Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin Silaturahmi dan Minta Doa ke Pimpinan Pondok Pesantren

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, melakukan kunjungan silaturahmi ke dua pondok pesantren di Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (3/9/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meminta doa restu atas pencalonannya sebagai Bupati Bombana pada Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada November 2024 mendatang.

H. Burhanuddin, yang mengusung visi untuk mewujudkan Bombana yang sejahtera, berdaya saing, dan bahagia, mengunjungi Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud di Desa Lantowua dan Pondok Pesantren Khairussunan Nahdlatul Wathan di Kelurahan Aneka Marga. Di kedua pondok pesantren tersebut, ia diterima langsung oleh para pimpinan pesantren.

“Kami sengaja datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu atas hajat kami di Pilkada Bombana,” ujar H. Burhanuddin.

Di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud, H. Burhanuddin disambut oleh Pimpinan Pondok, Ustad Surahmad, beserta para pengasuh pondok dan puluhan santri. Dalam kesempatan tersebut, H. Burhanuddin yang didampingi oleh Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana, Iskandar, menyampaikan komitmennya untuk memperhatikan dunia pendidikan, termasuk pondok pesantren.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana APBD bagi kepentingan pondok pesantren.

Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud, Ustad Surahmad, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan harapannya agar siapa pun yang ditakdirkan memimpin Bombana nanti, dapat berlaku adil dan tidak mengabaikan budaya serta hak-hak masyarakat.

“Setiap orang terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Jika H. Burhanuddin ditakdirkan terpilih sebagai Bupati, saya berharap beliau bisa berlaku adil dan tidak mengabaikan kultur yang menjadi latar belakang Bombana ini,” kata Ustad Surahmad.

Setelah kunjungan di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud, H. Burhanuddin melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Khairussunan Nahdlatul Wathan di Kelurahan Aneka Marga. Kehadiran H. Burhanuddin disambut hangat oleh Pimpinan Pondok, Rasiman, SE, beserta para pengasuh dan santri. Dalam kunjungan ini, H. Burhanuddin kembali menyampaikan niatnya maju sebagai Calon Bupati Bombana dan meminta doa serta dukungan dari warga pondok pesantren.

Ustad Rasiman, dalam tanggapannya, menyatakan dukungannya kepada H. Burhanuddin, dan menekankan bahwa selama kepemimpinan singkatnya sebajai Penjabat Bupati beberapa waktu lalu, H. Burhanuddin telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pondok pesantren yang ia pimpin.

“Kami melihat perhatian serius dari Pak H. Burhanuddin terhadap pondok pesantren, sehingga kami dan pengurus sepakat untuk mendukung beliau pada Pilkada nanti,” tegas Ustad Rasiman.

Ia juga menitipkan pesan agar jika H. Burhanuddin terpilih, beliau dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren di Bombana.




Pemuda Besulutu Serukan Pilkada Konawe 2024 Jadi Pesta Demokrasi yang Riang Gembira

KONAWE, SultraNET. – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, pemuda asal Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, menyerukan ajakan untuk menjadikan pesta demokrasi tahun ini sebagai momen yang penuh cinta dan kebersamaan. Ajakan ini khususnya ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kecamatan Besulutu.

Antusiasme masyarakat di Kabupaten Konawe dalam menyambut Pilkada selalu meningkat. Tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting dengan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi indikator penting dalam menciptakan Pilkada yang humanis, berkualitas, dan berintegritas.

Pemuda Besulutu yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe Jakarta (IMIK-JAKARTA), Irsan Aprianto Ridham, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Menurutnya, pemuda dan mahasiswa harus menjadi aspek penting dan mendesak dalam proses politik ini, mengingat pemilihan pemimpin daerah tidak hanya soal popularitas, tetapi juga kemampuan dalam membangun daerah.

“Pendidikan politik sangatlah penting agar menjadi bekal bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memilih calon pemimpin lima tahun ke depan. Mereka harus melihat apakah kandidat memiliki kompetensi, rekam jejak, dan integritas dalam membangun daerah,” ujar Irsan pada Senin, 2 Oktober 2024.

Irsan juga berharap masyarakat dapat menyeleksi calon pemimpin dengan cermat, bukan hanya di Kabupaten Konawe, tetapi juga di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kami berharap masyarakat, pemuda, dan mahasiswa bisa menakar kandidat dengan benar-benar melihat visi dan programnya, apakah sesuai atau tidak untuk memajukan daerah,” tambahnya.

Selain itu, Irsan menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dan keterlibatan semua pihak dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Konawe. Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam menjaga konsistensi keamanan dan ketertiban.

“Soal Kamtibmas menjadi tantangan bersama yang perlu diawasi oleh TNI-Polri. Saya berharap masyarakat di Kabupaten Konawe, khususnya Kecamatan Besulutu, agar tidak menimbulkan kekacauan atau kericuhan,” tutupnya. (rls)




Dekranasda Kolut Tampilkan Tenun Motif Patowonua Dipanggung Nasional

Jakarta, SultraNET. – Tenun Motif Patowonua dari Kolaka Utara berhasil menarik perhatian di ajang nasional fashion show KriyaNusa 2024 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 28 Agustus hingga 1 September 2024.

Event ini menjadi panggung bagi Dinas Pariwisata Kolaka Utara dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kolaka Utara untuk mempromosikan kain tenun khas daerah tersebut, bekerja sama dengan desainer ternama asal Sulawesi Tenggara, Riszasao.

Pj. Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Nina Harini Yuniarti menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam memperkenalkan tenun Kolaka Utara ke kancah nasional.

“Ini adalah langkah besar bagi kami untuk membawa tenun Patowonua ke panggung nasional. Kami berharap motif tenun ini dapat semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia internasional,” ujar Nina Harini Yuniarti.

Pada acara tersebut, Dekranasda Kolaka Utara dan Riszasao berhasil memadukan unsur tradisional dan modern dalam koleksi busana yang ditampilkan.

Kain tenun Patowonua yang dikenal dengan motif khas Kolaka Utara diolah dengan sentuhan desain modern, menciptakan hasil karya yang mengikuti perkembangan mode tanpa meninggalkan identitas asli daerah.

“Kolaborasi ini tidak hanya untuk memajukan industri fashion, tetapi juga untuk membangkitkan kebanggaan akan warisan budaya kita, terutama di kalangan generasi muda,” tambah Nina.

Foto bersama Pj Ketua Dekranasda Kolut Bersama Sekda Sultra
Foto bersama Pj Ketua Dekranasda Kolut Bersama Sekda Sultra

Menurutnya, kolaborasi dengan Riszasao bertujuan untuk menunjukkan bahwa kain tenun tradisional bisa menjadi tren di kalangan anak muda.

“Kami ingin generasi muda merasa bangga dan tertarik menggunakan kain tenun Sulawesi Tenggara, khususnya Patowonua dari Kolaka Utara,” tegasnya.

KriyaNusa 2024 menjadi momentum penting bagi Kolaka Utara untuk mempromosikan tenun motif Patowonua sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki potensi besar di pasar mode nasional dan internasional.

Melalui dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kain tenun ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah.

Sumber: Kominfo




Dukung Program Kepengurusan di Desa, Hj. Ende Jayadin Intens Silaturahmi ke Rumah Warga

KOLAKA,SULTRANET.com – Ketua Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka Hj. Ende Jayadin secara intens melakukan silaturahmi ke warga masyarakat di berbagai desa di Kecamatan Wundulako untuk memperkuat dan mendukung program kepengurusan Majelis Ta’lim di desa. Silaturahmi ini dilakukan setiap hari pada pukul 16.00 WITA, dengan kunjungan terbaru yang berlangsung pada Selasa (03/09/2024) di Desa Towua.

Dalam setiap kunjungannya, Hj. Ende Jayadin menekankan pentingnya menghidupkan dan mendukung program-program positif yang berkelanjutan di masyarakat.

Ia berharap Majelis Ta’lim dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan pemahaman agama serta menciptakan kondisi sosial yang damai dan harmonis. Menurut Hj. Ende, keberadaan Majelis Ta’lim yang aktif dan berperan positif sangat penting bagi kemajuan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan.

“Penting untuk kita pahami pemahaman agama yg baik akan membawa kita mewujudkan kondisi sosial yg baik seperti yang kita semua harapkan, ya, melalui program-program seperti majelis ta’lim ini kita membangun kesadaran setiap individu tidak hanya anggota majelis tapi dapat bermanfaat untuk semua masyarakat”. Terang Hj. Ende.

Di Desa Towua, warga menyambut hangat kunjungan Hj. Ende Jayadin. Ibu Nurbaya, salah satu warga Desa Bende, mengungkapkan bahwa kehadiran Hj. Ende memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat untuk lebih mendalami ajaran agama.

Ibu Nurbaya Majelis Ta'lim Desa Bende
Ibu Nurbaya Majelis Ta’lim Desa Bende

Ia menekankan pentingnya pemahaman agama yang benar agar masyarakat tidak salah dalam menafsirkan ajaran agama, yang bisa berdampak pada aktivitas negatif.

Lebih lanjut, Nurbaya menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian yang diberikan Hj. Ende Jayadin terhadap pertumbuhan majelis ta’lim di seluruh Kabupaten Kolaka. Menurutnya, Hj. Ende adalah figur perempuan yang konsisten mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di daerahnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih diantara tokoh perempuan di daerah, ibu Hj. Ende sangat peduli terhadap kemajuan majelis ta’lim”. Ungkapnya

Setelah mengunjungi Desa Towua, Hj. Ende Jayadin dijadwalkan akan melanjutkan silaturahminya ke Desa-desa lainnya setiap hari yang dilanjutkan pada jam yang sama yakni majelis ta’lim Desa Bende, Sabiano, dan Ngapa serta desa-desa lainnya.




Pemantauan Hama dan Penyakit Hewan Karantina di Bombana Dimulai

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan pemantauan daerah sebar Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 26 September 2024 dan bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan penyebaran hama dan penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan hewan ternak di wilayah tersebut. (3/9/2024)

Kegiatan pemantauan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Surianto Wedda, S.Pt. Dalam acara pembukaan, mereka menekankan pentingnya pengambilan sampel darah sapi untuk memastikan kesehatan hewan ternak serta mencegah penyebaran penyakit yang dapat berdampak pada peternakan.

Tim pemantauan yang terdiri dari tenaga lapangan berpengalaman akan mengambil sampel darah di berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dimulai di Kecamatan Lantari Jaya dari tanggal 3 hingga 6 September, diikuti oleh Kecamatan Poleang Barat pada 9 hingga 12 September, serta Kecamatan Rarowatu dari 16 hingga 18 September. Kemudian, pemantauan akan dilanjutkan di Kecamatan Mata Usu pada 3 hingga 6 September dan di Kabaena Barat dan Utara pada 23 hingga 26 September.

Setiap tim terdiri dari tiga anggota yang memiliki keahlian di bidang kesehatan hewan, antara lain drh. Julian Satria, drh. Ipung Mulyowidodo, drh. Miftahul Ilmi, dan drh. Muhammad Sofyan. Mereka akan melakukan pengambilan sampel serta analisis untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang dapat mengancam populasi ternak.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Bombana. Dengan pemantauan yang efektif, diharapkan risiko penyebaran penyakit dapat diminimalisir, sehingga produktivitas sektor peternakan tetap terjaga dan kesejahteraan petani dapat meningkat. Dinas Pertanian Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program yang mendukung kesehatan hewan dan ketahanan pangan di daerah.




Babinsa Koramil 01/Rumbia Tanam Rumput Vetiver, Cegah Bencana Tanah Longsor

Bombana, SultraNET. – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana melakukan Karya Bakti penanaman rumput vetiver di lereng Gunung Gundul, Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, untuk mencegah terjadinya tanah longsor. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat dan mahasiswa KKN dari Universitas Halu Oleo. Selasa, 03/09/2024

Penanaman rumput vetiver dipilih karena akarnya yang kuat dan dalam mampu menahan tanah, sehingga efektif untuk mencegah longsor di area rawan seperti lereng Gunung Gundul.

Serma Abd Hafid Babinsa Tapuahi Koramil 1431-01/Rumbia mengungkapkan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya TNI dalam menjaga lingkungan dan melindungi warga dari bencana alam.

“Penanaman rumput vetiver ini merupakan bentuk antisipasi kami terhadap potensi longsor yang dapat membahayakan warga di sekitar lereng gunung,” ujarnya.

Kepala Dusun 2, Baharuddin Jaya, menyambut baik inisiatif ini dan berharap warga dapat lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian TNI dan mahasiswa KKN dalam melaksanakan kegiatan ini. Semoga langkah ini dapat mencegah terjadinya bencana di wilayah kami,” tuturnya.

Imun, salah satu mahasiswa KKN dari Universitas Halu Oleo, juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai kesempatan untuk berkontribusi kepada masyarakat.

“Sebagai mahasiswa, kami merasa bangga bisa ikut serta dalam kegiatan yang bermanfaat bagi warga dan lingkungan,” katanya.

Kapten Inf Syafruddin Danramil 1431-01/ Rumbia, Mengatakan pentingnya kerjasama antara TNI, masyarakat, dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas lingkungan.

“Kegiatan ini adalah bukti bahwa dengan bekerja bersama, kita bisa menciptakan solusi yang nyata untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” pungkasnya.




Pj Bupati Kolaka Utara Buka Orientasi PPPK, Tekankan Nilai dan Etika Instansi

Kolaka Utara, SultraNET.com – Pemerintah Daerah Kolaka Utara mengadakan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang difokuskan pada pengenalan nilai dan etika instansi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kolaka Utara ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding. Senin (2/9/2024)

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Sukanto Toding menegaskan pentingnya penguasaan nilai-nilai etika dan integritas oleh setiap pegawai pemerintah.

“Orientasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah awal yang sangat penting untuk membangun pondasi kerja yang kuat dalam melayani masyarakat,” ungkapnya di hadapan para peserta.

Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding (kiri) saat menyematkan tanda ke peserta orientasi
Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding (kiri) saat menyematkan tanda ke peserta orientasi

Acara yang dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat struktural, dan tamu undangan lainnya ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan wawasan dan pemahaman mendalam kepada PPPK mengenai tugas, tanggung jawab, serta etika kerja yang harus dijunjung tinggi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Orientasi ini juga bertujuan mempererat hubungan kerja antara pegawai, pimpinan, serta rekan kerja di lingkungan Pemda Kolaka Utara, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024.

Para peserta orientasi diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama kegiatan berlangsung untuk mendukung kinerja mereka di masa mendatang. Antusiasme peserta mencerminkan komitmen mereka untuk menjadi aparatur negara yang profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas melayani masyarakat Kolaka Utara.




RSUD Tanduale Bombana Dipuji Calon Bupati ANS

BOMBANA, SultraNET. –  Calon Bupati Bombana, Andi Nirwana Sebbu (ANS), memuji pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale Bombana setelah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan Pilkada 2024. ANS, yang didampingi pasangannya, Heryanto, merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

“Kami betul-betul merasa nyaman, seperti berada di rumah sendiri. Pelayanan sangat baik, mulai dari ketua hingga direktur rumah sakit, semua menyiapkan Liaison Officer (LO) yang mendampingi kami selama pemeriksaan, sehingga kami tidak perlu bingung mencari lokasi-lokasi pemeriksaan,” ujar ANS saat diwawancarai usai menjalani tes kesehatan pada Sabtu (31/8/2024).

Lebih lanjut, ANS mengungkapkan rasa bangganya karena RSUD Tanduale Bombana mampu melayani pemeriksaan kesehatan bagi para calon kepala daerah. Menurutnya, ini merupakan suatu prestasi yang patut diapresiasi, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bombana.

“Saya bangga bahwa RSUD kita sudah mampu memberikan pelayanan kesehatan untuk calon kepala daerah. Ini menunjukkan bahwa Bombana telah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dan dapat diandalkan,” lanjutnya disambut tepuk tangan para pendukung yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, ANS juga menekankan pentingnya sektor kesehatan dalam pembangunan daerah.

Ia berpendapat bahwa kesehatan adalah fondasi utama yang mendukung berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan kepemimpinan.

“Kesehatan adalah dasar utama dalam pembangunan. Kita tidak bisa menyekolahkan anak-anak kita jika kita tidak sehat. Begitu juga, seorang pemimpin yang baik haruslah sehat. Kehadiran RSUD Tanduale menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” tuturnya.

ANS pun berjanji, jika terpilih sebagai Bupati Bombana, ia akan berkomitmen untuk menyempurnakan pelayanan dan fasilitas RSUD Tanduale.

Menurutnya, peralatan medis yang memadai sangat penting untuk mendukung kinerja para tenaga medis di rumah sakit tersebut.

“Jika kami diberi amanah, kami berjanji akan membenahi segala kekurangan, terutama dalam hal peralatan medis. Ini sangat penting, karena tanpa alat yang memadai, dokter ahli tidak dapat bekerja dengan optimal,” pungkasnya. (Rls)

 




Bersama Pedagang dan Masyarakat, Babinsa Koramil 02/Kabaena Kembali Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar 

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serka Jaelani bersama pedagang dan warga sekitar kembali melaksanakan kegiatan Karya Bakti pembersihan Pasar Sikeli, yang terletak di Kel. Sikeli, Kec. Kabaena Barat, Kab. Bombana. Senin, (2/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat, serta meningkatkan kenyamanan pengunjung dalam berbelanja.

Serka Jaelani, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekitar.

“Kami bersama warga dan pedagang di Pasar Sikeli berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Ini penting agar masyarakat yang datang ke pasar merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Lingkungan, Bapak Surdin, juga memberikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam menjaga kebersihan pasar. Saya berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin,” ungkapnya.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Effendi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Karya Bakti ini tidak hanya sekadar membersihkan pasar, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, dan saya berharap sinergi ini terus berlanjut.” tutupnya.




Dekranasda Kolaka Utara Perkenalkan Produk Unggulan di Kriyanusa 2024

Jakarta, SultraNET.com – Pj. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kolaka Utara, Nina Harini Yuniarti, yang juga istri dari Pj. Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, turut ambil bagian dalam Pameran Kriyanusa 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Acara ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 1 September 2024 dan menampilkan berbagai produk kerajinan tangan dari seluruh Indonesia, termasuk karya-karya unggulan dari Kabupaten Kolaka Utara. Senin (2/9/2024)

Dekranasda Kolaka Utara, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kolaka Utara dan desainer asal Sulawesi Tenggara, Riszasao, berpartisipasi dalam fashion show yang menjadi salah satu sorotan acara Kriyanusa 2024.

Kolaborasi ini menampilkan busana berbahan dasar tenun motif Patowonua, sebuah motif khas dari Kolaka Utara, dengan harapan kain tenun ini dapat dikenal lebih luas di kancah nasional maupun internasional.

Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024
Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024

Nina Harini Yuniarti menghadiri acara tersebut bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, yang mewakili Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara. Mereka memberikan plakat apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pariwisata Kolaka Utara, Dekranasda Kolaka Utara, serta desainer Riszasao atas kontribusi mereka dalam mempromosikan kain tenun khas Kolaka Utara di ajang nasional ini.

“Kami sangat bangga bisa memperkenalkan produk-produk unggulan Kabupaten Kolaka Utara di ajang nasional seperti Kriyanusa ini. Dengan partisipasi ini, kami berharap pengrajin lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Nina Harini Yuniarti.

Desainer Riszasao menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk memodernisasi kain tenun Sulawesi Tenggara, terutama motif Patowonua, agar lebih menarik bagi generasi muda.

“Kami ingin kain tenun bisa terlihat modern dan mengikuti perkembangan mode. Yang paling penting, target kami adalah agar semua generasi, khususnya generasi muda, tertarik dan bangga menggunakan kain tenun Sulawesi Tenggara, terutama kain tenun Patowonua dari Kabupaten Kolaka Utara,” kata Riszasao.

Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024
Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024

Pameran Kriyanusa 2024, yang dibuka oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, Ibu Wury Ma’ruf Amin, mengusung tema “Pengrajin Muda Lestarikan Warisan Budaya.” Selain sebagai ajang pameran hasil karya, acara ini juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kerajinan tangan.

Selama lima hari pameran, peserta berkesempatan memperkuat jaringan bisnis dan mempromosikan potensi kerajinan daerah ke tingkat nasional. Partisipasi Kabupaten Kolaka Utara dalam pameran ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur produk lokal dan menarik perhatian pelaku industri serta masyarakat luas.

Sumber: Diskominfo Kolut