Pemkab Bombana Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Jelang Nataru
Bombana, SultraNET. | Dalam menghadapi momen penting seperti Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan. Melalui sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana, dan Perum Bulog Cabang Bombana, telah diluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Jumat (8/12/2022)
Kegiatan yang berlangsung di RTH Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana. Dalam sabutannya ia menyebut GPM menjadi inisiatif nyata Pemerintah Daerah untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, menjaga stabilitas harga, serta mencegah terjadinya inflasi pangan.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si
“Gerakan Pangan Murah adalah salah satu dari banyak upaya Pemerintah Daerah untuk menjaga harga pangan pokok tetap stabil serta menghindari inflasi harga,” ungkap Sukarnaeni, menyoroti esensi dari kegiatan ini.
GPM, yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2023, menjangkau empat lokasi utama di Kabupaten Bombana, yaitu Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Lantari Jaya, dan Rarowatu. Kegiatan ini merupakan awal pelaksanaan GPM di Kecamatan Rumbia Tengah.
Wakil Ketua DPRD Bombana Ardi saat menyerahkan Pangan secara Simbolis
Selain menekankan upaya menjaga stabilitas harga, GPM juga melibatkan petani lokal dan pelaku usaha kecil demi memastikan ketersediaan pangan yang memadai. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat sambil menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang lebih sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Bombana menaruh harapan besar pada Gerakan Pangan Murah ini. Di luar manfaat ekonomi yang dihadirkannya, diharapkan GPM juga akan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Inisiatif ini bukan sekadar acara, melainkan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat saat menyambut perayaan natal dan akhir tahun. (ADV)
36 Guru dan 59 Siswa di Bombana Raih Penghargaan Penggiat Literasi
Bombana, SultraNET. | Sebanyak 36 Guru dan 59 Siswa di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menerima Penganugerahan Guru dan Siswa Penggiat Literasi dari Komunitas Kami Pengajar Sub Regional Kabupaten Bombana. Rabu malam (6/12/2023).
Pemberian penganugerahan itu sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Guru Nasional 2023.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi Tingkatkan Kompetensi Guru Gemakan Gerakan Literasi Nasional” merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama 3 hari sebelumnya mulai tanggal 4 hingga 6 Desember 2023.
Rangkaian kegiatan sebelumnya yang dilakukan Komunitas Kami Pengajar Sub Regional Bombana meliputi Seminar Budaya, Workshop IKM, Workshop Quizizz, Lokakarya Kampanye Literasi hingga momen puncak, yaitu Anugerah Penggiat Literasi.
Staf Ahli Bupati Bombana Sukarnaeni saat menyampaikan sambutan mewakili Penjabat Bupati Bombana menggarisbawahi betapa pentingnya terus mengajar dan berkarya.
Dedikasi 59 siswa dan 36 guru yang menerima penghargaan menjadi bukti nyata kegiatan literasi telah merambah dalam jaringan pendidikan nasional.
Para penerima penghargaan dinilai sebagai tulang punggung dalam upaya menumbuhkan minat baca dan menulis di Bombana.
“Penghargaan ini bukan hanya sekadar plakat semata, namun kehadiran acara ini memperkaya khasanah pendidikan di sekolah. Anak-anak ini, 20 tahun ke depan, dapat menjadi sosok-sosok yang memajukan daerah ini, menjadi pemimpin atau pejabat yang memberi warna baru.” Ujar Sukarnaeni.
Tidak hanya menarik dalam aspek akademik, acara ini juga memperkaya budaya lokal dengan ditampilkannya Tari empat suku dari Komunitas Tumbu Riou SMPN 02 Rumbia Dan penampilan tari Ore Ore.
Sekretaris Dinas Perpustakaan Bombana, Anton Ferdinand, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Kami Pengajar atas usaha kolaboratif mereka dalam memperkaya literasi di Wonua Bombana.
“Langkah ini sebagai terobosan signifikan dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat,” ujarnya
Sekdis Perpustakaan dan Arsip Daerah Bombana saat menyerahkan Piagam penghargaan
Ia menyebut kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada tingkat literasi masyarakatnya. Gerakan yang terus tumbuh di Bombana menjadi bukti nyata kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dalam memajukan peradaban.
“Penganugerahan ini bukanlah akhir, melainkan tonggak semangat baru dalam meningkatkan minat baca dan menulis di Kabupaten Bombana,” tegasnya
Adapun 36 Guru yang menerima penghargaan Penggiat Literasi yaitu.
Sedangkan 59 Siswa yang menerima penghargaan Penggiat Literasi yaitu :
Andi Amna Nurfadila
Nurfadila
Nurul Farisya Asifa
Febriana Shera Anjani
Rahmawati Afrilia
Yunita
St. Naila Shaleha
St. Azharul Jannah
Alya Najwa Eka Sarawati
Wa Oode Nismawati
Andi Maesarani Muslimin
Naiza Agnesia
Nurul Adzkiya
Salsa Fadilah
Muh. Alfasah Saputra Hasan
Elsa Juliana
M. Faril Alfarizi. A
Ulfiah Jafar
Rizka
Iksah
Andini Asmiasti Asmal
Nadia
Alya Shafirah Irwan
Danin Wardhatul Jannah Asmuddin
Muh. Rafli Nurprianto
Andi Risna
Bayu Septy Maulana
Muh. Darmawansyah H.H.S
Nefi Meylani
Rifaldi Renaldi
Andika Rara Amira Pustika
Citra Falen
Refita Maharani
Siti Nirfana
Putri Bylkis Nafisah
Yulita Irmayanti
Muh. Rifqy Saputra
Ilmia Fauziah Rahmadani
Nayla Azzahra
Moh. Aldiansyah Nurfam
Sri Utami
Ryan Satya Pratama
Muh Ilham Akbar
Isma
Gendis Putri
Nanda Felia Majid
Luxsa Fitriawan Sychran
Dion
Poppyshynela Balle
Hasti Maulana
Alda Rahmadani
Jirdy Februanco Karirik
Balqis Nurintan Khairana Ahmad
Sharia
Waode Meisarah
Fandy Ferdiansyah
Nuraina Qalbi Prabu
Santi
Fairuz Waliy.
(IS)
Pemkab Konsel Buka Seleksi Calon Anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah Periode 2023-2028
Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Pembardayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) membuka seleksi calon anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Konsel periode 2023 – 2028. Rabu (6/12/2023)
Kesempatan tersebut terbuka bagi setiap masyarakat Konsel yang telah memenuhi syarat, diharapkan agar mendaftarkan diri melalui seleksi terbuka dan kompetitif yang akan dilaksanakan oleh panitia seleksi.
Kepala Dinas DP3A Konsel, Hj St Hafsa mengatakan, jabaran yang akan diisi yakni Ketua satu orang, Sekretaris satu orang, dan Anggota tiga orang, sedangkan untuk persyaratan umumnya ialah warga negara Indonesia, pendidikan paling rendah Strata-1, berusia minimal 35 tahun dan maksimal 58 tahun pada saat pendaftaran, bagi calon anggota KPAD yang berprofesi sebagai advokat, tidak menjalankan profesinya sementara waktu selama diangkat sebagai anggota KPAD.
“Kemudian bagi Pegawai Negeri Sipil yang mewakili unsur pemerintah, memiliki kriteria aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil saat mencalonkan menjadi anggota KPAD, memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c atau Penata, menyertakan surat persetujuan atau rekomendasi dari atasan, dan tidak merangkap jabatan struktural selama diangkat sebagai anggota KPAD,” ungkapnya.
Syarat selanjutnya, kata ia, memiliki kemampuan dan pengalaman dalam memajukan perlindungan anak berupa rekomendasi dari lembaga/organisasi yang bergerak di bidang Perlindungan Anak.
Lalu memiliki komitmen yang kuat untuk perlindungan anak serta memiliki integritas dan moralitas yang tinggi dan terpercaya, tidak merokok, sehat jasmani dan rohani, bukan merupakan anggota dan pengurus partai politik, tidak pernah melakukan pelanggaran hukum terhadap anak, dan telah berdomisili di Kabupaten Konawe Selatan, sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan.
“Untuk persyaratan meliputi surat permohonan menjadi anggota KPAD bermaterai cukup, fotokopi kartu tanda penduduk yang dilegalisir asli, fotokopi kartu keluarga yang dilegalisir asli, fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang dilegalisir asli, daftar riwayat hidup, pas photo 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar, dan surat keterangan catatan kepolisian asli di tingkat Kepolisian Resor,” ujarnya.
Lalu surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter, surat pernyataan bukan anggota dan pengurus partai politik bermaterai cukup, surat rekomendasi dari lembaga/organisasi terkait, surat pernyataan tidak merokok bermaterai cukup, surat pernyataan bersedia bekerja penuh waktu sebagai anggota KPAD bermaterai cukup, surat pernyataan komitmen, integritas, dan moralitas dalam perlindungan anak.
“Bagi calon anggota KPAD yang berprofesi sebagai advokat, melampirkan surat kesediaan untuk tidak menjalankan profesinya sementara waktu, sejak dilantik sebagai anggota KPAD hingga berakhirnya masa jabatan. Bagi Pegawai Negeri Sipil melampirkan, fotokopi surat keputusan jabatan terakhir, dan surat pernyataan tidak merangkap jabatan struktural sejak dilantik sebagai anggota KPAD hingga berakhirnya masa jabatan,” terangnya.
“Membuat makalah singkat terkait sistem Perlindungan Anak di Indonesia minimal 4 (empat) halaman spasi 1,5 (satu koma lima) dan ukuran kertas A4, dan surat pernyataan/keterangan domisili di Kabupaten Konawe Selatan,” imbuhnya.
Ketentuan lain-lain diantaranya, dalam pelaksanaan seleksi ini TIDAK DIKENAKAN BIAYA ATAU PUNGUTAN DALAM BENTUK APAPUN, kelalaian pelamar tidak mengikuti perkembangan informasi, menjadi tanggung jawab yang bersangkutan.
Biaya akomidasi dan transportasi pelamar selama kegiatan seleksi, menjadi tanggung jawab oleh peserta sendiri, berkas yang sudah masuk di Panitia Seleksi menjadi milik panitia dan tidak dapat ditarik Kembali, apabila di kemudian hari pelamar memberikan data/keterangan tidak benar, maka panitia seleksi berhak membatalkan hasil seleksi. Keputusan Panitia Seleksi bersifat MUTLAK dan tidak dapat diganggu gugat. (IKP).
H. Muh Jayadin Pimpin Penanaman Pohon Buah Produktif
Kolaka, SultraNET. | Plt. Bupati Kolaka Mendorong Konservasi Alam saat Peringatan Hari Kesehatan Nasional Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tahun 2023.
Plt. Bupati Kolaka, H. Muh. Jayadin, SE.,ME, memimpin kegiatan penanaman pohon pelindung buah produktif di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SMS Berjaya, Kabupaten Kolaka pada Selasa (05/12).
Dalam peristiwa ini, Plt. Bupati menegaskan bahwa upaya penanaman pohon di RSUD SMS Berjaya tidak hanya sebagai perayaan HKN, namun juga untuk mendukung usaha pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
”Pelestarian alam melalui penanaman pohon harus terus berlanjut, tidak hanya sebatas peringatan Hari Kesehatan Nasional,” ungkapnya penuh harapan.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi langkah penting dalam menjadikan RSUD SMS Berjaya sebagai fasilitas kesehatan yang dikelilingi oleh lingkungan hijau yang menyegarkan.
Plt. Bupati menekankan pentingnya menjadikan rumah sakit sebagai tempat yang sehat di masa depan, baik di dalam maupun di sekitar lokasinya.
”Marilah kita hargai alam, lindungi bumi dengan mengimplementasikan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk melestarikannya. Hal ini mencerminkan pemanfaatan platform HKN sebagai sarana pendidikan tentang alam,” ajaknya.
Inisiatif ini tidak hanya memperingati HKN, tetapi juga menekankan hubungan yang erat antara kesehatan dan pelestarian lingkungan, memvisualisasikan masa depan yang lebih sehat bagi masyarakat dan alam. (KomInfo)
Rasyid Ajak Masyarakat Konawe Selatan Bergembira Sambut Pemilu 2024
Konawe Selatan, SultraNET. | Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel), Rasyid, mengajak masyarakat untuk merayakan kegembiraan menyambut Pemilihan Umum tahun 2024. Hal ini disampaikan saat menghadiri Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu di Lapangan Sepakbola Kecamatan Konda. Senin 4 Desember 2023
“Pengawas pemilu memiliki peran yang penting dalam menjaga demokrasi. Pemerintah daerah berada di sisi untuk mendukung sistem dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Segala persiapan untuk penyelenggaraan pemilu telah kami siapkan, termasuk anggaran dan kelompok linmas di tingkat desa/kelurahan,” ujar Rasyid.
Dalam upaya mengajak para pengawas di berbagai tingkatan untuk melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku, Rasyid juga mengingatkan untuk tetap menjaga keceriaan menyambut tanggal 14 Februari mendatang.
Wakil Bupati Konawe Selatan Rasyid saat memimpin Apel
“Langkah preventif dalam pengawasan kampanye pada pemilu menjadi hal utama. Keberhasilan Bawaslu tidak hanya dari menemukan pelanggaran, tetapi juga dari langkah pencegahan dan kerja sama yang harmonis antara peserta pemilu dan masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Bawaslu Konsel, Siambu, menekankan pentingnya profesionalitas dan integritas seluruh jajarannya sebagai penyelenggara Pemilu.
“Tahapan kampanye pemilu telah dimulai, langkah selanjutnya adalah pengawasan yang ketat terhadap seluruh peserta pemilu. Semua pihak harus diperlakukan sama dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” kata Siambu.
Siambu juga meminta koordinasi yang baik antara berbagai tingkatan dalam pengawasan, termasuk pengadaan yang memadai di sekretariat untuk mendukung tugas komisioner kecamatan dan panwas desa/kelurahan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Ketua DPRD Konsel, Kejari, Polres, Ketua KPU Konsel, Anggota Bawaslu Sultra, Dandim, Satpol-PP, Camat Konda, dan peserta apel sebanyak 451 orang yang terdiri dari 75 Panwascam, 351 Pengawas Desa/Kelurahan, dan 25 Kasek Kecamatan di Konawe Selatan. (IKP)
Terima DIPA K/L dan TKD 2024, Kolaka Utara Siap Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Bombana, SultraNET. | Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, menggelar sebuah momentum penting dengan menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk tahun anggaran 2024.
Acara ini berlangsung di ruang pola kantor Gubernur Sultra, didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sultra, Syarwan. Senin, (4/12/2023)
Kabupaten Kolaka Utara, sebagai bagian integral dalam proses ini, menerima kehormatan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Taupiq S.,M.M., yang mewakili Pj.Bupati Kolaka Utara.
Dalam momen ini, tergambar sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun rencana anggaran, yang menjadi landasan utama bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Penyerahan DIPA dan TKD ini menandai langkah awal dalam persiapan pelaksanaan anggaran untuk tahun mendatang. Kehadiran para bupati/wali kota serta kuasa pengguna anggaran satker di lingkup Pemprov Sultra menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mengelola alokasi dana secara efektif guna mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Sekda Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taupiq S.,M.M Foto Bersama Bupati/Wali Kota serta Kuasa Pengguna Anggaran Satker Lingkup Pemprov Sultra.
Sekda Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taupiq S.,M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pj.Gubernur Sultra dalam memastikan alokasi dana yang tepat.
“Kami optimis, dengan dukungan ini, Kabupaten Kolaka Utara dapat mengimplementasikan program-program pembangunan yang berdaya guna, menjadikan tahun 2024 sebagai tonggak kemajuan signifikan bagi daerah kami,” ungkapnya.
Melalui acara ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk melibatkan seluruh stakeholder dalam proses perencanaan anggaran, memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Dengan demikian, Kabupaten Kolaka Utara bersama dengan daerah lainnya di Sultra siap memasuki tahun 2024 dengan langkah pasti menuju pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
(Sumber Informasi dan Foto : Dinas Kominfo Kolut)
Kabupaten Kolaka Utara Perkuat Keamanan Informasi
Kolaka Utara, SultraNET. | Sebagai upaya memperkuat keamanan informasi, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar Sosialisasi Indeks Keamanan Informasi (KAMI) secara virtual yang dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah yang aktif berpartisipasi dalam penerapan keamanan informasi. Senin (4/12/2023)
Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr.Ir.Sukanto Toding, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Rahman, S.Pd., menjelaskan bahwa KAMI berfungsi sebagai alat untuk melakukan assessment dan evaluasi tingkat kesiapan penerapan keamanan informasi. Konsep KAMI didasarkan pada kriteria SNI ISO/IEC 27001 pada sistem elektronik.
“Area evaluasi KAMI mencakup kategori sistem elektronik, tata kelola keamanan informasi, pengelolaan risiko, kerangka kerja keamanan informasi, pengelolaan aset informasi, teknologi, keamanan informasi, serta pengamanan keterlibatan pihak ketiga, layanan infrastruktur awan, dan perlindungan data pribadi,” ujar Rahman
Menurut peraturan Badan Siber dan Sandi Negara Nomor 8 tahun 2020, KAMI menjadi salah satu indikator kinerja kunci dalam penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).
Acara ini juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Kolaka Utara, terutama Bidang Persandian, atas kelancaran pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih juga disampaikan kepada para narasumber dari Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi III Badan Siber dan Sandi Negara yang telah berkontribusi dalam acara ini,” tandasnya. (Kominfo)
Kolaka Utara Juara 3 Sultra Tenun Carnival 2023
Kendari, SultraNET. | Malam puncak Sultra Tenun Carnival 2023 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyuguhkan keindahan dan kekayaan budaya lokal yang memukau ribuan penonton. Karnaval yang menampilkan busana tenun dari 17 kabupaten/kota se Sulawesi Tenggara, Minggu malam (03/12/ 2023)
Model-model yang mempesona menjadi pusat perhatian dengan mempresentasikan keanekaragaman motif dan tema dalam busana tenun khas Sulawesi Tenggara. Karnaval ini bukan sekadar acara hiburan, melainkan mahakarya yang menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Sultra, tetapi juga bagi negeri ini.
Kolaka Utara tampil memukau dengan busana tenun berwarna biru yang memukau dan menarik perhatian dengan tarian berlatar sejarah dari objek wisata Danau Biru. Putra Putri Kolaka Utara sukses meraih juara 3 menambah gemerlap prestasi daerah tersebut.
Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto, berhasil meraih penghargaan atas motif Tenun Patowanua. Prestasi ini menegaskan betapa pentingnya pelestarian budaya dalam mempertahankan keindahan warisan lokal Sulawesi Tenggara.
“Keberhasilan ini atas kerja kras kita semua,” ujarnya
Sultra Tenun Carnival 2023 sukses mempertontonkan prestasi dan pesona yang akan dikenang dalam sejarah budaya daerah ini. (Sumber : Kominfo)
Bombana, SultraNET. | Dalam upaya memastikan kesuksesan Pemilu 2024 sebagai pesta demokrasi, Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Bombana menggelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024. Sabtu (2/12/2023).
Kegiatan yang dihelat di Pelataran Eks MTQ Kabupaten Bombana, Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah, menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dan komitmen dalam mengawal proses demokrasi yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati menyampaikan pentingnya momen apel siaga sebagai ajang penyatuan semangat dan evaluasi kesiapan untuk mendukung jalannya Pemilu 2024.
Peserta Apel Siaga Pengawasan Kampanye
Dengan keyakinan akan kesuksesan pesta demokrasi, ia menekankan bahwa Pemerintah Daerah dan penyelenggara pemilu telah sepenuhnya siap untuk menjalankan proses Pemilu 2024 dengan integritas dan kedamaian yang tinggi.
“Komitmen kami untuk berkolaborasi dengan penyelenggara pemilu adalah bagian dari amanah undang-undang. Kami berupaya memberikan yang terbaik demi penyelenggaraan pesta demokrasi yang berjalan lancar,” ujar Edy Suharmanto.
Netralitas Kepala Daerah. Tanggung Jawab dan Komitmen Penuh
Edy Suharmanto menegaskan tanggung jawabnya dalam menjaga netralitasnya serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana. Netralitas yang diatur secara ketat dalam undang-undang menjadi landasan bagi pemerintahan daerah untuk tidak berpihak kepada satu pihak dalam proses demokrasi.
“Mengacu pada ketentuan yang berlaku, kami memastikan netralitas ASN, Kadis, Camat, Lurah, atau Kades dalam proses Pemilu. Jika ada upaya untuk melanggar ketentuan dan menunjukkan keberpihakan, kami meminta kerja sama dari BAWASLU untuk menindak tegas pelanggaran tersebut,” tegas Edy Suharmanto.
Foto Bersama Stakeholder Terkait
Menurut Pj. Bupati Bombana, keberpihakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mengikis prinsip keadilan yang dijunjung dalam proses demokrasi. Kerja sama dengan BAWASLU dan seluruh pihak terkait menjadi kunci utama dalam menjamin integritas penyelenggaraan Pemilu 2024.
Komitmen Terhadap Keadilan dan Transparansi
Pj. Bupati Bombana menggarisbawahi pentingnya keadilan dalam semua tahapan Pemilu. Dalam konteks ini, transparansi dan kejujuran menjadi komitmen utama dalam mendukung proses demokrasi yang sehat dan berkualitas.
“Kami mengundang BAWASLU dan semua pihak terkait untuk bersinergi dalam menjaga keadilan dalam proses demokrasi ini. Setiap pelanggaran terhadap netralitas akan ditindak dengan tegas demi keselamatan demokrasi kita,” papar Edy Suharmanto.
Dengan komitmen kuat untuk mendukung kesuksesan Pemilu 2024, Pj. Bupati Bombana dan seluruh jajaran pemerintahan siap untuk mengawal proses demokrasi menuju tahap yang berintegritas, damai, dan transparan.
Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan panggilan bagi seluruh elemen masyarakat dalam memastikan proses demokrasi yang adil dan berkualitas.
Kegiatan Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024 di Bombana menunjukkan kesiapan serta komitmen pemerintah daerah dalam memastikan proses demokrasi yang bermutu. Dengan mempertahankan netralitas, transparansi, dan keadilan, Bombana bersama seluruh pihak terkait siap menjadi garda terdepan dalam mengawal Pemilu 2024 menuju keberhasilan yang lebih baik. (Adv)
Lantik Bunda Literasi, Pj. Bupati Kolut Puji Keberhasilan TPBIS
Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, mengukuhkan Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti sebagai Bunda Literasi Kabupaten Kolaka Utara untuk periode 2023-2025 dalam sebuah acara di Perpustakaan Daerah. Jumat (1/12/2023).
Dalam pidatonya, Pj. Bupati memberikan sorotan terhadap tingkat literasi yang tinggi di daerah tersebut, ia memuji kontribusi penulis buku lokal, serta menekankan keberhasilan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
“Bersama Bunda Literasi, kami berharap dapat membangun masyarakat berpengetahuan melalui akses informasi dan kegiatan pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Sukanto Toding.
Pada kesempatan itu, Sukanto memotivasi bahwa pemerintah akan memberikan Penghargaan kepada perpustakaan desa terbaik tingkat nasional dan kabupaten yang berhasil mengimplementasikan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
“Selain itu, individu yang berperan aktif dalam Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial juga menerima penghargaan kategori inovatif,” bebernya.
Ditempat yang sama, Bunda Literasi Kolaka Utara, Hj. Nina Harini Yuniarti menyoroti peran keluarga dalam memperkuat budaya literasi di keluarga dan satuan pendidikan.
Menurutnya peran keluarga sangat penting dalam memperkuat budaya literasi di keluarga dan di satuan pendidikan. Keluarga adalah lingkungan pertama di mana anak-anak belajar, dan dukungan dari keluarga dapat memengaruhi minat anak terhadap membaca dan belajar.
Dalam keluarga, orang tua dapat menjadi contoh yang baik dengan menunjukkan kebiasaan membaca dan berbicara tentang pentingnya literasi kepada anak-anak.
Mendukung kegiatan membaca di rumah, seperti memiliki buku, membacakan cerita, atau mengajak anak-anak untuk membaca bersama, juga sangat membantu dalam memperkuat budaya literasi.
Di satuan pendidikan, peran keluarga tetap krusial. Dukungan orang tua terhadap kegiatan literasi di sekolah, seperti membantu anak-anak dengan tugas membaca atau menunjukkan minat pada perkembangan literasi anak, dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam belajar.
“Jadi, melalui dukungan yang konsisten dari keluarga di rumah serta kerjasama dengan satuan pendidikan, kita dapat memperkuat budaya literasi yang lebih sehat dan kokoh bagi generasi mendatang,” tandasnya
Acara ini juga dihadiri dan disaksikan oleh Ketua DPRD, Buhari. S. Kel., bersama anggota, Sabri Mustaming, Kadis Perpustakaan, Asisten 1, Asisten 3, Kadis Kominfo dan Persandian, kepala Bappeda, serta Camat, Kades dan undangan. (Kominfo)