Babinsa Mambo Koramil 03/Poleang Tanam Pohon Jati Bersama Warga sebagai Upaya Mencegah Banjir

Bombana, SultraNET. -| Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, menjadi saksi kegiatan penanaman pohon jati yang dilakukan oleh anggota Koramil 1431-03/Poleang. Babinsa Kecamatan Poleang Timur, Koptu Beny dan Kopda Syamsuddin, memimpin aksi ini sebagai upaya pencegahan banjir dan polusi udara di wilayah tersebut.

Bapak Usman salah seorang Tokoh Masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa penanaman pohon ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana alam seperti banjir.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Semoga pohon-pohon ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat besar bagi desa kami,” ujarnya.

Babinsa Kopda Syamsuddin, yang turut memimpin kegiatan penanaman, juga menyampaikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Penanaman pohon ini adalah langkah awal, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama merawat dan menjaga pohon-pohon ini agar bisa tumbuh dengan baik,” Kata Syamsuddin.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang Lettu Inf Dahlan memberikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, aksi penanaman pohon ini sejalan dengan program TNI untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Kami akan terus mendukung kegiatan seperti ini di berbagai wilayah, karena kami percaya bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” Pungkas Danramil Poleang. (SBU)




Plt Bupati Muna Lakukan Mutasi Eselon III dan IV: Berikut Nama-Namanya

MUNA, SultraNET. – Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan mutasi pejabat eselon III dan IV yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna pada Jumat, 12 Juli 2024.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 345 Tahun 2024 yang ditandatangani oleh Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta.

Dalam sambutannya, Bachrun Labuta menekankan bahwa mutasi tersebut adalah hasil evaluasi kinerja ASN di lingkup pemerintah daerah.

“Mutasi hari ini adalah keputusan bersama berdasarkan hasil evaluasi dari kinerja ASN di lingkup pemerintah daerah,” ujar Bachrun.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka dapat bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Berikut nama-nama pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik:

1. La Ode Sarlan Saera menjabat sebagai Sekretaris Balitbang.

2. La Ode Muhammad Taufiq menjabat sebagai Kepala Barang dan Jasa.

3. La Ode Muhammad Syahrullah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

4. Wa Ode Hartati Sukarsih menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM.

5. La Ode Ismail menjabat sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah.

6. La Impres menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.

7. Rini Suherlina menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

8. Syamsurya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

9. Milandy La Ode Bangsawan menjabat sebagai Camat Kontu Kowuna.

10. Muhammad Ardy Ramadhan menjabat sebagai Camat Lohia.

11. Muhammad Israjunaid menjabat sebagai Kepala Bidang Perdagangan Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

12. Muslim Palari menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman.

13. Pangeran Abdul Azis Salam menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan.

14. Rachmawati menjabat sebagai Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

15. Yasin menjabat sebagai Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM.

16. Zulfakar menjabat sebagai Kepala Bidang Kerja Sama Pengawasan dan Promosi Investasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

17. Ariano Dano menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

18. Muhammad Fajar menjabat sebagai Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo.

19. Indrayana menjabat sebagai Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial.

20. Nurhayati menjabat sebagai Pengelola Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kabawo.

21. Asmawati menjabat sebagai Lurah Laimpi.

Pelantikan tersebut diharapkan dapat membawa angin segar bagi pemerintahan Kabupaten Muna dalam mencapai kinerja yang lebih baik dan efektif.

Pewarta: Rustam




Babinsa Koramil 02/Kabaena Bahu Membahu Bersama Masyarakat dan Pedagang Bersihkan Pasar Lambale

Bombana, SultraNET. | – Pasar Lambale yang terletak di Lingkungan 1 Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, mendapatkan sentuhan pembersihan masif dari Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serka Hamran. Kegiatan ini melibatkan warga setempat dan pedagang pasar dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para pengunjung pasar. (Jumat, 12/07/2024)

Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Lambale, Bapak La Jamuli, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena dengan pasar yang bersih, pengunjung akan merasa lebih nyaman dan sehat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Serka Hamran, yang memimpin kegiatan tersebut, juga memberikan tanggapannya. “Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai Babinsa untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan para pedagang pasar,” Ungkap Hamran.

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Kapten Inf Efendi.

Kegiatan karya bakti pembersihan pasar ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan semangat gotong-royong, diharapkan pasar Lambale dapat menjadi tempat yang lebih nyaman dan sehat bagi semuapengunjungnya. (SBU)




Bersama Pemdes dan Warga Desa Batu Sempe, Babinsa Koramil 01/Rumbia Kerja Bakti Bersihkan Parit

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin oleh Serma Suhardi Huma bersama Pemdes dan warga Desa Batusempe Indah, Kec. Mataoleo, melaksanakan kerja bakti membersihkan parit yang dipenuhi rumput. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah banjir saat musim hujan. (Kamis, 11/07/2024)

Serma Suhardi Huma, mengungkapkan pentingnya kerja bakti untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana banjir.

“Kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Dengan membersihkan parit, kita dapat mengurangi risiko banjir yang bisa merugikan masyarakat,” ujarnya.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kerja bakti seperti ini bukan hanya tentang membersihkan parit, tetapi juga membangun kebersamaan dan gotong royong di antara warga,” katanya.

Kepala Desa Batusempe Indah, Sarman, S.AK, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif warga dalam kerja bakti ini.

“Saya sangat bangga dengan antusiasme warga yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama membersihkan parit. Ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di desa kita,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan kerja bakti ini, diharapkan parit-parit di Desa Batusempe Indah dapat berfungsi dengan baik, mengurangi risiko banjir, dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi warga.




Pasar Kumuh dan Tak Terawat Babinsa Koramil 03/Poleang Ajak Warga Lakukan Pembersihan

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Tetehaka Koramil 1431-03/Poleang bersama warga Desa setempat menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan pasar rakyat di Desa Tetehaka, Kecamatan Tontonnunu, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Rabu, 10/07/2024

Babinsa Tetehaka, Serda Haruna, mengatakan bahwa kegiatan pembersihan ini sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar.

“Dengan membersihkan pasar, kita bisa mencegah penyakit dan memberikan kenyamanan bagi para pedagang serta pembeli,” ujarnya.

Danramil 1431-02/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga mengapresiasi upaya tersebut. “Kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin,” kata Lettu Dahlan.

Kepala Desa Tetehaka, Ramli, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada anggota Koramil dan warga yang telah berpartisipasi dalam kerja bakti ini.

“Kerja sama ini sangat berarti bagi kami. Semoga dengan lingkungan yang bersih, pasar rakyat bisa beroperasi dengan lebih baik dan nyaman,” ujar Ramli.

Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kondisi pasar, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga desa, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat di Desa Tetehaka.




Polres Bombana Siapkan Langkah Antisipatif Jelang Pilkada 2024

Bombana, SultraNET. – Jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, Polres Bombana menggelar Rapat Koordinasi lintas sektoral bersama media. Rabu, 10 Juli 2024.

Dalam Rakor tersebut ditekankan pentingnya netralitas Polri dan langkah-langkah antisipatif untuk mengawal proses pemilu yang damai dan aman.

Kapolres Bombana AKBP Roni Syahendra, SH., S.IK., M.Si menegaskan komitmen Polri untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada.

“Polri harus netral dalam pelaksanaan Pilkada. Ini adalah amanat yang kami pegang teguh,” ujarnya.

Komitmen tersebut telah disampaikan kepada seluruh personel Polres Bombana, termasuk dalam apel pagi dan instruksi langsung ke Polsek.

Dalam upaya memastikan keamanan TPS, AKBP Roni menjelaskan bahwa pengamanan akan dilaksanakan secara merata di semua TPS.

“Jika dulu kami membedakan tingkat pengamanan TPS berdasarkan kerawanan, kini kami ratakan menjadi satu personil per TPS untuk maksimalisasi pengawasan,” jelasnya.

Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan Pilkada 2024 di Bombana berjalan dengan tertib dan aman.

Polres Bombana berkomitmen untuk menjaga netralitas dan melindungi hak-hak masyarakat, serta memastikan tidak ada penyebaran informasi yang dapat meresahkan masyarakat selama proses Pilkada berlangsung.

Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Bombana, IPTU Yudha Febri Widanarko, S.IK, menyoroti pengawasan ketat terhadap media sosial untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Kami memonitor aktivitas di media sosial setiap hari melalui patroli siber. Fokus utama kami adalah pada postingan yang mengandung berita bohong dan akun-akun palsu,” jelasnya.

Sejauh ini, empat akun Facebook telah di-take down karena diduga menyebarkan informasi palsu atau menghasut.

Proses identifikasi akun palsu dilakukan dengan profiling dan pengecekan IP.

“Kami cek keabsahan akun melalui alat-alat IP dan regisnya. Posting yang mengandung hoaks, ujaran kebencian, atau unsur pidana lain seperti perjudian dan konten seksual akan ditindak tegas,” tambah IPTU Yudha.

Polres Bombana juga bekerjasama dengan Kejaksaan dan Bawaslu untuk mengkaji postingan-postingan yang berpotensi sebagai black campaign.

“Kami akan menilai bersama apakah sebuah postingan termasuk black campaign atau tidak,” tandasnya.

Pewarta: Idris Hayang




LKPD: Normalisasi Sungai di Poleang Utara Wajib dan Mendesak

Bombana, SultraNET. – Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) mendesak Pemerintah Kabupaten Bombana untuk segera melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Poleang Utara yang dinilai wajib dan mendesak untuk segera dilakukan.

Desakan ini disampaikan menyusul banjir yang melanda wilayah tersebut, merendam lebih dari 100 Kepala Keluarga (KK) di tiga desa, yakni Desa Toburi, Desa Wambarema, dan Desa Tanah Poleang beberapa waktu lalu.

Ketua Dewan Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif LKPD, Muh. Arham, S.Th.I, Selasa (9/7/2024) menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama banjir adalah curah hujan yang tinggi yang mengalir ke sungai yang kondisinya sempit hingga meluap merendam pemukiman warga.

“Curah hujan yang besar menyebabkan air masuk ke jalur sungai yang sudah menyempit. Sungai perlu dinormalisasi mulai dari perbatasan Desa Wambarema hingga Desa Toburi. Jika badan sungai diperlebar, insya Allah ini bisa mencegah banjir di masa depan,” ujar Arham.

Ia menjelaskan bahwa LKPD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat untuk membahas langkah-langkah normalisasi sungai.

“Normalisasi ini wajib dilakukan segera jika tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Kami berharap koordinasi ini dapat mempercepat proses penanganan dan normalisasi sungai yang mendesak ini,” kata Arham.

Dengan adanya normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur yang tepat, LKPD optimistis bahwa risiko banjir di masa depan dapat diminimalkan.

Ia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan bencana ini dan memberikan dukungan serta advokasi yang diperlukan bagi masyarakat terdampak.

“Kita berharap permintaan kami segera di atensi Pemerintah Kabupaten dan kami akan terus mengawal ini,” bebernya

Bantuan Harus Tepat Sasaran dan Tidak Berbelit

Pada kesempatan itu, LKPD juga moyoroti penyaluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten beberapa hari lalu yang dinilai berbelit dan sebagian tidak tepat sasaran,

“Sudah saatnya pemerintah di level Kabupaten bersama Pemerintah desa untuk menginventarisir masyarakat yang terkena dampak dan memberikan bantuan yang diperlukan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit,” tegas Muh. Arham, S.Th.I

Pembagian bantuan sebelumnya dilakukan di kantor kecamatan Poleang Utara. Namun, informasi dari beberapa warga yang terdampak menyebutkan bahwa bantuan tersebut tidak tepat sasaran. Beberapa dari mereka yang membutuhkan bantuan justru tidak menerimanya.

“Bantuan harus benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan, bukan hanya formalitas yang akhirnya tidak dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar terdampak,” tambah Arham.

Untuk mengatasi masalah ini, LKPD mendorong adanya sistem pendistribusian bantuan yang lebih efisien dan langsung menyentuh masyarakat yang terdampak.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan perangkat desa untuk memastikan setiap warga yang terkena dampak terdata dengan baik dan menerima bantuan yang diperlukan.

“Kami mengajak pemerintah untuk lebih responsif dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Bantuan kemanusiaan harus dilihat sebagai prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini, Kami di LKPD siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan efektif.” tandasnya.

Pewarta : Aldi. L




Drainase Tersumbat, Babinsa Koramil 01/Rumbia Turun Tangan Ajak Warga Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Yang dipimpin Serka M Saleh bersama masyarakat Desa Pangkuri melaksanakan kerja bakti membersihkan parit yang tersumbat lumpur. Senin, (8/72024). Lumpur yang terbawa air menyebabkan air meluap saat hujan, mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan banjir.

Babinsa Koramil 01/Rumbia, Serka M. Saleh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap dengan kerja bakti ini, masalah drainase bisa teratasi dan warga dapat hidup lebih nyaman tanpa khawatir akan banjir saat hujan turun,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafaruddin memberikan apresiasi kepada masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah contoh sinergi yang baik antara TNI dan warga untuk kepentingan bersama,” kata Danramil.

Kepala Desa Pangkuri, Herdin, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif Babinsa dan partisipasi warga.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Babinsa dan semua yang telah berpartisipasi dalam kerja bakti ini. Semoga dengan kebersamaan ini, desa kita menjadi lebih bersih dan aman dari ancaman banjir,” ucapnya.

Kerja bakti ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi Desa lain untuk aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan gotong royong dan kerja sama yang baik, permasalahan seperti drainase tersumbat bisa diatasi dengan cepat dan efektif.




Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Penanaman Pohon di Desa Babamolingku

Bombana, SultraNET. – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Babamolingku, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, sebagai langkah preventif untuk mencegah banjir dan polusi udara. Minggu (6/7).

Sebanyak 40 pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari pohon mahoni dan trembesi. Penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi lingkungan sekitar Desa Babamolingku.

Babinsa Koramil 03/Poleang, Serda Usman Saing, mengatakan bahwa penanaman pohon ini adalah bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pelestarian lingkungan.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana alam dan udara yang bersih,” ujarnya.

Kepala Desa Babamolingku, Bahtiar, juga memberikan apresiasi atas inisiatif Babinsa.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi desa kami. Dengan adanya pohon-pohon ini, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir dan memperbaiki kualitas udara,” kata Bahtiar.

Danramil Poleang, Lettu Inf Dahlan, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami akan terus mendukung kegiatan seperti ini di masa mendatang untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” Pungkas Danramil.




Bati Tuud Koramil 02/Kabaena Pimpin Pembersihan Parit untuk Cegah Banjir di Musim Penghujan

Bombana, SultrNET. | – Dalam upaya mencegah banjir saat musim penghujan, Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris, memimpin kerja bakti pembersihan parit di Lingkungan 1, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Sabtu, 06/07/2024.

Kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk memastikan drainase di Lingkungan 1 Teomokole tidak tersumbat, sehingga aliran air dapat berjalan lancar dan mengurangi risiko banjir.

Peltu Muh. Haris mengatakan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman dari potensi bencana alam.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain untuk ikut serta menjaga kebersihan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” ujar Peltu Muh. Haris.

Bapak Yasin, selaku Kepala Lingkungan 1 Teomokole, menyambut baik inisiatif dari Koramil 02/Kabaena.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI terhadap lingkungan kami. Kegiatan ini tidak hanya membantu mengurangi risiko banjir, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan TNI,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil Kabaena, Kapten Inf Effendi, menyatakan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat, membantu mengatasi masalah yang ada, dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan mereka,” tegas Kapten Inf Effendi.

Dengan adanya kegiatan pembersihan parit ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi aktif warga dan TNI diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat di Teomokole.