Selaraskan Pembangunan, Pemkab Bombana Bahas RPJPD 2025-2045

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045. Acara yang berlangsung di Auditorium Tanduale, Kantor Bupati Bombana, ini dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Selasa (21/5/2024)

Musrenbang RPJPD ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, J. Robert, ST., MT., Wakil Ketua DPRD Bombana, Forkopimda Bombana, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Bombana. Hadir pula instansi vertikal dan peserta Musrenbang lainnya.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyampaikan sambutannya
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyampaikan sambutannya

Tujuan utama dari pelaksanaan Musrenbang RPJPD ini adalah untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan jangka panjang pusat dan daerah, dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam proses perencanaan pembangunan.

“Musrenbang RPJPD merupakan momentum untuk merumuskan visi bersama dan agenda pembangunan yang akan menjadi pedoman bagi pembangunan Kabupaten Bombana selama dua dekade ke depan,” ujarnya.

Kepala Bappeda Provinsi, J. Robert, ST., MT., yang juga menjadi pemateri dalam kegiatan ini, menguraikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mencapai tujuan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

“Dokumen hasil Musrenbang RPJPD harus mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rencana pembangunan yang menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berdaya guna. Musrenbang RPJPD Kabupaten Bombana diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif dan strategis untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga dan pemangku kepentingan.

Dengan adanya Musrenbang RPJPD ini, Kabupaten Bombana berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045, yang ditandai dengan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(PPID Bombana)




BKD Bombana Bersiap Susun APBDP 2024 dan APBD 2025

Bombana, Sultranet.com – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana menggelar rapat persiapan penting untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2024 dan APBD Induk tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Anggaran BKD Bombana ini dipandu langsung oleh Kabid Anggaran BKD Bombana, Achmad Said Effendy, ST, MM. Selasa (21/5/2024)

Achmad Said Effendy, dalam arahannya, menekankan pentingnya sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun APBD yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. “Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah kunci untuk memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran publik,” ujar Effendy.

Puluhan perencana dari berbagai OPD turut serta dalam pembahasan yang mencakup berbagai aspek penyusunan APBD, termasuk timeline pelaksanaan penyusunan APBDP 2024 dan APBD Induk Tahun 2025. Para perencana OPD memberikan masukan dan usulan, menyoroti berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di masing-masing bidang.

Diskusi yang intensif dan kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan APBD yang lebih inklusif dan berpihak kepada kepentingan rakyat. “Kami berharap partisipasi aktif dari seluruh OPD untuk memastikan bahwa setiap program dan anggaran yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” kata Achmad Said Effendy.

Rapat ini menandai langkah awal dalam proses penyusunan anggaran tahunan yang akan melibatkan seluruh stakeholder. Tujuannya adalah memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

Dalam rapat ini, Said juga menyoroti pentingnya penyelarasan antara program daerah dengan kebijakan nasional. “Keselarasan ini penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih luas dan memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan dimulainya rapat persiapan ini, diharapkan Kabupaten Bombana dapat menyusun anggaran yang lebih baik, transparan, dan akuntabel, serta mampu mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang.

BKD Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, dengan memprioritaskan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam setiap tahap penyusunan APBD.

(PPID Bombana)




Peringati Harkitnas ke-116, Sekda Kolut Sampaikan Amanat Menkominfo

Kolaka Utara, Sultranet.com  – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, bertempat di Lapangan Aspirasi Kompleks Perkantoran Bupati Kolaka Utara. Senin, 20 Mei 2024. Upacara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara, Dr. Taufiq, SP.MM, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada kesempatan itu, Sekda Kolaka Utara menyampaikan terima kasih atas sinergisitas dan kerja sama dari TNI/Polri, instansi/lembaga, stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat Kolaka Utara dalam menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Kolaka Utara beberapa hari lalu.

Saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Taufiq mengenang sejarah kebangkitan nasional yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi ini menjadi tempat belajar dan berdebat tentang pentingnya pendidikan bagi rakyat Hindia Belanda tanpa memandang status sosial.

“Embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaannya, dari kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru serta pencetus cara berpikir baru.” ujar Taufiq.

Peserta Upacara
Peserta Upacara

Taufiq juga menyampaikan bahwa Indonesia kini berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama dengan menghadapi tantangan dan peluang baru yang ditandai oleh kemajuan teknologi.

“Bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan bijaksana. Salah satu penopangnya adalah adopsi teknologi digital,” katanya.

Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi, dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan mencapai 1 triliun USD pada tahun 2030.

Mengakhiri sambutannya, Taufiq menegaskan bahwa kebangkitan kedua merupakan momen penting bagi Indonesia untuk menatap masa depan dengan optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan.

“Kemajuan telah terpampang, momen ini harus diadopsi, agar masyarakat Indonesia langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Pada titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, dan potensi transformasi digital menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

(Sumber Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut)




Bantu Perluasan Areal Tanam, Pemkab Bombana Salurkan Alsintan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian menyerahkan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor roda 4 (TR-4) sebagai bagian dari Program Pompanisasi untuk mendukung Perluasan Areal Tanam (PAT) dan peningkatan produksi padi tahun anggaran 2024. Acara penyerahan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bombana pada Senin (20/5/2024).

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa prioritas pembangunan nasional saat ini adalah bidang perekonomian. Pemerintah berusaha meningkatkan hasil produksi pertanian, dengan Kabupaten Bombana sebagai salah satu daerah yang memiliki areal pertanian luas dan sumber daya alam yang potensial.

“Kabupaten Bombana dapat kembali meraih masa kejayaannya sebagai lumbung pangan untuk kabupaten kota sekitarnya jika indeks pertanaman dapat ditingkatkan menjadi tiga kali per tahun,” ujar Edy. Penggunaan Alsintan diharapkan dapat membuat usaha tani lebih efektif dan efisien.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyerahkan bantuan
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyerahkan bantuan

Bantuan Alsintan ini merupakan salah satu upaya pemerintah pusat dalam menjalankan program pompanisasi. Bantuan tersebut berasal dari anggaran dana APBN tahun 2024 melalui Kementerian Pertanian RI, Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana. Kabupaten Bombana menerima empat unit traktor roda empat yang akan disalurkan kepada beberapa kelompok tani di kecamatan berbeda.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si, menyatakan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung perluasan areal tanam dan peningkatan produksi padi. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Bombana, sejalan dengan visi misi menjadikan Kabupaten Bombana Bercahaya.

Tahun 2023/2024, luas tanam padi mengalami penurunan sebesar 18,71% secara nasional akibat dampak El Niño ekstrem, dengan Bombana mengalami penurunan sekitar 9.046 hektar dari 21.213 hektar pada tahun 2022 menjadi 12.167 hektar pada tahun 2023. Meskipun produksi menurun dari 17.713 ton gabah kering giling pada tahun 2022 menjadi 15.432 ton pada tahun 2023, dampaknya tidak terlalu signifikan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si

Selain traktor, Bombana juga menerima bantuan Alsintan berupa 9 unit pompa air 3 inci dan 4 unit traktor roda 4 yang tersebar pada 13 kelompok tani di Kecamatan Rarowatu Utara, Rumbia, dan Poleang Utara.

“Kita berharap penerima bantuan untuk memanfaatkan alat tersebut demi kepentingan kelompok dan mendukung program pemerintah. Bantuan ini tidak untuk diperjualbelikan,” tegas Siarah.

Acara ini turut dihadiri oleh Forkompimda, Kepala OPD, Pimpinan DPRD, perwakilan dari Kementerian Pertanian RI, dan kelompok tani penerima bantuan. Kelompok tani penerima traktor roda 4 berasal dari Kecamatan Lantari Jaya, Rarowatu Utara, Rumbia, dan Poleang Utara.




Pj. Bupati Bombana Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-116

Bombana, Sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 dengan tema “Bangkit Untuk Indonesia Emas” di halaman Kantor Bupati Bombana. Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, Senin (20/5/2024)

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto membacakan amanat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menekankan bahwa saat ini Indonesia berada pada fase kebangkitan kedua. “Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner,” ujar Edy Suharmanto.

Edy menambahkan bahwa penguasaan teknologi merupakan peluang untuk mencapai “Indonesia Emas.” Indonesia memiliki potensi besar, terutama dengan bonus demografi yang menunjukkan 60% penduduk Indonesia dalam dua dekade ini berada pada usia produktif, siap mengembangkan inovasi-inovasi baru yang mendukung kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi.

“Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Momen kebangkitan kedua ini harus kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Potensi sumber daya alam, bonus demografi, dan potensi transformasi digital kita adalah modal dasar menuju Indonesia Emas 2045,” lanjut Edy Suharmanto.

Kegiatan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116
Kegiatan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116

Upacara ini juga dimeriahkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera, serta pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan semangat kebangkitan nasional, Bombana siap melangkah ke depan, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 ini menggarisbawahi pentingnya semangat kebangkitan dan inovasi teknologi sebagai kunci untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.




Personel Koramil 01/Rumbia Bersama Warga Pulau Tambako Bersihkan Lingkungan

Bombana, SultraNET | – Personel Koramil 1431-01/Rumbia bersama warga Pulau Tambako melaksanakan kerja bakti membersihkan parit atau drainase di Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, Senin, 20/05/2024.

Kegiatan ini melibatkan Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda Yasser dan Koptu Samsudin, serta masyarakat setempat dengan tujuan menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air di lingkungan desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pulau Tambako, Asmadin, yang turut serta bergotong royong bersama warga dan personel Koramil. Asmadin menyampiakan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan desa tetap bersih dan sehat,” ujar Asmadin.

Babinsa Koramil Rumbia, Serda Yasser, memberikan tanggapan positif mengenai kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan memotivasi warga lainnya untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar,” kata Serda Yasser.

Danramil 1431-01/Rumbia juga memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh personelnya bersama warga desa. Ia menyatakan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.

“TNI selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk kebersihan lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Danramil.

Kerja bakti tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan parit dari sampah dan lumpur, tetapi juga untuk mencegah terjadinya banjir saat musim hujan. Warga desa Pulau Tambako sangat antusias dan bersemangat dalam kegiatan tersebut, menunjukkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan mereka. (SBU)




Polsek Lantari Jaya Tangkap Pencuri Sapi dan Pembobol Sejumlah Kios di Bombana

Bombana, Sultranet.com – Kepolisian Sektor Lantari Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian sapi yang meresahkan warga di Kecamatan Rarowatu Utara dan Rumbia, Kabupaten Bombana. Dua pelaku yang diketahui berinisial JN dan SB, yang juga merupakan paman dan keponakan, telah diamankan setelah melakukan serangkaian tindak kriminal.

Kepada awak media sultranet.com, Minggu 19 Mei 2024.  Kapolsek Lantari Jaya, IPDA Prasetyo Nento, SH menjelaskan, kejadian bermula pada Kamis malam, 2 Mei 2024, ketika pelaku SB menemui JN di Kasipute. Mereka merencanakan pencurian sapi karena desakan kebutuhan ekonomi. Keesokan harinya, Jumat malam, sekitar pukul 23.00 WITA, SB menghubungi JN untuk menjemputnya guna melaksanakan rencana mereka.

Pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA, keduanya tiba di Desa Hukaea, di mana sapi milik korban yang berinisial WH terikat di samping rumahnya. Dengan cara menarik dan mengusir sapi tersebut, mereka membawanya ke Desa Marga Jaya melalui jalan persawahan dan aspal.

“Seorang saksi sempat curiga saat melihat SB menarik sapi di waktu subuh, namun SB berhasil mengelabui saksi dengan mengaku bahwa sapi tersebut miliknya yang terlepas,” ujar Prasetyo Nento.

WH melaporkan kehilangan sapinya ke Polsek Lantari Jaya pada 6 Mei 2024. Setelah menerima laporan, kepolisian melakukan penyelidikan intensif. SB sempat menawarkan sapi curian tersebut kepada saksi AG, sebelum akhirnya berangkat ke Kolono, Kabupaten Konsel.

Pada 16 Mei 2024, pukul 22.00 WITA, pelaku SB berhasil diamankan di rumahnya. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa SB beraksi bersama JN. Penyisiran lebih lanjut membawa petugas menemukan JN di Rumbia pada 17 Mei 2024. JN pun ditangkap setelah koordinasi antara unit Opsnal Polsek Lantari Jaya dan Sat Intelkam Polres Bombana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 11 kali, bukan hanya ternak, tetapi juga pembongkaran kios-kios di sepanjang Rarowatu Utara hingga Rumbia, dengan barang curian berupa rokok, bensin, dan tabung gas.

Kedua pelaku kini ditahan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun berdasarkan pasal 363 ayat (1) ke-1 dan ke-4 Subsider pasal 362 KUHP tentang pencurian hewan ternak. Barang bukti berupa seekor sapi betina jenis peranakan limosin telah diamankan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama masyarakat yang membantu pengungkapan kasus ini. Untuk itu kami mengimbau para peternak untuk lebih waspada menjaga hewan ternaknya, terutama menjelang Hari Raya Qurban.” Tandasnya. (IH)




Babinsa Koramil 02/Kabaena Bersama Polsek Ajak Warga dan Siswa Kerja Bakti Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama Polsek Kabaena Timur mengajak warga dan siswa untuk melakukan kerja bakti membersihkan drainase di Lingkungan 1, Kelurahan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan banjir akibat penyumbatan drainase. Sabtu, 18/05/2024

Dalam kegiatan tersebut hadir beberapa pihak di antaranya Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, yaitu Serda Arifin Jufry, Serda La Ruki, Kopda Mahmudin, dan Pratu Rahmat Wisudawan. Selain itu, Kapolsek Kabaena Timur, Iptu Bastian Hamzah, bersama Bhabinkamtibmas, Lurah Dongkala Abadi, SE, serta Kepala Sekolah SMAN 05 Bombana, Hasmar, S.Pd, turut hadir bersama para siswa.

Babinsa Dongkala, Serda Arifin Jufry, mengatakan bahwa kerja bakti ini adalah langkah preventif yang penting untuk menghindari banjir di musim hujan.

“Kami berharap, dengan partisipasi aktif warga dan siswa, kebersihan drainase dapat terjaga sehingga risiko banjir bisa diminimalisir,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMAN 05 Bombana, Hasmar, S.Pd, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Ini adalah momen yang baik untuk mendidik siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan kerja sama berbagai pihak. Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kabaena Timur, Iptu Bastian Hamzah, mengungkapkan dukungannya terhadap kerja bakti tersebut.

“Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami akan terus mendukung inisiatif positif seperti ini,” tuturnya.

Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendy, menambahkan bahwa kegiatan pembersihan drainase ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Melalui kerja bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai hal, termasuk menjaga kebersihan lingkungan,” Pungkas Danramil. (SBU)




Wanita Paruh Baya di Bombana Diduga Dipekosa Keponakan Sendiri

Bombana, Sultranet.com – Seorang wanita paruh baya di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, S (52) diduga diperkosa oleh keponakannya sendiri pada 22 April 2024 lalu, saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polsek Poleang.

Ditemui awak media sultranet.com, Kamis (16/5/2024) S menceritakan pada saat kejadian dirinya tengah tertidur di rumahnya di Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang. Sekira pukul 01.00 pelaku Ad (53) datang kerumahnya dan meminta masuk, karena mengenal pelaku, korban lalu membukakan pintu. Terduga Pelaku diketahui merupakan anak pertama dari saudara tertua korban.

Setelah masuk kerumah korban, pelaku kemudian langsung membekap mulut korban lalu menyeretnya masuk kekamar kemudian melakukan tindakan pemerkosaan.

“Tangan saya dipukul dan leher saya dia cekik. Saya tidak kuat melawan karena saya belum lama habis terkena penyakit stroke,” ujarnya

Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku kemudian mengancam korban agar korban mengikuti semua arahan pelaku termasuk korban diharuskan ikut ke Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan jika tidak ingin melihat ada korban jiwa dikalangan keluarga terdekat korban.

“Kalau kamu tidak ikut saya besok kamu lihat darah disini, begitu dia bilang,” bebernya

Setelah itu Korban kemudian dipaksa untuk ikut ke Kabupaten Selayar subuh itu juga dengan menggunakan kapal milik pelaku. Di Selayar korban selama seminggu sebelum diantarkan pulang oleh keluarga lainnya ke Bombana.

Salah satu Keluarga Korban, Gunawan menceritakan, setelah anak korban mengetahui ibu mereka (Korban) dibawa ke Selayar, Keluarga Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Poleang namun oleh Pihak Polsek disampaikan bahwa laporan akan di proses jika korbannya sudah kembali di Bombana.

“Tanggal 1 itu Korban sudah diantar sama keluarganya kembali dan keluarga kembali menyampaikan laporan dugaan pemerkosaan ke Polsek, tiga hari berikutnya Pelaku juga kembali dan sempat diamankan di Polsek selama beberapa hari, namun sayangnya sempat dilepas lagi,” ujar Gunawan

Setelah dilepaskan oleh Polsek Poleang, Pelaku membuat ulah dengan menyombongkan diri bahwa dia sudah bebas dari tuduhan dugaan pemerkosaan dan sempat membuat ulah sehingga nyaris bentrok dengan warga.

“Rame warga ke Polsek mengadu lagi dan kemudian pelaku kemudian kembali di amankan,” bebernya

Gunawan berharap agar kasus ini di ambil alih oleh Polres Bombana agar prosesnya dapat lebih cepat karena di khawatirkan kasus ini berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat sekitar.

“Keluarga meminta agar kasus ini Polres yang tangani, agar lebih profesional.” tandasnya

Ditemui terpisah, Jumat (17/5/2024) Kasat Reskrim Polres Bombana, IPTU Yudha Febri Widanarko, S.Tr.K, S.I.K membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan pemerkosaan di Polsek Poleang. Ia memastikan pihaknya mengatensi kasus ini untuk ditangani secepatnya.

“Insya Allah besok kita gelar perkara disini (Polres), kami sudah rencanakan agar kasus ini ditangani disini,” jelasnya

Perwira yang sebelumnya bertugas di Jatanras Polda Sultra itu menghimbau agar pihak keluarga Korban dan masyarakat tetap menjaga Kamtibmas dan tidak terpancing untuk melakukan tindakan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Percayakan kasus ini ke Kepolisian, besok kita sudah gelar perkara.” Tandasnya.

Pewarta : Idris Hayang




Babinsa Koramil 1431-01/Rumbai Kerja Bakti Pembersihan Pasar Rakyat Desa Anugerah

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka Wahab, Serda Pandi, dan Serda La Ode Masrun, melaksanakan kerja bakti pembersihan Pasar Rakyat Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (16/5/2024). Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat dan bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Anugerah, Bapak Dian Subianto, para pedagang, dan warga desa. Partisipasi aktif dari masyarakat menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar pasar. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Anugerah, Serka Wahab, mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat dan membantu mengatasi masalah kebersihan.

“Kegiatan ini penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan pasar. Kami berharap masyarakat bisa terus menjaga kebersihan ini,” ujarnya.

Kepala Desa Anugerah, Bapak Dian Subianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan Babinsa, dan juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan positif seperti ini.

“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Babinsa dalam kegiatan pembersihan ini. Hal ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap desa kami,” Ungkapnya

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, turut mengomentari kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja bakti ini adalah bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

“Kami akan terus melakukan kegiatan seperti ini untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan pembersihan pasar ini diharapkan dapat menjadi contoh yang lainnya dalam menjaga kebersihan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, desa Anugerah bisa menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk seluruh warganya.