Opini: Power Full Rajiun Purnama Raih Kemenangan Bersama Masyarakat Muna

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di seluruh wilayah Indonesia semakin dekat sisa 1 bulan lagi. Pilkada serentak akan digelar pada hari Rabu, 27 November 2024 nanti.

Salah satu Kabupaten tertua di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni Kabupaten Muna, kini masyarakat mulai disibukkan dengan kampanye calon bupati dan wakil bupati.

Demokrasi Pilkada Muna tahun 2024 makin ramai karena ada lima pasangan calon. Sehingga masyarakat Muna dapat melihat, memilih pasangan calon yang tepat untuk memimpin Muna ke depan.

Adapun lima pasangan calon di Pilkada Muna yakni berdasarkan nomor urut yaitu:

1. Bahrun-Asrafil

2. Rajiun-Purnama

3. Kardini-Noor Dhani

4. Rahman-AJB

5. Ringa Jhon-SU

Semua pasangan calon memiliki keluarga dan basis serta pendukung. Namun dari lima pasangan calon tersebut ada satu pasangan calon terbaik yang memiliki peluang menang.

Hal ini berdasarkan dan sesuai sumber data serta hasil pengamatan yang terjadi dilapangan.

Adapun pasangan calon yang terbaik yaitu pasangan calon nomor urut 2 (Bapak La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan) dengan akronim Rahmatnya Muna dengan jagron “Muna Bangkit”

Rajiun-Purnama Memiliki Suara Dasar 56 Ribu

Kenapa pasangan calon Rajiun-Purnama memiliki peluang menang di Pilkada Muna tahun ini, karena sudah ada suara dasar yakni 56 Ribu lebih.

Semua masyarakat Muna dan masyarakat Provinsi Sultra tahu jika sebelumnya Rajiun Tumada mencalonkan diri pada Pilkada Muna 2020 berpasangan dengan H. La Pili. Namun pada saat itu, Rajiun dikalahkan oleh Bapak LM. Rusman Emba.

Perolehan suara Rajiun vs Rusman saat itu sangat fantastik sekitar 56 ribu lebih selisih 8000 lebih suara dengan Rusman Emba.

Masih Solidnya Sahabat Lama Rajiun dan Bergabungnya Sahabat Baru Rajiun

Berdasarkan data masih banyak pendukung, relevan dan simpatisan (Sahabat Lama Rajiun) yang masih solid dan konsisten bersama Rajiun Tumada.

Walau ada beberapa Sahabat Lama Rajiun beralih dukungan dibeberapa calon. Namun, Sahabat Lama yang beralih dukungan tersebut banyak digantikan dengan bergabungnya Sahabat Baru Rajiun diantaranya adalah para militansi pendukung Bapak Rusman Emba.

Dukungan Partai yang Kuat dan Solid

Pasangan calon Rajiun-Purnama didukung dan diusung empat partai yakni Gerindra, PKB, PSI dan Garuda. Keempat partai tersebut sangat kuat dan solid berjuang memenangkan Rajiun-Purnama.

Masyarakat Muna secara menyeluruh tahu jika partai Gerindra merupakan partai yang dipimpin oleh Bapak H. Prabowo Subianto. Bapak Prabowo Subianto adalah Presiden Republik Indonesia.

Partai PKB yang merupakan salah satu partai besar. Dan pada Pilcaleg 14 Februari kemarin, Ketua PKB Sultra yakni Jailani (Bang Jai) terpilih menjadi anggota DPR RI dapil Sultra dengan memperoleh suara terbanyak di Sultra.

Kemudian partai PSI dan Garuda yang merupakan partai yang memiliki kader yang solid dan konsisten dalam berjuang.

Perpaduan Dua Tokoh yang Memiliki Pengalaman

Pasangan Rajiun-Purnama merupakan perpaduan dua tokoh yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam penataan pemerintahan.

Rajiun Tumada adalah mantan Bupati Muna Barat. Selama menjabat Bupati Muna Barat, Rajiun Tumada dianugerahi dan mendapatkan penghargaan sebagai tokoh pelopor pembangunan.

Penghargaan tersebut diberikan karena Rajiun Tumada telah melakukan proses pembangunan yang merata, seperti pembangunan Infrastruktur jalan, jembatan, drainase dan lain-lain. Rajiun Tumada sebagai tokoh pemimpin yang meletakkan dasar/fondasi pembangunan di Muna Barat.

Selain itu juga, Rajiun Tumada menjalankan program kerja yang pro rakyat diantaranya bantuan seragam sekolah gratis ditingkatkan SD, SMP baik Negeri dan Swasta, bantuan Beasiswa, Bantuan kepada nelayan dan petani, dan memberikan 3000 sertifikat tanah gratis kepada masyarakat .

Sementara itu, sosok Purnama Ramadhan memiliki pengalaman yang baik dalam pemerintahan. Purnama adalah mantan Direktur PDAM dan Mantan Anggota KPU Muna, dan saat ini menjabat sebagai ketua PDC partai Gerindra Muna.

Purnama Ramadhan merupakan sosok pemimpin yang enerjik, cerdas, tegas dan Disiplin. Atas jiwa kepemimpinannya tersebut, Purnama Ramadhan telah banyak mendapatkan penghargaan baik ditingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional diantaranya yakni penghargaan Citra Pelayanan Prima tahun 2008 dan 2010 yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudiono.

Rajiun-Purnama Diinginkan dan Didambakan Masyarakat Muna

Pasangan Rajiun-Purnama (Rahmatnya Muna) sangat dicintai, didambakan dan diinginkan masyarakat Muna. Atas dasar tersebut, disetiap pertemuan baik di kegiatan silahturahmi dan kampanye banyak masyarakat Muna yang hadir.

Itulah beberapa faktor dan point jika pasangan Rajiun-Purnama memiliki peluang menang di Pilkada Muna 2024. Tentunya, kita semua memiliki hak yang sama untuk memilih pemimpin, namun janganlah perbedaan pilihan menjadi pemecah sehingga terjadi konflik antara kita semua. Mari tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.




Cabup Muna Rajiun Tumada Janji Bangun Jembatan Penghubung Kontu-Wakorambu

Sultranet.com, Muna – Calon Bupati Muna nomor urut 2, LM Rajiun Tumada, mengunjungi Desa Kontu untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Ditempat tersebut, ia disambut antusias warga. Sabtu (26/10/2024)

Dalam kunjungan tersebut, Rajiun meninjau beberapa titik yang menjadi perhatian, termasuk akses jalan dan jembatan yang dapat menghubungkan Kontu dengan Desa Wakorambu.

Saat ini, akses antara kedua wilayah itu terputus oleh aliran sungai yang menjadi kendala bagi mobilitas warga setempat.

Dihadapan warga, Rajiun menyampaikan komitmennya untuk membangun jembatan penghubung antara Kontu dan Wakorambu jika ia terpilih sebagai Bupati Muna pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Menurutnya, akses jembatan ini akan mempermudah masyarakat dalam beraktivitas, terutama bagi mereka yang perlu mengakses area di sekitar Kantor Bupati Muna.

“Dengan adanya jembatan ini, warga tidak perlu lagi memutar jauh melalui jalur lain. Insyallah, ini akan menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan jika saya dipercaya menjadi Bupati Muna,” tegas Mantan Bupati Muna Barat itu.

Selain rencana pembangunan jembatan penghubung, Rajiun juga menyoroti kondisi jembatan yang biasa dilalui masyarakat menuju tempat pemakaman umum.

Ia berjanji akan memperbaiki jembatan tersebut agar akses warga menuju area pemakaman lebih layak dan aman.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Rajiun juga mengungkapkan komitmennya untuk memberikan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa.

“Saya ingin membantu mendorong ekonomi lokal dengan mendukung UMKM. Masyarakat Kontu yang memiliki usaha kecil akan diberikan bantuan agar dapat terus berkembang,” tandasnya




Pj Gubernur Sultra Buka Musda VIII IBI: Bidan Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sultra tahun 2024 yang berlangsung di Hotel Kubah 9, Kendari. Acara yang diikuti 610 bidan dari seluruh kabupaten dan kota di Sultra ini mengusung tema “Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”. (26/10)

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Andap menegaskan pentingnya peran bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu, anak, dan kesehatan reproduksi. Ia berharap Musda ini menghasilkan kepemimpinan baru di IBI Sultra yang amanah dan mampu memajukan organisasi.

“Bidan adalah tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, khususnya ibu dan keluarga. Mereka memainkan peran penting dalam pemeriksaan kehamilan, persalinan, keluarga berencana, imunisasi, hingga pencegahan stunting,” kata Andap.

Pj Gubernur juga menyoroti angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Sultra, yang masing-masing mencatat 44 kasus dan 313 kasus tahun ini, dengan Kolaka dan Kendari menjadi daerah dengan kontribusi tertinggi. Ia menekankan bahwa bidan memiliki tugas penting dalam menurunkan AKI dan AKB melalui berbagai intervensi, seperti pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil dan sosialisasi tentang pentingnya ASI eksklusif.

“Bidan harus terus memberikan edukasi kepada masyarakat hingga pelosok daerah terkait pentingnya gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, dan pola asuh bayi untuk mencegah stunting,” imbuhnya.

Dalam mendukung tugas bidan, Andap menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Sultra untuk memprioritaskan beberapa langkah, termasuk pendataan ulang jumlah bidan, peningkatan kesejahteraan bidan non-ASN, alokasi anggaran untuk jaminan kesehatan bidan, serta inisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kebidanan.

Musda ini juga dihadiri secara virtual oleh Anggota DPR RI, Rieke Dyah Pitaloka, yang menyoroti pentingnya kesehatan sebagai bagian dari geopolitik dan geoekonomi, serta Ketua Pengurus Pusat IBI, Ny Ade Jubaedah, yang menyebut peran bidan semakin strategis dalam era teknologi.

“Musda ini adalah momentum penting untuk menyelaraskan peran bidan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” ujar Ade Jubaedah.

Ketua Pengurus Daerah IBI Sultra, Ny Maswaty Madjid, menjelaskan bahwa Musda ini merupakan forum tertinggi dalam organisasi yang diadakan setiap lima tahun untuk memilih pengurus baru dan menyusun program kerja strategis.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur RS Bahteramas, Direktur Poltekkes Kendari, Ketua STIKES Pelita Ibu, serta sejumlah pejabat daerah dan undangan lainnya. Acara ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi bidan Sultra dalam memperkuat pelayanan kebidanan berbasis bukti untuk mendukung transformasi kesehatan di Sulawesi Tenggara.




Bersama Masyarakat dan Pedagang, Babinsa Koramil 02/Kabaena Bersihkan Pasar

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama masyarakat Kelurahan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, melaksanakan karya bakti pembersihan di Pasar Rakyat Kelurahan Dongkala. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung saat berbelanja. Sabtu, 26/10/2024

Dalam kegiatan ini, sejumlah personel Babinsa turut hadir, antara lain Serka Sahlan, Serda La Ruki, Koptu Ahmad Rizal, Kopda Mahmudin, dan Serda Arifin Jufry. Kehadiran mereka mendapat dukungan penuh dari Kepala Lingkungan 2, Ahmad Nduya, bersama warga sekitar dan para pedagang pasar yang turut serta berpartisipasi dalam pembersihan.

Serka Sahlan, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap pasar rakyat menjadi tempat yang nyaman dan sehat bagi para pedagang dan masyarakat yang berbelanja,” ujarnya.

Kepala Lingkungan 2, Ahmad Nduya, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam menjaga kebersihan di wilayahnya. Ia mengungkapkan, “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat. Semoga kerja sama ini terus terjalin untuk kebaikan lingkungan.”

Sementara itu, Danramil 1431-02/Rumbia, Kapten Inf Efendi, juga turut memberikan komentar terkait kegiatan ini. Ia menyatakan,

“Kegiatan seperti ini sangat penting, terutama untuk memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.”

Karya bakti di Pasar Rakyat Kelurahan Dongkala ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan serupa diwilayah Bombana.




Kades Labunti Bantah Tudingan Langgar Netralitas dalam Kampanye Pilkada Muna

MUNA, Sultranet.com – Kepala Desa (Kades) Labunti, Hidayat Tunggal, membantah keras tuduhan dirinya melanggar netralitas dalam Pilkada Muna 2024 setelah foto dirinya yang beredar di media sosial Facebook diduga menunjukkan ia mengikuti kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (Rahmatnya Muna).

Tuduhan tersebut telah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna, namun Hidayat mengklarifikasi bahwa foto tersebut tidak mencerminkan keterlibatannya dalam kampanye politik.

Menurut Hidayat, foto yang tersebar itu diambil saat ia sedang berbincang dengan warga di Tugu Masjid Labunti pada 5 Oktober 2024. Ketika itu, calon Wakil Bupati Muna, Purnama Ramadhan, yang baru saja menyelesaikan kegiatan kampanye di Kecamatan Napabalano, melintas dan menyempatkan diri menyapa serta menyalaminya dan warga yang hadir.

“Itu foto lama, diambil saat saya sedang ngobrol bersama warga di Tugu Masjid. Pak Purnama Ramadhan hanya melintas dan menyapa. Tidak ada niat saya untuk mengikuti kampanye atau mendukung salah satu pasangan calon,” jelas Hidayat, Sabtu (26/10/2024).

Hidayat menegaskan bahwa sebagai pembina politik di desanya, ia berusaha menjaga hubungan baik dengan semua calon tanpa memihak. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menghadiri kampanye dari pasangan calon mana pun, termasuk saat ada kegiatan kampanye yang kebetulan berlangsung di desanya.

“Saya tidak pernah ikut kampanye pasangan calon mana pun. Kalau berpapasan di jalan, saya pasti salami, itu berlaku untuk semua calon. Saya bahkan pernah bertemu dengan pak Bachrun juga, dan saya salami saat itu di lokasi yang sama di Tugu Masjid Labunti,” tambahnya.

Selain itu, Hidayat juga menyebutkan bahwa dalam setiap kegiatan kampanye yang melibatkan sarana desa, seperti tenda dan kursi milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), ia tetap memberi izin peminjaman demi kepentingan bersama. Semua koordinasi peminjaman tersebut dilakukan langsung melalui pengurus BUMDes, bukan oleh pemerintah desa secara langsung.

“Kami tetap ladeni permintaan pinjaman tenda atau kursi BUMDes untuk kampanye, termasuk kampanye Pak Ruksamin baru-baru ini. Itu semua demi menjaga kebersamaan dan kenyamanan masyarakat dalam berpolitik,” ungkapnya.

Terkait penyebaran foto yang diduga menunjukkan keterlibatannya dalam kampanye, Hidayat mengaku tidak terlalu mempersoalkan tuduhan tersebut. Ia menyerahkan hal tersebut pada pihak berwenang dan menegaskan bahwa niatnya sebagai pemimpin desa adalah untuk menjaga kepentingan masyarakatnya secara netral dan tanpa keberpihakan.

“Saya tetap bersikap netral dan berharap masyarakat bisa melihat niat baik saya. Semua pasangan calon yang berpapasan dengan saya di jalan, pasti saya salami sebagai bentuk penghormatan. Tidak mungkin saya hindari,” tutupnya.




Pemberian Makan Gratis Bergizi Siklus 11 di Kolaka Utara, Dukung Tumbuh Kembang Anak

Sultranet.com, Kolaka Utara – Program pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa di Kabupaten Kolaka Utara sebagai program yang digagas Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., MH terus berlanjut ke siklus ke-11. Sabtu (26/10/2024)

Program andalan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, yang diharapkan dapat mendukung perkembangan fisik dan mental mereka.

Program ini mencakup berbagai sekolah di seluruh kecamatan, dari tingkat TK hingga SMP, dengan total lebih dari 2.000 siswa terdaftar sebagai penerima manfaaf.

Penjabat Ketua TP PKK Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM., menyampaikan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di wilayahnya.

Menurutnya, pemberian makanan bergizi gratis ini diharapkan membantu tumbuh kembang siswa, mendukung perkembangan otak, pertumbuhan yang sehat, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

“Kami berharap program ini terus berjalan agar dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kolaka Utara hingga mencapai zero stunting,” ujar Istri orang nomor 1 di Kolaka Utara itu.

Ia menjelaskan bahwa program yang sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto ini mendapat dukungan luas, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak usia sekolah di Kolaka Utara.

“Inisiatif ini kita harapkan tidak hanya mampu memperbaiki kondisi kesehatan siswa saat ini, tetapi juga menjadi pondasi bagi masa depan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, menurut dr. Mardiana Mustawa, SpGK, dokter spesialis gizi klinik RSUD Djafar Harun Lasusua, program ini memberikan dampak positif yang besar.

Menurutnya, program ini sangat baik untuk membantu pemenuhan kebutuhan zat gizi seimbang bagi anak-anak sekolah.

“Ternyata, masih banyak anak yang di rumahnya belum bisa menikmati makanan bergizi seimbang. Karena itu, mereka sangat antusias menunggu kedatangan makanan program ini,” jelas dr. Mardiana.

Ia menambahkan, pemantauan yang dilakukan di sekolah-sekolah penerima program menunjukkan bahwa anak-anak sangat bersemangat dan berterima kasih atas makanan yang disediakan.

“Anak-anak sangat antusias dengan program ini,” ungkapnya

Program ini diharapkan dapat menjadi model keberhasilan dalam menekan angka stunting, tidak hanya di Kolaka Utara tetapi juga di wilayah lain yang ingin mengadopsi inisiatif serupa.

Untuk diketahui, Program makan gratis bergizi di Kabupaten Kolaka Utara mencakup total 38 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh kecamatan.

Pada jenjang TK/PAUD, ada 25 sekolah dengan jumlah total siswa 874. Beberapa di antaranya adalah TK Al-Azhar di Desa Uluwawo, Kecamatan Wawo dengan 29 siswa.

TK Samuturu Rante Baru di Kecamatan Ranteangin dengan 46 siswa, dan TK Ar-Rahman di Desa Tebongeano, Kecamatan Lambai dengan 21 siswa.

Program ini juga melibatkan 12 sekolah dasar (SD) dengan total 1.020 siswa. Di antara sekolah SD yang berpartisipasi adalah SD Negeri 2 Kodeoha di Desa Kalu Kaluku, Kecamatan Kodeoha, dengan 119 siswa, serta SD Negeri 1 Batuputih di Kecamatan Batuputih, dengan 209 siswa.

Program ini juga mencakup jenjang SMP, yaitu SMP Negeri 13 Kolaka Utara di Desa Rante Limbong, Kecamatan Lasusua, dengan total 131 siswa.

Setiap sekolah di Kabupaten Kolaka Utara tersebut menerima makanan bergizi yang didistribusikan tiga kali seminggu, yakni pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Kecamatan yang terlibat dalam program ini meliputi Wawo, Ranteangin, Lambai, Lasusua, Katoi, Kodeoha, Tiwu, Ngapa, Watunohu, Pakue, Pakue Tengah, Pakue Utara, Batuputih, Porehu, dan Tolala.

Total keseluruhan siswa penerima manfaat program ini mencapai 2.025 anak, dengan harapan pemberian makanan bergizi secara rutin ini dapat mendukung kesehatan, perkembangan, dan prestasi belajar mereka di sekolah.

 

Sumber : Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara




Ratusan Milenial Bombana Hadiri Bincang Politik ASR-Hugua

Sultranet.com, Bombana – Dua ratusan anak muda (Millenial) di Kabupaten Bombana berbondong-bondong menghadiri acara “Bincang Milenial” yang digelar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) dan Ir. Hugua, di Café Grand Lampusui, Rumbia, Jumat (25/10/2024).

Acara bertema “Pemilu dan Anak Muda: Mengapa Suara Kita Penting” ini diadakan sebagai upaya pasangan ASR-Hugua untuk merangkul pemilih muda menjelang Pemilu 2024.

Bincang Milenial tersebut dimeriahkan oleh kehadiran artis lokal Angga Dermawan serta komika Zulkarnaen, sementara pembicara utama, pengusaha muda Khairul Baits, menyampaikan pesan tentang pentingnya peran pemilih muda dalam pemilihan mendatang.

Menurut panitia acara, Fatur Rahman, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan visi dan misi ASR-Hugua kepada generasi muda, yang diharapkan akan menjadi bagian penting dalam perubahan politik di Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin merangkul generasi muda dan mengenalkan bagaimana ASR-Hugua memandang peran anak muda ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Khairul Baits menekankan bahwa Pemilu 2024 menjadi momen bagi anak muda untuk menyuarakan aspirasi mereka melalui hak pilih.

“Pemilu ini adalah momentum penting bagi kita, anak muda, untuk mengambil sikap dan memastikan suara kita terwujud dalam kebijakan publik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kelompok pemilih muda menjadi segmen pemilih terbesar, sehingga memiliki kekuatan signifikan dalam menentukan hasil pemilu.

Khairul juga memotivasi anak-anak muda untuk memulai perubahan dari pemilu ini sebagai langkah awal dalam kontribusi mereka bagi daerah.

“Malam ini adalah awal untuk kita semua menyatakan komitmen. Pada 27 November nanti, mari kita bersama-sama mencatat sejarah sebagai generasi yang berperan aktif dalam politik,” tuturnya penuh semangat.

Acara yang berlangsung dengan antusiasme tinggi ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga platform bagi anak muda di Bombana untuk menyuarakan ide-ide mereka mengenai masa depan politik dan pembangunan Sulawesi Tenggara.

Dengan harapan besar dari pasangan ASR-Hugua, bincang milenial ini menumbuhkan semangat pemuda Bombana untuk terlibat langsung dalam proses demokrasi di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara.

 




Bombana Gelar FGD Raperda Cadangan Pangan dan Analisis Dampak Lalu Lintas

Bombana, 25 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) terkait Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dan Analisis Dampak Lalu Lintas di Jalan. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Plh. Sekda Kabupaten Bombana, H. Rustam, S.Sos., M.Si., yang mewakili Pj. Bupati Bombana.

Acara yang berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati ini dihadiri oleh berbagai stakeholder penting, di antaranya Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD terkait, serta perwakilan dari sektor hukum dan masyarakat sipil. FGD ini menjadi momentum awal dalam rangkaian proses legislasi dua kebijakan strategis yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

Dalam sambutannya, H. Rustam menyampaikan urgensi kolaborasi antar pihak dalam penyusunan regulasi yang efektif. “FGD ini menjadi wadah strategis untuk mendapatkan masukan konstruktif dari berbagai pihak, sehingga Raperda yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Harapannya, kebijakan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi dapat diaplikasikan secara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana,” ujar H. Rustam.

Plh. Sekda juga menekankan bahwa tata kelola cadangan pangan yang baik adalah langkah penting dalam menjamin ketahanan pangan daerah, khususnya dalam menghadapi situasi darurat atau bencana. Selain itu, analisis dampak lalu lintas diharapkan mampu menjadi landasan bagi pengambilan keputusan yang memitigasi potensi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di jalan.

Sesi diskusi dalam FGD berlangsung interaktif. Para peserta, termasuk perwakilan dari OPD yang membidangi ketahanan pangan dan perencanaan wilayah, menyampaikan berbagai tantangan serta solusi terkait pengelolaan cadangan pangan dan dampak lalu lintas akibat kegiatan ekonomi di Bombana.

Ketua panitia FGD, Nina Meirina, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Setda, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam menyusun kebijakan. “Kita harus mengedepankan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan integrasi data yang solid, kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan berdaya guna,” jelas Nina.

Beberapa peserta mengusulkan perlunya penguatan infrastruktur penyimpanan pangan, seperti gudang berkapasitas besar yang terintegrasi dengan sistem distribusi digital. Hal ini dianggap mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan cadangan pangan, terutama dalam kondisi darurat. Sementara itu, terkait dampak lalu lintas, masukan mencakup pengembangan sistem transportasi berbasis teknologi yang dapat memantau lalu lintas secara real-time.

FGD juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan wawasan mengenai praktik terbaik dari daerah lain. Salah satu narasumber memaparkan bagaimana daerah tertentu berhasil mengelola cadangan pangan berbasis komunitas dengan melibatkan masyarakat lokal dalam distribusi dan pengawasan. Dalam sesi lain, narasumber membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengurangi dampak lalu lintas di kawasan ekonomi.

“Kita perlu belajar dari daerah yang telah berhasil, tetapi harus disesuaikan dengan karakteristik Bombana. Tidak ada solusi tunggal, tetapi melalui kolaborasi, kita dapat menemukan pendekatan terbaik,” kata salah satu narasumber.

FGD ini menjadi pijakan awal bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mewujudkan dua kebijakan strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Plh. Sekda berharap hasil diskusi ini dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif untuk penyusunan Raperda yang efektif dan aplikatif.

“Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus melibatkan semua elemen dalam proses legislasi. Partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat penting untuk menciptakan kebijakan yang berkelanjutan, baik dalam ketahanan pangan maupun tata kelola lalu lintas,” tegas H. Rustam.

Dengan berakhirnya FGD ini, diharapkan rancangan Perda tentang tata cara penyelenggaraan cadangan pangan dan analisis dampak lalu lintas dapat segera difinalisasi dan menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.




426 Data Honorer Kesehatan Muna Hilang, Kasus Masuk Lidik Polres

Sultranet.com, Muna – Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dibuka pemerintah pusat membawa kabar pahit bagi ratusan tenaga honorer kesehatan (nakes) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Pasalnya, data 426 honorer kesehatan yang terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dilaporkan hilang tanpa jejak.

Para honorer kesehatan yang telah mengabdi bertahun-tahun mengaku data mereka telah terdaftar sejak tahun 2022.

Namun, dalam proses seleksi tahun 2024 ini, mereka mendapati data mereka tak lagi tercatat, seolah “dihapus” oleh Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Muna.

Kejadian ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan tenaga honorer kesehatan.

Mereka pun turun ke jalan, melakukan aksi demonstrasi di Kantor BKSDM Muna untuk menuntut kejelasan. Namun, hingga kini, tuntutan mereka belum mendapatkan jawaban.

Merasa tak ada titik terang, masyarakat yang peduli melaporkan kasus ini ke Polres Muna.

Saat ini, Kepolisian Resort (Polres) Muna telah memulai penyelidikan dan memanggil sejumlah saksi terkait.

Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, membenarkan adanya laporan masyarakat terkait kasus ini.

Ditemui pada Jumat (25/10/2024), ia menyatakan pihaknya berencana untuk melakukan koordinasi dengan BKN Pusat guna memastikan tindak lanjut kasus ini.

“Kita akan lakukan pendalaman terlebih dahulu. Tentunya nanti, apabila dibutuhkan, kami juga akan memanggil saksi ahli untuk dimintai keterangan,” jelas Indra Sandy.

Ia menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengungkap penyebab hilangnya data tersebut, terutama dengan BKN Pusat sebagai otoritas terkait.

Sementara itu, hilangnya data ini membuat ratusan tenaga kesehatan kehilangan kesempatan untuk mengikuti seleksi PPPK, meskipun mereka mengaku telah melengkapi persyaratan administratif yang diminta.

Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan para tenaga honorer.

Mereka berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas insiden ini demi kepastian nasib mereka yang kini terancam.




Parit Tersumbat, Babinsa Rumbia Tengah Koramil 01/Rumbia Turun Tangan Bersama Pemdes

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia melaksanakan kerja bakti pembersihan parit di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, guna mencegah genangan air dan banjir saat musim hujan. Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah desa dan masyarakat setempat yang antusias dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan. Jumat, 25/10/2024

Serma Abd. Hafid menyampaikan bahwa upaya pembersihan ini merupakan bagian dari kepedulian TNI dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan aliran air lancar, sehingga saat musim hujan tidak terjadi banjir. Semoga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Kepala Desa Tapuahi, Sulfandi, S. KM, mengapresiasi kontribusi Babinsa yang selalu aktif terlibat dalam kegiatan sosial di desanya.

“Kami berterima kasih atas peran Babinsa dalam kegiatan ini. Keberadaan mereka sangat membantu kami menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” kata Sulfandi.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafruddin, yang dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, menyatakan dukungannya terhadap aksi ini. “Kami akan terus mendukung kegiatan seperti ini, yang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan tetapi juga mempererat kemitraan TNI dengan masyarakat,” ungkap Kapten Syafruddin.

Kegiatan pembersihan parit ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Desa Tapuahi agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di area yang rawan banjir, demi kenyamanan dan kesehatan bersama.