Karya Bakti Koramil 1431-03/Poleang Dalam Rangka Antisipasi Banjir Dan Wabah Penyakit

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana turut aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah terjadinya banjir dan wabah penyakit. Kegiatan karya bakti berupa pembersihan parit atau got dilaksanakan di Desa Pusues dengan melibatkan puluhan warga sekitar. Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Sertu Zakkir dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Senin, 29/1/2024

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir tokoh masyarakat setempat, termasuk Hafid S. Pdi, Kepala Desa Poleang Utara, Babinsa Poleang Utara, serta anggota Koramil 1431-03/Poleang juga turut berpartisipasi aktif dalam upaya pembersihan ini, menunjukkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Menanggapi kegiatan tersebut, Babinsa Sertu Zakkir menyampaikan bahwa upaya pembersihan parit adalah langkah konkret dalam antisipasi terhadap potensi banjir. Pembersihan tersebut diharapkan dapat mengurangi genangan air dan mencegah terjadinya banjir di musim hujan. Tanggapannya mencerminkan peran aktif TNI dalam mendukung kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Pusues, Hafid S. Pdi, memberikan apresiasi terhadap kerja bakti yang dilakukan oleh Koramil 1431-03/Poleang beserta masyarakat. Beliau menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dalam mencegah penyebaran penyakit, terutama di tengah pandemi yang masih berlangsung. Kehadiran Kepala Desa dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan dalam upaya pencegahan bencana.

Kegiatan karya bakti ini tidak hanya menjadi upaya nyata dalam mencegah banjir dan wabah penyakit, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan bersama-sama. Dengan kolaborasi antara Koramil 1431-03/Poleang, pemerintah desa, dan warga, diharapkan lingkungan yang bersih dan sehat dapat terus terjaga untuk kesejahteraan bersama.




DPPKB  Bombana dan KlinikTA PT. JBM Jalin Kerjasama Pelayanan KB

Bombana, Sultranet.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menjalin kerjasama dengan KlinikTA PT. Jhonlin Batu Mandiri (JBM) dalam rangka meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB).

Kerjasama ini mencakup pelaporan peserta KB melalui Aplikasi New SIGA, yang dihadiri oleh Penanggung Jawab KlinikTA, dr. Azhar Fauzan B, serta Bidan Klinikita, Tiara Dwi Rahma Yanti, Am. Keb. Pertemuan ini juga dihadiri oleh petugas Penyuluh KB dan P3K Kecamatan Rarowatu Utara. Rabu 17 Januari 2024

BKKBN mengadopsi sistem informasi yang lebih modern dan akuntabel, yaitu aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA), yang kini diperbarui menjadi New SIGA. Aplikasi ini berfungsi sebagai data operasional bagi petugas KB dan pihak terkait dalam mendukung program BKKBN, terutama program Bangga Kencana.

“Melalui New SIGA, BKKBN ingin membangun sistem data yang lebih baik di tahun mendatang dengan sinkronisasi data basis keluarga Indonesia dengan sistem informasi kependudukan.” ujar I Made Rai Adiana, SKM, M.Kes

Dalam aspek pelaporan, aplikasi New SIGA memperbarui formulir laporan, seperti formulir R/1 untuk stok Alat Kontrasepsi (Alkon) dan R/2 peserta KB yang dilayani. Bidan, PKB/PLKB yang memberikan pelayanan KB melaporkan secara online melalui aplikasi ini. Laporan tersebut dapat dipantau oleh BKKBN Pusat dan BKKBN Provinsi tanpa dapat diubah.

DPPKB Kabupaten Bombana, melalui koordinasi, memberikan panduan tentang pengoperasian Aplikasi New SIGA setelah pengupdatean dan pengisian K/0 kepada Bidan Tiara Dwi Rahma Yanti, Am. Keb. Tujuannya adalah agar kinerja bulanan terlaporkan, termasuk stok Alkon di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan, yang memungkinkan BKKBN untuk memantau dan mengelola distribusi Alkon.

Operasional pelaporan untuk tahun 2024 tidak lagi disediakan di APBN, melainkan dialokasikan di BOKB yang dikelola oleh OPD-KB Kabupaten Bombana. DPPKB berharap kerjasama dengan OPD-KB dan KlinikTA Bombana dapat melibatkan registrasi ulang fasilitas kesehatan di Aplikasi NEW SIGA. (Kominfo)




Koramil 1431-02/Kabaena bersama Pemerintah Kelurahan dan Warga bersihkan Pasar

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin, Peltu Arlan, melaksanakan kegiatan Karya Bakti pembersihan Pasar Rakyat di Kelurahan Dongkala, Kec. Kabaena Timur Kab. Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan memberikan kenyamanan kepada konsumen dalam berbelanja. Serta mencegah peyebaran wabah penyakit. Minggu, 28/1/2024

Kegiatan pembersihan Pasar Rakyat diikuti oleh sejumlah pihak, termasuk anggota Koramil 02/Kabaena, Lurah Dongkala, Abadi, SE beserta staf kelurahan, dan puluhan masyarakat serta pedagang.

Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Arlan, menegaskan bahwa keterlibatan TNI, khususnya Kodim 1431/Bombana, dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan pasar, dengan harapan memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

“kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi dari pembinaan teritorial yang menjadi tugas pokok TNI AD khususnya Koramil 1431-02/Kabaena demi mewujudkan terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat”, ucap Arlan

Lurah Dongkala Abadi mengatakan, “Kami selaku pemerintah kelurahan Donggala mewakili segenap masyarakat Kelurahan Donggala sangat berterima kasih atas kerjasama dari pihak TNI dengan masyarakat dalam melaksanakan Karya Bakti ini.”

Ia menambahkan, “Dengan keterlibatan ini, semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam bergotong-royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.” ucap Abadi

Bapak Rizal, salah satu warga sekitar, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya bersama ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dan memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” ucap Bapak Rizal dengan penuh semangat. tutupnya




NyPah Indonesia dan Kelompok Perikanan Lokal Galang Aksi Penanaman Mangrove di Desa Lampata

Bombana, SultraNET.com |  Program NyPah Indonesia, bekerja sama dengan kelompok perikanan lokal, menginisiasi kegiatan penanaman mangrove di Desa Lampata. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, aktivis lingkungan, serta masyarakat desa Lampata dan sekitarnya. Sabtu 27 Januari 2024

Kepala Desa Lampata, Filudin, menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap program penanaman mangrove. “Kegiatan ini sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan dan juga ekonomi masyarakat kami yang mayoritas adalah nelayan,” ujarnya

Penanaman mangrove merupakan inisiatif NyPah Indonesia untuk merehabilitasi dan melestarikan ekosistem mangrove di Indonesia. Mangrove memiliki peran krusial dalam melindungi garis pantai dan sebagai habitat penting bagi kehidupan biota laut.

Kelompok perikanan lokal, mitra dalam kegiatan ini, turut serta dalam penanaman mangrove. “Ini merupakan langkah nyata kami dalam melestarikan alam yang selama ini telah memberi kami mata pencaharian,” ujar Ridwan, Ketua Kelompok Berkah Perikanan.

Sebanyak 250 bibit mangrove ditanam di sepanjang area pesisir Desa Lampata. Bibit-bibit ini berasal dari pembibitan mangrove yang dikelola oleh masyarakat setempat dengan dukungan NyPah Indonesia. Kegiatan ini tak hanya fokus pada penanaman, tapi juga pada edukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan ekosistem mangrove.

NyPah Indonesia memberikan pelatihan kepada masyarakat lokal mengenai cara penanaman dan perawatan mangrove, serta pemanfaatan mangrove untuk meningkatkan ekonomi, seperti melalui wisata mangrove dan produk turunannya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir di Desa Lampata, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain di Indonesia dalam melestarikan lingkungan.

Program NyPah Indonesia berkomitmen mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui inisiatif serupa di berbagai wilayah di Indonesia, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. (kominfos)




Mahasiswa Universitas Mandala Waluya Kunjungi Pelaku Usaha Perikanan Bombana

Bombana,  Sultranet.com – Sebagai bagian dari program studi lapangan, 20 mahasiswa dari Prodi S1 Kewirausahaan Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis Universitas Mandala Waluya, bersama dengan dua dosen pendamping, melakukan kunjungan ke pelaku usaha perikanan di Kelurahan Lampopala. Sabtu 27 Januari 2024

Tujuan kunjungan ini adalah untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik industri perikanan lokal, khususnya pada perusahaan kepiting dan usaha terasi di Bombana.

Pelaku usaha perikanan di Lampopala, yang terkenal dengan produksi kepiting dan terasi berkualitas tinggi, menyambut hangat kedatangan mahasiswa. Selama kunjungan, mahasiswa diberi kesempatan untuk melihat proses produksi terasi dan budidaya kepiting secara langsung.

Anisa, salah satu mahasiswa peserta, menyatakan bahwa kunjungan ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi mereka.

“Kami dapat melihat langsung bagaimana prosesnya, mulai dari penangkapan hingga pengolahan, ini memberikan perspektif yang lebih dalam tentang industri perikanan.” ujarnya

Pemilik usaha kepiting Ferdi, berbagi pengalaman kepada mahasiswa dalam mengelola perusahaan kepiting berkelanjutan. Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan tentang metode budidaya kepiting yang ramah lingkungan.

“Kami berusaha untuk tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tapi juga menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Ferdi.

Di unit usaha terasi Bombana, mahasiswa diperkenalkan dengan proses pembuatan terasi tradisional. Pemilik usaha, Nur Aida, menjelaskan tentang pentingnya menjaga kualitas dan keaslian rasa dalam produksi terasi.

Dosen pendamping, Ahsan Qasas, S.E., M.E.K., mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa. Kunjungan ini sangat penting untuk menambah wawasan mahasiswa tentang aplikasi ilmu yang mereka pelajari di kampus dalam kehidupan nyata.

“Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara akademisi dan pelaku industri perikanan, serta memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi mahasiswa yang nantinya akan terjun ke dalam industri ini.,” jelasnya

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara mahasiswa dengan pelaku usaha, yang memberikan wawasan baru tentang tantangan dan peluang dalam industri perikanan lokal. (Kominfo)




Pj. Bupati Kolut Hadiri Peringatan HUT PPM

Kendari, Sultranet.com | Penjabat Bupati Kolaka Utara (Kolut) Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Panca Marga (PPM) yang ke-43 dan peresmian Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta Pemuda Panca Marga di Kendari pada Sabtu (27/1).

Pada kesempatan itu, Dr. Ir. Sukanto Toding menyampaikan ucapan Selamat ulang tahun Pemuda Panca Marga ke-43 tahun, ia berharap organisasi ini bisa menjadi lebih baik kedepannya dan berkontribusi pada perkembangan daerah.

“Saya berharap organisasi dapat terus berkontribusi untuk perkembangan daerah,” ujarnya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Umum LVRI Pusat, Letnan Jenderal (Purn.) Mazuni Syukur, menekankan pentingnya meningkatkan LVRI untuk kepentingan negara.

“Hidup dan mati LVRI adalah untuk negara. Kita harus memajukan LVRI, agar anak cucu kita akan bangga dengan warisan ini.” ujarnya

Peresmian Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM)
Peresmian Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM)

Ketua PPM Pusat mengingatkan potensi pengelolaan gedung sebagai sumber pendapatan.

“Manfaatkanlah potensi gedung-gedung untuk mendukung keberlangsungan organisasi. Dengan mengelola gedung-gedung secara mandiri, kita bisa menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan untuk mendukung berbagai program PPM.” jelasnya

Ir. Hj. Nina Harini Sukanto, Ketua PD PPM Sulawesi Tenggara, menekankan sinergi antara PPM dan pihak lain untuk memajukan organisasi di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Sinergi antara PPM dan semua pihak sangat penting untuk kemajuan organisasi ini di Sulawesi Tenggara. Dengan kerjasama yang kuat, kita dapat membangun masa depan yang lebih cerah bagi PPM di wilayah ini.” tegasnya (Kominfo Kolut)




Cegah DBD, Babinsa Rumbia Tengah Koramil 1431-01/Rumbia Ajak Masyarakat Bersihkan Saluran Air

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin Serma Hafid, bersama dengan warga masyarakat Kel. Lauru, Kec. Rumbia Tengah, Kab. Bombana melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta sebagai langkah nyata untuk mencegah genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil 01/Rumbia Lurah Lauru Dahlan, S.E., beserta puluhan warga masyarakat sekitar yang antusias ikut serta. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir risiko penyakit yang dapat timbul akibat genangan air.

Serma Hafid menyampaikan pesan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam membina kemitraan dengan masyarakat.

“Sesuai dengan komitmen kami untuk menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat,” ungkap Serma Hafid,

“Kehadiran kami di sini bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Lauru Dahlan, S.E., juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ini menjadi contoh baik bagaimana kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan kerjasama yang solid antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini tidak hanya akan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit melalui kegiatan karya bhakti seperti pembersihan saluran air.




Dinsos Bombana Ingatkan TKSK Profesional dan Netral di Tahun Politik

Bombana, SultraNET. | Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Mappatang, memberikan imbauan tegas kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) agar profesional dan netral pada Pemilihan Umum (pemilu) 2024 ini.

Hal itu ditegaskan Mappatang dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar di Aula Rapat Dinas Sosial pada Kamis, 25 Januari 2024. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Dinsos, perwakilan TKSK, dan unsur terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut Mappatang menyampaikan beberapa poin penting, terutama terkait netralitas TKSK di tengah tahun politik, mengingat Kabupaten Bombana bersiap menyelenggarakan pemilihan umum pada bulan Februari 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024.

Suasana Rakor di Dinsos Bombana
Suasana Rakor di Dinsos Bombana

TKSK diminta untuk menjaga netralitas saat melaksanakan program-program sosial pemerintah. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah konflik dan kecemburuan sosial di masyarakat. TKSK diingatkan untuk menghindari kegiatan yang dapat dianggap sebagai dukungan politik, seperti berpartisipasi dalam kegiatan kampanye, penyebaran informasi politik, penggunaan atribut politik, serta pernyataan atau tindakan yang dapat diartikan sebagai dukungan politik.

“Saya mengingatkan kepada seluruh TKSK untuk menjaga netralitas dalam melaksanakan program-program sosial pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecemburuan sosial dan konflik di masyarakat. Bila terbukti melanggar, kita tindak tegas,” tegas Mappatang.

Selanjutnya, dalam konteks pemantauan data kemiskinan ekstrem, Kepala Dinsos Bombana menyampaikan bahwa Dinas Sosial sebagai OPD Teknis sedang melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem. Tindakan ini dilakukan oleh TKSK di masing-masing kecamatan. Mappatang menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan objektif untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

“Saya menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan objektif. Pendataan yang akurat dan objektif sangat penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa TKSK harus melaksanakan pendataan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan, memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah benar dan valid.

“Saya meminta TKSK untuk melaksanakan pendataan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. TKSK harus memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah data yang benar dan valid,” harapnya.

Mappatang mengakui pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai penanggulangan kemiskinan ekstrem. Selain mendampingi penyaluran bantuan sosial, TKSK diminta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan melalui kegiatan seperti sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan. (Kominfos)




Ikuti Diklat, 2 Peserta dari DPKPP Bombana Raih Penghargaan

Bombana, SultraNET. | Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bombana memperlihatkan komitmennya dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan dengan meraih dua penghargaan pada Kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Bendahara Pengeluaran dan Pejabat Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel. Jumat (26/1/2024)

Pada keiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan itu, diikuti oleh Pengelola Keuangan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana sejak Senin tanggal 22 hingga 26 Januari 2024.

Saat acara penutupan, diumumkan DPKPP Bombana berhasil meraih dua penghargaan prestisius yang diraih oleh Iman Agung, S.Sos, Bendahara Pengeluaran DPKPP Bombana, meraih nilai tertinggi hasil post tes setelah diklat. Sementara itu, Taupiq Rahman, S.Si, Pejabat Pengelolaan Keuangan, dinobatkan sebagai yang terbaik pilihan widyaiswara.

Ir. Rusdiamin, Kepala DPKPP Kabupaten Bombana, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut, ia menyatakan bahwa ini adalah bukti konkret dari komitmen DPKPP dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan,” kata Rusdiamin.

Dia menegaskan bahwa DPKPP akan terus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada bendahara pengeluaran dan pejabat pengelolaan keuangan, guna memastikan pelaksanaan tugas mereka berjalan dengan baik dan sesuai peraturan yang berlaku.

“Prestasi ini membanggakan dan menjadi bukti nyata komitmen DPKPP dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan,” tegas Rusdiamin. (Kominfo)




Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersama Siswa-Siswi Karya Bakti Bersihkan Pasar

Bombana, SultraNET. | – Untuk menjaga kebersihan dan keindahan pasar Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana Personel Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana yang dipimpin oleh Babinsa Sersan Mayor (Serma) Adri melaksanakan kerja bakti pembersihan pasar guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta mencegah terjadinya banjir. Jumat, 26/1/2024

Kegiatan karya bakti ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, dintaranya adalah Lurah Bambaea Ilham S. Sos, Kepala Sekolah SMP GBN Sudirman S. Ag, guru beserta siswa dan siswi SMP Giat Bangun Negeri.

Menyadari pentingnya peran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, Serma Adri, yang mewakili Danramil 03/Poleang, menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Bukan hanya itu, Serma Adri juga turut aktif bersama anggota Koramil 1431-03/Poleang dan para siswa-siswi dalam membersihkan pasar. Mereka bahu-membahu membersihkan area pasar, mulai dari sampah-sampah kecil hingga memastikan saluran air terbebas dari penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir.

Lurah Bambaea Ilham, S. Sos, mengapresiasi kepada Personel Koramil 1431-03/Poleang dan seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi dalam karya bakti pembersihan pasar. Ilham juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan, kegiatan karya bakti ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif dalam membersihkan pasar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk aktif terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Terlihat jelas bahwa kolaborasi antara Babinsa, siswa-siswi, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.