Sekda Sultra Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD untuk Peningkatan Perekonomian Daerah

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melibatkan pelaku usaha di wilayah Provinsi Sultra. Rakor ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, MHum, PhD, yang mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, pada Selasa (1/10/2024) di Kendari.

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sultra Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan PAD. Perda ini mengatur secara rinci mengenai jenis pajak daerah, tarif pajak, dan prosedur administrasi perpajakan yang diharapkan dapat mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah.

“Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan sumber utama PAD yang sangat krusial bagi pembangunan daerah. Dengan implementasi Perda ini, kita berharap dapat meningkatkan efektivitas penerimaan pajak dan retribusi, serta memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda Sultra menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, sementara pelaku usaha sebagai motor penggerak perekonomian diharapkan dapat mendukung pengembangan daerah melalui kontribusinya dalam pajak.

“Pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk investasi untuk masa depan. Melalui pembayaran pajak, kita turut serta dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sekda Asrun Lio juga mengajak para pelaku usaha untuk berkolaborasi aktif dengan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran perpajakan. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan perpajakan yang transparan dan akuntabel. Keberhasilan pembangunan Sulawesi Tenggara sangat bergantung pada kontribusi kita semua,” tuturnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sultra, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sultra, serta Direktur Utama perusahaan dan pengusaha wajib pungut pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (WAPU) se-Sulawesi Tenggara. Dalam kesempatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman dan langkah bersama dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah, yang pada akhirnya akan mendorong kemajuan ekonomi dan pembangunan yang lebih merata di Sultra.

Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha, Rakor ini diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah, mempercepat proses pembangunan, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan PAD untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.




Pj. Gubernur Sultra Ajak Wujudkan Indonesia Emas dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2024

Kendari, sultranet.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2024 di Sulawesi Tenggara berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra, Selasa (1/10/2024). Upacara dipimpin langsung oleh Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., dengan mengusung tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, serta pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemprov Sultra. Selain itu, turut hadir anggota TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, ASN, serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kendari.

Upacara dimulai dengan penghormatan kebesaran kepada inspektur upacara, yang diikuti dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur demi kemerdekaan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Momentumnya semakin khidmat dengan pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Abdurrahman Shaleh.

Dalam ikrar tersebut, H. Abdurrahman Shaleh mengingatkan bahwa sejak Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia telah menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri. “Ancaman tersebut dimungkinkan oleh kelengahan bangsa Indonesia terhadap usaha-usaha yang bertujuan menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen bangsa Indonesia untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai kekuatan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

Setelah upacara, Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara menyampaikan pentingnya momen ini sebagai pengingat perjuangan para pahlawan. “Hari Kesaktian Pancasila adalah waktu yang tepat untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan kita dan mendoakan mereka agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Pj. Gubernur.

Lebih lanjut, Pj. Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur Pancasila. “Mari dengan semangat Pancasila, kita wujudkan Indonesia Emas pada 2045,” tambahnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen refleksi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi negara. Dalam sejarahnya, Pancasila pernah dihadapkan pada rongrongan dari berbagai pihak, termasuk upaya yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) pada masa lalu. Namun, dengan semangat Pancasila, bangsa Indonesia berhasil menjaga keutuhan negara dan terus melangkah maju menghadapi tantangan global.




Wakil Rakyat Wakatobi 2024-2029 Terlantik, Wajah Baru Mendominasi

Wakatobi, sultranet.com – Komposisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi periode 2024-2029 didominasi oleh wajah-wajah baru.

Sebanyak 17 orang dari 25 orang anggota legislatif atau jika dipresentasikan sebanyak 78 persen adalah wajah-wajah baru yang mengisi pelantikan DPRD Wakatobi, Selasa (01/10/2024).

Sedangkan, anggota dewan yang pernah menjabat pada periode 2019-2024 dan kini masih bersama-sama dilantik dengan anggota DPRD lainnya untuk periode 2024-2029 yaitu hanya berjumlah 8 orang. Diantaranya Syaharudin, Mayana, Arman Alini, Haerudin Buton, Muhammad Ikbal, Suciati Abdullah, La Ode Nasrullah dan Jamaluddin.

Berbagai pihak memberikan selamat kepada 25 anggota dewan yang baru terlantik. Mulai dari forkopimda hingga BUM dan BUMD.

Plt. Bupati Wakatobi Ilmiati juga mengucapkan dan menitipkan pesan.

“Selamat kepada Wakil rakyat yang sudah dilantik, semoga bisa memikul tanggung jawab sebagaimana di pundak kalian telah dititipkan amanah oleh rakyat,”ucap Ilmiati Daud.

Dalam pelantikan tersebut juga turut dilakukan pergantian pimpinan Anggota Dewan kepada Pimpinan Anggota Dewan Sementara. Sebelumnya dipimpin oleh La Ode Arifudin Rasidi dan La Ode Nasrullah digantikan oleh Syaharuddin dan Medi La Juhari.

25 Wakil rakyat di kabupaten Wakatobi, Sulawesi tenggara yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/321 tahun 2024 tentang persemian pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Wakatobi provinsi Sulawesi Tenggara masa jabatan tahun 2024-2029 diantaranya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
1. Fimawati
2. Hardianti Harun
3. Wa Ode Rusmi
4. Syaharuddin
5. Mayana
6. H. Aswan, SE
7. Hasan
8. La Rajumu
9. Drs. H. Nadjib Prasyad

Partai Golongan Karya
10 Arman Alini, S.Pi., M.Si
11. Haerudin Buton, S.Sos.I
12. Ahmad Billfagih
13. Hj. Adriani
14. Medi La Juhari, SE

Partai Hati Nurani Rakyat
15. Litao
16. Ali Kamar Halim

Partai Amanat Nasional
17. Muhammad Ikbar S.Kep.,M.Kes
18. Lily Sudarto, Amd,S.Kom

Partai Gerakan Indonesia Raya
19. Uki Wiyanto
20. Hj. Salmina

Partai Kebangkitan Bangsa
21. La Ode Risto

Partai Demokrat
22. Suciati Abdullah

Partai Nasdem
23. La Ode Nasrullah, SKM
24. Jamaluddin

Partai Keadilan Sejahtera
25. H. Ariadin.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Periode 2024-2029, Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Bombana, 1 Oktober 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana yang berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Selasa (1/10/2024). Rapat paripurna ini diselenggarakan untuk meresmikan, mengangkat, dan mengucapkan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Bombana yang baru untuk periode 2024-2029.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DPRD Kabupaten Bombana Periode 2019-2024, Arsyad, S.Pd., SH., MH, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya proses pemilihan legislatif serta pelaksanaan kegiatan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 25 anggota DPRD yang baru oleh Sekretaris DPRD, Kalvarios Syamruth, SH., MH., CGCAE.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD yang telah dilantik. Ia mengucapkan selamat dan berharap para legislator yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya. Pj. Bupati juga berharap para anggota DPRD yang baru dapat berkolaborasi dengan pihak eksekutif untuk kemajuan Kabupaten Bombana.

“Selamat kepada para anggota DPRD yang baru dilantik. Saya berharap Anda semua dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan komitmen yang tinggi. Sebagai lembaga legislatif, peran DPRD sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam hal pengawasan anggaran dan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat. Kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Edy Suharmanto.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk pejabat daerah, tokoh agama, serta perwakilan dari organisasi kepemudaan dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi tanda dukungan dan harapan besar terhadap kinerja anggota DPRD yang baru.

Setelah pengangkatan dan pembacaan SK, acara dilanjutkan dengan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD yang baru. Mereka mengucapkan janji untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan rakyat, serta menjaga integritas dan etika dalam setiap langkah kerja mereka. Pengucapan sumpah ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bombana.

Diharapkan dengan pelantikan anggota DPRD periode 2024-2029, Kabupaten Bombana akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal pelayanan publik, pengawasan anggaran, serta partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Pj. Bupati berharap semangat baru yang dibawa oleh para anggota DPRD yang baru ini dapat menjadi momentum penting untuk membawa Kabupaten Bombana menuju arah yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.

“Dengan dilantiknya anggota DPRD yang baru, saya yakin akan ada peningkatan kualitas pelayanan publik dan efektivitas dalam pengambilan keputusan. Semangat baru ini akan memperkuat kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat demi tercapainya tujuan bersama, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bombana,” kata Pj. Bupati.

Pj. Bupati juga mengingatkan kepada seluruh anggota DPRD yang baru dilantik untuk selalu mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kehadiran DPRD dalam memperjuangkan hak-hak rakyat serta mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah, agar setiap keputusan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Dengan adanya anggota DPRD yang baru, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan kebijakan yang pro-rakyat dan mengoptimalkan berbagai potensi daerah demi kemajuan Bombana. Pelantikan ini menjadi titik awal bagi langkah besar dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai penutup, Pj. Bupati berharap agar anggota DPRD yang baru dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan semua pihak, baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga lainnya, demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan. “Mari bersama-sama membangun Kabupaten Bombana yang lebih baik, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” tutup Edy Suharmanto.

Dengan pelantikan anggota DPRD yang baru ini, masyarakat Kabupaten Bombana berharap akan semakin terwujudnya pembangunan yang merata, pelayanan publik yang lebih baik, dan pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan rakyat.




Pj. Bupati Bombana Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila

Bombana, 1 Oktober 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Bombana, Selasa (1/10/2024). Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momen penting untuk kembali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup bermasyarakat. Dalam sambutannya, Edy Suharmanto mengungkapkan betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebagai dasar negara, Pancasila bukan hanya sekedar simbol, tetapi sebuah pedoman yang harus kita amalkan dalam setiap aspek kehidupan. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila adalah sumber kekuatan bangsa Indonesia, yang harus terus kita jaga dan terapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Edy Suharmanto dengan tegas.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, seluruh peserta upacara mengheningkan cipta dan melakukan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Pembacaan teks Pancasila pun dilaksanakan dengan penuh khidmat, diikuti oleh pengibaran bendera merah putih yang menjadi simbol kebesaran negara Indonesia.

Edy Suharmanto juga menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi dapat menjadi refleksi bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mendalami makna dan tujuan dari Pancasila. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kelangsungan nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Melalui peringatan ini, saya berharap generasi muda semakin memahami dan menghayati makna dari Pancasila. Jangan hanya mengenalnya sebagai teori, tetapi terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Pj. Bupati mengingatkan bahwa Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sebagai peringatan tahunan semata, tetapi sebagai momentum untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah terimplementasi dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, mengamalkan Pancasila berarti turut serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik, adil, dan makmur.

“Sebagai warga negara, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah hidup kita. Hari Kesaktian Pancasila adalah waktu yang tepat untuk memulai itu semua,” tegasnya.

Upacara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan tema yang mengangkat semangat kebersamaan dan persatuan, peringatan ini diharapkan dapat memberi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat, terutama dalam menjaga semangat kebangsaan yang selama ini telah menyatukan bangsa Indonesia.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengimplementasikan nilai Pancasila, memperkokoh persatuan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.




Danramil 1431/Rumbia Pimpin Karya Bakti Penanaman Pohon di Desa Lakomea

Danramil 1431/Rumbia Pimpin Karya Bakti Penanaman Pohon di Desa Lakomea

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, dipimpin oleh Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menggelar kegiatan karya bakti penanaman pohon di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana. Selasa, (01/10/2024). Kegaitan ini melibatkan masyarakat setempat, guru, dan siswa-siswi SMP 06 Rarowatu bertujuan untuk meningkatkan penghijauan dan menanamkan kesadaran cinta lingkungan kepada generasi muda.

Sebanyak 150 pohon berhasil ditanam dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 50 pohon biti, 50 pohon durian, dan 50 pohon sengon. Penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian alam dan lingkungan sekitar Desa Lakomea, terutama dalam meningkatkan kualitas udara dan mencegah erosi.

 

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini. “Penanaman pohon ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga menjadi warisan bagi generasi mendatang. Kita ingin menanamkan kesadaran cinta alam sejak dini kepada siswa-siswi, agar mereka terus menjaga dan melestarikan lingkungan,” ujarnya.

Kepala Desa Lakomea, Efendi, S.IP, turut mengapresiasi kegiatan ini. “Karya bakti penanaman pohon ini sangat berarti bagi masyarakat Desa Lakomea. Dengan adanya pohon-pohon pelindung ini, kita berharap lingkungan menjadi lebih hijau dan asri,” Ungkap Efendi.

Kepala Sekolah SMP 06 Rarowatu, Asrina Nasrin, S.Pd, juga menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi para siswa. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan pelajaran penting kepada siswa-siswi tentang bagaimana menjaga lingkungan. Semoga ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak kegiatan positif di masa depan,” Pungkas Kepala Sekolah.

 




Pembangunan Infrastruktur di Era Burhanuddin Sebagai Pj. Bupati Bombana Terbukti Cepat

Bombana, sultranet.com – Calon Bupati Bombana periode 2024-2029, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan infrastruktur di Desa Tahi Ite, Kecamatan Rarowatu, saat melakukan kunjungan silaturahmi bersama keluarga besar Bapak Olong, Senin (30/09/2024).

Kehadirannya didampingi oleh sang istri, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, serta dihadiri perwakilan partai pengusung, tokoh masyarakat, dan tokoh politik.

Dalam acara tersebut, Anggota DPRD Bombana periode 2019-2024, Andi Firman, menyampaikan rasa kagumnya terhadap hasil nyata yang dicapai Burhanuddin selama menjabat sebagai Penjabat Bupati Bombana.

“Jalanan Tahi Ite kini sudah beraspal berkat kepemimpinan Pak Burhanuddin,” kata Andi Firman.

Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan infrastruktur, terutama jalan, jika terpilih dalam Pilkada Bombana 2024.

“Saya berjanji akan menyelesaikan seluruh infrastruktur di wilayah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain infrastruktur, Burhanuddin juga menyatakan bahwa masyarakat Tahi Ite memiliki potensi besar dalam hal sumber daya mineral.

Ia berjanji akan membuka akses bagi masyarakat untuk bisa mengelola kekayaan alam di wilayah mereka sendiri, dengan tetap mengikuti regulasi yang berlaku.

“Masyarakat harus bisa menikmati kekayaan alam mereka sendiri,” tegas Burhanuddin.

Tidak hanya itu, Burhanuddin juga memaparkan rencana peningkatan pelayanan kesehatan, yang akan mencakup perbaikan fasilitas mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Ia berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang setara dan berkualitas, terutama di daerah-daerah terpencil.

Dengan langkah-langkah nyata yang sudah terbukti selama masa jabatannya, Burhanuddin semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat Bombana, terutama di bidang infrastruktur dan kesejahteraan rakyat.




Pj. Gubernur Sultra Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Kendari, sultranet.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H yang digelar di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen masyarakat dalam mengamalkan ajaran Islam. Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi harus lebih dari sekadar seremoni, namun menjadi momentum refleksi untuk mengimplementasikan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. (30/9)

Acara yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Penguatan Implementasi Pengamalan Ajaran Islam yang Rahmatan Lil’alamin” ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sultra, para pejabat eselon II lingkup Pemprov Sultra beserta istri, penceramah, serta pejabat administrator, pengawas, dan ASN di lingkungan Pemprov Sultra. Suasana semakin khusyuk dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan kasidah yang dibawakan oleh Dharma Wanita.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur menekankan pentingnya tidak hanya mendengarkan ajaran agama, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan nyata. “Peringatan seperti Maulid Nabi dan Isra Mi’raj memiliki makna yang dalam. Kita harus memahaminya dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Pj. Gubernur mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, bukan hanya sebagai bentuk penghormatan semata, tetapi sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. “Jika hanya mendengar, kita mungkin mengingat sebagian, tetapi jika kita melihat dan mempraktikkan, maka pemahaman kita akan lebih mendalam,” tambahnya.

Selain itu, Pj. Gubernur juga memberikan perhatian khusus pada hiasan bunga male yang digunakan dalam acara tersebut. Bunga male, yang dihadirkan dalam dekorasi, mengandung filosofi perjuangan hidup dan kebajikan, dengan telur yang dihias sebagai simbol kesucian dan ketabahan Nabi Muhammad SAW. Filosofi ini mengingatkan pada perjalanan hidup Rasulullah yang penuh cobaan sejak kecil, namun tetap mampu menjadi teladan bagi umat manusia.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya panitia, Kepala Biro Kesra, Ketua Dharma Wanita Provinsi Sultra, serta seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ujar Pj. Gubernur, menutup sambutannya.

Pj. Gubernur berharap agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H ini dapat memperkuat rasa kebersamaan di antara masyarakat Sultra dan mendorong mereka untuk terus meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. “Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H. Semoga kita semua dapat meneladani kebaikan Rasulullah dan menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama,” tutupnya.




Pemprov Sultra Gelar Rakor Penatausahaan IUP Mineral Bukan Logam dan Batuan

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penatausahaan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral Bukan Logam dan Batuan, yang digelar pada Senin (30/9/2024) di Kendari. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya terkait pertambangan mineral bukan logam dan batuan, demi mendukung penanaman modal dalam negeri di Sultra.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D, yang mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, membuka secara resmi rapat ini. Dalam sambutannya, Sekda Sultra menjelaskan pentingnya sektor pertambangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baik di tingkat provinsi maupun nasional. Ia juga menyampaikan bahwa Sultra, dengan kekayaan alam yang melimpah, memiliki potensi besar dalam pengelolaan sumber daya mineral dan energi.

“Sebagai provinsi yang terletak di kawasan pertemuan lempeng tektonik, Sultra memiliki potensi besar dalam sektor energi dan mineral. Salah satu komoditas unggulan Sultra adalah nikel, yang menjadikan provinsi ini sebagai penghasil nikel terbesar di Indonesia,” ujar Sekda.

Menurut data Badan Geologi, Sultra memiliki sumber daya nikel terukur sebanyak 1.293.123.244 ton dan cadangan terbukti sekitar 444.201.390 ton, menjadikannya pemimpin di Indonesia dalam hal cadangan nikel. Selain nikel, Sultra juga kaya akan aspal, dengan potensi cadangan lebih dari 600 juta ton yang terkandung di Pulau Buton.

Namun, dalam rangka pengelolaan sumber daya alam ini, Sekda menegaskan bahwa dengan diterbitkannya UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009, kewenangan dalam pengelolaan pertambangan telah sepenuhnya beralih ke pemerintah pusat. Meskipun demikian, pemerintah provinsi tetap memiliki peran penting dalam pengelolaan izin usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2022.

Perpres ini mendelegasikan sebagian kewenangan terkait izin usaha pertambangan kepada pemerintah provinsi, khususnya untuk mineral bukan logam, mineral jenis tertentu, dan batuan. Dengan demikian, pemerintah provinsi berperan dalam pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP), Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), serta izin pengangkutan dan penjualan mineral non-logam.

Sekda juga mengungkapkan bahwa sektor pertambangan, khususnya mineral bukan logam dan batuan, memiliki cadangan yang sangat besar di Sultra, termasuk batu gamping dengan sumber daya terukur mencapai 2,5 miliar ton dan pasir kuarsa/silika dengan sumber daya sekitar 153 juta ton. Potensi besar ini harus dikelola dengan baik untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sultra juga berkomitmen untuk menjalankan penatausahaan IUP ini dengan baik, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di Sultra untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dari sektor pertambangan, khususnya Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Hal ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan keuangan daerah dan mendukung pembangunan yang lebih berkualitas.

“Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kami berharap pajak dari sektor pertambangan ini dapat menjadi sumber penerimaan baru yang akan memperkuat fungsi penerbitan izin serta pengawasan kegiatan pertambangan di daerah,” ungkap Sekda.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas ESDM Sultra, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sultra, pemegang IUP mineral bukan logam dan batuan, serta media massa. Rapat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Sultra.




Patroli Gabungan Polres Bombana, Tidak Temukan Aktivitas Penambang Ilegal di Wumbubangka

Bombana, sultranet.com – Polres Bombana menggelar patroli gabungan untuk memantau aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Senin, 30 September 2024

Patroli ini dipimpin oleh KBO Reskrim Polres Bombana, IPDA Muh. Ridwan, dan melibatkan personel Sat Reskrim, Polsek Lantari Jaya, serta Propam Polres Bombana.

Kegiatan ini bertujuan menekan aktivitas penambangan yang merusak lingkungan dan memastikan tidak ada pihak aparat yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

Kapolres Bombana, melalui Kasat Reskrim Iptu Yudha Febry Widanarko, menjelaskan bahwa patroli dilakukan di wilayah rawan tambang ilegal, seperti SP6, SP7, dan SP9 di Desa Wumbubangka.

Tim patroli tidak menemukan adanya aktivitas penambangan ilegal selama operasi berlangsung.

“Kami tidak menemukan alat-alat yang biasa digunakan untuk penambangan. Namun, di lokasi tersebut, kami melihat banyak lobang bekas galian tambang serta tenda-tenda yang sudah ditinggalkan,” ungkap Iptu Yudha.

Selain itu, hasil pemeriksaan dan interaksi dengan masyarakat setempat tidak menunjukkan adanya indikasi keterlibatan anggota Polres Bombana dalam aktivitas ilegal ini.

“Jika ada anggota yang terbukti terlibat, kami akan menindak tegas dan memproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Namun, tim patroli menemukan kelompok masyarakat yang melakukan penambangan tradisional menggunakan wajan untuk mendulang.

Salah satu pelaku yang ditemukan masih berstatus sebagai pelajar di salah satu sekolah di Bombana.

Ia mengaku bahwa kegiatan penambangan tersebut dilakukan untuk menambah uang saku dan membantu biaya sekolah karena kondisi ekonomi keluarganya yang sulit.

Sementara itu, seorang warga lain yang juga terlibat dalam penambangan tradisional menyatakan bahwa mereka tidak diperintah oleh siapa pun untuk melakukan penambangan, melainkan hanya berupaya mencari nafkah untuk keluarga.

Patroli ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Bombana dalam menjaga keamanan lingkungan serta menegakkan hukum secara tegas.

Polres Bombana juga berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli gabungan secara berkala guna menjaga kelestarian alam dan mencegah kerugian bagi masyarakat akibat aktivitas penambangan ilegal.

“Operasi seperti ini akan terus dilanjutkan demi memastikan bahwa lingkungan kita terlindungi dari kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan tambang ilegal,” tutup Iptu Yudha. (Rls)