Karya Bakti Tanam Pohon, Babinsa Koramil 02/Kabaena bekerja sama dengan Masyarakat

Bombana, SutraNET. | – Dalam upaya menjaga lingkungan dan mencegah bencana alam, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, yang dipimpin Serma Suherman dan Masyarakat Dusun 2 Desa Rahadopi melaksanakan kegiatan karya bakti penanaman pohon di lahan kosong di Dusun 2 Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Sabtu, 27/04/2024

Sebanyak 50 pohon ditanam dalam kegiatan tersebut, yang terdiri dari jenis Trembesi dan Jati. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko terjadinya banjir dan tanah longsor, serta memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar wilayah tersebut. Dengan melibatkan masyarakat setempat, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.

“Kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk kerjasama antara Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semoga dengan penanaman pohon ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.” Ujar Babinsa Serma Suherman

Sementara itu, Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Effendi, mengatakan Kerjasama antara Koramil dan masyarakat sangat penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Dengan bersatu, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik.

“Kerjasama antara Koramil dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, guna mencegah Bahaya banjir”. Ungkap Danramil Kabaena

Kepala Dusun 2 Desa Rahadopi Bapak Hamid juga mengungkapkan Apresiasi kegiaatan yang dilakukan oleh Babinsa dan Masyarakat serta berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Koramil 02/Kabaenaa dan seluruh masyarakat yang ikut dalam kegiatan ini. Semoga penanaman pohon ini dapat menjadi awal dari upaya kita bersama dalam melestarikan alam dan mencegah bencana.” Pungkas Hamid




Kasat Pol PP Bombana Hadiri Peringatan HUT ke-60 Provinsi Sulawesi Tenggara

Kendari, Sultranet.com – Kasat Pol PP Linmas dan Damkar Kabupaten Bombana, Rusman Idja, bersama anggotanya, turut menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 Provinsi Sulawesi Tenggara. Acara berlangsung meriah di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Sabtu (27/4/2024).

Dengan tema “Terus Bergerak untuk Sultra Maju,” peringatan HUT ke-60 ini dihadiri oleh pejabat dari berbagai kabupaten dan kota, tokoh masyarakat, serta elemen lainnya yang ikut merayakan momen bersejarah ini. Dalam suasana penuh semangat, Rusman Idja bergabung dengan para pejabat provinsi dan kabupaten/kota lainnya untuk menunjukkan dukungan terhadap kemajuan Sulawesi Tenggara.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Pol PP Bombana, Rusman Idja, menyampaikan harapan dan dukungan penuh dari pihaknya untuk terus mendukung visi dan misi pembangunan Sulawesi Tenggara. “Kami siap mendukung segala upaya pemerintah provinsi dalam mewujudkan Sultra yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Rusman Idja.

Acara peringatan HUT ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti olahraga, pameran, dan lomba kuliner. Berbagai atraksi tersebut tidak hanya menambah kemeriahan tetapi juga mempromosikan kebudayaan dan potensi daerah Sulawesi Tenggara. Peserta dan pengunjung tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian acara yang disiapkan oleh panitia.

Perayaan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tenggara untuk merefleksikan perjalanan panjang provinsi ini selama enam dekade. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar daerah dan membangun semangat bersama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Kasat Pol PP Bombana berharap melalui peringatan ini, semangat kebersamaan dan kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. “Sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah direncanakan,” tambah Rusman Idja.

Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, peringatan HUT ke-60 Provinsi Sulawesi Tenggara diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah bagi seluruh masyarakat di wilayah ini. Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui kehadiran Kasat Pol PP Linmas dan Damkar, menunjukkan komitmennya untuk selalu mendukung program-program pembangunan yang digagas oleh pemerintah provinsi.

Peringatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan tetapi juga refleksi bersama untuk terus bergerak maju demi Sulawesi Tenggara yang lebih baik.

(PPIDBombana)




Pemkab Kolaka Utara Terima 528 Sertifikat PTSL Langsung dari Menteri ATR/BPN

Kendari, SultraNET.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara menerima secara langsung 528 sertifikat Program PTSL dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono. Jumat 26 April 2024, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari.

Dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Sertifikat Program PTSL diterima langsung Plt. Asisten 3 Setda Kolaka Utara, Bakri, S.Km., M.Kes, mewakili Pj. Bupati Kolaka Utara.

Kepada awak media, Bakri menyampaikan rasa syukur atas penyerahan sertifikat sebagai langkah penting dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terkait kepemilikan tanah.

Dia juga menyoroti pentingnya kerja sama antara Pemkab Kolaka Utara dan BPN sebagai upaya mensukseskan program PTSL di daerah.

“Kita berharap semoga akhir tahun 2024 seluruh program bisa terselesaikan. Tentu ini membutuhkan sinergisitas Pemerintah Kabupaten dengan pihak BPN Kolaka Utara,” ungkapnya.

Foto Bersama Menteri ATR/BPN usai penyerahan Sertifikat
Foto Bersama Menteri ATR/BPN usai penyerahan Sertifikat

Sementara itu, Menteri Agus Harimurti Yudhoyono, yang memimpin acara penyerahan, menegaskan urgensi memiliki sertifikat tanah sebagai langkah untuk menghindari sengketa dan kejahatan pertanahan yang mungkin dipicu oleh mafia tanah.

Dia juga menyoroti manfaat ekonomi dari sertifikat tersebut, yang dapat digunakan sebagai modal usaha.

Selain itu, Menteri Agus berharap penyerahan sertifikat juga dapat mengamankan aset-aset negara dan Pemerintah Daerah (Pemda), termasuk sertifikat tanah wakaf bagi rumah-rumah ibadah seperti masjid, mushola, dan gereja.

“Dengan memiliki sertifikat tersebut, diharapkan masyarakat dari berbagai latar belakang agama dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan tanpa keraguan,” tandasnya.

Sumber : Kominfo




BPBD Bombana “Slow Respon” Warga Hanya Minta  Berita Acara, Harus Lalui Birokrasi Berbelit

Bombana, Sultranet.com – Warga Desa Tanah Poleang, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara merasa  kecewa terhadap Pelayanan publik yang di pertontonkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terhadap masyarakat terdampak musibah banjir beberapa waktu lalu  yang membutuhkan dukungan Dokumen administrasi untuk mengurangi kerugian materil mereka.

Yudi Utama Arsyad yang mendampingi masyarakat Tanah Poleang mengaku sangat kecewa saat mendatangi Kantor BPBD Bombana pada hari Kamis (25/4/2024) untuk mengurus Surat Berita Acara dari instansi tersebut yang isinya menerangkan bahwa telah terjadi musibah banjir di Desa Tanah Poleang, pada Rabu 10 April 2024 lalu.

Berita Acara dari BPBD dibutuhkan untuk mengurus pergantian Pupuk Subsidi yang terendam banjir sebanyak 88 zak yang oleh perusahaan penyuplai Pupuk Kaltim membutuhkan surat berita acara dari BPBD sebagai syarat administrasi pergantian, namun diperhadapkan pada penjelasan dan birokrasi berbelit.

“Jadi kami ke BPBD sebenarnya hanya untuk meminta satu lembar surat berita acara bahwa pernah terjadi banjir di Desa Tanah Poleang agar Pupuk yang terendam banjir bisa diganti oleh perusahaan pensuplai. Kami menilai ‘BPBD Bombana Slow Respon’ dan kaku menterjemahkan aturan,” ujar Yudi Utama Arsyad. Jumat (26/4/2024)

Pupuk yang mengalami kerusakan akibat terencam banjir
Pupuk yang mengalami kerusakan akibat terencam banjir

Politisi yang dikenal sebagai Bintang Parlemen Bombana itu bukannya mendapatkan Pelayanan cepat, justru dirinya yang bersama warga harus menunggu hingga 5 jam tanpa ada kepastian dan dengan berbagai alasan harus kembali dengan tangan kosong tanpa membawa surat yang dibutuhkan di BPBD.

“Jadi alasannya harus ditinjau lagi, padahal saat kejadian sudah dilaporkan dan juga BPBD saat itu sudah melakukan peninjauan, kami rasa birokrasi di BPBD ini sangat berbelit belit padahal yang dibutuhkan hanya satu lembar surat berita acara saja bahwa betul ada musibah banjir di daerah itu,” jelas Yudi

Calon Anggota DPRD Bombana terpilih itu berharap agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi dan meminta Penjabat Bupati Bombana Edy Suharmanto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur di BPBD yang berbelit belit dan dinilai tidak tanggap bencana maupun pasca bencana.

“Kami minta pak Pj. Bupati Bombana untuk melakukan evaluasi di BPBD karena kejadian ini kami sangat sayangkan,” Tegasnya.

Tak patah arang usai gagal mendapatkan Surat Keterangan di BPBD dengan berbagai alasan kewenangan dan Pimpinan yaitu Kepala BPBD yang sedang melakukan perjalanan dinas di Provinsi Jawa Barat, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu bersama warga langsung menemui Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Man Arfa untuk meminta solusi terhadap permasaalahan yang dihadapi warga tersebut.

“Karena tidak ada solusi dari BPBD, saya langsung ke Pak Sekda untuk meminta Berita Acara agar kerugian masyarakat bisa digantikan oleh perusahaan Pupuk Kaltim, Alhamdulilah ada solusi dan oleh Sekda langsung dibuatkan, meskipun Pak Sekda juga menyayangkan kenapa hanya persoalan seperti ini masyarakat tidak bisa dibantu di BPBD.” Tandasnya.

Hingga berita ini dirilis pihak BPBD Bombana belum memberikan penjelasan resmi terhadap tidak terlayaninya masyarakat yang datang meminta berita acara di instansi tersebut.

Pewarta : Idris Hayang




Babinsa Pamontoro Koramil 01/Rumbia Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Drainase

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Koptu Samsudin, bersama masyarakat, dan Kepala Desa Pomontoro, berkolaborasi dalam kerja bakti pembersihan saluran air (drainase) di Desa Pomontoro, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan drainase yang tersumbat oleh tanah dan rumput tebal, potensi yang dapat menyebabkan banjir saat musim hujan. Jumat, 26/04/2024

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, turut hadir kepala desa setempat, Usman, bersama warga masyarakatnya. Dengan semangat, mereka bergotong-royong membersihkan saluran air yang penting bagi kelancaran sistem drainase di desa tersebut.

Menyikapi kegiatan ini, Koptu Samsudin menyatakan, “Kegiatan kerja bakti pembersihan drainase ini sangat penting untuk mencegah banjir dan memastikan aliran air lancar. Kolaborasi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan langkah nyata dalam membangun lingkungan.”

Sementara itu, Kepala Desa Pamontoro, Usman, menyambut baik kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa dan masyarakat setempat.

“Kerja bakti ini merupakan wujud nyata dari kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Dengan kerja bakti ini, diharapkan saluran air di Desa Pomontoro dapat terjaga kebersihannya, mengurangi potensi banjir, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya menjaga lingkungan.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Puncak Peringatan Hari Otoda 28

Bombana, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama dengan sejumlah tokoh penting dari Gubernur, Bupati, dan Walikota di seluruh Indonesia, turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024. Acara tersebut merupakan puncak peringatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Kamis (25/4/2024)
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, memimpin acara dengan tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.” Dalam sambutannya, Mendagri Karnavian menyampaikan bahwa setelah 28 tahun pelaksanaan otonomi daerah, telah terjadi dampak positif seperti peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan kemampuan fiskal daerah.Mendagri Karnavian berharap agar daerah-daerah otonom baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya dapat memanfaatkannya untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan konektivitas dan akses infrastruktur yang baik.

Para Kepala Daerah saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024
Para Kepala Daerah saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024

Lebih lanjut, Mendagri Karnavian juga memberikan imbauan kepada daerah yang memiliki kemampuan PAD dan fiskal yang baik namun masih memiliki IPM rendah serta tingkat kemiskinan yang tinggi. Daerah-daerah tersebut diminta untuk melakukan evaluasi agar program-program dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat tepat sasaran, efektif, dan efisien.

“Saya menghimbau bagi daerah yang masih rendah PAD-nya agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD, tanpa melanggar hukum dan norma yang ada serta tidak memberatkan rakyat,” ungkap Mendagri Karnavian.

Acara peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII ini menjadi ajang penting untuk memperingati perjalanan panjang otonomi daerah sekaligus menyuarakan komitmen untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (Adv)




Koramil 03/Poleang Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon sebagai Bentuk Kepedulian dan Pelestarian Lingkungan

Bombana, SultraNET. | – Koramil 1431-03/Poleang tidak hanya menjadi wadah untuk kegiatan militer semata, tetapi juga terlibat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Hal ini terbukti dengan terselenggaranya kegiatan karya bakti penanaman pohon di Desa Babamolingku, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Kamis, 25/04/2024

Dalam kegiatan ini, hadir pula sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Sudirman, seorang tokoh masyarakat yang dikenal aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Para Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Wilayah Poleang Barat juga turut serta dalam kegiatan tersebut, bersama dengan warga masyarakat lainnya.

Menanggapi kegiatan ini, Serda Ali Jamal, Babinsa Babamalingku Koramil yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan ini demi kesejahteraan masyarakat di Desa Babamolingku dan sekitarnya.”

Sementara itu, Sudirman, sebagai salah seorang tokoh masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Koramil 1431-03/Poleang ini. Penanaman pohon adalah langkah konkret yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan dan meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.”

Kegiatan karya bakti penanaman pohon ini menjadi bukti nyata bahwa Koramil 1431-03/Poleang tidak hanya bertugas dalam ranah keamanan, tetapi juga aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.




Babinsa Koramil 02/Kabaena bersinergi dengan Masyarakat bersihkan Drainase Cegah Banjir

Bombana. SultraNET. | – Bertempat di Dusun 3 Tirongkotua Desa Tirongkotua Kecamatan Kabaena Kabupaten Bombana, upaya pencegahan banjir terus dilakukan. Babinsa Tirongkotu Koramil 1431-02/Kabaena, Serka Jaelani, bersama masyarakat melaksanakan karya Bakti pembersihan saluran air sebagai langkah nyata pencegahan menghadapi potensi penyumbatan drainase tersebut. Rabu, 24/04/2024

Kerja bakti tersebut melibatkan Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena serta warga Dusun 3 Tirongkotua yang dipimpin oleh Kepala Dusun 3, Bapak Saleh. Dengan kerjasama yang solid, mereka menyisir setiap sudut parit untuk menghilangkan sampah dan material penyumbat lainnya yang dapat menghambat aliran air.

Serka Jaelani menyampaikan, “Kegiatan ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan menjaga kebersihan drainase, kita dapat mencegah terjadinya banjir dan menjaga kesehatan masyarakat sekitar.”

Sementara itu, Kepala Dusun 3 Tirongkotua, Bapak Saleh, menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa dan kerjasama yang baik dari masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk saling bersinergi dalam menjaga lingkungan.”

Kerja bakti ini tidak hanya memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan banjir, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.




Pemkab Bombana Teken MoU Pendampingan Konseling dan Pemeriksaan Kesehatan 3 Bulan Pra Nikah

Bombana, Sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana secara resmi membuka kegiatan pelaksanaan Penandatanganan Kesepakatan Bersama terkait Pendampingan Konseling dan Pemeriksaan Kesehatan 3 Bulan Pra Nikah. Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah preventif untuk mengatasi masalah stunting di Kabupaten Bombana tahun 2024. Bertempat di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Bombana pada Selasa (23/4/2024)

Dalam sambutannya, Sekda Bombana menjelaskan bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan langkah penting dalam memberikan pemahaman kepada Calon Pengantin (Catin) mengenai bimbingan keagamaan yang dilakukan oleh pihak Kepala KUA, Penyuluh Agama, dan aliran kepercayaan. Tujuannya adalah untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan penyuluhan kesehatan di Puskesmas dan Balai Penyuluh KB di wilayah masing-masing.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bombana memberikan dukungan penuh terhadap kerjasama ini. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat untuk menciptakan keluarga yang harmonis serta melahirkan generasi yang sehat, menjadi tonggak kemajuan Indonesia,” ujar Sekda Bombana.

Peserta Penandatanganan MoU
Peserta Penandatanganan MoU

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL), serta Kementerian Agama (KEMENAG) bersama Ketua Jemaat GEPSULTRA dan Ketua PERSADIA HINDU DHARMA. Penandatanganan kesepakatan bersama ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kesehatan generasi mendatang dan mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bombana.

Diharapkan, kesepakatan ini dapat mempererat kerjasama dalam melayani masyarakat demi menciptakan pelayanan yang unggul. MoU ini diharapkan juga dapat memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bombana. (adv)




Kodim 1431/Bombana Pasang Papan Bicara di Rencana Lahan Pos Ramil Lantari Jaya guna mengamankan Aset TNI AD

Bombana, SultraNET.com – Dalam upaya mengamankan Aset dan memperkuat pembinaan teritorialnya di wilyah, Kodim 1431/Bombana, melalui Perwira seksi Logistiknya Kapten Cba Hari Iswanto, melakukan pemasangan papan Bicara di Rencana Lahan Pos Ramil Lantari Jaya yang terletak di Desa Kalaero kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana, Selasa. 23/04/2024

Hadir dalam kegitan ini diantaranya Kajari Bombana, Agung Sugiarto, S. Kom., SH, Camat Lantari Jaya, Amsal SKM, Bripka Hikmal Tisar mewakili Kapolsek Lantari Jaya, Ridwan Sahule, S. St, Perwakilan dari Badan Pertanahan Bombana, Babinsa, Bahabinkamtimas dan Masyarakat. Kehadiran mereka memberikan dukungan yang kuat terhadap rencana pembangunan Pos Ramil di wilayah ini.

“Pemasangan papan Bicara di Rencana Lahan Pos Ramil Lantari Jaya ini merupakan upaya mengamankan Aset TNI AD dan langkah awal yang sangat penting dalam merencanakan gelar satuan Kodim 1431/BMB dengan pembangunan Pos Ramil di wilayah kami. Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin pembangunan ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Kapten Cba Hary Iswanto, Pasi Logdim 1431/Bombana.

Saat dikomfirmasi secara terpisah Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P mengatakan “Rencana Pembangunan Pos Ramil ini bertujuan untuk membantu Danramil dalam melaksanakan tugas kewilayahan di tingkat Kecamatan mengingat Koramil 1431-01/Rumbia mebawahi sebanyak 8 Kecamatan, kondisi tersebut sangat tidak ideal yang seyogyanya 1 Koramil membawahi satu Kecamatan saja.”

“Selain itu Pembangunan Pos Ramil juga untuk memudahkan babinsa menjangkau masyarakat khususnya di daerah Kecamtan Lantari Jaya, dan merupakan tugas dan tanggung jawab bagi satuan Teritorial yakni Kodim 1431/Bombana untuk membangun Pos Ramil dengan harapan bisa lebih dekat dan berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungannya”. Terang Dandim Bombana.

Camat Lantari Jaya, Amsal SKM, juga memberikan tanggapannya terkait rencana pembanguan Pos Ramil di wilayahnya tersebut.

“Kami sangat sangat mendukung dan mengapresiasi langkah Kodim 1431/Bombana dalam memulai rencana pembangunan Pos Ramil ini. Hal ini akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah kami.” Ujar Amsal

Diharapkan dengan adanya pemasangan papan Bicara di Rencana Lahan Pos Ramil Lantari Jaya, proses perencanaan dan pembangunan Pos Ramil di Desa Kalaero dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebutuhan serta harapan masyarakat.