Sekda Sultra Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama Lintas Generasi Jelang Pilkada 2024

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., secara resmi membuka dialog kerukunan umat beragama lintas generasi bertema “Penguatan Peran FKUB dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Kondusivitas Pilkada 2024”, Sabtu (9/11/2024) di Kendari.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menyampaikan salam hangat dari Pj. Gubernur Sultra yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan. Ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan dialog ini yang diharapkan mampu mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan umat beragama, terutama menjelang Pilkada serentak Sultra 2024.

Mewakili Pj. Gubernur, Asrun Lio menegaskan bahwa Sultra sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bagi keberagaman. Keragaman agama, budaya, dan suku bangsa di Bumi Anoa menjadi cerminan Indonesia yang toleran. Berdasarkan data Kementerian Agama 2023, mayoritas penduduk Sultra beragama Islam (95,81 persen), diikuti Hindu (1,89 persen), Protestan (1,65 persen), Katolik (0,6 persen), Buddha (0,05 persen), dan agama lain seperti Konghucu.

“Keragaman ini adalah karunia yang harus kita syukuri dan jadikan modal sosial untuk membangun Sultra yang lebih maju, modern, dan sejahtera,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa kerukunan umat beragama adalah landasan utama untuk menghadapi tantangan keberagaman. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dinilai memiliki peran vital dalam mempertemukan pemuka agama untuk berdialog, berbagi pandangan, dan menjaga persatuan.

Pilkada serentak yang akan digelar 27 November 2024 mendatang melibatkan 62 pasangan calon di tingkat provinsi dan 17 kabupaten/kota se-Sultra. Asrun Lio mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan agar momentum demokrasi ini tidak memicu polarisasi yang merusak.

“Jadikan Pilkada sebagai sarana memperkuat demokrasi, bukan memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Sultra untuk tetap waspada terhadap hoaks dan ujaran kebencian, mengedepankan toleransi, serta memilih pemimpin dengan kepala dingin dan hati yang penuh kasih. Para tokoh agama diharapkan menjadi penjaga perdamaian dan mendorong umatnya untuk menjaga stabilitas dan ketertiban.

“Semoga dialog ini dapat memperkokoh persatuan di tengah keberagaman Sultra,” harapnya.

Dialog yang berlangsung di Kendari ini turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, Forkopimda, pimpinan lembaga tingkat provinsi, para rektor, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan media. Ajang ini menjadi langkah konkret dalam menjaga keharmonisan umat beragama di tengah dinamika politik menjelang Pilkada.




Babinsa Koramil 01/Rumbia bersama Lurah Inisiasi Kerja Bakti Pembersihan Parit di Kelurahan Lampopala

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama Lurah Lampopala memimpin kegiatan kerja bakti pembersihan parit di wilayah Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Sabtu, 9/11/2024. Langkah ini bertujuan untuk mencegah banjir dan mengatasi genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, sehingga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini, Sertu Juni menyampaikan bahwa kerja bakti ini adalah bagian dari upaya Koramil 1431-01/Rumbia untuk terus mendukung program kebersihan lingkungan di wilayahnya.

“Kerja bakti ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, khususnya dalam mencegah banjir dan menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit yang disebabkan genangan air,” ujar Sertu Juni.

Lurah Lampopala, Idrus, S.Sos., M.A.P., menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan masyarakat atas inisiatif serta kerja sama dalam melaksanakan kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Babinsa dan semangat gotong-royong masyarakat Lampopala dalam menjaga lingkungan kita tetap bersih. Harapannya, kegiatan ini dapat berkelanjutan demi kenyamanan kita bersama,” tutur Idrus.

Selain itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, juga memberikan Tanggapan terkait kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Koramil akan terus mendorong kolaborasi dengan perangkat desa dan masyarakat dalam kegiatan serupa.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan selalu siap mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” Pungkas Danramil.




Ribuan Warga Tongkuno Siap Menangkan RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Ribuan warga Kecamatan Tongkuno menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dalam kampanye tatap muka yang berlangsung di Sumpuo, Kamis (7/11/2024).

Pasangan yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini disambut hangat dan antusias, terlihat dari pengalungan bunga dan kehadiran masyarakat sejak siang hari.

Kampanye tersebut tidak hanya dihadiri masyarakat umum, tetapi juga tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Tongkuno.

Muhammad Takdir, tokoh masyarakat setempat sekaligus anggota DPRD Muna dari PKB, menyatakan bahwa masyarakat Sumpuo, termasuk Desa Lakologou dan Kontumolepe, telah sepakat memenangkan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024.

“Alhamdulillah, masyarakat Sumpuo siap mendukung dan memenangkan Rajiun-Purnama. Antusiasme mereka adalah bukti nyata kesiapan untuk kemenangan,” ujar Takdir.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan ini berakar dari program-program unggulan Rajiun-Purnama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pajak bumi dan bangunan (PBB) gratis untuk lansia, seragam sekolah gratis, serta perhatian khusus bagi petani, peternak, dan nelayan.

Takdir juga mengungkapkan bahwa Rajiun-Purnama berkomitmen memperbaiki pelayanan publik di Kabupaten Muna, khususnya di RSUD Raha, yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat.

“Rajiun adalah pemimpin yang tegas dan disiplin. Dengan Rajiun-Purnama, insya Allah, Muna akan bangkit dan berkembang,” kata Takdir.

Dalam kampanye ini, hadir pula Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, yang juga anggota DPR RI Komisi IV. Jaelani menyatakan bahwa jika Rajiun-Purnama menang, ia akan memastikan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat Muna menjadi prioritas.

“Jika RahmaTnya Muna menang, saya akan berjuang untuk kemakmuran masyarakat Muna, terutama Sumpuo,” tegasnya.

Di hadapan warga Tongkuno, calon bupati Rajiun Tumada mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa yang ditunjukkan masyarakat setempat.

Ia optimistis pasangan RahmaTnya Muna dapat meraih kemenangan telak di Tongkuno pada Pilkada 2024.

“Saya yakin, di Tongkuno, Rajiun-Purnama akan menang 70 persen. Kami akan prioritaskan pembangunan jalan, baik akses dalam lorong maupun jalan menuju kebun,” ungkap Rajiun.

Ia menambahkan bahwa Muna membutuhkan pemimpin yang optimis, kreatif, tegas, dan disiplin untuk dapat bangkit dari masalah kemiskinan yang selama ini dihadapi.

“Muna saat ini berada di urutan keempat termiskin di Sulawesi Tenggara. Bersama Purnama Ramadhan, kami siap mengubah Muna menjadi lebih maju,” katanya.

Rajiun juga mengajak masyarakat Tongkuno untuk tetap solid dalam mendukung RahmaTnya Muna serta berkomitmen mengawal perubahan bagi kemajuan daerah.

“Mari bersama-sama kita bangun Muna agar lebih baik dan lebih sejahtera,” tutupnya.

 




Gelar Jumat Bersih, Babinsa Koramil 03/Poleang Gotong Royong bersihkan Pasar

Bombana, SultraNET. -| Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sekaligus mencegah Penyebaran Penyakit, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama pemerintah Desa Toburi mengadakan kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan gotong royong ini berlangsung di Pasar Rakyat Desa Toburi, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Jumat, (8/11/2024).

Kepala Dusun 1 Desa Toburi, Darmiati, turut mengapresiasi langkah Babinsa yang menggandeng masyarakat dalam kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir bersama masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” kata Darmiati.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Markus, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

“Kebersihan pasar sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah wabah penyakit akibat sampah yang berserakan,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahla, saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini menyatakan bahwa program Jumat Bersih ini akan terus didorong oleh pihak Koramil.

“Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi rutinitas, agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungannya,” ungkap Danramil.

Kegiatan Jumat Bersih ini berjalan lancar dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Toburi. Gotong royong membersihkan pasar menjadi upaya nyata TNI bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan mencegah wabah penyakit.




Pemkab Kolaka Utara Gelar Doa dan Zikir Bersama di Pakue

Kolaka Utara, sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kolaka Utara yang akan berlangsung pada 27 November 2024, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus menggencarkan kegiatan doa dan zikir bersama di seluruh kecamatan untuk menciptakan suasana aman dan damai.

Kegiatan doa dan zikir bersama kembali digelar kali ini di Masjid Raya Nurul Jami, Kelurahan Olo-Oloho, Kecamatan Pakue. Kamis (7/11/2024)

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan dipimpin langsung oleh Imam Kecamatan Pakue, Drs. Sabaruddin, serta Imam Kelurahan Olo-Oloho, Masjidi. Doa dipimpin oleh H. Haeruddin, S.Ag., seorang tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kolaka Utara, Mukhlis Bachtiar, yang mewakili Pj. Bupati Kolaka Utara H. Yusmin, S.Pd., M.H., menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan semua pihak dalam menjaga stabilitas jelang Pilkada.

Mukhlis juga mengajak seluruh warga Kolaka Utara untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan Pilkada yang damai dan harmonis.

“Melalui doa dan zikir bersama ini, kita berharap seluruh proses Pilkada Kolaka Utara dapat berjalan aman dan damai. Kami juga ingin agar seluruh ASN tetap menjaga netralitas serta profesionalisme dalam menghadapi tahapan Pilkada ini,” ungkap Mukhlis dalam sambutannya.

Kegiatan doa dan zikir bersama ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Pj. Bupati Kolaka Utara untuk meningkatkan kedekatan dan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat serta memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan tanpa gangguan.

Acara serupa sebelumnya telah dilakukan di beberapa wilayah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Dengan adanya kegiatan ini di Kecamatan Pakue, Pemkab Kolaka Utara berharap masyarakat semakin solid dan siap menghadapi Pilkada yang aman, damai, dan lancar.




Pj. Gubernur Sultra Hadiri Rakornas 2024, Siap Implementasikan Arahan Presiden Prabowo

Bogor, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Kamis (7/11/2024).

Acara ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri oleh lebih dari 5.000 peserta dari berbagai kementerian, lembaga negara, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Dengan tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045,” Rakornas ini bertujuan mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program-program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah momen pertama saya berbicara langsung dengan seluruh pengambil keputusan di republik kita. Kesempatan ini sangat strategis dan penting untuk membangun sinergi nasional demi kemajuan bersama,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam arahannya, Presiden menekankan perlunya efisiensi anggaran negara, baik dari APBN maupun APBD, serta pentingnya menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani rakyat.

“Saya perintahkan kepada TNI, Polri, dan Kejaksaan agar tidak ragu dalam melakukan penegakan hukum, ciptakan pemerintahan yang bersih serta memaksimalkan upaya penyelamatan uang negara,” tegasnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan arahan tentang beberapa program prioritas pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis, ketahanan pangan dan energi, serta hilirisasi industri. Rakornas ini juga mengadakan diskusi panel mengenai berbagai kebijakan strategis, antara lain pemberantasan korupsi, peningkatan produktivitas daerah, dan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM digital.

Pada diskusi panel terakhir, fokus diberikan pada persiapan Pilkada Serentak 2024. Para narasumber sepakat pentingnya pengawalan proses pemilu yang aman dan lancar, serta pembentukan desk Pilkada di tingkat daerah guna mengatasi potensi konflik.

Menutup Rakornas, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan agar seluruh peserta patuh pada visi dan program Presiden Prabowo.

“Tidak ada visi lain selain visi Bapak Presiden Prabowo. Tidak ada program lain selain program Bapak Presiden Prabowo,” kata Gibran.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan apresiasi atas arahan yang diberikan Presiden dalam Rakornas tersebut.

“Kami di Sulawesi Tenggara siap menjalankan arahan Presiden, terutama dalam upaya efisiensi anggaran, pemberantasan korupsi, serta memperkuat pemerintahan yang bersih dan melayani,” ujar Andap.

Andap juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan, hilirisasi, dan regulasi pengelolaan perkebunan yang berpihak pada rakyat.

“Program-program ini akan kami implementasikan secara terarah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Sultra,” tuturnya.

Rakornas ini dihadiri oleh jajaran Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih, Kepala Daerah, Forkopimda, serta KPU dan Bawaslu pusat dan daerah, yang turut bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo.




Pemprov Sultra Gelar Rakor Evaluasi Kelembagaan dengan Kementerian PAN-RB

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi (rakor) evaluasi kelembagaan perangkat daerah se-Sultra yang dimulai pada Kamis (7/11/2024), bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Rakor ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Perangkat Daerah (OPD), Kepala Biro Lingkup Pemprov Sultra, serta Kepala Bagian Organisasi dari Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota se-Sultra.

Rakor ini dilaksanakan seiring dengan adanya perubahan nomenklatur Kementerian, di mana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) terlibat dalam proses evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto., S.I.K., M.H., membuka rakor tersebut dan memberikan sambutan selamat datang kepada tim Kementerian PAN-RB yang dipimpin oleh Mulyanto, S.Kom., selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Tatalaksana, serta anggota tim lainnya.

Sekda Sultra dalam sambutannya mengungkapkan bahwa rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi struktur dan proses organisasi perangkat daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota se-Sultra, dengan merujuk pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 20 Tahun 2018 tentang pedoman evaluasi kelembagaan instansi pemerintah. Evaluasi ini dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap perangkat daerah berfungsi secara optimal dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Saya mengucapkan selamat datang di Bumi Anoa Provinsi Sultra kepada Bapak Mulyanto dan tim, yang akan memberikan arahan dan petunjuk teknis dalam evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja pemerintahan di Sultra,” ujar Sekda Asrun Lio.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa pembentukan perangkat daerah harus didasarkan pada prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran, yang bertujuan agar organisasi pemerintah di daerah menjadi rasional, proporsional, efektif, dan efisien. Dalam hal ini, evaluasi kelembagaan menjadi langkah strategis untuk menilai sejauh mana organisasi di daerah mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan yang terjadi.

“Evaluasi kelembagaan ini sangat penting agar kita dapat mengetahui apakah struktur dan proses organisasi perangkat daerah kita sudah sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan oleh Kementerian PAN-RB, diharapkan setiap perangkat daerah dapat berfungsi dengan optimal dan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan di Sultra,” lanjutnya.

Sekda Sultra juga mengingatkan peserta rakor untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan memanfaatkan kesempatan untuk menggali pemahaman terkait evaluasi kelembagaan, agar dapat diterapkan dengan baik di masing-masing daerah. Ia berharap evaluasi ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja perangkat daerah dalam melayani masyarakat.

“Tujuan kita adalah untuk mewujudkan perangkat daerah yang tepat fungsi, tepat proses, dan tepat ukuran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Mari kita semua berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan demi kemajuan Sulawesi Tenggara,” tutup Sekda Asrun Lio.




Presiden Prabowo Buka Rakornas 2024, Pj. Bupati Bombana Hadir Dukung Sinergi Pusat dan Daerah

Sentul, Bogor — Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (7/11/2024). Acara ini dihadiri lebih dari 5.360 peserta dari berbagai instansi pemerintahan, termasuk Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., yang turut hadir untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakornas yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menegaskan pentingnya forum ini sebagai kesempatan strategis untuk berkomunikasi langsung dengan seluruh pengambil keputusan di Indonesia.

“Saya sangat menghargai inisiatif ini. Ini adalah momen pertama saya berbicara langsung dengan seluruh pemimpin pemerintahan di republik kita. Saya kira ini sangat bermanfaat dan strategis untuk memastikan visi kita berjalan selaras,” ujar Presiden.

Harmonisasi Asta Cita

Rakornas tahun ini mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia 2024” yang bertujuan mengharmonisasikan langkah pemerintah daerah dan pusat dalam mendukung program prioritas nasional. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

“Rakornas ini bertujuan mengoordinasikan pemerintah daerah, Forkopimda, dan instansi vertikal di seluruh wilayah Indonesia agar selaras dengan arahan kebijakan Presiden untuk lima tahun ke depan,” ujar Mendagri Tito dalam laporannya.

Mendagri juga memaparkan bahwa Rakornas kali ini diikuti oleh 416 bupati, 98 wali kota, 38 gubernur, serta ribuan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari berbagai daerah. Para peserta terdiri dari pejabat pemerintahan pusat, daerah, hingga instansi vertikal, mencerminkan skala nasional acara ini.

Bombana Mendukung Kolaborasi Nasional

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyampaikan dukungannya terhadap upaya harmonisasi pemerintah pusat dan daerah. Ia menilai Rakornas sebagai forum yang sangat penting untuk memastikan program prioritas di daerah berjalan selaras dengan visi nasional.

“Dengan adanya sinergi seperti ini, pemerintah daerah bisa lebih efektif mendukung target pembangunan nasional, khususnya dalam mempercepat implementasi kebijakan strategis seperti digitalisasi, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Edy Suharmanto.

Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Rakornas ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antarinstansi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan efektif. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antarsemua pihak untuk menghadapi tantangan nasional di masa depan, termasuk dalam bidang ekonomi, teknologi, dan keamanan.

“Kita harus bekerja sama lebih erat dari sebelumnya. Tantangan global membutuhkan respons yang terkoordinasi dari pusat hingga daerah. Mari kita jadikan ini momentum untuk memperkuat persatuan dan kerja sama,” tambah Presiden Prabowo.

Pelaksanaan Rakornas juga menyoroti pentingnya integrasi kebijakan dalam mendukung program prioritas seperti pembangunan infrastruktur, pemerataan ekonomi, dan penguatan layanan publik. Semua pihak diharapkan dapat memanfaatkan forum ini untuk menyamakan persepsi, memperbaiki koordinasi, dan mengatasi berbagai hambatan di lapangan.

Fokus pada Tantangan Masa Depan

Dengan melibatkan ribuan pemimpin pemerintahan dari seluruh Indonesia, Rakornas menjadi langkah nyata untuk memperkuat kapasitas pemerintahan dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Dari harmonisasi kebijakan hingga kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini mencerminkan tekad pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang lebih solid dan responsif.

Pj. Bupati Edy Suharmanto juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat. “Kami siap melaksanakan kebijakan prioritas yang sejalan dengan Asta Cita demi pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Rakornas 2024 menjadi bukti nyata bahwa kerja sama dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci untuk mewujudkan visi besar Indonesia di masa mendatang.




Laksanakan Reboisasi di Lahan Gundul, Babinsa Koramil 02/Kabaena Ajak Masyarakat dan Siswa SMKN 08 Bombana

Bombana, SultraNET. – | Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Pelda Suherman, memimpin kegiatan karya bakti penanaman pohon di lahan kosong Dusun 1 Desa Batuawu, Kec. Kabaena Selatan, Kab. Bombana, Kamis (7/11/2024). Kegiatan ini melibatkan warga setempat serta siswa-siswi dari SMKN 08 Bombana. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Penghijauan dan mencegah terjadinya banjir di masa yang akan datang.

Penanaman pohon dilakukan di area lahan kosong yang sebelumnya terlihat gundul. Sebanyak 250 pohon, yang terdiri dari pohon mahoni dan pohon jati, ditanam untuk mendukung upaya penghijauan tersebut.

Pelda Suherman dalam kesempatan itu mengungkapkan, “Penanaman pohon ini bukan hanya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga untuk menjaga kelestarian alam yang pada akhirnya dapat mencegah terjadinya bencana banjir yang sering melanda daerah kita.”

Kepala Dusun Rarowua, Haryanto, juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Babinsa dan partisipasi masyarakat serta siswa SMKN 08 Bombana.

“Saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat kami. Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan, dan saya harap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Haryanto.

Kegiatan reboisasi ini mendapat dukungan penuh dari Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi. Saat dikonfirmasi, beliau mengatakan, “Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian alam, dan kami berharap masyarakat serta generasi muda dapat terus berperan aktif dalam merawat lingkungan.”

Dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih hijau dan sejuk, sekaligus mengurangi dampak bencana alam di masa depan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitar.




Ketua HNSI Muna: Sinyal Kemenangan Rajiun-Purnama di Pilkada Mulai Terlihat

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan, terus menguat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Muna, La Ode Syahribin, mengajak masyarakat Bumi Sowite untuk bersama-sama memenangkan pasangan yang dikenal dengan akronim “Rahmat Nya Muna” tersebut.

Syahribin mengungkapkan, pasangan Rajiun-Purnama adalah sosok pemimpin visioner yang berpengalaman dalam pemerintahan.

Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa pasangan tersebut dianggap layak menahkodai Muna periode 2025-2030.

“Dari lima calon yang bersaing di Pilkada 2024 Muna, Rajiun-Purnama adalah yang paling pantas memimpin Muna ke depan,” ujar Syahribin, Rabu (6/11/2024).

Lebih lanjut, mantan Ketua Kerukunan Keluarga Baruta (KKB) Kabupaten Muna ini mengatakan bahwa tanda-tanda kemenangan Rajiun-Purnama mulai terlihat di lapangan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye pasangan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka memiliki dukungan luas.

Selain itu, hasil survei terbaru dari Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 2 tersebut berada di posisi unggul dengan 48,3 persen, mengalahkan empat rival lainnya.

“Kalau partisipasi pemilih mencapai 100 persen, Rajiun-Purnama bisa memperoleh 70 ribu suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 157.321 orang. Jika partisipasi sekitar 80 persen, perolehan suaranya bisa mencapai 60 ribu lebih. Karena ada lima calon, sisa suara lainnya akan terbagi di antara mereka. Saya yakin pertarungan ini akan dimenangkan secara mutlak oleh Rajiun-Purnama,” jelas Syahribin.

Syahribin, yang akrab disapa Hipno, menambahkan bahwa dukungan terhadap pasangan Rajiun-Purnama semakin kuat dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, sebagai kader Partai Gerindra yang diusung langsung oleh Prabowo, pasangan ini memiliki posisi strategis dan dukungan besar dari pemerintah pusat.

“Rajiun-Purnama adalah kader Gerindra, dan keduanya diamanahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bertarung di Pilkada Muna 2024. Hal ini patut diperhitungkan,” tegas Ketua Kelompok Advokat dan Pengacara Indonesia (KAPI) Kabupaten Muna itu.