Bersama Masyarakat, Babinsa Koramil 02/Kabaena bersihkan Pasar Lambale untuk kenyamanan pengunjung

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi para pengunjung Pasar, Babinsa Koramil 02/Kabaena yang dipimpin Serka sahlan beserta masyarakat Kelurahan Lambale melaksanakan kegiatan pembersihan Pasar Tradisional Lambale yang berada di Lingkungan 1 Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Minggu, 31/3/2024

Pembersihan pasar yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian dari program Karya Bakti yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Hadir dalam kegiatan ini adalah anggota Koramil 1431-02/Kabaena, Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Lambale, Bapak Azamuli, serta puluhan masyarakat setempat.

Menyikapi kegiatan tersebut, Serka Sahlan menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tempat-tempat umum seperti pasar.

“Kami berharap kebersihan ini bisa terus terjaga dan menjadi budaya bagi seluruh masyarakat Lambale,” ujar Serka Sahlan.

Di tempat terpisah, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendy, mengatakan apresiasi atas kerjasama dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pembersihan tersebut.

“Kehadiran Babinsa dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Lambale, Azamuli, juga menyampaikan kesan dan harapannya terhadap kegiatan ini. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, kegiatan pembersihan Pasar Lambale ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kenyamanan pembeli dan kebersihan lingkungan secara keseluruhan.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan pasar. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitar,” ucap Azamuli dengan penuh harap.




Babinsa Koramil 01/Rumbia bersama Warga Bersihkan Pasar Tardisional Marga Jaya, untuk Hadirkan Lingkungan yang Bersih dan Sehat

Bombana, SultraNET. | Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim, bersama Babinsa Kecamatan Rarowatu Utara lainnya dan warga masyarakat, bergotong-royong dalam kegiatan kerja bakti untuk membersihkan Pasar Tradisional Marga Jaya. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi para pedagang dan pengunjung pasar. Sabtu, Sabtu, 30/3/2024

Di bawah koordinasi Serda M. Kosim, kegiatan kerja bakti di Pasar Tardisional Marga Jaya diikuti oleh berbagai pihak penting. Kepala Desa Marga Jaya, H. Suharto, hadir bersama para kepala dusun, serta puluhan warga sekitar pasar.

Serda M. Kosim, Babinsa Marga Jaya, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan turut serta dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, termasuk pembersihan pasar ini. Semoga dengan lingkungan yang bersih, kita dapat menciptakan kondisi yang lebih sehat bagi seluruh warga,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Danramil Rumbia menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pembersihan pasar ini.

“Kegiatan gotong royong seperti ini sangat mempererat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga dan dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Kepala Desa Marga Jaya, H. Suharto, menyambut baik kegiatan kerja bakti ini. Sembari berharap semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi budaya yang melekat di masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kerja Babinsa dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam membersihkan pasar ini. Lingkungan yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga,” tutup Kepala Desa,




Khaekal Youth Institute di Deklarasikan, Wadah Pemuda Kreatif Bombana

BOMBANA, Sultranet.com – Komitmen salah satu bakal calon Bupati Bombana Muhammad Khaekal Atikurahman dibidang pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Ekonomi Kreatif khususnya dikalangan generasi muda ditunjukkan dengan dideklarasikannya Khaekal Youth Institute (KYI). Jum’at (29/3/2024)

Ketua Umum Khaekal Youth Institute (KYI) Bombana, Hajar menjelaskan tujuan dideklarasikannya KYI adalah sebagai wadah pengembangan ekosistem pemuda kreatif di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

Menurutnya hal itu sejalan dengan semangat Dewan Pembina KYI Muhammad Khaekal Atikurahman yang menilai pentingnya pembinaan bagi generasi muda yang memiliki semangat untuk berinovasi dan berkreasi di bidang UMKM maupun industri kreatif lainnya.

“Jadi KYI ini adalah wadahnya Pemuda Kreatif, kita ingin di Bombana ini terbangun ekosistem pemuda kreatif yang kuat hingga ke desa desa,” ujarnya

Kegiatan Deklarasi KYI
Kegiatan Deklarasi KYI

Hal senada disampaikan salah satu Dewan Pembina KYI, Agustamin Saleko ia menyebut, pentingnya ada wadah bagi pemuda pemuda kreatif di daerah itu untuk mengembangkan minat dan bakat mereka.

“Pemuda kreatif itu memiliki ketertarikan terhadap perubahan dan mampu menghasilkan ide-ide yang dapat merubah dunia, ini musti di fasilitasi dalam sebuah wadah agar lebih terorganisir,” ujar Agustami Saleko

Pembina KYI Bombana, Agustamin Saleko
Pembina KYI Bombana, Agustamin Saleko

Ia berharap KYI yang baru di deklarasikan ini dapat memfasilitasi terbangunnya ekosistem pemuda kreatif yang berkelanjutan di Bombana.

“Kita akan fasilitasi juga melalui International Creative Community Network (ICCN) agar industri kreatif yang digagas melalui KYI ini dapat lebih cepat berkembang,” bebernya

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhamad Aris yang turut hadir sebagai undangan mengapresiasi kegiatan deklarasi tersebut. Menurutnya saat ini pemuda memang dituntut harus menunjukkan keberpihakannya. Ia menyebut terdapat banyak program kepemudaan namun tidak didukung dengan ketersediaan anggaran untuk pelaksanaannya.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhamad Aris
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhamad Aris

 “Insya allah KYI kita akan libatkan dalam kegiatan kegiatan kepemudaan di Sultra, termasuk ada dua ivent besar di tahun ini.” singkatnya. (IS)




Marak Penipuan Melalui Medsos, Kapolsek Rumbia Ingatkan Warga untuk Bijak

Rumbia, Sultranet.com – Belakangan ini marak terjadi kasus penipuan yang berawal dari interaksi di media sosial (Medsos) di wilayah hukum Polsek Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepada awak media ini, Selasa (26/3/2024), Kapolsek Rumbia, IPDA Rahman, secara tegas mengingatkan warga untuk lebih bijak dan waspada dalam menjelajahi dunia maya guna menghindari jebakan para pelaku kejahatan yang semakin canggih.

Mantan Kanit Regidden Satlantas Polres Konawe Utara itu mengatakan bahwa fenomena penipuan melalui medsos semakin memprihatinkan. Modus operandi para pelaku semakin beragam dan seringkali mengelabui kewaspadaan korban.

“Kami telah mencatat peningkatan kasus penipuan yang dilakukan melalui medsos. Modusnya semakin bervariasi, mulai dari iming-iming undian berhadiah hingga penawaran barang dengan harga murah yang menggiurkan,” ujar IPDA Rahman

Alumni SIP 2020 Angkatan 49 itu menjelaskan, para pelaku tak segan menggunakan trik-trik psikologis, termasuk menyamar sebagai penyelenggara undian resmi, guna memancing korban terperdaya.

“Saya menerima beberapa laporan dari warga yang menjadi korban penipuan melalui modus undian berhadiah. Mereka merasa terhipnotis dan mengikuti arahan-arahan yang diberikan oleh pelaku,” bebernya.

Terbaru ia mengaku tengah menangani kasus penipuan yang berawal dari iming iming hadiah dari medsos, karena tergiur korban justru diarahkan untuk melakukan transaksi pengiriman dana terlebih dahulu, bak terhipnotis korban merugi hingga 19 juta rupiah.

“Untuk tahun ini saja di Polsek Rumbia ini sudah tiga kali kami menangani korban penipuan yang berawal dari tawaran menggiurkan di medsos, kerugian korban rata rata puluhan juta rupiah,” tegasnya

Mengantisipasi ancaman ini, IPDA Rahman mengingatkan pentingnya untuk tidak mudah terpancing dengan tawaran-tawaran yang terlalu menggiurkan dan tidak jelas keabsahannya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal serta selalu melakukan verifikasi terhadap identitas dan kredibilitas penyelenggara sebelum terlibat dalam transaksi atau memberikan informasi pribadi.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Bombana, khususnya di wilayah hukum Polsek Rumbia, untuk menggunakan aplikasi pendukung seperti GetContact yang dapat membantu mendeteksi nomor yang tidak dikenal. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko jatuh korban penipuan yang lebih banyak lagi.” tandasnya. (IS)




Pastikan Keamanan Sholat Taraweh, Polsek Rumbia Patroli dan Jaga Masjid

Bombana, Sultranet.com – Di bawah kepemimpinan Inspektur Polisi Dua (IPDA) Rahman, SH, personil Polsek Rumbia terus berupaya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan. Dengan intensifikasi kegiatan patroli di tempat-tempat umum dan pengamanan di mesjid saat sholat taraweh, Polsek Rumbia berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat.

Patroli rutin dilaksanakan di berbagai titik rawan di wilayah Polsek Rumbia untuk mencegah potensi tindak kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktifitas di luar rumah, terutama menjelang waktu sholat taraweh. Di samping itu, pengamanan di mesjid saat pelaksanaan sholat taraweh juga menjadi fokus utama, dengan personil Polsek Rumbia yang berjaga-jaga untuk memastikan keamanan jamaah yang sedang melaksanakan ibadah.

Personil Polsek Rumbia saat sedang Patroli
Personil Polsek Rumbia saat sedang Patroli

Kapolsek Rumbia, IPDA Rahman, SH, menyatakan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan tersebut adalah bentuk nyata dari komitmen Polsek Rumbia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. “Dengan intensifikasi patroli dan pengamanan, kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa harus khawatir akan gangguan keamanan,” ujar IPDA Rahman, SH. Kamis (28/3/2024)

Upaya Polsek Rumbia ini telah mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat, yang merasa lebih tenang dan aman saat beribadah di mesjid. Kehadiran petugas kepolisian yang menjaga keamanan di sekitar tempat ibadah memberikan rasa nyaman dan aman bagi para jamaah.

Dengan komitmen yang kuat dari Polsek Rumbia di bawah kepemimpinan IPDA Rahman, SH, diharapkan intensifikasi patroli dan pengamanan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Ramadan serta memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar tanpa hambatan. (Dedy)

 




Mobil Truk Pengangkut Sampah DLH Bombana Terbalik, Pelayanan Persampahan Dipastikan Terganggu

Bombana, Sultranet.com – Mobil truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kecelakaan saat bekerja mengangkut sampah, Kamis (28/3/2024) malam waktu setempat. Akibat insiden ini menyebabkan pelayanan persampahan di wilayah ibu kota Bombana dipastikan bakal terganggu.

Sekretaris DLH Bombana, Makmur  mengatakan kecelakaan tersebut terjadi karena faktor cuaca yang tidak menentu dan kondisi jalan yang kurang mendukung dan kerusakan mesin saat menanjak sehingga mobil yang bermuatan berat tersebut mundur dan terbalik. Sopir yang mengendarai truk tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Tanduale untuk mendapatkan perawatan.

“Kami sedang menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini, namun yang jelas saat ini pelayanan persampahan akan mengalami penurunan signifikan,” ujarnya saat dihubungi media ini.

Dengan terbaliknya mobil truk pengangkut sampah tersebut, dari 4 unit kendaraan DLH yang seharusnya beroperasi, hanya tersisa dua unit yang masih dapat digunakan. Satu unit sedang dalam tahap perbaikan akibat kerusakan mesin dan perbaikan bak pengangkut, sementara unit lainnya mengalami kecelakaan saat sedang dalam tugas.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan bersabar dalam menunggu pelayanan persampahan hingga kembali normal.” jelasnya.

Dengan kondisi ini, DLH Bombana berupaya maksimal untuk mempercepat proses perbaikan mobil truk yang mengalami kerusakan. Namun, proses ini membutuhkan waktu yang tidak bisa diprediksi dengan pasti.

“Kami akan memaksimalkan penggunakan 2 unit truk yang ada sambil melakukan perbaikan pada dua unit lainnya.” tandasnya. (IS)




Pemkab Bombana Lakukan Advokasi dan Pelatihan Penyusunan Pelaporan ARG

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya mengoptimalkan pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana, Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, menggelar kegiatan Advokasi dan Pelatihan untuk Penyusunan Pelaporan Anggaran Responsif Gender (ARG). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., yang mewakili Pj. Bupati Bombana di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bombana pada Kamis (28/3/2024).

Dalam sambutannya, Drs. Man Arfa menegaskan pentingnya pelaporan anggaran yang responsif gender dalam pembangunan daerah, mengacu pada Inpres No 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional. Ia menjelaskan bahwa pelaporan tersebut harus memastikan terlaksananya PUG dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, dan evaluasi kebijakan program dan kegiatan, guna mengurangi kesenjangan gender dalam pembangunan.

“Pelaksanaan Advokasi dan Pelatihan untuk Penyusunan Pelaporan ARG diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender dalam pembangunan,” ujarnya.

Suasana Kegiatan Pelatihan
Suasana Kegiatan Pelatihan

Melalui partisipasi aktif perempuan dan laki-laki serta berbagai pihak terkait, para perencana dapat menyusun dokumen laporan ARG yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Kunci (IKK) Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah (LPPD) urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Narasumber pertemuan penyusunan laporan ARG, Kepala Perangkat Daerah Se-kabupaten Bombana, Kasubag Perencanaan Perangkat Daerah dan Kecamatan Se-kabupaten Bombana. Partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama untuk mencapai kesetaraan gender dan pembangunan yang berkeadilan di Kabupaten Bombana. (Adv)




Bappeda Bombana Mulai Musrenbang RKPD 2025

Bombana, Sultranet.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bombana memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bombana Tahun 2025 pada Rabu (27/3/2024).

Acara yang diusung dengan tema “Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia dan Infrastruktur Wilayah Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan,” resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana.

Dalam sambutannya, Man Arfa menekankan pentingnya Musrenbang RKPD sebagai wadah untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi, serta sebagai upaya untuk menghasilkan rencana pembangunan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel.

“Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2025 adalah momen strategis dalam mengakomodir kepentingan masyarakat dan menghasilkan rencana pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Man Arfa.

Peserta Musrenbang RKPD Bombana 2025
Peserta Musrenbang RKPD Bombana 2025

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si, turut memberikan pandangannya tentang pentingnya Musrenbang RKPD dalam mendukung visi pembangunan daerah.

“Musrenbang RKPD adalah ajang untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta menghasilkan rencana pembangunan yang dapat memberikan dampak positif secara luas bagi masyarakat Kabupaten Bombana,” ungkap Husrifnah Rahim.

Selain itu, Husrifnah Rahim juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak terkait dalam penyusunan RKPD. “Kami berharap melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, dan stakeholder lainnya, RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2025 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” tandasnya.

Musrenbang RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan arah yang jelas dalam pembangunan daerah menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (adv)




Dinas Pariwisata dan Dekranasda Bombana Ramaikan IFW 2024

Bombana, Sultranet.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana telah sukses meramaikan acara Indonesia Fashion Week 2024 (IFW 2024) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center. Melalui penampilan kekayaan budaya dan kreativitas lokal, mereka memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengangkat citra daerah mereka di kancah nasional.

Acara yang dihadiri oleh para desainer ternama, pebisnis fashion, serta pecinta mode, menjadi panggung bagi Dekranasda Kabupaten Bombana dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana untuk memperkenalkan pameran busana tradisional dengan Tema BOMBANA MOICO.

Kehadiran mereka bukan hanya sekadar memamerkan ragam kain dan motif tradisional, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Bombana kepada para pengunjung acara. Dengan demikian, diharapkan minat wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati keindahan alam serta keanekaragaman budaya di Kabupaten Bombana semakin meningkat.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, mengungkapkan, “Partisipasi kami dalam Indonesia Fashion Week 2024 adalah wujud dari komitmen kami untuk terus mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata Kabupaten Bombana. “Kami berharap melalui acara ini, masyarakat luas dapat lebih mengenal dan mencintai warisan budaya dan keindahan alam yang kami miliki.” ujarnya

Selain menjadi sarana promosi pariwisata, IFW 2024 juga menjadi platform penting bagi para pelaku industri fashion lokal untuk berkolaborasi, bertukar pengalaman, dan membuka peluang kerjasama yang berpotensi mengembangkan industri kreatif di Kabupaten Bombana.

Dengan semangat yang membara, DEKRANASDA Kabupaten Bombana dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana siap terus berperan aktif dalam mengangkat nama daerah mereka melalui berbagai event bergengsi di tingkat nasional maupun internasional. (ADV)




Untuk Menjaga Kelancaran Pengairan Sawah, Babinsa Koramil 01/Rumbia Kerja Bakti Bersihkan Drainase yang Mengalami Pendangkalan

Bombana, SultraNET. | Babinsa Rarowatu Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin oleh Serka M. Saleh bersama masyarakat setempat melakukan kegiatan kerja bakti dalam pembersihan saluran air atau drainase di Desa Lampeantani, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran pengairan sawah di wilayah tersebut. Rabu, 27/3/2024

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, hadir juga Kepala Desa Lampeantani, Iksan, S.Pd, serta Babinsa wilayah Kecamatan Rarowatu diantaranya Serda Mastang dan Serda Sambas. Partisipasi aktif juga datang dari para Kepala Dusun serta masyarakat Desa Lampeantani.

Babinsa Serka M. Saleh menyampaikan pentingnya pembersihan drainase secara berkala guna mencegah pendangkalan yang dapat menghambat aliran air.

“Dengan bersihnya saluran air, kita dapat memastikan distribusi air untuk pertanian tetap lancar, sehingga hasil panen petani tidak terganggu,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, Kepala Desa Lampeantani, Iksan, menegaskan bahwa kerja bakti ini adalah bagian dari upaya bersama untuk memelihara lingkungan dan mendukung sektor pertanian.

“Kami berterima kasih atas partisipasi aktif Babinsa dan masyarakat dalam menjaga saluran air ini. Semoga dengan upaya yang kita lakukan, pengairan sawah dapat tetap lancar dan hasil panen meningkat,” ungkapnya.

Kegiatan kerja bakti ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah Desa, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pertanian. Langkah konkret ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya pelestarian sumber daya alam dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.