Karya Bakti Bersihkan Pasar Batuawu, Babinsa Koramil 02/Kabaena, Masyarakat, dan Pedagang bersatu Padu.

Bombana, SultraNet.com – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena beserta masyarakat dan pedagang Pasar Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, bergotong-royong dalam kegiatan Karya Bakti untuk Pembersihan Pasar yang terletak di Desa Batuawu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pengunjung. Senin, 06/05/2024

Menurut Peltu Muh. Haris, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, kegiatan Karya Bakti ini merupakan wujud dari sinergi antara Babinsa, masyarakat, dan pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap dengan bersatunya Babinsa, masyarakat, dan pedagang dalam kegiatan ini, dapat menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman,” ujar Peltu Muh. Haris

 

Salah satu masyarakat, Bapak Aryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Karya Bakti ini. Menurutnya, kebersihan pasar merupakan tanggung jawab bersama dan harus dijaga secara terus menerus.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan kita semua,” ucapnya dengan antusias.

Dengan sinergi antara Babinsa, masyarakat, dan pedagang, kegiatan Karya Bakti pembersihan Pasar Desa Batuawu menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semoga upaya ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam memelihara kebersihan lingkungan secara bersama-sama. (PEN/SBU)




Bersama Aparat Desa dan Masyarakat, Babinsa Koramil 01/Rumbia Lakukan Kerja Bakti untuk Atasi Ancaman Banjir di Desa Lakomea

Bombana, SultraNET. | Di tengah tantangan musim hujan yang meningkatkan risiko banjir di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam sebuah kegiatan kerja bakti. Dengan tujuan utama kegiatan ini adalah membersihkan saluran-saluran air dan got-got yang tersumbat, sehingga aliran air menjadi lancar dan risiko banjir dapat berkurang saat hujan turun. Minggu, 05/05/2024

“Kami merasa tergerak untuk bersama-sama dengan masyarakat dalam kerja bakti ini karena menyadari urgensi permasalahan banjir yang kerap melanda Desa Lakomea, terutama saat musim hujan seperti ini,” ungkap Serka M. Saleh, Babinsa Koramil 01/Rumbia

“Kami berharap dengan membersihkan saluran-saluran air ini, akan membantu mengurangi risiko banjir dan melindungi pemukiman warga dari dampak yang lebih parah.” Lanjut Serka M. Saleh

Menanggapi upaya ini, Kepala Desa Lakomea, Efendi, menyatakan apresiasinya terhadap kerja sama antara aparat desa, Babinsa Koramil, dan masyarakat.

“Kerja bakti seperti ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kental di tengah-tengah masyarakat kami. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi aksi satu kali, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dilakukan untuk menjaga lingkungan kami,” ujarnya.

Salah satu Kepala Dusun, Bapak Rusmin, juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi permasalahan lingkungan seperti ini.

“Kami merasa terpanggil untuk ikut serta dalam kerja bakti ini karena ini adalah masalah bersama. Dengan gotong royong, kami yakin dapat mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi oleh Desa Lakomea,” paparnya dengan penuh semangat.

Kerja bakti yang dilakukan bersama-sama oleh aparat Desa, Babinsa Koramil 01/Rumbia, dan masyarakat Desa Lakomea ini tidak hanya sekadar upaya membersihkan saluran air, tetapi juga merupakan simbol dari semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan lingkungan. Diharapkan, kerja bakti ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Desa Lakomea.




Jalan Desa Wumbubangka Terputus, Warga Keluhkan Lambannya Respon Pemerintah

Bombana, Sultranet.com – Masyarakat di sekitar Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, tengah mengalami kesulitan karena kondisi jalan utama mereka yang terputus akibat hujan deras. Para pengguna jalan, termasuk anak-anak sekolah, pedagang, dan masyarakat umum, merasa terhambat dalam mobilitas mereka akibat kondisi jalan yang semakin memburuk.

Hamdan, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dan Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Moronene, menyatakan kekhawatirannya atas situasi ini. Dia menyoroti bahwa jalan yang menghubungkan Desa Wumbubangka dengan Kelurahan Aneka Marga dan Desa Tembe tergolong rusak parah, menyebabkan gangguan serius bagi akses ke ibu kota Kecamatan dan ibu kota Kabupaten.

Pentingnya jalan ini juga ditekankan karena seringnya digunakan untuk mencapai PT Panca Logam Makmur, sebuah perusahaan lokal. Namun, upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dianggap lamban dan tidak memadai.

“Penanganan sementara yang hanya bisa digunakan dalam jangka waktu singkat tidak memberikan solusi yang permanen,” ujar Hamdan. Sabtu (04/05/2024)

Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka
Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka

Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka
Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka

Ia menyoroti perlunya pembangunan jembatan permanen sebagai solusi efektif dan bisa bertahan lama, ketimbang hanya melakukan penanganan sementara yang tidak mampu mengatasi masalah secara menyeluruh.

“Kondisi jalan sudah semakin parah. Bahkan kendaraan roda 2 sangat sulit lewat, padahal jalan tersebut merupakan akses utama bagi Anak – Anak sekolah, pedagang dan masyakarat,” tegas Hamdan

Ketua Hipammor ini juga menilai kondisi tersebut menunjukan ketidak seriusan Pemkab Bombana dalam menangani setiap kedaan darurat terutama jalan dan jembatan yang notabene akses utama dalam setiap aktivitas masyarakat.

“Saya minta Pemda Bombana segera bangun jembatan permanen, karena ini kebutuhan mendasar masyarakat. Jangan hanya kegiatan seremoni yang anggarannya tidak sedikit, out put nya juga tidak mendesak malah itu yang kerap didahulukan.“ ketus Hamdan.

Pewarta : Idris Hayang




Kodim 1431/Bombana bersama Forkopimda Laksanakan Penanaman Pohon Buah Secara Serentak Bersama KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya meningkatkan ketahanan Pangan dan untuk meningkatkan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, aman, dan bermutu, Kodim 1431/Bombana bersama Forkopimda melaksanakan Penanaman Pohon Buah secara serentak di lahan kosong masyarakat. Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc (Kasad) Secara Virtual Conference (Vicon) secara terpusat di Nanga-Nanga Kota Kendari dan diikuti seluruh Jajaran Kodam XIV/Hasanuddin. Sabtu, 04/05/2024

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Forkopimda Bombana diantaranya Kajari Bombana Agung Sugiharto, S. Kom., SH, Kasat Binmas Polres Bombana yang mewakili Kapolres AKP Abdul Kadir, Sitti Asnidar, Kabid pengendalian dan pencemaran lingkungan DLH, Camat Rarowatu Zakir S. Pd, Kepala BPP Kec. Rarowatu Daud Lambe, Para Perwira Kodim 1431/Bombana.

Bapak KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc dalam sambutannya secara daring menyampaikan beberapa poin penting terkait ketahanan pangan nasional.

“Berbagai upaya juga terus dilakukan Pemerintah untuk menguatkan ketahanan pangan nasional mulai dari sisi suplay terkait dengan peningkatan produksi, upaya diversifikasi pangan, efisiensi distribusi pangan, penggunaan teknologi untuk meningkatkan produksi dan kualitas pangan, hingga penguatan stok pangan nasional.” Ujar KASAD

Selain itu, KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc juga mengingatkan tentang potensi ancaman El Nino Gorila yang dapat menjadi ancaman bagi Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.

“Bangsa Indonesia diperkirakan akan dilanda Fenomena El Nino Gorila yang diperkirakan akan menjadi ancaman bagi Indonesia dalam beberapa waktu ke depan yang jauh lebih ekstrem, sehingga TNI-AD akan bekerjasama dengan Pemerintah untuk menyiapkan ketahanan Pangan diberbagai sektor.”

Semenrata itu Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, saat dikonfirmasi secara terpisah, mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dan dukungan dari berbagai instansi terkait dalam kegiatan ini. Semoga dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan lingkungan di wilayah kami.” Tutur  Dandim Bombana

Camat Rarowatu, Zakir, S. Pd, berterima kasih atas kerjasama semua pihak dalam mensukseskan acara ini dan berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam upaya pencegahan bencana alam dan peningkatan ketahanan pangan nasional.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, semoga pohon yang kita tanam dapat memberi manfaat dikemudian hari.” Pungkas Camat Rarowatu tersebut.




Pendalaman Visi Misi “Anak Kampung” Jika Terpilih Menjadi Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com – Bakal Calon Bupati Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara yang mengusung tagline “Anak Kampung” Arsyad, S.Pd, SH.,MH mengikuti Pendalaman Visi Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bombana, Jum’at (03/05/2024)

Kepada awak media sultranet.com, Arsyad yang saat ini menjabat Ketua DPRD Bombana menjelaskan kehadiran dirinya mengikuti kegiatan pendalaman visi misi di PKS merupakan rentetan kegiatan yang akan dilalui usai dirinya mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Bombana di Partai besutan Ahmad Syaikhu itu.

“Teman teman di PKS ingin mendapatkan gambaran dari kita jika Insya Allah perjuangan kita direstui Allah dan kita menjadi Bupati Bombana, apa yang menjadi target dan apa yang akan kita lakukan untuk daerah ini,” ujar Arsyad

Ketua DPRD Bombana yang kembali terpilih sebagai Anggota DPRD untuk ketiga kalinya di Pemilu 2024 lalu itu mengatakan dihadapan pengurus PKS Bombana ia memaparkan tiga hal utama yang akan dikerjakan jika mendapat amanah menjadi Bupati Bombana periode 2024-2029

Yang pertama dari segi pembangunan ia memastikan bakal memaksimalkan kolaborasi pembangunan dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, ia menyebut Kabupaten sebagai daerah otonom dalam Provinsi perlu memainkan perannya sehingga alokasi pembangunan dari APBD Provinsi turut membantu percepatan pembangunan di Kabupaten begitu pula yang bersumber dari anggaran Pemerintah pusat melalui APBN.

“Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat harus kita bangun. Pembangunan tidak boleh semata-mata mengandalkan APBD Kabupaten saja. Komunikasi dan hubungan baik Pemerintah Kabupaten ke Provinsi begitupun dengan Pusat kita bisa maksimalkan termasuk melalui perwakilan kita Anggota DPRD di Provinsi dan Anggota DPR-RI,” bebernya

Ketua Partai Nasdem Bombana itu menjelaskan untuk poin berikutnya yang ia jabarkan terkait memaksimalkan kehadiran Pemerintah Daerah di sektor Pertanian, Perkebunan dan Kelautan. Hal itu menurutnya penting mengingat warga Kabupaten Bombana terbanyak menggantungkan hidup mereka di ketiga sektor ini.

Ia mencontohkan di sektor pertanian sawah misalnya, kehadiran Pemerintah tidak begitu terasa mulai dari proses pengolahan hingga panen, Hasil panen petani bombana di beli oleh pedagang dari daerah lain dengan harga murah kemudian dibawa keluar dari Bombana.

“Setelah mereka olah disana kemudian dikirim lagi ke Bombana setelah menjadi beras premium dan dijual dengan harga mahal tentu dengan merek produk dari daerah mereka, ini yang akan kita perbaiki,” tegasnya

Poin Ketiga yang ia paparkan terkait keinginannya untuk memaksimalkan pemerataan pembangunan di semua Desa yang ada di Kabupaten Bombana. Menurutnya Pemerintah Kabupaten perlu mengintervensi beberapa hal untuk memastikan kesejahteraan masyarakat di Desa yang tidak bisa dilakukan dengan menggunakan anggaran dana desa yang bersumber dari APBN.

“Salah satunya itu kita akan buat Kantor Desa seragam di semua desa dan tahun ini Insya Allah Prototype sudah akan kita buat. Intinya di Desa kita akan maksimalkan pembangunannya,” ungkap Arsyad

Disamping tiga poin yang telah ia jabarkan diatas, ia menambahkan sektor lain juga akan dimaksimalkan meliputi sektor pendidikan, kesehatan, UMKM dan layanan publik lainnya.

“Kita berharap dapat bersama PKS untuk mewujudkan itu semua,” harapnya

Ditanya terkait pemilihan tagline “Anak Kampung” yang saat ini populer sehubungan dengan pencalonannya sebagai bakal calon Bupati Bombana, ia menyebut bahwa Anak Kampung sejatinya adalah seluruh masyarakat Bombana.

“Saya ingin bilang bahwa Anak Kampung itu adalah kita, semua kita yang cinta Bombana ini adalah Anak Kampung. Perjuangan Anak Kampung adalah perjuangan kita bersama untuk membawa tatanan Bombana kedepan yang lebih baik, karena kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Bombana, Aflan Zulfadly menjelaskan kegiatan pendalaman visi misi yang dilakukan saat ini, merupakan rangkaian penting sebelum terbitnya rekomendasi DPC ke DPW PKS Sulawesi Tenggara terkait Bakal Calon Bupati Bombana dari PKS.

“Pendalaman visi misi ini akan kami sandingkan dengan data hasil survei kami nantinya, disini sudah kita bicara masalah kompetensi dan banyak variabel lainnya yang jadi penilaian kami termasuk kesiapan kecukupan pintu partai koalisi. Nantinya akan ada tiga nama yang akan kita kirim ke DPW PKS Provinsi untuk selanjutnya berproses hingga ke DPP PKS.” singkat Calon Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terpilih Pemilu 2024 lalu itu.

Pewarta : Idris Hayang




Kultum Subuh Bersama Pemkab Kolut usung Tema “Bekerja adalah Ibadah”

Kolaka Utara, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) sebagai bagian dari upaya mensukseskan Program ASN BerAkhlak di daerah itu, bertempat di Mesjid Uzwatun Hasanah Kolut, Jum’at 3 Mei 2024.

Kultum Jumat Subuh kali ini yang disampaikan oleh Ismail Mustafa, ST., Kadis Perkebunan dan Peternakan mengusung tema “Bekerja adalah Ibadah”, menggugah para jamaah yang hadir untuk merenungkan nilai-nilai ibadah dalam setiap aktivitas profesi mereka.

Mengambil basis pada ajaran Nabi Muhammad SAW, Ismail Mustafa memaparkan prinsip-prinsip penting tentang bagaimana bekerja dapat menjadi bentuk ibadah yang mulia.

“Setiap muslim dituntut untuk bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, sekaligus dalam beribadah,” tegas beliau di hadapan para jamaah yang antusias.

Jamaah Mesjid Uzwatun Hasanah saat mendengarkan Kultum
Jamaah Mesjid Uzwatun Hasanah saat mendengarkan Kultum

Tidak hanya soal bekerja sebagai ibadah yang ditekankan di Kultum ini, ia juga menyampaikan pesan Pj Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding yang menekankan pentingnya kolaborasi dan nilai-nilai akhlak dalam bekerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kolaka Utara.

Ia  menyampaikan bahwa Pj Bupati mengharapkan seluruh ASN untuk mengutamakan kerja tim, memberikan ruang partisipatif kepada semua pihak mulai dari perencanaan hingga pengawasan program-program yang dilaksanakan pemerintah.

“Tujuan utamanya adalah mencapai kesejahteraan masyarakat secara holistik,” tandasnya.

Sumber : Kominfo Kolut




Cegah Penyumbatan Drainase, Babinsa Koramil 02/Kabaena dan Masyarakat Lakukan Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya mencegah terjadinya banjir akibat penyumbatan drainase, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Pelda Suherman bersama Anggota Lainnya dan Masyarakat kerja bakti pembersihan parit di Dusun Olondoro Desa Rahadopi Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Jumat, 03/05/2024

“Tindakan pembersihan parit ini sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir yang dapat mengganggu aktifitas masyarakat,” ujar Pelda Suherman, Babinsa Koramil 02/Kabaena.

Danramil 1431-02/Kabaena Kapten Inf Effendi dalam tanggapannya terkait kegiatan Babinsanya menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan karya bakti seperti ini guna menjaga lingkungan agar terhindar dari banjir dimusim penghujan ini.”

Kepala Dusun Olondoro, Bapak Arsyad, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini,

“Kerja bakti bersama Babinsa dan anggota Koramil merupakan contoh Kerja sama yang baik antara TNI dengan masyarakatnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana.” Ujar Kepala Dusun.

Diharapkan, melalui kerja bakti yang dilakukan secara berkesinambungan, dapat mengurangi risiko terjadinya banjir akibat penyumbatan drainase di wilayah ini, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.




Refleksi Hardiknas dari Praktisi Pendidikan Bombana, Samaruddin, S.Pd., M.Pd

Bombana, Sultranet.com – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2024, Samaruddin, S.Pd., M.Pd, praktisi pendidikan mantan Guru Matematika di SMPN 02 Rumbia yang saat ini menjabat Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarpras PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, menyampaikan pesan untuk menggugah seluruh elemen masyarakat Bombana.

Dengan tema Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar, yang diusung untuk Hardiknas Tahun 2024, Samaruddin memandang momen ini sebagai panggilan untuk mengevaluasi dan meningkatkan layanan pendidikan di Indonesia khususnya Kabupaten Bombana.

Menurut Samaruddin, perayaan Hardiknas bukan hanya tentang merayakan prestasi yang telah dicapai, namun juga tentang introspeksi diri dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Masyarakat boleh mengevaluasi layanan pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah, begitu pula sebaliknya, pemerintah juga dapat mengukur kontribusi masyarakat dalam pendidikan,” ujarnya.

Salah satu tantangan yang diungkap Samaruddin adalah terkait dengan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Kabupaten Bombana. Menurut data BPS tahun 2024, APS Bombana untuk usia 13-15 tahun mencapai 89,12%, artinya masih terdapat 10,88% anak-anak di Wonua kita yang tidak bersekolah.

Hal serupa terjadi pada usia 16-18 tahun dengan APS 62,52%. Artinya, masih ada 37,48% anak Bombana pada usia tersebut yang belum bersekolah. Namun untuk yang ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, tetapi kita harus prihatin dan turut mendorong karena sesungguhnya anak-anak yang belum bersekolah itu adalah anak-anak Bombana.

Samaruddin menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah ini.

Mantan Instruktur Nasional Kurikukum 2013 menaruh harapan besar pada program Guru Penggerak yang dicanangkan Kemendikbudristek. Ia menyatakan bahwa selain berperan di kelas, guru-guru ini juga harus mampu menggerakkan masyarakat secara lebih luas.

“Mereka memiliki kompetensi yang ditempa ketat oleh kementerian, sehingga dapat memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan,” tambahnya.

Dengan semangat bergerak bersama dalam merayakan Hardiknas, Samaruddin berharap agar kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan semakin tumbuh di masyarakat. “Pesan saya pada momen hari ini adalah “Leumo Mesicola, Kato Tewali Miano Moico,” pungkasnya.

Pewarta : Idris Hayang




Babinsa Koramil 03/Poleang bersama Masyarakat Tanam Pohon, Cegah Banjir dan Polusi di Masa Mendatang

Bombana SultraNET. | – Babinsa Teppoe Koramil 1431-03/Poleang, Serma Adri, memimpin kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat sebagai langkah pencegahan menghadapi potensi banjir dan polusi udara di masa mendatang di Desa Teppoe Kecamatan Polean Timur Kabupaten Bombana. Rabu, 01/05/2024

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat seperti Bapak Lakaco serta anggota Koramil 1431-03/Poleang lainnya seperti Serda Abd. Wahid dan Koptu Beny Mugiarso, serta warga masyarakat setempat, total 30 pohon ditanam, terdiri dari jenis pohon jati dan trembesi.

Serma Adri menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam melindungi lingkungan serta mempersiapkan diri menghadapi dampak perubahan iklim, seperti banjir dan polusi udara.”

Danramil Poleang Lettu Inf Dahlan menambahkan, “Kerjasama antara Babinsa dengan masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak positif dalam jangka panjang.” Ucap Danramil

Bapak Lakaco, salah satu tokoh masyarakat, menyampaikan dukungan dan Apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi oleh Babinsa tersebut.

“Kami sangat mendukung inisiatif TNI dalam kegiatan penanaman pohon ini. Semoga langkah-langkah seperti ini dapat diikuti oleh masyarakat lainnya untuk menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.” Ujar Bapak Lakaco

Kegiatan ini menjadi contoh nyata Kerjasama yang nyata antara TNI Khususnya babinsa dengan masyarakat dalam upaya pencegahan bencana alam serta perlindungan lingkungan, sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk turut serta dalam menjaga kelestarian alam.




Calon Bupati Kolut H. Jumarding Daftar di 4 Parpol

Lasusua, SultraNET.com – Usai mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati Kolaka Utara di Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Golongan Karya (Golkar). Bakal Calon Bupati Kolaka Utara 2024 H. Jumarding, SE yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kolaka Utara, kembali mengambil Formulir penjaringan Bakal Calon Bupati pada Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal tersebut kata Liaison Officer (LO) H. Jumarding, Asran Durahi, dilakukan sebagai bentuk keseriusan H. Jumarding untuk bertarung di Pilkada 2024 mendatang.

“Usai kami menyerahkan kembali berkas Formulir pendaftaran bapak H. Jumarding di PBB dan Partai Golkar, Alhamdullilah, sesuai arahkan beliau (H. Jumarding) kami kembali mengambil Formulir pendaftaran di PPP,” kata Asran usai mengambil Formulir pendaftaran di kantor Sekretariat DPC PPP Kolaka Utara, Selasa (30/04/2024).

Ia juga menambahkan, sampai saat ini sudah ada 4 Partai yang sudah di ambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Kolaka Utara, yakni PBB, Golkar, Nasdem, dan PPP.

“Alhamdullilah, sampai hari ini bapak H. Jumarding masih terus membangun komunikasi dengan para Partai Politik (Parpol) baik di tingkat DPC, DPW, maupun tingkat DPP,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris DPC PPP Kolaka Utara Hamka Hamid, S.Pd.I menjelaskan, sejak di bukanya penjaringan pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara pada tanggal 25 April sampai saat ini (30/04), sudah ada 6 Bakal Calon yang mengambil Formulir Pendaftaran.

“Untuk bakal Calon Bupati ada 4 orang yaitu, H. Jumarding, H. Anton, Nur Rahman, Sumarling Majja, sedangkan untuk Bakal Calon Wakil Bupati yakni Abu Muslim dan Mustamring Saleh,” ucapnya pada media Lensakita.id.

Lebih lanjut Hamka menjelaskan, dalam menetukan Bakal Calon kepala daerah. PPP memiliki empat kriteria dalam penilaian, yaitu yang pertama penjaringan, seleksi, usulan, dan yang ke 4 adalah kelengkapan.

“Jadi seleksi disini ada dua, yakni seleksi administrasi, yakni terkait kelengkapan administrasi yang sudah di tentukan oleh PPP yang wajid dilengkapi bakal calon dan yang kedua seleksi kompetensi, yang meliputi dua hal. Yaitu seleksi wawancara terkait visi misi bakal Calon dan kedua Fit and proper test ,” ujarnya.

Selain itu lanjut Hamka, setelah tahapan itu dilaksanakan kemudian selanjutnya Bakal Calon akan di hadapkan dengan Fakta Integritas yang mana Fakta Integritas tersebut menjadi kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

“Tetapi kalau berdasarkan PO PPP itu, lebih dari persoalan loyalitas terhadap Bakal Calon yang akan di rekomendasikan terkait dengan proses pemilihan dan setelah pemilihan dan saya fikir sudah itu poinnya,” jelasnya. (rls)