Pj Bupati Kolut: Jaga Silaturahmi, Orientasi ASN BerAKHLAK

Lasusua, SultraNET.com – Masjid Al Ikhlas Kementerian Agama Kolaka Utara (Kolut) dipenuhi oleh jamaah yang melaksanakan salat berjamaah dan mengikuti kuliah tujuh menit (kultum). Jum’at (30/8/2024)

Kultum kali ini disampaikan oleh Sadaruddin, S.Pd., Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolut, yang mengangkat tema “Menjaga Silaturahmi.”

Sadaruddin, S.Pd., Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolut
Sadaruddin, S.Pd., Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolut

Sadaruddin dalam kultumnya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai ajaran utama dalam Islam, mengutip Surah An-Nisa yang mengajarkan umat untuk selalu menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

“Menjaga silaturahmi bukan hanya mendatangkan rezeki dan memperpanjang umur, tetapi juga mempererat persaudaraan dan mendapatkan ridho Allah,” ujarnya.

Jama'ah saat mendengarkan Kultum
Jama’ah saat mendengarkan Kultum

Pj Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding yang turut hadir dalam acara tersebut juga memberikan arahan dan menyampaikan pesan penting terkait tema kultum.

Dalam pengarahannya, Pj Bupati menegaskan bahwa sikap ikhlas dan sabar dalam menjaga silaturahmi sangat relevan dalam pelayanan publik, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sikap ini merupakan bagian dari orientasi pelayanan yang harus dijunjung tinggi oleh ASN dalam program ASN BerAKHLAK,” kata Pj Bupati.

Sebagai penutup, Pj Bupati juga meresume poin-poin penting dari kultum yang disampaikan oleh Sadaruddin.

Ia menekankan bahwa silaturahmi harus diwujudkan dalam setiap aspek pelayanan publik, ia mencontohkan bidang kesehatan, di mana para tenaga medis di Kolut diharapkan tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga mendidik masyarakat untuk hidup sehat.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama, di mana Pj Bupati berharap agar nilai-nilai silaturahmi dapat diimplementasikan oleh seluruh ASN dalam menjalankan tugas mereka, sesuai dengan semangat ASN BerAKHLAK.

Sumber: Kominfo Kolut




Sah! Pilkada Wakatobi Kembali Head to Head

Wakatobi, Sultranet.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah proses pendaftaran pasangan calon resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, 29 Agustus 2024.

Seperti Pilkada lima tahun lalu, kali ini kompetisi politik kembali mempertemukan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Dua pasangan calon yang resmi mendaftar di KPU adalah pasangan Hamirudin-Muhamad Ali yang mengusung akronim HARUM, dan pasangan Haliana-Safia Wualo dengan akronim BERHASIL.

Menariknya, meski terjadi pergantian wajah calon, kedua kubu memiliki keterkaitan yang sama dengan Pilkada sebelumnya, terutama dalam keterlibatan kader partai Golkar.

Pasangan HARUM, Hamirudin yang diketahui merupakan seorang kader Golkar, didukung oleh koalisi beberapa partai, termasuk Golkar dengan 5 kursi di DPRD Wakatobi, Nasdem dan Gerindra masing-masing 2 kursi, serta PKS dan PKB yang masing-masing menyumbang 1 kursi. Beberapa partai non-sit juga turut mendukung pasangan ini.

Di sisi lain, pasangan BERHASIL yang dipimpin oleh calon petahana, Haliana, menggandeng Safia Wualo sebagai wakilnya, yang juga kader Golkar.

Pasangan ini didukung oleh PDIP dengan 8 kursi di DPRD, bersama Hanura, PAN, dan Demokrat yang masing-masing memiliki 1 kursi, ditambah dukungan dari partai non-sit lainnya.

Kompetisi ini mengulang skenario Pilkada 2019, di mana Haliana yang kala itu berpasangan dengan Ilmiati Daud, berhasil mengalahkan pasangan Arhawi-Hardin La Omo.

Meski kali ini Haliana hadir dengan wakil baru, Safia Wualo, kompetisi tetap menjadi head to head.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Wakatobi, La Deni, kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari, sebagai bagian dari tahapan Pilkada.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk memastikan bahwa kedua pasangan calon memenuhi syarat secara fisik dan mental untuk memimpin Kabupaten Wakatobi,” ujar La Deni, Kamis (29/08/2024).

Dengan hanya dua pasangan calon yang bertarung, Pilkada Wakatobi 2024 diprediksi akan berlangsung ketat, menciptakan kembali rivalitas politik yang kuat di wilayah itu.

Pewarta: Idin




Ketua DPC Gerindra Wakatobi Absen di Pendaftaran HARUM

Wakatobi, Sultranet.com – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi, Hamirudin-Muhammad Ali, yang berakronim HARUM, menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi pada Rabu, 29 Agustus 2024, pukul 09.30 WITA.

Pendaftaran pasangan HARUM dihadiri oleh sejumlah tokoh partai pengusung, termasuk Ketua DPD Golkar Arhawi, Ketua OKK Nasdem Sulawesi Tenggara La Ode Suriono (Bang Jhon), Ketua DPD Nasdem Jumran, Ketua DPD PKS Ilmin Yuntafau, Ketua DPC PKB La Ode Risto, dan perwakilan DPC Partai Gerindra. Namun, absennya Ketua DPC Partai Gerindra, Erniwati, menarik perhatian.

Ketua KPU Wakatobi, La Deni, dalam proses pendaftaran, meminta konfirmasi langsung kepada Erniwati melalui sambungan video call terkait mandat yang diberikan kepada perwakilannya, Ahmad Murdiono dan Ali Ma’ruf.

La Deni menanyakan keabsahan surat mandat tersebut, yang ditandatangani oleh Ketua DPC Gerindra.

“Saya selaku Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Wakatobi dalam hal proses pendaftaran Paslon Hamirudin-Ali Tembo memberikan mandat penuh untuk memberikan tanda tangan saya dan secara video call ini saya memberikan mandat secara langsung pada saudara Murdiono dan Ali Ma’ruf,” jawab Erniwati.

Dengan konfirmasi tersebut, pihak KPU menyatakan bahwa proses pendaftaran pasangan HARUM telah memenuhi syarat, meski Ketua DPC Gerindra tidak hadir secara langsung.

Setelah pendaftaran, Ketua KPU mengumumkan bahwa pasangan bakal calon akan melanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Bahteramas, Kendari.

Pemeriksaan kesehatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 2 September 2024.

“Kami mengimbau bakal pasangan calon untuk berpuasa sehari sebelum pemeriksaan kesehatan dilakukan. LO (Liaison Officer) dari pasangan calon diharapkan berkoordinasi dengan LO KPU dan LO rumah sakit untuk kelancaran proses pemeriksaan,” ujar Ketua KPU.

Mantan Bupati Wakatobi periode 2016-2021, Arhawi, yang juga Ketua DPD Partai Golkar, turut mendampingi pendaftaran pasangan HARUM bersama sejumlah pimpinan partai pengusung lainnya.

Kehadiran para tokoh partai ini menegaskan soliditas dukungan terhadap pasangan calon tersebut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wakatobi 2024.

Dengan selesainya proses pendaftaran dan konfirmasi mandat, pasangan HARUM bersiap menjalani tahapan selanjutnya dalam Pilkada Wakatobi, yang diharapkan berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU.

Pewarta: Idin




RahmaT-Nya Muna, Jalani Pemeriksaan Kesehatan

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan sebutan RahmaT-Nya Muna, menjadi pasangan pertama yang menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari, pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu tahapan wajib bagi bakal pasangan calon (Bapaslon) yang maju dalam Pilkada serentak 2024.

Koordinator Liaison Officer (LO) RahmaT-Nya Muna, Muhammad Taufan, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan dimulai sejak pukul 09.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 17.45 WITA.

“Alhamdulillah, pemeriksaan kesehatan RahmaT-Nya Muna telah berjalan dengan lancar. Hasil pemeriksaan ini nantinya akan diserahkan ke KPU Muna dan akan dibacakan saat pleno penetapan calon,” ujar Taufan melalui sambungan telepon, Kamis, 29 Agustus 2024.

Selain pemeriksaan kesehatan, seluruh Bapaslon juga diwajibkan untuk mengikuti tes psikologi (psikotes) yang dijadwalkan pada 1 September 2024.

Tes ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua calon memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang memadai untuk mengikuti kontestasi Pilkada.

“Pemeriksaan kesehatan dan psikotes ini adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh semua Bapaslon setelah dokumen persyaratan dinyatakan lengkap oleh KPU,” jelas Taufan, yang juga merupakan mantan Komisioner KPU Kabupaten Muna Barat.

Dokumen persyaratan pasangan RahmaT-Nya Muna telah dinyatakan lengkap oleh KPU Muna pada 27 Agustus 2024.

Sementara itu, empat pasangan rival mereka, yakni Bachrun-Asrafil, Ringa Jhon-Syarifuddin Udu, La Ode Kardini-Noor Dhani, dan Abdul Rahman-Awal Jaya Bolombo, baru mendaftar di KPU Muna pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah penting bagi RahmaT-Nya Muna untuk memastikan kesiapan mereka dalam mengikuti tahapan selanjutnya di Pilkada serentak 2024.

Seluruh proses ini diharapkan dapat memastikan bahwa semua calon memiliki kondisi fisik dan mental yang prima untuk mengemban tugas kepemimpinan di Kabupaten Muna.

Pewarta: Borju

 




Ribuan Simpatisan Padati Jalanan Kolaka-Pomalaa Kawal Pasangan Jayadin-Deni Menuju KPU Kolaka

KOLAKA, SULTRANET.com – Ribuan simpatisan memadati ruas Jalan Kolaka-Pomalaa pada Kamis 29 Agustus 2024 untuk mengawal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, H. Muhammad Jayadin, S.E., M.E., dan Deni Germanto, S.H., dalam proses pendaftaran mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka.

Antusiasme tinggi para pendukung mencerminkan dukungan kuat masyarakat terhadap pasangan yang dikenal dengan singkatan “JADI”.

Iring-iringan kendaraan simpatisan Paslon Jayadin-Deni
Iring-iringan kendaraan simpatisan Paslon Jayadin-Deni

Jalanan dipenuhi oleh iring-iringan kendaraan dari berbagai kelompok masyarakat dan pemuda yang datang dari berbagai daerah di Kolaka.

Beragam ornamen bertemakan “JADI” menghiasi kendaraan para simpatisan, memperlihatkan semangat kebersamaan dan solidaritas di antara simpatisan.

Koordinator Relawan Pemenangan Jayadin-Deni Kecamatan Wundulako, Gatot Mudjaini, menegaskan bahwa kehadiran ribuan simpatisan tersebut murni sukarela, tanpa ada paksaan.

“Ini semua dari segala penjuru Kolaka, mereka datang dengan keikhlasan,” ujar Gatot Mudjaini.

Iring-iringan ini menandai pasangan Jayadin-Deni yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kolaka.

Dukungan besar ini diharapkan menjadi modal kuat dalam menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mendatang.




Puluhan Ribu Warga Muna Barat Hadiri Deklarasi Paslon Tunggal Bupati La Ode Darwin-Ali Basa

MUNA BARAT, Sultranet.Com-Puluhan ribu masyarakat Kabupaten Muna Barat (Mubar) memadati lapangan sepak bola di Desa Guali, Kecamatan Kusambi, pada Kamis, 29 Agustus 2024, untuk menghadiri deklarasi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mubar, La Ode Darwin-Ali Basa.

Pasangan ini dipastikan menjadi calon tunggal pada Pilkada Muna Barat 2024, setelah berhasil mengamankan dukungan dari seluruh partai politik di daerah tersebut.

Deklarasi ini berlangsung meriah dengan kehadiran warga yang datang dari tiga wilayah besar di Bumi Laworo. Mereka tampak antusias, menggunakan berbagai jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk menyaksikan secara langsung momen bersejarah ini.

Usai deklarasi, pasangan La Ode Darwin-Ali Basa langsung mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna Barat.

Mereka didampingi oleh 11 partai koalisi, yaitu PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, Nasdem, Gerindra, PPP, PBB, PAN, PKS, dan PSI. Tidak hanya itu, sejumlah tokoh adat dan masyarakat turut hadir memberikan dukungan.

Dalam sambutannya, La Ode Darwin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh partai pengusung serta masyarakat Muna Barat yang telah memberikan dukungan.

Ia berjanji akan menghadirkan kesejukan di Muna Barat jika terpilih sebagai Bupati bersama Ali Basa.

“InsyaAllah, jika Saya bersama Bapak Ali Basa diamanahkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kita hadirkan kesejukan di Muna Barat,” ungkap La Ode Darwin di hadapan ribuan pendukungnya.

Lebih lanjut, La Ode Darwin menegaskan bahwa dirinya adalah calon Bupati pertama yang mendapatkan dukungan penuh dari seluruh partai politik di Sulawesi Tenggara.

Di sisi lain, masyarakat Muna Barat menunjukkan antusiasme mereka terhadap pasangan La Ode Darwin-Ali Basa. Adi, salah satu warga yang hadir, menyatakan bahwa kehadirannya adalah untuk memberikan dukungan penuh kepada pasangan tersebut.

“Kami datang untuk membuktikan dukungan dan sekaligus mengantar Darwin dan Ali Basa menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat,” ujar Adi.

Pendapat serupa disampaikan oleh Wa Ani, seorang warga Mubar yang merasa optimis dengan kehadiran calon tunggal ini. Menurutnya, hal ini bisa meminimalisir konflik sosial selama perhelatan Pilkada serentak di Muna Barat.

“Bagus juga kalau hanya satu calon biar tidak ada yang bertengkar hanya karena beda pilihan. Dan kami pilih La Ode Darwin dan pak Ali Basa,” ungkap Wa Ani.

Untuk diketahui, pasangan Darwin-Ali Basa dipastikan akan melawan kotak kosong dalam Pilkada Muna Barat 2024 setelah berhasil meraih dukungan dari seluruh partai politik pemilik 20 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat pada Pemilu Legislatif 14 Februari 2024 lalu.

Pewarta: Borju

 




Burhanuddin dan Ahmad Yani Daftar di KPU Bombana

Bombana, SultraNET. – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Burhanuddin dan Ahmad Yani, resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada 2024 di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bombana pada Kamis (29/8/2024).

Keduanya didampingi oleh sembilan partai pengusung dalam proses pendaftaran tersebut.

Pasangan ini menarik perhatian dengan kedatangannya ke KPUD Bombana menggunakan kendaraan modifikasi tradisional, yaitu bentor (becak motor).

Langkah ini dianggap sebagai simbol komitmen mereka untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan menunjukkan kreativitas dalam kampanye.

Dengan menggunakan kendaraan yang sehari-hari digunakan oleh masyarakat Bombana, Burhanuddin dan Ahmad Yani ingin menegaskan bahwa mereka hadir di tengah-tengah rakyat untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Dalam konferensi pers yang digelar di KPUD Bombana, Burhanuddin, mantan Bupati definitif Kabupaten Bombana, menyatakan kesiapan untuk kembali melayani masyarakat Bombana.

Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka dengan bentor mencerminkan niat mereka untuk terus berbaur dengan rakyat dan siap mendengarkan serta menyelesaikan masalah yang ada.

“Kami ingin menyampaikan bahwa kami ini adalah pelayan rakyat. Jadi, kendaraan yang kami gunakan adalah kendaraan sehari-hari yang digunakan oleh rakyat. Hal ini mencerminkan bahwa kami akan hadir bersama-sama rakyat, di tengah masyarakat, dan siap memberikan solusi,” ujar Burhanuddin.

Ahmad Yani, yang dikenal sebagai tokoh pemekaran Kabupaten Bombana dan kini menjadi calon Wakil Bupati, menambahkan bahwa keputusan mereka untuk maju dalam Pilkada ini bukan atas kemauan pribadi, tetapi berdasarkan kondisi nyata yang terjadi di masyarakat.

Menurutnya, mereka tergerak oleh semangat awal yang melatarbelakangi pembentukan Kabupaten Bombana.

“Pada dasarnya, kami tahu bahwa untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bombana ini bukan hanya berdasarkan kemauan, tetapi kami maju karena melihat kondisi riil yang terjadi di Kabupaten Bombana dan mengingat kembali niat awal terbentuknya kabupaten ini,” ungkap Ahmad Yani.

Dengan dukungan dari sembilan partai pengusung, pasangan ini optimis dapat membawa perubahan dan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bombana.

Proses pendaftaran ini menjadi langkah awal dalam perjuangan mereka menuju Pilkada 2024.

Pewarta: Azuli




Soal Tenaga Kerja Lokal, Calon Bupati Jayadin Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Kolaka 70%

KOLAKA,SULTRANET.com – Pemberdayaan Masyarakat Lokal terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada seluruh Perusahaan yang berkedudukan di Daerah Kabupaten Kolaka dipastikan melibatkan sebesar 70% Masyarakat Lokal.

Hal tersebut disampaikan Calon Bupati H. Muh. Jayadin, S.E.,M.E. usai dirinya mendaftar ke KPU Kolaka bersama Pasangannya Calon Wakil Bupati Deni Germanto Lisan, S.H. dan rombongan pendukung pada 29 Agustus 2024 Lalu.

Dalam kesempatan itu Jayadin mengemukakan gagasan tersebut telah lama direncanakannya jauh sebelum ia menjadi figur Calon Bupati Kolaka, ia juga menambahkan saat ini Perbup telah dikeluarkan untuk mengawal aspirasi masyarakat lokal terkait perekrutan tenaga kerja lokal.

Olehnya itu ia berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar kiranya dapat bersama mengawal serta memberikan ide serta gagasan lainnya yang berdampak positif pada pembangunan daerah.

“Mari bersama kita kawal perjuangan ini, saya kira kita semua sama menginginkan Pembangunan Daerah lebih maju di semua sektor, olehnya itu baik saran, pendapat dan juga kritiknya kami tunggu, agar kedepan kita bisa lebih berbenah lagi”. Ujar Jayadin.

Selain itu pihaknya terus menyerap aspirasi masyarakat dan ia berjanji akan merealisasikan step by step bila dirinya diberi kesempatan untuk memimpin Kolaka kembali dan mewujudkan keinginan masyarakat dengan Pemerintahan yang Kokoh yang mampu menciptakan Program-program yang mengarah pada kemaslahatan secara universal.

Ia juga menambahkan bahwa menurutnya Pembangunan yang dilakukan pemerintah harus bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kolaka tanpa ada pengecualian baik Suku, Agama, serta Kelompok-kelompok tertentu.

“jadi, Pembangunan yg dilaksanakan oleh Pemerintah harus bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh Mayarakat Kolaka tanpa terkecuali”. Tambahnya.

Untuk diketahui H. Muhammad Jayadin, S.E., M.E. merupakan tokoh daerah Kolaka yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Kolaka Bersama Bupati Kolaka H. Ahmad Syafei 2 periode berturut-turut antara tahun 2014-2019 dan 2019-2024, Juga pernah menjabat Plt. Bupati Kolaka di awal Tahun 2024.

Saat ini ia telah mendaftarkan dirinya ke KPU Kolaka sebagai calon Bupati Kolaka Periode 2024-2029 berpasangan Deni Germanto Lisan, S.H.




Barisan Milenial Cerdas Wundulako Kawal Paslon Jayadin-Deni dalam Pendaftaran di KPU Kolaka

KOLAKA, SULTRANET.com – Ribuan simpatisan dari berbagai penjuru Kabupaten Kolaka mengawal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, H. Muhammad Jayadin, S.E., M.E., dan Deni Germanto, S.H., dalam proses pendaftaran mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka pada Kamis (29/08/2024).

Di antara simpatisan tersebut, sekelompok pemuda yang menamakan diri mereka sebagai Barisan Milenial Cerdas Wundulako turut hadir dan aktif mengawal jalannya pendaftaran.

Dalam kesempatan itu Koordinator Barisan Milenial Cerdas Wundulako, Imam Gunawan, menjelaskan bahwa kehadiran mereka dalam mengawal pasangan Jayadin-Deni bukan hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai upaya menciptakan harmonisasi dan kedamaian, khususnya di kalangan pemuda di Kecamatan Wundulako.

“Kami merasa terpanggil untuk ikut serta dalam proses ini karena kami ingin memastikan bahwa harmonisasi tercipta, terutama di kalangan pemuda-pemudi Wundulako,” ujar Imam Gunawan kepada awak media.

Koordinator Barisan Milenial Cerdas Wundulako, Imam Gunawan
Koordinator Barisan Milenial Cerdas Wundulako, Imam Gunawan

Imam juga mengungkapkan bahwa mereka turut membantu menertibkan jalur yang akan dilalui oleh pasangan calon dan ribuan simpatisan lainnya menuju KPU Kolaka, dengan tujuan agar proses pendaftaran berjalan dengan lancar.

“Kami mengawal Om Jayadin dan pasangannya Deni bersama ribuan simpatisan lainnya agar proses pendaftaran berjalan lancar,” tambahnya.

Barisan Milenial Cerdas Wundulako, menurut Imam, merupakan inisiatif yang lahir dari kesadaran kolektif para anggotanya. Mereka berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan ruang damai selama Pilkada dan mendukung pembangunan daerah Kolaka ke depannya.

Imam menyatakan bahwa pasangan Jayadin-Deni dianggap sebagai pemimpin yang mampu membawa Kolaka menuju kemajuan dengan memanfaatkan seluruh potensi sumber daya daerah.

“Kami yakin bahwa pasangan Jayadin-Deni adalah pemimpin yang mampu membawa Kolaka menjadi daerah yang lebih maju,” tegas Imam.

Lebih lanjut, Imam berharap agar Pilkada Kolaka 2024 berjalan dengan tertib dan damai, serta siapa pun yang terpilih dapat membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat Kolaka.

“Harapan kami, Pilkada kali ini berlangsung lebih tertib, dan siapa pun yang terpilih nantinya dapat membawa Kolaka lebih maju dan lebih baik lagi ke depannya,” tutup Imam.

Iring-iringan Simpatisan Paslon Jayadin-Deni
Iring-iringan Simpatisan Paslon Jayadin-Deni

Iring-iringan pasangan Jayadin-Deni pada hari pendaftaran tersebut terdiri dari berbagai simpatisan yang datang dari seluruh penjuru Kabupaten Kolaka, menunjukkan dukungan luas yang diterima oleh pasangan calon ini.




Ada Dugaan Para RT di Muna ‘Dipaksa’ Antar Paslon Daftar di KPU

MUNA, Sultranet.Com – Diduga para Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Muna terancam dipecat jika menolak untuk mengantar pasangan calon (paslon) tertentu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa para Ketua RT diinstruksikan untuk mengumpulkan massa guna mendukung pendaftaran salah satu pasangan calon di KPU Muna pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Dugaan ini mencuat setelah adanya laporan dari beberapa RT di Kecamatan Katobu yang menyebutkan bahwa Camat Wiraman Almia mengarahkan mereka untuk mengumpulkan massa mengantar salah satu calon mendaftar di KPU di sertai ancaman pemecatan jika tidak dilakukan.

Para Ketua RT diundang ke kantor kecamatan dan diberi arahan untuk mendukung kegiatan pendaftaran paslon tersebut.

“Memang ada arahan dari camat mengenai kegiatan pendaftaran paslon di KPU. Kami harus mengumpulkan massa dan mengantar paslon tersebut,” kata salah satu lurah yang meminta identitasnya dirahasiakan. Rabu (28/8/2024)

Seorang Ketua RT di Muna juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait ancaman pemecatan jika tidak mengikuti arahan tersebut.

“Kami terancam dipecat jika tidak mendukung pendaftaran ini,” ujar Ketua RT yang juga meminta namanya dirahasiakan.

Namun, Camat Katobu, Wiraman Almia, menanggapi tuduhan tersebut dengan menepis isu tersebut. Saat di konfirmasi via WhatsApp, Wiraman membantah mengarahkan para RT untuk mengantar salah satu Paslon ke KPU untuk mendaftar sekaligus menepis isi adanya ancaman pemecatan bagi para RT.

“Tidak ada kune kanda,” singkatnya.

Pewarta: Borju