Dinas Pertanian Bombana Imbau Peternak Waspadai Penyakit Jembrana pada Sapi Bali

Bombana, sultranet.com – Penyakit Jembrana, yang menyerang sapi Bali, kembali menjadi perhatian di Kabupaten Bombana. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan ditularkan antar sapi, tanpa menimbulkan risiko bagi manusia. Meski demikian, peternak diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan ternaknya guna mencegah penyebaran penyakit ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyakit Jembrana tidak berbahaya bagi manusia, sehingga tidak perlu ada kepanikan di kalangan masyarakat. “Jangan panik, penyakit Jembrana hanya menyerang sapi Bali dan tidak menular kepada manusia. Dagingnya aman untuk dikonsumsi, selama dimasak dengan sempurna di atas suhu 55 derajat Celcius,” ujarnya, (18/9/2024).

Penyakit Jembrana ini ditandai dengan sejumlah gejala pada sapi yang terinfeksi, di antaranya adalah demam tinggi, bengkaknya kelenjar limfe, diare berdarah, keluarnya saliva secara berlebihan, keringat darah, serta pucatnya warna mulut, mata, dan alat kelamin. Gejala lainnya termasuk ingus yang keluar berlebihan dari mulut dan hidung, sapi banyak minum, lesu, menurunnya berat badan, dan adanya benjolan di pangkal leher.

Penularan penyakit Jembrana terjadi melalui kontak langsung antara sapi yang terinfeksi dengan sapi yang sehat. Selain itu, penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung melalui serangga, seperti lalat Tabanus rubidus, serta melalui alat-alat medis seperti jarum suntik yang tidak steril.

Untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan, sapi yang terinfeksi dapat diberikan obat anti radang, antinyeri, dan penurun demam. Pemberian vitamin juga disarankan guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan mempercepat proses penyembuhan.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian Bombana mengimbau kepada peternak untuk tidak membiarkan sapi berkeliaran bebas, melainkan harus dikandangkan agar tidak berisiko menularkan penyakit kepada ternak lain. “Dengan mengandangkan sapi, Anda telah melindungi ternak Anda sendiri dan populasi sapi di sekitarnya,” tegas Sarif.

Selain itu, peternak juga diminta untuk segera melaporkan jika ada sapi yang menunjukkan gejala-gejala Jembrana kepada petugas peternakan. “Jika ternak Anda sakit, segera lapor ke petugas peternakan di nomor 085333439834 atau 085162803219. Petugas kami siap membantu menangani kasus ini dengan langkah-langkah yang tepat,” tambahnya.

Imbauan Dinas Pertanian Bombana
Imbauan Dinas Pertanian Bombana

Penyakit Jembrana yang disebabkan oleh virus ini memang hanya menyerang sapi Bali, namun dampaknya bisa sangat merugikan bagi peternak apabila tidak segera diatasi. Penyebarannya yang cepat dan kondisi sapi yang melemah dengan gejala parah bisa berujung pada kematian sapi, jika tidak ditangani secara baik. Oleh sebab itu, peternak di Bombana diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan baik.

Selain itu, peternak juga diimbau untuk menjaga kebersihan kandang serta lingkungan sekitar, terutama dengan meminimalisir keberadaan serangga pengganggu seperti lalat. Penggunaan alat-alat kesehatan yang steril juga sangat penting untuk mencegah penularan melalui jarum suntik atau alat medis lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian akan terus memantau perkembangan penyakit ini di lapangan dan melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif. Peternak diharapkan dapat bekerja sama dengan petugas peternakan untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga dan menghindari dampak ekonomi yang lebih besar akibat wabah penyakit ini.

Sebagai tambahan, Sarif juga mengingatkan bahwa meskipun daging sapi yang terjangkit penyakit Jembrana tetap aman dikonsumsi, proses memasaknya harus dilakukan dengan benar untuk memastikan keamanan pangan. “Pastikan daging sapi dimasak dengan matang di atas suhu 55 derajat Celcius agar virus yang ada dalam daging mati dan tidak menimbulkan risiko apa pun bagi konsumen,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara peternak dan pemerintah daerah, diharapkan penyebaran penyakit Jembrana dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap populasi sapi di Bombana bisa diminimalisir. Para peternak diminta untuk terus berkoordinasi dengan dinas terkait dalam menjaga kesehatan ternak mereka, sehingga sektor peternakan di daerah ini tetap produktif dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian Bombana juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan bantuan teknis kepada peternak mengenai penanganan penyakit Jembrana, serta memperkuat ketahanan kesehatan hewan di wilayah Bombana. Dengan adanya himbauan ini, diharapkan para peternak lebih sigap dalam menangani penyakit yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi ternak mereka.




Kodim 1431/Bombana Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Penuh Hikmat

Bombana, SultraNET.| – Dalam suasana khidmat dan sederhana, Kodim 1431/Bombana melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Koridor Makodim Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Selasa (17/09/2024). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kodim 1431/Bombana, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama, hingga anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana.

Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sebagai momen untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Kodim.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi ajang refleksi bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan tugas sebagai prajurit,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim 1431/Bombana menegaskan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai prajurit, kita harus mampu menerapkan nilai-nilai keteladanan dari Rasulullah, seperti kejujuran, kesederhanaan, dan kedisiplinan, baik dalam bertugas maupun dalam kehidupan pribadi,” tambahnya.

84

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Ny. Rafika Andi Irfandi beserta anggotanya juga hadir dan turut serta dalam menjaga kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Hal ini memperkuat rasa solidaritas dan keakraban di antara anggota dan keluarga besar Kodim 1431/Bombana.

Dengan peringatan ini, Kodim 1431/Bombana berharap agar semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur dari Nabi Muhammad SAW dapat terus hidup dan menjadi landasan dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat.




Syahrir Lantoni: Janji dan Kualitas Kepemimpinan

CALON Bupati Bombana Ir H Burhanuddin, MSi Tak Henti-hetinya menyambangi warga sampai ke desa terpencil di seberang lautan.

Seperti pada Sabtu 14 September 2024, Burhanuddin menghadiri undangan pertemuan tokoh masyarakat dan warga Desa Batu Lamburi di Kecamatan Masaloka Raya.

Burhanuddin dan istri Hj Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos beserta rombongan menempuh perjalanan laut dari Pantai Tabako di Kecamatan Rumbia Tengah ke tanjung di Desa Batu Lamburi.

Jika saja janji-janji pemimpin sebelumnya dipenuhi yaitu membangun jembatan ke Masaloka Raya, perjalanan laut seperti ini tentu hanya menjadi alternatif.

Sayangnya, janji tinggal janji, sehingga harapan masyarakat Masaloka Raya untuk dibangunkan jembatan penyeberangan itu kini tertuju kepada Ir H Burhanuddin dan wakilnya Ahmad Yani.

Harapan masyarakat Desa Batu Lamburi dan desa-desa lainnya di Masaloka Raya kepada Burhanuddin dan Ahmad Yani disampaikan pada pertemuan di salah satu rumah tokoh masyarakat setempat. Pertemuan dihadiri 60-an warga dan ibu-ibu desa.

Letak Desa Batu Lamburi berada di sisi tanjung Masaloka Raya. Mereka bermukim di pesisir dengan mata pencarian nelayan.

Transportasi lokal antar desa dan dusun sehari-hari hanya kendaraan roda dua. Motor-motor mereka harus diseberangkan dengan perahu untuk sampai ke Kecamatan Mataoleo atu Rumbia Tengah dan melanjutkan ke ibu kota Kabupaten Bombana di Kasipute.

Dalam pertemuan ada juga keluhan masyarakat tentang krisis air bersih. Warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan membeli dengan harga Rp 5 ribu per jerigen.

Dulu di zaman Bupati Tafdil telah diresmikan instalasi air bersih PDAM, dengan mengalirkan pipa-pipa ke rumah warga.

Namun hanya beberapa hari setelah diresmikan sudah tidak jalan. Perawatan mesin dan penampungan air di instalasi itu nyaris tidak dilakukan.

Pernah ada inisiatif warga untuk mengadakan sumur bor. Tapi hanya mampu 10 meter. Air yang keluar hanya air asin. Di kedalaman 40 meter juga tidak bisa menjangkau sumber air. Diperkirakan kedalam 100 meter lebih baru bisa dapat sumber air.

Masalah ini juga mengemuka dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan warga. Ungkapan mereka jangan ada lagi janji-janji manis di sini seperti pemimpin yang lalu-lalu namun tidak terbukti. Mereka yakin Burhanuddin bukan hanya bisa berjanji, tapi juga bukti.

Burhanuddin seperti haram mengumbar janji, namun jika berjanji pasti dibuktikan. Seperti ketika berjanji menerangi Pulau Kabaena dengan listrik 24 jam dibuktikan dengan baik.

Saya masih ingat rekaman janji-janjinya. Selama saya ada di Bombana, insya Allah listrik Pulau Kabaena akan menyala 24 jam. Janji itu dibuktikan dengan launching “Listrik Kabaena 24 Jam Menyala” di Sikeli.

Di saat itu pula, mantan Pj Bupati di tiga kabupaten berbeda di Sultra ini menyatakan niatnya untuk membanahi jalan di pulau itu.

Niatnya itu dimulai saat membuka Festival Tangkeno ke-10 di Tangkeno. Itu setelah jakan-jalan menuju festival bolong-bolong. Dia terguncang-guncang.

Niat ini pun dibuktikan dengan menggelontorkan anggaran hampir 80 miliar sehingga jalan dari Kabaena Barat ke Timur sudah teraspal.

Jika saja tidak diganti di tengah jalan di periode kedua, jalan aspal lingkar Kabaena bakal tersambung.

Itulah bukti, bagaimana Burhanuddin taat pada janji. Fakta-fakta ini diakui masyarakat Bombana, terutama warga Pulau Kabaena.

Ketika ada ungkapan Burhanuddin hanya “poles-poles” dan “cat-cat” dari hasil jerih payah 10 tahun sebelumnya, tentu sulit dipercaya. Ungkapan ini dipertanyakan balik. Lantas apa yang kemu lakukan setelah Atikurahman? Apa yang signifikan 10 tahun untuk rakyat Bombana? Listrik? Tata kota? Infrastruktur jalan? Atau apa?

Dalam wacana pembangunan, ada istilah liar bahwa siapa pun pemimpinnya, pembangunan tetap jalan. Istilah kerennya auto pilot. Karena ada masyarakat, ada perdagangan, ada transaksi, ada kebutuhan masyarakat yang akan terus dipenuhinya. Ada relasi-relasi sosial juga. Masyarakat siapapun akan selalu beradaptasi dengan kebutuhan dan lingkungannya.

Di situasi ini pembangunan akan tetap jalan sebodoh apapun pemimpinnya. Pemerintah tinggal membuat regulasi, perda, UU, dan kebijakan. Sukses atau tidaknya kepemimpinan tidak diukur pembangunan yang auto pilot itu, tapi signifikansi dan percepatannya.

Pemimpin yang punya kualitas personal, tentu lebih mudah mendeteksi masalah dan kebutuhan masyarakatnya. Kualitas ledearshipnya akan cepat meramu sumberdaya yang ada dengan metodologi yang pas. Burhanuddin hampir memiliki semua itu, sehingga dia menjadi pilihan terbaik untuk Bombana. Itu saja.

 




Gebyar PAUD Bombana Ajang Tingkatkan Kreativitas Anak

Bombana, Sultranet.com – Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana sekaligus Bunda PAUD, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, secara resmi membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Selasa (17/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pendidikan anak usia dini melalui berbagai perlombaan.

Dalam acara tersebut, sebanyak 132 peserta ambil bagian, terdiri dari 88 peserta lomba mewarnai dan 44 grup tari kreasi dari berbagai wilayah se-Kabupaten Bombana. Antusiasme peserta dan pendidik terlihat jelas dalam unjuk kebolehan dan kreativitas yang disuguhkan.

Bunda PAUD Aeni Mutmainnah, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung program pembinaan PAUD. Ia menekankan bahwa kerjasama dengan jaringan di tingkat pusat maupun daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini di Bombana.

“Salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas PAUD adalah dengan menyelenggarakan Gebyar PAUD ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan stimulasi terhadap aspek tumbuh kembang anak sekaligus memberi ruang bagi anak-anak dan para pendidik untuk menunjukkan kreativitas mereka,” ujar Aeni Mutmainnah.

Suasana Gebyar PAUD Bombana
Suasana Gebyar PAUD Bombana

Ia juga menyampaikan pesan kepada peserta untuk mengikuti lomba dengan penuh keceriaan dan semangat. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan proses untuk membangun rasa percaya diri pada anak-anak.

“Juara bukanlah akhir dari sebuah lomba, tetapi ini adalah bagian dari proses agar anak-anakku lebih percaya diri,” tambahnya.

Selain itu, Bunda PAUD mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya program PAUD melalui kegiatan yang kreatif dan edukatif seperti Gebyar PAUD. Ia berharap acara ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan berkembang, serta memperkuat sinergi antara orang tua, pendidik, dan pemerintah dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana beserta jajaran, Ketua Gugus PAUD se-Kabupaten Bombana, serta para orang tua yang antusias mendukung anak-anak mereka.

Gebyar PAUD Bombana diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memacu semangat kreativitas anak usia dini sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Bombana.




Bertemu H. Burhanuddin, Warga Desa Babamolingku Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pertanian

Bombana sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, bersama pasangannya Ahmad Yani, mengunjungi Desa Babamolingku, Kecamatan Poleang Barat, pada Selasa, 17 September 2024.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan utama mereka terkait buruknya kondisi infrastruktur jalan serta masalah di sektor pertanian.

Warga Desa Babamolingku berharap H. Burhanuddin, jika terpilih, bisa memperbaiki jalan yang saat ini rusak parah, sehingga mempermudah akses transportasi dan distribusi hasil pertanian.

Selain itu, mereka juga meminta perhatian khusus pada ketersediaan pupuk dan dukungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Saat musim hujan, jalanan menjadi sulit dilalui, dan ini sangat memengaruhi aktivitas pertanian kami. Kami berharap Pak Burhanuddin bisa memperbaiki jalan ini dan membantu kami dengan fasilitas pertanian yang lebih baik,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi hal ini, H. Burhanuddin berjanji akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan mendukung sektor pertanian.

“Saya akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik, sehingga kegiatan ekonomi dan pertanian bisa berjalan lancar. Selain itu, kami akan memperhatikan kebutuhan petani, terutama dalam penyediaan pupuk dan fasilitas lainnya,” kata Burhanuddin.

H. Burhanuddin saat silaturahmi dengan warga Babamolingku
H. Burhanuddin saat silaturahmi dengan warga Babamolingku

Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah H. Abustam, tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua DPRD Bombana yang saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara selama dua periode dari Partai Gerindra yang menyatakan dukungannya terhadap calon bupati ini.

Ia menilai kepemimpinan Burhanuddin akan membawa perubahan positif bagi Bombana, khususnya di bidang infrastruktur dan pertanian.

Warga Desa Babamolingku pun menyambut baik komitmen Burhanuddin dan berharap agar janji-janji tersebut bisa segera terealisasi, jika ia terpilih sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik.

 




Rapat Perdana PKK dan DWP Kolut, Komitmen Sinergi Tekan Inflasi dan Stunting

Kolaka Utara, sultranet.com – Pj Ketua TP-PKK Kolaka Utara (Kolut), Ny. Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, memimpin rapat perdana bersama jajaran pengurus PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Kantor PKK Kolut. Senin, 16 September 2024

Rapat tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan perkenalan antara pengurus baru serta membahas sinergi antara PKK dan DWP dalam mendukung program-program kerja di Kolaka Utara.

Dalam rapat perdana ini, Ny. Hj. Nurhayati Yusmin didampingi oleh Ketua DWP Kolaka Utara, Ny. Suriana Taufik, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah sinergis antara kedua organisasi tersebut.

Kehadiran Suriana Taufik menambah kekuatan kolaborasi antara PKK dan DWP untuk menyukseskan program-program strategis yang telah direncanakan.

Nurhayati menegaskan pentingnya sinergisitas antara organisasi PKK dan DWP dalam mendukung kinerja masing-masing, terutama dalam menjalankan program-program kerja yang telah dicanangkan.

Salah satu fokus utamanya adalah mendukung program Penjabat Bupati Kolut, H. Yusmin, S.Pd., MH, yaitu gerakan menanam hortikultura di lahan-lahan Pemda yang tidak termanfaatkan.

Program ini diharapkan dapat menekan laju inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan.

“Sinergi antara PKK dan DWP sangat penting dalam mendukung program-program daerah, terutama dalam menurunkan angka inflasi dan mengurangi kemiskinan ekstrem di Kolaka Utara,” ujar Nurhayati.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk menekan angka stunting di Kolaka Utara.

Foto bersama usai pelaksanaan Rapat
Foto bersama usai pelaksanaan Rapat

Nurhayati menghimbau agar para pengurus PKK di setiap tingkat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman hortikultura, sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Kami menghimbau agar seluruh pengurus PKK memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman hortikultura. Ini adalah upaya nyata untuk mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Sekretaris PKK Kolut, Ny. Nurjaya, dan Ketua DWP Kolut, Ny. Suriana Taufik, juga hadir dalam rapat tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap arahan dan kebijakan yang disampaikan oleh Pj Ketua TP-PKK.

Dalam rapat ini, ditekankan pula bahwa kolaborasi antara PKK dan DWP serta DWP KCD akan menjadi kunci dalam menyukseskan program penurunan inflasi, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pengurangan angka stunting di Kolaka Utara.

Sumber: Kominfo Kolut




Gebyar PAUD Bombana 2024: Wujudkan Generasi Kreatif dan Percaya Diri Sejak Dini

Bombana, Sulawesi Tenggara — Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, secara resmi membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Selasa (17/9/2024) di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana. Acara ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas pendidikan anak usia dini, dengan mengusung tema semangat kebersamaan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Gebyar PAUD 2024 diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba mewarnai yang diikuti oleh 88 peserta dan lomba tari kreasi yang melibatkan 44 grup dari seluruh Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana beserta jajarannya, Ketua Gugus PAUD se-Kabupaten Bombana, para pendidik PAUD, serta orang tua yang antusias menyaksikan penampilan anak-anak mereka.

Dalam sambutannya, Aeni Mutmainnah menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Ia mengajak masyarakat, pemerintah, dan mitra organisasi untuk terus bersinergi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Bombana.

“Gebyar PAUD adalah salah satu bentuk komitmen kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Bombana. Kegiatan ini tidak hanya memberikan stimulasi pada aspek tumbuh kembang anak, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka,” ujar Aeni Mutmainnah.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada anak-anak yang mengikuti lomba agar berlomba dengan penuh semangat dan kegembiraan.

“Juara bukanlah tujuan utama, melainkan bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah anak-anak kita dapat tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan mereka dengan maksimal,” tambahnya.

Gebyar PAUD ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua lebih peduli terhadap perkembangan anak mereka, sekaligus menjalin hubungan yang erat dengan para pendidik dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.

Lomba mewarnai dan tari kreasi menjadi sorotan utama dalam acara ini. Peserta dengan antusias menunjukkan bakat seni dan kreativitas mereka di hadapan para juri. Orang tua yang hadir pun terlihat bangga melihat anak-anak mereka tampil percaya diri di panggung.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, acara seperti Gebyar PAUD menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab para pendidik, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang baik, kita dapat mencetak generasi yang unggul di masa depan,” jelasnya.

Di akhir acara, penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kreativitas mereka. Namun, lebih dari itu, Gebyar PAUD ini menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara pemerintah, pendidik, dan orang tua dalam mempersiapkan Generasi Emas Bombana.

Acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang, serta memperkuat hubungan antara orang tua, pendidik, dan pemerintah dalam memajukan pendidikan di Bombana. Melalui kegiatan ini, Bombana semakin optimis dalam mencetak generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.




Pembangunan Gedung Pelayanan Walker Wanci Diduga Sarat Korupsi

Sultranet.com, Wakatobi – Proyek kontruksi fisik pembangunan gedung pelayanan walker Wanci di kelurahan Mandati ll, Kecamatan Wangi-wangi Selatan kabupaten Wakatobi menuai sorotan publik.

Hal itu diutarakan oleh Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan Sulawesi Tenggara La Ode Achmad Najhan. Ia mengungkapkan, proyek tersebut diduga kuat terindikasi akan jadi sarang Korupsi.

Pasalnya, dalam pembangunan gedung Pelayanan Walker Wanci yang dikerjakan oleh CV Ganiyu Ootahu Mandiri dengan menelan anggaran miliaran rupiah itu diduga asal-asalan dan tidak sesuai spek yang disinyalir kuat dilakukan demi meraup kentungan yang lebih besar.

“Kami telah mengumpulkan beberapa bukti-bukti terkait penggunaan material yang diduga tidak sesuai spesifikasi, ada beberapa material dengan jenis berbeda di lokasi proyek tersebut baik dari material lokal pasir, bestek pondasi dan material lain yang digunakan pada proyek tersebut,” ucapnya, Selasa (12/9/2024).

Ia menyampaikan, selain itu proyek tersebut melanggar peraturan Bupati (Perbup) Nomor 48 tahun 2020 tentang standar satuan harga pemerintah kabupaten Wakatobi tahun anggaran 2021 dan surat edaran tentang pelarangan menggunakan material lokal pasir putih baik proyek APBN maupun APBD.

Tak hanya itu, minimnya pengawasan dari pihak dinas terkait sehingga mengakibatkan pekerjaan tidak bisa maksimal dan diduga hanya dijadikan lahan untuk mencari keuntungan lebih besar tanpa mempertimbangkan mutu dan kualitas bangunan serta aturan yang ada.

Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan  (LPP) Sulawesi Tenggara La Ode Achmad Najhan masih dalam pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut dan akan melakukan pelaporan kepada pihak terkait.

Dikonfirmasi terpisah kontraktor pengawas proyek, Galang Rahmat, Membenarkan adanya penggunaan material lokal pasir yang katanya di peroleh dari gunung.

Ia berdalih material tersebut tidak digunakan dalam proyek yang diawasi, namun melalui pantauan media ini, pasir tersebut telah di gunakan dalam proyek tersebut

“Iya pasirnya di ambil di sini itu dari gunung tapi tidak digunakan untuk mencor dan timbunanya di ambil dari yang punya legalitas,” Bebernya kepada media.

Perlu diketahui, Selain material pasir putih lokal proyek tersebut juga gunakan galian C ilegal yang belum memiliki legalitas.

Laporan; Midin




H. Burhanuddin Kunjungi Pasar Boepinang, Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pedagang Kecil

Bombana, sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, melakukan kunjungan ke Pasar Sentral Boepinang di Kecamatan Poleang pada Selasa, 17 September 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat, khususnya para pedagang kecil, sekaligus memperkuat komitmen Burhanuddin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.

Selama kunjungannya, H. Burhanuddin berinteraksi dengan para pedagang yang mengeluhkan berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur pasar yang kurang memadai hingga akses yang sulit bagi pedagang kecil.

Burhanuddin menyimak keluhan dengan serius dan berjanji akan memberikan perhatian khusus kepada pasar tradisional jika terpilih menjadi Bupati Bombana.

“Saya datang ke sini untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan bapak ibu semua. Salah satu prioritas utama saya adalah memastikan bahwa pedagang kecil, seperti di Pasar Boepinang ini, mendapat perhatian penuh,” kata Burhanuddin

Burhanuddin menegaskan, jika terpilih, ia akan mengutamakan pembangunan infrastruktur pasar yang layak dan ramah bagi para pedagang kecil.

H. Burhanuddin saat mendengarkan aspirasi pedagang
H. Burhanuddin saat mendengarkan aspirasi pedagang

Selain itu, ia berkomitmen untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang adil dan bersih sehingga para pedagang kecil tidak tertinggal dari persaingan.

“Saya akan pastikan pedagang kecil mendapatkan akses lebih mudah ke fasilitas pasar yang lebih modern dan nyaman. Ini bertujuan menciptakan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” tegasnya.

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang berharap perubahan positif segera terealisasi di bawah kepemimpinan Burhanuddin.

Para pedagang pun menyampaikan harapan agar pemerintah daerah yang baru kedepan lebih memperhatikan kebutuhan mereka, termasuk dalam hal pembinaan usaha kecil dan penataan fasilitas pasar yang memadai.

Selain membahas pasar, Burhanuddin juga menekankan pentingnya kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Ia berjanji akan mendorong program-program yang berkelanjutan, khususnya yang berhubungan dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga Bombana pada umumnya.

“Saya berkomitmen untuk membangun Bombana yang lebih sejahtera, dimulai dari pedagang kecil hingga seluruh lapisan masyarakat. Jika saya dipercaya memimpin, kita akan wujudkan pembangunan yang nyata dan merata,” tegas Burhanuddin.

Dengan kunjungan ini, H. Burhanuddin berharap mampu membangun komunikasi yang lebih baik antara calon Bupati dan masyarakat, serta mewujudkan aspirasi pedagang kecil sebagai bagian dari upayanya membangun Bombana yang lebih maju dan sejahtera.

 




Bersama Pedagang dan Masyarakat, Babinsa Koramil 02/Kabaena Kerja Bakti Pembersihan Pasar

Bombana, SultraNET. – | Pasar Lambale di Lingkungan 1, Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana menjadi lokasi kegiatan kerja bakti yang dipimpin oleh Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Serka Sahlan, bersama warga dan pedagang pasar, mereka melaksanakan pembersihan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat, serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung dalam berbelanja. Selasa, (17/08/2024)

Kegiatan ini dihadiri oleh Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serka Sahlan, serta warga lingkungan 1 Kelurahan Lambale dan para pedagang pasar yang dipimpin oleh Kepala Lingkungan (Kaling), Bapak Jamuli. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kebersihan di sekitar pasar, mengingat pasar adalah pusat interaksi masyarakat yang harus terjaga kebersihannya.

Serka Sahlan, Babinsa Koramil 02/Kabaena menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar.

“Lingkungan yang bersih tidak hanya penting bagi kesehatan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan warga saat berbelanja,” ujar Serka Sahlan.

Danramil 1431-02/Kabaena Kapten Inf Efendi turut mengapresiasi inisiatif tersebut, mengatakan, “Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan untuk menjaga kebersihan dan membangun kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.” Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Sementara itu, Kepala Lingkungan, Bapak Jamuli, juga mengungkapkan apresiasinya terhadap Babinsa dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Kerja bakti ini sangat bermanfaat bagi semua pihak, terutama para pedagang dan pengunjung pasar,” Tutupnya.