Cegah Banjir dimusim Hujan, Koramil Rumbia ajak Masyarakat Lantowua kerja Bakti
Bombana, SultraNET. | Dalam upaya mencegah terjadinya banjir di musim hujan, anggota Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana bergandengan tangan dengan masyarakat Dusun 2 Desa Lantowua Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas saluran drainase. Senin, 25/12/2023
Dalam pelaksanaan kerja bakti, anggota Koramil dan masyarakat setempat fokus pada pembersihan saluran dan drainase. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar lingkungan tetap bersih, aman dari potensi banjir, dan terhindar dari penyakit.
Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini merupakan langkah konkret untuk melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar demi kesejahteraan bersama.
“Kami berharap melalui kerja bakti ini, kita dapat mencegah potensi banjir dan menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Anggota Koramil 01/Rumbia dan Masyarakat bahu membahu membersihkan saluran air
Kepala Desa Lantowua, Irwan, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Koramil dan masyarakat, sembari mengajak seluruh masyarakat Desa Lantowua untuk terus mendukung kegiatan bersih-bersih.
“Gotong royong ini adalah bentuk solidaritas untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi seluruh warga,” kata Irwan,
Masyarakat sekitar memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Mereka berpendapat bahwa melalui kerja bakti, mereka tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara mereka.
Kondisi Saluran Air sebelum dan sesudah di bersihkan Anggota Koramil 01/Rumbia dan Masyarakat
“Kami bangga bisa turut serta menjaga lingkungan ini bersama Koramil. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkap salah seorang warga.
Upaya bersama Koramil 1431-01/Rumbia dan masyarakat Dusun 2 Desa Lantowua ini menjadi contoh nyata kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat.
Jelang Perayaan Natal PJ. Bupati Edy Suharmanto Pantau Persiapan Gereja
Bombana, Sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., melaksanakan kunjungan penting ke sejumlah gereja yang terletak di Kecamatan Rumbia dan Rarowatu Utara. Minggu (24/12/2023).
Tujuan kunjungannya adalah untuk memantau persiapan gereja serta memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat yang akan mengikuti ibadah perayaan Natal.
Bersama unsur Forkopimda, Pj. Bupati Edy Suharmanto dengan tegas menyatakan komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran perayaan Natal di wilayah Bombana.
“Kami hadir untuk memastikan agar perayaan Natal khususnya di wilayah kami berjalan aman dan lancar,” ujar Pj. Bupati.
Selama kunjungannya, Edy Suharmanto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas keterlibatan aktif mereka dalam mempersiapkan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman serta tertib.
“Kerjasama yang terjalin dengan baik antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menyambut perayaan ini dengan lancar,” tambahnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersamaan dan keamanan masyarakat di tengah merayakan Natal dan menyambut tahun yang baru.
“Kita berharap perayaan Natal akan berlangsung dengan damai, penuh kebersamaan, dan memberikan sukacita,” tandasnya. (Kominfo).
Cegah Air Meluap Saat Hujan, Koramil dan Masyarakat Poleang Bersihkan Got yang Penuh Sampah
Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat Kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, bergerak cepat untuk mencegah potensi banjir akibat air meluap saat hujan dengan melakukan Kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air dan selokan, Minggu (24/12/2023)
Dalam aksi bersih-bersih ini, sekitar 20 Personel Koramil 03/Poleang turut serta, bergandengan tangan dengan puluhan warga masyarakat Kelurahan Boepinang.
Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, memimpin langsung kegiatan ini, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih untuk mencegah terjadinya banjir. Ia menyebut bahwa kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab Prajurit, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami berkolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Kondisi Saluran air sebelum dibersihkan Oleh Personel Koramil dan Masyarakat Poleang
Sementara itu, Lurah Boepinang, Suryamin Baking memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan bersih-bersih tersebut.
“Ini adalah langkah yang sangat positif untuk menjaga kebersihan lingkungan kita. Semua warga Boepinang sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.
Menurut Suryamin, kebersihan saluran air dan selokan sangat krusial untuk mengantisipasi genangan air saat musim hujan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat kami secara umum untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” tandasnya.
Kondisi Saluran air setelah dibersihkan
Pembersihan saluran air dan selokan ini menjadi bukti konkret sinergi antara Koramil 1431-03/Poleang dan masyarakat Kelurahan Boepinang dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah dampak banjir.
Upaya bersama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memotivasi wilayah lain untuk mengadopsi langkah serupa dalam menjaga kelestarian lingkungan. (SBU)
Pj Bupati dan Kapolres Bombana Cek Kesiapan Pos Terpadu Natal dan Tahun Baru
Bombana, SultraNET. | Penjabat (PJ) Bupati Bombana, Edy Suharmanto, bersama Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bombana, AKBP Rony Syahendra, melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Lantari Jaya. Sabtu (23/12/2023)
Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyampaikan bahwa kunjungan mereka di pos pengamanan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya Natal dan Tahun Baru.
“Kami ingin memastikan segala persiapan telah dilaksanakan dengan baik,” ujar Edy Suharmanto
Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri itu berharap Pos Terpadu Natal dan Tahun Baru di Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Lantari Jaya menjadi pusat pengamanan yang efektif dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Terlebih Pos Terpadu Rumbia yang merupakan pusat kota Bombana,” tandasnya. (IS)
Pagi Buta, Personel Koramil Kabaena, dan Polsek Serbu Pasar Rakyat Dongkala
Bombana , SultraNET. | Pagi ini, sorotan tertuju pada Pasar Rakyat Kelurahan Dongkala di Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Sekitar 100 orang, terdiri dari TNI, Polri, Staf Kecamatan, Kelurahan, Siswa-siswi SMU 05 Bombana, masyarakat dan Pedagang, melaksanakan aksi serbuan di pasar tersebut. Sentuhan tegas dari Personel Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana memberikan harapan baru untuk membangkitkan kesejahteraan pasar ini. Sabtu, 23/12/2023
Tidak hanya terbatas pada pembenahan fisik pasar, personel TNI, Polri, masyarakat, serta siswa-siswi turut ambil bagian dalam aksi Kerja Bakti yang dikoordinir oleh Koramil 1431-02/Kabaena. Pasar yang selama ini kurang mendapat perhatian, kini menggeliat kembali dengan semangat baru.
Personel TNI, Polri dan Masyarakat Kerja Bakti bersihkan pasar Rakyat Dongkala
Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris, menekankan bahwa kegiatan kerja bakti adalah langkah nyata TNI-AD untuk menjaga kebersihan, mencegah banjir, dan penyakit.
“Menghadapi musim hujan ini, fokusnya kita adalah membersihkan kompleks pasar yang masih dipenuhi sampah, plastik-plastik, dan limbah lain yang dapat menimbulkan risiko banjir dan penyakit” ujarnya.
Lurah Dongkala Abadi mengatakan, “Kami selaku pemerintah kelurahan Donggala mewakili segenap masyarakat Kelurahan Donggala sangat berterima kasih atas kerjasama dari pihak TNI dengan masyarakat dalam melaksanakan Karya Bakti ini.”
TNI, Polri, Masyarakat, dan siswa-siswi Bahu membahu bersihkan pasar Rakyat Dongkala
Ia menambahkan, “Dengan keterlibatan ini, semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam bergotong-royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.” ucap Abadi
Salah satu pedagang, Maman, juga memberikan tanggapan positif terhadap kehadiran TNI dalam aksi pembenahan pasar. Mereka menyampaikan bahwa inisiatif dari Koramil Kabaena memberikan semangat baru bagi mereka.
“Kami merasa didukung dan diapresiasi. Semoga kedepannya pasar ini semakin bersolek dan menjadi pusat perbelanjaan yang lebih baik,” tutup maman. (SBU)
Mega Proyek 208 M Tak Berfungsi, PT. Antam Pomalaa Dilaporkan di Kejagung RI
Jakarta, SultraNET. | Proyek pembangunan Conveyor Belt sebagai salah satu bagian dari Mega Proyek Modernisasi dan Optimasi Pabrik Feronikel Pomalaa dan Pembangunan Coal Fired Power Plant (MOP-PP) PT. Antam, Tbk Pomalaa kembali dilaporkan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Kamis (21/12/2023)
Pelapornya adalah Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (DPD LAKI Sultra) dan Himpunan Pemuda Pergerakan Mahasiswa Indonesia Sultra (HIPPMI Sultra)
Proyek ambisius yang menelan biaya sebesar US$13,5 juta yang jika dirupiahkan dengan kurs saat ini senilai 208 milyar lebih dimana pengerjaannya oleh pemenang tender PT Wijaya Karya Tbk yang dikerjakan pada tahun 2012 hingga 2013 lalu itu dilaporkan karena mangkrak yang diduga kuat akibat gagal konstruksi.
Ketua DPD LAKI Sultra Mardin Fahrun menjelaskan kehadiran mereka di Korps Adhyaksa itu untuk melakukan aksi demonstrasi sekaligus memasukkan laporan resmi lantaran PT. Antam Tbk dinilai tidak tersentuh penegakan hukum kendatipun telah dilaporkan oleh beberpa NGO (Non Government aorganization) lokal sebelumnya.
“Conveyor Belt PT. Antam, Tbk di Pomalaa ini terkesan mangkrak dan gagal kontruksi sehingga tidak digunakan,” ujar Mardin Fahrun
DPD LAKI Sultra dan HIPPMI Sultr saat Aksi di Kejagung RI
Ditempat yang sama Ketua Umum HIPPMI Sultra, Ismail menilai Pembangunan Mega Proyek Conveyor Belt yang menelan anggaran ratusan milyar hanya sebatas pajangan tanpa ada asas manfaatnya.
“Conveyor Belt PT. Antam Tbk itu hanya pernah digunakan beberapa waktu saja. Selebihnya hanya pajangan bagaikan monumen bangunan tua,” tegas Ismail.
Untuk itu, ia mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan kasus yang menelan anggaran ratusan milyar rupiah itu.
“Kami akan terus mengawal laporan yang telah kami masukkan ini dan sejauh mana penanganannya, kasus Conveyor Belt harus diungkap secara terang benderang,” tandasnya. (IS)
20 Tahun Terpisah, Pria di Samarinda ini Cari Informasi Orangtuanya di Bombana
Bombana, SultraNET. | Setelah lebih dari 20 tahun lamanya meninggalkan Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat berusia 15 tahun, Rusman (35) seorang pria suku Bugis Bone yang saat ini berada di Samarinda Kalimantan Timur meminta bantuan warga net bombana menemukan informasi keberadaan orang tua dan saudara saudanya yang telah hilang kontak darinya sejak lama.
Kepada awak media ini, Ratna yang diketahui merupakan istri dari sahabat Rusman meminta bantuan agar mencarikan informasi tetang keluarga dari sahabat suaminya itu.
“Tolong pak dibantu carikan keluarga teman suami saya ini di Bombana, sudah 20 tahun tidak ada kabar keluarganya,” ujarnya via pesan massanger.
Ia berharap agar melalui berita ini, pembaca dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada keluarganya yang mungkin masih berada di Bombana atau sekitarnya. Ia memiliki kenangan bahwa orang tuanya, Andi Napi (ayah) dan Siti Darwiah (ibu), tinggal di Bombana di area Pasar Senggol Kasipute yang berdekatan dengan Pelabuhan.
Menurut ingatan Rusman, saat itu mereka bertetangga dengan Ambo Baco, seorang pengusaha ikan dan udang. Ia memiliki saudara bernama Suryani dan Darmawati. Kepergian Rusman dari Bombana terjadi sekitar 20 tahun lalu, dan selama ini, ia kehilangan kontak dengan keluarganya.
“Ia sangat merindukan keluarganya dan ingin bisa bertemu kembali. Jika ada yang tahu atau mengenal mereka, tolong sampaikan,” ujarnya
Apabila ada informasi atau kontak yang dapat membantu Rusman untuk mendapatkan kabar keluarganya, mohon hubungi nomor telepon Ratna : +62 852-4900-2325 atau Kontak media ini : 0853 5995 4884. Setiap bantuan dan informasi sangat dihargai demi menyatukan kembali keluarga yang terpisah selama dua dekade ini.
Pewarta : Idris Hayang
Peringati Hari Ibu, Polres Bombana Dorong Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan
Bombana, SultraNET. – Dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-95, Polres Bombana menggelar upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan anggota Polres Bombana, termasuk Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K., M.H. yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, bertempat di Lapangan Apel Polres Bombana. Jumat, 22 Desember 2023, pukul 08.05 Wita.
Pada kegiatan yang mengusung tema “Mengenang dan Menghargai Perjuangan Perempuan Indonesia,” itu, Wakapolres Bombana mengingatkan bahwa peringatan ini tidak hanya sekadar sebagai “Mothers Day,” tetapi memiliki sejarah panjang dalam perjuangan perempuan Indonesia.
“Pada tanggal 22 Desember 1928, Kongres Perempuan Pertama di Yogyakarta menjadi tonggak bersejarah dalam pergerakan perempuan Indonesia. Ini adalah titik penting yang menandai bangkitnya gerakan perempuan untuk berorganisasi secara demokratis tanpa membedakan agama, etnis, dan kelas sosial,” ungkap Wakapolres.
Suasana khidmat Upacara Hari Ibu
Momen ini kemudian diresmikan sebagai Hari Ibu oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur. Wakapolres menyampaikan pentingnya mengenang dan menghargai perjuangan perempuan dalam merebut dan mengisi kemerdekaan.
“Saya ingin mengajak seluruh pihak yang hadir untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memberdayakan perempuan di berbagai bidang. Bersama perempuan, kita wujudkan Indonesia Emas 2045. Perempuan berdaya, Indonesia maju,” tegasnya.
Foto Bersama usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ibu
Dalam kegiatan ini, turut hadir PJU Polres Bombana, para Kapolsek jajaran, personel Polres Bombana, serta Wakil Ketua Bhayangkari cabang Bombana, Ny. Astry Damayanti Reda, beserta pengurus cabang Bhayangkari Bombana. Keberadaan Bhayangkari sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan dukungan dan komitmen untuk terlibat dalam upaya pemberdayaan perempuan.
“Ini adalah momentum untuk menguatkan upaya bersama dalam mewujudkan peran perempuan yang semakin berdaya dan berarti dalam pembangunan Indonesia,” tandasnya. (ResBom)
Saluran Air Tersumbat, TNI dan Masyarakat Bahu Membahu Membersihkannya
Bombana, SultraNET. | Saluran air yang tersumbat di Lingkungan 3 Kelurahan Lampopala Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, menjadi fokus utama kegiatan Gotong Royong Personil Koramil 1431-01/Rumbia dan masyarakat setempat. Jumat, 22 Desember 2023
Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan mencegah terjadinya banjir, kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat dan kerjasama. Saluran air yang sebelumnya tersumbat oleh berbagai material seperti rumput, sampah dan lumpur, kini kembali lancar berkat usaha bersama ini.
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Lampopala Bersihkan Got di Kel Lampopala
Kapten Inf Syafaruddin menjelaskan, Keterlibatan TNI dalam kegiatan ini adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Bersama-sama dengan masyarakat, kami berusaha menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama.” Lanjut Syafaruddin
Ditempat yang sama, Lurah Lampopala, Idrus S.Sos. M.AP, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja sama dari pihak TNI dengan masyarakat Lampopala dalam melaksanakan karya bakti.
Ia menyebut dengan keterlibatan TNI, semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam bergotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Lampopala Bersihkan Got di Kel Lampopala
“Ini bukan hanya membersihkan saluran air, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan demi kesejahteraan bersama.” simgkatnya (SBU)
Operasi Lilin Segera Dimulai, Polres Bombana Cek Kesiapan Personil
Bombana, SultraNET. | Polres Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara lakukan Apel Gelar Pasukan untuk mengecek kesiapan akhir personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kamis (21/12/2024)
Dalam rangka pengamanan Nataru, Polri didukung TNI, K/L, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder dengan sandi “Operasi Lilin 2023” selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H saat memimpin Apel menjelaskan pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus dipastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar.
“Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok” jelas Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H membacakan sambutan Kapolri
Foto bersama stakeholder terkait
Ia menekankan hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.
Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang, meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Selain itu, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi,” bebernya.
Operasi ini melibatkan 129.923 personel di seluruh Indonesia yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.
Pada Nataru tahun ini, Polri dan stakeholder terkait telah memetakan permasalahan kamseltibcar lantas dan kamtibmas yang harus diwaspadai. Pada sisi kamseltibcar lantas, Polri bersama stakeholder terkait telah menerbitkan SKB yang memuat tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, pengendalian arus lalu lintas penyeberangan laut dan penundaan perjalanan.
Dalam rangka mengantisipasi kepadatan penumpang pada titik pelayanan moda transportasi umum, bakal dilakukan pengaturan jadwal keberangkatan, mendorong pembelian tiket secara online, dan pengaturan arus keluar masuk bersama dengan stakeholder terkait.
“Akan dilaksanakan patroli rutin untuk mencegah terjadinya kejahatan,” tegasnya.
Selanjutnya pada sisi kamtibmas, untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung dengan aman dan khidmat, bakal dipastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi dengan melibatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan sebagai wujud toleransi beragama.
“Kita pastikan kehadiran negara pada setiap kegiatan ibadah masyarakat,” imbuhnya.
Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H saat membacakan sambutan Kapolri
Ancaman terorisme juga menjadi tantangan yang serius. Untuk itu, kedepankan deteksi dini dan preventive strike untuk mencegah pelaku teror melancarkan aksinya, bakal dilakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah dapat memastikan tidak ada letupan sekecil apapun dalam pelaksanaan ibadah Natal ataupun malam pergantian tahun.
Pada pengamanan perayaan malam tahun baru, bakal dilakukan pengamanan pada setiap giat keramaian dengan maksimal, terutama yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Selain itu, dilakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan pada lokasi kegiatan secara humanis.
“Bakal kita tingkatkan pengawasan distribusi handak komersial maupun petasan agar kegiatan berjalan dengan aman,” bebernya.
Untuk mengantisipasi kejahatan konvensional, bakal dilakukan patroli rutin pada objek vital, pusat ekonomi dan wisata, daerah rawan kejahatan serta pemukiman. Sosialisasikan kepada masyarakat yang akan bepergian dalam waktu lama agar melapor kepada petugas setempat dan disediakan layanan penitipan kendaraan pada kantor-kantor kepolisian.
Terkait bencana alam, bakal disiapkan tim tanggap bencana, rehabilitasi dan sarpras pendukung pada jalur rawan longsor, pelabuhan serta lokasi wisata alam. Bakal ditingkatkan juga edukasi kepada masyarakat dan koordinasi dengan BMKG untuk melakukan sosialisasi informasi cuaca, sehingga kita mampu memberikan quick response guna memitigasi dampak bencana.
“Yang tak kalah penting adalah dilakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga Bapokting, pelaku usaha diimbau agar tidak melakukan penimbunan stok. Apabila diperlukan, akan dilakukan gakkum secara prosedural,” tandasnya. (ResBom)