Pj Bupati Kolut Pelajari Proses Hulu dan Hilir Budidaya Kakao

Jember, SultraNET.com – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Kakao dan Kopi (PuslitKoka) Jember untuk mempelajari lebih dalam mengenai pengolahan dan pemasaran kakao berbasis korporasi petani.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian partisipasi Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) yang berlangsung pada 1-4 Agustus 2024, yang telah menjadi bagian dari kalender resmi Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) Tahun 2024.

Setibanya di PuslitKoka Jember, Pj Bupati Sukanto Toding disambut oleh sejumlah pejabat penting dari pusat penelitian tersebut, yakni Dwi Nugroho, SP, M.Sc., Kepala Bagian Umum dan SDM; Teguh Iman Santoso, SP, M.Si., Kepala Bagian Usaha; serta Edy Suharyanto, STP, MP, Kepala Sub Bagian Produksi Alat Mesin dan Produk Hilir.

Turut mendampingi Pj Bupati dalam kunjungan ini antara lain Plt Kadis Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara, Muh. Shadiq, SP; Plt Kadis Perindustrian, Annas, ST; dan Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH.

Dalam kunjungan tersebut, Pj Bupati menyoroti pentingnya kelembagaan yang diterapkan oleh PuslitKoka dalam pemberdayaan masyarakat sekitar, terutama dalam partisipasi mereka di manajemen tenaga kerja.

“Alih teknologi dalam pengolahan buah kakao menjadi coklat, khususnya untuk industrialisasi UMKM, sangat krusial. Kerja sama dalam peningkatan sumber daya manusia dalam pengolahan kakao menjadi produk coklat yang bernilai tambah adalah hal penting yang harus dilakukan untuk mendongkrak pendapatan petani dan daerah,” ungkap Sukanto Toding.

Selain itu, Pj Bupati juga berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas di PuslitKoka, termasuk area pembibitan yang telah mengadopsi teknologi rekayasa pertanian seperti sambung pucuk dan perbanyakan bahan tanam kakao dari stek.

“Workshop peralatan pengolahan kakao dari bahan mentah hingga menjadi coklat yang siap dikonsumsi, serta pengolahan dan pengemasan produk coklat untuk komersialisasi, adalah proses penting yang harus kita pelajari dan terapkan di Kolaka Utara,” tambahnya.

Sukanto Toding menegaskan bahwa kehadirannya di PuslitKoka Jember bertujuan untuk melihat langsung dan mempelajari proses hulu dan hilir budidaya kakao serta pengolahan hasil buah kakao hingga siap konsumsi.

Menurutnya, PuslitKoka Jember adalah mitra potensial bagi Kolaka Utara dalam pengembangan komoditi kakao dan kopi di masa depan.

“Tata kelola dan manajemen hulu-hilir kakao di PuslitKoka Jember sangat relevan dan dapat diterapkan di Kolaka Utara, mengingat karakteristik petani di kedua daerah ini hampir sama. Kelembagaan petani yang diterapkan di PuslitKoka dapat direplikasi di Kolaka Utara sebagai bagian dari upaya untuk mengembalikan kejayaan kakao di wilayah kita,” pungkasnya.

Sumber : Kominfo Kolut




RahmaTnya Muna Diundang DPW PKB Penyerahan B1.KWK

MUNA, SultraNET.com – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menyerahkan rekomendasi B1.KWK kepada bakal calon kepala daerah (bacakada) yang akan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pilkada Serentak 2024.

Penyerahan rekomendasi ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Agustus 2024, di Hotel Claro, Kendari, pukul 09.00 WITA, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB yang ke-26.

Informasi yang dihimpun oleh awak media menyebutkan bahwa pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan akronim RahmaTnya Muna, turut diundang dalam acara penyerahan rekomendasi B1.KWK tersebut.

Ketua Liaison Officer (LO) pasangan RahmaTnya Muna, Muhammad Taufan, saat dikonfirmasi pada Jumat (9/8/2024), membenarkan undangan tersebut.

“Benar, hari ini Paslon RahmaTnya Muna menerima undangan penyerahan rekomendasi B1.KWK dari PKB,” ujarnya.

Menurut Taufan, rekomendasi B1.KWK yang akan diserahkan oleh DPW PKB ini merupakan syarat penting untuk mendaftarkan pasangan calon di KPU.

“Rekomendasi ini menjadi langkah awal yang penting bagi pasangan RahmaTnya Muna dalam mengikuti proses Pilkada Serentak 2024,” tambahnya.

Undangan dari DPW PKB ini menambah optimisme tim RahmaTnya Muna dalam menghadapi kontestasi Pilkada Muna 2024, di mana dukungan dari berbagai partai politik menjadi penentu kesuksesan pasangan calon.

Pewarta: Borju

 




Pemkab Kolut Terima Penghargaan Tertinggi Layanan Kesehatan

Jakarta, SultraNET.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Utama dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi pemerintah daerah Kolut dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko PMK, Muhajir Efendi, kepada Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taufiq S., yang mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, dalam acara yang digelar di Jakarta, Kamis (08/08/2024).

Menurut Taufiq, penghargaan yang diraih merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya di Kolaka Utara.

“Penghargaan ini adalah hasil sinergi seluruh stakeholder yang ada di Kolaka Utara. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat dapat merasakan manfaat jaminan kesehatan melalui UHC secara optimal,” ujar Taufiq

Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taufiq S., yang mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara menerima penghargaan
Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taufiq S., saat mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara menerima penghargaan

Ia menegaskan bahwa meskipun penghargaan bukanlah target utama dari program UHC, namun apresiasi ini menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah serta pihak terkait untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kolaka Utara.

Penghargaan yang bertajuk “Satu Dekade Program JKN-KIS Untuk Negeri Sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah dalam Memberikan Perlindungan Kesehatan bagi Masyarakat Indonesia” ini merupakan kali kedua yang diterima oleh Pemkab Kolut.

Sebelumnya, Kolaka Utara telah melaksanakan program UHC sejak tahun 2023, dan terus berupaya memastikan seluruh penduduknya mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

Kolaka Utara menjadi kabupaten di Sulawesi Tenggara yang berhasil meraih penghargaan UHC Kategori Utama.

Untuk mendapatkan penghargaan ini, sebuah daerah harus memenuhi sejumlah syarat, termasuk capaian UHC di atas 98%, tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di atas 80%, serta tidak memiliki tunggakan iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) hingga tahun 2023.

Taufiq juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan di Kolaka Utara untuk terus merealisasikan program UHC dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa membeda-bedakan pasien, baik yang dilayani melalui skema umum maupun UHC.

“Tenaga kesehatan harus senantiasa melakukan inovasi dan berprestasi demi memberikan kontribusi positif bagi derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan melalui program UHC, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara.




RahmaTnya Muna Kantongi Rekomendasi DPP PSI

MUNA, SultraNET. – Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) memberikan rekomendasi kepada La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramdhan (RahmaTnya Muna) sebagai bakal calon kepala daerah (bacakada) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk pemilihan 2024 di Jakarta, pada Kamis, 8 Agustus 2024, pukul 13.00 WITA.

Ketua Liaison Officer (LO) RahmaTnya Muna Taufan, saat dihubungi awak media pada Kamis (8/8/2024), membenarkan bahwa pasangan calon RAHMATnya Muna diundang oleh DPP PSI untuk menerima rekomendasi tersebut.

“Benar, hari ini Paslon RahmaTnya Muna menerima rekomendasi dukungan dari PSI,” ungkapnya.

Taufan menjelaskan, rekomendasi yang diberikan oleh partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep ini merupakan bentuk dukungan resmi terhadap pasangan calon RahmaTnya Muna.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari PSI, yang dikenal sebagai partai solid kaum muda (milenial), ini menjadi semangat baru bagi tim RahnaTnya Muna menjelang pesta demokrasi lima tahunan pada 27 November 2024 mendatang.

“Dukungan PSI adalah spirit buat tim-tim relawan, simpatisan, dan pendukung RahmaTnya Muna, khususnya kaum milenial,” tambahnya.

Penyerahan rekomendasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi RAHMATnya Muna dalam kontestasi Pilkada Muna 2024, mengingat pentingnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang menjadi basis kuat PSI.

Pewarta: Borju




Survei Unggul 87%, Andi Nirwana Calon Bupati Paling Populer di Bombana

Bombana, SultraNET.com – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil surveinya terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilakukan pada 15 sampai dengan 23 Juli 2024.

Dalam data yang diterima redaksi, Rabu (7/8/2024) disebutkan jika survei yang dilakukan tersebut untuk mengukur sikap dan perilaku calon pemilih Bombana dan untuk mengetahui siapa di antara nama-nama figur calon Bupati Bombana yang punya peluang paling kuat untuk menang dalam Pilkada, setidaknya jika diadakan sekarang.

Sejumlah nama tokoh masuk dalam radar survei tersebut, setidaknya ada 20 nama figur yang masuk dalam survei diantaranya Burhanuddin, Andi Nirwana Sebbu, Arsyad, Andi Muhammad Khaekal, Abustam, Andi Firman, Hasrat, Kasra Jaru Munara, Abadi Makmur, Iskandar, Abdul Aziz Baking, Johan Salim, Sahrun Gaus, Basri Tahir, Masyhura Ila Ladamay, Man Arfah, Rahmat Jaya Rahman, Ardi Alimuddin, Edy Suharmanto, dan Ridwan Salamin.

Dalam simulasi 4 nama calon, survei memberikan pertanyaan kepada responden “Jika pemilihan langsung Bupati Bombana dilaksanakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di antara nama berikut ini?.. (%),” dan hasil survei menunjukkan Andi Nirwana Sebbu unggul 43,0% disusul Burhanuddin 37,0%, Abustam 3,3%, dan Johan Salim 2,6% sedangkan yang tidak tahu/tidak menjawab 14,1%.

Sementara di simulasi 3 nama, Andi Nirwana Sebbu masih unggul dengan memperoleh 44,6%, Burhanuddin 37,9%, dan Abustam 4,0%, tidak tahu/tidak menjawab 13,6%.

Sedangkan jika head to head dengan Abustam, Andi Nirwana Sebbu unggul dengan memperoleh 61,6%, dan Abustam 13,5%, tidak tahu/tidak menjawab 24,9%.
Begitupun jika head to head dengan Andi Muhammad Khaekal, Andi Nirwana Sebbu juga unggul 58,0% sedangkan Andi Muhammad Khaekal 18,8%, tidak tahu/tidak menjawab 23,2%
Dan jika head to head dengan Johan Salim, Andi Nirwana Sebbu juga unggul 63,1% sedangkan Johan Salim 11,5%, tidak tahu/tidak menjawab 25,4%.

Bahkan jika head to head bersama Burhanuddin, Andi Nirwana Sebbu masih unggul dengan perolehan 49,5% sementara Burhanuddin 36,2%, tidak tahu/tidak menjawab 14,5%.

Sementara dari hasil survei terhadap popularitas calon, terungkap Andi Nirwana Sebbu paling populer, dikenal oleh 87% warga Bombana. Kemudian disusul Burhanuddin 64%, Andi Muhammad Khaekal 57%, Kasra Jaru Munara 45%, dan tokoh lain di bawah 40%. Di antara 4 calon paling populer, tingkat disukai Burhanuddin dan Andi Nirwana Sebbu paling tinggi, 83% dari yang tahu, kemudian Andi Muhammad Khaekal 70%, dan Kasra Jaru Munara 69%.

Dalam survei ini jumlah sampel yang diambil sebanyak 410 orang. Sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional. Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan ±5% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

Sumber : Rilis Pers




Bombana Raih Penghargaan UHC, Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Dapat Apresiasi Nasional

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Kategori Madya dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr (HC) K.H. Ma’ruf Amin, dan diterima langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dalam sebuah acara di Karakatau Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Kamis (8/8/2024).

Pencapaian ini merupakan bagian dari upaya nasional yang bertujuan mewujudkan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam acara yang bertema “Satu Dekade Program JKN-KIS Untuk Negeri”, penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendaftarkan seluruh penduduk pada program tersebut. Dari 460 kabupaten/kota di Indonesia, Kabupaten Bombana berhasil masuk dalam 364 kabupaten yang mencapai UHC dengan cakupan kepesertaan JKN lebih dari 95 persen dari total penduduk.

Kategori Madya yang diterima oleh Kabupaten Bombana menunjukkan pencapaian signifikan dalam memastikan seluruh masyarakat memiliki akses yang merata terhadap jaminan kesehatan berkualitas. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah yang terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi target UHC yang sudah terealisasi di atas 98% dari total penduduk Indonesia, di mana lebih dari 275 juta jiwa telah terdaftar dalam Program JKN-KIS. Namun, beliau juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program ini, terutama di daerah terpencil.

“Saya berharap permasalahan dalam penyediaan fasilitas kesehatan tidak akan menghambat komitmen kita untuk memberikan layanan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah terpencil,” ujar Ma’ruf Amin.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC)
Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC)

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy juga menyampaikan apresiasinya terhadap capaian UHC di Indonesia, yang mencapai 98%. Prestasi ini dinilai sebagai langkah luar biasa dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Ia berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah lainnya untuk terus memperluas akses layanan kesehatan.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, dalam pernyataannya mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini. “Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kabupaten Bombana yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam program ini. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Edy Suharmanto menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus berupaya memperbaiki dan memperluas jangkauan layanan kesehatan, termasuk di wilayah pedesaan yang seringkali menghadapi kendala akses. “Kami akan memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat merasakan manfaat dari layanan kesehatan yang lebih baik dan merata,” tambahnya.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Bombana tidak hanya berhasil mencapai target nasional UHC, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang berkomitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sektor kesehatan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk lebih aktif dalam melaksanakan program kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Keberhasilan dalam mencapai UHC ini juga menjadi landasan penting bagi Kabupaten Bombana untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih responsif dan tepat sasaran. Melalui kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor kesehatan, diharapkan Bombana dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Sehat.

Dengan penghargaan yang telah diraih, Kabupaten Bombana menunjukkan kemajuan signifikan di sektor kesehatan dan menjadi teladan bagi daerah lain dalam pelaksanaan program JKN yang inklusif dan berkelanjutan.




Pemkab Bombana Terima Duplikat Bendera Pusaka Jelang HUT RI ke-79

Bombana, sultranet.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi menerima duplikat Bendera Pusaka. Duplikat ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. Kh.H Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, kepada Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Balai Samudera Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (7/8/2024). Didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dr. H. Sunandar, M.Kes., dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Bombana, penyerahan ini menandai momen penting menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Selain Bombana, kegiatan ini dihadiri pula oleh para bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Indonesia yang turut menerima duplikat Bendera Pusaka.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyatakan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini menjadi simbol penting bagi masyarakat Bombana dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kehadiran kami di sini adalah bukti nyata komitmen Kabupaten Bombana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat Bombana akan turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-79,” ujar Edy.

Ia juga menambahkan bahwa penerimaan duplikat ini bukan hanya simbolis, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat akan perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. “Dengan menerima duplikat bendera pusaka ini, kami berkomitmen untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan terus memperkuat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Perayaan HUT RI ke-79 di Kabupaten Bombana akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperingati sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia. Bendera pusaka yang telah diterima akan menjadi simbol semangat dan inspirasi bagi seluruh masyarakat Bombana dalam menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan positif yang mencerminkan nilai kebersamaan dan kemajuan.

Momen penerimaan duplikat bendera ini terasa istimewa karena terjadi kembali setelah 55 tahun, sejak pertama kali Presiden Soeharto menyerahkan duplikat Bendera Pusaka kepada para gubernur dan kepala daerah di seluruh Indonesia pada 5 Agustus 1969. Peristiwa ini dianggap sebagai tonggak penting yang mengingatkan kembali pada tanggung jawab setiap daerah untuk terus menjaga keutuhan NKRI.

Prof. Drs. Kh.H Yudian Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerimaan duplikat bendera ini tidak hanya sebagai seremonial, tetapi merupakan simbol kebangkitan dan semangat nasionalisme. “Bendera Pusaka ini adalah pengingat agar kita semua terus menjaga semangat juang, persatuan, dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. H. Sunandar, M.Kes., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana, menambahkan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini akan menjadi dorongan bagi seluruh masyarakat Bombana untuk berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat persatuan akan semakin kuat dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Pemkab Bombana saat menerima duplikat Bendera Pusaka
Pemkab Bombana saat menerima duplikat Bendera Pusaka

Dengan penerimaan duplikat Bendera Pusaka ini, Kabupaten Bombana siap menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-79. Kegiatan-kegiatan ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah hingga tokoh masyarakat, dengan tujuan untuk memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap, perayaan HUT RI kali ini akan menjadi momen yang tidak hanya dirayakan dengan sukacita, tetapi juga diisi dengan refleksi mendalam terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan. Semangat yang terkandung dalam Bendera Pusaka ini akan menjadi pemersatu bagi masyarakat Bombana dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa yang lebih baik.

Kabupaten Bombana terus berkomitmen dalam memperjuangkan dan menjaga persatuan, serta melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar hidup berbangsa dan bernegara.




Jelang Pilkada, Polres Bombana Intens Sosialisasi

Bombana, SultraNET.com – Menjelang pelaksanaan Pilkada pada November 2024 mendatang, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bombana intens memberikan sosialisasi, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat.

Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga hingga pilkada usai.

Kasat Binmas Polres Bombana, Iptu Ishak Musrif, menyampaikan hal ini setelah mengunjungi kediaman Direktur LKPD di Kelurahan Kasipute, Kabupaten Bombana, Selasa (6/8/2024).

Iptu Ishak Musrif menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pilkada 2024.

Ia melakukan pendekatan dengan menyambangi tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan, serta organisasi kepemudaan di wilayah Bombana.

“Dalam setiap kunjungan, kami menyampaikan pesan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax. Kami juga mengajak masyarakat untuk mendukung Polri dalam menjaga Kamtibmas menjelang Pilkada 2024 serta menolak segala bentuk hoax dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persatuan,” ujar Iptu Ishak Musrif.

Mantan Kasat Samapta Polres Konsel ini juga menegaskan bahwa masyarakat harus waspada terhadap berita-berita tidak benar yang mungkin muncul selama kampanye.

“Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh berita hoax yang mungkin muncul selama kampanye,” tegasnya.

Ia menambahkan, pada November 2024 mendatang, Bombana akan menggelar Pilkada 2024. Tentunya akan ada perbedaan pandangan dan pilihan di antara masyarakat.

“Kita harus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pilihan politik. Hindari menyebarkan atau percaya pada berita yang belum tentu kebenarannya, terutama yang dapat memicu konflik di masyarakat,” jelasnya.

Kasat Binmas Polres Bombana ini mengajak semua elemen masyarakat, mulai dari warga, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat, untuk menjaga keamanan, terutama dalam menghadapi momen politik ini.

“Jangan jadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan di antara warga. Baik sebelum, saat, maupun setelah Pilkada, tetap jaga kerukunan serta persatuan dan kesatuan demi suksesnya Pilkada 2024,” tutupnya (**)




Bombana Raih Penghargaan Nasional Atas Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2024

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan sekaligus. Bombana berhasil menempati Peringkat 1 sebagai Pemerintah Daerah Terbaik dalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Peringkat 3 dalam penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2024. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari, Agung Mulyono, dan diterima oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kantor KPPN Kendari pada Selasa (6/8/2024).

Prestasi ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam pengelolaan dan penyaluran anggaran negara secara efektif dan tepat sasaran. DAK Fisik dan Dana Desa merupakan instrumen penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di daerah. Keberhasilan ini mencerminkan kinerja yang solid dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, terutama dalam memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KPPN Kendari yang telah mendorong percepatan pelaksanaan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa di Kabupaten Bombana. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pengelolaan dana ini, baik dari jajaran pemerintah daerah hingga masyarakat yang berperan aktif dalam memanfaatkannya.”

Edy menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga menjadi tantangan dan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah. Ia berharap capaian ini dapat mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, khususnya di Bombana.

Penghargaan ini juga menjadi refleksi atas komitmen daerah dalam mendukung program nasional. Menurut Agung Mulyono, Kepala KPPN Kendari, keberhasilan Bombana dalam penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa tidak terlepas dari ketepatan waktu dan transparansi dalam penggunaan anggaran. “Bombana berhasil membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang paling responsif dan akuntabel dalam mengelola dana dari pusat. Kami berharap prestasi ini bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

DAK Fisik dan Dana Desa sendiri merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di daerah-daerah, terutama di sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, dan pemberdayaan masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Bombana dinilai berhasil dalam mengoptimalkan penggunaan dana ini, yang tercermin dari kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menerima penghargaan
Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menerima penghargaan

Keberhasilan dalam penyaluran Dana Desa juga mencerminkan dedikasi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memberdayakan desa-desa di wilayahnya. Desa merupakan ujung tombak pembangunan nasional, dan pengelolaan Dana Desa yang baik diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal serta memperkuat ketahanan masyarakat di level paling bawah.

Tidak hanya menjadi ajang penghargaan, acara ini juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk berbagi pengalaman sukses dalam pengelolaan anggaran. Edy Suharmanto menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dari keberhasilan tersebut. “Kami selalu berusaha menjalankan setiap proses dengan terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan ketat dan perencanaan yang matang juga menjadi bagian penting dari strategi kami,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bombana bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan anggaran yang lebih baik lagi. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen pemerintahan di Bombana untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan pencapaian ini, Bombana sekali lagi menunjukkan kemampuannya dalam memanfaatkan anggaran secara efektif dan efisien, serta membuktikan diri sebagai daerah yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.




LKPD Laporkan Adimarno Terkait Pernyataan Kota Mekah Kota Menyesatkan

Bombana, SultraNET – Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) resmi melaporkan Adimarno ke Polres Bombana terkait pernyataannya yang kontroversial di media sosial. Selasa (6/8/2024)

Langkah ini diambil setelah Adimarno tidak mengindahkan permintaan LKPD untuk mencabut pernyataannya dan meminta maaf dalam waktu 2 x 24 jam.

Pada Jumat, 2 Agustus 2024, Adimarno mengunggah pernyataan di akun Facebook-nya, Adimarno Suku Tokotua, yang menyebut Kota Mekah lebih tepat disebut sebagai “kota yang menyesatkan” dan bukan “kota suci”.

Pernyataan ini menuai reaksi keras dari masyarakat, dengan postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 86 kali dan mendapat 450 komentar netizen yang mayoritas mengecamnya.

Direktur LKPD, Muh. Arham, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan kepada Adimarno untuk menarik pernyataannya dan meminta maaf kepada publik, khususnya umat Muslim yang merasa tersakiti. Namun, Adimarno tidak menanggapi permintaan tersebut hingga batas waktu yang diberikan.

“Setelah kami memberikan waktu 2 x 24 jam kepada Adimarno untuk meminta maaf dan mencabut pernyataannya, namun tidak diindahkan, kami akhirnya memutuskan untuk melaporkannya ke Polres Bombana,” ujar Arham.

Ia menyebut pernyataan Adimarno sangat menyakitkan umat Muslim dan tidak didasari oleh pengetahuan yang memadai. Oleh karena itu, ia meminta pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

Arham menambahkan bahwa pernyataan Adimarno yang menyebut Mekah sebagai kota yang menyesatkan dan menyoroti berbagai kejahatan di kota suci tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan umat Muslim.

“Mekah adalah kota suci bagi Islam, dan pernyataan Adimarno di media sosial sangat melukai perasaan umat, karena tidak didasari pengetahuan yang memadai,” tegasnya.

Selain melaporkan Adimarno ke polisi, LKPD juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bersosial media.

“Hindarilah pernyataan yang bisa berpotensi merusak hubungan kemasyarakatan dan menyakiti publik karena bisa berujung pada pidana. Mari bersosial-media dengan baik dan mengutamakan edukasi,” kata Arham.

Kasus ini kini sedang ditangani oleh Polres Bombana, dan Adimarno diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait pernyataannya.

Sementara itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

Pernyataan kontroversial Adimarno telah memicu diskusi hangat di kalangan netizen dan menimbulkan berbagai reaksi, baik yang mendukung maupun yang menentang. Namun, mayoritas netizen mengecam keras pernyataan tersebut dan meminta agar Adimarno segera menarik ucapannya serta meminta maaf. (IS)