Panwascam Parigi Muna Abaikan Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Oknum Kades

MUNA, Sultranet.com – Dugaan pelanggaran pemilu mencuat dalam kampanye pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, nomor urut 1, Bachrun Labuta-Asrafil (BAHTERA) di Desa Kolasa, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, pada Jumat (27/09/2024).

Dalam kampanye tersebut, Kepala Desa Parigi, Drs. LM Nurasim, diduga hadir dan terlibat, yang menjadi perhatian publik setelah fotonya beredar luas di media sosial.

Kehadiran pejabat pemerintah desa dalam kampanye politik seperti ini seharusnya menjadi sorotan, terutama bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), termasuk Panwascam dan pengawas desa setempat. Namun, dugaan pelanggaran tersebut tidak dianggap serius dan terkesan diabaikan oleh Panwascam Parigi.

Ketua Panwascam Parigi, Rahman, membenarkan bahwa Kades Parigi, Drs. LM Nurasim, terlihat dalam tenda kampanye Paslon BAHTERA. Namun, Rahman menyatakan bahwa masalah ini telah diselesaikan di tempat tanpa melanjutkan sebagai temuan pelanggaran pemilu.

“Kami sudah menyampaikan kepada Pak Desa bahwa aparat desa tidak boleh ikut kampanye, dan dia langsung keluar,” jelas Rahman pada Sabtu (28/09/2024) saat dihubungi melalui telepon.

Rahman juga menyatakan bahwa pihaknya tidak melihat adanya komunikasi antara Kades Parigi dengan Paslon BAHTERA. “Kalau ada komunikasi, kami pasti langsung menindak. Tapi setelah diberitahu, Pak Desa langsung meninggalkan lokasi,” tambahnya.

Namun, tindakan Panwascam Parigi ini menuai kritik. Berdasarkan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 490, kepala desa yang dengan sengaja melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye dapat dikenai pidana penjara hingga satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta.

Selain itu, dalam Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, disebutkan bahwa kepala desa dilarang ikut serta atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum atau Pilkada.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi terhadap Kades Parigi, Drs. LM Nurasim, melalui pesan WhatsApp belum mendapat tanggapan.




Tanamkan Cinta Kebersihan Lingkungan Sejak Dini, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Ajak Siswa SDN 29  Lampeantani Kerja Bakti

Bombana, SultraNET.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama masyarakat dan siswa SDN 29 Lampeantani menggelar kegiatan kerja bakti pembersihan parit (drainase) di Desa Lampeantani, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sabtu (28/09). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kebersihan lingkungan sejak dini kepada generasi muda, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Kegiatan kerja bakti ini dihadiri oleh beberapa pihak, termasuk Kepala Desa Lampeantani, Iksan, S.Pd.,Babinsa dari Koramil 1431-01/Rumbia, Serka M. Saleh dan Serda Mastang serta warga masyarakat. Selain itu, sebanyak 30 siswa SDN 29 Lampeantani turut serta dalam aksi peduli lingkungan ini, memberikan contoh positif bagi masyarakat setempat.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Ajak Siswa SDN 29  Lampeantani Kerja Bakti
Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Ajak Siswa SDN 29  Lampeantani Kerja Bakti

Serka M. Saleh, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, mengungkapkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak untuk mencintai kebersihan sejak dini. Mereka adalah generasi penerus yang akan menjaga dan melestarikan lingkungan kita di masa depan,” ujarnya.

Kepala Desa Lampeantani, Iksan, S.Pd., juga menyambut baik kegiatan ini dan berterima kasih atas partisipasi Babinsa dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kerja bakti ini menjadi bukti nyata sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” harapnya.

Selain itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin turut menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan. “TNI selalu siap bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bombana,” katanya.

Dengan partisipasi aktif dari siswa SD, masyarakat, dan aparat desa, kegiatan ini berjalan lancar dan diharapkan dapat membangkitkan kesadaran lingkungan bagi seluruh warga Desa Lampeantani.




Mantan Ketua dan Ketua DPRD Bombana Terpilih Dukung Penuh H. Burhanuddin

Bombana, sultranet.com – Dukungan kuat terus mengalir kepada calon Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam safari politiknya di Pulau Kabaena, Sabtu (28/9/2024)

Mantan Ketua DPRD Bombana periode 2005-2009, H. Abustam, dan Ketua DPRD Bombana terpilih periode 2024-2029, Iskandar SP, menunjukkan dukungan penuh mereka untuk Burhanuddin.

H. Abustam, yang juga mantan Ketua Tim Pemenangan H. Tafdil selama dua periode sebagai Bupati Bombana, menegaskan bahwa perubahan di Bombana sangat diperlukan.

Menurutnya anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Gerindra itu, keberlanjutan dinasti politik di Bombana hanya akan membawa daerah tersebut ke jurang ketertinggalan.

“Saya bertaruh atas nama baik saya untuk mendukung perubahan yang akan dibawa oleh Burhanuddin. Jika dinasti politik ini terus berjalan, Bombana akan menjadi negeri yang hilang arah. Saya jamin, Burhanuddin akan membawa perubahan, dan insyaallah, kita akan menang,” tegas Abustam.

Iskandar SP, Ketua DPRD Bombana terpilih yang merupakan putra asli Kabaena, juga menyatakan dukungan penuh kepada Burhanuddin.

Ia menekankan bahwa dirinya akan memastikan janji-janji Burhanuddin, terutama terkait pembangunan di Kabaena, akan terpenuhi.

“Saya jamin Burhanuddin tidak akan ingkar janji, terutama untuk pembangunan di Kabaena. Saya sendiri yang akan menagihnya dan memastikan semua janji itu terealisasi. Saya tidak pernah salah memilih orang yang tepat untuk Kabaena,” kata Iskandar.

Iskandar juga menambahkan bahwa selama Bombana berdiri, ini adalah kali pertama ia secara aktif terlibat dalam safari politik seorang calon bupati.

Hal ini, menurutnya, didasari oleh keyakinannya terhadap visi dan misi Burhanuddin dalam membangun Bombana yang lebih baik.

Dukungan dua tokoh besar ini semakin memperkuat posisi Burhanuddin sebagai calon yang memiliki kepercayaan besar dari elite politik dan masyarakat Bombana.

Dengan dukungan dari H. Abustam dan Iskandar SP, Burhanuddin diyakini memiliki peluang besar untuk membawa perubahan signifikan bagi Bombana.




Sultra Kirim Kontingen Siap Berlaga di Peparnas XVII Solo

Kendari, sultranet.com – Provinsi Sulawesi Tenggara resmi melepas kontingennya untuk berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII yang akan digelar di Solo, Jawa Tengah. Pelepasan ini dilakukan pada Jumat, 27 September 2024, di lobby Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, dengan diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tenggara, Sukanto Toding. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Tenggara, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sultra, pelatih, official, serta para atlet disabilitas yang akan bertanding.

Dalam sambutannya, Sukanto Toding mengingatkan seluruh kontingen untuk menjaga nama baik Sulawesi Tenggara dan membawa kebanggaan daerah. Ia menegaskan pentingnya disiplin dan tepat waktu selama ajang berlangsung. “Setiap kali kita bertanding, kita tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa kehormatan daerah. Tunjukkan sikap disiplin, sportivitas, dan rasa kesatuan dalam setiap pertandingan,” katanya. Sukanto juga menekankan tiga nilai utama yang harus dipegang oleh para atlet dan pelatih, yaitu “3S”: Syukur, Sportivitas, dan Satu Kesatuan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi atlet dalam menghadapi tantangan dan meraih hasil terbaik.

Selain itu, Kadispora Sultra, La Ode Hidayat, mengingatkan para atlet dan pelatih bahwa kekompakan tim menjadi kunci utama kesuksesan. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tim Sultra sangat bergantung pada latihan yang telah dilakukan selama sebulan terakhir. “Insya Allah, hasil terbaik dari latihan akan terlihat di arena pertandingan. Tunjukkan kemampuan maksimal kalian di setiap cabang olahraga,” pesan La Ode Hidayat kepada kontingen Sultra. Ia juga mengajak seluruh atlet untuk menjaga kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat dalam membawa Sulawesi Tenggara menuju prestasi gemilang.

Ketua NPC Sulawesi Tenggara, Dr. Kafarudin, dalam laporan persiapan kontingen, mengungkapkan rasa bangga atas semangat yang ditunjukkan oleh atlet disabilitas Sultra. Meski memiliki keterbatasan, para atlet telah menunjukkan motivasi luar biasa untuk mengharumkan nama daerah. Kontingen Sulawesi Tenggara yang akan berlaga di Peparnas XVII terdiri dari 55 orang, dengan 27 atlet, 10 pelatih, dan 18 pendukung kontingen. Mereka akan berpartisipasi dalam 9 cabang olahraga, antara lain atletik, tenis meja, catur, bulu tangkis, renang, panahan, taekwondo, tenpin bowling, dan angkat berat.

Dengan keberagaman jenis disabilitas, tim Sultra terdiri dari 23 atlet daksa dan 4 atlet netra. Para atlet diharapkan dapat memberikan yang terbaik di arena Peparnas dan mengharumkan nama Sulawesi Tenggara. Pada akhir acara, Asisten III Setda Sultra, Sukanto Toding, menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua Tim Kontingen Provinsi Sulawesi Tenggara, sebagai tanda pelepasan resmi untuk bertanding di Peparnas XVII Solo.

Dengan semangat sportivitas dan kekompakan, kontingen Sultra siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di ajang Peparnas yang prestisius ini. Semoga perjuangan mereka dapat membuahkan hasil yang membanggakan bagi Sulawesi Tenggara.




Habiskan Uang Milyaran, Program Udang Vaname Wakatobi Masih Merugi

Sultranet.com, Wakatobi – Program udang vaname pemerintah kabupaten Wakatobi yang dirancang lewat Dinas Perikanan telah menelan uang negara hingga milyaran rupiah.

Meskipun sudah menelan anggaran kurang lebih 5 Milyar sejak tahun 2022, program yang dibanggakan pada masa pemerintahan Haliana tersebut hingga saat ini belum menuai hasil alias merugi.

Hal itu memicu reaksi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Wakatobi pada Amandemen DPRD terkait APBD-P 2024.

Salah seorang anggota dewan, Arman Alini mengatakan, program tersebut hanya menghabiskan uang negara dan tidak berdampak pada pemberdayaan masyarakat.

“Kalau tidak menguntungkan secara ekonomi dan tidak berdampak pada pembukaan lapangan kerja, saya kira program ini tidak perlu dilanjutkan,”ucapnya.

Menurutnya, budidaya udang Vaname dalam skala besar juga berdampak terhadap lingkungan akibat limbah cair yang dihasilkan.

“Kami berharap program ini bisa dialihkan ke pemberdayaan nelayan melalui pembinaan nelayan keramba jaring apung, budidaya rumput laut dan nelayan tangkap serta nelayan rumpon dengan pengadaan kapal pelingkar yang ramah lingkungan,”tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala dinas Perikanan kabupaten Wakatobi, Saoruddin mengatakan, terkait dengan anggaran yang telah dikeluarkan oleh negara untuk program tersebut menurutnya, masih berupa investasi.

“Milyaran yang dihabiskan itu untuk pembangunan sarana dan prasarana tetapnya misalnya seperti mesin, penggalian pipa tandon, mesin genset dan gedung pakan,”tepisnya.

Ia perkirakan, untuk bisa melihat keuntungan dari budidaya dari udang Vaname kecuali menunggu selama lima tahun. Menurut analisanya, panen yang dihasilkan bisa capai puluhan ton.

“Artinya uang daerah yang dikeluarkan sekian milyar itu bisa kembali dalam waktu 3 atau 4 tahun kedepan,”terangnya.

Laporan : Samidin




Kolaka Utara Deklarasi ODF, Targetkan Kabupaten Sehat 2025

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara resmi mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, sebagai bagian dari upaya mencapai predikat Kabupaten Sehat pada 2025. Jum’at (27/9/2024)

Deklarasi yang berlangsung di Hotel Berlian ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Hj. Usnia, SKM, M.KM, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, dan tenaga kesehatan.

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, dalam sambutannya, menekankan pentingnya komitmen seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung program ODF ini.

“Kita harus bersatu padu untuk mewujudkan Kolaka Utara yang sehat. Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan berkomitmen penuh untuk mencapai target bebas ODF,” ujar Yusmin.

Program ODF ini melibatkan 16 puskesmas dan laboratorium kesehatan di Kolaka Utara, serta didukung oleh tenaga kesehatan lingkungan dan 13 dokter ahli yang tengah melanjutkan pendidikan spesialisasi untuk memperkuat sektor kesehatan di masa depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara juga menegaskan bahwa pencapaian status bebas ODF menjadi syarat penting dalam penilaian Kabupaten Sehat. Saat ini, Kolaka Utara berada pada kategori “Padapa”, namun diharapkan pada 2025 bisa mencapai kategori “Wiwerda” dalam penilaian tersebut.

“Ini adalah langkah strategis menuju lingkungan yang lebih sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Hj. Usnia, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, mengapresiasi deklarasi ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi perilaku buang air besar sembarangan hingga nol persen.

“Kolaka Utara menjadi kabupaten ketujuh di Sulawesi Tenggara yang mendeklarasikan ODF, setelah Kendari, Buton, Bau-Bau, dan Kolaka,” kata Usnia.

Untuk mendorong semangat masyarakat, Pemkab Kolaka Utara memberikan penghargaan berupa piagam dan insentif senilai 1 juta rupiah kepada desa dan kecamatan yang telah berhasil meraih status bebas ODF.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada kepala puskesmas yang wilayah kerjanya mencapai target tersebut.

Deklarasi ODF di Kolaka Utara ini diharapkan menjadi langkah awal menuju tercapainya status Kabupaten Sehat 2025, dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan.

 

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




Ini Alasan Rajiun-Purnama Pilih Kampanye di Kawasan Perkebunan Desa Bangkali Barat

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan, memilih kawasan perkebunan terpencil di Desa Bangkali Barat, Kecamatan Watopute, sebagai lokasi kampanye kedua mereka pada Jumat (27/09/2024).

Keputusan ini dinilai berbeda dari kebiasaan kampanye pasangan calon lainnya yang lebih sering memilih lokasi ramai.

Pasangan yang dikenal dengan akronim Rahmatnya Muna ini mengungkapkan bahwa alasan utama memilih lokasi tersebut adalah rencana pengembangan Kota Raha baru.

Jika terpilih pada Pilkada serentak 27 November 2024, kawasan ini akan menjadi salah satu target pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan yang saat ini masih berupa tanah dan bebatuan cadas.

Rajiun Tumada datang ke lokasi kampanye menggunakan motor trail, melihat langsung kondisi jalan yang terjal.

Meski jauh dari pusat keramaian, ratusan warga Desa Bangkali Barat tetap hadir untuk mendukung pasangan idola mereka.

Antusiasme warga semakin terlihat ketika mereka mendengarkan pemaparan Rajiun tentang pentingnya pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, La Ode Aliba, menegaskan bahwa pilihan lokasi kampanye ini sangat tepat, karena kawasan tersebut telah lama menantikan perhatian pemerintah, khususnya terkait pembangunan jalan.

Aliba juga mengungkapkan bahwa proposal pengembangan jalan yang diajukan masyarakat hingga kini belum mendapat tanggapan dari pihak berwenang.

“Saya sudah berulang kali mengajukan proposal, tapi tidak ada tindak lanjut. Syukurnya, misi Bapak Rajiun-Purnama sejalan dengan harapan kami,” ujar Aliba.

Sementara itu, Rajiun menegaskan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi besar untuk pengembangan. Sebagai mantan Bupati Muna Barat, ia mengaku sering melewati jalur tersebut dan paham betul kondisi infrastruktur yang ada.

Ia berkomitmen untuk menjadikan wilayah ini sebagai salah satu prioritas pengembangan jika terpilih dalam Pilkada mendatang.

“Jalur ini sudah sering saya lewati, dan saya tahu persis apa yang dibutuhkan. Inilah yang menjadi bagian dari visi pembangunan kami ke depan,” tegas Rajiun.

Dengan strategi kampanye yang fokus pada daerah terpencil dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, pasangan Rajiun-Purnama berusaha mendapatkan dukungan luas di seluruh wilayah Kabupaten Muna.




Buka Pendaftaran PTPS, Panwaslu Kecamatan Mataoleo Butuh 14 Pengawas

Bombana, sultranet.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bombana resmi membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilu 2024. Proses rekrutmen ini juga berlangsung di Kecamatan Mataoleo, yang membutuhkan 14 PTPS dari 11 desa.

Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan Mataoleo, Harlan, S.S., M.A.P., menjelaskan bahwa pihaknya akan menyeleksi PTPS dari beberapa desa di wilayahnya.

“Kami menerima 14 PTPS dari 11 desa,” ujarnya. Jumat (27/9/2024)

Adapun rincian jumlah PTPS per desa, yakni Desa Pulau Tambako membutuhkan 2 orang, Desa Lora sebanyak 3 orang, dan Desa Mawar 1 orang.

Sementara Desa Toli-Toli, Desa Batu Sempe Indah, Desa Hambawa, Desa Tajuncu, Desa Pomontoro, Desa Laloa, dan Desa Liano masing-masing membutuhkan 1 orang PTPS.

Calon peserta diwajibkan melengkapi beberapa persyaratan, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, pas foto terbaru ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar, serta fotokopi ijazah terakhir yang dilegalisir dengan menunjukkan ijazah asli.

Selain itu, calon peserta juga harus membuat surat pernyataan bermaterai Rp10.000 yang berisi kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Syarat lainnya meliputi sehat jasmani dan rohani, bebas dari narkotika, tidak pernah menjadi anggota partai politik dalam 5 tahun terakhir, dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan.

Harlan juga menambahkan bahwa pendaftaran diperpanjang hingga 10 Oktober 2024.

“Kami berharap masyarakat yang memenuhi syarat bisa segera mendaftarkan diri untuk berkontribusi dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu,” tutupnya.




Andi Nirwana-Heryanto usung BPJS Gratis untuk 100 Persen Warga Bombana

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 2, Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto, menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan akses kesehatan melalui program unggulan BPJS Gratis.

Program ini dirancang sebagai solusi bagi 100 persen warga Bombana agar mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya, hanya dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga (KK).

Program BPJS Gratis yang diusung oleh pasangan ini diharapkan dapat menjawab masalah utama yang sering dihadapi masyarakat, seperti tingginya biaya pengobatan, keterbatasan fasilitas medis, dan sulitnya akses di daerah pelosok.

Andi Nirwana menekankan bahwa program ini bukan hanya janji politik, tetapi merupakan langkah nyata untuk memastikan semua warga Bombana mendapatkan hak kesehatan yang layak.

“Kesehatan adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Dengan program BPJS Gratis, kami ingin semua warga Bombana bisa berobat tanpa khawatir soal biaya,” ujar Andi Nirwana dalam kampanye terbarunya, Jumat (27/9/2024)

Pasangan Andi Nirwana-Heryanto juga berkomitmen untuk mendaftarkan 100% warga Bombana sebagai peserta BPJS serta meningkatkan infrastruktur dan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.

Heryanto menambahkan bahwa mereka akan memastikan layanan kesehatan menjangkau semua warga, termasuk di daerah terpencil, dengan menambah tenaga medis dan meningkatkan fasilitas kesehatan.

Respon positif dari masyarakat Bombana terlihat jelas selama kampanye ini.

Rini, seorang ibu rumah tangga dari Desa Lantari Jaya, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Dengan BPJS Gratis, saya merasa lebih tenang karena anak-anak saya bisa mendapatkan pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,” katanya.

Dengan program BPJS Gratis, pasangan Andi Nirwana-Heryanto ingin memastikan kesehatan menjadi prioritas utama dalam membangun Bombana yang lebih sehat dan sejahtera.

Mereka percaya bahwa akses kesehatan yang layak adalah hak semua warga dan harus dijamin oleh pemerintah.

Pasangan ini berjanji untuk segera merealisasikan program tersebut jika terpilih dalam Pilkada 2024, memberikan masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga Bombana.




Surahman Terpilih Ketua PC Lembaga Dakwah NU Bombana

Bombana, sultranet.com – Pada pemilihan secara demokratis, Surahman resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Bombana. Jumat (27/9/2024)

Dalam sambutannya usai terpilih, ia menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin lembaga dakwah tersebut, meski mengakui beban yang akan dihadapinya cukup berat.

“Memang banyak hal yang harus kita pikirkan. Namun, dengan niat lillahi ta’ala, insya Allah saya akan menjalankan amanah ini. Saya juga meminta dukungan dari Ketua PCNU dan teman-teman lainnya dalam perjalanan LDNU ke depan, karena ini adalah lembaga di bawah naungan PCNU Bombana,” ujar Surahman.

Surahman menambahkan bahwa dalam mengemban tugas ini, ia berharap agar tidak dibiarkan bekerja sendiri.

Ia meminta bimbingan dan arahan dari para pengurus PCNU agar LDNU Bombana dapat menjalankan program-program dakwah dengan lebih baik.

“Jangan biarkan saya sendiri mengemban amanah ini,” tandasnya.

Ketua LDNU Wilayah Sulawesi Tenggara, Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.Hi., yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan pentingnya memasukkan orang-orang yang mampu berdakwah dengan toleransi dan berpaham Ahlussunnah Wal Jama’ah ke dalam struktur kepengurusan LDNU.

Menurutnya, kepengurusan LDNU harus diisi oleh orang-orang yang dapat menghadapi tantangan dakwah di era modern.

“Kita berharap pengurus yang terpilih hari ini dapat menjalankan program dakwah dengan baik. Mereka harus memiliki pemahaman yang moderat dan mampu meredam potensi paham-paham ekstrem yang berkembang,” katanya.

Andi Intang juga mengungkapkan bahwa pembentukan pengurus LDNU di tingkat cabang sebelumnya tidak aktif, namun kali ini ada komitmen untuk memastikan kepengurusan LDNU berjalan lebih efektif.

Program ini diharapkan bisa dijalankan secara menyeluruh di seluruh Indonesia. Bombana menjadi daerah kedua setelah Kabupaten Muna yang telah membentuk kepengurusan cabang LDNU baru.

“Dalam pemilihan ini, kita melihat proses yang benar-benar mencerminkan demokrasi. Pengurus yang terpilih adalah mereka yang memang siap bekerja,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi Intang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pengurusan LDNU. Menurutnya, dakwah harus dikuasai oleh kalangan muda yang mampu memanfaatkan media modern untuk menyebarkan pesan Islam yang rahmatan lil alamin.

Dengan terpilihnya Surahman sebagai Ketua PC LDNU Bombana, diharapkan kegiatan dakwah di wilayah tersebut semakin berkembang dan mampu memberikan pemahaman yang moderat kepada masyarakat, sejalan dengan prinsip-prinsip Ahlussunnah Wal Jama’ah yang dianut Nahdlatul Ulama.