Peduli Lingkungan, Personel Koramil 02/Kabaena Karya Bakti Bersihkan Drainase cegah Banjir dan Wabah DBD

Bombana. SultraNET, | – Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris bersama Personel Koramil 02/Kabaena menggelar aksi nyata dalam upaya pencegahan banjir dan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), di Dusun 1, Desa Lengora, Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan karya bakti yang dilakukan berfokus pada pembesihan parit guna mengatasi penyumbatan drainase yang menjadi penyebab utama banjir dan menekan potensi penyebaran DBD, Selasa, 27/2/2024

“Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan tempat tinggal. Dengan membersihkan drainase, kita dapat mencegah banjir yang seringkali mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Peltu Muh. Haris.

Selain itu, Peltu Muh. Haris juga memberikan ajakan kepada masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dan sehat dapat tercipta, serta risiko terjadinya banjir dan penyebaran penyakit dapat diminimalisir.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mari bersama-sama kita jaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ungkap Peltu Muh. Haris dengan penuh semangat.

Menyambut kegiatan ini, Kepala Desa Lengora, Bapak Failun, menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Koramil 02/Kabaena beserta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga dengan adanya keterlibatan aktif dari semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Failun.

Kegiatan bersih-bersih drainase yang dilakukan oleh Koramil 02/Kabaena ini menjadi contoh nyata dari kerjasama antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.




Dinas Pariwisata Bombana Susun Master Plan Kawasan Wisata Terpadu

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat. Acara ini dihadiri oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dibuka secara langsung oleh Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kantor Bupati Bombana pada hari Senin (26/2/2024).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang terkoordinasi dan terpadu untuk memanfaatkan potensi besar Kabupaten Bombana. “Pengembangan pariwisata sama dan pengembangan sektor lain, selalu memiliki dampak bagi perkembangan masyarakat maupun kawasan sekitarnya,” katanya

Penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Wisata Ranokomea dan sekitarnya menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memberikan arahan yang matang dalam pengembangan pariwisata di daerah tersebut. “Kawasan wisata terpadu Desa Wisata Ranokomea memiliki nilai strategis yang besar sebagai pilihan wisata yang menarik,” jelas Pj. Bupati.

Peserta FGD
Peserta FGD

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menjelaskanm, hasil dari FGD ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bombana.

Selain itu, master plan ini akan menjadi dasar bagi program konservasi kawasan pariwisata, yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kekayaan alam dan budaya di Kecamatan Poleang Barat.

“Pengembangan pariwisata dan penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu merupakan salah satu langkah krusial dalam mengangkat potensi pariwisata Bombana ke tingkat yang lebih tinggi,” jelas Anisa Sri Prihatin. (Adv)




Pj. Bupati Kolut Dorong ASN Layani Masyarakat Dengan Akhlak dan Disiplin

Lasusua, Sultranet.com – Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu untuk melayani masyarakat dengan mengedepankan akhlak dan disiplin.

Hal itu disampaikan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara di Lapangan Aspirasi pada Senin pagi. Senin (26/2/2024)

Pada kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya nilai akhlak dan kedisiplinan kerja bagi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pj. Bupati menekankan bahwa akhlak dan kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

“Tanpa akhlak dan kedisiplinan yang kuat, kita tidak dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ungkap Sukanto di depan ratusan ASN yang hadir.

Foto bersama usai pelaksanaan Apel
Foto bersama usai pelaksanaan Apel

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap ASN harus menjadi teladan dalam mematuhi aturan dan etika kerja.

“Sebagai pelayan publik, kita harus menjaga integritas dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Kegiatan apel gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan komitmen ASN di Kolaka Utara.

Pj. Bupati berharap penekanan pada nilai akhlak dan kedisiplinan ini akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah itu.

(Sumber  : Kominfo Kolut)




Cegah Banjir, Babinsa Koramil 01/Rumbia Karya Bakti Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET | Dalam upaya pencegahan banjir di Lingkungan 3 Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Personel Koramil 1431-01/Rumbia turut serta dalam kegiatan karya bhakti pembersihan selokan. Fokus utama kegiatan ini adalah membersihkan drainase dari rerumputan guna memastikan aliran air lancar dan mencegah terjadinya genangan air serta banjir saat musim penghujan. Senin, 26/2/2024

Bati Tuud Koramil Rumbia, Pelda La Ulo, menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pemeliharaan drainase. “Drainase yang bersih akan memastikan aliran air lancar dan mengurangi risiko banjir. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Pelda La Ulo juga menambahkan bahwa kegiatan karya bhakti ini merupakan bagian dari program rutin Koramil 01/Rumbia dalam mendukung kebersihan lingkungan. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan banjir dengan membersihkan drainase secara berkala. Namun, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal,” tambahnya.

Lurah Lampopala, Idrus, S.Sos., M.AP, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. “Kami sangat mengapresiasi langkah Koramil dalam menjaga kebersihan lingkungan kami. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkapnya.

Selain itu, Idrus juga mengajak seluruh warga Lingkungan 3 untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. “Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, bukan hanya banjir yang dapat dihindari, tetapi juga berbagai masalah kesehatan akibat lingkungan kotor dapat diminimalisir,” tutupnya




Penderita Stunting di Kolaka Utara Terima Bantuan Bapak Ibu Asuh

Kolaka Utara, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, terus memprioritaskan penurunan angka stunting di Kabupaten Kolaka Utara melalui program Bapak Ibu Asuh (BAS). Program ini menyediakan bantuan makanan bergizi kepada balita yang menderita stunting, termasuk susu, daging, telur, dan beras. Minggu (25/2/2024)

“Stunting merupakan masalah serius kesehatan masyarakat yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Data menunjukkan bahwa stunting dapat menyebabkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak hingga dewasa,” ungkap Penjabat Bupati.

Dalam upaya mengatasi stunting, Penjabat Bupati Kolaka Utara baru-baru ini melakukan kunjungan ke salah satu balita yang terkena stunting di Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Tiwu. Dalam kunjungannya, Dr. Sukanto didampingi oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka Utara.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Bantuan pendanaan berasal dari BAZNAS dan Dinas Tanaman Pangan, sementara pihak Perumahan dan PU juga terlibat dalam penggalangan sumber daya. Tim Pendamping Keluarga Stunting memberikan bantuan dan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan.

“Ini adalah bentuk kolaborasi kita untuk serius mengatasi stunting di Kabupaten Kolaka Utara,” ungkap Dr. Sukanto Toding. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita yang terkena stunting.”

Melalui program-program seperti BAS dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah serta lembaga terkait berupaya secara aktif untuk memberikan solusi berkelanjutan dalam mengentaskan stunting.

“Langkah-langkah ini tidak hanya berfokus pada penanganan akut stunting, tetapi juga pada pencegahan sejak dini melalui penyuluhan gizi, perbaikan akses terhadap pangan bergizi, serta penguatan sistem kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan bahwa perubahan positif dalam status gizi anak-anak Kolaka Utara dapat terwujud, membawa dampak yang signifikan bagi masa depan generasi mendatang.

Sumber : Kominfo Kolut




Ciptakan Lingkungan yang Hijau dan Asri, Babinsa Koramil 03/Poleang Karya Bakti Tanam Pohon Pelindung

Bombana, SultraNET. |  Sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan yang hijau dan sehat, Babinsa Koramil 03/Poleang Sertu Andi Tasakka turut beraksi dengan melakukan kegiatan karya bakti berupa penanaman pohon di Desa Tontonunu, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana. Penanaman pohon ini diharapkan mampu mencegah terjadinya banjir serta mengurangi polusi udara. Minggu, 25/2/2024

Sertu Andi Tassaka, menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan ini. “Penanaman pohon ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melindungi lingkungan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memicu kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sekitar,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Andi Tassaka juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari hal-hal kecil seperti menanam pohon hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” imbuhnya.

Menyambut upaya tersebut, Kepala Desa Tontonunu, Asril, S.Pd., memberikan tanggapannya. Beliau menyambut baik inisiatif dari Babinsa Koramil 03/Poleang dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Ini merupakan langkah yang sangat positif. Kami berharap semangat untuk menjaga lingkungan ini dapat terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya,” tuturnya penuh harap.

Dengan demikian, melalui karya bakti ini, Babinsa Koramil 03/Poleang tidak hanya berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi masyarakat luas untuk turut serta dalam melestarikan alam demi kesejahteraan bersama.




Dinas Pariwisata Bombana Gandeng ITB Gali Potensi Desa Wisata Ranokomea

Bombana, Sultranet.com – Sebuah kolaborasi yang strategis terjadi antara Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana dengan tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka melakukan survei terkait penyusunan masterplan kawasan wisata terpadu Ranokomea di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Sabtu (24/2/2024)

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menyebut , kgiatan ini sebagai langkah penting dalam mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.

Kolaborasi dengan ITB untuk menggali potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Wisata Ranokomea, sebuah kawasan yang kaya akan keindahan alam dan budaya.

“Kami sangat antusias bekerja sama dengan tim peneliti dari ITB untuk mengembangkan masterplan kawasan wisata terpadu di Ranokomea.” ujarnya

Survei ini dilakukan dengan pendekatan lintas disiplin ilmu, melibatkan masyarakat setempat, Kepala Desa, dan pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata alam, budaya, yang dapat diintegrasikan dalam masterplan kawasan wisata terpadu.

Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” tambah Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si.

Ketua Tim Peneliti dari ITB, Yani Adriani, S.T., M.P.Par, menjelaskan bahwa masterplan yang akan disusun akan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat. “Kami tidak hanya ingin menciptakan destinasi wisata yang indah, tetapi juga berkelanjutan dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya.” bebernya

Dengan adanya survei ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan Ranokomea sebagai destinasi wisata unggulan. Masterplan yang akan disusun nantinya diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut. (adv)




Antisipasi Genangan Air: Babinsa Koramil 02/Kabaena Gotong Royong Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET | – Sebagai upaya proaktif dalam menghadapi potensi genangan air saat musim hujan, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Arlaan, bersama Personel Koramil 02 Kabaena, turun ke lapangan untuk melakukan kerja bakti pembesihan parit. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Damalawa Desa Tapuhaka, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Sabtu, 24/2/2024

Dalam aksi gotong royong tersebut, fokus utama adalah membersihkan drainase yang terhambat oleh tumpukan tanah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyumbatan yang bisa mengakibatkan tergenangnya air saat musim penghujan. Diketahui, drainase yang lancar menjadi kunci dalam mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

“Tindakan pencegahan lebih baik daripada menghadapi dampak banjir. Oleh karena itu, kami bergerak cepat untuk membersihkan drainase agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan genangan yang merugikan masyarakat,” ujar Peltu Arlaan

Menyadari pentingnya keterlibatan seluruh komponen masyarakat, Peltu Arlaan juga mengajak warga sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar, untuk turut serta menjaga kebersihan. Dengan bersama-sama, kita dapat mencegah dampak buruk akibat tergenangnya air saat musim hujan,” tambahnya.

Salah satu yang merespons positif ajakan tersebut adalah Kepala Dusun Damalawa, Juliana. Menurutnya, kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa dan Personel Koramil 02 Kabaena merupakan contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Babinsa dan Koramil. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga lingkungan,” ungkap Juliana.

Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, upaya bersih-bersih drainase ini diharapkan mampu mengurangi potensi genangan air dan banjir di wilayah Dusun Damalawa serta sekitarnya.




Babinsa Koramil 01/Rumbia bersama Warga Bersihkan Drainase Tertutup Rumput

Bombana, SultraNET. | Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Sukmar dan Koptu Samsuddin, berkolaborasi dengan warga Desa Toli Toli, melaksanakan kerja bakti membersihkan drainase yang telah tertutup rumput. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengakibatkan banjir saat musim penghujan. Jumat, 23/2/2024

Pada kerja bakti tersebut, terlihat Kepala Desa Toli Toli, Mursalim, serta puluhan masyarakat setempat turut serta aktif dalam membersihkan drainase yang menjadi sumber aliran air penting bagi wilayah mereka. Dalam kondisi terhambatnya aliran air karena tumbuhan rumput yang menutupi, mengakibatkan risiko terjadinya banjir dan pencemaran lingkungan.

Menanggapi kegiatan ini, Sertu Sukmar menyatakan pentingnya keterlibatan bersama antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Ini bukan hanya tanggung jawab TNI atau pemerintah saja, tapi juga kewajiban kita semua sebagai warga untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman,” ujarnya.

Kepala Desa Toli Toli, Mursalim, juga menambahkan, “Kerja bakti ini adalah bentuk nyata gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan bersama-sama membersihkan drainase, kita dapat mengurangi risiko banjir dan menjaga kebersihan lingkungan.”

Kegiatan ini menjadi contoh konkret kolaborasi antara aparat pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meminimalisir risiko bencana. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Desa Toli Toli diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan membangun ketahanan bencana. Dengan langkah konkret seperti ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi seluruh warga.




TIM PORA Kolaka Utara Diberi Penguatan Awasi Aktivitas Orang Asing

Kolaka Utara, Sultranet.com – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, melalui Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, menggelar rapat penguatan Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di wilayah Kabupaten Kolaka Utara. Kamis, 22 Februari 2024

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, Pj. Bupati diwakili oleh Asisten 1 Mukhlis Bachtiar, serta perwakilan dari kepolisian setempat, TNI, dan lembaga pemerintah terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas strategi dan langkah konkret untuk mengoptimalkan peran serta TIM PORA dalam mengawasi orang asing guna mencegah pelanggaran hukum dan menjamin keamanan nasional.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Wira Zulfika dalam sambutannya, menekankan pentingnya kerjasama antar lembaga dalam mengawasi orang asing yang berada di wilayah hukum Indonesia.

“Kita harus memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di wilayah kita telah memenuhi semua persyaratan hukum dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” ujarnya.

Selain itu, rapat juga membahas tentang peningkatan kapasitas anggota TIM PORA melalui pelatihan dan pemberian akses terhadap database orang asing yang terintegrasi, yang memudahkan dalam pengawasan dan penegakan hukum.

Diharapkan pengawasan terhadap orang asing di Kabupaten Kolaka Utara dapat dilaksanakan secara efektif demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

(Sumber : Kominfo Kolut)