Badan Kesbangpol Bombana Gencar Sosialisasi Perekrutan Paskibraka

Bombana, SultraNET.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana terus menggalakkan sosialisasi perekrutan Paskibraka tahun 2024 sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter bangsa.

Kabid Bina Idiologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Bombana, Hj. Suarni, SP.MM, beserta tim, melaksanakan kegiatan tersebut di beberapa sekolah sejak Selasa, 23 Januari 2024.

Sosialisasi dilakukan di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kecamatan Poleang dan sekitarnya. Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SMA Swasta Tontonunu, meskipun kondisi fisik sekolah terlihat belum memadai, namun semangat siswa tetap tinggi dalam mendengarkan penyampaian terkait persyaratan dan proses pendaftaran Paskibraka.

Hj. Suarni menjelaskan syarat-syarat umum pendaftaran Paskibraka tahun 2024, memberikan penekanan pada tinggi badan yang menjadi salah satu kriteria penting. Dalam arahannya, ia menegaskan peran Paskibraka sebagai garda terdepan dalam memperingati kemerdekaan negara, bukan hanya sebagai peserta upacara bendera.

“Paskibraka adalah salah satu wadah untuk membentuk karakter anak bangsa yang tangguh, disiplin, dan memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi,” ujarnya. Kamis (25/1/2024).

Kabid Bina Ideologi ini juga menyoroti bahwa seleksi calon Paskibraka akan dilakukan secara online, memberikan peluang yang sama bagi semua siswa. Suarni berharap para guru mendampingi siswa dalam melakukan pendaftaran, memandu mereka untuk memiliki peluang sebaik mungkin. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan direncanakan untuk menyampaikan informasi rekrutmen Paskibraka ke berbagai Sekolah Menengah Atas/Kejuruan di Kabupaten Bombana.

Tim Kesbangpol Kabupaten Bombana disambut baik oleh para guru di SMA Tontonunu, yang mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan terkait rekrutmen Paskibraka. Gencarnya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa dan mendukung terbentuknya Paskibraka yang berkomitmen dan memiliki karakter yang kuat. (Kominfos)




Danramil 1431-01/Rumbia pimpin Kerja bakti Bersihkan Saluran Air Cegah Banjir dan Demam Berdarah Dengue

Bombana, SultraNET | – Sebagai salah satu wujud nyata TNI Manunggal bersama rakyat, Anggota Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, dibawah pimpinana Kapten Inf Syafaruddin, bersama anggota Polsek Rumbia, Camat Rumbia Tengah, Lurah Kampung Baru, dan masyarakat setempat bergotong royong dalam kegiatan kerja bakti  pembersihan saluran air (got) di Kelurahan Kampung Baru, Rumbia Tengah, Bombana dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, mencegah potensi banjir, serta meminimalisir penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dapat disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh Anggota Koramil 01/Rumbia dan Polsek, tetapi juga diikuti oleh Camat Rumbia Tengah, Dr. Andi Muslimin beserta staf, Kapolsek Rumbia Ipda Rahman, SH bersama anggota, Lurah Kampung Baru, dan puluhan warga Kelurahan Kampung Baru. Semua pihak bersatu dalam upaya membersihkan saluran air guna menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, menekankan pentingnya kegiatan kerja bakti ini sebagai upaya bersama dalam mencegah bencana banjir dan penyakit DBD. Ia mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang turut serta dalam kegiatan tersebut, serta berharap agar semangat gotong royong ini dapat terus dijaga demi terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Dengan semangat gotong royong yang terlihat kuat dalam kegiatan kerja bakti ini, diharapkan dapat terbentuk kepedulian yang lebih besar dari masyarakat terhadap lingkungannya.” Ujar Danramil

“Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lainnya dalam menjaga kebersihan dan mencegah potensi bencana. Dengan demikian, kerja bakti bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang berkelanjutan.” Tegas Syafar

Camat Rumbia Tengah, Dr. Andi Muslimin, menyampaikan apresiasi atas kerjasama semua pihak yang terlibat dalam kerja bakti tersebut.

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, dan kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mewujudkannya” Tutup Andi Muslimin




Dinas Sosial Bombana Tinjau Kondisi Lansia Penerima PKH

Bombana, Sultranet.com | Dinas Sosial Kabupaten Bombana turun langsung untuk meninjau kondisi Ibu Minarti, seorang lansia tunggal penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tongkeseng, Kecamatan Tontonunu, pada Selasa (23/1/2024).

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga kurang mampu, khususnya lansia tunggal seperti Ibu Minarti. Sebagai penerima PKH, Ibu Minarti mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki pekerjaan atau mata pencaharian lain selain mengandalkan bantuan sosial PKH. Kondisinya semakin memperihatinkan karena saat ini Ibu Minarti mengalami sakit-sakitan.

Dalam pertemuan dengan petugas Dinas Sosial, Ibu Minarti menyampaikan harapannya agar kedua cucunya yang masih sekolah dapat masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan bantuan PKH komponen Pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Andi Matahari, menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Pemerintah Desa Tongkoseng untuk menindaklanjuti harapan Ibu Minarti.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bombana untuk melihat apakah kedua cucu Ibu Minarti bisa dimasukkan dalam satu Kartu Keluarga,” ujar Andi Matahari.

Lebih lanjut, Andi Matahari menyampaikan bahwa jika kondisinya memungkinkan, kedua cucu Ibu Minarti berhak mendapatkan bantuan PKH dari komponen Pendidikan, dengan proses melalui Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dinas Sosial akan berupaya mengakomodir dengan menghubungkan warga kurang mampu, terutama lansia tunggal, dengan berbagai program bansos, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. (Kominfos)




Kolaka Utara Jadi Tuan Rumah Peringatan HJL dan HPRL di 2025

Luwu Timur, Sultranet.com – Dalam puncak peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-756 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-78 di Stadion H. Andi Hasan Opu To Hatta, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kolaka Utara diumumkan sebagai tuan rumah untuk kegiatan bersejarah Tanah Luwu pada tahun 2025 mendatang. Selasa 23 Januari 2024

Bupati Luwu Timur, H. Budiman, secara resmi menyampaikan permintaan kepada Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, dan Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, S.Kel, M.Si.

“Ini adalah Kesadaran spiritual kita tiap tanggal 23 memperingati HJL dan HPRL, tahun depan Kolaka Utara menjadi tuan rumah. Berdiri dulu pak bupati, mana Ketua DPRDnya,” ujar Budiman dalam sambutannya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, dan Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari, turut hadir dalam momen tersebut. Wilayah Kabupaten Kolaka Utara dikenal sebagai tempat tinggal bagi Wija To Luwu, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Luwu Timur.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, menyatakan, pada prinsipnya, Kolut siap menjadi tuan rumah. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai peluang untuk mempromosikan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Kolaka Utara.

“Ini tidak hanya sebagai ajang penguatan persaudaraan Luwu, tetapi juga sebagai ajang budaya dan wisata.” ujar Sukanto Toding

Dia juga menambahkan pihaknya berkomitmen untuk menjadikan peringatan HJL dan HPRL ini sebagai momentum positif.

“Selain memupuk semangat persatuan, kami juga ingin memberikan kontribusi positif dalam pembangunan dan promosi pariwisata di Kolaka Utara.” tegasnya

(Sumber : Kominfo)




Satpol PP Bombana tertibkan Alat Peraga Kampanye

Bombana, SultraNET.com | Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bombana, Rusman, S.Pd., M.Si, memerintahkan Kepala Bidang Perizinan Penanaman Modal dan Pertanahan (PPUD) untuk melakukan tindakan penertiban terhadap alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Tindakan ini dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, serta untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilihan umum mendatang. Selasa 23 Januari 2024

Aksi penertiban ini merupakan respons terhadap laporan dari Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) yang merujuk pada Peraturan Daerah (PERDA) K3 terkait penggunaan alat peraga kampanye yang tidak sesuai aturan. Petugas Satpol PP Kabupaten Bombana melakukan pemantauan intensif terhadap berbagai lokasi, termasuk trotoar, taman kota, dan area publik lainnya.

Kasi Binwaslu, La Ode Sahidun, S.Si, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan aman menjelang pemilihan. Alat peraga kampanye yang melanggar aturan dapat menciptakan ketidaknyamanan dan dampak negatif pada lingkungan sekitar.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam operasi penertiban tersebut, Satpol PP Kabupaten Bombana berhasil mengamankan sejumlah alat peraga kampanye dan spanduk yang melanggar aturan, seperti spanduk yang terpasang di lokasi terlarang, baliho yang melebihi ukuran yang diizinkan, dan atribut kampanye yang tidak sesuai dengan standar.

Sementara itu, Kasatpol PP Bombana, Rusman, S.Pd., M.Si menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penertiban secara berkala. Ia juga mengajak semua pihak untuk mematuhi aturan dan berpartisipasi dalam menciptakan pemilihan umum yang kondusif, sehat, dan demokratis.

“Mari kita semua menjaga suasana kondusif agar pemilu berjalan damai dan aman,” singkatnya. (Kominfos)




Inspektorat Bombana Lakukan Reviu Pengelolaan Keuangan Desa untuk Tahun Anggaran 2023

Bombana, SultraNET.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana memulai Pelaksanaan Reviu Pengelolaan Keuangan Desa Tahun Anggaran 2023 sejak Senin, 22 Januari 2024, di kantor Inspektorat Bombana. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan keuangan di tingkat Desa.

Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Muslihin, SP, Selasa (23/1/2024) menjelaskan bahwa kegiatan Reviu Pengelolaan Dana Desa dilaksanakan oleh Inspektur Pembantu Wilayah III bersama tim, antara lain Pengendali Teknis Tony Surya Utomo, S.IP, dan Ketua Tim Indra Jaya, S.IP.

Proses reviu ini didasarkan pada Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang pedoman pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, dan Permendagri Nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa.

Objek pemeriksaan Reviu Pengelolaan Keuangan Desa mencakup 122 Desa se-Kabupaten Bombana. Tujuan dari reviu ini adalah memastikan bahwa pengelolaan dan pertanggungjawaban Keuangan Desa Tahun Anggaran 2023 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tony, sebagai Pengendali Teknis, menyampaikan instruksi kepada Kepala Desa, Sekertaris Desa, dan Bendahara untuk selalu siaga selama kegiatan Reviu Keuangan Desa.

Dokumen yang diperlukan dalam reviu ini mencakup APBDes Tahun Anggaran 2023, SPJ Dana Desa Tahun Anggaran 2023, Rekapitulasi Realisasi Laporan Keuangan LK Tahun Anggaran 2023, Rekap Pajak dan Bukti Penyetoran Pajak, Register Kwitansi Belanja, Rekap SP2D Tahun Anggaran 2023, dan Rekening koran per 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023.

“Harapan Kami kedepan Setelah dilaksanakan Reviu pengelolaan Keuangan Desa ini, terjadi peningkatan kualitas terkait penyusunan , Pelaporan SPJ Keuangan Desa dan ketepatan waktu dalam melunasi pajak di Desa Se-Kabupaten Bombana”. ujar Irban III. (Kominfo)




Babinsa, Pemerintah Desa, Dan Masyarakat Desa Lemo Bersinergi Kerja Bakti Bersihkan Pasar

Bombana, SultraNET. | Sebuah upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat terus dilakukan Oleh Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana, kali ini Pasar Rakyat Desa Lemo, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana yang menjadi sasarannya. Selasa, 23/1/2024

Babinsa Desa Lemo, Serda Jusaman, memimpin kegiatan kerja bakti pembersihan pasar bersama warga masyarakat Desa Lemo, guru beserta siswa SMP 21 Poleang Tenggara. Tujuan dari kegiatan ini adalah membersihkan sampah-samaph guna mencegah genangan air dan banjir yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga diikuti Kepala Desa Lemo Bapak Hasan, beserta puluhan masyarakat Desa Lemo, Guru, dan siswa dari SMP 21 Poleang Tenggara. Semua pihak terlibat secara aktif dalam membersihkan pasar, menunjukkan sinergi yang baik antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Babinsa Desa Lemo, Serda Jusman, menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan ini. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan bekerjasama membersihkan pasar, diharapkan dapat menciptakan suasana yang nyaman dan sehat bagi seluruh warga. Ia juga menegaskan pentingnya peran semua elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Desa Lemo, Bapak Hasan, turut memberikan tanggapannya terkait kerja bakti ini. Beliau menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif semua pihak dalam membersihkan pasar. Menurutnya, kebersihan pasar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat.

Kerja bakti ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI-AD khususnya  Babinsa, Pemerintah Desa, dan masyarakat dapat mencapai hasil yang baik. Pasar Rakyat Desa Lemo kini bersih dan terawat, siap melayani kebutuhan masyarakat dengan lebih baik. Semangat gotong-royong dan kesadaran akan kebersihan lingkungan perlu terus ditanamkan demi menciptakan Desa Lemo yang lebih baik di masa depan.




Dihadapan Saudagar Tanah Luwu, Pj Bupati Kolut Paparkan Potensi Daerah

Lutim, SultraNET. | Temu Saudagar Tanah Luwu menjadi salah satu agenda penting perayaan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-756 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-78, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Senin malam (22/1/2024).

Pada kesempatan itu, Dr. Ir Sukanto Todong, MSP, MA, selaku Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara (Kolut) yang turut hadir memaparkan potensi luar biasa Kabupaten Kolaka Utara.

“Potensi sumberdaya alam Kabupaten Kolaka Utara Nikel kurang lebih 500 juta ton, perikanan laut 15.388 ton pertahun, Budidaya 42.590 ton pertahun, Kakao Luas lahan 78, 971,10 ton dengan produksi 60.186,10 ton,” ungkapnya.

Sukanto Toding memaparkan berbagai aspek meliputi pertanian, pariwisata dan hotel, dimana Kabupaten itu memiliki 59 objek wisata dan 29 hotel.

Pada aspek Pertanian, ia menyebut dalam menghadapi tantangan pertanian kakao, seperti keberlanjutan sumber daya alam dan pengembangan bibit unggul, penjabat Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga swasta, dan petani.

Dengan tagline “coklatku hidupku dan masa depanku coklat” menekankan peran kakao sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Kolaka Utara.

“Perkembangan budidaya kakao menghadapi tantangan mulai dari keberlanjutan sumber daya alam hingga sumber daya manusia. Sementara itu, peluang pengembangan bibit kakao varietas unggul dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit perlu diperhatikan,” jelasnya.

Untuk itu, perbankan didorong untuk menyediakan skema kredit yang mendukung petani kakao sebagai investasi dalam pertumbuhan sektor pertanian dan keberlanjutan lingkungan.

Pada pertemuan itu, coklat panas dari olahan kakao Bumi Patowanua disajikan sebagai upaya memperkenalkan produk daerah. Ini mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan sektor sumberdaya alam, terutama kakao, serta menghadapi tantangan pembangunan wilayah dengan pendekatan yang berkelanjutan dan berdaya tahan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur, Drs. H. Budiman, S.Pd, mengucapkan terima kasih atas kehadiran pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka.

“Kami mengapresiasi semangat “wija to luwu” terhadap kehadiran kita semua ditempat ini,” ujar Budiman.

(Sumber : Kominfo Kolut)

 




Kadis DLH Bombana: Penguatan Kapasitas Keuangan SKPD Kunci Keberhasilan Pembangunan Daerah

Gowa, Sultranet.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, Drs. Alimuddin turut menghadiri pembukaan pelatihan penguatan kapasitas bendahara pengeluaran dan pejabat pengelola keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Acara prestisius yang diinisiasi oleh Badan Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara BPK RI ini diadakan di Kabupaten Gowa mulai tanggal 22 hingga 26 Januari 2024.

Kepada awak media, Drs. Alimuddin menegaskan bahwa penguatan kapasitas keuangan SKPD merupakan kunci utama keberhasilan dalam pembangunan daerah.

“Pelatihan ini memiliki peranan strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelolaan keuangan yang akuntabel,” tegasnya. Senin (22/1/2024)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bombana juga mengajak peserta, khususnya yang mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai platform untuk belajar dan mengembangkan wawasan mereka terkait pengelolaan keuangan yang akuntabel.

“Semoga melalui pelatihan ini, kita dapat mencapai peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan,” harap Alimuddin

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai SKPD di Kabupaten Bombana, termasuk Dinas Lingkungan Hidup. Mereka akan diberikan materi yang mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari, serta pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

Selain itu, para peserta akan memperoleh sertifikat sebagai bentuk pengakuan terhadap partisipasi mereka dalam pelatihan ini, yang dapat meningkatkan nilai dalam pengembangan karier di masa depan.

Dengan demikian, pelatihan ini bukan hanya merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas untuk mendukung perbaikan dan pertumbuhan daerah yang lebih baik di masa mendatang. (adv)




Distan Bombana Ikuti Diklat Penatausahaan Keuangan

Bombana, Sultranet.com | Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengutus bendahara keuangan dan pejabat penatausahaan keuangan untuk mengikuti Diklat Penguatan Kapasitas bagi Bendahara Pengeluaran dan Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel. Kegiatan ini berlangsung di Balai Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin (22/1/2024).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si., menekankan perubahan paradigma dalam bidang pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah, termasuk penatausahaan keuangan yang harus dilaksanakan secara relevan, handal, dan akuntabel.

Suasana Pembukaan Kegiatan Diklat
Suasana Pembukaan Kegiatan Diklat

Edy Suharmanto menyadari bahwa SKPD sebagai entitas pelaporan keuangan daerah memainkan peran penting dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“Selalu ada perubahan peraturan, mengharuskan kita untuk selalu menyesuaikan dan menerapkan dengan ketentuan yang baru. Ini harus dipahami dan dikuasai sebagai pengelola keuangan daerah, agar terhindar dari kesalahan prosedur bahkan kerugian daerah,” ungkap Edy Suharmanto.

Pj. Bupati menegaskan perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan. Hal ini dianggap penting agar setiap pejabat pengelola keuangan di SKPD mampu menciptakan pengendalian manajemen yang semakin efektif dan efisien.

Diklat ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai SKPD di Kabupaten Bombana. Para peserta akan mendapatkan materi-materi yang mendukung tugas sehari-hari bendahara pengeluaran dan pejabat penatausahaan keuangan SKPD.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bombana, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana. (Kominfos)