Ajak Masyarakat Ikut Kampanye, Kades Sombu Dilaporkan Ke Bawaslu

Wakatobi, sultranet.com – Kepala Desa Sombu, La Ndilu, dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setelah diduga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan kampanye salah satu pasangan calon Bupati dalam Pilkada Wakatobi 2024.

Laporan tersebut diajukan oleh pengacara bernama Sumardin usai mendapatkan bukti-bukti pelanggaran Kepala Desa Sombu berupa hasil tangkapan layar di grub Watshapp dan foto masyarakat Sombu yang sedang menuju lokasi kampanye paslon nomor urut 02.

Hasil tangkapan layar pada grub watshapp Pemerintah Desa Sombu yang sudah beredar luas di platform media sosial Facebook itu terdapat pesan dari Kepala Desa Sombu yang mengajak masyarakat untuk ikut kampanye.

“Arahkan masyarakat kampanye jam 2 di lamaintote nasi kuning wa hadiba,”tulisnya.

Usai ditelusuri oleh pihak pelapor, lokasi yang diarahkan oleh kades Sombu ternyata merupakan lokasi tempat kampanye Paslon akronim BERHASIL yang digelar di hari yang sama.

“Kuat dugaan kami adanya pelanggaran pasal 71 ayat 5 dalam hal ini gubernur wakil gubernur bupati dan wakil bupati dan walikota atau wakil walikota selaku petahana melanggar ketentuan sebagai mana dimaksud pada ayat 2 dan ayat 3,”terangnya.

Laporan Sumardin tersebut telah diterima oleh pihak Bawaslu kabupaten Wakatobi dengan tanda bukti penyampaian laporan nomor ; 04/PL/PB/Kab/28.10/x/2024.

Hingga berita ini diterbitkan kepala Desa Sombu belum merespon awak media sultranet.com. (ADM)

 




Pemkab Kolut Mulai Salurkan Makan Siang Gratis ke Ribuan Siswa

Kolaka Utara, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Pemkab Kolut) resmi menyalurkan pemberian makan siang gratis dan bergizi kepada ribuan siswa di tingkat PAUD, SD, dan SMP di daerah yang dikenal sebagai Bumi Patowonua itu, Selasa (8/10/2024).

Kegiatan pendistribusian makan siang gratis dan bergizi ini, merupakan kelanjutan dari peluncuran program ini pada 3 Oktober 2024 lalu.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa, serta mendukung program nasional penurunan angka stunting.

Program ini bakal dilaksanakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu dilakukan dengan sistem piloting di 38 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan di Kolaka Utara.

Total ada 2.025 siswa dari berbagai sekolah yang menjadi penerima manfaat program ini, dengan 25 sekolah di antaranya merupakan sekolah PAUD/TK, 12 sekolah dasar (SD), dan 1 sekolah menengah pertama (SMP).

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa pemberian makan siang gratis ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak serta memastikan mereka mendapatkan gizi yang seimbang.

“Makan siang gratis ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masa depan anak-anak kita. Asupan gizi yang baik sangat penting agar mereka bisa tumbuh sehat dan fokus dalam belajar,” jelasnya.

Program ini akan terus dilaksanakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu dan direncanakan berlangsung hingga minggu pertama bulan Desember 2024.

Secara total, program makan siang gratis ini akan dijalankan dalam 27 kali siklus selama periode tersebut.

Sejumlah sekolah seperti TK Al-Azhar di Kecamatan Wawo, SD Negeri 6 Kodeoha di Kecamatan Kodeoha, hingga SMP Negeri 13 Kolaka Utara di Kecamatan Lasusua terlibat dalam tahap awal program ini.

Makanan untuk program ini disuplai oleh berbagai penyedia lokal, seperti RM Sulawesi, RM Iye-Iye, dan RM Sambalado, yang berkomitmen menyediakan makanan dengan kandungan gizi yang mencukupi.

Lebih lanjut, Yusmin menyampaikan harapannya agar program ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan gizi siswa.

“Keberhasilan program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya bagi kesehatan anak-anak tetapi juga bagi kemajuan pendidikan di Kolaka Utara,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM., juga turut berperan dalam program ini.

Ia menyampaikan bahwa TP PKK akan selalu mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan anak-anak melalui pemberian makan siang gratis.

“Kami yakin, dengan gizi yang baik, anak-anak akan lebih sehat dan berprestasi di sekolah,” ujarnya.

Program ini disambut antusias oleh para guru dan siswa. Mereka berharap agar inisiatif ini dapat berlangsung secara berkelanjutan, mengingat pentingnya asupan gizi yang cukup bagi perkembangan fisik dan mental anak-anak.

Sumber Narasi dan Foto: Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut, Syahlan Launu 

 




Hijaukan Lingkungan, Babinsa Koramil 02/Kabaena Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon di Desa Lengora Selatan

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana yang dipimpin oleh Serka Sahlan menggelar karya bakti penanaman pohon di Desa Lengora Selatan, Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan lahan kosong di desa tersebut, guna memberikan kesejukan dan kelestarian lingkungan. Selasa, 08/10/2024

Penanaman pohon ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena dan Kepala Dusun 3 Wentumo, Yamin, beserta warga sekitar. Sebanyak 50 pohon, yang terdiri dari pohon sengon dan trembesi, ditanam di area yang telah disiapkan oleh masyarakat setempat.

Serka Sahlan, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

“Penanaman pohon ini bukan hanya memberikan kesejukan, tetapi juga dapat mencegah erosi dan meningkatkan kualitas udara,” ungkap Serka Sahlan.

Selain itu, Kepala Dusun 3 Wentumo, Yamin, juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan warga yang turut berpartisipasi. Semoga pohon-pohon yang ditanam ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Yamin.

Penanaman pohon ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Lengora Selatan untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Karya bakti ini juga menguatkan kebersamaan antara TNI dan warga dalam menjaga alam sekitar. (PEN)




Bombana Raih Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter di Puncak Pusaka 2024

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berhasil meraih penghargaan Apresiasi Kabupaten Cerdas Berkarakter dalam puncak rangkaian kegiatan Pekan untuk Sahabat Karakter (Pusaka) 2024.

Penghargaan ini diberikan di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pada Senin (07/10/2024).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Dr. Edy Suharmanto, M.Si.

Kabupaten Bombana dinobatkan sebagai salah satu dari beberapa kabupaten/kota yang memiliki kebijakan serta program penguatan karakter secara berkelanjutan, terutama terkait dengan profil Pelajar Pancasila.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek ini memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkeadilan, dan aman dari kekerasan, serta berupaya untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Penghargaan ini juga diberikan kepada pemangku kepentingan di ekosistem pendidikan yang telah mengambil langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan penguatan karakter di sekolah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana dinilai layak menerima penghargaan ini berkat sejumlah terobosan yang dilakukan, seperti kampanye anti-bullying melalui media sosial, pembinaan berkelanjutan kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam bentuk Festival Kurikulum Merdeka, serta implementasi Kurikulum Merdeka di semua satuan pendidikan.

Pemkab Bombana bersama Kabupaten / Kota lain saat menerima penghargaan
Pemkab Bombana bersama Kabupaten / Kota lain saat menerima penghargaan

Selain itu, kurikulum muatan lokal juga digarap untuk memperkuat karakter peserta didik.

Komitmen pemerintah daerah pun terlihat dari dukungan anggaran yang memadai, sehingga program penguatan karakter dapat dijalankan dengan optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, A. Muh. Arsyad, S.Sos., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek atas penghargaan yang diberikan.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menerapkan penguatan karakter di lingkungan pendidikan.

“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Bombana dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Bombana,” ujarnya.

Arsyad menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi justru menjadi pendorong untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan pendidikan karakter di Bombana.

“Kami tidak akan berpuas diri. Dinas Dikbud akan terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan agar mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen pendidikan di Bombana untuk tetap konsisten dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan inklusif.

 

Sumber: Diskominfo Bombana




Bawaslu Bombana Ajak Insan Pers dan Mahasiswa Awasi Pilkada 2024

Bombana, sultranet.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bombana menilai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya insan pers dan mahasiswa, dalam mengawasi tahapan Pilkada serentak 2024, Selasa (8/10/2024)

Ketua Bawaslu Bombana, Irfan, SH., M.Kn., pada Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama insan Pers dan mahasiswa mengungkapkan bahwa sosialisasi pengawasan partisipatif ini sangat strategis untuk memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 yang jujur dan bersih.

Irfan menyampaikan bahwa peran aktif dari berbagai pihak, terutama pers dan mahasiswa, sangat diperlukan untuk mencegah potensi pelanggaran pemilu.

“Keterlibatan pers dalam proses sosialisasi dan penyampaian informasi sangat penting. Media massa berperan besar dalam memberikan berita yang objektif dan informatif terkait setiap tahapan pemilu, mulai dari pendaftaran calon hingga pelaksanaan pemungutan suara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irfan menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif ini juga mencakup upaya pencegahan penyebaran berita hoaks dan isu-isu provokatif, terutama yang terkait dengan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

“Pers memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat dengan berita yang benar dan mencegah munculnya narasi-narasi provokatif yang dapat memecah belah masyarakat. Semua elemen harus bersinergi dalam menjaga integritas pemilu,” tambahnya.

Selain pers, mahasiswa juga diharapkan menjadi agen pengawas dalam proses pemilu. “Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam mengawasi proses pemilu. Mereka dapat membantu memantau jalannya tahapan pemilu, baik melalui media sosial maupun di lapangan,” kata Irfan.

Dalam pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Bombana menghadapi tantangan terkait jumlah personel yang terbatas. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat secara aktif dianggap sebagai solusi untuk mengoptimalkan pengawasan.

“Dengan jumlah pemilih yang mencapai 112.000, tentunya tidak mungkin kami melakukan pengawasan satu per satu. Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan pemilu berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Irfan berharap seluruh lapisan masyarakat, terutama pers dan mahasiswa, ikut berpartisipasi dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan berkualitas di Kabupaten Bombana.




Kantor Bahasa Sultra Gelar Uji Keterbacaan Buku Terjemahan Moronene di Bombana

Bombana, sultranet.com – Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Uji Keterbacaan Buku Terjemahan berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bombana, Selasa (8/10/2024). Bertempat di Aula SMA Negeri 03 Bombana, kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6, serta melibatkan orang tua, guru, dan penutur asli bahasa Moronene.

Acara ini bertujuan untuk menguji keterbacaan 39 buku cerita anak yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa lokal, termasuk 9 buku dalam bahasa Moronene. Buku-buku tersebut merupakan bagian dari program pengembangan literasi yang memadukan cerita rakyat lokal dengan unsur STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics).

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Uniawati, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam pelestarian bahasa lokal, khususnya bahasa Moronene, yang kian jarang digunakan oleh generasi muda.

“Melalui penerjemahan buku-buku cerita anak, kami berharap bahasa Moronene dapat hidup kembali dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya sekadar menguji keterbacaan, tetapi juga upaya pelestarian bahasa lokal,” ungkapnya.

Uniawati juga menambahkan bahwa uji keterbacaan ini merupakan salah satu tahap akhir sebelum buku-buku ini siap didistribusikan ke sekolah-sekolah dasar di Bombana.

“Kami ingin memastikan bahwa bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat menikmati cerita sambil belajar menggunakan bahasa daerah mereka,” tambahnya.

Dari 39 buku cerita yang diuji keterbacaannya, sebanyak 9 buku diterjemahkan ke dalam bahasa Moronene dan bahasa Indonesia, dengan segmentasi untuk kelas 4, 5, dan 6. Buku-buku ini juga memuat unsur-unsur STEAM, sehingga tidak hanya bercerita, tetapi juga mengajarkan pengetahuan dasar tentang sains, teknologi, seni, dan matematika.

Ia berharap agar program literasi berbasis kearifan lokal ini dapat berkelanjutan dan mencakup lebih banyak bahasa daerah di Sulawesi Tenggara.

“Kami akan terus mendorong program ini ke depan, tidak hanya di Bombana, tetapi juga di daerah lain di Sulawesi Tenggara yang memiliki bahasa daerah yang juga perlu dilestarikan. Kami ingin melihat anak-anak Sulawesi Tenggara bangga berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa daerah mereka,” pungkasnya.

Ketua panitia, Fadhila Nurul Iyanah Nasir, menyampaikan bahwa penulisan dan penerjemahan buku-buku ini telah melalui berbagai proses.

“Prosesnya cukup panjang, mulai dari penulisan cerita asli, penerjemahan, ilustrasi, hingga akhirnya dilakukan uji keterbacaan hari ini. Semua bertujuan agar anak-anak Bombana memiliki bahan bacaan yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan kearifan lokal mereka,” jelas Fadhila.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 03 Bombana, Yakob Simson Bartimeus, S.Pd., M.Pd., M.M., mengungkapkan rasa bangganya karena sekolahnya dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap buku-buku ini dapat membantu meningkatkan minat baca siswa sekaligus melestarikan bahasa Moronene.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kami. Anak-anak tidak hanya belajar bahasa Indonesia dan bahasa asing, tetapi juga bahasa daerah mereka sendiri. Ini bisa membantu menjaga identitas budaya kita,” kata Yakob.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Hj. Dahniar Ismail, S.E., M.Si., yang hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program ini. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung upaya pelestarian bahasa lokal melalui pendidikan.

“Kami berkomitmen mendukung program literasi berbasis kearifan lokal ini. Buku-buku ini akan menjadi alat penting dalam pengajaran di sekolah-sekolah dasar, dan kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Balai Bahasa dalam program serupa,” ujar Dahniar.

Dahniar juga menegaskan bahwa pelestarian bahasa Moronene sangat penting di tengah semakin jarangnya bahasa ini digunakan oleh masyarakat, terutama generasi muda.

“Bahasa daerah adalah identitas budaya kita. Jika bahasa ini hilang, kita akan kehilangan sebagian dari jati diri kita sebagai masyarakat Bombana,” tandasnya.

Siswa yang hadir menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam membaca dan memahami buku-buku cerita tersebut. Salah seorang siswa kelas 5, Aisyah, mengatakan bahwa buku yang dibacanya sangat menarik karena mengangkat cerita tentang kehidupan sehari-hari di lingkungannya dalam bahasa Moronene.

“Saya senang bisa membaca cerita ini, karena bahasa Moronene jarang dipakai. Lewat buku ini, saya bisa belajar bahasa nenek saya,” singkat Aisyah.




Tiga Pemuda di Bombana Ditangkap Karena Kasus Narkoba

Bombana, sultranet.com – Polres Bombana kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Pada Minggu (6/10), sekitar pukul 17.30 WITA.

Tiga pemuda berhasil diamankan oleh anggota Polsek Kabaena karena diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya paket narkotika yang dikirim melalui kapal penyeberangan Kasipute-Sikeli.

Berdasarkan informasi tersebut, personel Polsek Kabaena segera melakukan penyelidikan di pelabuhan.

Saat tiba di lokasi, polisi menemukan seorang pria bernama AAN SAKTI alias Aan (17), yang sedang menjemput paket mencurigakan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan satu bungkus plastik bening berisi kristal yang diduga sabu seberat 5,30 gram.

Aan kemudian mengaku bahwa paket tersebut akan diserahkan kepada dua pria lainnya, yakni Muh. Agus Dg. Paselle (20) dan Muh. Dermawan (20), di Desa Lengora, Kecamatan Kabaena Tengah.

Petugas kemudian bergerak cepat menuju Desa Lengora dan berhasil mengamankan kedua tersangka.

Ketiga pelaku bersama barang bukti berupa narkotika dan barang non-narkotika lainnya, seperti plastik pembungkus dan telepon genggam, dibawa ke Mako Polsek Kabaena untuk diproses lebih lanjut oleh Sat Resnarkoba Polres Bombana.

Kasat Resnarkoba Polres Bombana, AKP Muh. Arman, SH., MH, menyatakan bahwa ketiga tersangka diduga kuat sebagai pengedar sabu.

“Ketiganya sudah kami amankan beserta barang bukti. Kasus ini akan kami kembangkan lebih lanjut untuk mengetahui jaringan peredarannya,” ungkapnya.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu bungkus plastik berisi sabu seberat 5,30 gram, satu pack plastik klip, tiga lembar tissue putih, satu kotak kardus, dan tiga unit telepon genggam merek Vivo dan Oppo.

“Mereka menerima paket dari jalur penyeberangan dan berencana mengedarkannya di wilayah Pulau Kabaena,” tegas Arman

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini, kepolisian sedang mempersiapkan proses gelar perkara awal dan akan segera mengirimkan barang bukti ke laboratorium forensik untuk diperiksa lebih lanjut.




Kominfo Kolaka Dampingi OPD Isi Portal SDI

KOLAKA,SULTRANET.com – Kegiatan Sosialisasi SDI diselenggarakan Dinas Kominfo Kolaka Bidang Data Statistik dan Persandian merupakan layanan pendampingan bagi OPD dalam pengisian data Portal Satu Data Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kadis Kominfo Kolaka Drs. I Nyoman Suastika, M.Si yang didampingi Sekdis Kominfo Zainal Abidin, ST dan seluruh OPD terkait. Senin, (07/10/2024).

Dalam upaya mewujudkan Program Pemerintah Kabupaten Kolaka, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka sebagai Walidata bertujuan mewujudkan tata kelola data yang valid, terintegrasi, berkelaniutan dan berkualitas, guna kelancaran penyelenggaraan tugas-tugas Pemerintahan dan Pembangunan.

Kadis Kominfo menyampaikan, pentingnya kolaborasi dan sinergi pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program Nasional Satu Data Indonesia.

“Kolaborasi bersama dan sinergi merupakan hal terpenting.”Ujar I Nyoman Suastika

Ia kemudian menambahkan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut adalah upaya untuk menghindari tumpang tindih data dan untuk menjaga integrasi metadata.

“Sehubungan dengan Terintegrasinya Portal Satu Data Indonesia dengan Aplikasi E-walidata dan Open Data Kabupaten Kolaka, maka selaku Walidata Kabupaten Kolaka akan melakukan Pendampingan Pengisian Portal SDI .” Ucapnya

Untuk diketahui persiapan penyusunan dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah meliputi RPJPD, RPJMD dan RKPD yang akan dilaksanakan serentak pada tahun 2025 berdasarkan Peraturan Bupati Kolaka Nomor 35 Tahun 2021 tentang Satu Data Indonesia Kabupaten Kolaka.

sumber; Kominfo Kolaka




BNI Serahkan Ambulans untuk RSUD H. M. Djafar Harun Kolaka Utara

Lasusua, sultranet.com – RSUD H. M. Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara menerima satu unit mobil ambulans dari BNI Kantor Cabang Kendari pada Senin, 7 Oktober 2024.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BNI dan bertujuan meningkatkan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Pimpinan BNI Kantor Cabang Kendari, Andi Muhammad Yusuf, secara langsung menyerahkan ambulans kepada Direktur BLUD RSUD H. M. Djafar Harun, dr. Indaryani, M.Kes., dalam acara yang digelar di pelataran RSUD.

“Kami berharap ambulans ini dapat membantu mempercepat layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat,” kata Andi Yusuf.

Direktur RSUD H. M. Djafar Harun, dr. Indaryani, juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut.

“Ambulans ini akan meningkatkan kualitas layanan, terutama untuk kasus rujukan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ambulans menjadi fasilitas penting dalam memastikan pasien dirujuk dengan aman dan nyaman, mengingat peningkatan jumlah kunjungan pasien yang berdampak pada bertambahnya kasus rujukan.

Penyerahan Cinderamata dari BNI ke PEMKAB Kolut
Penyerahan Cinderamata dari BNI ke PEMKAB Kolut

Pemerintah daerah juga mengapresiasi langkah BNI dalam mendukung sektor kesehatan.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd., M.H., yang diwakili oleh Asisten I, Mukhlis Bachtiar, SPi., MP., menyebut bantuan ambulans ini sebagai bentuk sinergi yang penting antara dunia usaha dan pemerintah.

“Bantuan ini sangat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kolaka Utara,” ujarnya.

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut, Syahlan Launu saat menghadiri Kegiatan
Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut, Syahlan Launu saat menghadiri Kegiatan

Dengan tambahan ambulans ini, RSUD H. M. Djafar Harun sebagai rumah sakit rujukan utama di Kolaka Utara diharapkan mampu memberikan layanan medis darurat yang lebih baik lagi, cepat, dan efisien.

Acara serah terima dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama (Kandepag) Kolaka Utara, perwakilan Baznas Kolaka Utara, serta Irban Inspektorat Kolaka Utara.

Semua pihak menyambut baik kontribusi BNI dalam program CSR yang berfokus pada peningkatan layanan publik, terutama di bidang kesehatan.




45 Anggota DPRD Sultra 2024-2029 Resmi Dilantik, Pj Gubernur Sampaikan Amanah Mendagri

Kendari, sultranet.com – Sebanyak 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2024-2029 resmi dilantik pada Rapat Paripurna yang digelar di Hotel Claro Kendari, Senin, 7 Oktober 2024. Acara yang berlangsung khidmat ini menandai berakhirnya masa jabatan anggota DPRD periode 2019-2024.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.5-4183 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, di hadapan jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga anggota DPRD yang dilantik.

Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., turut hadir dalam acara tersebut untuk membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam pidatonya, ia mengapresiasi peran masyarakat Sultra yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 dan menyukseskan pelaksanaannya dengan aman dan damai.

“Pemilu 2024 merupakan bukti nyata bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Terima kasih kepada seluruh rakyat, penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan aparat keamanan yang telah berkolaborasi sehingga pemilu dapat berjalan lancar,” ujar Andap.

Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD sebagai mitra sejajar pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi legislatif, anggaran, dan pengawasan. DPRD diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan pelayanan publik yang prima, mendukung penciptaan lapangan kerja, serta mendorong investasi demi kesejahteraan masyarakat Sultra.

Ketua sementara DPRD Sultra, La Ode Tariala dari Partai NasDem, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin sementara DPRD. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

Sebagai langkah awal, La Ode Tariala menyebutkan fokus DPRD sementara adalah memfasilitasi rapat-rapat awal, membentuk fraksi-fraksi, serta menyusun rancangan peraturan tata tertib DPRD. Ia mengingatkan para anggota untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto juga menyampaikan harapannya agar para anggota DPRD baru terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan orientasi guna menunjang tugas legislatif mereka. “Masyarakat memiliki harapan besar terhadap kinerja saudara-saudara sebagai wakil rakyat. Persiapkan diri dengan baik agar dapat menjalankan amanah hingga purna tugas nanti,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Andap menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional, termasuk Pilkada serentak 2024. Ia meminta para anggota DPRD untuk selalu mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun partai politik.

Acara diakhiri dengan pembacaan sumpah dan janji para anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik, menandai dimulainya masa jabatan mereka untuk periode 2024-2029. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para legislator untuk mulai bekerja demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Berikut adalah daftar nama 45 anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik berdasarkan daerah pemilihan:

  1. Dapil Sultra 1 (Kota Kendari): Sudarmanto, Hj. Gunartin, Amiruddin Nurdin, Hj. Isyatin Syam, Muh. Mu’Tashim Saifullah, Dra. Hj. Harmawati.
  2. Dapil Sultra 2 (Konawe Selatan dan Bombana): Suparjo, Tya Roysman, Hj. Nurlin Surunuddin, A. Syarifuddin, Hj. Hasmawati, Drs. Abdul Halik, Wahyu Sulaiman, Aflan Zulfadli.
  3. Dapil Sultra 3 (Muna, Muna Barat, Buton Utara): La Ode Tariala, La Ode Frebi Rifai, H. Uking Djassa, La Isa, La Ode Muhammad Marshudi, Dra. Hj. Muniarty M. Ridwan.
  4. Dapil Sultra 4 (Buton, Kota BauBau, Buton Selatan, Buton Tengah, Wakatobi): Syahrul Said, Nursalam Laba, Achmad Aksar, La Ode Abdul Muzzafar, Rosni, Muh. Poli, Ali Mardan, Suwandi, Yusman Fahim, Fajar Ishak Daeng Jaya.
  5. Dapil Sultra 5 (Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur): Hartini, Muh. Tyas Zulfikar, Andi Muhammad Saenuddin, H. Abdul Azis, Wisra Wasta Wati, Hj. Hatija, Masyhuri, Ir. H. Muhammad Irpani Thalib, Daswar.
  6. Dapil Sultra 6 (Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan): Irwan, Hj. Sulaeha Sanusi, H. Herry Asiku, Hj. Nurponirah, Budhi Prasodjo, Dr. H. Ardin.

Selamat kepada para anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi demi kemajuan Sulawesi Tenggara.