Komitmen Bebas KKN, ASN DLH Bombana Tandatangani Pakta Integritas

Bombana, Sultranet.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengambil langkah nyata dalam meneguhkan komitmen untuk bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dengan penandatanganan Pakta Integritas. Acara ini berlangsung di Aula Rapat DLH Kabupaten Bombana pada hari Rabu dan dihadiri oleh para pejabat struktural, fungsional, serta staf yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Drs. Alimuddin. Rabu 7 Februari 2024

Penandatanganan Pakta Integritas ini dianggap sebagai tindakan konkret untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pelayanan publik. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Drs. Alimuddin, dalam arahannya, menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik. “Kami mengajak semua pihak untuk aktif terlibat dalam mengawasi dan melaporkan setiap pelanggaran terhadap prinsip-prinsip yang telah disepakati,” ujar Alimuddin.

Penandatanganan Pakta Integritas ini tidak hanya menjadi simbol komitmen semata, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional. Dengan demikian, DLH Kabupaten Bombana menunjukkan dedikasinya untuk kemajuan bersama.

Ke depannya, diharapkan Pakta Integritas ini akan membawa perubahan positif dan berkelanjutan dalam pelayanan publik di Kabupaten Bombana. Dengan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan menghindari praktik KKN, diharapkan terciptanya lingkungan kerja yang lebih bersih, efisien, dan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk membangun daerah yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh warganya. (adv)




DLH Bombana Sosialisasikan Aplikasi e-KINERJA untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Bombana, Sultranet.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana mengambil langkah progresif dengan menggelar sosialisasi pengembangan fitur aplikasi layanan kepegawaian sistem informasi kinerja elektronik, e-KINERJA. Acara ini diikuti oleh pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Rabu 7 Februari 2024

Tujuan utama sosialisasi ini adalah memperkenalkan dan melatih penggunaan aplikasi e-KINERJA. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pegawai dalam mengukur dan melaporkan kinerja mereka secara online dan transparan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan publik DLH Bombana.

Dalam sambutannya, Kepala DLH Bombana, Drs. Alimuddin, menegaskan bahwa aplikasi e-KINERJA adalah bagian penting dari inisiatif pemerintah untuk mendorong transformasi digital dan tata kelola pemerintahan yang baik. “Dengan aplikasi ini, diharapkan kinerja pegawai dan pelayanan publik di DLH akan semakin meningkat, sejalan dengan harapan peningkatan kepuasan masyarakat,” ujar Alimuddin.

Menyambung dari pernyataan Alimuddin, Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Kabupaten Bombana, Mansur Sigia, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa e-KINERJA merupakan inovasi digital yang harus disambut oleh ASN dan P3K.

“Aplikasi ini adalah bagian dari paradigma baru dalam tata kelola organisasi secara digital, yang mendukung optimalisasi e-Government,” jelas Mansur.

Sosialisasi ini juga menjadi momentum penting bagi DLH Bombana, yang terpilih sebagai salah satu dari 10 pilot project implementasi aplikasi e-KINERJA oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Indonesia. Hal ini menandakan responsivitas dan adaptabilitas DLH Bombana terhadap perkembangan teknologi informasi.

Kegiatan Sosialisasi e-Kinerja di DLH Bombana
Kegiatan Sosialisasi e-Kinerja di DLH Bombana

Para peserta sosialisasi mendapatkan materi yang komprehensif tentang pengelolaan kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2022. Mereka juga dilatih untuk mengoperasikan aplikasi e-KINERJA dan memahami pentingnya sasaran kinerja pegawai (SKP) sebagai alat evaluasi kinerja individu.

DLH Bombana mengambil langkah strategis dalam menghadapi era digital dengan aplikasi e-KINERJA sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bombana. (adv)




Disdukcapil dan DPMD Bombana Teken MoU “Peta Kemas”

Bombana, SultraNET.com | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPKabupaten Bombana untuk melaksanakan Pelayanan Terpadu secara prima terhadap masyarakat Kabupaten Bombana dengan nama inovasi “PETA KEMAS” (PEmuTakhiran dAta KEMatiAn di DeSa).

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana, Firdaus, S. Pd. M.M dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bombana, M. Hadi Raharjo Putra, S. IP di ruang Kadis Dukcapil Kabupaten Bombana, pada Rabu (7/2/2024).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama didasari oleh beberapa aturan antara lain Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2015 tentang Tata Cara Perubahan Elemen Data Penduduk dalam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1766).

Kerja sama ini dimaksudkan untuk mensinergikan program maupun peran kedua belah pihak sesuai fungsi dan tugas masing-masing dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang berkaitan dengan pemutakhiran data kematian di setiap kelurahan/desa di kabupaten Bombana, dan juga mensinkronisasikan data kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana, Firdaus, S. Pd. M.M menjelaskan tujuan dari kerja sama ini, untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat terkait perubahan data administrasi kependudukan.

“Selain itu, meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen akta kematian dan mempermudah layanan perubahan data kependudukan di dinas kependudukan dan pencatatan sipil Bombana,” jelas Firdaus.

Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, S. Pd. M.M (tengah) dan Kepala Dinas PMD Bombana, M. Hadi Raharjo Putra, S. IP (Kanan)Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dukcapil Bombana, Sri Patonah, S.Kom (Kiri)
Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, S. Pd. M.M (tengah) dan Kepala Dinas PMD Bombana, M. Hadi Raharjo Putra, S. IP (Kanan)
Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dukcapil Bombana, Sri Patonah, S.Kom (Kiri)

Mantan Sekretaris Dukcapil ini juga menuturkan bahwa dokumen kependudukan adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat bukti autentik yang dihasilkan dari pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.

“Pencatatan kematian adalah pencatatan peristiwa kematian yang dialami seseorang dalam register akta pencatatan kematian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota atau unit pelaksana teknis Dinas,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dukcapil Bombana, Sri Patonah, S.Kom menambahkan ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi pencatatan kematian, penerbitan akta kematian, kartu keluarga, dan sinkronisasi data NIK.

“Jangka waktu kerja sama ini berlaku selama dua tahun sejak naskah perjanjian kerja sama ini ditandatangani, dan perubahan terhadap jangka waktu kerja sama ini wajib diberitahukan oleh kedua belah pihak,” ucap Sri Patonah. (Ads)




Bappeda Bombana Konsultasi Publik RPJPD

Bombana, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik untuk rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Bertempat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana. Rabu, 7 Februari 2024.

Kepala Bappeda Bombana, Husrifnah Rahim, menjelaskan forum tersebut merupakan salah satu tahap penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang daerah.

Ia berharap bahwa forum ini mendapat ridho dari Allah, sebagai langkah awal menuju pembangunan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan.

“Pelaksanaan forum konsultasi publik RPJPD Bombana tahun 2025-2045 menjadi momentum strategis bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan memberikan kontribusi positif demi mewujudkan pembangunan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan,” ucap Husrifnah.

Mantan Kepala Dinas Sosial Bombana itu, menyampaikan capaian kinerja indikator makro pembangunan Kabupaten Bombana selama periode RPJPD sebelumnya.

PDRB perkapita, pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, pengangguran, tingkat ketimpangan pendapatan, dan indeks pembangunan manusia (IPM) menunjukkan tren positif selama periode tersebut.

Dengan adanya forum ini, diharapkan partisipasi aktif dari semua pihak untuk mencapai visi “Bombana yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” dalam RPJPD 2025-2045, yang akan membawa Kabupaten Bombana ke arah Indonesia Emas 2045.

Suasana pelaksanaan Forum Konsultasi Publik
Suasana pelaksanaan Forum Konsultasi Publik

Forum konsultasi publik ini juga menjadi momen penting bagi masyarakat Bombana untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terhadap pembangunan daerah.

“Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan ormas dan pemangku kepentingan terkait, diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga untuk penyusunan RPJPD yang lebih representatif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat secara luas,” tandasnya

Sementara itu, Pj Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menekankan pentingnya forum ini sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan daerah untuk periode 20 tahun mendatang.

Ia mengajak semua pihak terlibat untuk memberikan kontribusi positif guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai dengan target nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045.

“Kegiatan ini menjadi penting bagi seluruh elemen yang ada di Bombana untuk bersama mendukung dan memberikan kontribusi positif demi mewujudkan pembangunan yang tepat, terarah dan sustainabel. Serta mendukung target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Edy.

PJ. Bupati Bombana Edy Suharmanto saat menyampaikan sambutannya
PJ. Bupati Bombana Edy Suharmanto saat menyampaikan sambutannya

Penyelenggaraan forum ini didasarkan pada undang-undang dan peraturan terkait tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

Sebelumnya, telah dilakukan beberapa kegiatan sebagai tahapan penyusunan RPJPD, seperti evaluasi capaian RPJPD Kabupaten Bombana Tahun 2005-2025 dan kick off meeting RPJPD Kabupaten Bombana tahun 2035-2045. (adv)




Disdukcapil Bombana Tetap Buka Layanan di Hari Libur

Bombana, SultraNET.com | Jelang hari pemungutan suara Pemilu 2024, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana tetap membuka pelayanan meski saat hari libur panjang Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan persiapan pemilu 2024 tanggal 8 sd 11 Februari 2024.

Kantor Disdukcapil tetap melayani masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan.

Kepala Dinas Dukcapil Bombana, Firdaus, S.Pd., MM, mengatakan bahwa pihaknya tetap bekerja seperti biasa selama libur panjang itu.

“Kami sebagai aparat pelayanan publik tetap buka kantor dan bekerja seperti biasanya,” katanya, Rabu (7/2/2024).

Firdaus menjelaskan, masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan dapat datang ke kantor Disdukcapil selama libur panjang itu. Pihaknya telah menyiagakan petugas yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selama libur panjang itu kami telah menyiagakan petugas pelayanan administrasi kependudukan di kantor. Ini merupakan wujud dari pelayanan maksimal yang dapat diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga yang mengurus KTP-el di kantor Disdukcapil, Narni (23), mengapresiasi keputusan Disdukcapil Bombana yang tetap buka saat libur panjang.

“Saya sangat bersyukur karena Disdukcapil Bombana masih membuka pelayanan kepada publik, meskipun pada hari libur. Ini menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi hal yang diutamakan,” katanya. (Adv)




Guna meminimalisir kerusakan jalan akibat tergerus aliaran air hujan, Personel Koramil 1431-03/Poleang Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin oleh Bati Tuud Serma Ismet Maksum, melaksanakan Kegiatan Kerja Bakti Pembersihan Saluran Air dan Perbaikan Jalan Tanjakan Kariba di Dusun Tambera Desa Pokurumba, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Rabu, 7/2/2024

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meminimalisir kerusakan jalan akibat tergerusnya aliran air hujan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, terutama masyarakat desa Pokurumba.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Desa Pokorumba, Muhammad Rapi, beserta staf dan para kepala dusun. Para Babinsa Koramil 03/Poleang wilayah Kecamatan Poleang juga turut serta bersama masyarakat desa dalam kerja bakti tersebut.

Serma Ismet Maksum, yang memimpin kegiatan, menyampaikan bahwa upaya pembersihan saluran air dan perbaikan jalan Tanjakan Kariba sangat penting dilakukan. Dengan demikian, diharapkan kerusakan jalan akibat erosi air hujan dapat diminimalisir. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi pengguna jalan, tetapi juga untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat Desa Pokurumba secara umum.

Menyikapi kegiatan tersebut, Kepala Desa Pokorumba, Muhammad Rapi, memberikan tanggapannya.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif dari Koramil 1431-03/Poleang dalam melaksanakan kerja bakti tersebut. Dan berharap bahwa kegiatan ini dapat berkelanjutan untuk menjaga kebersihan jalan di desa mereka.

Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk masyarakat desa dan aparat pemerintah setempat, diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan dan keamanan bersama.




Jaga Kelestarian Alam Wisata Gua Watuburi, Personel Koramil 1431-02/Kabaena Tanam Pohon

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya menjaga kelestarian alam dan memulihkan lingkungan, Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris, beserta personel Koramil 02/Kabaena dan Persit Ranting 3 Kabaena, melaksanakan kegiatan Karya Bakti penanaman pohon di area Wisata Gua Watuburi, Desa Lengora, Kec. Kabaena Tengah, Kab. Bombana, Selasa, 6/2/2024

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembalikan kehijauan dan keasrian lingkungan sekitar Wisata Gua Watuburi. Sebanyak 50 pohon, yang terdiri dari jenis Trembesi dan Pohon Petai, ditanam dalam kegiatan tersebut. Tujuan utama penanaman pohon ini adalah untuk mendukung kelestarian alam serta memperbaiki ekosistem di sekitar area wisata.

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh.Haris, yang memimpin kegiatan ini, menyampaikan tanggapannya. Ia mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkontribusi secara langsung dalam pelestarian alam. Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah konkret yang dapat dilakukan oleh semua pihak untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap bahwa dengan penanaman pohon ini, Wisata Gua Watuburi bisa tetap hijau dan asri. Keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan kita perlu terus berperan aktif dalam menjaga alam kita,” ujarnya.

Failun, Kades Lengora, juga mengapresiasi partisipasi semua pihak yang turut serta dalam Karya Bakti penanaman pohon tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan pelestarian lingkungan.

“Kegiatan seperti ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat. Kami berharap agar semangat ini terus terjaga dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk ikut aktif dalam menjaga kelestarian alam,” tutur Kades Failun.

Dengan penanaman pohon yang dilakukan, diharapkan Wisata Gua Watuburi dapat terus menjadi destinasi yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi inspirasi untuk melibatkan lebih banyak pihak dalam usaha pelestarian alam demi generasi yang akan datang.




Disdukcapil Bombana Sosialisasikan Aplikasi e-Kinerja

Bombana, SultraNET.com | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana menyelenggarakan sosialisasi tentang pengembangan fitur aplikasi layanan kepegawaian sistem informasi kinerja elektronik atau e-KINERJA pada hari Senin (5/2/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di lingkup Disdukcapil.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih penggunaan aplikasi e-KINERJA kepada pegawai, sehingga mereka dapat mengukur dan melaporkan kinerja secara online dan transparan.

Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa aplikasi e-KINERJA merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong transformasi dan good governance di instansi pemerintah. Dia berharap, dengan penggunaan aplikasi ini, kinerja pegawai dan pelayanan publik di Disdukcapil dapat meningkat.

“Jumlah ASN yang besar harapannya kinerja meningkat, pelayanan dan kepuasan masyarakat juga semakin meningkat hingga mencapai titik loyalitas pelanggan yang senantiasa menunggu layanan lainnya,” ujar Firdaus.

Sosialisasi e-Kinerja Disdukcapil Bombana
Sosialisasi e-Kinerja Disdukcapil Bombana

Narasumber dalam sosialisasi ini adalah Kepala Bidang Pengadaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Mansur Sigia, S.Pi., M.Si. Ia menjelaskan bahwa e-KINERJA adalah inovasi berbasis digital yang harus disambut dan dipersiapkan oleh ASN dan P3K.

“e-KINERJA adalah bagian dari paradigma tata kelola organisasi secara digital, harus disambut dan dipersiapkan. Digitalisasi harus didorong terus menerus agar e-Government semakin optimal. e-KINERJA adalah instrumen dalam penilaian kinerja, ASN dan P3K bisa dikatakan berkinerja atau tidak dilihat dari hasil pengukuran kinerjanya,” paparnya.

Mansur juga menginformasikan bahwa Disdukcapil Bombana merupakan salah satu dari 10 pilot project implementasi aplikasi e-KINERJA Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Indonesia. Ia mengapresiasi langkah Disdukcapil Bombana yang responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Disdukcapil Bombana adalah salah satu dari 10 pilot project implementasi aplikasi e-KINERJA BKN. Ini menunjukkan bahwa Disdukcapil Bombana adalah instansi yang proaktif dalam mengikuti perubahan zaman. Saya berharap, dengan aplikasi ini, kinerja dan pelayanan Disdukcapil Bombana semakin baik dan profesional,” tuturnya.

Peserta sosialisasi mendapatkan materi tentang pengelolaan kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2022. Mereka juga dilatih untuk mengoperasikan aplikasi e-KINERJA dan memahami pentingnya sasaran kinerja pegawai (SKP) sebagai alat evaluasi kinerja individual. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kinerja pegawai Disdukcapil Bombana dapat semakin baik dan profesional dalam melayani masyarakat. (ads)




Ciptakan Lingkungan Bersih, Koramil 1431-01/Rumbia Bersama Masyarakat Desa Masaloka Timur Lakukan Pembersihan Drainase

Bombana, SultraNET. | Desa Masaloka Timur, Kecamatan Kep. Masaloka Raya, Kabupaten Bombana, menjadi sasaran saksi nyata upaya pencegahan Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Personel Koramil 1431-01/Rumbia, di bawah komando Serda Yasser Arafat, bergabung dengan masyarakat setempat untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti. Senin, 5/2/2024

Kegiatan pembersihan ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Masyarakat Desa Masaloka Timur turut aktif berpartisipasi dalam upaya ini, menunjukkan kesadaran kolektif untuk mencegah potensi penyebaran DBD. Serda Yasser Arafat selaku pimpinan rombongan memberikan arahan kepada seluruh peserta kerja bakti agar bekerja dengan maksimal dan efisien dalam membersihkan saluran air dan drainase.

Babinsa Serda Yasser Arafat mengungkapkan, “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat. Dengan membersihkan saluran air dan drainase, kita berharap dapat mengurangi potensi genangan air yang menjadi tempat berkembangnya nyamuk Aedes aegypti pembawa virus DBD.”

“Kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.” Ucap Yasser

Kepala Desa Masaloka Timur, Supardin T, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif masyarakat dan TNI dalam kegiatan tersebut.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semoga upaya pencegahan ini dapat menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga Desa Masaloka Timur,” Tutup Supardin




Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1431-03/Poleang Laksanakan Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Personel Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana melaksanakan kerja bakti pembersihan pasar Rakyat di Desa Leboea, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Minggu, 4/2/2024.

Serda Justang, Babinsa Koramil 03/Poleang, memimpin langsung kegiatan ini bersama dengan partisipasi warga masyarakat Desa Leboea. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir dan menjaga kesehatan masyarakat.

Kepala Desa Leboea, Aryad A.Ma, turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama dengan masyarakat setempat. Pembersihan pasar rakyat menjadi fokus utama dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Kehadiran kepala desa dan Babinsa juga bertujuan untuk memberikan contoh nyata tentang pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Serda Justang menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Ia berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dapat semakin meningkat.

Sementara itu, Kepala Desa Leboea, Aryad A.Ma, mengapresiasi inisiatif dari Babinsa Koramil 03/Poleang dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan pembersihan pasar rakyat. Ia menyatakan bahwa kebersihan lingkungan sangat penting untuk kesehatan masyarakat dan mengajak seluruh warga Desa Leboea untuk aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.