Dinkes Bombana Gelar Serangkaian Kegiatan Peringati Hari Gizi Nasional ke-64

Bombana, SultraNET. | Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-64 tahun 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana menggelar serangkaian kegiatan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi Dinkes untuk menyoroti isu stunting, dengan fokus utama pada pencegahan melalui pola makan yang sehat. Kamis (25/1/2024)

Dinkes Bombana menyelenggarakan lomba Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) HGN-64. Lomba ini bertujuan untuk menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak terkait permasalahan stunting di wilayah tersebut.

“Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi titik tolak dalam membangun kesadaran akan pentingnya pola makan sehat sejak dini,” ujar Kadis Kesehatan Bombana Darwin Ismail.

Dengan tema HGN-64, yaitu “MPASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting”, langkah ini menjadi strategis dalam mengarahkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya pola makan yang kaya gizi, terutama pada tahap awal pertumbuhan anak.

Dalam konteks evaluasi pemenuhan gizi di wilayah Bombana, Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Gizi Dinkes terlibat aktif dalam pengumpulan data. Tindakan konkret ini mencerminkan komitmen untuk memahami dan menangani secara efektif tantangan kesehatan gizi yang dihadapi di tingkat lokal.

Pengembangan program gizi yang efektif dan efisien juga menjadi fokus Dinkes Bombana, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Gizi. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan solusi berkelanjutan terhadap tantangan kesehatan masyarakat di bidang gizi.

Fokus perhatian tidak hanya terbatas pada kompetisi dan evaluasi data. Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Gizi Dinkes juga menekankan pengembangan kesehatan keluarga, komunitas, dan pendidikan di wilayah Bombana.

“Langkah ini merangkul pendekatan holistik untuk menanggapi masalah stunting dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat,” tegasnya.

Dengan serangkaian kegiatan ini, Dinkes Bombana berharap dapat membangun kesadaran dan komitmen bersama dalam mencegah stunting di wilayahnya, seiring dengan upaya pemerintah untuk memastikan kesehatan generasi emas Indonesia melalui pola makan yang seimbang dan gizi yang memadai. (Kominfo)




Pastikan Tepat Sasaran, Data KPM Bantuan Pangan di Bombana Terverifikasi

Bombana, SultraNET. | Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Perum BULOG Cabang Bombana, dan BAPPEDA Bombana melakukan penandatanganan berita acara verifikasi dan validasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan pangan tahap 1 tahun 2024, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bappeda Bombana. Kamis (25 Januari 2024)

Kegiatan tersebut merupakan wuju komitmen untuk memastikan keakuratan data yang akan digunakan untuk distribusi bantuan pangan tepat sasaran dan efisien. Proses verifikasi dan validasi dilaksanakan intensif, memastikan bantuan pangan tahap 1 tahun 2024 benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.

Kolaborasi erat antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Perum BULOG Cabang Bombana, dan BAPPEDA Bombana menjadi kunci sukses dalam memastikan bahwa data KPM yang diverifikasi dan divalidasi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tingkat transparansi dan akuntabilitas yang tinggi menjaga pertanggungjawaban hukum pada setiap tahapan proses.

Usai penandatanganan berita acara, langkah selanjutnya melibatkan pemeriksaan kualitas dan peluncuran penyaluran bantuan pangan beras tahap I. Distribusi ini akan dilakukan oleh PT. POS Indonesia melalui transporter, sebagai upaya konkret untuk menjaga efisiensi dan tepat sasaran.

Rusli, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Bombana, mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses verifikasi dan validasi data. Dia menegaskan pentingnya kerjasama lintas sektoral dalam mendukung upaya pemerintah membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap bahwa kerjasama yang baik ini dapat berlanjut pada tahap dan program bantuan pangan selanjutnya,” ujar Rusli.

Dengan penandatanganan berita acara verval data KPM ini, diharapkan distribusi bantuan pangan dapat mencapai sasaran yang tepat, memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Bombana yang membutuhkan.  (Kominfos)




BPKP Sultra Monev Program Stunting di Bombana

Bombana, SultraNET. – Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pertemuan Monitoring Evaluasi (Monev) Tindak Lanjut Atas Rekomendasi Agenda Prioritas Pengawasan Tema Stunting Tahun 2023 di Kabupaten Bombana.

Pada pertemuan itu, Pj. Bupati Bombana diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. Man Arfa M.Si., bertempat di ruang rapat LPTQ Kantor Bupati Bombana. Kamis (25/1/2024)

Sekretaris Daerah Bombana menjelaskan, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya BPKP Sultra dalam memantau program stunting di Bombana. Fokusnya adalah memperkuat sinergi dan kepedulian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), serta mengevaluasi stunting kompetensi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan akuntabilitas keuangan terkait progres capaian Angka Prevalensi Stunting (APS) di wilayah tersebut.

Man Arfa menyoroti kemajuan dan tantangan pelaksanaan rekomendasi agenda prioritas pengawasan tema stunting di Bombana. “Fokus kita saat ini bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai stunting dan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan aksesibilitas pangan bergizi serta perawatan kesehatan ibu dan anak,” jelas Man Arfa

Evaluasi program melibatkan pengukuran efektivitas, identifikasi kendala, dan langkah-langkah perbaikan ke depannya. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kesinambungan program penurunan stunting di Kabupaten Bombana. (Kominfos)




Dinas Pertanian Bombana Dorong Fleksibilitas Kerja melalui e-KINERJA

Bombana, SultraNET.comDalam upaya meningkatkan kinerja dan transformasi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), Dinas Pertanian Kabupaten Bombana (Distan) menggelar sosialisasi e-KINERJA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemanfaatan Aplikasi Layanan Kepegawaian Sistem Informasi Kinerja Elektronik (e-KINERJA) guna memperkuat kinerja dan pelayanan publik.

Sosialisasi yang diadakan di Aula Dinas Pertanian Bombana pada Kamis (25/01/2024) dihadiri oleh 33 Pegawai ASN, 43 Penyuluh Pertanian, dan 19 P3K.

Sekretaris Dinas Pertanian Bombana, Husning, menekankan pentingnya penggunaan aplikasi e-KINERJA untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Dengan menerapkan e-KINERJA, diharapkan ASN dan P3K dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.

“Jumlah ASN yang besar harapannya kinerja meningkat, pelayanan dan kepuasan masyarakat juga semakin meningkat hingga mencapai titik loyalitas pelanggan yang senantiasa menunggu layanan lainnya.” ujar Husning

Dalam sosialisasi ini, narasumber dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Mansur Sigia menjelaskan bahwa e-KINERJA merupakan instrumen penilaian kinerja ASN. Distan menjadi salah satu dari 10 pilot project implementasi aplikasi e-KINERJA Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saat ini sangat penting digitalisasi dalam penilaian kinerja dan e-KINERJA dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas ASN,” jelas Mansur

Sosialisasi juga mencakup materi tentang Pengelolaan Kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 06 Tahun 2022.

Peserta Pelatihan saat menerima materi
Peserta Pelatihan saat menerima materi

Para peserta dilatih untuk memahami pengoperasian aplikasi e-KINERJA, dan mereka secara aktif terlibat dalam simulasi penggunaan sistem tersebut. Irna Rochatiningrum dan Andi Satriani memberikan pandangan praktis serta solusi untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Distan Pertanian Kabupaten Bombana berharap mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih fleksibel dan memperkuat kinerja ASN dalam mendukung program-program pemerintah. (Kominfos)




DPPKB Bombana Gelar Bimtek Penyusunan SKP Melalui Aplikasi E-Kinerja

Bombana, SultraNET.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana terus meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaksanaan tugas pegawai dengan melanjutkan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan sasaran kinerja pegawai (SKP) melalui aplikasi e-kinerja. Kegiatan ini dihadiri oleh Ka. UPTD se-kecamatan Kabaena, KTU, dan PLKB, berlangsung di UPTD BPKB Kecamatan Kabaena Barat. Kamis (25/1/2024).

Sekretaris Dinas DPPKB, Irna Rochatiningrum, STP., MM, didampingi oleh Kasubag Umum, Andi Satriani, S. Si, beserta staf Ajun Jurianto, SM, memberikan sosialisasi terkait penerapan e-kinerja di lingkungan DPPKB di wilayah Kabaena.

Dalam sesi interaktif, Irna Rochatiningrum, STP., MM, menjelaskan bahwa e-kinerja adalah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk menganalisis kebutuhan jabatan, beban kerja jabatan, dan beban kerja unit/satuan kerja organisasi sebagai dasar perhitungan prestasi kerja dan pemberian insentif kerja.

“Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan aparatur dalam menginput kegiatan atau pekerjaan dan membuat Laporan Kerja Harian (LKH). Selain itu, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung bagi pimpinan dalam mengambil keputusan terkait kinerja pegawai, unit, dan satuan kerja,” jelasnya.

Peserta bimtek mendapatkan pemahaman mendalam tentang penggunaan sistem aplikasi e-Kinerja dan pentingnya SKP sebagai alat evaluasi kinerja individu. Irna Rochatiningrum dan Andi Satriani memberikan pandangan praktis serta solusi untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, dengan tujuan mempermudah proses administrasi dan pelaporan kinerja.

Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas di DPPKB Kabupaten Bombana. Penggunaan aplikasi e-kinerja diharapkan memberikan manfaat maksimal dalam upaya perbaikan tata kelola organisasi. (Kominfos)




Komitmen Dukung Investasi, Pj. Bupati Bombana Kunjungi PT. PAG Jhonlin Group

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menunjukkan keseriusannya dalam mendukung investasi dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bombana dengan melakukan kunjungan kerja ke PT. Prima Alam Gemilang (PAG), anak perusahaan PT Jhonlin Batu Mandiri (Jhonlin Group). Kunjungan ini dilaksanakan pada Kamis (25/1/2024), dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Daerah dan perusahaan, serta memastikan koordinasi yang baik dalam pembangunan di daerah.

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati didampingi oleh para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana, disambut oleh Direktur PT PAG, Rizky Prayudi, dan Direktur Jhonlin Group, H. Paijan. Mereka bersama-sama membahas isu-isu terkait pembangunan dan investasi di Bombana, menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bombana berharap perusahaan sebesar PT. PAG akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam pertemuan tersebut.

Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, saat diperlihatkan produk gula dari PT. PAG
Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, saat diperlihatkan produk gula dari PT. PAG

PT PAG, sebagai pemain utama dalam sektor pertanian dengan fokus pada perkebunan tebu, diharapkan akan terus berkontribusi positif dalam pembangunan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Kerjasama yang erat antara pemerintah dan perusahaan swasta diharapkan dapat menciptakan lingkungan investasi yang kondusif, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto juga menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi langsung dengan PT. PAG terkait isu-isu nasional seperti inflasi, kemiskinan ekstrem, dan stunting. Rencananya, mereka akan segera meluncurkan kios inflasi sebagai salah satu langkah penanganan isu-isu tersebut, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan kerja ini bukan hanya sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung investasi dan pembangunan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menciptakan sinergi antara sektor publik dan swasta demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. (adv)




Pj. Bupati Kolut Tepis Isu Gabung Usulan DOB Provinsi Luwu Raya

Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto  Toding, MSP,MA menepis isu ikut bergabungnya Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk masuk sebagai daerah otonom yang mengusulkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya yang saat ini usulannya untuk mekar menjadi DOB baru pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan terkendala kurangnya syarat jumlah Kabupaten / Kota pengusul.

Dilansir dari palopopos.co.id, wacana bergabungnya Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka mencuat dalam perbincangan yang melibatkan Bupati Luwu, Plh Sekda Kolaka, Pj Bupati Kolaka Utara, Ketua DPRD Kolaka Utara dan Ketua BPW KKLR Sulsel pada Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL-78) dan Hari Jadi Luwu (HJL-756) di Stadion A. Hasan Opu To Hatta Malili, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (23/01/2024) lalu.

Saat itu, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari yang kala itu duduk berdampingan dengan Pj Bupati Kolaka Utara Dr. Sukanto Toding dan Plh Sekretaris Daerah Kolaka Andi Makawaru, tiba- tiba memulai diskusi  saat Bupati Luwu Basmin Mattayang dan Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. Hasbi Syamsu Ali menyalami mereka.

”Bagaimana dengan perjuangan Provinsi Luwu? Kami dari Kolaka Utara dan Kolaka sangat mendukung terbentuknya Provinsi Tana Luwu sebagai Daerah Otonom Baru, salah satu jalan untuk mewujudkan Indonesia Emas itu adalah menjadikan Tana Luwu sebagai Provinsi Luwu Raya, dan kami siap bergabung,” ujar Buhari sebagaimana dikutip dari palopopos.co.id.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto  Toding, MSP,MA menjelaskan bahwa pada saat diskusi tentang itu, semua pihak dalam kondisi informal, akrab dan salin guyon.

“Saat itu dalam suasana diskusi informal sebagai bagian wacana tidak kunjung lengkapnya persyaratan jumlah kabupaten berdirinya Provinsi Luwu Raya. Pernyataan itu langsung dijawab spontan pak Ketua DPRD (Buhari),” ujar Sukanto Toding, Rabu (24/1/2023).

Ia menegaskan, Kolaka Utara tidak mempertimbangkan bergabung dengan wilayah otonom baru. Ia juga menyoroti keterikatan pada undang-undang pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara yang membatasi kemungkinan penggabungan wilayah.

Ia menekankan bahwa wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya selalu berkaitan dengan penambahan kabupaten karna dari syarat minimal 5 kabupaten pengusul saat ini baru 4 kabupaten yang siap.

“Mereka saat ini sementara menggagas pembentukan Kabupaten Luwu Tengah,” bebernya.

Menurut undang-undang pembentukan Sulawesi Tenggara nomor 13 tahun 1964, yang telah diperbaharui dengan undang-undang nomor 7 tahun 2022, Kolaka Utara terikat pada batasan administratif dan fungsional yang ditetapkan untuk wilayah tersebut. Undang-undang tersebut mengakui wilayah Sulawesi Tenggara yang terdiri dari 17 Kabupaten dan Kota

“Penggabungan wilayah, seperti yang diperbincangkan secara santai dalam suatu acara, tidaklah mudah dilakukan mengingat keterikatan per wilayah pada undang-undang pembentukan Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

Sumber : Kominfo Kolut




Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Pimpin Kerja Bakti Penanaman Pohon Pelindung di Desa Lengora Selatan

Bombana SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Serka Hamran mewakili Danramil 1431-02/Kabaena memimpin kegiatan kerja bakti penanaman pohon di sekitar areal sekolah SMAN 08 Bombana, Desa Lengora Selatan, Kec. Kabaena Tengah, Kab. Bombana. Kamis, 25/1/2024

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana terhadap lingkungan. Pasca-musim kemarau panjang, banyak tanaman yang mati akibat kekeringan. Upaya penghijauan dilakukan dengan menanam pohon Ketapang Kencana dan Trembesi, tidak hanya untuk mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai pohon pelindung.

Kerja bakti tersebut turut dihadiri oleh anggota Koramil 02 Kabaena, Kepala Desa Lengora Selatan, Arif Hidayat, beserta perangkat desa. Tak hanya itu, turut hadir juga Kepala Sekolah SMK 08 Bombana, Masroyan, S.Pd., M. Pd., siswa-siswi SMAN 08 Bombana, serta partisipasi masyarakat setempat.

Serka Hamran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk menjaga kelestarian alam, khususnya setelah musim kemarau yang melanda.

“Kami berharap, dengan penanaman pohon ini, lingkungan sekitar dapat pulih dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMK 08 Bombana, Masroyan, S.Pd., M. Pd., memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada Koramil 02/Kabaena dan seluruh pihak yang terlibat.

“Penghijauan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi proses belajar-mengajar di sekolah, dan berharap ada keberlanjutan kerja sama dengan Koramil ” ucapnya.

Dengan kerja bakti penanaman pohon ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi lingkungan sekitar sekolah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Selain itu, kehadiran pohon pelindung diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam melindungi lingkungan dari dampak buruk cuaca ekstrem.




Dinsos Bombana Pantau Pelaksanaan P2K2,  Pastikan Keberhasilan PKH

Bombana, SultraNET.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bombana terus memantau pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) sebagai langkah krusial untuk memastikan keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH).

Acara P2K2, yang merupakan bagian integral dari PKH, bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, sehingga mampu melangkah keluar dari garis kemiskinan. Rabu 24 Januari 2024.

Pemantauan kali ini diadakan di Desa Lameong-Meong, Kecamatan Poleang Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Rehabilitasi Sosial dan Linjamsos, Andi Matahari, Penyuluh Sosial Dinsos, Koordinator PKH Bombana, pendamping PKH, dan perwakilan KPM.

Andi Matahari, Kabid Rehabilitasi Sosial dan Linjamsos, menjelaskan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) PKH menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PKH. SDM PKH harus memiliki kompetensi yang memadai, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mendukung.

Mereka perlu memahami dengan baik aspek-aspek terkait PKH, berkomunikasi efektif dengan masyarakat, dan menunjukkan sikap empatik serta motivasi.

“SDM PKH merupakan ujung tombak keberhasilan program ini. Dengan usaha dan kerja keras SDM PKH, program ini akan berjalan dengan baik,” ungkap Andi Matahari.

Foto Kegiatan Pelaksanaan P2K2
Foto Kegiatan Pelaksanaan P2K2

Pada kesempatan itu, Andi Matahari juga menekankan bahwa peran SDM PKH bukan hanya dalam pengelolaan bantuan sosial (bansos) kepada KPM, tetapi juga dalam membangun pemahaman KPM melalui P2K2. Acara P2K2 merupakan kegiatan rutin yang wajib diikuti oleh KPM PKH.

P2K2 menjadi wadah pembelajaran terstruktur dengan modul-modul edukatif dari Kementerian Sosial, BKKBN, dan Kementerian Kesehatan. Materi-materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan keluarga penerima manfaat PKH. P2K2 dilaksanakan secara rutin setiap bulan di kelompok-kelompok yang telah dibentuk.

Tujuan dari P2K2 adalah mempercepat perubahan perilaku KPM PKH dalam aspek seperti pengasuhan dan pendidikan anak, kesehatan dan gizi, pengelolaan keuangan, serta perlindungan anak dan kesejahteraan sosial.

Hal ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan kepada KPM untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan mampu merubah cara hidup, perilaku, dan pola pikir keluarga penerima manfaat PKH menjadi lebih baik.

“Kerjasama antara Dinsos Bombana dan KPM PKH melalui kegiatan P2K2 diharapkan terus menguatkan sinergi untuk mencapai tujuan PKH dalam memberikan dampak positif bagi keluarga penerima manfaat.” tandasnya (Kominfo)




Antisipasi Ancaman Siber Pada Pemilu 2024: Kesbangpol Bombana Ikuti Konsolidasi Satgas Pengamanan Siber

Kendari, SultraNET.com – Dalam upaya mengantisipasi potensi ancaman siber pada Pemilu 2024, Kesbangpol Kabupaten Bombana turut serta dalam kegiatan Konsolidasi Satgas Pengamanan Siber. Pada Rabu, 24 Januari 2024, pukul 08.00 Wita, Hotel Claro Kendari. Kegiatan diikuti staf Kesbangpol Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh dr. Sunandar, MM.Kes.

Kegiatan ini mengumpulkan sejumlah tokoh dan perwakilan penting, termasuk perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Nurul Sugiarti SE. M. M, ahli muda Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Deputi 2.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes menegaskan komitmen untuk bersama-sama mengamankan dan menjaga integritas Pemilu Tahun 2024.

Nurul Sugiarti, mewakili Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Deputi 2, memberikan sambutan mengenai peran krusial Satgas Pengamanan Siber dan Sandi dalam menghadapi Pemilu.

Sesi selanjutnya, Hardin SE. ME memberikan paparan materi mengenai kondisi politik dan sosial terkini di Sulawesi Tenggara menjelang Pemilu Serentak 2024, memberikan wawasan kepada peserta mengenai dinamika politik regional.

Aldino Dika Pratama S.Tr.Kom kemudian menyampaikan materi mengenai ancaman siber sosial yang mungkin dihadapi selama Pemilu 2024, menyoroti pentingnya perhatian terhadap kelancaran proses demokrasi.

Peserta diajak untuk berdiskusi, berbagi pandangan, pengalaman, dan strategi dalam menghadapi tantangan Pemilu 2024. Konsolidasi ini berlangsung hingga pukul 16.00 Wita, memberikan persiapan optimal dalam menghadapi pemilu yang mendatang. (Kominfo)