Berani-TO Resmi Daftar di KPU Bombana

Bombana, SultraNET.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Andi Nirwana Sebbu dan Heriyanto secara resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bombana untuk periode 2024-2029. Rabu (28/8/2024)

Acara pendaftaran yang berlangsung di kantor KPU Kabupaten Bombana ini dihadiri oleh ribuan pendukung dari berbagai kecamatan di daerah tersebut.

Dalam konferensi pers usai pendaftaran, Andi Nirwana Sebbu dan Heriyanto menyampaikan harapan mereka agar seluruh proses pemilihan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Andi Nirwana Sebbu menegaskan komitmennya untuk melengkapi berkas-berkas yang diperlukan dan menganggap pendaftaran ini sebagai langkah awal yang krusial dalam usaha mereka untuk memenangi pilkada.

“Kami sangat percaya bahwa hari ini adalah langkah awal kami untuk memimpin Kabupaten Bombana. Dengan izin Allah, kami yakin dapat meraih kemenangan dalam pilkada dan memimpin Bombana pada periode 2024-2029,” ujar Andi Nirwana Sebbu.

Calon wakil bupati Heriyanto juga menyampaikan harapan serupa untuk menyajikan gagasan dan visi yang dapat memajukan daerah.

Ia menekankan pentingnya menjaga suasana yang kondusif dan terhindar dari penyebaran hoaks selama masa kampanye.

“Kami berharap agar suasana tetap kondusif dan bebas dari isu-isu hoaks. Kami mengajak semua pihak, termasuk media, untuk bersama-sama berfokus pada gagasan dan visi yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Bombana,” tambah Heriyanto.

Pasangan yang dikenal dengan akronim BERANI TO ini juga meminta dukungan dari masyarakat dan media untuk menciptakan iklim positif selama proses kampanye.

Mereka optimis bahwa dengan dukungan publik, mereka dapat mewujudkan visi mereka dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bombana.

Dengan pendaftaran ini, Andi Nirwana Sebbu dan Heriyanto memulai langkah mereka dalam kontestasi pilkada 2024, berkomitmen untuk terus berinteraksi dengan masyarakat dan memperkenalkan program-program unggulan mereka.

Pewarta: Azuli

 




Dekranasda Bombana Perkenalkan Produk Unggulan di Pameran Kriyanusa 2024

Jakarta, Sultranet.com – Pj. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, turut ambil bagian dalam Pameran Kriyanusa 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Acara yang dimulai pada Rabu (28/8) ini menampilkan berbagai produk kerajinan tangan dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk karya-karya unggulan dari Kabupaten Bombana.

Dalam kesempatan tersebut, Aeni Mutmainnah memperkenalkan berbagai produk khas Bombana, seperti tenun dan anyaman tradisional, yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Diharapkan, keikutsertaan Bombana dalam pameran ini dapat membuka jalan bagi para pengrajin lokal untuk memperluas pasar, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Kami sangat bangga bisa memperkenalkan produk-produk unggulan Kabupaten Bombana di ajang nasional seperti Kriyanusa ini. Dengan partisipasi ini, kami berharap pengrajin lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Aeni Mutmainnah.

Kriyanusa 2024 resmi dibuka oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, Ibu Wury Ma’ruf Amin. Dalam sambutannya, Wury Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran yang diharapkan menjadi wadah bagi pengrajin muda di Indonesia untuk melestarikan warisan budaya.

Tahun ini, Kriyanusa mengusung tema “Pengrajin Muda Lestarikan Warisan Budaya,” sebagai bentuk komitmen Dekranas dalam meneruskan tradisi kerajinan ke generasi berikutnya.

Pameran ini dihadiri oleh berbagai pelaku industri kreatif dan pengrajin dari seluruh Indonesia. Selain menjadi ajang untuk memamerkan hasil karya, Kriyanusa 2024 juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kerajinan tangan. Aeni Mutmainnah menilai pameran ini sangat bermanfaat untuk pengembangan industri kreatif nasional.

“Pameran seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk memamerkan hasil karya, tetapi juga untuk belajar dari pengalaman dan inovasi pengrajin lainnya dari seluruh Indonesia,” tambahnya.

Pameran Kriyanusa 2024 akan berlangsung selama lima hari, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memperkuat jaringan bisnis dan mempromosikan potensi kerajinan daerah ke tingkat nasional. Dengan partisipasi Kabupaten Bombana dalam pameran ini, diharapkan dapat meningkatkan eksposur produk lokal serta menarik perhatian dari para pelaku industri dan masyarakat luas.

Sumber: Kominfo




Dekranasda Bombana Perkenalkan Kriyanusa 2024 di Jakarta, Dorong Ekonomi Lokal Melalui Kerajinan Tradisional

Jakarta, 28 Agustus 2024 – Pj. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, hadir dalam Pameran Kriyanusa 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (28/8/2024). Pameran tahunan yang menampilkan beragam produk kerajinan tangan dari seluruh Indonesia ini menjadi ajang strategis bagi pengrajin lokal untuk mempromosikan karya mereka ke pasar nasional. Aeni Mutmainnah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenalkan produk unggulan dari Kabupaten Bombana, yang meliputi tenun dan anyaman tradisional yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Aeni Mutmainnah mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan ini, mengingat Pameran Kriyanusa merupakan platform penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan daerah Bombana yang kaya akan budaya dan tradisi. “Pameran ini merupakan kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan produk-produk kerajinan lokal dari Bombana. Tenun dan anyaman tradisional yang kami tampilkan adalah hasil karya pengrajin lokal yang memiliki nilai seni tinggi dan kualitas yang tak kalah saing dengan produk lainnya di Indonesia,” ujar Aeni Mutmainnah.

Aeni juga berharap partisipasi dalam pameran ini dapat membuka peluang bagi pengrajin Bombana untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan perekonomian daerah, dan memberdayakan masyarakat setempat. “Kami berharap produk kerajinan Bombana bisa dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional. Ini adalah langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Pameran Kriyanusa 2024 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, Ibu Wury Ma’ruf Amin, yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian dan pengembangan kerajinan tangan Indonesia. Dalam sambutannya, Wury Ma’ruf Amin mengapresiasi pelaksanaan pameran yang tahun ini mengusung tema “Pengrajin Muda Lestarikan Warisan Budaya”. Tema ini mencerminkan komitmen Dekranas untuk terus meneruskan tradisi kerajinan yang telah ada dan memperkenalkan nilai budaya Indonesia kepada generasi muda, agar dapat dilestarikan dan berkembang.

“Pameran Kriyanusa adalah kesempatan bagi para pengrajin muda Indonesia untuk memamerkan karya-karya mereka dan turut berpartisipasi dalam melestarikan warisan budaya bangsa. Saya berharap pameran ini bisa menjadi platform yang menginspirasi para pengrajin muda untuk terus berkarya dan melestarikan budaya bangsa,” ujar Wury Ma’ruf Amin.

Pameran ini juga menjadi titik temu bagi berbagai pelaku industri kreatif dan pengrajin dari seluruh Indonesia untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam dunia kerajinan tangan. Selain itu, para pengrajin dapat memperluas jaringan bisnis dan mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan pelaku industri lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kriyanusa 2024 menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi besar kerajinan Indonesia yang memiliki daya tarik luar biasa di pasar global.

Aeni Mutmainnah turut mengungkapkan bahwa acara seperti ini sangat penting untuk mendukung pengembangan industri kreatif di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bombana. “Pameran Kriyanusa memberikan manfaat yang besar bagi pengrajin daerah, terutama dalam hal pemasaran produk dan memperluas pasar. Ini juga membuka peluang untuk pengembangan kapasitas pengrajin serta promosi budaya daerah,” jelasnya.

Selama lima hari penyelenggaraan Pameran Kriyanusa 2024, berbagai produk kerajinan tangan dari seluruh penjuru tanah air dipamerkan, dengan ribuan pengunjung yang datang untuk melihat dan membeli produk-produk unggulan. Beberapa produk unggulan lainnya selain kerajinan dari Bombana antara lain, batik, anyaman, perhiasan tradisional, dan produk olahan kayu yang banyak diminati.

Aeni berharap, dengan adanya Kriyanusa 2024, pengrajin Bombana dapat semakin maju dalam mengembangkan keterampilan dan kualitas produknya, serta menjalin kemitraan dengan pihak-pihak terkait dalam pengembangan industri kerajinan. “Kami berharap ke depan, produk kerajinan dari Bombana semakin dikenal dan diminati, baik oleh pasar domestik maupun internasional. Dengan demikian, kami juga dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan masyarakat secara keseluruhan,” kata Aeni.

Pameran ini juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dalam mengenai beragam produk kerajinan dari daerah-daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang beragam. Selain itu, pameran ini juga menjadi sarana untuk mendidik masyarakat mengenai pentingnya melestarikan kerajinan tradisional, yang tak hanya bernilai seni tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang luar biasa.

Aeni Mutmainnah berharap, ke depan, pameran serupa dapat terus dilaksanakan untuk memberikan ruang lebih besar bagi pengrajin lokal untuk mempromosikan hasil karya mereka. “Kami sangat mendukung inisiatif Dekranas dalam menyelenggarakan pameran ini. Ini adalah langkah positif untuk memajukan industri kerajinan Indonesia, serta memberikan peluang bagi daerah-daerah untuk memperkenalkan potensi kerajinan mereka,” tutup Aeni.

Pameran Kriyanusa 2024 di Jakarta menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bombana untuk memperkenalkan produk kerajinan unggulannya. Dengan adanya pameran ini, diharapkan para pengrajin Bombana dapat menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong peningkatan perekonomian daerah. Partisipasi aktif dalam pameran ini juga menjadi langkah strategis untuk melestarikan budaya dan tradisi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.




Pj. Bupati Kolaka Perkuat Sinergi dengan KPK dalam Pencegahan Korupsi 2024

KOLAKA,SULTRANET.com – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si., bersama Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Wilayah 4 KPK RI, menghadiri Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Tahun 2024.

Dengan tujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencegah praktik korupsi, Acara ini berlangsung di Aula Sasanapraja Pemda Kolaka pada Rabu, 28 Agustus 2024,

Dalam rapat ini, Pj. Bupati Kolaka menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas koordinasi KPK di daerah.

Muhammad Fadlansyah menegaskan komitmen Pemkab Kolaka untuk bersinergi dengan KPK dalam mencegah korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan.

PJ. Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si
PJ. Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si

Salah satu inisiatif yang diutamakan adalah pelaksanaan Monitoring Centre for Prevention (MCP) dan partisipasi dalam Survey Penilaian Integritas (SPI) yang diinisiasi oleh KPK.

“Pemkab Kolaka sangat mendukung kedatangan KPK di Kabupaten Kolaka untuk bersama-sama melakukan pencegahan korupsi melalui perbaikan sistem, salah satunya melalui MCP,” kata Muhammad Fadlansyah.

Pj. Bupati juga mengharapkan agar KPK terus memberikan arahan dan bimbingan yang diperlukan dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kolaka, guna menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah terkait, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Partisipasi para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat upaya pencegahan korupsi di lingkup pemerintahan Kabupaten Kolaka

Sumber: Diskominfo Kolaka




KPU Muna: Dokumen Pendaftaran Paslon RahmaTnya Muna Lengkap

MUNA, Sultranet.Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna mengonfirmasi bahwa dokumen pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dinyatakan lengkap.

Pasangan calon ini, yang dikenal dengan akronim RahmaTnya Muna, menjadi yang pertama mendaftar di KPU Muna dalam Pilkada Serentak 2024.

Ketua KPU Muna, La Ode Muh Askar Adi Jaya, menyatakan bahwa pendaftaran pasangan calon ini sudah dibuka dan dokumen yang diserahkan oleh Rajiun dan Purnama telah memenuhi syarat.

“Kami telah membuka penerimaan pendaftaran untuk Pilkada, dan dokumen paslon RahmaTnya Muna sudah lengkap. Selanjutnya, kami akan mengirimkan surat pengantar untuk pemeriksaan kesehatan di RS Bahtermas Kendari, yang dijadwalkan berlangsung dari 27 Agustus hingga 2 September 2024,” ujar Askar pada konferensi pers di kantornya, Selasa (27/8/2024).

Askar menambahkan, dalam proses pendaftaran, KPU memastikan dua hal utama: dokumen syarat pencalonan dan syarat calon.

“Dokumen yang disampaikan oleh paslon RahmaTnya Muna sudah lengkap,” tegasnya.

Calon Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada, menyampaikan apresiasi kepada KPU Muna atas penerimaan dokumen pendaftaran. Pasangan RahmaTnya Muna didukung oleh Partai Gerindra, PKB, dan PSI.

“Alhamdulillah, kami telah resmi mendaftar dan dinyatakan lengkap sebagai paslon pertama. Selanjutnya, kami akan mengikuti pemeriksaan kesehatan,” ungkap Rajiun.

Rajiun juga mengungkapkan keyakinannya untuk memenangkan Pilkada 2024. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program dari pemimpin sebelumnya jika diberikan amanah.

“Insyaallah, RahmaTnya Muna akan menang agar Muna dapat bangkit dan berkelanjutan. Kami akan memenuhi harapan masyarakat Muna,” tandasnya

Pewarta: Borju




Ribuan Simpatisan Antar Pasangan RAHMATnya Muna Mendaftar di KPU

MUNA, Sultranet.Com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dengan akronim RAHMATnya Muna, resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Pendaftaran ini diiringi oleh ribuan simpatisan yang turut serta mendukung langkah pasangan tersebut menuju kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna.

Sekitar pukul 09.30 WITA, pasangan RAHMATnya Muna berangkat dari kediaman La Ode M Rajiun Tumada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu.

Ribuan pendukungnya memadati jalan sepanjang rute menuju kantor KPU Muna, menunjukkan dukungan mereka terhadap pasangan tersebut.

Rombongan tiba di kantor KPU sekitar pukul 10.30 WITA, disambut oleh antusiasme simpatisan yang terus memadati area sekitar kantor KPU.

Hery Lorpek, salah seorang simpatisan yang ditemui di kantor KPU Muna, menyatakan bahwa La Ode M Rajiun Tumada adalah sosok pemimpin yang amanah dan telah terbukti kinerjanya selama menjabat sebagai Bupati Muna Barat (Mubar).

“Saya sebagai garda pemenangan Rajiun-Purnama sangat bersemangat mengantar mereka ke kantor KPU. Kami siap memenangkan RahmaTnya Muna, terutama di Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Hery juga menambahkan bahwa masyarakat Muna sangat merindukan kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kesejahteraan umum.

“Rajiun telah terbukti dengan pembangunan yang dilakukan selama menjabat di Mubar, dan masyarakat Muna mendambakan pemimpin yang seperti itu,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa simpatisan RAHMATnya Muna masih memadati area sekitar kantor KPU, menunjukkan dukungan yang terus mengalir bagi pasangan calon ini.

 

Pewarta: Borju




Pj. Bupati Bombana Paparkan Evaluasi Kinerja Triwulan III di Kemendagri

Jakarta,  sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama dengan Sekretaris Daerah serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan pemaparan laporan evaluasi kinerja Triwulan III di kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat. Laporan yang mencakup periode 27 Mei 2024 hingga 27 Agustus 2024 tersebut menyoroti pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Bombana selama tiga bulan terakhir. Selasa (27/8/2024)

Dalam presentasinya, Edy Suharmanto menguraikan berbagai program pembangunan yang telah dijalankan, termasuk peningkatan infrastruktur dasar, kualitas kesehatan, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bombana. Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah program yang sedang berjalan serta strategi yang diterapkan untuk mengatasi berbagai masalah yang muncul selama triwulan ini.

“Kami telah berusaha maksimal dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Bombana. Namun, tentu masih ada tantangan yang harus dihadapi, dan kami berharap masukan dari Kementerian Dalam Negeri dapat menjadi panduan untuk memperbaiki serta meningkatkan kinerja kami di masa mendatang,” ujar Edy Suharmanto.

Pemaparan ini juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah daerah. Edy Suharmanto berharap bahwa laporan ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi internal tetapi juga memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik dan memastikan setiap program memberikan dampak positif bagi masyarakat Bombana. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam mewujudkan hal ini,” tambahnya.

Pemaparan laporan evaluasi kinerja Triwulan III ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah Bombana untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Pemerintah daerah berharap laporan ini dapat menjadi landasan untuk perbaikan yang lebih baik di masa depan, sekaligus memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah.

Sumbe: Kominfo




Pj. Bupati Kolaka Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2024 di DPRD

Kolaka, SULTRA NET.com – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kolaka Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kolaka pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kolaka, Ir. Syaifullah Halik, dan dihadiri oleh para anggota dewan serta pejabat daerah.

Perubahan APBD ini dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2024.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa perubahan APBD diperlukan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi awal, adanya pergeseran anggaran antar pos, atau jika terdapat saldo anggaran lebih dari tahun sebelumnya yang harus digunakan.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kolaka
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kolaka

Pj. Bupati Kolaka menjelaskan bahwa perubahan APBD 2024 ini akan menaikkan total anggaran dari yang semula direncanakan sebesar Rp1,64 triliun menjadi Rp1,83 triliun.

Peningkatan ini, menurutnya, bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan dan belanja daerah guna mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Kolaka.

“Peningkatan anggaran ini diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kolaka,” kata Pj. Bupati Kolaka dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan pentingnya proses pembahasan Raperda Perubahan APBD ini dilakukan dengan cermat dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Untuk itu, Pj. Bupati menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar mengikuti rapat-rapat pembahasan yang telah dijadwalkan oleh DPRD.

“Saya mengharapkan seluruh kepala perangkat daerah dapat mengikuti pembahasan dengan baik, sehingga perubahan APBD ini dapat segera disahkan dan diimplementasikan,” tambahnya.

Rapat paripurna ini menjadi langkah awal dalam proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2024. Setelah melalui proses di DPRD, diharapkan Raperda ini bisa segera disahkan sehingga program-program prioritas yang telah direncanakan dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal.

Sumber : Kominfo Kolaka




Distan Bombana Sosialisasikan Penerapan Standarisasi Instrumen Pertanian

Bombana, sultranet.com – Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan sosialisasi penerapan standarisasi instrumen pertanian tanaman pangan di Desa Tampabulu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Selasa (27/8/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani tentang pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam proses pertanian, guna meningkatkan kualitas benih dan hasil pertanian di wilayah tersebut.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Hasriani Husein, SP., yang membuka acara mewakili Kepala Dinas Pertanian. Turut hadir Kepala BPSIP Sultra, Dr. Abdul Wahab, SP, MP., perwakilan Badan Standardisasi Nasional (BSN) Sulawesi Selatan, Ahmad Hawari Assufi, S.Si., serta beberapa pejabat dan tokoh pertanian lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Abdul Wahab menjelaskan tugas dan fungsi BSIP, serta menekankan pentingnya penerapan standar pertanian yang tercantum dalam SNI No. 8969:2021 dan SNI No. 6233:2015.

“Standar ini berperan besar dalam memastikan mutu produk tanaman pangan yang dihasilkan petani, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Hasriani Husein, SP., dalam sambutannya, menyoroti pentingnya penggunaan benih berkualitas tinggi untuk meningkatkan hasil pertanian. Ia juga menggarisbawahi pentingnya penangkaran benih di Desa Tampabulu dan Desa Toburi, agar benih hasil pertanian tidak hanya dijual ke penggilingan, tetapi juga dapat dijadikan sumber benih lokal yang bermanfaat bagi petani setempat.

“Saya juga berharap para petani dapat menerapkan budidaya padi yang baik sesuai standar, sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan pendapatan petani turut bertambah,” jelasnya.

Acara ini juga diisi dengan pemaparan dari BSN mengenai Cara Budidaya Tanaman Pangan yang Baik sesuai SNI 8969:2021. Di akhir acara, sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, dipandu oleh penanggung jawab kegiatan, Dian Rahmawati, SP, M.Si.

Para petani berkesempatan berdialog langsung dengan narasumber mengenai tantangan yang mereka hadapi di lapangan dan cara meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka.

Dengan kegiatan ini, diharapkan para petani di Bombana dapat semakin memahami pentingnya standar pertanian dan menerapkannya dalam budidaya tanaman pangan, sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian serta kesejahteraan mereka.




Pompa Air Tingkatkan Produktivitas Petani Bombana di Tengah Ancaman Kemarau

Bombana, sultranet.com – petani di Desa Karya Baru, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, menerima bantuan 25 unit mesin pompa air dari program pompanisasi Kementerian Pertanian. Bantuan ini diharapkan dapat menjaga produktivitas pangan di wilayah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara. (27/8/2024)

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BSIP) Sultra, Dr. Abdul Wahab, SP, MP., bersama tim Liaison Officer (LO) Program Pemantauan dan Advokasi Teknis (PAT) Kabupaten Bombana, serta pejabat dari Dinas Pertanian Bombana, Muhammad Rizal, S.Pt., dan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Poleang Utara, Daud Dalle, SP. Mereka juga memantau distribusi serta pemanfaatan pompa air di Desa Karya Baru.

Desa Karya Baru memiliki areal persawahan seluas 120 hektare dengan sumber pengairan utama dari Sungai Poleang. Kepala BSIP Sultra berharap bantuan ini dapat mendukung stabilitas pengairan, terutama di tengah ancaman kemarau dan perubahan cuaca yang tidak menentu.

“Dengan adanya pompa air ini, kami berharap petani tetap bisa panen secara maksimal meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang sulit,” ungkap Abdul Wahab.

Yuliani Zainuddin, SP., selaku LO PAT Kabupaten Bombana, memastikan distribusi pompa air berjalan lancar dengan terus berkoordinasi bersama pihak Dinas Pertanian setempat. Dari 25 unit pompa yang diterima Kabupaten Bombana, 2 unit di antaranya telah beroperasi di Desa Karya Baru.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di wilayah Bombana, mengingat pentingnya keberlanjutan pengairan bagi sawah-sawah di daerah tersebut. Para petani kini lebih siap menghadapi tantangan cuaca dan tetap menjaga produktivitas pangan daerah.