Cabup H. Burhanuddin Jadikan Skala Prioritas Pemerataan Pembangunan dan SDM

Bombana, sultranet.com – Calon Bupati Bombana 2024-2029, H. Burhanuddin, menyatakan komitmennya untuk menjadikan pemerataan pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan silaturahmi di Dusun Tantahi, Desa Pabiring, Kecamatan Poleang Barat, pada Rabu malam (18/04/2024).

Dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, dan ibu-ibu dari komunitas Fatimah Pemberani, Burhanuddin menyoroti ketertinggalan Bombana dalam hal pembangunan dibandingkan kabupaten lain seperti Kolaka Utara dan Wakatobi.

“Sudah 21 tahun Bombana berdiri sendiri, tapi pembangunan infrastruktur kita masih jauh tertinggal,” ungkapnya dengan tegas.

Dalam programnya, Burhanuddin berjanji untuk mempercepat pembangunan jalan, jembatan, dan akses pertanian selama lima tahun ke depan.

“InsyaAllah seluruh jalan lorong, jalan pertanian, dan jembatan akan selesai dibangun. Ini adalah kunci untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor pertanian,” jelasnya.

Selain infrastruktur, H. Burhanuddin juga fokus pada pendidikan dan kesehatan. Ia berjanji untuk menyediakan sarana pendidikan dan layanan kesehatan yang merata, dengan biaya kesehatan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Ia pun menegaskan pentingnya dukungan penuh bagi pengembangan SDM, termasuk melalui program beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi hingga S3, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Pertemuan ini dianggap sebagai angin segar bagi masyarakat Poleang Barat, yang telah lama menantikan perubahan signifikan di wilayah mereka.

Burhanuddin berkomitmen untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat guna mewujudkan visi Bombana yang lebih adil dan merata.




Cabup Bombana H. Burhanuddin, Dengarkan Keluhan Warga Desa Puu Waeya

Bombana, Sultranet.com – Safari politik Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin di Desa Puu Waeya, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, warga menyampaikan keluhan mengenai minimnya infrastruktur dasar, terutama jalan dan jembatan, yang hingga kini kurang mendapat perhatian pemerintah. Rabu (18/9/2024)

Kepada Burhanuddin, warga mengeluhkan akses jalan yang buruk ke area pertanian membuat warga kesulitan mengangkut hasil panen, khususnya jalan yang terletak di Dusun Dua dan Tiga desa tersebut.

Fadli, salah satu warga Desa Puu Waeya, mengungkapkan bahwa warga telah beberapa kali mengajukan permohonan pembangunan jalan dan jembatan ke pemerintah daerah, namun belum ada tindak lanjut.

“Kami sangat susah untuk membawa hasil panen karena belum ada jalan dan jembatan penghubung ke area pertanian. Pengajuan sudah beberapa kali dilakukan, tapi belum ada realisasi,” ungkap Fadli.

Selain itu, Fadli yang juga berprofesi sebagai guru honorer di Sekolah Dasar Swasta setempat, menyoroti minimnya fasilitas pendidikan. Sekolah yang telah beroperasi selama empat tahun itu hanya memiliki dua ruang kelas, sedangkan jumlah siswa mencapai 39 orang.

“Sampai sekarang, sekolah tempat saya mengajar hanya punya dua ruang kelas. Kami sangat butuh tambahan ruang belajar karena siswanya sudah banyak,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Burhanuddin merespons keluhan warga dengan penuh empati. Ia berjanji akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk fasilitas pendidikan, jika terpilih sebagai Bupati Bombana.

“Semua desa dan kecamatan harus memiliki infrastruktur yang layak, baik itu jalan, jembatan, pendidikan, maupun kesehatan. Itu adalah upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa pencalonannya sebagai Bupati adalah bentuk pengabdian dirinya untuk berbuat baik dan membangun daerah Bombana yang lebih sejahtera.

“Saya ingin menghibahkan sisa hidup saya untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Setelah pensiun, saya ingin mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi lebih banyak,” tutupnya.




Bunda PAUD dan TP PKK Kecamatan Dilantik: Dorong Sinergi untuk Generasi Emas Bombana

Bombana, Sulawesi Tenggara — Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bombana sekaligus Bunda PAUD, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, secara resmi melantik para Bunda PAUD dan Ketua TP PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Bombana. Pelantikan yang berlangsung pada Rabu (18/9/2024) di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, ini menjadi momentum penting dalam penguatan program PAUD dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan.

Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk Sekretaris Daerah Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BPMP Provinsi Sulawesi Tenggara, Camat, Lurah, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Aeni Mutmainnah mengungkapkan harapannya agar para Bunda PAUD dan Ketua TP PKK Kecamatan dapat menjalankan peran strategis mereka dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan keluarga.

“Kepada seluruh Bunda PAUD yang dilantik hari ini, kami berharap agar intensitas koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah serta TP PKK Kabupaten semakin ditingkatkan. Dengan sinergi yang baik, program-program PAUD dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Aeni Mutmainnah.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat untuk menyiapkan Generasi Emas Kabupaten Bombana. Menurutnya, pembentukan karakter anak usia dini adalah fondasi utama bagi masa depan daerah.

“Anak-anak usia dini adalah investasi jangka panjang kita. Dengan pengembangan karakter yang benar, mereka akan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap membawa Bombana ke arah yang lebih maju. Mari kita dukung gerakan transisi PAUD ke SD dan wujudkan Kabupaten Layak Anak,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang penguatan komitmen dalam menjalankan program unggulan TP PKK yang selaras dengan visi pembangunan daerah. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan yang bermutu sejak dini.

Sebagai simbol harapan baru, pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan program PAUD dan TP PKK di Kabupaten Bombana. Para pemimpin yang baru dilantik diharapkan dapat membawa inovasi dan dedikasi tinggi dalam mengemban tugas mereka.

Di akhir sambutannya, Aeni Mutmainnah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD yang telah dilantik. Ia mengingatkan agar para pemimpin yang baru dilantik mampu memaknai amanah yang diberikan dengan rasa tanggung jawab yang besar.

“Selamat kepada seluruh Bunda PAUD dan Ketua TP PKK Kecamatan yang hari ini dilantik. Jadikan momentum ini sebagai awal dari perjalanan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Jalankan amanah ini dengan ikhlas dan penuh komitmen,” tutupnya.

Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara TP PKK, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui peran aktif para Bunda PAUD dan TP PKK Kecamatan, kualitas hidup masyarakat Bombana, khususnya dalam bidang pendidikan anak usia dini, diyakini akan semakin meningkat.




Toko PKK Measa Laro Diresmikan: Dorong Ekonomi Keluarga Desa Lantowua

Bombana, Sulawesi Tenggara — Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, meresmikan pembukaan Toko PKK Measa Laro di Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, pada Rabu (18/9/2024). Acara peluncuran ini menjadi langkah awal penguatan ekonomi keluarga berbasis komunitas di tingkat desa.

Hadir dalam acara ini berbagai tokoh masyarakat, Kepala Desa, Lurah, anggota TP PKK, dan warga setempat yang antusias menyambut inovasi tersebut. Toko PKK Measa Laro dihadirkan sebagai wadah untuk mendukung pemasaran produk lokal, sekaligus menjadi bagian dari program unggulan TP PKK, yakni Gelari Pelangi (Gerakan Terintegrasi dalam Peningkatan Kesejahteraan dan Kualitas Hidup Keluarga).

Dalam sambutannya, Aeni Mutmainnah menjelaskan bahwa kehadiran toko ini bukan hanya sebagai sarana pemberdayaan ekonomi keluarga, tetapi juga sebagai wujud konkret visi TP PKK dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa. “Melalui Toko PKK Measa Laro, kami ingin mendorong pengembangan usaha mikro dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Harapan kami, toko ini dapat menjadi role model dan diadopsi oleh desa-desa lain di Bombana,” ujarnya.

Toko PKK Measa Laro menjual berbagai produk lokal, termasuk kerajinan tangan, makanan olahan, serta hasil kreasi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dari Desa Lantowua dan sekitarnya. Dengan adanya toko ini, kelompok UP2K memiliki saluran pemasaran yang lebih terorganisasi, memungkinkan mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk melalui media sosial.

Aeni menekankan bahwa peran toko ini tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi simbol kerja sama antara pemerintah desa, TP PKK, dan masyarakat. “Kami ingin Toko PKK ini berkembang tidak hanya di Lantowua, tetapi menyebar ke seluruh desa di Kabupaten Bombana. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis hal ini bisa diwujudkan,” tambahnya.

Keberadaan Toko PKK Measa Laro juga menjadi bagian dari persiapan lomba 10 Program PKK tingkat kabupaten. Namun, Aeni Mutmainnah menegaskan bahwa keberlanjutan toko ini jauh lebih penting daripada sekadar mengejar penghargaan. “Juara lomba bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana proses pembinaan dan inovasi yang dilakukan dapat terus dilestarikan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sebagai langkah strategis, TP PKK Bombana mendorong promosi aktif melalui platform digital. Media sosial diharapkan menjadi alat penting untuk memperluas jangkauan produk lokal dan menarik minat pembeli di luar desa.

Di akhir sambutannya, Aeni Mutmainnah mengajak seluruh masyarakat, terutama anggota TP PKK, untuk terus mendukung keberadaan toko ini. Ia berharap Toko PKK Measa Laro dapat menjadi ikon pemberdayaan ekonomi desa sekaligus wadah pembelajaran bagi masyarakat untuk terus berinovasi.

“Kebersamaan dan kerja sama adalah kunci keberhasilan. Mari kita jadikan program ini sebagai momentum untuk memperkuat perekonomian desa dan mewujudkan keluarga sejahtera di Bombana,” tutupnya.

Peluncuran Toko PKK Measa Laro tidak hanya menjadi langkah konkret dalam penguatan ekonomi keluarga, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong masyarakat Bombana. Ke depan, toko ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi desa-desa lain untuk ikut mengembangkan potensi lokal demi kesejahteraan bersama.




Peduli Lingkungan, Babinsa Koramil 03/Poleang dan Warga Desa Ranokomea Tanam Pohon Penghijauan

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menjaga kelestarian alam dan mencegah bencana banjir serta polusi udara, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, melaksanakan kegiatan penanaman pohon penghijauan. Kegiatan ini berlangsung Hari Rabu, (18/09/2024), dengan menanam 40 pohon, yang terdiri dari pohon mahoni dan trembesi, di berbagai titik strategis desa.

Hadir dalam Kegiatan Penanaman Pohon ini antara lain Kades Ranokomea, Iskandar, serta Babinsa Koramil 1431-03/Poleang yang terdiri dari Serda Susanto, Serda Paulus P., dan Serda Ali Jamal. Serta Waga desa Ranokemea juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen kuat masyarakat dalam menjaga lingkungan alam.

Menurut Serda Ali Jamal, kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga sebagai langkah antisipatif menghadapi musim hujan agar desa terhindar dari banjir.

“Penanaman pohon ini diharapkan bisa membantu menyerap air dan mengurangi risiko banjir yang sering terjadi di musim hujan,” ujar Serda Ali Jamal.

Danramil 03/Poleang Lettu Inf Dahlan juga menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Koramil dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga keseimbangan alam,” jelasnya.

Kepala Desa Ranokomea, Iskandar, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Saya sangat mendukung inisiatif ini. Semoga pohon yang ditanam bisa tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi desa,” Pungkasnya.




Dinas Pertanian Bombana Imbau Peternak Waspadai Penyakit Jembrana pada Sapi Bali

Bombana, sultranet.com – Penyakit Jembrana, yang menyerang sapi Bali, kembali menjadi perhatian di Kabupaten Bombana. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan ditularkan antar sapi, tanpa menimbulkan risiko bagi manusia. Meski demikian, peternak diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan ternaknya guna mencegah penyebaran penyakit ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyakit Jembrana tidak berbahaya bagi manusia, sehingga tidak perlu ada kepanikan di kalangan masyarakat. “Jangan panik, penyakit Jembrana hanya menyerang sapi Bali dan tidak menular kepada manusia. Dagingnya aman untuk dikonsumsi, selama dimasak dengan sempurna di atas suhu 55 derajat Celcius,” ujarnya, (18/9/2024).

Penyakit Jembrana ini ditandai dengan sejumlah gejala pada sapi yang terinfeksi, di antaranya adalah demam tinggi, bengkaknya kelenjar limfe, diare berdarah, keluarnya saliva secara berlebihan, keringat darah, serta pucatnya warna mulut, mata, dan alat kelamin. Gejala lainnya termasuk ingus yang keluar berlebihan dari mulut dan hidung, sapi banyak minum, lesu, menurunnya berat badan, dan adanya benjolan di pangkal leher.

Penularan penyakit Jembrana terjadi melalui kontak langsung antara sapi yang terinfeksi dengan sapi yang sehat. Selain itu, penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung melalui serangga, seperti lalat Tabanus rubidus, serta melalui alat-alat medis seperti jarum suntik yang tidak steril.

Untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan, sapi yang terinfeksi dapat diberikan obat anti radang, antinyeri, dan penurun demam. Pemberian vitamin juga disarankan guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan mempercepat proses penyembuhan.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian Bombana mengimbau kepada peternak untuk tidak membiarkan sapi berkeliaran bebas, melainkan harus dikandangkan agar tidak berisiko menularkan penyakit kepada ternak lain. “Dengan mengandangkan sapi, Anda telah melindungi ternak Anda sendiri dan populasi sapi di sekitarnya,” tegas Sarif.

Selain itu, peternak juga diminta untuk segera melaporkan jika ada sapi yang menunjukkan gejala-gejala Jembrana kepada petugas peternakan. “Jika ternak Anda sakit, segera lapor ke petugas peternakan di nomor 085333439834 atau 085162803219. Petugas kami siap membantu menangani kasus ini dengan langkah-langkah yang tepat,” tambahnya.

Imbauan Dinas Pertanian Bombana
Imbauan Dinas Pertanian Bombana

Penyakit Jembrana yang disebabkan oleh virus ini memang hanya menyerang sapi Bali, namun dampaknya bisa sangat merugikan bagi peternak apabila tidak segera diatasi. Penyebarannya yang cepat dan kondisi sapi yang melemah dengan gejala parah bisa berujung pada kematian sapi, jika tidak ditangani secara baik. Oleh sebab itu, peternak di Bombana diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan baik.

Selain itu, peternak juga diimbau untuk menjaga kebersihan kandang serta lingkungan sekitar, terutama dengan meminimalisir keberadaan serangga pengganggu seperti lalat. Penggunaan alat-alat kesehatan yang steril juga sangat penting untuk mencegah penularan melalui jarum suntik atau alat medis lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian akan terus memantau perkembangan penyakit ini di lapangan dan melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif. Peternak diharapkan dapat bekerja sama dengan petugas peternakan untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga dan menghindari dampak ekonomi yang lebih besar akibat wabah penyakit ini.

Sebagai tambahan, Sarif juga mengingatkan bahwa meskipun daging sapi yang terjangkit penyakit Jembrana tetap aman dikonsumsi, proses memasaknya harus dilakukan dengan benar untuk memastikan keamanan pangan. “Pastikan daging sapi dimasak dengan matang di atas suhu 55 derajat Celcius agar virus yang ada dalam daging mati dan tidak menimbulkan risiko apa pun bagi konsumen,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara peternak dan pemerintah daerah, diharapkan penyebaran penyakit Jembrana dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap populasi sapi di Bombana bisa diminimalisir. Para peternak diminta untuk terus berkoordinasi dengan dinas terkait dalam menjaga kesehatan ternak mereka, sehingga sektor peternakan di daerah ini tetap produktif dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian Bombana juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan bantuan teknis kepada peternak mengenai penanganan penyakit Jembrana, serta memperkuat ketahanan kesehatan hewan di wilayah Bombana. Dengan adanya himbauan ini, diharapkan para peternak lebih sigap dalam menangani penyakit yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi ternak mereka.




Kodim 1431/Bombana Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Penuh Hikmat

Bombana, SultraNET.| – Dalam suasana khidmat dan sederhana, Kodim 1431/Bombana melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Koridor Makodim Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Selasa (17/09/2024). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kodim 1431/Bombana, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama, hingga anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana.

Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sebagai momen untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Kodim.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi ajang refleksi bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan tugas sebagai prajurit,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim 1431/Bombana menegaskan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai prajurit, kita harus mampu menerapkan nilai-nilai keteladanan dari Rasulullah, seperti kejujuran, kesederhanaan, dan kedisiplinan, baik dalam bertugas maupun dalam kehidupan pribadi,” tambahnya.

84

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Ny. Rafika Andi Irfandi beserta anggotanya juga hadir dan turut serta dalam menjaga kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Hal ini memperkuat rasa solidaritas dan keakraban di antara anggota dan keluarga besar Kodim 1431/Bombana.

Dengan peringatan ini, Kodim 1431/Bombana berharap agar semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur dari Nabi Muhammad SAW dapat terus hidup dan menjadi landasan dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat.




Syahrir Lantoni: Janji dan Kualitas Kepemimpinan

CALON Bupati Bombana Ir H Burhanuddin, MSi Tak Henti-hetinya menyambangi warga sampai ke desa terpencil di seberang lautan.

Seperti pada Sabtu 14 September 2024, Burhanuddin menghadiri undangan pertemuan tokoh masyarakat dan warga Desa Batu Lamburi di Kecamatan Masaloka Raya.

Burhanuddin dan istri Hj Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos beserta rombongan menempuh perjalanan laut dari Pantai Tabako di Kecamatan Rumbia Tengah ke tanjung di Desa Batu Lamburi.

Jika saja janji-janji pemimpin sebelumnya dipenuhi yaitu membangun jembatan ke Masaloka Raya, perjalanan laut seperti ini tentu hanya menjadi alternatif.

Sayangnya, janji tinggal janji, sehingga harapan masyarakat Masaloka Raya untuk dibangunkan jembatan penyeberangan itu kini tertuju kepada Ir H Burhanuddin dan wakilnya Ahmad Yani.

Harapan masyarakat Desa Batu Lamburi dan desa-desa lainnya di Masaloka Raya kepada Burhanuddin dan Ahmad Yani disampaikan pada pertemuan di salah satu rumah tokoh masyarakat setempat. Pertemuan dihadiri 60-an warga dan ibu-ibu desa.

Letak Desa Batu Lamburi berada di sisi tanjung Masaloka Raya. Mereka bermukim di pesisir dengan mata pencarian nelayan.

Transportasi lokal antar desa dan dusun sehari-hari hanya kendaraan roda dua. Motor-motor mereka harus diseberangkan dengan perahu untuk sampai ke Kecamatan Mataoleo atu Rumbia Tengah dan melanjutkan ke ibu kota Kabupaten Bombana di Kasipute.

Dalam pertemuan ada juga keluhan masyarakat tentang krisis air bersih. Warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan membeli dengan harga Rp 5 ribu per jerigen.

Dulu di zaman Bupati Tafdil telah diresmikan instalasi air bersih PDAM, dengan mengalirkan pipa-pipa ke rumah warga.

Namun hanya beberapa hari setelah diresmikan sudah tidak jalan. Perawatan mesin dan penampungan air di instalasi itu nyaris tidak dilakukan.

Pernah ada inisiatif warga untuk mengadakan sumur bor. Tapi hanya mampu 10 meter. Air yang keluar hanya air asin. Di kedalaman 40 meter juga tidak bisa menjangkau sumber air. Diperkirakan kedalam 100 meter lebih baru bisa dapat sumber air.

Masalah ini juga mengemuka dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan warga. Ungkapan mereka jangan ada lagi janji-janji manis di sini seperti pemimpin yang lalu-lalu namun tidak terbukti. Mereka yakin Burhanuddin bukan hanya bisa berjanji, tapi juga bukti.

Burhanuddin seperti haram mengumbar janji, namun jika berjanji pasti dibuktikan. Seperti ketika berjanji menerangi Pulau Kabaena dengan listrik 24 jam dibuktikan dengan baik.

Saya masih ingat rekaman janji-janjinya. Selama saya ada di Bombana, insya Allah listrik Pulau Kabaena akan menyala 24 jam. Janji itu dibuktikan dengan launching “Listrik Kabaena 24 Jam Menyala” di Sikeli.

Di saat itu pula, mantan Pj Bupati di tiga kabupaten berbeda di Sultra ini menyatakan niatnya untuk membanahi jalan di pulau itu.

Niatnya itu dimulai saat membuka Festival Tangkeno ke-10 di Tangkeno. Itu setelah jakan-jalan menuju festival bolong-bolong. Dia terguncang-guncang.

Niat ini pun dibuktikan dengan menggelontorkan anggaran hampir 80 miliar sehingga jalan dari Kabaena Barat ke Timur sudah teraspal.

Jika saja tidak diganti di tengah jalan di periode kedua, jalan aspal lingkar Kabaena bakal tersambung.

Itulah bukti, bagaimana Burhanuddin taat pada janji. Fakta-fakta ini diakui masyarakat Bombana, terutama warga Pulau Kabaena.

Ketika ada ungkapan Burhanuddin hanya “poles-poles” dan “cat-cat” dari hasil jerih payah 10 tahun sebelumnya, tentu sulit dipercaya. Ungkapan ini dipertanyakan balik. Lantas apa yang kemu lakukan setelah Atikurahman? Apa yang signifikan 10 tahun untuk rakyat Bombana? Listrik? Tata kota? Infrastruktur jalan? Atau apa?

Dalam wacana pembangunan, ada istilah liar bahwa siapa pun pemimpinnya, pembangunan tetap jalan. Istilah kerennya auto pilot. Karena ada masyarakat, ada perdagangan, ada transaksi, ada kebutuhan masyarakat yang akan terus dipenuhinya. Ada relasi-relasi sosial juga. Masyarakat siapapun akan selalu beradaptasi dengan kebutuhan dan lingkungannya.

Di situasi ini pembangunan akan tetap jalan sebodoh apapun pemimpinnya. Pemerintah tinggal membuat regulasi, perda, UU, dan kebijakan. Sukses atau tidaknya kepemimpinan tidak diukur pembangunan yang auto pilot itu, tapi signifikansi dan percepatannya.

Pemimpin yang punya kualitas personal, tentu lebih mudah mendeteksi masalah dan kebutuhan masyarakatnya. Kualitas ledearshipnya akan cepat meramu sumberdaya yang ada dengan metodologi yang pas. Burhanuddin hampir memiliki semua itu, sehingga dia menjadi pilihan terbaik untuk Bombana. Itu saja.

 




Gebyar PAUD Bombana Ajang Tingkatkan Kreativitas Anak

Bombana, Sultranet.com – Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana sekaligus Bunda PAUD, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, secara resmi membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Selasa (17/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pendidikan anak usia dini melalui berbagai perlombaan.

Dalam acara tersebut, sebanyak 132 peserta ambil bagian, terdiri dari 88 peserta lomba mewarnai dan 44 grup tari kreasi dari berbagai wilayah se-Kabupaten Bombana. Antusiasme peserta dan pendidik terlihat jelas dalam unjuk kebolehan dan kreativitas yang disuguhkan.

Bunda PAUD Aeni Mutmainnah, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung program pembinaan PAUD. Ia menekankan bahwa kerjasama dengan jaringan di tingkat pusat maupun daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini di Bombana.

“Salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas PAUD adalah dengan menyelenggarakan Gebyar PAUD ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan stimulasi terhadap aspek tumbuh kembang anak sekaligus memberi ruang bagi anak-anak dan para pendidik untuk menunjukkan kreativitas mereka,” ujar Aeni Mutmainnah.

Suasana Gebyar PAUD Bombana
Suasana Gebyar PAUD Bombana

Ia juga menyampaikan pesan kepada peserta untuk mengikuti lomba dengan penuh keceriaan dan semangat. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan proses untuk membangun rasa percaya diri pada anak-anak.

“Juara bukanlah akhir dari sebuah lomba, tetapi ini adalah bagian dari proses agar anak-anakku lebih percaya diri,” tambahnya.

Selain itu, Bunda PAUD mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya program PAUD melalui kegiatan yang kreatif dan edukatif seperti Gebyar PAUD. Ia berharap acara ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan berkembang, serta memperkuat sinergi antara orang tua, pendidik, dan pemerintah dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana beserta jajaran, Ketua Gugus PAUD se-Kabupaten Bombana, serta para orang tua yang antusias mendukung anak-anak mereka.

Gebyar PAUD Bombana diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memacu semangat kreativitas anak usia dini sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Bombana.




Bertemu H. Burhanuddin, Warga Desa Babamolingku Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pertanian

Bombana sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, bersama pasangannya Ahmad Yani, mengunjungi Desa Babamolingku, Kecamatan Poleang Barat, pada Selasa, 17 September 2024.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan utama mereka terkait buruknya kondisi infrastruktur jalan serta masalah di sektor pertanian.

Warga Desa Babamolingku berharap H. Burhanuddin, jika terpilih, bisa memperbaiki jalan yang saat ini rusak parah, sehingga mempermudah akses transportasi dan distribusi hasil pertanian.

Selain itu, mereka juga meminta perhatian khusus pada ketersediaan pupuk dan dukungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Saat musim hujan, jalanan menjadi sulit dilalui, dan ini sangat memengaruhi aktivitas pertanian kami. Kami berharap Pak Burhanuddin bisa memperbaiki jalan ini dan membantu kami dengan fasilitas pertanian yang lebih baik,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi hal ini, H. Burhanuddin berjanji akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan mendukung sektor pertanian.

“Saya akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik, sehingga kegiatan ekonomi dan pertanian bisa berjalan lancar. Selain itu, kami akan memperhatikan kebutuhan petani, terutama dalam penyediaan pupuk dan fasilitas lainnya,” kata Burhanuddin.

H. Burhanuddin saat silaturahmi dengan warga Babamolingku
H. Burhanuddin saat silaturahmi dengan warga Babamolingku

Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah H. Abustam, tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua DPRD Bombana yang saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara selama dua periode dari Partai Gerindra yang menyatakan dukungannya terhadap calon bupati ini.

Ia menilai kepemimpinan Burhanuddin akan membawa perubahan positif bagi Bombana, khususnya di bidang infrastruktur dan pertanian.

Warga Desa Babamolingku pun menyambut baik komitmen Burhanuddin dan berharap agar janji-janji tersebut bisa segera terealisasi, jika ia terpilih sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik.