Cegah Penyebaran Wabah Demam Berdarah dan Banjir, Babinsa Koramil 01/Rumbia Kerja Bakti Bersama Masyarakat Kelurahan Kasipute

Bombana, SultraNET. | Untuk mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan Anggota Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Kasipute, Serda Juni, bersama-sama dengan masyarakat setempat, turut serta dalam kegiatan karja bakti pembersihan draenase di sepanjang jalan Lingkungan 4 kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya banjir dan penyebaran wabah Demam Berdarah (DBD) di wilayah tersebut. Minggu, 21/1/2024

Saluran air yang menjadi fokus pembersihan oleh warga dan Babinsa sebelumnya mengalami penyumbatan, mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan lancar dan menjadi pemicu banjir saat turun hujan. Masyarakat bersama Babinsa tampak kompak, saling bahu-membahu membersihkan saluran yang terhambat oleh rumput dan mengalami pendangkalan, sehingga menghambat aliran air.

 

 

Serda Juni, Babinsa Kelurahan Kasipute, menyampaikan gambaran bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menangani isu kesehatan masyarakat.

“Melalui kerja bakti ini, kita ingin memberikan kontribusi nyata dalam pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kita. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari risiko penyakit.” Ujar Juni

Lurah Kasipute, Agusalim, SE, menambahkan, “Kebersihan lingkungan adalah kunci untuk menghindari penyakit DBD. Dengan melibatkan semua elemen masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga sehat dan aman.” Ucap Agusalim

Keterlibatan masyarakat dan anggota Koramil dalam kegiatan kerja bakti ini menjadi wujud konkret dari kolaborasi untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan pembersihan saluran air yang rutin, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan penyebaran penyakit, menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.




Rumah Roboh Akibat Puting Beliung, BPBD Bombana Bergerak Cepat

Bombana, Sultranet.com – Cuaca buruk pada Sabtu, 20 Januari 2024, sekitar pukul 11.00 Wita, menyebabkan musibah di Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya. Sebuah rumah milik Wayan Suparta (57 tahun) roboh setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat angin puting beliung.

Dian Subiantoro, Kepala Desa Anugerah, langsung melaporkan kejadian ini ke Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Bombana. Meskipun seluruh anggota keluarga selamat, rumah tersebut mengalami kerusakan parah dengan estimasi kerugian mencapai kurang lebih 5 juta Rupiah.

TRC BPBD Kabupaten Bombana, diinstruksikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bombana, Drs. Hasdin Ratta, M.Si, untuk segera bertindak. Mereka bergegas menuju lokasi bencana untuk mengevaluasi dan memberikan bantuan terkait musibah tersebut.

Hasdin Ratta, Kalaksa BPBD, mengingatkan seluruh warga agar tetap waspada mengingat wilayah Bombana telah memasuki musim penghujan. Ia menekankan bahwa banjir, longsor, dan bencana lainnya bisa terjadi kapan saja. Kepedulian dan peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di musim hujan.

“Banjir,longsor dan bencana lainnya bisa saja terjadi, diharapkan semua warga agar tetap waspada.” tegasnya (Kominfo)




Wujud Kepedulian Kepada Lingkungan, Koramil 03/Poleang Kodim 1431/Bombana Tanam Pohon Cegah Banjir dan Tanah Longsor

Bombana, SultraNET. | Anggota Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana, di bawah Komando Serka Zainal, menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai langkah proaktif dalam mencegah potensi banjir dan tanah longsor di Desa Tanah Poleang, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana. Sabtu, 20/1/2024

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di wilayah tersebut, termasuk Camat Poleang Utara, Nyoman S. Ip, Bhabinkamtibmas Brigadir Kadek Eko, Kepala Desa Tanah Poleang, Muh. Idris, juga ikut serta dalam kegiatan tersebut puluhan warga sekitar.

Dalam upaya meningkatkan ketahanan lingkungan, total 100 pohon ditanam pada kegiatan tersebut, jenis pohon seperti jati, jengkol, dan trembesi. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengurangi risiko bencana alam yang sering mengancam wilayah ini.

Serka Zainal yang mewakili Danramil 03/Poleang menyampaikan pentingnya keterlibatan bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Penanaman pohon bukan hanya tugas TNI, melainkan tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari potensi bencana”. Ucap Zainal

Camat Poleang Utara, Nyoman S. Ip, memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas inisiatif TNI dalam melibatkan masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon. Beliau mengungkapkan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya, sehingga kesadaran untuk menjaga lingkungan semakin meningkat.

Kepala Desa Tanah Poleang, Muh. Idris, juga turut memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberlanjutan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi peran aktif warga untuk menjaga alam sekitar.

“Melalui penanaman pohon, diharapkan Desa Tanah Poleang dapat menjadi lingkungan yang hijau, sehat, dan bebas dari bencana alam” Ujar Idris.

Kegiatan ini menandai komitmen TNI dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan melibatkan berbagai unsur, diharapkan upaya pencegahan bencana alam dapat lebih efektif dan berkelanjutan. (SBU)




Pengurus IPeKB Bombana Terbentuk

Bombana, Sultranet.com | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar pertemuan pemilihan pengurus Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) untuk masa jabatan 2024-2028. Jum’at, 19 Januari 2024, di Aula Rapat DPPKB.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala DPPKB, Abdul Azis, M.Si, dan dihadiri oleh Penyuluh KB (PKB) dan Penyuluh P3K se-Kabupaten Bombana.

Proses pemilihan pengurus DPC IPeKB ini merupakan bagian dari proses demokratisasi di mana anggota organisasi memiliki hak untuk memilih pemimpin yang akan mengelola organisasi selama empat tahun ke depan.

Suasana saat pemilihan berlangsung
Suasana saat pemilihan berlangsung

Dalam pertemuan yang berlangsung transparan dan partisipatif, anggota organisasi memilih ketua, sekretaris, dan bendahara IPeKB.

Abdul Azis, M.Si, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran IPeKB dalam mendukung misi DPPKB.

“Pemilihan pengurus IPeKB ini adalah momen penting untuk memilih para pemimpin yang akan mewakili dan membantu mencapai tujuan bersama.” ujarnya

Hasil pemilihan menyatakan terpilihnya Suhernawati, SKM, sebagai Ketua IPeKB, Fitriani, SKM, sebagai Sekretaris, dan Ramlatia, S.Pd, sebagai Bendahara Pengurus IPeKB.

“Dengan terbentuknya pengurus baru, kami berharap IPeKB tetap aktif dalam mendukung program dan kegiatan DPPKB. PKB sebagai ujung tombak BKKBN memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting di wilayah Kabupaten Bombana.” harap Abul Azis. (Kominfos)




Disos Bombana Verifikasi Data Masyarakat Miskin Penerima Jaminan Sosial Terdampak Stunting 

Bombana, SultraNET.com – Dinas Sosial Kabupaten Bombana terus melakukan update data keluarga kurang mampu, khususnya terkait stunting, untuk dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS). Proses verifikasi data stunting dilakukan di Kantor Dinas Sosial sejak 10 Januari 2024.

Data stunting berasal dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kabupaten Bombana. Dalam verifikasi ini, data stunting dicocokkan dengan data kependudukan di tingkat desa/kelurahan. Jika data stunting sesuai dengan data kependudukan dan belum masuk DTKS, maka data tersebut diusulkan untuk dimasukkan ke dalam DTKS.

“Data stunting dari Dinas Pengendalian Penduduk dan KB yang telah kami terima akan kami verifikasi bersama pemerintah desa/kelurahan. Apabila terdapat masyarakat miskin, kami akan mengusulkan agar mereka masuk dalam DTKS,” kata Jumiati, Operator SIKS-NG Dinas Sosial. Jumat (19/1/2024)

Sebagian data stunting sudah masuk DTKS, sedangkan yang belum akan didorong ke pemerintah desa/kelurahan untuk dimusyawarahkan dan didaftarkan ke dalam DTKS.

Kepala Dinas Sosial Mappatang memastikan bahwa seluruh anak dan balita yang mengalami stunting akan terdata dengan baik dan masuk dalam DTKS, sehingga mendapatkan jaminan sosial.

“Data stunting kami padankan dengan data terpadu kesejahteraan sosial. Bagi yang belum masuk DTKS, kami cek di lapangan dan akan mendaftarkannya. Sehingga nantinya mereka bisa mendapatkan jaminan sosial,” ujar Mappatang.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Sosial, operator SIKS-NG, TKSK, dan desa/kelurahan dengan tujuan menghasilkan data stunting yang akurat dan valid. Diharapkan, masyarakat miskin terdampak stunting dapat menerima bantuan sosial dari pemerintah. (Kominfos)




Jum’at Berkah, Koramil 02/Kabaena dan Persit Ranting 3 Kabaena Berbagi

Bombana, SultraNET . | Hari Jum’at, Tanggal 19 Januari 2024, menjadi momen berkah bagi warga sekitar Kantor Koramil 1431-02/Kabaena di Jalan Wataroda, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana.

Babinsa Serma Suherman, mewakili Danramil 1431-02/Kabaena, bersama anggota dan ibu-ibu Persit Ranting 3 Kabaena, menggelar kegiatan berbagi dengan pembagian snack kepada warga setempat dan pengguna Jalan yang Melintas tersebut.

Dalam pelaksanaan kegiatan Jum’at Berkah tersebut, Serma Suherman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Koramil 02/Kabaena untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat memberikan keceriaan dan menjalin kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Serma Suherman.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu anggota Persit Ranting 3 Kabaena, Ny. Haris, menyampaikan rasa senangnya bisa berpartisipasi dalam kegiatan berbagi ini.

“Kami merasa bahagia dapat berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan memberi warna positif dalam kehidupan mereka,” ujar Ny. Haris dengan senyum ramah

Kegiatan pembagian snack ini menjadi bukti konkret bahwa TNI, melalui Koramil 1431-02/Kabaena, dan Persit Ranting 3 Kabaena memiliki peran aktif dalam membantu dan mendukung kehidupan sosial masyarakat. Semangat kebersamaan dan kepedulian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta berkontribusi dalam membangun kehidupan yang lebih baik bersama-sama. (SBU)




Memasuki Musim Penghujan, Koramil 02/Kabaena Lakukan Bersih-bersih Bersama Masyarakat

Bombana, SultraNET. | Memasuki musim penghujan, Koramil 02/Kabaena Kodim 1431/Bombana bergerak cepat untuk mencegah potensi banjir di Lingkungan 2, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana.

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris, memimpin anggota Koramil dalam kegiatan kerja bakti pembesihan parit. Kegiatan ini bertujuan mencegah penyumbatan drainase akibat tertutupnya saluran air oleh rumput dan sampah. Jumat/19/2024

Pembersihan Parit menjadi fokus utama dalam kerja bakti ini, mengingat kondisi saluran yang sudah tertutup oleh rumput dan sampah. Hal ini dapat menghambat aliran air saat hujan, sehingga berpotensi menimbulkan banjir di wilayah Kelurahan Teomokole.

Anggota Koramil 02/Kabaena, bersama dengan Lurah Teomokole, Muh. Gazali, S.IP, dan staf, bersatu padu dengan puluhan masyarakat dan pemuda setempat.

Peltu Haris Mewakili Danramil 02/Kabaena, menyampaikan pentingnya kerja bakti ini sebagai langkah preventif.

“Kami berharap dengan pembersihan ini, aliran air menjadi lancar, dan potensi banjir dapat diminimalkan,” ungkapnya.

“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kolaborasi antara Koramil, pemerintah setempat, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan aman. Ucap Haris

Lurah Teomokole, Muh. Gazali, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Koramil 02/Kabaena atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam menjaga lingkungan.

“Kerja bakti seperti ini sangat membantu untuk mencegah bencana banjir, terutama di musim penghujan seperti sekarang dan penyebaran Wabah Penyakit Demam Berdarah,” ujarnya.

Salah seorang tokoh pemuda setempat, Asis Dahlan, turut memberikan apresiasi atas kerja bakti yang dilakukan oleh Koramil 02/Kabaena.

“Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semoga dapat menjadi contoh bagi wilayah lain,” tutup Asis




Pemkab Bombana Terima Hasil Penilaian Ombudsman RI

Kendari, SultraNET.com – Pemerintah Kabupaten Bombana yang diwakili langsung Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi menerima hasil penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik Tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Bombana dari Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara. Acara penyerahan hasil penilaian tersebut berlangsung di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sultra pada Kamis (18/1/2024).

Penilaian yang melibatkan berbagai aspek, termasuk kecepatan pelayanan, keterbukaan informasi, dan respons terhadap pengaduan masyarakat, memberikan gambaran terkait kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bombana.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, S.Pd., M.P., secara langsung menyerahkan hasil penilaian kepada Pj. Bupati Bombana sebagai bentuk apresiasi atas upaya dan dedikasi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam meningkatkan standar pelayanan publik. Kabupaten Bombana mendapatkan penilaian zona kuning, menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pelayanan publik di Bombana berada pada tingkat sedang.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyampaikan komitmen kuat pemerintah setempat untuk terus meningkatkan kepatuhan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa hasil penilaian ini akan menjadi dasar dalam merancang langkah-langkah perbaikan yang lebih efektif.

“Saya mohon kesediaan pak Kepala Ombudsman Perwakilan Sultra, bisa membantu kami untuk memberikan pendampingan. Sehingga kami di Bombana bisa mengetahui dan memahami kekurangannya itu disini, dan harus melakukan ini,” ungkap Pj. Bupati.

 

Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si dan Rombongan saat diterima Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, S.Pd.,M.P
Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si dan Rombongan saat diterima Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, S.Pd.,M.P

Pj. Bupati juga menjelaskan bahwa hasil penilaian ini menjadi motivasi untuk terus bekerja keras demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik di Bombana. Beliau menegaskan pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan publik terhadap masyarakat.

“Terkait dengan hal tersebut, kami Pemerintah Kabupaten Bombana akan segera bergerak, pulang dari sini kita harus sudah punya kejelasan waktu untuk hal tersebut,” tutup Pj. Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Bombana dalam upaya peningkatan pelayanan publik. “Kami siap bersinergi dan memberikan bimbingan teknis, agar pelayanan publik di Kabupaten Bombana semakin berkualitas dan sesuai dengan standar kepatuhan yang ditetapkan,” ujar Mastri Susilo. (adv)




Di Rekomendasi PAW dari Aleg PPP, Amiadin Beberkan Sejumlah Fakta

Bombana, SultraNET.COM – Amiadin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), membuka sejumlah fakta terkait rekomendasi Penggantian Antar Waktu (PAW) dari jabatannya sebagai anggota legislatif (Aleg) DPRD Bombana. Hal ini dilakukan untuk meluruskan informasi yang menyebut bahwa dirinya telah pindah partai. Kamis (18/1/2024)

Amiadin menegaskan bahwa hingga saat ini, ia tetap setia sebagai kader PPP dan tidak pernah pindah atau keluar dari partai tersebut. Ia menjelaskan keputusannya untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai anggota DPRD Bombana, mengingat telah empat periode menjabat, dan memberikan kesempatan kepada kader muda PPP di Kabaena untuk berkompetisi.

“Saya tetap berada di PPP, partai yang telah memberi saya kepercayaan selama ini. Keputusan untuk tidak mencalonkan diri lagi di DPRD Bombana adalah untuk memberikan ruang kepada generasi muda PPP di Kabaena,” ungkap Amiadin.

Amiadin juga merincikan bahwa saat diminta klarifikasi di DPW PPP Sulawesi Tenggara beberapa bulan lalu terkait keputusannya tersebut, ia menjelaskan bahwa ia ingin istirahat dan memberi waktu lebih untuk keluarga setelah 20 tahun aktif sebagai anggota DPRD.

“Sebenarnya saya sempat meminta mencalonkan diri di Dapil II tingkat DPRD Provinsi, saya dijanjikan oleh DPW PPP untuk dilihat terlebih dahulu apakah ada slot, namun sampai penentuan daftar calon tetap saya ternyata tidak terakomodir,” paparnya.

Amiadin juga menjelaskan terkait anggota keluarganya yang mencalonkan diri di partai lain adalah anaknya. Namun, sebagai anggota keluarga, ia menegaskan bahwa tidak dapat mengintervensi pilihan politik anaknya yang telah berkeluarga.

“Anak saya itu sudah berkeluarga sehingga pilihan politiknya ia ambil sendiri dan tidak bisa saya intervensi” bebernya

Amiadin berharap partai masih memberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugasnya di DPRD Bombana yang tinggal beberapa bulan lagi.

“Saya berharap keberatan saya di Mahkamah Partai dapat mempertimbangkan pengabdian kami di PPP selama ini dan memberi kesempatan menyelesaikan tugas di DPRD Bombana.” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah Ketua DPW PPP Sultra Andi Sumangerukka mengaku proses pergantian antar waktu anggota DPRD memiliki mekanisme di Partai termasuk di PPP.

“Misalnya ia maju di Partai lain, kan dia duduk disitu karena PPP, itu aturan partai bukan aturan saya,” singkatnya. (AZ)




Dinas Pariwisata Bombana Gali Potensi Destinasi Wisata Air Mendidih Desa Tahi Ite

Bombana, sultranet.com – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana berupaya menggali potensi pariwisata dengan melakukan survei intensif terhadap destinasi wisata air mendidih di Desa Tahi Ite. Destinasi ini menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan pemasaran pariwisata daerah. Kamis 18 Januari 2024

Tim ahli dan pejabat dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana telah melakukan survei langsung ke Desa Tahi Ite. Keunikan fenomena alam air mendidih tanpa campur tangan manusia menjadikan destinasi ini sebagai daya tarik utama.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, mengatakan Desa Tahi Ite memiliki potensi wisata yang luar biasa, terutama dalam hal keunikan fenomena alam air mendidih.

“Kami sedang melakukan survey untuk memahami potensi dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam mengembangkan destinasi ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.” ujarnya

Tim ahli dan pejabat dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana saat melakukan survei langsung ke Desa Tahi Ite.
Tim ahli dan pejabat dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana saat melakukan survei langsung ke Desa Tahi Ite.

Tim survey berinteraksi dengan Pemerintah Desa dan Masyarakat setempat untuk mendapatkan wawasan tentang kearifan lokal dan potensi lain yang dapat dimanfaatkan. Infrastruktur yang ada dan perlu ditingkatkan juga dicatat, seperti akses jalan, akomodasi, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami berkomitmen melibatkan masyarakat dalam setiap langkah pengembangan pariwisata ini. Partisipasi mereka sangat penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan berkelanjutan.” tegasnya

Objek wisata Tahi Ite
Objek wisata Tahi Ite

Hasil survei ini akan menjadi dasar strategi pemasaran pariwisata yang efektif. Diharapkan, pengembangan destinasi wisata air mendidih di Desa Tahi Ite memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal dan melestarikan kearifan lokal serta alam sekitar.

Dinas Pariwisata Bombana berencana melibatkan pemerintah desa, pelaku usaha, dan komunitas setempat dalam proses pengembangan dan pemasaran destinasi ini untuk memberikan dampak maksimal bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Bombana. (Kominfo)