TP-PKK Kolut Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting di Batu Putih

Kolaka Utara, sultranet.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara menggelar sosialisasi kesehatan reproduksi dan pendewasaan usia perkawinan sebagai langkah pencegahan stunting di Kecamatan Batu Putih, Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan yang melibatkan beberapa sekolah dari empat kecamatan, yakni Tolala, Porehu, Batu Putih, dan Pakue Tengah, dibuka secara resmi oleh Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM.

Dalam sambutannya, Hj. Nurhayati menekankan pentingnya masa remaja sebagai fase penentu masa depan generasi muda.

“Sosialisasi ini sangat penting agar anak-anak dapat memahami dan terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan diri mereka. Kalian adalah generasi penerus yang menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Nurhayati juga menekankan pentingnya pemahaman terkait usia ideal pernikahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, Memberikan makanan gratis dan bergizi kepada siswa PAUD/TK dan SD.
Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, Memberikan makanan gratis dan bergizi kepada siswa PAUD/TK dan SD.

Dalam arahannya, Hj. Nurhayati berpesan agar para siswa mengikuti sosialisasi ini dengan seksama dan memetik pelajaran berharga untuk masa depan mereka.

“Tetaplah fokus meraih cita-cita kalian, dengarkan arahan orang tua dan guru demi kebaikan kalian di masa depan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bidang 1 TP. PKK Kolaka Utara, Ny. Suriana Taupiq, S.Pd., MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program TP-PKK dalam rangka mengurangi angka stunting di Kolaka Utara.

Ia berharap para siswa yang hadir dapat menyampaikan informasi yang didapat kepada teman-teman mereka di sekolah masing-masing.

Materi utama dalam sosialisasi disampaikan oleh dr. Syarif, Sp.OG., M.Kes., yang mengupas tuntas tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan dampaknya terhadap pencegahan stunting.

Kegiatan ini juga diawali dengan pemberian makanan bergizi gratis kepada para siswa PAUD, TK, dan SD di SDN 1 Batu Putih sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung di Aula Desa Latowu tersebut dihadiri oleh sekitar 300 siswa, yang merupakan perwakilan dari SMU Batu Putih, SMU Tolala, SMU Porehu, dan SMU Muhammadiyah.

Selain itu, turut hadir TP-PKK Kecamatan Batu Putih, kepala sekolah, guru-guru dari empat sekolah, serta Camat Batu Putih.

Sumber: Kominfo Kolut




Kembalikan Fungsi Alam melalui Penghijauan, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-03/Poleang yang dipimpin oleh Serda Irfan menggelar kegiatan penanaman pohon di lahan kosong Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alam, mencegah banjir, dan mengurangi polusi udara di wilayah tersebut. Sabtu, 12/10/2024

Serda Irfan menyampaikan, “Penghijauan ini sangat penting untuk mencegah dampak buruk seperti banjir dan polusi udara. Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.”

Salah satu warga yang turut serta, Susanto (35 tahun), mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan tersebut. “Saya sangat mendukung program ini. Penghijauan seperti ini bisa membuat desa kami lebih asri dan terhindar dari bencana banjir,” tuturnya.

Danramil Koramil 1431-03/Poleang Lettu Inf Dahlan juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Penanaman pohon adalah salah satu cara kita menjaga keberlanjutan alam. Dengan melibatkan masyarakat, kita bisa memastikan program penghijauan ini berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.” Ujar Danramil.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam, demi terciptanya lingkungan yang sehat dan hijau.




Tokoh Pemuda Moronene Mardin Fahrun Dukung TNA-Ikhsan di Pilgub Sultra

Kolaka, sultranet.com – Dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Tina Nur Alam (TNA) dan Muhammad Ikhsan Taufik Ridwan (Ikhsan), terus menguat menjelang pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 27 November 2024.  Salah satu dukungan datang dari tokoh pemuda Suku Moronene, Mardin Fahrun, yang menyatakan dukungannya untuk pasangan nomor urut 4 ini.

Mardin, yang dikenal sebagai tokoh pemuda Moronene di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Kolaka, menegaskan bahwa dukungannya terhadap TNA – Ikhsan dilandasi oleh keyakinan bahwa pasangan ini memiliki kombinasi kepemimpinan yang solid.

Ia menilai bahwa Tina Nur Alam memiliki pengalaman politik yang luas setelah dua periode menjabat sebagai anggota DPR RI, ditambah perannya selama mendampingi suaminya, Nur Alam, saat menjadi Gubernur Sultra pada periode 2008-2018.

“Bu Tina sangat berpengalaman dan memiliki sikap yang tegas, tapi tetap humanis. Menurut saya, beliau sangat layak memimpin Sulawesi Tenggara ke depannya,” ungkap Mardin saat ditemui di salah satu warkop ternama di Kota Kolaka, Sabtu (12/10/2024).

Mardin juga mengapresiasi Muhammad Ikhsan Taufik Ridwan sebagai sosok pemuda Sulawesi Tenggara yang tegas, namun tetap menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.

“Ikhsan adalah representasi dari generasi milenial yang siap membawa perubahan di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Selain itu, Mardin menilai program yang diusung oleh pasangan TNA – Ikhsan memiliki visi yang jelas dalam memberdayakan masyarakat, terutama pemuda, melalui bantuan modal UMKM.

“TNA sudah banyak berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi pemuda lewat UMKM selama menjadi anggota DPR RI,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengingat program beasiswa yang diberikan oleh Tina Nur Alam kepada ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara selama menjabat di DPR RI, yang memungkinkan mereka melanjutkan pendidikan baik di Sulawesi Tenggara maupun di luar daerah.

“Beasiswa tersebut sangat membantu generasi muda kita untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” lanjut Mardin.

Mengenang masa kepemimpinan suami Tina, Nur Alam, sebagai Gubernur Sultra, Mardin juga memuji berbagai terobosan yang dilakukan, seperti tambahan dana Blogren untuk para kepala desa.

“Di masa kepemimpinan Pak Nur Alam, ada banyak perubahan, salah satunya tambahan dana Blogren untuk desa. Saya yakin, jika TNA – Ikhsan terpilih, program ini bisa dihidupkan kembali,” paparnya.

Mardin pun mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Kolaka, untuk memberikan dukungan kepada pasangan Tina Nur Alam – Muhammad Ikhsan Taufik Ridwan di Pilgub Sultra 2024.

“Mari kita menangkan pasangan TNA – Ikhsan karena mereka sudah terbukti bekerja dengan baik, jujur, dan selalu membuka peluang bagi generasi penerus,” tandasnya.




Rajiun-Purnama Janjikan Pembangunan dan Kesejahteraan untuk Muna

Muna, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, melakukan kampanye tatap muka di Lambu-lumba, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, Jumat (11/10/2024).

Kehadiran pasangan calon ini disambut hangat oleh masyarakat setempat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.

Ali Samiun, seorang tokoh masyarakat setempat, memberikan dukungan penuh kepada pasangan dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini.

Ia mengenal baik sosok Rajiun sebagai pemimpin yang getol membangun, berdasarkan pengalamannya bersama di Muna Barat.

“Rajiun adalah pemimpin yang bijak, tegas, dan disiplin. Meski dengan anggaran terbatas, dia bisa membangun Muna Barat seperti sekarang ini. Saya yakin dengan tangan dinginnya, Rajiun-Purnama bisa memajukan Muna,” ujar Ali Samiun.

Dalam kampanyenya, La Ode M Rajiun Tumada menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai permasalahan infrastruktur, khususnya di Kecamatan Batalaiworu.

Ia berjanji untuk memperbaiki jalan dan fasilitas lainnya yang menjadi kebutuhan utama warga.

Rajiun juga mengungkapkan beberapa program unggulan yang akan dijalankan, antara lain seragam gratis untuk siswa TK, SD, dan SMP, tambahan insentif sebesar Rp1 juta untuk dewan sara, RT, dan RW, serta penghapusan iuran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lansia.

“Saya akan tinjau kenaikan PBB yang dibebankan kepada masyarakat, karena saya tidak ingin rakyat terbebani untuk membayar utang daerah,” ujarnya.

Dengan gaya kepemimpinannya yang tegas dan disiplin, Rajiun menyatakan bahwa ia siap membangun Muna secara total demi kepentingan masyarakat.

“Saya tidak sekadar bicara, tetapi juga membuktikan melalui tindakan nyata. Muna Barat menjadi contoh bagaimana sebuah wilayah bisa maju dengan pengelolaan yang bijaksana,” pungkasnya.

Pasangan Rajiun-Purnama menyatakan siap mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna, dengan janji untuk membawa perubahan positif demi kesejahteraan seluruh warga Muna.




Cagub Andi Sumangerukka Siap Perjuangkan Ekonomi Perempuan dan Pelayanan Kesehatan di Sultra

Bombana, sultranet.com – Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI Purn. Andi Sumangerukka (ASR), menggelar pertemuan di Ruang Terbuka Hijau Eks MTQ, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Jumat (11/10/2024).

Dalam kesempatan tersebut, ASR menekankan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra melalui program di bidang pendidikan, lapangan kerja, dan infrastruktur.

ASR juga memprioritaskan pemberdayaan ekonomi perempuan dengan rencana penyediaan modal khusus bagi ibu rumah tangga yang ingin membuka usaha. Ia mengatakan bahwa mayoritas ibu rumah tangga di Sultra menghadapi kesulitan mengakses modal usaha, sehingga hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya berkomitmen untuk memberikan dukungan agar ibu-ibu bisa berkontribusi lebih dalam perekonomian keluarga,” ujarnya.

Selain pemberdayaan ekonomi perempuan, ASR menyoroti layanan kesehatan yang menjadi tantangan besar, khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan Sultra. Ia menerima banyak keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan rujukan medis, hingga menyebabkan pasien meninggal di tengah perjalanan.

“Pelayanan kesehatan seharusnya menjadi hak setiap warga, bukan komoditas,” tegasnya.

Sebagai langkah nyata, ASR telah menyiapkan 27 unit ambulans gratis yang akan didistribusikan di 17 kabupaten/kota di Sultra. Langkah ini diharapkan bisa memudahkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang memadai dan merata.

Dengan berbagai program ini, ASR berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sultra. Jika terpilih, ia berjanji untuk bekerja keras mewujudkan visi misi ini demi kesejahteraan bersama.




BP3MI Sultra Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri di Politeknik Bombana

Bombana, sultranet.com – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi tentang peluang kerja ke luar negeri dan prosedur penempatan tenaga kerja di Politeknik Bombana (Polina), Jumat (11/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat terkait kesempatan bekerja di luar negeri serta bagaimana prosedur legal untuk menjadi pekerja migran.

Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa bekerja di luar negeri menawarkan berbagai peluang, termasuk standar pengupahan yang lebih tinggi dibandingkan di dalam negeri.

“Bekerja di luar negeri tentu lebih menjanjikan dari segi upah. Selain itu, ada transfer ilmu pengetahuan dan budaya kerja yang berbeda, terutama dalam hal kedisiplinan,” jelasnya.

La Ode Askar menambahkan, keberadaan pekerja migran memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui devisa yang mereka kirimkan ke tanah air.

“Devisa terbesar kedua bangsa ini berasal dari pekerja migran. Mereka membawa devisa yang menjadi penunjang perekonomian kita,” ujarnya.

Selain itu, La Ode Askar juga memaparkan lima mekanisme penempatan kerja ke luar negeri yang dapat diakses oleh masyarakat yaitu Pertama, Private to Private (P to P), di mana penempatan dilakukan melalui perusahaan swasta.

Kedua, Government to Government (G to G), yaitu penempatan pekerja melalui kerja sama antar pemerintah, seperti ke Jepang dan Korea Selatan, Arab Saudi dan Jerman

Mekanisme ketiga adalah Government to Private (G to P), yakni penempatan tenaga kerja yang dikoordinasikan oleh pemerintah Indonesia dengan perusahaan di luar negeri.

Selanjutnya Intern Corporate Transfership (ICT), yaitu perpindahan tenaga kerja dalam lingkup perusahaan multinasional yang memiliki cabang di luar negeri.

Mekanisme kelima adalah Pekerja Migran Perseorangan (Mandiri), di mana calon pekerja secara individu mengurus dan menempuh seluruh proses penempatan tanpa melalui perusahaan atau pemerintah.

“Namun, semua mekanisme ini harus mengikuti prosedur resmi agar terjamin legalitas dan pelindungan hukum bagi pekerja migran,” tegasnya.

Selain membahas mekanisme penempatan kerja, La Ode Askar juga menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan BP3MI dalam mempersiapkan calon pekerja migran yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja internasional.

“Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara BP3MI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan seperti Politeknik Bombana. Dengan sinergi ini, kita bisa bersama-sama mempersiapkan calon pekerja migran yang lebih berkualitas, terutama dari segi kompetensi dan kemampuan bahasa sesuai negara penempatan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sinergi ini bisa mencakup pelatihan bahasa dan keterampilan teknis yang relevan, serta penyediaan tenaga pengajar di perguruan tinggi untuk mendukung persiapan calon pekerja migran.

“Jika mereka belum memiliki kompetensi bahasa atau keterampilan tertentu, tugas kami membantu lembaga pendidikan menyiapkan program pelatihan yang tepat, agar lulusan-lulusan kita bisa bersaing dan bekerja dengan aman di luar negeri,” jelasnya

La Ode Askar berharap, melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat Sulawesi Tenggara yang dapat memanfaatkan peluang kerja di luar negeri dengan prosedur yang aman dan legal.

“Kami berharap informasi ini dapat tersebar luas sehingga masyarakat kita bisa memanfaatkan peluang kerja ke luar negeri dengan prosedur yang benar dan aman,” tutupnya.

Mahasiswa Politeknik Bombana mendengarkan pemaparan materi dari Kepala BP3MI Sultra
Mahasiswa Politeknik Bombana mendengarkan pemaparan materi dari Kepala BP3MI Sultra

Sementara itu, Wakil Direktur I Politeknik Bombana, Muh. Nakkir, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh BP3MI Sulawesi Tenggara.

Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Politeknik Bombana dan masyarakat sekitar yang ingin mengetahui lebih banyak tentang peluang kerja di luar negeri serta prosedur legal yang harus ditempuh.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BP3MI Sultra yang telah memberikan penjelasan lengkap tentang berbagai peluang kerja di luar negeri. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa kami untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja global. Informasi seperti ini sangat dibutuhkan, apalagi dengan adanya penjelasan tentang mekanisme penempatan tenaga kerja yang resmi dan aman,” ujar Muh. Nakkir.

Kegiatan sosialisasi ini disambut positif oleh para peserta, terutama mahasiswa Politeknik Bombana yang antusias menanyakan berbagai hal terkait peluang kerja di luar negeri.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang bagaimana bekerja di luar negeri secara aman dan legal,” ungkap salah satu peserta.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya BP3MI Sultra untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja yang aman dan legal di luar negeri, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan pekerja migran yang berkualitas.

Kegiatan Sosialisasi BP3MI Sultra di Politeknik Bombana, turut didampingi Kawan PMI Sultra dan Kawan PMI Bombana. Kawan PMI adalah komunitas relawan yang peduli dan berkomitmen untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tugas utama Kawan PMI adalah membantu BP3MI dalam upaya menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar mereka tidak terjebak dalam perdagangan orang dan tindak pidana penempatan secara nonprosedural serta pendampingan keluarga PMI bermasalah.




Sekda Sultra Pimpin Rapat Awal KUB Bank Jatim dan Bank Sultra

KENDARI, sultranet.com – Mewakili Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin rapat koordinasi tahap awal antara Bank Jatim dan Bank Sultra pada Jumat (11/10/2024).

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Sultra dengan fokus pembahasan mengenai Kelompok Usaha Bank (KUB) sesuai amanat POJK 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

Sekda Sultra, pada Minggu (13/10/2024), menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara kedua bank daerah dalam mendukung implementasi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemenuhan modal inti minimum.

“Bank Sultra telah menunjukkan kinerja yang sangat baik meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. Bahkan tanpa suntikan dana dari pemerintah daerah, Bank Sultra tetap mampu memberikan dividen bagi pemegang saham, yang selanjutnya digunakan untuk mendukung pemulihan daerah,” ungkap Asrun.

Dia menambahkan, pertumbuhan Bank Sultra semakin pesat sejak 2022 hingga kini, tetapi amanat konsolidasi bank umum melalui KUB wajib dilaksanakan sesuai kebijakan OJK. Dalam skema ini, Bank Jatim akan bertindak sebagai bank induk KUB dengan Bank Sultra sebagai anggotanya.

“Sebagai salah satu bank anchor KUB, Bank Jatim telah dinyatakan siap oleh OJK untuk mendukung pengembangan kapasitas Bank Sultra. Sinergi ini juga diharapkan dapat menciptakan peluang bisnis baru antara kedua belah pihak,” ujar Sekda.

Dalam rapat tersebut, Bank Jatim menawarkan pengembangan kapasitas bisnis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dapat tetap berlanjut meski periode KUB nantinya berakhir.

Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, bersama jajaran direksi dan manajerial, termasuk Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Edi Masrianto, SEVP Network & Services Revi Adiana Silawati, VP Corporate Secretary Wioga Adhiarma Aji, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sementara itu, Sekda Sultra turut didampingi oleh Direktur Utama Bank Sultra, Kepala Biro Pemerintahan, Inspektur Inspektorat, Kepala Biro Hukum Pemprov Sultra, dan pejabat terkait lainnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal penting dalam membangun kerja sama yang lebih erat antara Bank Jatim dan Bank Sultra untuk mendukung keberlanjutan ekonomi dan stabilitas perbankan daerah.




Koramil 02/Kabaena Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon Jambu Mete di Desa Rahantari

Bombana, SultraNET. |- Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena menggelar kegiatan Karya Bakti penanaman pohon Jambu Mete di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan yang dilaksanakan pada lahan kosong ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sejuk di masa mendatang. Jumat, 11/10/2024

Puluhan pohon Jambu Mete berhasil ditanam pada kegiatan ini, Jenis pohon tersebut dipilih karena selain memberikan manfaat ekologis, buah dari pohon Jambu Mete nantinya dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat.

Serda Jojon Jasminto menjelaskan, “Kami sengaja memilih pohon Jambu Mete karena buahnya bisa dijual dan berpotensi meningkatkan ekonomi warga Desa Rahantari jika sudah berbuah.”

 

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena Peltu Muh Haris, juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Kepala Desa Rahantari, Bapak Aryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang telah memprakarsai kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini, yang tidak hanya menambah keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi desa,” tutup Kepala Desa.




Ribuan Pelajar di Lasusua Terlibat Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Lasusua, sultranet.com – Ribuan pelajar dari SMA dan SMK di Kecamatan Lasusua bergotong royong membersihkan kawasan Masjid Agung dan jalan Bypass Lasusua pada Jumat (11/10).

Aksi ini dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd, MH, sebagai bagian dari gerakan peduli lingkungan di ibu kota Kolaka Utara.

Kepada awak media, Yusmin menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya persiapan menjelang penilaian Adipura, namun lebih kepada upaya membentuk kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Mau ada Adipura atau tidak, yang terpenting adalah bagaimana kita semua peduli dengan lingkungan,” ujarnya.

Pelibatan pelajar dalam kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk dari konsep Merdeka Belajar, yang mengedepankan metode pembelajaran di luar kelas.

PJ. Bupati Kolaka Utara, Yusmin,S.Pd.,MH (tengah)
PJ. Bupati Kolaka Utara, Yusmin,S.Pd.,MH (tengah)

Ribuan siswa dari SMA Negeri 1 Lasusua dan SMK Negeri 3 Kolaka Utara turut membersihkan lingkungan, baik di sekitar sekolah maupun di tempat-tempat umum.

“Setiap siswa memungut satu sampah saja, sudah ribuan sampah terkumpul. Ini bukan soal mencapai kebersihan sempurna, tapi tentang membangun kesadaran dan kepedulian lingkungan sejak dini,” tambah Yusmin.

Gerakan kebersihan ini rencananya akan menjadi agenda rutin, di mana setiap sekolah akan membantu membersihkan lingkungan secara bergilir seminggu sekali, bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu menjaga kebersihan kota.

Syahlan Launu, Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, menyatakan bahwa program ini juga memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini adalah bagian dari pembentukan karakter siswa, agar mereka memahami bagaimana menjaga dan turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya,” katanya.

 

Sumber: Diskominfo Kolut




Sultra Borong Tiga Penghargaan Bergengsi dari LKPP

JAKARTA, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencetak prestasi nasional di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj.) Gubernur Komjen Pol. (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H. Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Sultra berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Rapat Koordinasi SDM dan Kelembagaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Kamis (10/10/2024).

Penghargaan bergengsi tersebut meliputi:

  1. Peringkat Ketiga Kategori Kepala UKPBJ Berprestasi Tahun 2024 yang diterima oleh Khaerudin, Plt. Kepala Biro PBJ Sultra.
  2. Peringkat Pertama Kategori Mentor Kematangan UKPBJ Terbaik untuk K/L/PD Tahun 2024 yang diterima oleh Umikun Latifah, JF PPBJ Madya.
  3. Peringkat Pertama Swargaloka Metaverse Pengadaan Booth Virtual Expo Terfavorit Tahun 2024 yang diterima oleh W. Sulhan, staf Biro PBJ Sultra.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Plh. Kepala LKPP, Iwan Herniwan, kepada perwakilan Pemprov Sultra.

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada inovasi pengadaan barang dan jasa, pencapaian mentoring dalam meningkatkan kematangan UKPBJ daerah, serta partisipasi aktif dalam expo virtual. Pemprov Sultra berhasil membawa dua UKPBJ kabupaten/kota ke level proaktif, sementara lainnya berada di tahap akhir menuju kematangan tertinggi.

Penerima Penghargaan

Booth virtual UKPBJ Sultra dalam Swargaloka Metaverse juga menjadi daya tarik utama expo selama 35 hari, dengan pengunjung terbanyak dibanding booth lainnya.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mewujudkan prestasi ini.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk terus berinovasi, meningkatkan tata kelola, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sultra. Terima kasih kepada tim UKPBJ yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa,” ujar Andap.

Andap juga memuji peluncuran aplikasi BOSARA, sebuah terobosan teknologi dalam pengadaan barang dan jasa di Sultra. Aplikasi ini dianggap mampu mewujudkan pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Inovasi seperti BOSARA adalah langkah maju dalam membangun tata kelola yang lebih baik. Kami akan terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk kemajuan Sultra,” katanya.

Keberhasilan mentoring UKPBJ kabupaten/kota menjadi sorotan dalam peningkatan kapasitas SDM. Andap menegaskan, pembinaan ini akan terus diperkuat agar seluruh UKPBJ di Sultra mencapai level proaktif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Prestasi ini bukan hanya capaian, tetapi juga tantangan bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan dampak yang lebih besar,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plh. Kepala LKPP, pejabat LKPP bidang SDM dan pengembangan kelembagaan, serta para kepala UKPBJ Kementerian, Lembaga, dan Daerah. Momentum ini sekaligus menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi di tingkat nasional.