Utara.

 

Sumber : Diskominfo Kolut




Pemprov Sultra Sosialisasikan Permendagri 15/2024, Dorong Efektivitas Penyusunan APBD 2025

BAUBAU, sultranet.com – Mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., membuka Sosialisasi Regulasi Bidang Keuangan Daerah di Villa Nirwana, Kota Baubau, Selasa (29/10/2024). Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi pejabat terkait mengenai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 15 Tahun 2024 sebagai pedoman penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Sultra, anggota Badan Anggaran DPRD, sekda kabupaten/kota se-Sultra, kepala BPKAD, kepala Bappeda, serta pejabat terkait lainnya. Materi utama disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri secara daring, mencakup kebijakan penyusunan APBD, integrasi aspirasi pokok-pokok pikiran DPRD, serta peran strategis sekretariat DPRD dalam mendukung kebijakan tersebut.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Anggaran BPKAD Sultra, Jasful Sambo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa sosialisasi ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan sejumlah regulasi lain, termasuk Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan sinergi antarpejabat dalam merancang APBD yang akuntabel dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Sultra menegaskan bahwa APBD adalah instrumen strategis untuk menyalurkan aspirasi masyarakat melalui program yang berdampak nyata. “Setiap program yang dirancang harus fokus pada prioritas daerah dan mampu menjawab tantangan pembangunan, seperti pengendalian inflasi, peningkatan pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta penurunan angka stunting,” ujar Asrun Lio.

Ia juga menyampaikan enam arahan penting untuk pemerintah daerah, termasuk sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk transparansi, dan optimalisasi belanja pada sektor prioritas.

Selain itu, Sekda mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap program-program yang sudah berjalan agar dapat diperbaiki untuk tahun-tahun mendatang. Ia juga menekankan tiga kunci sukses otonomi daerah: kepemimpinan kepala daerah dan DPRD, kompetensi pemerintah daerah, serta peran kontrol sosial masyarakat dan media massa.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyerahkan Surat Keputusan Gubernur Sultra terkait rancangan perubahan APBD 2024 kepada perwakilan kabupaten/kota. Kegiatan dilanjutkan dengan paparan teknis dari narasumber Kemendagri terkait implementasi regulasi baru.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas perangkat daerah dalam menyusun APBD yang responsif terhadap tantangan lokal sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.




Cegah Banjir, Babinsa Koramil 02/Kabaena Gelar Karya Bakti Bersihkan Parit

Bombana, SultraNET. — Dalam upaya mencegah terjadinya banjir akibat penyumbatan drainase, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Pelda Suherman mengadakan karya bakti pembersihan parit di Dusun Olondoro, Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini melibatkan anggota Koramil 1431-02/ Kabaena dan warga setempat yang turut berpartisipasi dalam membersihkan saluran air agar aliran air dapat mengalir dengan lancar. Selasa, 29/10/2024

Kepala Dusun Olondo, Bapak Arsyad, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam pembersihan drainase tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan warga yang bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman dari risiko banjir,” ujar Arsyad.

Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Pelda Suherman, yang juga turut serta dalam kegiatan ini, menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat.

“Kebersamaan ini menunjukkan bahwa masyarakat bersama TNI siap menjaga lingkungan dari bahaya banjir. Dengan drainase yang bersih, kita dapat mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi,” katanya.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia mengatakan, “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kepedulian dan kesadaran masyarakat. TNI akan selalu mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi warga.”

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Dusun Olondo diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar dan siap melakukan langkah preventif untuk menghindari bencana banjir di musim hujan mendatang.