Persiapan Pasukan Pengamanan Pilkada Bombana Diperiksa

Bombana, SutraNET. – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Anoa 2024 yang digelar oleh Polres Bombana pada Jumat (23/8/2024).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Polres Bombana, sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana (Sarpras) untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar.

Dalam apel tersebut, Pj. Bupati Bombana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian guna menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada.

“Operasi Mantap Praja Anoa 2024 adalah upaya bersama untuk memastikan pilkada berjalan dengan damai dan sukses. Kami berharap semua pihak telah siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi,” ujar Edy Suharmanto saat ditemui.

Kapolres Bombana, Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si, yang memimpin apel gelar pasukan, membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan pengamanan maksimal selama tahapan Pilkada 2024.

Polres Bombana telah membentuk pola pengamanan berbasis wilayah atau zonasi, di mana personel Polres dan Polsek jajaran siap dimobilisasi jika diperlukan.

Sebagai bagian dari Operasi Mantap Praja 2024, Polri juga meluncurkan operasi cooling system 2024 untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi polarisasi yang dipicu oleh berita hoaks, isu SARA, propaganda, dan kampanye hitam yang bisa mengganggu stabilitas keamanan selama pilkada.

“Kami telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pilkada. Dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, sangat kami butuhkan,” tambah Kapolres Roni Syahendra.

Acara apel tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, perwakilan TNI, serta anggota Polres Bombana. Setelah apel, dilakukan pengecekan personel pengamanan untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan. Diharapkan, pengamanan ini dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi mApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaSApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaApel Gelar Pasukan Pilkada Bombanaasyarakat Kabupaten Bombana untuk memilih dengan tenang dan bebas dari segala bentuk intimidasi. (PPID Bombana)

 




Inspektorat Bombana Raih Juara Pertama Lomba Kebersihan Antar OPD

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang bergengsi bagi setiap OPD untuk berlomba menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan nyaman. Tahun ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana berhasil meraih juara pertama dalam lomba kebersihan tersebut. (23/8/2024)

Kegiatan lomba ini, yang sudah rutin dilaksanakan menjelang perayaan HUT Kemerdekaan, bertujuan untuk memotivasi seluruh jajaran pemerintahan daerah dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja mereka. Selain itu, lomba ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan dan kesadaran pentingnya kebersihan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Bombana.

Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Inspektorat. Menurutnya, penghargaan yang diterima sebagai kantor terbersih di lingkungan Pemda Kabupaten Bombana tidak terlepas dari komitmen pimpinan serta kekompakan dan kebersamaan seluruh jajaran Inspektorat dalam menjaga kebersihan kantor.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan predikat sebagai kantor terbersih di lingkup Pemda Kabupaten Bombana. Ini berkat kerja keras dan kekompakan seluruh staf Inspektorat yang selalu menjaga kebersihan kantor sebagai bagian dari tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat,” ujar Ridwan dengan penuh rasa syukur.

Penilaian kebersihan kantor dilakukan berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh tim penilai yang dikoordinatori oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana. Kriteria penilaian mencakup berbagai aspek kebersihan dan penataan kantor, seperti kebersihan fasilitas umum seperti toilet, pemanfaatan pekarangan kantor, kebersihan ruang kerja, pemilahan sampah, penataan taman dan halaman, serta ruang laktasi dan jalur evakuasi.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup yang telah menginisiasi lomba kebersihan ini. Penataan dan kebersihan kantor bukan hanya tentang menjaga estetika, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan sehat bagi seluruh pegawai. Kami berharap, prestasi ini dapat memotivasi OPD lainnya untuk selalu menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,” tambah Ridwan.

Selain Inspektorat Daerah, beberapa OPD lain juga berpartisipasi dalam lomba kebersihan ini. Meskipun Inspektorat berhasil meraih juara pertama, seluruh peserta menunjukkan semangat tinggi dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan tertata. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa upaya menjaga kebersihan dan keteraturan di lingkungan kerja sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kerja dan pelayanan publik.

Melalui lomba ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap agar kebiasaan menjaga kebersihan dan kerapian tidak hanya terwujud dalam lomba, tetapi menjadi budaya yang diterapkan setiap hari di seluruh lingkungan kerja pemerintahan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara untuk memperingati kemerdekaan dengan mengajak seluruh ASN untuk menjaga lingkungan kerja sebagai bentuk tanggung jawab terhadap negara dan masyarakat.

Dengan adanya lomba kebersihan ini, diharapkan seluruh OPD di Kabupaten Bombana akan semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan kantor, menciptakan lingkungan yang nyaman, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (adv)




Mengusung Transparansi dan Integritas, Rajiun Tumada Siap Pimpin Muna

Di tengah dinamika politik Sulawesi Tenggara (Sultra) muncul sosok yang semakin diperhitungkan dan dikenal karena keteguhan prinsip dan kepemimpinan yang menginspirasi. Dialah LM Rajiun Tumada.

Rajiun Tumada, yang telah terbukti sukses memimpin Kabupaten Muna Barat (Mubar), kini siap melangkah lebih jauh dengan mencalonkan diri sebagai Bupati di Kabupaten Muna.

Dengan rekam jejak yang gemilang, Rajiun Tumada membawa harapan baru bagi masyarakat Muna, mengusung visi politik sehat yang mengedepankan kesejahteraan rakyat dan kejujuran.

Keberhasilan di Mubar

sebagai bupati, Rajiun Tumada telah menunjukkan kepemimpinan yang solid dan efektif. Di bawah kepemimpinannya, Mubar mengalami berbagai kemajuan signifikan, baik dalam bidang infrastruktur, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial.

Program-program pembangunan yang ia jalankan tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia, yang dianggapnya sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang berkelanjutan.

Rajiun dikenal sebagai pemimpin yang selalu mendengarkan suara rakyatnya. Ia terjun langsung ke lapangan, berkomunikasi dengan masyarakat, dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka.

Ketulusan dan keikhlasannya dalam melayani membuatnya sangat dicintai oleh masyarakat Muna Barat, yang kini mendukung penuh pencalonannya sebagai Bupati Muna.

Maju untuk Muna: Harapan Baru, Visi Baru

Dengan pengalaman dan prestasi yang telah diraih di Mubar, Rajiun Tumada membawa visi besar untuk membangun Muna secara keseluruhan. Ia berkomitmen untuk menerapkan kepemimpinan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Bagi Rajiun, politik bukanlah alat untuk mencari kekuasaan semata, tetapi sarana untuk mengabdi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Sebagai calon Bupati Muna, Rajiun ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bersama-sama mewujudkan Muna yang lebih maju dan sejahtera. Ia percaya bahwa dengan semangat kebersamaan, segala tantangan dapat diatasi, dan Muna bisa berkembang menjadi daerah yang lebih baik dan mandiri.

Ajakan untuk berpolitik sehat

dalam perjalanannya sebagai seorang pemimpin, Rajiun Tumada selalu menekankan pentingnya berpolitik secara sehat. Baginya, politik harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan etika.

Ia mengajak seluruh masyarakat dan para tokoh politik untuk menjauhi praktik- politik kotor, seperti politik uang, fitnah, dan kampanye hitam, yang hanya merusak tatanan demokrasi.

Rajiun percaya bahwa politik yang sehat adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk ikut serta dalam menciptakan iklim politik yang kondusif, di mana setiap kontestasi dijalankan dengan fair dan penuh sportivitas.

Mari bersama-sama kita wujudkan politik yang bermartabat, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan, demi masa depan Muna yang lebih cerah.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang berintegritas, Rajiun Tumada siap membawa Muna ke arah yang lebih baik. Mari dukung langkahnya untuk mewujudkan visi tersebut, sambil tetap menjaga nilai-nilai politik sehat yang akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (*)

 




Bombana Siap Amankan Pilkada 2024: Pj. Bupati Hadiri Apel Operasi Mantap Praja Anoa

Bombana – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Anoa 2024 yang digelar Polres Bombana pada Jumat (23/8/2024). Acara yang berlangsung di halaman Kantor Polres Bombana ini menjadi momen penting dalam memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana untuk mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Apel gelar pasukan tersebut merupakan langkah strategis untuk melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja. Dengan fokus utama pada keamanan dan ketertiban, acara ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif selama tahapan Pilkada berlangsung.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang solid adalah kunci untuk memastikan kelancaran pesta demokrasi di Bombana.

“Operasi Mantap Praja Anoa 2024 adalah wujud komitmen bersama untuk menjaga stabilitas selama Pilkada. Dengan kesiapan semua pihak, kami optimis Pilkada ini dapat berjalan damai, sukses, dan bebas dari gangguan,” ujar Edy Suharmanto.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si, yang memimpin apel tersebut, menyampaikan amanat Kepala Kepolisian RI. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmen Polri untuk memberikan pengamanan maksimal selama seluruh tahapan Pilkada. Ia juga menjelaskan bahwa Polri telah mempersiapkan pola pengamanan berbasis wilayah atau zonasi untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.

“Kami telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan, termasuk operasi cooling system 2024. Operasi ini bertujuan membangun narasi persatuan dan mencegah polarisasi akibat berita hoaks, isu SARA, propaganda, maupun kampanye hitam,” ujar Kapolres.

Operasi Mantap Praja juga didukung oleh koordinasi erat antara Polres dan Polsek jajaran, yang akan dimobilisasi sesuai kebutuhan. Polri menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.

Selain upacara apel, acara ini juga melibatkan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh elemen yang terlibat telah siap menjalankan tugas mereka di lapangan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan TNI, anggota Polres Bombana, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024.

Pilkada serentak 2024 menjadi tantangan besar, terutama dalam menjaga keamanan di tengah dinamika politik lokal. Operasi Mantap Praja menjadi jawaban atas tantangan tersebut, dengan harapan mampu menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat Bombana untuk menyalurkan hak pilihnya secara tenang dan bebas intimidasi.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga Pilkada tetap damai. Masyarakat berhak memilih dengan bebas tanpa rasa takut atau tekanan,” tambahnya.

Apel ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama untuk menghadapi setiap tantangan yang mungkin timbul selama tahapan Pilkada berlangsung. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap sinergi yang terbangun akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas daerah.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, kita optimis Pilkada ini dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang damai dan bermartabat,” tutup Edy Suharmanto.

Acara apel gelar pasukan ini menandai dimulainya Operasi Mantap Praja Anoa 2024, yang akan berlangsung selama seluruh tahapan Pilkada. Dengan kesiapan yang matang, Bombana siap menyongsong Pilkada yang aman, damai, dan sukses.




Bombana Susun Rencana Pembangunan Industri 2024-2044: Sekda Resmi Buka Seminar Akhir

Bombana – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, secara resmi membuka Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) Kabupaten Bombana Tahun 2024-2044, Jumat (23/8/2024). Acara strategis ini digelar di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, dengan dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat.

Seminar ini menjadi momen penting dalam upaya menyusun dokumen RPIK yang akan menjadi acuan pembangunan industri di Bombana selama dua dekade ke depan. Penyusunan dokumen ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang mewajibkan pemerintah daerah menyelaraskan rencana pembangunan industri dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) dan Kebijakan Industri Nasional (KIN).

Dalam sambutannya, Sekda Man Arfa menekankan pentingnya dokumen RPIK sebagai pedoman utama untuk memastikan pembangunan industri di Bombana berjalan sesuai arah, tepat sasaran, dan berdaya guna. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi antara RPIK Kabupaten Bombana dengan Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Sulawesi Tenggara dan RIPIN.

“Desain pembangunan industri Kabupaten Bombana dalam bentuk dokumen RPIK ini diharapkan tidak hanya selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, tetapi juga mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bombana,” ujar Man Arfa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan industri harus mematuhi aspek tata ruang yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak lingkungan dan menghindari konflik penggunaan lahan. Selain itu, implementasi kegiatan industri harus memenuhi prinsip kelayakan teknis dan ekonomis, mengingat industri adalah sektor bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan.

Man Arfa juga menekankan bahwa RPIK akan memuat langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Bombana. Dengan pendekatan berbasis potensi daerah, pemerintah daerah berharap mampu menciptakan industri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Langkah-langkah strategis dalam dokumen RPIK akan menjadi panduan bagi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor industri. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi untuk mendukung implementasi rencana ini,” tambahnya.

Seminar ini menjadi ruang diskusi yang produktif, di mana para peserta memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan dokumen RPIK. Masukan tersebut mencakup penguatan potensi lokal, inovasi teknologi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan sumber daya manusia yang mendukung sektor industri.

Selain itu, dokumen RPIK juga diharapkan mampu memberikan arah pembangunan industri yang berkelanjutan, dengan memperhatikan prinsip-prinsip ekonomi hijau. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengembangan industri di Bombana tidak hanya mendongkrak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Seminar ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus mendorong pembangunan yang terencana dan berkesinambungan. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, dokumen RPIK diharapkan mampu menjadi landasan kuat dalam mewujudkan visi Bombana sebagai salah satu pusat industri unggulan di Sulawesi Tenggara.

Acara yang berlangsung selama beberapa jam ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyelesaikan dokumen RPIK sesuai jadwal, sehingga dapat segera ditetapkan sebagai peraturan daerah. Dengan dokumen RPIK yang komprehensif, Bombana optimis mampu menjawab tantangan pembangunan industri di masa depan, sekaligus memaksimalkan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Penyusunan dokumen ini adalah langkah besar untuk memastikan bahwa Bombana siap menjadi salah satu pemain utama dalam pembangunan industri berkelanjutan. Kolaborasi semua pihak akan menjadi kunci keberhasilan implementasinya,” tutup Man Arfa.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Penetapan MoU Perubahan APBD 2024

Bombana, SultraNET. – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana pada Kamis (22/8).

Rapat tersebut bertujuan untuk membahas dan menyetujui penetapan serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2024, yang kini menjadi Perubahan KUA dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran (PPA) APBD 2024.

Dalam rapat yang dihadiri oleh anggota DPRD dan sejumlah pejabat daerah, Edy Suharmanto menekankan pentingnya perubahan ini sebagai langkah untuk menyesuaikan anggaran dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah yang mendesak.

Penetapan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program strategis dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, sehingga pembangunan di Bombana dapat berjalan lebih optimal.

“Perubahan KUA dan PPA APBD ini adalah respons kami terhadap dinamika kebutuhan pembangunan daerah. Dengan adanya penyesuaian ini, kami berharap anggaran dapat dialokasikan secara lebih tepat guna menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Edy Suharmanto.

Selama rapat, berbagai aspek dari perubahan KUA dan PPA APBD dibahas secara mendetail, termasuk penyesuaian alokasi dana untuk sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Diskusi yang mendalam ini bertujuan untuk memastikan bahwa perubahan anggaran tersebut mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.

Penandatanganan MoU oleh Pj. Bupati Bombana dan pihak DPRD menandai langkah awal yang penting dalam implementasi anggaran yang lebih responsif dan efektif. Hal ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun DPRD, untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama demi kemajuan Kabupaten Bombana. Hanya dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran digunakan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan penetapan dan penandatanganan MoU ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap perubahan KUA dan PPA APBD 2024 dapat segera diimplementasikan, membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sumber: Kominfo




Pj. Bupati Bombana Resmikan Pencanangan Program Desa Cinta Statistik

Bombana,  Sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, meresmikan pencanangan dan sosialisasi program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (CANTIK) se-Kabupaten Bombana. Acara ini berlangsung di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, dan diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana. Program Desa Cantik bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan data statistik dalam perencanaan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan. Kamis (22/8/2024)

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Badan Pusat Statistik, para Camat, Kepala Desa/Lurah, serta masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas statistik di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menekankan pentingnya data sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat dan akurat. Ia mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut data sebagai kekayaan baru bangsa, dan menjelaskan bahwa hal ini menjadi dasar diterbitkannya Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI).

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk pembangunan adalah mendorong desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana agar memperbaiki pengelolaan data mereka. Data yang baik dan akurat menjadi pondasi penting untuk perencanaan yang efektif,” ujar Edy Suharmanto.

Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut baik pembinaan statistik sektoral tingkat desa dan kelurahan yang dilakukan oleh BPS melalui program Desa Cantik ini. Dengan adanya program tersebut, diharapkan kapabilitas statistik desa dapat meningkat, sehingga data yang dihasilkan lebih berkualitas dan bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat sasaran dalam pembangunan desa.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati juga mengajak seluruh Kepala OPD untuk mendukung pelaksanaan program ini dan bersinergi dengan BPS guna mensukseskan program Desa Cantik di Kabupaten Bombana.

“Saya berharap desa dan kelurahan yang terpilih dapat menjadi contoh teladan dalam pelaksanaan statistik yang mandiri, tidak hanya untuk desa dan kelurahan lain di Bombana, tetapi juga di tingkat provinsi dan nasional,” tambahnya.

Untuk Kabupaten Bombana, desa dan kelurahan yang terpilih untuk program ini antara lain Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu; Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia; Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah; Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara; Desa Tunas Baru, Kecamatan Rarowatu Utara; dan Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya.

Sebagai bagian dari acara ini, Pj. Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan desa yang terpilih. Penggunaan data statistik yang baik diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan yang lebih terarah di wilayah Kabupaten Bombana.




Pj. Bupati Bombana Luncurkan Program Gemarikan untuk Cegah Stunting

BOMBANA, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Perikanan, meluncurkan kegiatan Gerakan Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diadakan di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, pada Kamis (22/8/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Camat Rarowatu, Kepala Desa se-Kecamatan Rarowatu, serta masyarakat setempat.

Kegiatan Gemarikan bertujuan untuk mengajak masyarakat memerangi stunting dengan meningkatkan konsumsi ikan segar, yang dikenal kaya akan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak. Dalam acara tersebut, bantuan ikan segar sebanyak 1.337 kg disalurkan kepada 1.079 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bombana, terutama untuk desa-desa yang memiliki keluarga berisiko stunting. Pendistribusian ikan putih ini merupakan langkah awal untuk mendorong masyarakat mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan bahwa penurunan angka stunting memerlukan strategi dan program yang melibatkan berbagai sektor. “Masalah percepatan penurunan stunting telah menjadi program prioritas pemerintah daerah. Kita tidak bisa bekerja sendiri; diperlukan kerjasama dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan ini,” ujarnya.

Kedatangan Pj. Bupati Edy Suharmanto disambuta tarian penyambutan
Kedatangan Pj. Bupati Edy Suharmanto disambuta tarian penyambutan

Edy Suharmanto juga menjelaskan bahwa konsumsi ikan memiliki peranan penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak-anak. Ia menggarisbawahi bahwa ikan mengandung asam lemak omega-3, protein, serta vitamin yang esensial bagi perkembangan otak dan fisik anak. “Konsumsi ikan harus dijadikan kebiasaan, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam fase tumbuh kembang,” tambahnya.

Pj. Bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Perikanan yang telah menginisiasi program Gemarikan ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan ke desa-desa lain di Bombana. Ia mengajak semua stakeholder, termasuk masyarakat, untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Kita harus bersatu padu dalam upaya menurunkan angka stunting. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Selain penyaluran ikan, program Gemarikan juga mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang. Dinas Perikanan berencana untuk mengadakan pelatihan dan seminar yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat ikan bagi kesehatan.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat yang menyambut baik inisiatif pemerintah dalam memerangi stunting. Salah seorang warga, Rani (35), menyatakan, “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ikan adalah sumber protein yang baik untuk anak-anak kami. Dengan program ini, semoga kami bisa lebih sadar akan pentingnya konsumsi ikan.”

Edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya konsumsi ikan juga akan dilakukan melalui berbagai platform, termasuk media sosial dan pertemuan komunitas. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat tidak hanya menerima bantuan ikan, tetapi juga memahami manfaat jangka panjang dari konsumsi ikan yang teratur.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah, Pj. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk bersama-sama menanggulangi stunting. Kerjasama ini diharapkan dapat menghadirkan solusi yang komprehensif dan efektif dalam memperbaiki gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat menurunkan angka stunting secara signifikan, menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas, serta mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Mari kita bergandeng tangan untuk memastikan generasi mendatang tumbuh dengan baik, sehat, dan berdaya saing,” tutup Edy Suharmanto.




Dorong Pengembangan Olahraga, Pj. Bupati Bombana Resmikan Renovasi Lapangan Tenis

Bombana, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, meresmikan renovasi Lapangan Tenis yang terletak di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana. Acara peresmian yang digelar pada Kamis (22/8) ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait.

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menegaskan bahwa renovasi lapangan tenis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan olahraga di Bombana dan meningkatkan kualitas fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

“Renovasi ini bukan hanya tentang memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga merupakan langkah nyata kami untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga. Kami ingin menciptakan sarana yang berkualitas bagi para atlet tenis lokal dan masyarakat umum,” ujar Edy Suharmanto.

Renovasi yang dilakukan mencakup perbaikan menyeluruh pada permukaan lapangan, pemasangan sistem pencahayaan yang lebih baik, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan lapangan tenis ini dapat menjadi pusat kegiatan olahraga yang aktif di Bombana.

Selain itu, Pj. Bupati Bombana juga mengungkapkan rencana untuk mengadakan berbagai turnamen tenis di lapangan yang baru direnovasi ini. Turnamen-turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi ajang unjuk bakat bagi para pemain lokal dan sekaligus mendorong minat lebih besar terhadap olahraga tenis di kalangan masyarakat.

“Kami berencana untuk menyelenggarakan turnamen tenis yang dapat menarik partisipasi luas dari masyarakat dan menjadi wadah bagi atlet-atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung perkembangan olahraga di Bombana,” tambahnya.

Dengan peresmian renovasi lapangan tenis ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi pusat kegiatan olahraga yang produktif. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui aktivitas fisik dan olahraga yang lebih teratur.




Pemerintah Respon Tuntutan LKPD Perbaiki Jembatan Langkowala

KENDARI, SultraNET. – Pemerintah melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merespon tuntutan Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) Sulawesi Tenggara terkait perbaikan Jembatan Langkowala di Kabupaten Bombana. Langkah cepat ini dilakukan menyusul demonstrasi yang dilakukan LKPD pada 9 Agustus 2024 lalu.

Fungsionaris LKPD Sultra yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif Muh. Arham, S.Th.I, melakukan kunjungan langsung ke BPJN Wilayah 1 di Kendari pada Rabu (21/8/2024) untuk memastikan tindakan yang telah dan akan diambil pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, PPK Wilayah 1.4 BPJN Sultra, Sandi Prima Yuda, ST., M.T, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti tuntutan LKPD dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi jembatan sehari setelah aksi demonstrasi.

“Terkait Jembatan Langkowala yang disuarakan oleh LKPD, kami sudah turun ke lapangan pada 10 Agustus 2024. Langkah awal yang kami lakukan adalah membangun MiniFail, dan saat ini sedang diusulkan anggaran ke Jakarta, yang sudah mendapat persetujuan untuk tahun depan,” ujar Sandi.

Lebih lanjut, Sandi menjelaskan bahwa jembatan baru akan dibangun menggunakan rangka baja Austria sepanjang 50 meter. Selama proses pembangunan, akan dibangun jembatan alternatif (beli) agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

“Untuk sementara, penguatan tiang penahan tengah jembatan sudah dilakukan agar tidak mengalami kerusakan lebih parah,” tambahnya.

BPJN juga menghimbau masyarakat untuk mematuhi aturan beban muatan maksimal 10 ton saat melintasi jembatan, guna menghindari risiko ambruknya jembatan sebelum perbaikan total dilakukan.

Direktur LKPD Sultra, Arham, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil BPJN dan menegaskan kesiapan LKPD untuk mengawal proses perbaikan ini hingga tuntas.

“Kami siap menjadi garda terdepan dalam mengawal perbaikan jembatan Langkowala, demi keselamatan masyarakat,” tegas Arham.

Sebagai penutup, Arham mengapresiasi respons cepat BPJN Wilayah 1 dan menyatakan terima kasih atas langkah konkret yang telah diambil.

“Kami mengapresiasi kerja cepat pemerintah dan akan terus mengawal pembangunan Jembatan Langkowala, yang merupakan jalur utama transportasi masyarakat dari Bombana menuju Konsel dan Kendari,” pungkasnya. (Rls)