Atlet Paralimpiade Sultra Raih Prestasi Gemilang, Pj. Gubernur Apresiasi Keberhasilan

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet kontingen Sultra yang berhasil meraih prestasi pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Kota Solo, pada Minggu (13/10/2024). Dua atlet Sultra, Tety Umbola dan Muhammad Usman, meraih medali di dua cabang olahraga, menambah kebanggaan bagi Provinsi Sultra.

Pada Peparnas XVII yang diselenggarakan di Solo pada 6-13 Oktober 2024, Tety Umbola berhasil meraih medali perak di cabang atletik nomor tolak peluru kelas T13 penglihatan jarak pandang 10 meter, sementara Muhammad Usman menyumbangkan medali perunggu pada cabang catur cepat perorangan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki oleh atlet penyandang disabilitas Sultra.

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para atlet atas kerja keras dan dedikasi mereka. “Alhamdulillah, terima kasih atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah membawa nama baik Sultra di kancah nasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa kita memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan,” ujar Andap saat dihubungi awak media.

Lebih lanjut, Andap berharap prestasi ini dapat menjadi momentum untuk mendorong pencapaian lebih tinggi bagi atlet Sultra, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung atlet penyandang disabilitas dan memfasilitasi mereka agar dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pj. Gubernur juga mengajak masyarakat Sultra untuk memberikan perhatian lebih kepada olahraga bagi penyandang disabilitas. “Prestasi para atlet ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya bagi para pemuda, bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih prestasi,” tegasnya.

Dalam Peparnas XVII ini, Sultra mengirimkan 55 orang peserta yang terdiri dari 23 atlet daksa, 4 atlet netra, 10 pelatih, dan 18 ofisial, yang berpartisipasi dalam 9 cabang olahraga dari total 20 cabang yang dipertandingkan. Cabang olahraga yang diikuti antara lain para atletik, para tenis meja, para catur, para bulu tangkis, para renang, para panahan, para taekwondo, para tenpin bowling, dan para angkat berat.

Peparnas merupakan ajang kompetisi empat tahunan yang dikhususkan untuk penyandang disabilitas, baik dengan hambatan fisik, hambatan visual, maupun hambatan intelektual. Keberhasilan atlet Sultra dalam ajang bergengsi ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, tekad, dan semangat juang yang tinggi, tidak ada halangan bagi siapa pun untuk meraih prestasi, meskipun menghadapi keterbatasan fisik.




Sekda Sultra Berikan Arahan pada Latihan Gabungan Paskibraka 2024 untuk Siswa-siswi Kendari

Kendari, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (HC) Andap Budhi Revianto, SIK, MH, memberikan arahan pada Latihan Gabungan Paskibraka Tahun 2024 dan calon Paskibraka bagi siswa-siswi SMA/SMK/MA sederajat wilayah Kota Kendari, Minggu (13/10/2024). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra dan diikuti oleh ratusan pelajar.

Sekda Sultra menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Sultra dan Purna Paskibraka Indonesia Kota Kendari. Program ini bertujuan untuk membantu Pemprov Sultra dalam membentuk generasi muda yang berideologi Pancasila, berwawasan kebangsaan, serta berkarakter Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan para peserta.

Dalam arahannya, Sekda Sultra menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk membentuk karakter generasi muda. “Di tengah perubahan dan perkembangan zaman saat ini, rasa kebangsaan dan cinta tanah air harus terus dipupuk agar tidak mudah terkikis, apalagi sampai hilang. Kegiatan seperti ini adalah sarana yang sangat penting dalam menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.

Sekda Sultra juga memberikan pembekalan terkait pembinaan dan pembentukan generasi bangsa yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Ia percaya bahwa latihan gabungan ini akan memberikan dampak positif dalam membentuk sikap, karakter, dan cara pandang siswa-siswi. “Melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, ketegasan, jiwa kepemimpinan, serta kepercayaan diri. Yang paling penting, mereka akan semakin bangga terhadap bangsa dan negara,” tambahnya.

Latihan Gabungan Paskibraka 2024 ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa nasionalisme yang tinggi, siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara. Pemerintah Provinsi Sultra mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan generasi penerus yang berkompeten dan berwawasan luas.




Pemdes Bersama Babinsa Koramil 01/Rumbia Gelar Pembersihan Parit Depan Kantor Desa

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim dan Kopda Iwan, bersama Pemdes, dan masyarakat Desa Lantowua, melaksanakan kerja bakti pembersihan parit di depan Kantor Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengganggu aktivitas warga. Minggu, 13/10/2024

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Kopda Iwan, menjelaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

“Kebersihan lingkungan sangat penting, terutama untuk mencegah penyebaran penyakit. Kami bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan desa,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Lantowua, Febrin, yang turut hadir dan membantu jalannya kegiatan ini mengungkapkan, “ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan desa, terutama di area depan kantor desa yang menjadi pusat kegiatan masyarakat,” ujar Sekdes Febrin.

Selain itu, Danramil 1431-01 Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dalam kegiatan ini.

“Kerja bakti ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin,” kata Kapten Syafaruddin.

Kerja bakti ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat. Kepala Dusun 2, Burhanudin, menambahkan bahwa warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berencana untuk melakukan kegiatan serupa di wilayah lain.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan lingkungan Desa Lantowua semakin bersih dan nyaman, terutama di area depan Kantor Desa yang sering digunakan sebagai pusat aktivitas masyarakat.




Calon Gubernur ASR Komitmen Tingkatkan Lapangan Kerja, Pendidikan, dan Kesehatan di Sultra

Bombana, sultranet.com – Calon Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara melalui peningkatan lapangan kerja, pendidikan, dan kesehan, Sabtu (12/10/2024).

Dalam kampanye di Bombana, ASR mengungkapkan alasan pencalonannya sebagai gubernur, yakni karena masih banyaknya permasalahan mendasar yang dihadapi masyarakat di 17 kabupaten/kota di Sultra.

“Saya melihat tiga masalah utama, yaitu lapangan pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan. Ini yang menjadi keluhan utama masyarakat, mulai dari petani hingga anak muda,” ujar Andi Sumangerukka dalam orasinya,

Menurutnya, banyak anak muda yang sulit mendapatkan pekerjaan karena kurangnya keterampilan dan ketatnya persaingan, menurutnya pemerintah perlu membangun dan mengaktifkan balai kerja.

“Anak-anak muda harus dilatih agar siap bekerja di berbagai sektor. Pelatihan ini membutuhkan anggaran yang harus disediakan oleh pemerintah,” lanjutnya.

Foto bersama Cagub Sultra Andi Sumangerukka (ASR)
Foto bersama Cagub Sultra Andi Sumangerukka (ASR)

Selain itu, ASR juga menyoroti masalah pendidikan, terutama bagi anak-anak petani dan nelayan yang sering kali putus sekolah karena faktor ekonomi.

“Kita akan memberikan asuransi senilai Rp.100 juta untuk petani dan nelayan, agar jika modal usaha mereka habis akibat faktor cuaca, mereka tetap bisa melanjutkan kehidupannya. Anak-anak mereka pun bisa terus sekolah,” jelas ASR.

ASR menambahkan bahwa peran ibu-ibu dalam memenangkan pilkada sangat penting.

“Kalau ibu-ibu sudah bergerak, pasti bapak-bapak juga ikut. Modal usaha untuk ibu-ibu harus kita prioritaskan, karena mereka yang lebih pintar mengelola keuangan keluarga,” ucapnya diselingi canda.

Dalam kampanye ini, Andi Sumangerukka optimistis bahwa soliditas antara partai koalisi, relawan, dan masyarakat akan mengantarkannya menuju kemenangan.

“Dengan soliditas ini, insya Allah, gerbang kemenangan sudah di depan mata. Mari kita bersatu dan bergandengan tangan untuk Sulawesi Tenggara yang lebih baik,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Wawan Idris, Ketua Partai Gerindra Bombana, juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Saya di sini sebagai delegasi Pak Prabowo. Sesuai amanat, kami diminta untuk mengantarkan calon gubernur sampai ke penetapan calon terpilih,” ujarnya disambut tepuk tangan dari para hadirin.




TP-PKK Kolut Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting di Batu Putih

Kolaka Utara, sultranet.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara menggelar sosialisasi kesehatan reproduksi dan pendewasaan usia perkawinan sebagai langkah pencegahan stunting di Kecamatan Batu Putih, Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan yang melibatkan beberapa sekolah dari empat kecamatan, yakni Tolala, Porehu, Batu Putih, dan Pakue Tengah, dibuka secara resmi oleh Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM.

Dalam sambutannya, Hj. Nurhayati menekankan pentingnya masa remaja sebagai fase penentu masa depan generasi muda.

“Sosialisasi ini sangat penting agar anak-anak dapat memahami dan terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan diri mereka. Kalian adalah generasi penerus yang menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Nurhayati juga menekankan pentingnya pemahaman terkait usia ideal pernikahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, Memberikan makanan gratis dan bergizi kepada siswa PAUD/TK dan SD.
Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, Memberikan makanan gratis dan bergizi kepada siswa PAUD/TK dan SD.

Dalam arahannya, Hj. Nurhayati berpesan agar para siswa mengikuti sosialisasi ini dengan seksama dan memetik pelajaran berharga untuk masa depan mereka.

“Tetaplah fokus meraih cita-cita kalian, dengarkan arahan orang tua dan guru demi kebaikan kalian di masa depan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bidang 1 TP. PKK Kolaka Utara, Ny. Suriana Taupiq, S.Pd., MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program TP-PKK dalam rangka mengurangi angka stunting di Kolaka Utara.

Ia berharap para siswa yang hadir dapat menyampaikan informasi yang didapat kepada teman-teman mereka di sekolah masing-masing.

Materi utama dalam sosialisasi disampaikan oleh dr. Syarif, Sp.OG., M.Kes., yang mengupas tuntas tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan dampaknya terhadap pencegahan stunting.

Kegiatan ini juga diawali dengan pemberian makanan bergizi gratis kepada para siswa PAUD, TK, dan SD di SDN 1 Batu Putih sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung di Aula Desa Latowu tersebut dihadiri oleh sekitar 300 siswa, yang merupakan perwakilan dari SMU Batu Putih, SMU Tolala, SMU Porehu, dan SMU Muhammadiyah.

Selain itu, turut hadir TP-PKK Kecamatan Batu Putih, kepala sekolah, guru-guru dari empat sekolah, serta Camat Batu Putih.

Sumber: Kominfo Kolut




Kembalikan Fungsi Alam melalui Penghijauan, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-03/Poleang yang dipimpin oleh Serda Irfan menggelar kegiatan penanaman pohon di lahan kosong Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alam, mencegah banjir, dan mengurangi polusi udara di wilayah tersebut. Sabtu, 12/10/2024

Serda Irfan menyampaikan, “Penghijauan ini sangat penting untuk mencegah dampak buruk seperti banjir dan polusi udara. Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.”

Salah satu warga yang turut serta, Susanto (35 tahun), mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan tersebut. “Saya sangat mendukung program ini. Penghijauan seperti ini bisa membuat desa kami lebih asri dan terhindar dari bencana banjir,” tuturnya.

Danramil Koramil 1431-03/Poleang Lettu Inf Dahlan juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Penanaman pohon adalah salah satu cara kita menjaga keberlanjutan alam. Dengan melibatkan masyarakat, kita bisa memastikan program penghijauan ini berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.” Ujar Danramil.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam, demi terciptanya lingkungan yang sehat dan hijau.




Tokoh Pemuda Moronene Mardin Fahrun Dukung TNA-Ikhsan di Pilgub Sultra

Kolaka, sultranet.com – Dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Tina Nur Alam (TNA) dan Muhammad Ikhsan Taufik Ridwan (Ikhsan), terus menguat menjelang pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 27 November 2024.  Salah satu dukungan datang dari tokoh pemuda Suku Moronene, Mardin Fahrun, yang menyatakan dukungannya untuk pasangan nomor urut 4 ini.

Mardin, yang dikenal sebagai tokoh pemuda Moronene di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Kolaka, menegaskan bahwa dukungannya terhadap TNA – Ikhsan dilandasi oleh keyakinan bahwa pasangan ini memiliki kombinasi kepemimpinan yang solid.

Ia menilai bahwa Tina Nur Alam memiliki pengalaman politik yang luas setelah dua periode menjabat sebagai anggota DPR RI, ditambah perannya selama mendampingi suaminya, Nur Alam, saat menjadi Gubernur Sultra pada periode 2008-2018.

“Bu Tina sangat berpengalaman dan memiliki sikap yang tegas, tapi tetap humanis. Menurut saya, beliau sangat layak memimpin Sulawesi Tenggara ke depannya,” ungkap Mardin saat ditemui di salah satu warkop ternama di Kota Kolaka, Sabtu (12/10/2024).

Mardin juga mengapresiasi Muhammad Ikhsan Taufik Ridwan sebagai sosok pemuda Sulawesi Tenggara yang tegas, namun tetap menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.

“Ikhsan adalah representasi dari generasi milenial yang siap membawa perubahan di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Selain itu, Mardin menilai program yang diusung oleh pasangan TNA – Ikhsan memiliki visi yang jelas dalam memberdayakan masyarakat, terutama pemuda, melalui bantuan modal UMKM.

“TNA sudah banyak berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi pemuda lewat UMKM selama menjadi anggota DPR RI,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengingat program beasiswa yang diberikan oleh Tina Nur Alam kepada ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara selama menjabat di DPR RI, yang memungkinkan mereka melanjutkan pendidikan baik di Sulawesi Tenggara maupun di luar daerah.

“Beasiswa tersebut sangat membantu generasi muda kita untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” lanjut Mardin.

Mengenang masa kepemimpinan suami Tina, Nur Alam, sebagai Gubernur Sultra, Mardin juga memuji berbagai terobosan yang dilakukan, seperti tambahan dana Blogren untuk para kepala desa.

“Di masa kepemimpinan Pak Nur Alam, ada banyak perubahan, salah satunya tambahan dana Blogren untuk desa. Saya yakin, jika TNA – Ikhsan terpilih, program ini bisa dihidupkan kembali,” paparnya.

Mardin pun mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Kolaka, untuk memberikan dukungan kepada pasangan Tina Nur Alam – Muhammad Ikhsan Taufik Ridwan di Pilgub Sultra 2024.

“Mari kita menangkan pasangan TNA – Ikhsan karena mereka sudah terbukti bekerja dengan baik, jujur, dan selalu membuka peluang bagi generasi penerus,” tandasnya.




Rajiun-Purnama Janjikan Pembangunan dan Kesejahteraan untuk Muna

Muna, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, melakukan kampanye tatap muka di Lambu-lumba, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, Jumat (11/10/2024).

Kehadiran pasangan calon ini disambut hangat oleh masyarakat setempat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.

Ali Samiun, seorang tokoh masyarakat setempat, memberikan dukungan penuh kepada pasangan dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini.

Ia mengenal baik sosok Rajiun sebagai pemimpin yang getol membangun, berdasarkan pengalamannya bersama di Muna Barat.

“Rajiun adalah pemimpin yang bijak, tegas, dan disiplin. Meski dengan anggaran terbatas, dia bisa membangun Muna Barat seperti sekarang ini. Saya yakin dengan tangan dinginnya, Rajiun-Purnama bisa memajukan Muna,” ujar Ali Samiun.

Dalam kampanyenya, La Ode M Rajiun Tumada menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai permasalahan infrastruktur, khususnya di Kecamatan Batalaiworu.

Ia berjanji untuk memperbaiki jalan dan fasilitas lainnya yang menjadi kebutuhan utama warga.

Rajiun juga mengungkapkan beberapa program unggulan yang akan dijalankan, antara lain seragam gratis untuk siswa TK, SD, dan SMP, tambahan insentif sebesar Rp1 juta untuk dewan sara, RT, dan RW, serta penghapusan iuran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lansia.

“Saya akan tinjau kenaikan PBB yang dibebankan kepada masyarakat, karena saya tidak ingin rakyat terbebani untuk membayar utang daerah,” ujarnya.

Dengan gaya kepemimpinannya yang tegas dan disiplin, Rajiun menyatakan bahwa ia siap membangun Muna secara total demi kepentingan masyarakat.

“Saya tidak sekadar bicara, tetapi juga membuktikan melalui tindakan nyata. Muna Barat menjadi contoh bagaimana sebuah wilayah bisa maju dengan pengelolaan yang bijaksana,” pungkasnya.

Pasangan Rajiun-Purnama menyatakan siap mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna, dengan janji untuk membawa perubahan positif demi kesejahteraan seluruh warga Muna.




Cagub Andi Sumangerukka Siap Perjuangkan Ekonomi Perempuan dan Pelayanan Kesehatan di Sultra

Bombana, sultranet.com – Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI Purn. Andi Sumangerukka (ASR), menggelar pertemuan di Ruang Terbuka Hijau Eks MTQ, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Jumat (11/10/2024).

Dalam kesempatan tersebut, ASR menekankan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra melalui program di bidang pendidikan, lapangan kerja, dan infrastruktur.

ASR juga memprioritaskan pemberdayaan ekonomi perempuan dengan rencana penyediaan modal khusus bagi ibu rumah tangga yang ingin membuka usaha. Ia mengatakan bahwa mayoritas ibu rumah tangga di Sultra menghadapi kesulitan mengakses modal usaha, sehingga hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya berkomitmen untuk memberikan dukungan agar ibu-ibu bisa berkontribusi lebih dalam perekonomian keluarga,” ujarnya.

Selain pemberdayaan ekonomi perempuan, ASR menyoroti layanan kesehatan yang menjadi tantangan besar, khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan Sultra. Ia menerima banyak keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan rujukan medis, hingga menyebabkan pasien meninggal di tengah perjalanan.

“Pelayanan kesehatan seharusnya menjadi hak setiap warga, bukan komoditas,” tegasnya.

Sebagai langkah nyata, ASR telah menyiapkan 27 unit ambulans gratis yang akan didistribusikan di 17 kabupaten/kota di Sultra. Langkah ini diharapkan bisa memudahkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang memadai dan merata.

Dengan berbagai program ini, ASR berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sultra. Jika terpilih, ia berjanji untuk bekerja keras mewujudkan visi misi ini demi kesejahteraan bersama.




BP3MI Sultra Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri di Politeknik Bombana

Bombana, sultranet.com – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi tentang peluang kerja ke luar negeri dan prosedur penempatan tenaga kerja di Politeknik Bombana (Polina), Jumat (11/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat terkait kesempatan bekerja di luar negeri serta bagaimana prosedur legal untuk menjadi pekerja migran.

Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa bekerja di luar negeri menawarkan berbagai peluang, termasuk standar pengupahan yang lebih tinggi dibandingkan di dalam negeri.

“Bekerja di luar negeri tentu lebih menjanjikan dari segi upah. Selain itu, ada transfer ilmu pengetahuan dan budaya kerja yang berbeda, terutama dalam hal kedisiplinan,” jelasnya.

La Ode Askar menambahkan, keberadaan pekerja migran memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui devisa yang mereka kirimkan ke tanah air.

“Devisa terbesar kedua bangsa ini berasal dari pekerja migran. Mereka membawa devisa yang menjadi penunjang perekonomian kita,” ujarnya.

Selain itu, La Ode Askar juga memaparkan lima mekanisme penempatan kerja ke luar negeri yang dapat diakses oleh masyarakat yaitu Pertama, Private to Private (P to P), di mana penempatan dilakukan melalui perusahaan swasta.

Kedua, Government to Government (G to G), yaitu penempatan pekerja melalui kerja sama antar pemerintah, seperti ke Jepang dan Korea Selatan, Arab Saudi dan Jerman

Mekanisme ketiga adalah Government to Private (G to P), yakni penempatan tenaga kerja yang dikoordinasikan oleh pemerintah Indonesia dengan perusahaan di luar negeri.

Selanjutnya Intern Corporate Transfership (ICT), yaitu perpindahan tenaga kerja dalam lingkup perusahaan multinasional yang memiliki cabang di luar negeri.

Mekanisme kelima adalah Pekerja Migran Perseorangan (Mandiri), di mana calon pekerja secara individu mengurus dan menempuh seluruh proses penempatan tanpa melalui perusahaan atau pemerintah.

“Namun, semua mekanisme ini harus mengikuti prosedur resmi agar terjamin legalitas dan pelindungan hukum bagi pekerja migran,” tegasnya.

Selain membahas mekanisme penempatan kerja, La Ode Askar juga menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan BP3MI dalam mempersiapkan calon pekerja migran yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja internasional.

“Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara BP3MI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan seperti Politeknik Bombana. Dengan sinergi ini, kita bisa bersama-sama mempersiapkan calon pekerja migran yang lebih berkualitas, terutama dari segi kompetensi dan kemampuan bahasa sesuai negara penempatan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sinergi ini bisa mencakup pelatihan bahasa dan keterampilan teknis yang relevan, serta penyediaan tenaga pengajar di perguruan tinggi untuk mendukung persiapan calon pekerja migran.

“Jika mereka belum memiliki kompetensi bahasa atau keterampilan tertentu, tugas kami membantu lembaga pendidikan menyiapkan program pelatihan yang tepat, agar lulusan-lulusan kita bisa bersaing dan bekerja dengan aman di luar negeri,” jelasnya

La Ode Askar berharap, melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat Sulawesi Tenggara yang dapat memanfaatkan peluang kerja di luar negeri dengan prosedur yang aman dan legal.

“Kami berharap informasi ini dapat tersebar luas sehingga masyarakat kita bisa memanfaatkan peluang kerja ke luar negeri dengan prosedur yang benar dan aman,” tutupnya.

Mahasiswa Politeknik Bombana mendengarkan pemaparan materi dari Kepala BP3MI Sultra
Mahasiswa Politeknik Bombana mendengarkan pemaparan materi dari Kepala BP3MI Sultra

Sementara itu, Wakil Direktur I Politeknik Bombana, Muh. Nakkir, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh BP3MI Sulawesi Tenggara.

Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Politeknik Bombana dan masyarakat sekitar yang ingin mengetahui lebih banyak tentang peluang kerja di luar negeri serta prosedur legal yang harus ditempuh.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BP3MI Sultra yang telah memberikan penjelasan lengkap tentang berbagai peluang kerja di luar negeri. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa kami untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja global. Informasi seperti ini sangat dibutuhkan, apalagi dengan adanya penjelasan tentang mekanisme penempatan tenaga kerja yang resmi dan aman,” ujar Muh. Nakkir.

Kegiatan sosialisasi ini disambut positif oleh para peserta, terutama mahasiswa Politeknik Bombana yang antusias menanyakan berbagai hal terkait peluang kerja di luar negeri.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang bagaimana bekerja di luar negeri secara aman dan legal,” ungkap salah satu peserta.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya BP3MI Sultra untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja yang aman dan legal di luar negeri, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan pekerja migran yang berkualitas.

Kegiatan Sosialisasi BP3MI Sultra di Politeknik Bombana, turut didampingi Kawan PMI Sultra dan Kawan PMI Bombana. Kawan PMI adalah komunitas relawan yang peduli dan berkomitmen untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tugas utama Kawan PMI adalah membantu BP3MI dalam upaya menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar mereka tidak terjebak dalam perdagangan orang dan tindak pidana penempatan secara nonprosedural serta pendampingan keluarga PMI bermasalah.