119717321722063731
119717321722063731
119717321722063731
Bombana, sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional, dan Kepala Sekolah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, pada Jumat (26/7/2024). Acara yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Para Kepala OPD, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Pelantikan tersebut melibatkan 112 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengalami mutasi, promosi, atau pengukuhan jabatan. Sebanyak 22 ASN kembali ke jabatan sebelumnya, sementara 17 ASN dikukuhkan pada jabatan yang sama. Selain itu, 73 ASN menduduki posisi baru di jajaran pejabat eselon III dan IV, dengan beberapa di antaranya menempati posisi strategis seperti Camat, Sekretaris Dinas, dan Kepala Bagian (Kabag).
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi ASN merupakan bagian dari upaya strategis untuk menjaga dinamika organisasi pemerintah daerah. “Proses ini adalah siklus alamiah dalam sebuah ekosistem organisasi. Hal ini penting dalam evaluasi dan peningkatan kinerja, sekaligus regenerasi sumber daya manusia,” ujar Edy.
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa penataan ini telah melalui berbagai tahapan prosedural yang ketat dan hati-hati, termasuk mendapatkan izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri. “Mutasi dan promosi ini sudah sesuai ketentuan. Saya meminta agar pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas pokok dan fungsi yang diamanatkan untuk meningkatkan efisiensi kinerja,” tambahnya.

Edy Suharmanto juga menekankan pentingnya ASN yang dilantik untuk selalu menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Bombana. Ia berharap, melalui pelantikan ini, kualitas birokrasi di Bombana dapat semakin baik dan mampu memenuhi harapan masyarakat. “Saya berharap agar pejabat yang dilantik hari ini dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, sehingga Bombana bisa terus berkembang, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan,” tegasnya.
Pelantikan pejabat ini, menurut Pj. Bupati, adalah langkah strategis dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Kabupaten Bombana. Dengan menempatkan ASN yang memiliki kompetensi sesuai dengan jabatan yang diemban, diharapkan setiap sektor pemerintahan dapat beroperasi lebih optimal.
Selain itu, rotasi dan mutasi ini juga bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan regenerasi di tingkat manajerial pemerintahan. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa struktur organisasi pemerintah daerah tetap dinamis dan adaptif terhadap perkembangan dan tantangan yang dihadapi.
Sejumlah pejabat yang baru dilantik menyatakan kesiapan mereka untuk segera beradaptasi dan melaksanakan tugas yang telah diamanatkan. Salah satu pejabat yang dilantik sebagai Camat, mengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik di wilayahnya. “Amanah ini adalah tanggung jawab besar, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan lancar. Setelah prosesi pelantikan, para pejabat yang baru dilantik berfoto bersama dengan Pj. Bupati dan pejabat lainnya sebagai simbol solidaritas dan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Bombana.
Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Bombana semakin solid dan mampu bergerak cepat dalam mewujudkan program-program strategis yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pj. Bupati juga berharap agar seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja sama dengan baik, saling mendukung dalam membangun Kabupaten Bombana menjadi lebih maju, transparan, dan akuntabel.
Bombana, sultranet.com – Pelaksanaan pengukuhan perpanjangan masa jabatan kepala desa di Kabupaten Bombana berlangsung khidmat pada Jumat (26/7/2024). Acara yang dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan Desa Mandiri ini digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah, Forkopimda Kabupaten Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta para camat dan kepala desa.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi mengukuhkan perpanjangan masa jabatan kepala desa, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi delapan tahun. Dalam pengukuhan ini, sebanyak 9 kepala desa yang periode masa jabatannya 2018-2024 diperpanjang menjadi 2018-2026, 3 kepala desa periode 2019-2025 diperpanjang hingga 2019-2027, dan 109 kepala desa dengan masa jabatan 2022-2028 diperpanjang menjadi 2022-2030.
Selain pengukuhan, acara ini juga ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan Desa Mandiri kepada tiga desa yang berhasil menunjukkan kemandirian dalam tata kelola desa. Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada Desa Lora di Kecamatan Mataoleo, Desa Tapuahi di Kecamatan Rumbia Tengah, dan Desa Waemputtang di Kecamatan Poleang Selatan. Ketiga desa ini dianggap telah berhasil meningkatkan kesejahteraan warganya melalui program-program inovatif yang sejalan dengan visi pembangunan desa mandiri.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa merupakan bentuk pengakuan dan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan. “Pengukuhan ini adalah tindak lanjut dari Undang-Undang yang memperpanjang masa jabatan kepala desa dari enam menjadi delapan tahun. Hal ini memberi kesempatan bagi kepala desa untuk memperkuat koordinasi, perencanaan, dan pelaksanaan program pembangunan di desa masing-masing,” jelas Edy.
Lebih lanjut, Pj. Bupati mengingatkan agar kepala desa segera melakukan penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) agar selaras dengan RPJPD dan RPJMD Kabupaten Bombana. Penyesuaian ini penting untuk memastikan sinkronisasi antara program pembangunan desa dan kabupaten, sehingga seluruh perencanaan dan penganggaran berjalan harmonis.
“Kepala desa adalah garda terdepan dalam membangun desa. Saya berharap perpanjangan masa jabatan ini menjadi momentum bagi kepala desa untuk lebih aktif dalam penanggulangan inflasi, penurunan angka stunting, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing,” ujar Edy.
Edy juga memberikan perhatian khusus pada tahun politik yang sedang berlangsung. Ia mengingatkan seluruh kepala desa untuk menjaga netralitas dan menghindari konflik kepentingan, baik secara pribadi maupun kelompok. Menurutnya, kepala desa harus menjadi contoh dalam menjaga stabilitas politik di daerah, terutama menjelang pemilu.
“Saat ini kita memasuki tahun politik. Saya minta kepada seluruh kepala desa agar tetap netral dan menjaga etika, terutama dalam penggunaan media sosial. Prinsip netralitas harus ditegakkan untuk menjaga kehormatan demokrasi di Bombana,” tegasnya.
Selain pengukuhan dan penyerahan penghargaan, acara ini juga ditandai dengan penyerahan surat keputusan dan penandatanganan berita acara pengukuhan. Para kepala desa yang dikukuhkan diharapkan dapat segera menyusun rencana kerja yang lebih baik, berfokus pada kebutuhan serta aspirasi masyarakat di desa masing-masing.
Acara tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara Pj. Bupati Bombana, para kepala desa yang dikukuhkan, dan pejabat terkait lainnya. Dengan perpanjangan masa jabatan ini, diharapkan para kepala desa dapat menjalankan amanah dengan lebih baik dan efektif, serta mampu membawa desa mereka menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Pengukuhan perpanjangan masa jabatan ini, selain sebagai bentuk formalitas, juga diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kepala desa untuk meningkatkan pelayanan dan mempercepat pembangunan di desa masing-masing, sejalan dengan target pemerintah untuk menciptakan desa mandiri di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.
Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia mengajak siswa MTs Muhamadiyah Rarowatu bersama masyarakat Desa Lampeantani melaksanakan kegiatan kerja bakti penanaman pohon di Desa Lampeantani, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini dan menjaga kelestarian alam. Jumat, 26/07/2024
Pada kegiatan ini, sebanyak 50 pohon petei dan 48 pohon durian berhasil ditanam oleh para peserta. Jenis-jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi lingkungan. Partisipasi aktif dari siswa dan masyarakat menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya penghijauan.
Babinsa Lampeantani, Serda Mastang, memberikan tanggapannya terkait kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan masyarakat. Harapannya, mereka akan terus menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam,” ujarnya.

Kepala Desa Lampeantani, Iksan, S.Pd, juga menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Babinsa dan partisipasi semua pihak. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat,” katanya.
Sementara itu, Danramil 01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, mengungkapkan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Kolaborasi antara TNI, sekolah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program penghijauan,” jelasnya.
Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan semangat gotong royong, diharapkan generasi muda dan masyarakat Desa Lampeantani semakin peduli terhadap alam sekitar.
Bombana, SultraNET. -| Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kopda Arjun Djunaedi mendampingi Petugas Kesehatan dari Puskesmas Rumbia dalam rangka melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dengan sasaran anak usia 0 hingga 7 tahun. Kamis, 25/07/2024
Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu SD Negeri 08 Kasipute dan Kantor Kelurahan Lompopala. Kedua tempat tersebut dipilih karena strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat setempat.

Lurah Lompopala, Andi Idrus, S.Sos., M.AP, mengatakan apresiasinya terhadap pelaksanaan Pekan Imunisasi ini.
“Program imunisasi ini sangat penting untuk melindungi anak-anak kita dari penyakit polio. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Kopda Arjun Djunaedi Babinsa Koramil 01/Rumbia, juga memberikan tanggapannya terkait kegiatan tersebut.
“Sebagai Babinsa, kami selalu siap mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami untuk memastikan keamanan dan kelancaran program imunisasi,” Ucap Arjun.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rumbia, Bapak Rahmat, A.MK., S.Si, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam program ini.
“Imunisasi adalah hak setiap anak. Kami berharap masyarakat aktif membawa anak-anak mereka ke lokasi imunisasi yang telah ditentukan,” tutupnya.
Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serda Abd. Wahid, melaksanakan penanaman pohon rambutan di Desa Lamo, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah banjir dan mengurangi polusi udara di daerah tersebut. Kamis, 25/07/2024
Serda Abd. Wahid menjelaskan bahwa penanaman pohon ini adalah langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Dengan menanam pohon, kita tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga membantu mengurangi risiko banjir dan polusi udara,” ujar Serda Wahid. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan serupa.

Kepala Desa Lemo, Bapak Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Babinsa Koramil 03/Poleang.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi desa kami. Semoga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan terus mendukung program-program seperti ini,” ungkap Bapak Hasan.
Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, turut memberikan komentarnya mengenai kegiatan ini.
“Penanaman pohon merupakan salah satu upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh desa-desa lain di wilayah kami,” Pungkas Danramil Lettu Inf Dahlan.
Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena yang dipimpin oleh Serka Sahlan menggerakkan pedagang dan masyarakat setempat untuk melaksanakan kegiatan Karya Bakti membersihkan sampah-sampah di Pasar Desa Toli Toli, Kec. Kabaena Timur, Kab. Bombana, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung pasar. Rabu, 24/07/2024
Kepala Dusun 3 Desa Toli-Toli, Bapak Sadam, menyambut baik kegiatan ini dan mengatakan, “Kegiatan ini sangat positif untuk menjaga kebersihan pasar dan kesehatan masyarakat. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin.”

Babinsa Toli-Toli, Serka Sahlan, juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia mengatakan, “Kami dari Koramil siap membantu masyarakat dalam setiap kegiatan yang bertujuan untuk kebaikan bersama. Kebersihan pasar adalah tanggung jawab kita bersama.” Ujarnya
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Gotong royong ini diharapkan menjadi contoh bagi komunitas lain untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, mengatakan dukungannya terhadap inisiatif ini.
“Kami mengapresiasi inisiatif Serka Sahlan dan seluruh masyarakat yang terlibat. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan bekerja sama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sehat,” Tutupnya.
Bombana, SultraNet. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat pemerintah desa dan masyarakat Desa Kalaero melaksanakan kegiatan penanaman pohon jenis rambutan di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di masa mendatang. Selasa, 23/07/2024
Sekdes Desa Kalaero, Bapak Aidil, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Dengan menanam pohon buah rambutan, kita berharap hasil panennya nanti bisa menambah penghasilan warga,” ujar Bapak Aidil.

Babinsa Kalaero, Serda Laode Masrun, juga menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini. Semoga pohon yang kita tanam hari ini bisa tumbuh subur dan memberikan manfaat di masa depan,” Ucap Serda Laode Masrun.
Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon ini juga bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Selain untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, penanaman pohon juga merupakan upaya kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” Pungkas Danramil.
Bombana, SultraNET. – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana memutuskan mengurangi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)serentak tahun 2024 yang sebelumnya pada Pemilihan Umum 2024 berjumlah 472 TPS berkurang menjadi 271 TPS. Kebijakan ini diambil sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 7 Tahun 2024.
Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bombana, Aminuddin, beberapa waktu lalu menjelaskan jika pada Pemilu 2024, batas jumlah pemilih per TPS adalah 300 pemilih sedangkan untuk Pilkada ini dapat mencapai hingga 600 orang per TPS nya, sehingga otomatis dapat dilakukan penyesuaian jumlah TPSnya.
“Pengurangan jumlah TPS ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pemungutan suara,” ujar Aminuddin
Ia memastikan, pengurangan jumlah TPS ini tidak akan mengurangi akses masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. “KPU Bombana memastikan bahwa seluruh pemilih dapat memberikan suaranya dengan mudah. Kami akan menyediakan fasilitas yang memadai di setiap TPS agar proses pemungutan suara berjalan lancar,” tandasnya.
Kebijakan ini mendapat apresiasi dari Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Daerah (LKPD) Muh. Arham. Menurutnya, pengurangan jumlah TPS adalah langkah yang tepat dalam upaya penghematan keuangan negara.
“Dengan berkurangnya jumlah TPS, biaya operasional dapat ditekan. Selain itu, pengamanan dapat lebih fokus sehingga kualitas demokrasi pun akan semakin baik,” kata Arham.
Ia menambahkan bahwa dana yang dihemat dari pengurangan TPS dapat dialokasikan untuk keperluan lain yang lebih mendesak, seperti peningkatan kesejahteraan petugas pilkada dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Dengan jumlah TPS yang lebih sedikit, pengawasan bisa lebih efektif dan efisien. Setiap permasalahan yang muncul bisa lebih cepat diatasi dan dilaporkan,” ujarnya.
Muh. Arham juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk suksesnya Pilkada serentak ini. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam proses pilkada agar kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi tetap terjaga.
“Dengan berkurangnya jumlah TPS, logistik pemilu seperti surat suara, kotak suara, dan alat tulis kantor (ATK) bisa lebih efisien didistribusikan dan diawasi. Kita berharap ini dapat mengurangi potensi kecurangan dan masalah.” tandasnya. (IS)
Bombana, SultraNET.com – Politeknik Bombana melepas 171 mahasiswa untuk melaksanakan magang kerja dalam rangka pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2024. Kegiatan tersebut merupakan komitmen kampus vokasi di Wonua Bombana itu untuk menciptakan lulusan yang siap kerja.
Sebanyak 171 mahasiswa yang akan mengikuti program ini berasal dari empat program studi, yaitu Akuntansi Sektor Publik sebanyak 73 mahasiswa, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung sebanyak 42 mahasiswa, Teknologi Pembenihan Ikan sebanyak 25 mahasiswa, dan Teknologi Rekayasa Kimia Industri sebanyak 31 mahasiswa.
Direktur Politeknik Bombana, Sainal Abidin, S.Si., MM, Senin (22/7/2024) menjelaskan, program magang ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill mahasiswa, serta memberikan mereka pengalaman kerja di berbagai instansi pemerintah dan swasta.
Proses magang berlangsung selama satu tahun, di mana 10 bulan pertama dilakukan di instansi terkait, baik di Kendari, Kolaka, maupun Makassar. Sementara itu, dua bulan terakhir digunakan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat di desa masing-masing.
Tujuan utama dari program magang ini adalah untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang cukup untuk bekerja di berbagai bidang ilmu, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.
“Kami berharap mahasiswa Politeknik Bombana benar-benar menjalankan proses pemagangan dengan baik sehingga lulusan kita tidak menjadi pengangguran, tetapi sudah memiliki kompetensi untuk bekerja di mana pun,” ujarnya.
Dengan penekanan pada pengembangan soft skill dan hard skill, mahasiswa diharapkan dapat beradaptasi dengan berbagai situasi kerja dan memiliki kemampuan teknis yang memadai.
Soft skill, seperti komunikasi, kerjasama tim, dan manajemen waktu, sangat penting dalam dunia kerja modern. Sementara itu, hard skill memberikan keahlian teknis spesifik yang dibutuhkan dalam berbagai bidang industri.
Program ini juga menargetkan kerjasama dengan perusahaan luar negeri di bidang industri. “Kami sedang membangun komunikasi dengan perusahaan luar negeri dan berharap angkatan berikutnya bisa berangkat ke sana,” bebernya
Ia menyebut peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bombana sangat penting, sehingga kedepan Bombana tidak lagi harus mengimpor tenaga kerja dari luar daerah.
“Kita ingin memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan siap memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan mereka.” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bombana Anton Ferdinan saat menerima 5 mahasiswa yang akan melakukan magang di instansi tersebut mengaku siap bekerja sama dan membimbing para mahasiswa tersebut.
Ia menjelaskan, dalam era digital yang serba cepat ini, peran perpustakaan dan arsip sering kali terabaikan. Padahal, kedua institusi ini memiliki peran krusial dalam melestarikan pengetahuan dan identitas suatu bangsa.
“Perpustakaan bukan hanya tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat ilmu pengetahuan dan budaya. Perpustakaan menyediakan akses gratis atau terjangkau ke berbagai jenis informasi, mulai dari buku, jurnal, hingga bahan digital,” jelas Anton Ferdinan.
Arsip juga memegang peran vital dalam menjaga catatan sejarah dan identitas suatu bangsa. Arsip menyimpan dokumen-dokumen penting yang mencatat perjalanan sejarah suatu bangsa, seperti surat, peta, foto, atau rekaman audio-visual yang memiliki nilai historis.
Arsip memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan dan organisasi. Dengan adanya arsip, publik dapat mengakses informasi mengenai kebijakan, keputusan, dan tindakan yang telah diambil oleh lembaga-lembaga terkait.
“Pada prinsipsnya kami siap menerima teman teman mahasiswa untuk bersama sama berproses disini,” tandasnya.
Pewarta : Aldi L