PKB Muna Tegaskan La Sarima Bukan Lagi Kader PKB

MUNA, Sultranet.com – Ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muna, La Ode Arwaha, mengumumkan bahwa La Sarima bukan lagi kader PKB. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu (02/10/2024).

“La Sarima sudah memundurkan diri sebagai kader PKB sejak tanggal 16 kemarin. Dengan demikian, dia tidak lagi terikat sebagai anggota PKB,” tegas La Ode Arwaha.

Ia juga menilai bahwa tindakan La Sarima yang mengatasnamakan PKB untuk mendukung pasangan lain adalah sebuah kekeliruan.

“Jika La Sarima ingin memberikan dukungan secara pribadi, itu sah-sah saja. Namun, dia tidak berhak menggunakan nama PKB untuk mendukung pasangan yang berbeda, karena PKB tegak lurus mendukung pasangan Rajiun-Purnama,” tambah Arwaha.

Demi menjaga soliditas partai, Arwaha mengingatkan seluruh kader PKB Muna untuk bersatu dalam mendukung dan memenangkan pasangan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna mendatang.

“Kami meminta semua kader untuk bersatu dan tegak lurus mendukung Rajiun-Purnama. Jika ada kader PKB yang tidak sejalan, kami tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas, termasuk pemecatan,” ucapnya.

La Sarima, yang sebelumnya adalah anggota DPRD terpilih pada Pemilihan Legislatif 2019, tidak terpilih kembali pada Pemilu 2024.

Keputusan untuk mundur dari PKB ini dianggap sebagai langkah strategis oleh beberapa pihak, namun di sisi lain menimbulkan kontroversi di internal partai.

Dengan keputusan ini, DPD PKB Muna berharap dapat memperkuat dukungan terhadap pasangan calon yang diusung dan memastikan kesatuan visi untuk memenangkan Pilkada mendatang.




Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon di Lahan Kosong

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serda Muh. Ramli melaksanakan kegiatan Karya Bakti penanaman pohon di Dusun 2, Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan lahan kosong dengan menanam pohon Mahoni dan Jambu Mete, sebagai upaya menciptakan kesejukan lingkungan di masa mendatang. Rabu, 02/10/2024

Serda Muh. Ramli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon ini diharapkan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Ramli.

Danramil Kabaena, Kapten Inf Effendi, juga mengapresiasi inisiatif ini. “Kegiatan ini sejalan dengan program penghijauan yang kami dorong di wilayah Kabaena. Kami berharap masyarakat terus berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rahantari, Aryanto, menyatakan bahwa program ini sangat positif bagi warganya. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi TNI dalam menjaga lingkungan desa kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tutup Aryanto.




Ribuan Warga Padati Kampanye RAHMATnya Muna di Desa Mantobua

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan (Rahmatnya Muna), menggelar kampanye terbatas di Lapangan Desa Mantobua, Kecamatan Lohia. Selasa (1/10/2024)

Kampanye tersebut menarik perhatian ribuan warga, mereka hadir diperkirakan melebihi jumlah undangan yang disebarkan oleh panitia yang hanya sebanyak 500 orang.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat ribuan pendukung berkumpul untuk mendengar visi dan misi dari Paslon nomor urut 2 ini.

Banyak harapan disampaikan oleh warga, terutama terkait dengan perbaikan infrastruktur, seperti jalan yang rusak parah di poros Jalan Waara hingga Desa Mantobua.

Warga berharap agar pasangan RAHMATnya Muna dapat merealisasikan aspirasi tersebut setelah terpilih.

“Menangkan nomor 2 di Pilkada Muna. Semoga Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan terpilih menjadi Bupati Muna,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Mantobua dalam kampanye tersebut.

Salah satu tokoh muda yang juga Sekretaris Demokrat Muna, La Ode Alfin, turut hadir dalam kampanye dan menjelaskan bahwa pilihannya mendukung Rajiun Tumada telah melalui pertimbangan matang.

“Saya meminta izin baik-baik dengan partai untuk mendukung bapak,” ujarnya, menegaskan komitmennya meski harus berpamitan dengan partai secara baik-baik karena Partai mengusung calon lain.

Alfin menambahkan bahwa saat bertemu dengan masyarakat, nama Rajiun Tumada selalu menjadi pilihan utama mereka.

“Setiap kali bertemu keluarga, jawaban mereka pasti ‘pokoknya Rajiun Tumada,” terangnya.

Calon Wakil Bupati Muna, Purnama Ramadhan, juga mengajak keluarganya di Desa Mantobua untuk bersama-sama mendukung pasangan RAHMATnya Muna.

“Saya adalah putra daerah asli Kecamatan Lohia. Ini adalah momentum kita untuk mendukung Rajiun Tumada menjadi Bupati,” pungkasnya.

Dalam orasi politiknya, Rajiun Tumada menekankan komitmennya untuk membangun Kabupaten Muna jika terpilih sebagai Bupati.

“Percayakan kepada kami, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan, untuk menjadi Bupati Muna. Insya Allah semua jalan akan kita realisasikan untuk diaspal,” katanya dengan penuh keyakinan.

Dia juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga suasana kampanye agar tetap damai.

“Mari kita berkampanye dengan baik, hilangkan Pilkada Muna dari zona merah menjadi zona hijau,” harapnya.




Pemprov Sultra Setujui Pembangunan Patung Haluoleo sebagai Warisan Budaya

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengapresiasi dan menyetujui usulan DPRD Sultra terkait rencana pembangunan Patung Haluoleo, yang diusulkan melalui hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lembaga Adat Tolaki (LAT). Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., pada Selasa (1/10/2024), menyatakan bahwa pembangunan patung ini adalah langkah penting dalam melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya daerah.

Menurut Asrun, Pemprov Sultra sangat mendukung setiap inisiatif yang bertujuan untuk menjaga warisan budaya, serta memperkenalkan tokoh-tokoh bersejarah kepada generasi mendatang. “Patung Haluoleo akan menjadi monumen yang tak hanya memperkenalkan sejarah, tetapi juga menyatukan masyarakat dengan nilai-nilai harmonis yang selama ini terjaga,” ujar Asrun.

Rencananya, patung ini akan dibangun di sekitar Kawasan Bandara Haluoleo, Kendari, dengan pelaksanaan peletakan batu pertama yang dijadwalkan pada awal Oktober 2024. Haluoleo, yang dikenal sebagai pemimpin pemersatu di Sulawesi Tenggara, dianggap sebagai simbol persatuan bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi, baik di daratan maupun kepulauan.

Sekda Sultra menambahkan bahwa melalui keberadaan monumen ini, masyarakat dan generasi muda dapat lebih mengenal dan mempelajari sejarah, sehingga nilai-nilai kebudayaan lokal dapat terus terjaga dan diwariskan. “Dengan mengetahui sejarah ini, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat merusak tatanan hidup harmonis yang telah dibangun selama ini,” lanjutnya.

Pakar Kebudayaan dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof. La Niampe, serta Sekjen DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT), Bisman Saranani, memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut. Prof. La Niampe menjelaskan bahwa nama Haluoleo, yang dikenal di berbagai daerah dengan sebutan berbeda seperti Lakilaponto di Muna dan Murhum di Buton, merupakan lambang pemersatu bagi berbagai suku di Sultra.

Menurut Prof. La Niampe, pembangunan patung ini tidak hanya sebagai penghormatan terhadap tokoh sejarah, tetapi juga untuk memperkenalkan kembali kebudayaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. “Haluoleo adalah pemimpin yang menyatukan kerajaan-kerajaan tradisional di Sulawesi Tenggara. Dengan mengenal sejarahnya, kita akan semakin mencintai dan melestarikan kebudayaan lokal,” ujarnya.

Pembangunan Patung Haluoleo juga mendapatkan apresiasi atas kontribusinya dalam mengenalkan sejarah dengan lebih mendalam. Sebagai bagian dari warisan budaya yang berharga, patung ini diharapkan menjadi simbol persatuan yang dapat memperkokoh jati diri masyarakat Sultra di tengah keberagaman.




Pj. Gubernur Sultra Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Gempa M6,2 di Laut Banda

WAKATOBI, sultranet.com – Pasca gempa tektonik berkekuatan M6,2 yang mengguncang wilayah Laut Banda, Wakatobi, pada Selasa, 1 Oktober 2024, pukul 16.28 WIB, Pelaksana Tugas (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, mengimbau warga agar tetap tenang. Meskipun gempa terasa cukup kuat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Menurut laporan BMKG, episenter gempa terletak di laut, dengan koordinat 6,15° LS dan 125,02° BT, sekitar 182 km tenggara Wakatobi, pada kedalaman 599 km. Gempa ini tergolong dalam kategori gempa intra-slab akibat deformasi dalam lempeng, dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Dampak Gempa dan Langkah Pemerintah Daerah

Berdasarkan peta guncangan BMKG, intensitas guncangan di Wakatobi tercatat mencapai level IV MMI, yang dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Meskipun guncangan cukup terasa, hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan akibat gempa tersebut. Pj. Gubernur Sultra segera menginstruksikan pemerintah daerah setempat untuk memantau situasi lebih lanjut dan memastikan keamanan warga, terutama terkait potensi kerusakan bangunan.

Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, S.T., menyampaikan bahwa episenter gempa pada pukul 17.28 WITA terletak sekitar 186 km tenggara Wakatobi, dengan kedalaman 631 km. Meskipun terjadi di kedalaman yang cukup besar, getaran yang dirasakan di permukaan tidak terlalu kuat. Hingga pukul 18.45 WITA, belum ada laporan tentang korban jiwa atau kerusakan parah.

Imbauan Pj. Gubernur untuk Tetap Waspada

Pj. Gubernur Sultra menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia mengimbau agar warga selalu mengikuti arahan resmi dari BMKG dan pihak berwenang serta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal mereka guna memastikan keamanan, terutama dari potensi keretakan yang bisa membahayakan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mengakses informasi melalui kanal resmi mereka, seperti situs web, media sosial, dan aplikasi mobile, serta tidak mempercayai berita atau isu yang tidak terverifikasi. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta untuk tetap siaga dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun hingga pukul 16.48 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan.

Dengan kedalaman gempa yang cukup besar dan lokasi yang berada di laut, BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami. Pemerintah daerah berharap agar situasi tetap kondusif, dengan semua pihak bekerja sama untuk menjaga ketenangan dan keselamatan warga.




Sekda Sultra Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD untuk Peningkatan Perekonomian Daerah

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melibatkan pelaku usaha di wilayah Provinsi Sultra. Rakor ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, MHum, PhD, yang mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, pada Selasa (1/10/2024) di Kendari.

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sultra Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan PAD. Perda ini mengatur secara rinci mengenai jenis pajak daerah, tarif pajak, dan prosedur administrasi perpajakan yang diharapkan dapat mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah.

“Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan sumber utama PAD yang sangat krusial bagi pembangunan daerah. Dengan implementasi Perda ini, kita berharap dapat meningkatkan efektivitas penerimaan pajak dan retribusi, serta memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda Sultra menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, sementara pelaku usaha sebagai motor penggerak perekonomian diharapkan dapat mendukung pengembangan daerah melalui kontribusinya dalam pajak.

“Pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk investasi untuk masa depan. Melalui pembayaran pajak, kita turut serta dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sekda Asrun Lio juga mengajak para pelaku usaha untuk berkolaborasi aktif dengan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran perpajakan. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan perpajakan yang transparan dan akuntabel. Keberhasilan pembangunan Sulawesi Tenggara sangat bergantung pada kontribusi kita semua,” tuturnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sultra, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sultra, serta Direktur Utama perusahaan dan pengusaha wajib pungut pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (WAPU) se-Sulawesi Tenggara. Dalam kesempatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman dan langkah bersama dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah, yang pada akhirnya akan mendorong kemajuan ekonomi dan pembangunan yang lebih merata di Sultra.

Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha, Rakor ini diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah, mempercepat proses pembangunan, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan PAD untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.




Pj. Gubernur Sultra Ajak Wujudkan Indonesia Emas dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2024

Kendari, sultranet.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2024 di Sulawesi Tenggara berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra, Selasa (1/10/2024). Upacara dipimpin langsung oleh Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., dengan mengusung tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, serta pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemprov Sultra. Selain itu, turut hadir anggota TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, ASN, serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kendari.

Upacara dimulai dengan penghormatan kebesaran kepada inspektur upacara, yang diikuti dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur demi kemerdekaan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Momentumnya semakin khidmat dengan pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Abdurrahman Shaleh.

Dalam ikrar tersebut, H. Abdurrahman Shaleh mengingatkan bahwa sejak Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia telah menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri. “Ancaman tersebut dimungkinkan oleh kelengahan bangsa Indonesia terhadap usaha-usaha yang bertujuan menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen bangsa Indonesia untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai kekuatan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

Setelah upacara, Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara menyampaikan pentingnya momen ini sebagai pengingat perjuangan para pahlawan. “Hari Kesaktian Pancasila adalah waktu yang tepat untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan kita dan mendoakan mereka agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Pj. Gubernur.

Lebih lanjut, Pj. Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur Pancasila. “Mari dengan semangat Pancasila, kita wujudkan Indonesia Emas pada 2045,” tambahnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen refleksi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi negara. Dalam sejarahnya, Pancasila pernah dihadapkan pada rongrongan dari berbagai pihak, termasuk upaya yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) pada masa lalu. Namun, dengan semangat Pancasila, bangsa Indonesia berhasil menjaga keutuhan negara dan terus melangkah maju menghadapi tantangan global.




Wakil Rakyat Wakatobi 2024-2029 Terlantik, Wajah Baru Mendominasi

Wakatobi, sultranet.com – Komposisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi periode 2024-2029 didominasi oleh wajah-wajah baru.

Sebanyak 17 orang dari 25 orang anggota legislatif atau jika dipresentasikan sebanyak 78 persen adalah wajah-wajah baru yang mengisi pelantikan DPRD Wakatobi, Selasa (01/10/2024).

Sedangkan, anggota dewan yang pernah menjabat pada periode 2019-2024 dan kini masih bersama-sama dilantik dengan anggota DPRD lainnya untuk periode 2024-2029 yaitu hanya berjumlah 8 orang. Diantaranya Syaharudin, Mayana, Arman Alini, Haerudin Buton, Muhammad Ikbal, Suciati Abdullah, La Ode Nasrullah dan Jamaluddin.

Berbagai pihak memberikan selamat kepada 25 anggota dewan yang baru terlantik. Mulai dari forkopimda hingga BUM dan BUMD.

Plt. Bupati Wakatobi Ilmiati juga mengucapkan dan menitipkan pesan.

“Selamat kepada Wakil rakyat yang sudah dilantik, semoga bisa memikul tanggung jawab sebagaimana di pundak kalian telah dititipkan amanah oleh rakyat,”ucap Ilmiati Daud.

Dalam pelantikan tersebut juga turut dilakukan pergantian pimpinan Anggota Dewan kepada Pimpinan Anggota Dewan Sementara. Sebelumnya dipimpin oleh La Ode Arifudin Rasidi dan La Ode Nasrullah digantikan oleh Syaharuddin dan Medi La Juhari.

25 Wakil rakyat di kabupaten Wakatobi, Sulawesi tenggara yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/321 tahun 2024 tentang persemian pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Wakatobi provinsi Sulawesi Tenggara masa jabatan tahun 2024-2029 diantaranya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
1. Fimawati
2. Hardianti Harun
3. Wa Ode Rusmi
4. Syaharuddin
5. Mayana
6. H. Aswan, SE
7. Hasan
8. La Rajumu
9. Drs. H. Nadjib Prasyad

Partai Golongan Karya
10 Arman Alini, S.Pi., M.Si
11. Haerudin Buton, S.Sos.I
12. Ahmad Billfagih
13. Hj. Adriani
14. Medi La Juhari, SE

Partai Hati Nurani Rakyat
15. Litao
16. Ali Kamar Halim

Partai Amanat Nasional
17. Muhammad Ikbar S.Kep.,M.Kes
18. Lily Sudarto, Amd,S.Kom

Partai Gerakan Indonesia Raya
19. Uki Wiyanto
20. Hj. Salmina

Partai Kebangkitan Bangsa
21. La Ode Risto

Partai Demokrat
22. Suciati Abdullah

Partai Nasdem
23. La Ode Nasrullah, SKM
24. Jamaluddin

Partai Keadilan Sejahtera
25. H. Ariadin.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Periode 2024-2029, Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Bombana, 1 Oktober 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana yang berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Selasa (1/10/2024). Rapat paripurna ini diselenggarakan untuk meresmikan, mengangkat, dan mengucapkan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Bombana yang baru untuk periode 2024-2029.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DPRD Kabupaten Bombana Periode 2019-2024, Arsyad, S.Pd., SH., MH, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya proses pemilihan legislatif serta pelaksanaan kegiatan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 25 anggota DPRD yang baru oleh Sekretaris DPRD, Kalvarios Syamruth, SH., MH., CGCAE.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD yang telah dilantik. Ia mengucapkan selamat dan berharap para legislator yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya. Pj. Bupati juga berharap para anggota DPRD yang baru dapat berkolaborasi dengan pihak eksekutif untuk kemajuan Kabupaten Bombana.

“Selamat kepada para anggota DPRD yang baru dilantik. Saya berharap Anda semua dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan komitmen yang tinggi. Sebagai lembaga legislatif, peran DPRD sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam hal pengawasan anggaran dan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat. Kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Edy Suharmanto.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk pejabat daerah, tokoh agama, serta perwakilan dari organisasi kepemudaan dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi tanda dukungan dan harapan besar terhadap kinerja anggota DPRD yang baru.

Setelah pengangkatan dan pembacaan SK, acara dilanjutkan dengan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD yang baru. Mereka mengucapkan janji untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan rakyat, serta menjaga integritas dan etika dalam setiap langkah kerja mereka. Pengucapan sumpah ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bombana.

Diharapkan dengan pelantikan anggota DPRD periode 2024-2029, Kabupaten Bombana akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal pelayanan publik, pengawasan anggaran, serta partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Pj. Bupati berharap semangat baru yang dibawa oleh para anggota DPRD yang baru ini dapat menjadi momentum penting untuk membawa Kabupaten Bombana menuju arah yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.

“Dengan dilantiknya anggota DPRD yang baru, saya yakin akan ada peningkatan kualitas pelayanan publik dan efektivitas dalam pengambilan keputusan. Semangat baru ini akan memperkuat kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat demi tercapainya tujuan bersama, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bombana,” kata Pj. Bupati.

Pj. Bupati juga mengingatkan kepada seluruh anggota DPRD yang baru dilantik untuk selalu mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kehadiran DPRD dalam memperjuangkan hak-hak rakyat serta mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah, agar setiap keputusan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Dengan adanya anggota DPRD yang baru, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan kebijakan yang pro-rakyat dan mengoptimalkan berbagai potensi daerah demi kemajuan Bombana. Pelantikan ini menjadi titik awal bagi langkah besar dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai penutup, Pj. Bupati berharap agar anggota DPRD yang baru dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan semua pihak, baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga lainnya, demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan. “Mari bersama-sama membangun Kabupaten Bombana yang lebih baik, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” tutup Edy Suharmanto.

Dengan pelantikan anggota DPRD yang baru ini, masyarakat Kabupaten Bombana berharap akan semakin terwujudnya pembangunan yang merata, pelayanan publik yang lebih baik, dan pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan rakyat.




Pj. Bupati Bombana Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila

Bombana, 1 Oktober 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Bombana, Selasa (1/10/2024). Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momen penting untuk kembali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup bermasyarakat. Dalam sambutannya, Edy Suharmanto mengungkapkan betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebagai dasar negara, Pancasila bukan hanya sekedar simbol, tetapi sebuah pedoman yang harus kita amalkan dalam setiap aspek kehidupan. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila adalah sumber kekuatan bangsa Indonesia, yang harus terus kita jaga dan terapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Edy Suharmanto dengan tegas.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, seluruh peserta upacara mengheningkan cipta dan melakukan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Pembacaan teks Pancasila pun dilaksanakan dengan penuh khidmat, diikuti oleh pengibaran bendera merah putih yang menjadi simbol kebesaran negara Indonesia.

Edy Suharmanto juga menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi dapat menjadi refleksi bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mendalami makna dan tujuan dari Pancasila. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kelangsungan nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Melalui peringatan ini, saya berharap generasi muda semakin memahami dan menghayati makna dari Pancasila. Jangan hanya mengenalnya sebagai teori, tetapi terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Pj. Bupati mengingatkan bahwa Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sebagai peringatan tahunan semata, tetapi sebagai momentum untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah terimplementasi dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, mengamalkan Pancasila berarti turut serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik, adil, dan makmur.

“Sebagai warga negara, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah hidup kita. Hari Kesaktian Pancasila adalah waktu yang tepat untuk memulai itu semua,” tegasnya.

Upacara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan tema yang mengangkat semangat kebersamaan dan persatuan, peringatan ini diharapkan dapat memberi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat, terutama dalam menjaga semangat kebangsaan yang selama ini telah menyatukan bangsa Indonesia.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengimplementasikan nilai Pancasila, memperkokoh persatuan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.