Pj. Bupati Bombana Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Satlinmas untuk Sukseskan Pilkada 2024

Bombana, 5 September 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Gelombang II di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Kamis (5/9/2024). Kegiatan ini diadakan untuk mempersiapkan Satlinmas menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum, terutama dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya peran Satlinmas dalam memelihara ketentraman dan keamanan masyarakat selama Pilkada. Ia mengatakan, “Pemerintah menempatkan urusan ketentraman masyarakat, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat sebagai urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar. Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh anggota Satlinmas memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.”

Edy Suharmanto menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas Satlinmas dalam memberikan layanan pengamanan dan perlindungan kepada masyarakat. Ia menambahkan, “Melalui pelatihan ini, diharapkan anggota Satlinmas dapat berperan lebih maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di desa, kelurahan, maupun di tempat-tempat umum selama Pilkada nanti.”

Peningkatan kapasitas Satlinmas, lanjut Edy, juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang lebih baik. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan membentuk sistem informasi manajemen Linmas (SIM LINMAS) yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara sukarela dan swakarsa. “Kami berharap dengan adanya SIM LINMAS, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan semakin meningkat dan Satlinmas dapat bekerja lebih efektif,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 311 peserta yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana. Mereka merupakan anggota Satlinmas yang telah terpilih dan dipersiapkan untuk menjadi ujung tombak pengamanan di lapangan selama Pilkada 2024. Materi yang disampaikan dalam pelatihan mencakup beberapa topik penting, antara lain, indeks potensi kerawanan Pilkada, strategi dan taktik pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), pelibatan pers dalam pengamanan TPS, serta peran Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban umum.

Pj. Bupati Bombana berharap, melalui pelatihan ini, anggota Satlinmas akan lebih siap dalam menghadapi potensi kerawanan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada. “Kami menginginkan agar Satlinmas dapat mengantisipasi segala potensi kerawanan yang ada, termasuk menjaga kerukunan antarwarga dan menghindari terjadinya konflik selama proses Pilkada,” kata Edy Suharmanto.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pihak kepolisian, yang turut berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam pelatihan. Kehadiran kepolisian dalam pelatihan ini memberikan perspektif tambahan bagi peserta mengenai aspek-aspek pengamanan dan pengawasan yang lebih luas. Polisi juga memberikan materi terkait prosedur pengamanan yang harus dilakukan dalam menghadapi situasi darurat serta cara bertindak saat menghadapi potensi gangguan keamanan di TPS.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengatakan bahwa peran Satlinmas sangat vital dalam menciptakan suasana yang kondusif di tingkat desa dan kelurahan. “Satlinmas harus mampu bekerja sama dengan aparat keamanan lainnya dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat selama Pilkada 2024. Kita semua harus bergandengan tangan untuk menjaga agar Pilkada berjalan dengan lancar dan damai,” ujarnya.

Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pentingnya peran Satlinmas dalam menjaga keamanan publik. “Satlinmas bukan hanya sebagai pengawal keamanan fisik, tetapi juga sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam memastikan ketertiban berjalan dengan baik,” jelas AKBP Roni.

Pj. Bupati Bombana berharap dampak dari pelatihan ini akan meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan yang diberikan oleh Satlinmas di seluruh Kabupaten Bombana. “Pelatihan ini bukan hanya untuk menambah wawasan, tetapi juga untuk memperkuat komitmen Satlinmas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan profesional dan penuh integritas,” ungkap Edy Suharmanto.

Pj. Bupati juga menekankan bahwa peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan sangat penting. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang damai selama Pilkada 2024. Mari bersama-sama kita pastikan proses demokrasi ini berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa adanya gangguan,” tutupnya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan anggota Satlinmas dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam menjaga ketertiban dan menciptakan situasi yang kondusif selama Pilkada. Sebagai bagian dari masyarakat yang berperan aktif dalam keamanan, Satlinmas diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal, tidak hanya selama Pilkada, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta Bombana yang lebih aman dan nyaman.

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Satlinmas yang digelar di Kabupaten Bombana ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kemampuan anggota Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada 2024. Dengan adanya pelatihan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian, diharapkan Satlinmas dapat berperan lebih maksimal dalam memastikan Pilkada berlangsung aman, damai, dan demokratis.




Menjelang Pilkada Serentak, Babinsa Koramil 01/Rumbia Intensifkan Kegiatan Komsos

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka menyambut Pilkada serentak 2024, Serda Pajar B., Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, semakin aktif melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan damai menjelang pesta demokrasi tersebut. Kamis, 05/09/2024

Dalam Komsos tersebut, Serda Pajar menyampaikan beberapa poin penting kepada warga, salah satunya adalah menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang tidak jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Serda Pajar juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam Pilkada serentak. Menurutnya, setiap suara sangat berharga dalam menentukan pemimpin daerah yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Pilkada bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga bentuk tanggung jawab kita sebagai warga negara,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dan pilihan di antara masyarakat seharusnya tidak dijadikan alasan untuk menimbulkan konflik.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, baik sebelum, saat, maupun setelah Pilkada. Pilihan boleh berbeda, tetapi kita tetap satu dalam kerukunan,” katanya.

 

Selain itu, Serda Pajar juga menghimbau agar jika terjadi permasalahan di masyarakat, segera melaporkannya kepada aparatur desa atau Babinsa setempat.

“Jangan menyelesaikan masalah sendiri, lebih baik kita cari solusi bersama melalui jalur yang tepat,” tambahnya.

Kapten Syafaruddin Danrami 1431-01/Rumbia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan Pilkada serentak berjalan sukses dan damai. “Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak demi kelancaran proses demokrasi ini,” tutupnya.




Politeknik Bombana Bimbing Masyarakat Matausu Kembangkan Budi Daya Ikan dan Pembangunan Instalasi Air dan Listrik

BOMBANA, Sultranet.Com – Dosen Politeknik Bombana meluncurkan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, untuk mendukung pengembangan ekonomi dan perbaikan infrastruktur dasar. Program ini bertujuan membantu masyarakat setempat dalam mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar sekaligus pembangunan instalasi air bersih dan listrik di desa. Rabu (4/9/2024)

Direktur Politeknik Bombana, Sainal Abidin, S.Si., M.M, mengatakan bahwa program PKM ini merupakan langkah nyata institusi dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan penyediaan infrastruktur.

“Kami memberikan pelatihan budidaya ikan air tawar kepada masyarakat Matausu agar mereka dapat meningkatkan hasil produksi dan efisiensi usaha perikanan mereka. Ini juga sebagai upaya untuk menggerakkan perekonomian lokal,” jelas Sainal.

Program ini melibatkan dosen Politeknik Bombana yang bekerja sama dengan mahasiswa dan masyarakat dalam pembangunan instalasi air dan listrik di Desa Morengke. Sumber mata air lokal dimanfaatkan untuk menyediakan pasokan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari, serta instalasi listrik yang lebih handal.

Menurut Abdul Majid, S.Pi., M.Pi., koordinator PKM ini, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat Morengke secara signifikan. “Akses terhadap air bersih dan listrik adalah hal yang sangat mendasar, dan kami berusaha memastikan kebutuhan ini terpenuhi dengan baik,” ujar Majid.

Selain aspek teknis, Abdul Majid menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam pelaksanaan program ini. “Partisipasi aktif masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap dampak positifnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik dalam sektor perikanan maupun akses air dan listrik,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam budi daya ikan air tawar serta ketersediaan infrastruktur dasar yang lebih baik, perekonomian di wilayah ini akan semakin berkembang.

Tim yang terlibat dalam program ini terdiri dari para dosen berpengalaman yang memiliki keahlian di berbagai bidang, yakni Sainal Abidin, S.Si., M.M sebagai pengarah, Abdul Majid, S.Pi., M.Pi (koordinator), Abdul Budiatma, S.Pi., M.P, Safruddin, S.T., M.T, Adwan Bahar, S.T., M.T, Akbar Tanjung, S.E., M.M, Waode Sry Wulan, S.Pi., M.Si, Lidya, S.Pi., M.Sc, dan Nyoman Distanaya, S.Pi., M.Pi.

Sumber: Humas Polina

Editor  : Azuli




RahmaTnya Muna Dinyatakan Sehat Jasmani dan Rohani

MUNA, Sultranet.Com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan akronim RahmaTnya Muna, dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani setelah melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Hasil tersebut disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna setelah menerima laporan dari Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Rabu (04/09/2024).

Rayu Welendo, Liaison Officer (LO) pasangan RahmaTnya Muna, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan kesehatan telah diserahkan kepada tim mereka pada Rabu sore.

“Hasil pemeriksaan kesehatan RahmaTnya Muna telah diserahkan kepada kami oleh KPU Muna sore tadi,” ungkap Rayu saat ditemui awak media.

Lebih lanjut, Rayu menyarankan agar KPU Muna mengungkapkan hasil pemeriksaan kesehatan seluruh pasangan calon kepada publik.

“Calon pemimpin harus bisa diketahui kondisinya oleh masyarakat, agar semuanya transparan,” tambahnya.

Ketua LO RahmaTnya Muna, Taufan, turut menegaskan bahwa pasangan Rajiun-Purnama dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.

“Alhamdulillah, baik Pak Rajiun maupun Pak Purnama dinyatakan sehat jasmani dan rohani. Mereka siap bertarung di Pilkada Muna pada 27 November 2024,” jelas Taufan.

Hasil pemeriksaan kesehatan ini semakin menguatkan keyakinan tim RahmaTnya Muna untuk memenangkan kontestasi Pilkada Muna 2024.

Pewarta: Borju




Percepat Akses Keuangan, Pemkab Kolut Kukuhkan Tim TPAKD

Kolaka Utara, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara secara resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2024 bertempat di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Lasusua. Rabu (4/9/2024)

Pembentukan TPAKD ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat Kolaka Utara, sekaligus sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pengukuhan TPAKD dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah, H. Syamsuddin, SH.

Dalam sambutannya, Syamsuddin menekankan pentingnya peran TPAKD sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mempercepat inklusi keuangan di wilayah Kolaka Utara.

“Saya yakin Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Kolaka Utara akan menjadi ujung tombak dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Ia juga berharap agar program-program yang dijalankan oleh TPAKD mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Kolaka Utara.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan TPAKD.

Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung percepatan akses keuangan di daerah.

Dengan terbentuknya TPAKD, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat Kolaka Utara yang dapat mengakses layanan keuangan formal.

Hal ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Latar Belakang Pembentukan TPAKD

Pembentukan TPAKD merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan untuk mempercepat akses keuangan di berbagai daerah di Indonesia.

TPAKD berfungsi sebagai forum koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta stakeholders lainnya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam akses keuangan, terutama di daerah-daerah yang masih minim layanan keuangan formal.

TPAKD diharapkan menjadi katalis dalam menggali potensi ekonomi daerah serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga mengajak seluruh pihak terkait untuk berpartisipasi aktif dalam program-program yang akan dijalankan oleh TPAKD guna mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Pembentukan TPAKD Kolaka Utara diharapkan tidak hanya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif di daerah,” tandasnya

Sumber: Kominfo

 




Dua Terdakwa Tipikor Jembatan Cirauci di Buton Utara Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

MUNA, Sultranet.Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna telah melakukan konferensi pers terkait perkembangan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek pembangunan Jembatan Sungai Cirauci II, Kabupaten Buton Utara, pada Rabu (4/9/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejari Muna, Robin Abdi Ketaren, mengumumkan bahwa dua terdakwa dalam kasus ini telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kendari.

Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman kepada Rahmat, pelaksana pekerjaan pembangunan jembatan, dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp100 juta.

Dalam putusan bernomor 16/Pid.Sus-TPK/2024/PN. Kdi, Rahmat terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Jika denda tersebut tidak dibayar, maka terdakwa akan menjalani pidana kurungan selama 3 bulan,” ujar Robin.

Ia juga menambahkan bahwa uang titipan sebesar Rp647.835.058 yang telah disita dari terdakwa akan digunakan sebagai pengganti kerugian negara.

Selain Rahmat, terdakwa lainnya, Terang Ukoras Sembiring, Direktur CV Bela Anoa, juga divonis bersalah atas keterlibatannya dalam kasus yang sama. Dalam putusan bernomor 15/Pid.Sus-TPK/2024/PN. Kdi, Terang dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dan denda Rp100 juta, dengan ketentuan kurungan selama 3 bulan jika denda tersebut tidak dibayar.

Kepala Kejari Muna menegaskan bahwa putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), sehingga pihaknya segera melakukan eksekusi.

“Kami telah melaksanakan eksekusi sesuai dengan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Kendari, termasuk penyitaan uang titipan dari terdakwa yang akan disetorkan ke Kas Negara sebagai pengganti kerugian negara,” jelas Robin.

Robin juga menekankan bahwa penegakan hukum dalam kasus Tipikor harus tidak hanya berorientasi pada hukuman badan, tetapi juga pada optimalisasi pemulihan kerugian keuangan negara.

“Pemulihan aset sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan negara,” pungkasnya.

 

Pewarta: Borju




KPU Bombana Umumkan Jadwal Resmi Tahapan Pilkada 2024

Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana telah merilis jadwal resmi tahapan pencalonan untuk Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang akan digelar pada tahun 2024. Dengan slogan “Suara Kita Masa Depan Bombana”, KPU mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan ini, yang akan menentukan masa depan daerah.

Jadwal tahapan yang telah ditetapkan mencakup beberapa fase penting yang harus diikuti oleh bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Tahapan dimulai dengan Pendaftaran Bakal Calon yang akan berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Agustus 2024. Dalam periode yang sama, bakal calon juga diwajibkan mengikuti Pemeriksaan Kesehatan yang dijadwalkan mulai 27 Agustus hingga 2 September 2024.

Setelah melewati verifikasi awal, pasangan calon dapat mendaftar secara resmi pada periode Pendaftaran Pasangan Calon yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2024. Selanjutnya, KPU akan melakukan Penelitian Persyaratan Administrasi Calon pada 29 Agustus hingga 4 September 2024, untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diserahkan.

Bakal calon yang memerlukan perbaikan persyaratan administratif diberikan kesempatan hingga 8 September 2024 dalam fase Perbaikan dan Penyerahan Perbaikan serta Pengajuan Pengganti Calon. Hasil dari penelitian administrasi tersebut akan diumumkan pada 13-14 September 2024 dalam fase Pemberitahuan dan Pengumuman Hasil Administrasi Calon.

Partisipasi Masyarakat dan Klarifikasi

KPU Kabupaten Bombana membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan Masukan dan Tanggapan Masyarakat terhadap Keabsahan Persyaratan Calon pada periode 15-18 September 2024. KPU akan menindaklanjuti setiap masukan dengan melakukan Klarifikasi atas Masukan dan Tanggapan Masyarakat dari 15 hingga 21 September 2024.

Tahapan krusial lainnya adalah Penetapan Pasangan Calon yang akan dilakukan pada 22 September 2024. Sehari setelahnya, pasangan calon yang telah ditetapkan akan mengikuti Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon pada 23 September 2024.

Ajakan Partisipasi Aktif

Ketua KPU Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Bombana dalam Pilkada 2024. “Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menyalurkan aspirasi dan menentukan arah pembangunan daerah kita. Mari sukseskan Pilkada ini dengan partisipasi yang penuh tanggung jawab,” ujar Hasdin.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Helpdesk KPU Kabupaten Bombana di nomor 0812-4320-6556 (Rizky) atau 0822-6514-7798 (Farid). Detail lengkap mengenai jadwal dan tahapan Pilkada dapat diakses di situs resmi KPU Kabupaten Bombana di https://kab-bombana-kpu.go.id.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, KPU Kabupaten Bombana siap menyongsong Pilkada 2024 sebagai ajang demokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel, demi masa depan Bombana yang lebih baik. (Adv)




Dinas Pertanian Bombana Gelar Sosialisasi Pengendalian Hama Tanaman Kakao

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan sosialisasi Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang berfokus pada pengendalian hama tanaman kakao. Kegiatan ini berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Poleang Timur dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Sarif, SH. Dalam kesempatan tersebut, Sarif juga memberikan arahan mengenai kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Bombana, (4/9/2024)

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada petani tentang pengendalian hama yang dapat merusak tanaman kakao. Dengan pengendalian yang baik, diharapkan dampak negatif bagi tanaman dapat diminimalisir, sehingga hasil buah kakao yang diperoleh berkualitas tinggi.

Abd. Hafid, S.ST, yang bertindak sebagai narasumber, menjelaskan materi sosialisasi yang meliputi pengenalan hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao serta cara pengendaliannya. Dalam sesi diskusi, peserta diajak untuk aktif berinteraksi dan berbagi pengalaman terkait masalah yang dihadapi dalam budidaya kakao. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan petani mengenai hama tanaman kakao dan pengendaliannya. Kami berharap melalui sosialisasi ini, produksi buah kakao di Kabupaten Bombana, khususnya di Kecamatan Poleang Timur, Poleang Selatan, Poleang Tenggara, Tontonunu, dan Poleang Utara, dapat meningkat,” ujar Abd. Hafid.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sosialisasi sedini mungkin untuk meminimalkan serangan hama, terutama hama lalat buah dan penggerek buah kakao, yang menjadi ancaman serius bagi petani. Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan praktik langsung dalam pengamatan hama dan penyakit pada tanaman kakao, dipandu oleh Abd. Hafid dan Duwi Atmanto, SP.

Peserta sosialisasi terdiri dari anggota kelompok tani dari berbagai kecamatan serta penyuluh pertanian. Dinas Pertanian berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi kakao di wilayah tersebut, serta membantu petani dalam menghadapi tantangan yang dihadapi di lapangan.

Dengan upaya ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendukung para petani dalam mengatasi berbagai masalah pertanian, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kakao.




Pimpinan Ponpes Khairussunan Dukung Penuh Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin

Bombana, Sultranet.com – Dukungan penuh terhadap Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Khairussunan Nahdlatul Wathan, Ustad Rasiman, SE. Dukungan ini disampaikan langsung saat H. Burhanuddin melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes yang berlokasi di Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, pada Selasa (3/9/2024).

Kehadiran H. Burhanuddin di Ponpes Khairussunan Nahdlatul Wathan disambut hangat oleh Ustad Rasiman beserta para pengasuh dan puluhan santri. Dalam kunjungan tersebut, H. Burhanuddin yang didampingi oleh Calon Wakil Bupati Ahmad Yani dan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana Iskandar, kembali menyampaikan niatannya untuk maju sebagai Calon Bupati Bombana pada Pilkada 2024, serta memohon doa dan dukungan dari warga pondok pesantren.

“Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat ini. Saya datang ke sini untuk silaturahmi sekaligus memohon doa dan dukungan agar niatan saya untuk maju sebagai Bupati Bombana dapat direstui oleh Allah SWT,” ujar H. Burhanuddin.

Menanggapi hal tersebut, Ustad Rasiman dengan penuh antusias menyatakan dukungannya kepada H. Burhanuddin. Menurutnya, meskipun H. Burhanuddin memimpin Bombana dalam waktu yang relatif singkat, yakni kurang dari 1,5 tahun, ia telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pondok pesantren yang dipimpinnya.

“Kami melihat perhatian serius dari Pak H. Burhanuddin terhadap Pondok Pesantren, sehingga kami dan pengurus sepakat untuk mendukung beliau pada Pilkada nanti,” tegas Ustad Rasiman.

Ustad Rasiman juga menyampaikan harapannya agar jika H. Burhanuddin terpilih sebagai Bupati Bombana, beliau dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren dan dunia pendidikan Islam di wilayah tersebut.

“Kami titip pesan, jika beliau terpilih nanti, agar lebih memperhatikan lagi kesejahteraan pondok pesantren di Bombana. Kami yakin beliau memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan pendidikan Islam di daerah ini,” pungkasnya.

Kunjungan H. Burhanuddin ke Ponpes Khairussunan Nahdlatul Wathan merupakan bagian dari upayanya untuk memperkuat hubungan dengan para ulama dan tokoh agama di Bombana, sekaligus menggalang dukungan menjelang Pilkada serentak 2024.

Pewarta; Azuli 

 




Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud Titip Pesan ke H. Burhanuddin Jika Terpilih Sebagai Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud, Ustad Surahmad, menyampaikan pesan penting kepada Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, jika ia terpilih sebagai Bupati dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

Pesan ini disampaikan saat H. Burhanuddin melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Ibnu Mas’ud di Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Bombana, pada Selasa (3/9/2024).

Kunjungan H. Burhanuddin, yang datang bersama Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana Iskandar, disambut hangat oleh Ustad Surahmad beserta para pengasuh dan puluhan santri Ponpes.

Dalam pertemuan tersebut, H. Burhanuddin menyampaikan niatannya untuk maju sebagai Calon Bupati dan memohon doa restu serta dukungan dari para ulama dan santri.

“Sengaja kami datang menemui para Pimpinan Pondok untuk silaturahmi sekaligus meminta doa agar hajat kami di Pilkada Bombana dapat berjalan dengan lancar,” kata H. Burhanuddin.

Menanggapi kunjungan tersebut, Ustad Surahmad mengapresiasi perhatian H. Burhanuddin terhadap pondok pesantren dan berharap agar siapapun yang ditakdirkan memimpin Bombana nanti dapat berlaku adil dan tidak mengabaikan budaya serta hak-hak masyarakat setempat.

“Setiap orang terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Jika H. Burhanuddin ditakdirkan terpilih sebagai Bupati, saya berharap beliau bisa berlaku adil dan tidak mengabaikan kultur yang menjadi latar belakang Bombana ini,” ujar Ustad Surahmad.

Ustad Surahmad juga menekankan pentingnya menjaga keadilan dan kesejahteraan semua pihak, termasuk pondok pesantren dan masyarakat lokal, dalam upaya membangun Bombana yang lebih baik.

“Bombana ini harus dibangun secara adil dan berkeadilan, tidak mengabaikan hak-hak setiap orang, baik yang memiliki kemampuan untuk membangun daerah maupun putra-putra daerah yang ingin berkontribusi,” harapnya.

Kunjungan H. Burhanuddin ke Ponpes Ibnu Mas’ud merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Bombana, dalam upaya menggalang dukungan menjelang Pilkada. (Az)