Bersama PKK Dasawisma Flamboyan Desa Langkema, Babinsa Koramil 02/Kabaena Kerja Bakti Penanaman Pohon

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, dipimpin oleh Bati Tuud Koramil 02 Kabaena, Peltu Muh. Haris, melaksanakan kegiatan kerja bakti penanaman pohon di Lingkungan 1 Langkema, Desa Langkema, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesejukan lingkungan di masa depan melalui penghijauan di lahan kosong. Rabu, 11/09/2024

Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Kepala Dusun, Suryanto, Bersama Masyarakatnya serta Ibu-ibu PKK Dasawisma Flamboyan Desa Langkema. Sebanyak 50 pohon yang terdiri dari pohon jati dan mahoni ditanam pada kegaitan Karya Bakti tersebut.

Peltu Muh. Haris, menyampaikan harapannya bahwa penanaman pohon ini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Dengan adanya pohon-pohon ini, diharapkan ke depan lingkungan kita akan menjadi lebih hijau dan sejuk, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ungkapnya.

Salah satu anggota PKK Dasawisma Flamboyan, Ibu Asnia, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung kegiatan ini yang ikut melibatkan PKK. Semoga dengan penghijauan ini, lingkungan kami menjadi lebih asri dan nyaman untuk generasi mendatang,” Ujarnya.

Kepala Dusun Langkema, Suryanto, juga turut menyampaikan pandangannya terkait kegiatan tersebut.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik dalam menjaga kelestarian lingkungan di desa kami. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan,” Harap Suryanto.

Kapten Inf Efendi, Danramil 1431-02/Kabaena turut menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kami selalu siap mendukung kegiatan yang bertujuan untuk kebaikan masyarakat, terutama dalam hal menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.




Foto Bersama Plt Bupati Muna Dijadikan Isu Politik di FB, H. Saparuddin Daeng Tona Bantah Cabut Dukungan

MUNA, Sultranet.com – Ketua Kerukunan Bugi Makassar Turatea (KBMT) Kabupaten Muna, H. Saparuddin Daeng Tona, membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa dirinya mencabut dukungan politik terhadap pasangan calon Pilkada Muna 2024, Rajiun-Purnama, usai fotonya bersama Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta, diposting di media sosial Facebook.

Saparuddin mengklarifikasi bahwa kehadirannya di rumah jabatan (Rujab) Plt Bupati Muna pada Minggu malam, 8 September 2024, semata-mata memenuhi undangan dan tidak terkait dengan kepentingan politik.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya diundang oleh salah seorang suruhan Plt Bupati yang dikenalnya.

“Sebenarnya, saya sudah mau dijemput sehari sebelumnya, tetapi karena sakit demam, saya baru bisa hadir keesokan malamnya. Sesampainya di kediaman beliau, kami hanya berbincang biasa, tidak ada pembicaraan politik atau dukungan,” terang Saparuddin pada Selasa, 10 September 2024.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pertemuan tersebut, tidak ada permintaan dari Plt Bupati Bachrun untuk memberikan dukungan politik.

“Beliau hanya berterima kasih atas kedatangan saya. Tidak ada permintaan dukungan atau pembicaraan terkait Pilkada,” tambahnya.

Kehadiran Saparuddin di Rujab Plt Bupati tersebut hanya berlangsung sekitar 15 menit, setelah itu ia pulang untuk melaksanakan shalat Isya.

Namun, belakangan fotonya bersama Bachrun diposting di Facebook oleh sejumlah akun yang memelintir pertemuan itu sebagai indikasi dirinya akan mencabut dukungan dari pasangan Rajiun-Purnama.

Menanggapi kabar tersebut, Saparuddin menegaskan bahwa dukungannya kepada Rajiun-Purnama masih solid dan konsisten.

“Saya tidak pernah berbicara bahwa saya akan mencabut dukungan. Ini adalah pertemuan pertama saya dengan Pak Bachrun, dan tidak ada obrolan tentang dukungan politik sama sekali,” jelasnya.

Ia juga sangat menyayangkan tindakan sejumlah oknum yang memanfaatkan fotonya bersama Plt Bupati sebagai alat politik.

“Saya baru tahu soal foto yang viral itu dari adik saya. Sampai sekarang, saya masih mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil, tetapi saya meminta agar pihak yang memposting foto tersebut meminta maaf secara terbuka,” tegasnya.

Kendati merasa dirugikan oleh postingan tersebut, Saparuddin masih memberi kesempatan kepada pihak-pihak yang terlibat untuk meminta maaf.

“Kalimat yang menyebut saya mencabut dukungan itu tidak benar sama sekali. Saya masih solid mendukung Rajiun-Purnama sampai saat ini,” pungkasnya.




Dugaan Korupsi di Desa Lowulowu, HMI Laporkan Kepala Desa ke Polres Buton Tengah

Baubau, SultraNET.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau secara resmi melaporkan dugaan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan pencucian uang yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Desa Lowulowu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah. Selasa (10/9/2024)

Laporan ini telah disampaikan kepada Kapolres Buton Tengah dan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus ini.

Dalam laporannya, HMI yang diwakili oleh Ketua Komisariat Fekon Unidayan, Andris Nopriansya Tahir Asmar, menyampaikan bahwa subsidi untuk program “Gelar Pangan Murah” yang ditetapkan minimal sebesar 35% oleh Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, hanya diberikan sebesar 13% oleh Pemerintah Desa Lowulowu.

Hal ini menciptakan kecurigaan bahwa anggaran desa telah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi oknum pemerintah desa.

Andris mengungkapkan bahwa dalam program “Gelar Pangan Murah,” harga beras dan minyak goreng yang seharusnya disubsidi sesuai ketentuan tidak mencapai angka yang diharapkan.

Masyarakat desa diminta membayar Rp 108.000 per karung beras, yang seharusnya dijual dengan harga sekitar Rp 90.000 setelah subsidi 35%.

“Subsidi yang seharusnya minimal 35% justru hanya diberikan 13%. Ini jelas merugikan masyarakat dan melanggar ketentuan pemerintah kabupaten,” tegas Andris.

Tak hanya soal subsidi pangan, HMI juga menyoroti dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan jalan tani di desa.

Mereka mencurigai adanya markup besar-besaran dalam pelaksanaan proyek tersebut, di mana volume pekerjaan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diubah secara sepihak oleh perangkat desa.

“Kami menduga ada markup besar-besaran dalam proyek pembangunan jalan tani, di mana volume pekerjaan tidak sesuai dengan RAB yang telah diubah sepihak oleh perangkat desa,” ungkapnya.

Selain itu, program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang dilakukan di desa tersebut juga dianggap gagal.

HMI menyatakan bahwa air yang disalurkan ke masyarakat adalah air asin dan tidak layak konsumsi.

“Pamsimas yang seharusnya menyediakan air layak konsumsi justru gagal total, air yang dialirkan asin dan fasilitas rusak,” bebernya

Laporan HMI juga menyebutkan bahwa Kepala Desa Lowulowu diduga melakukan penyalahgunaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dana sebesar Rp 50 juta yang seharusnya dialokasikan untuk BUMDes dialihkan untuk proyek rabat beton di halaman kantor desa tanpa melalui persetujuan mekanisme resmi.

“Dana BUMDes sebesar Rp 50 juta dialihkan untuk proyek lain tanpa melalui mekanisme yang sah. Ini bentuk nyata penyalahgunaan anggaran,” ungkapnya.

Selain itu, ada laporan pemotongan gaji perangkat desa yang dilakukan oleh kepala desa dengan alasan yang tidak jelas dan tanpa pembahasan anggaran.

Hal ini semakin memperkuat dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa Lowulowu dan jajaran perangkat desanya.

Selain dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang, HMI juga melaporkan adanya dugaan tindak pidana pencucian uang.

Uang sebesar Rp 20 juta yang merupakan pengembalian dari mantan Kepala Desa Lowulowu atas perintah Kejaksaan Negeri Buton terkait dugaan korupsi program pelatihan komputer pada masa jabatan sebelumnya, tidak dikembalikan ke kas negara.

Uang tersebut malah disimpan dalam rekening desa dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh kepala desa yang baru.

“Kami mencurigai uang itu digunakan untuk keperluan pribadi oleh Kepala Desa Lowulowu. Sampai saat ini, uang tersebut belum dikembalikan ke kas negara,” ungkap pelapor.

HMI Komisariat Fekon Unidayan menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum bagi masyarakat Lowulowu yang dirugikan.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai masyarakat mendapatkan keadilan yang mereka butuhkan,” tutup Andris Nopriansya dengan tegas.

Hingga berita di rilis, pihak Pemerintah Desa Lowulowu belum terkonfirmasi. (JY)




Inspektorat Bombana Hadiri Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola TIK dalam Mendukung SPBE dan Transformasi Digital

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Asistensi dengan tema Kebijakan Tata Kelola TIK dalam Mendukung Penyelenggaraan SPBE, Satu Data Indonesia, Transformasi Digital, dan Keterpaduan Layanan Digital di Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) melalui Direktorat Tata Kelola Aplikasi Informatika pada Kamis, 5 September 2024, bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari.

Kegiatan yang dihadiri secara daring oleh Direktur Tata Kelola Aptika Kementerian Kominfo RI, Aries Kusdaryono, S.Kom., M.Kom., Ph.D, ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga terkait, termasuk Tim Tata Kelola Sistem Elektronik Pemerintahan Kementerian PAN-RB, Tim Satu Data Indonesia dari Bappenas, serta Pusat Riset Sains Data dan Informasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari BSSN, Kepala Dinas Kominfo se-Sulawesi Tenggara, serta sejumlah pejabat terkait dari Inspektorat Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana.

Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan digitalisasi layanan pemerintahan yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan fondasi utama bagi transformasi digital nasional, yang sejalan dengan Nawacita ke-2 untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

“SPBE bukan hanya sekadar penerapan teknologi, tetapi juga soal menciptakan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Ridwan. (10/9/2024)

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Ridwan menekankan bahwa penyusunan rencana dan anggaran SPBE, serta kebijakan audit TIK, perlu menjadi prioritas.

Ini bertujuan agar manajemen SPBE dapat berjalan dengan baik di semua tingkatan pemerintahan. Selain itu, Ridwan juga menyadari tantangan yang dihadapi daerah, seperti kurangnya kapasitas teknis dan pemahaman mengenai regulasi TIK.

Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan asistensi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang tata kelola TIK yang baik dan benar.

“Kami berharap, setelah sosialisasi ini, tantangan tersebut bisa teratasi dan pemerintah daerah semakin siap untuk menghadapi perkembangan teknologi digital,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI, Aries Kusdaryono, yang hadir secara virtual, mengungkapkan pentingnya peran Kementerian Kominfo dalam mendukung berbagai sektor pemerintahan untuk memfasilitasi digitalisasi.

“Penerapan SPBE yang terintegrasi di seluruh lini pemerintahan sangat penting untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Kami ingin memastikan bahwa setiap dinas di provinsi, kabupaten, dan kota bisa mengelola data dan informasi dengan cara yang benar dan terorganisir,” ungkap Aries.

Aries juga menekankan bahwa pemetaan infrastruktur digital yang terstruktur dengan baik akan mempermudah integrasi antar sistem dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Desain infrastruktur SPBE yang baik akan memungkinkan pemanfaatan data secara maksimal, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan,” katanya.

Sosialisasi ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk memperkuat infrastruktur digital, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan SPBE.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan digitalisasi layanan publik akan lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital di Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana.

Ke depan, Inspektorat Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendampingi setiap proses digitalisasi pemerintahan di daerah guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. (adv)




Deklarasi Damai Pilkada 2024, Pj. Bupati Bombana Imbau Jaga Suasana Kondusif dan Demokratis

Bombana, 10 September 2024 – Dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Polres Bombana menggelar acara Deklarasi Damai yang resmi dibuka oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Acara yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pihak terkait yang memiliki peran penting dalam kelancaran Pilkada 2024.

Deklarasi Damai ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024. Acara ini juga diharapkan menjadi simbol komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelangsungan demokrasi yang jujur, adil, dan damai.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman dan damai selama proses pemilihan. “Sebagai pemerintah daerah, saya mengajak kita semua, khususnya para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka turut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Edy Suharmanto.

Pentingnya pendidikan politik dan pemahaman terhadap proses demokrasi juga menjadi sorotan utama dalam sambutan Bupati. Ia mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak untuk memilih dan dipilih dengan aman, tanpa adanya gangguan yang merusak jalannya proses demokrasi. “Tugas kita adalah menjaga agar Pilkada Bombana 2024 berjalan dengan penuh integritas, bebas dari potensi kerusuhan, serta bebas dari berita bohong atau hoaks yang dapat memengaruhi opini publik,” imbuh Edy Suharmanto.

Acara Deklarasi Damai ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam suksesnya pelaksanaan Pemilihan, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, jajaran Polres Bombana, perwakilan KPU Bombana, Bawaslu, Ketua DPRD, Kajari Bombana, Kodim 1431 Bombana, serta sejumlah anggota partai politik, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan selama proses Pemilihan. “Kami akan memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar dan aman. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bisa merusak suasana,” ujar AKBP Roni Syahendra.

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan pentingnya penanggulangan penyebaran hoaks, yang sering kali menjadi isu utama dalam setiap proses pemilihan. “Mari bersama-sama kita lawan penyebaran hoaks, terutama di media sosial yang dapat memecah belah persatuan dan merusak proses demokrasi,” tandasnya.

Deklarasi Damai ini juga diwarnai dengan penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan para calon peserta pemilihan, partai politik, dan pihak terkait lainnya. Penandatanganan ini menjadi simbol bahwa seluruh pihak berkomitmen untuk menjalankan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024 dengan penuh integritas, menjaga etika politik, serta menghindari segala bentuk kecurangan yang dapat merusak proses demokrasi.

Selain itu, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto juga mengingatkan akan pentingnya peran media dalam mengawasi proses Pemilihan. “Media harus aktif dalam memberikan informasi yang benar dan objektif kepada masyarakat. Media juga diharapkan dapat membantu mengawasi dan melaporkan setiap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas Pemilihan,” katanya.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, dengan cara menghindari tindakan-tindakan yang dapat merusak proses Pemilihan. “Mari kita semua berkomitmen untuk menjaga Pilkada ini berjalan dengan adil, damai, dan transparan. Jangan biarkan politik praktis merusak kualitas demokrasi yang kita bangun,” tegasnya.

Dengan adanya deklarasi damai ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerjasama dalam memastikan Pilkada 2024 berjalan aman dan berkualitas. “Pilkada yang damai dan berkualitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau pihak keamanan, tetapi juga seluruh masyarakat. Bersama-sama kita bisa menciptakan demokrasi yang lebih baik untuk Kabupaten Bombana,” tutup Pj. Bupati Bombana.

Acara deklarasi damai ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif menuju Pilkada yang aman, tertib, dan bebas dari potensi kerusuhan. Dengan komitmen bersama ini, semua pihak berjanji untuk menjalankan Pemilihan dengan integritas, menghindari segala bentuk penyimpangan, serta memastikan bahwa demokrasi berjalan dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Bombana.

Sebagai penutup, Pj. Bupati Bombana mengingatkan bahwa pesta demokrasi ini bukan hanya untuk memilih pemimpin, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan antarwarga, membangun semangat kebersamaan, serta memastikan bahwa suara rakyat didengar dengan jujur dan adil. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita sukseskan Pilkada 2024 dengan penuh kedamaian dan semangat persatuan,” ujar Edy Suharmanto, mengakhiri sambutannya.

Dengan adanya acara Deklarasi Damai ini, harapannya adalah seluruh masyarakat Bombana dapat menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Sebuah langkah menuju demokrasi yang lebih baik di Kabupaten Bombana, dengan menjaga keamanan dan kedamaian sebagai prioritas utama.




Koramil 01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, Kerja Bakti Pembersihan Parit di Desa Lakomea

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, bersama masyarakat Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, melaksanakan kerja bakti pembersihan parit. Selasa,(10/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar desa, terutama Saat musim hujan.

Serda Sambas Difinubun Babinsa Lakomea menyampaikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat.

“Kerja bakti ini sangat penting untuk memastikan parit tetap bersih dan aliran air lancar. Hal ini akan membantu mencegah banjir di musim hujan nanti,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“TNI selalu siap membantu masyarakat, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lakomea, Efendi, S.Ip, mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan masyarakat yang telah berpartisipasi.

“Kerja bakti ini sangat membantu kami dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih dan sehat. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan,” tuturnya.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan kebersihan lingkungan Desa Lakomea terus terjaga, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya gotong-royong dalam menjaga fasilitas umum seperti parit.




PJ Bupati Edy Suharmanto Bersumpah Netral di Pilkada Bombana

Bombana, SultraNET.com – Penjabat (PJ) Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menegaskan sikap netralitasnya dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bombana yang akan dihelat pada  November datang.

Pernyataan ini sekaligus membantah tuduhan bahwa dirinya tidak netral dan mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung salah satu calon.

Edy menekankan komitmennya untuk menjaga netralitas ASN serta memastikan Pilkada berjalan dengan damai dan sukses.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Deklarasi Damai yang berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, pada Selasa (10/09/2024).

Acara tersebut mengusung tema “Pilkada Damai: Tolak Politik Uang, Berita Hoaks, dan Politik Identitas”.

PJ Bupati juga meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menindak tegas jika terdapat ASN yang tidak netral dalam proses Pilkada.

“Saya mendengar banyak yang mengatakan bahwa saya mengarahkan ASN untuk mendukung salah satu calon, demi Allah, tidak ada arahan dari saya. Tugas saya adalah mengarahkan agar Pilkada sukses, agar rakyat memilih sesuai hati nurani mereka, dan lahir pemimpin terbaik sesuai kehendak rakyat,” tegas Edy Suharmanto dalam sambutannya.

Deklarasi ini juga merupakan bentuk komitmen dari seluruh elemen masyarakat Bombana untuk menolak politik uang, berita hoaks, serta politik identitas.

Edy Suharmanto berharap bahwa melalui deklarasi ini, masyarakat Bombana dapat menjalani Pilkada dengan damai dan menjaga persatuan, tanpa adanya pengaruh buruk dari isu-isu negatif yang kerap muncul menjelang pemilihan.

Selain itu, salah satu pemateri dalam acara tersebut, Dr. M. Najib Husain, seorang pengamat politik dari Universitas Haluoleo, turut memberikan apresiasi terhadap netralitas yang ditunjukkan oleh PJ Bupati Bombana.

DR. M. Najib Husain saat menyampaikan Materi
DR. M. Najib Husain saat menyampaikan Materi

Menurutnya, Edy Suharmanto merupakan salah satu PJ Bupati paling netral di Sulawesi Tenggara dan layak melanjutkan kepemimpinannya hingga Pilkada selesai.

“Saya melihat PJ Bupati Edy Suharmanto sangat menjaga integritas dan netralitasnya. Ini penting agar Pilkada berjalan dengan baik dan masyarakat dapat memilih pemimpin mereka tanpa adanya tekanan atau pengaruh politik uang,” ujar Najib Husain.

Dengan adanya deklarasi damai ini, diharapkan Pilkada Bombana akan berjalan lancar, bebas dari segala bentuk manipulasi, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat.

Pihak Bawaslu dan kepolisian juga diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap potensi pelanggaran, terutama terkait politik uang, penyebaran berita hoaks, dan isu politik identitas yang dapat memecah belah masyarakat.

 




Bertemu Generasi Muda, H. Burhanuddin Komitmen Tingkatkan Fasilitas Publik

Bombana, SultraNET.com – Calon Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, yang dikenal dengan akronim “BERANI” (Bersama Burhanuddin dan Ahmad Yani), berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas publik, khususnya yang mendukung kegiatan pemuda.

Hal ini disampaikan dalam kunjungannya ke Gelanggang Olahraga (GOR) Rumbia pada Senin, 9 September 2024. Kunjungan tersebut berlangsung pukul 17.00 WITA.

Pada kesempatan itu, Burhanuddin berinteraksi langsung dengan para pemuda yang sedang melakukan berbagai aktivitas olahraga seperti bola basket, futsal, dan latihan memanah.

Antusiasme para pemuda terlihat jelas saat mereka menyambut kedatangan Burhanuddin, yang secara santai turut berdialog dengan mereka mengenai pengembangan fasilitas olahraga di daerah tersebut.

“Saya sangat senang melihat antusiasme adik-adik kita dalam berolahraga. Fasilitas seperti GOR ini sangat penting untuk mendukung perkembangan minat dan bakat mereka,” kata Burhanuddin.

Menurutnya, GOR Rumbia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan bakat olahraga, namun memerlukan revitalisasi agar lebih optimal dalam mendukung kegiatan pemuda.

Burhanuddin menegaskan bahwa salah satu fokus utamanya bersama pasangan calon wakilnya adalah meningkatkan fasilitas publik yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk fasilitas olahraga.

H. Burhanuddin berdialog dengan generasi muda Bombana
H. Burhanuddin berdialog dengan generasi muda Bombana

Ia menyadari pentingnya sarana yang memadai untuk mendorong tumbuhnya generasi muda yang sehat dan berprestasi, yang nantinya dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah.

“Kami akan memperhatikan bagaimana GOR ini bisa lebih baik lagi, baik dari segi sarana maupun manajemen pengelolaannya. Ini akan menjadi prioritas dalam program kami,” tambah Burhanuddin.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Burhanuddin untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda yang dianggap sebagai pilar utama pembangunan Bombana ke depan.

Melalui pendekatan informal ini, ia ingin menyerap aspirasi langsung dari mereka, termasuk harapan dan kebutuhan terkait fasilitas umum.

Selain bidang olahraga, Burhanuddin juga menyinggung komitmen program yang lebih luas, yakni pengembangan fasilitas publik di berbagai sektor.

Menurutnya, Bombana membutuhkan perbaikan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, dan olahraga.

Kegiatan silaturahmi ini merupakan salah satu agenda rutin Burhanuddin dalam rangka membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat Bombana.

Sebagai calon bupati, ia optimistis dapat membawa perubahan positif melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di daerah tersebut, dengan fokus pada pemuda sebagai penggerak perubahan masa depan.

Dengan begitu, Burhanuddin berharap dukungan dari masyarakat, khususnya generasi muda, yang nantinya diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Bombana yang lebih maju dan sejahtera. (*)




Dinas Pertanian Bombana Salurkan 25 Ton Benih Padi untuk Perluasan Areal Tanam

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menggelar penyerahan bantuan benih padi sawah varietas Ciherang kepada kelompok tani di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Benih padi yang diserahkan sebanyak 25.000 kg dengan target penanaman seluas 1.000 hektare. (9/9/2024)

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, didampingi oleh Camat Rarowatu, Zakir, S.Pd., dan Kepala Desa Lakomea, Efendi, SH. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hasbi, SP.MM, Kabid Penyuluhan Hasriani Husain, SP, UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bombana Heriyani, SP, M.Si, serta sejumlah pejabat lainnya dari kelompok jabatan fungsional di bidang pertanian.

Sarif dalam arahannya menyampaikan harapannya agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan para petani untuk memperhatikan jadwal tanam serta kondisi cuaca yang tidak menentu, guna memastikan hasil yang maksimal. “Bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan indeks pertanaman serta mengatasi inflasi daerah melalui peningkatan produksi pangan,” ujarnya.

Selain bantuan benih padi untuk PAT, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana juga mendapatkan alokasi bantuan lainnya dari Kementerian Pertanian melalui dana APBN tugas pembantuan (TP) pusat dan provinsi. Bantuan tersebut mencakup:

  1. Bantuan benih padi sawah PAT pusat seluas 1.000 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bombana.
  2. Bantuan benih padi sawah pusat akibat kekeringan seluas 1.000 hektare.
  3. Bantuan benih padi sawah pusat kegiatan PAT dan pompanisasi seluas 1.065 hektare.
  4. Bantuan benih padi sawah TP provinsi seluas 500 hektare.

Untuk wilayah Kecamatan Rarowatu sendiri, terdapat alokasi bantuan untuk penanaman seluas 416 hektare yang mencakup 27 kelompok tani dengan total 465 orang petani. Benih-benih tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendukung petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah tantangan cuaca ekstrem dan inflasi. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan perekonomian petani di Kabupaten Bombana, khususnya di Kecamatan Rarowatu, akan terus meningkat.




Karya Bakti, Babinsa Koramil 03/Poleang dan Masyarakat Bersihkan Parit di Desa Molaeno

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana bersama masyarakat Desa Molaeno, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, menggelar kegiatan karya bakti pembersihan parit. Senin (8/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta mencegah terjadinya banjir di desa tersebut.

Serda Justang mengungkapkan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini adalah upaya kami bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta mengantisipasi terjadinya banjir saat musim hujan tiba,” ujar Serda Justang. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan desa.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan yang turut memberikan pernyataan, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin.

“Pembersihan lingkungan merupakan salah satu tugas penting kami, dan melalui karya bakti seperti ini, kami berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan,” katanya.

Kepala Desa Molaeno, Sarifuddin, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dari Babinsa dan Koramil 1431-03/Poleang. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari pihak TNI dalam membantu menjaga kebersihan desa. Semoga kerjasama ini terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Molaeno akan pentingnya kebersihan lingkungan, terutama dalam mencegah potensi banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut.