Mahasiswa Universitas Mandala Waluya Kunjungi Pelaku Usaha Perikanan Bombana

Bombana,  Sultranet.com – Sebagai bagian dari program studi lapangan, 20 mahasiswa dari Prodi S1 Kewirausahaan Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis Universitas Mandala Waluya, bersama dengan dua dosen pendamping, melakukan kunjungan ke pelaku usaha perikanan di Kelurahan Lampopala. Sabtu 27 Januari 2024

Tujuan kunjungan ini adalah untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik industri perikanan lokal, khususnya pada perusahaan kepiting dan usaha terasi di Bombana.

Pelaku usaha perikanan di Lampopala, yang terkenal dengan produksi kepiting dan terasi berkualitas tinggi, menyambut hangat kedatangan mahasiswa. Selama kunjungan, mahasiswa diberi kesempatan untuk melihat proses produksi terasi dan budidaya kepiting secara langsung.

Anisa, salah satu mahasiswa peserta, menyatakan bahwa kunjungan ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi mereka.

“Kami dapat melihat langsung bagaimana prosesnya, mulai dari penangkapan hingga pengolahan, ini memberikan perspektif yang lebih dalam tentang industri perikanan.” ujarnya

Pemilik usaha kepiting Ferdi, berbagi pengalaman kepada mahasiswa dalam mengelola perusahaan kepiting berkelanjutan. Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan tentang metode budidaya kepiting yang ramah lingkungan.

“Kami berusaha untuk tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tapi juga menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Ferdi.

Di unit usaha terasi Bombana, mahasiswa diperkenalkan dengan proses pembuatan terasi tradisional. Pemilik usaha, Nur Aida, menjelaskan tentang pentingnya menjaga kualitas dan keaslian rasa dalam produksi terasi.

Dosen pendamping, Ahsan Qasas, S.E., M.E.K., mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa. Kunjungan ini sangat penting untuk menambah wawasan mahasiswa tentang aplikasi ilmu yang mereka pelajari di kampus dalam kehidupan nyata.

“Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara akademisi dan pelaku industri perikanan, serta memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi mahasiswa yang nantinya akan terjun ke dalam industri ini.,” jelasnya

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara mahasiswa dengan pelaku usaha, yang memberikan wawasan baru tentang tantangan dan peluang dalam industri perikanan lokal. (Kominfo)




Pj. Bupati Kolut Hadiri Peringatan HUT PPM

Kendari, Sultranet.com | Penjabat Bupati Kolaka Utara (Kolut) Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Panca Marga (PPM) yang ke-43 dan peresmian Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta Pemuda Panca Marga di Kendari pada Sabtu (27/1).

Pada kesempatan itu, Dr. Ir. Sukanto Toding menyampaikan ucapan Selamat ulang tahun Pemuda Panca Marga ke-43 tahun, ia berharap organisasi ini bisa menjadi lebih baik kedepannya dan berkontribusi pada perkembangan daerah.

“Saya berharap organisasi dapat terus berkontribusi untuk perkembangan daerah,” ujarnya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Umum LVRI Pusat, Letnan Jenderal (Purn.) Mazuni Syukur, menekankan pentingnya meningkatkan LVRI untuk kepentingan negara.

“Hidup dan mati LVRI adalah untuk negara. Kita harus memajukan LVRI, agar anak cucu kita akan bangga dengan warisan ini.” ujarnya

Peresmian Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM)
Peresmian Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM)

Ketua PPM Pusat mengingatkan potensi pengelolaan gedung sebagai sumber pendapatan.

“Manfaatkanlah potensi gedung-gedung untuk mendukung keberlangsungan organisasi. Dengan mengelola gedung-gedung secara mandiri, kita bisa menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan untuk mendukung berbagai program PPM.” jelasnya

Ir. Hj. Nina Harini Sukanto, Ketua PD PPM Sulawesi Tenggara, menekankan sinergi antara PPM dan pihak lain untuk memajukan organisasi di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Sinergi antara PPM dan semua pihak sangat penting untuk kemajuan organisasi ini di Sulawesi Tenggara. Dengan kerjasama yang kuat, kita dapat membangun masa depan yang lebih cerah bagi PPM di wilayah ini.” tegasnya (Kominfo Kolut)




Cegah DBD, Babinsa Rumbia Tengah Koramil 1431-01/Rumbia Ajak Masyarakat Bersihkan Saluran Air

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin Serma Hafid, bersama dengan warga masyarakat Kel. Lauru, Kec. Rumbia Tengah, Kab. Bombana melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta sebagai langkah nyata untuk mencegah genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil 01/Rumbia Lurah Lauru Dahlan, S.E., beserta puluhan warga masyarakat sekitar yang antusias ikut serta. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir risiko penyakit yang dapat timbul akibat genangan air.

Serma Hafid menyampaikan pesan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam membina kemitraan dengan masyarakat.

“Sesuai dengan komitmen kami untuk menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat,” ungkap Serma Hafid,

“Kehadiran kami di sini bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Lauru Dahlan, S.E., juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ini menjadi contoh baik bagaimana kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan kerjasama yang solid antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini tidak hanya akan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit melalui kegiatan karya bhakti seperti pembersihan saluran air.




Dinsos Bombana Ingatkan TKSK Profesional dan Netral di Tahun Politik

Bombana, SultraNET. | Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Mappatang, memberikan imbauan tegas kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) agar profesional dan netral pada Pemilihan Umum (pemilu) 2024 ini.

Hal itu ditegaskan Mappatang dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar di Aula Rapat Dinas Sosial pada Kamis, 25 Januari 2024. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Dinsos, perwakilan TKSK, dan unsur terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut Mappatang menyampaikan beberapa poin penting, terutama terkait netralitas TKSK di tengah tahun politik, mengingat Kabupaten Bombana bersiap menyelenggarakan pemilihan umum pada bulan Februari 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024.

Suasana Rakor di Dinsos Bombana
Suasana Rakor di Dinsos Bombana

TKSK diminta untuk menjaga netralitas saat melaksanakan program-program sosial pemerintah. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah konflik dan kecemburuan sosial di masyarakat. TKSK diingatkan untuk menghindari kegiatan yang dapat dianggap sebagai dukungan politik, seperti berpartisipasi dalam kegiatan kampanye, penyebaran informasi politik, penggunaan atribut politik, serta pernyataan atau tindakan yang dapat diartikan sebagai dukungan politik.

“Saya mengingatkan kepada seluruh TKSK untuk menjaga netralitas dalam melaksanakan program-program sosial pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecemburuan sosial dan konflik di masyarakat. Bila terbukti melanggar, kita tindak tegas,” tegas Mappatang.

Selanjutnya, dalam konteks pemantauan data kemiskinan ekstrem, Kepala Dinsos Bombana menyampaikan bahwa Dinas Sosial sebagai OPD Teknis sedang melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem. Tindakan ini dilakukan oleh TKSK di masing-masing kecamatan. Mappatang menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan objektif untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

“Saya menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan objektif. Pendataan yang akurat dan objektif sangat penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa TKSK harus melaksanakan pendataan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan, memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah benar dan valid.

“Saya meminta TKSK untuk melaksanakan pendataan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. TKSK harus memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah data yang benar dan valid,” harapnya.

Mappatang mengakui pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai penanggulangan kemiskinan ekstrem. Selain mendampingi penyaluran bantuan sosial, TKSK diminta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang berbagai program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan melalui kegiatan seperti sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan. (Kominfos)




Ikuti Diklat, 2 Peserta dari DPKPP Bombana Raih Penghargaan

Bombana, SultraNET. | Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bombana memperlihatkan komitmennya dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan dengan meraih dua penghargaan pada Kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Bendahara Pengeluaran dan Pejabat Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel. Jumat (26/1/2024)

Pada keiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan itu, diikuti oleh Pengelola Keuangan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana sejak Senin tanggal 22 hingga 26 Januari 2024.

Saat acara penutupan, diumumkan DPKPP Bombana berhasil meraih dua penghargaan prestisius yang diraih oleh Iman Agung, S.Sos, Bendahara Pengeluaran DPKPP Bombana, meraih nilai tertinggi hasil post tes setelah diklat. Sementara itu, Taupiq Rahman, S.Si, Pejabat Pengelolaan Keuangan, dinobatkan sebagai yang terbaik pilihan widyaiswara.

Ir. Rusdiamin, Kepala DPKPP Kabupaten Bombana, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut, ia menyatakan bahwa ini adalah bukti konkret dari komitmen DPKPP dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan,” kata Rusdiamin.

Dia menegaskan bahwa DPKPP akan terus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada bendahara pengeluaran dan pejabat pengelolaan keuangan, guna memastikan pelaksanaan tugas mereka berjalan dengan baik dan sesuai peraturan yang berlaku.

“Prestasi ini membanggakan dan menjadi bukti nyata komitmen DPKPP dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan,” tegas Rusdiamin. (Kominfo)




Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersama Siswa-Siswi Karya Bakti Bersihkan Pasar

Bombana, SultraNET. | – Untuk menjaga kebersihan dan keindahan pasar Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana Personel Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana yang dipimpin oleh Babinsa Sersan Mayor (Serma) Adri melaksanakan kerja bakti pembersihan pasar guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta mencegah terjadinya banjir. Jumat, 26/1/2024

Kegiatan karya bakti ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, dintaranya adalah Lurah Bambaea Ilham S. Sos, Kepala Sekolah SMP GBN Sudirman S. Ag, guru beserta siswa dan siswi SMP Giat Bangun Negeri.

Menyadari pentingnya peran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, Serma Adri, yang mewakili Danramil 03/Poleang, menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Bukan hanya itu, Serma Adri juga turut aktif bersama anggota Koramil 1431-03/Poleang dan para siswa-siswi dalam membersihkan pasar. Mereka bahu-membahu membersihkan area pasar, mulai dari sampah-sampah kecil hingga memastikan saluran air terbebas dari penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir.

Lurah Bambaea Ilham, S. Sos, mengapresiasi kepada Personel Koramil 1431-03/Poleang dan seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi dalam karya bakti pembersihan pasar. Ilham juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan, kegiatan karya bakti ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif dalam membersihkan pasar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk aktif terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Terlihat jelas bahwa kolaborasi antara Babinsa, siswa-siswi, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

 




Dinkes Bombana Gelar Serangkaian Kegiatan Peringati Hari Gizi Nasional ke-64

Bombana, SultraNET. | Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-64 tahun 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana menggelar serangkaian kegiatan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi Dinkes untuk menyoroti isu stunting, dengan fokus utama pada pencegahan melalui pola makan yang sehat. Kamis (25/1/2024)

Dinkes Bombana menyelenggarakan lomba Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) HGN-64. Lomba ini bertujuan untuk menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak terkait permasalahan stunting di wilayah tersebut.

“Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi titik tolak dalam membangun kesadaran akan pentingnya pola makan sehat sejak dini,” ujar Kadis Kesehatan Bombana Darwin Ismail.

Dengan tema HGN-64, yaitu “MPASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting”, langkah ini menjadi strategis dalam mengarahkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya pola makan yang kaya gizi, terutama pada tahap awal pertumbuhan anak.

Dalam konteks evaluasi pemenuhan gizi di wilayah Bombana, Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Gizi Dinkes terlibat aktif dalam pengumpulan data. Tindakan konkret ini mencerminkan komitmen untuk memahami dan menangani secara efektif tantangan kesehatan gizi yang dihadapi di tingkat lokal.

Pengembangan program gizi yang efektif dan efisien juga menjadi fokus Dinkes Bombana, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Gizi. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan solusi berkelanjutan terhadap tantangan kesehatan masyarakat di bidang gizi.

Fokus perhatian tidak hanya terbatas pada kompetisi dan evaluasi data. Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Gizi Dinkes juga menekankan pengembangan kesehatan keluarga, komunitas, dan pendidikan di wilayah Bombana.

“Langkah ini merangkul pendekatan holistik untuk menanggapi masalah stunting dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat,” tegasnya.

Dengan serangkaian kegiatan ini, Dinkes Bombana berharap dapat membangun kesadaran dan komitmen bersama dalam mencegah stunting di wilayahnya, seiring dengan upaya pemerintah untuk memastikan kesehatan generasi emas Indonesia melalui pola makan yang seimbang dan gizi yang memadai. (Kominfo)




Pastikan Tepat Sasaran, Data KPM Bantuan Pangan di Bombana Terverifikasi

Bombana, SultraNET. | Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Perum BULOG Cabang Bombana, dan BAPPEDA Bombana melakukan penandatanganan berita acara verifikasi dan validasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan pangan tahap 1 tahun 2024, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bappeda Bombana. Kamis (25 Januari 2024)

Kegiatan tersebut merupakan wuju komitmen untuk memastikan keakuratan data yang akan digunakan untuk distribusi bantuan pangan tepat sasaran dan efisien. Proses verifikasi dan validasi dilaksanakan intensif, memastikan bantuan pangan tahap 1 tahun 2024 benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.

Kolaborasi erat antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Perum BULOG Cabang Bombana, dan BAPPEDA Bombana menjadi kunci sukses dalam memastikan bahwa data KPM yang diverifikasi dan divalidasi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tingkat transparansi dan akuntabilitas yang tinggi menjaga pertanggungjawaban hukum pada setiap tahapan proses.

Usai penandatanganan berita acara, langkah selanjutnya melibatkan pemeriksaan kualitas dan peluncuran penyaluran bantuan pangan beras tahap I. Distribusi ini akan dilakukan oleh PT. POS Indonesia melalui transporter, sebagai upaya konkret untuk menjaga efisiensi dan tepat sasaran.

Rusli, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Bombana, mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses verifikasi dan validasi data. Dia menegaskan pentingnya kerjasama lintas sektoral dalam mendukung upaya pemerintah membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap bahwa kerjasama yang baik ini dapat berlanjut pada tahap dan program bantuan pangan selanjutnya,” ujar Rusli.

Dengan penandatanganan berita acara verval data KPM ini, diharapkan distribusi bantuan pangan dapat mencapai sasaran yang tepat, memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Bombana yang membutuhkan.  (Kominfos)




BPKP Sultra Monev Program Stunting di Bombana

Bombana, SultraNET. – Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pertemuan Monitoring Evaluasi (Monev) Tindak Lanjut Atas Rekomendasi Agenda Prioritas Pengawasan Tema Stunting Tahun 2023 di Kabupaten Bombana.

Pada pertemuan itu, Pj. Bupati Bombana diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. Man Arfa M.Si., bertempat di ruang rapat LPTQ Kantor Bupati Bombana. Kamis (25/1/2024)

Sekretaris Daerah Bombana menjelaskan, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya BPKP Sultra dalam memantau program stunting di Bombana. Fokusnya adalah memperkuat sinergi dan kepedulian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), serta mengevaluasi stunting kompetensi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan akuntabilitas keuangan terkait progres capaian Angka Prevalensi Stunting (APS) di wilayah tersebut.

Man Arfa menyoroti kemajuan dan tantangan pelaksanaan rekomendasi agenda prioritas pengawasan tema stunting di Bombana. “Fokus kita saat ini bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai stunting dan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan aksesibilitas pangan bergizi serta perawatan kesehatan ibu dan anak,” jelas Man Arfa

Evaluasi program melibatkan pengukuran efektivitas, identifikasi kendala, dan langkah-langkah perbaikan ke depannya. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kesinambungan program penurunan stunting di Kabupaten Bombana. (Kominfos)




Dinas Pertanian Bombana Dorong Fleksibilitas Kerja melalui e-KINERJA

Bombana, SultraNET.comDalam upaya meningkatkan kinerja dan transformasi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), Dinas Pertanian Kabupaten Bombana (Distan) menggelar sosialisasi e-KINERJA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemanfaatan Aplikasi Layanan Kepegawaian Sistem Informasi Kinerja Elektronik (e-KINERJA) guna memperkuat kinerja dan pelayanan publik.

Sosialisasi yang diadakan di Aula Dinas Pertanian Bombana pada Kamis (25/01/2024) dihadiri oleh 33 Pegawai ASN, 43 Penyuluh Pertanian, dan 19 P3K.

Sekretaris Dinas Pertanian Bombana, Husning, menekankan pentingnya penggunaan aplikasi e-KINERJA untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Dengan menerapkan e-KINERJA, diharapkan ASN dan P3K dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.

“Jumlah ASN yang besar harapannya kinerja meningkat, pelayanan dan kepuasan masyarakat juga semakin meningkat hingga mencapai titik loyalitas pelanggan yang senantiasa menunggu layanan lainnya.” ujar Husning

Dalam sosialisasi ini, narasumber dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Mansur Sigia menjelaskan bahwa e-KINERJA merupakan instrumen penilaian kinerja ASN. Distan menjadi salah satu dari 10 pilot project implementasi aplikasi e-KINERJA Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saat ini sangat penting digitalisasi dalam penilaian kinerja dan e-KINERJA dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas ASN,” jelas Mansur

Sosialisasi juga mencakup materi tentang Pengelolaan Kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 06 Tahun 2022.

Peserta Pelatihan saat menerima materi
Peserta Pelatihan saat menerima materi

Para peserta dilatih untuk memahami pengoperasian aplikasi e-KINERJA, dan mereka secara aktif terlibat dalam simulasi penggunaan sistem tersebut. Irna Rochatiningrum dan Andi Satriani memberikan pandangan praktis serta solusi untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Distan Pertanian Kabupaten Bombana berharap mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih fleksibel dan memperkuat kinerja ASN dalam mendukung program-program pemerintah. (Kominfos)