Festival Kampung Adat Moronene, Potensi Tingkatkan Pariwisata Bombana

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Pj. Ketua TP PKK Kab. Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, meriahkan Festival Kampung Adat Moronene Hukaea Laea (Montewehi Wonua Kampo Hukaea Laea) yang diadakan Rabu (22/11/2023).

Festival mengusung tema “Melestarikan Keragaman Budaya guna Mewujudkan Pariwisata Bangkit, Menuju Bombana Surga Investasi,” festival ini menjadi tonggak sejarah dalam pelestarian warisan budaya dan tradisi masyarakat.

Festival ini  juga menandai pengakuan resmi terhadap Hukaea Laea sebagai kampung adat melalui Surat Keputusan Bupati Bombana tahun 2023. Sebuah langkah penting yang telah dinantikan sejak tahun 1995, menunjukkan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bombana dalam melestarikan aset berharga ini.

Hukaea Laea, terletak di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, menawarkan pengalaman unik dengan 110 Kepala Keluarga yang tetap bertahan meskipun pernah menghadapi operasi Sapu Jagat. Terletak di tengah Hutan Konservasi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Hukaea Laea menjadi perpaduan harmonis antara kearifan lokal dan keindahan alam.

Adat Moronene, sebuah warisan berharga di Kabupaten Bombana, menggambarkan keberlanjutan adat istiadat dan kebiasaan masa lampau yang diwariskan secara turun temurun. H. Burhanuddin, Pj. Bupati Bombana, dengan penuh semangat mengungkapkan harapannya bahwa Kampung Adat Hukaea Laea dapat menjadi destinasi wisata yang menarik baik bagi wisatawan lokal maupun manca negara.

“Ini patut dipertahankan, agar setiap orang yang berkunjung disini mampu mendapatkan suasana yang luar biasa. Suasana yang tidak lazim karena dikampung ini akan tetap mempertahankan kearifan lokal yang menjadi ciri khasnya masyarakat Moronene,” ungkapnya dengan antusias.

Prosesi penyerahan sebilah Parang untuk menyembelih Kerbau
Prosesi penyerahan sebilah Parang untuk menyembelih Kerbau

Terkait dengan infrastruktur di Kampung Adat Hukaea Laea, Pj. Bupati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh daerah di Bombana akan tersentuh oleh program pembangunan pemerintah daerah. Meskipun tantangan infrastruktur seperti akses jalan melintasi padang savana yang konservatif, Bupati Burhanuddin yakin bahwa upaya ini akan membuka pintu bagi pengembangan pariwisata di wilayah ini.

“Festival ini bukan hanya perayaan, tetapi juga langkah besar dalam mewujudkan Bombana sebagai surganya investasi. Kami akan berusaha keras untuk meningkatkan infrastruktur, termasuk akses jalan menuju Hukaea Laea. Ini adalah bagian dari visi kami untuk memajukan potensi pariwisata daerah ini,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bombana, Festival Kampung Adat Moronene Hukaea Laea diharapkan dapat menjadi magnet bagi para wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang otentik dan keindahan alam yang memukau. Bombana, dengan segala kekayaan budaya dan alamnya, semakin menunjukkan diri sebagai destinasi wisata yang tak terlupakan. (Adv)




Lomba Kuliner dan Idol TP-PKK Kolut Diramaikan Perwakilan Seluruh Kecamatan

Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding membuka secara resmi sekaligus sebagai penanda dimulainya Lomba Kuliner dan Lomba Idol Kader PKK Kabupaten Kolaka Utara yang bakal diikuti pengurus TP-PKK di 15 Kecamatan yang ada di daerah itu dan berlangsung selama 2 hari. Senin (20/11/2023).

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Sukanto Toding tidak hanya menganggap lomba sebagai ajang persaingan semata, melainkan juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memunculkan potensi-potensi baru dalam bidang kuliner. Ia secara khusus mengapresiasi peran ibu-ibu TP-PKK yang telah berperan besar dalam melestarikan kearifan lokal, terutama di sektor kuliner.

“Kami mengakui betapa besar kontribusi para ibu PKK dalam melestarikan kearifan lokal, khususnya dalam bidang kuliner. Lomba ini bukan hanya ajang untuk bersaing, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita dan membuka ruang untuk menggali potensi-potensi baru yang bisa dikembangkan,” ujar Dr. Sukanto Toding.

Dengan tema “Membangun Sinergitas dan Mempererat Silaturahmi,” kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas Tim Penggerak PKK Kolaka Utara secara nasional.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding saat menyampaikan sambutannya
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding saat menyampaikan sambutannya

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kolut, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi panggung kreativitas dan keberagaman kuliner bagi para kader PKK.

“Melalui tema ini, kita ingin membangun sinergitas antar anggota TP-PKK dan juga mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Lomba ini adalah wadah untuk mengekspresikan kreativitas dalam kuliner dan menunjukkan keberagaman budaya yang kita miliki,” ungkap istri orang nomor 1 di Kolut itu.

Lomba Kuliner melibatkan variasi hidangan lokal yang mencerminkan kekayaan kuliner daerah. Sementara Lomba Idol Kader TP-PKK menampilkan bakat-bakat tersembunyi dalam dunia seni dan hiburan.

Dengan partisipasi antusias dari kader PKK, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kompetisi, tetapi juga sebagai ajang mempererat persatuan dan meningkatkan kualitas kader PKK Kolaka Utara. (KIKolut)




Pj Bupati dan Forkopimda Kolut Rakor bersama Mendagri Bahas Pengendalian Inflasi

Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Sukanto Toding, beserta Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) melalui platform Zoom, sebagai upaya intensif dalam pengendalian inflasi tahun 2023. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. H.Muh. Tito Karnavian. Senin (20/11/2023)

Agenda utama Rakor ini mencakup dua poin penting, yakni sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 mengenai perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, dan pembekalan terkait Perdagangan Karbon. Kehadiran Dr. Sukanto Toding dan jajaran Forkopimda menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk mengendalikan tingkat inflasi di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Menteri Tito Karnavian menjelaskan urgensi dari perubahan Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan tersebut sebagai langkah konkrit untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia. Sementara itu, pembekalan terkait Perdagangan Karbon menjadi sorotan, mengingat pentingnya kontribusi daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung upaya nasional untuk mengurangi emisi karbon.

Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. H.Muh. Tito Karnavian (Layar TV) saat memimpin Rakor via Zoom meet
Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. H.Muh. Tito Karnavian (Layar TV) saat memimpin Rakor via Zoom meet

Rapat yang diadakan secara virtual ini menandai kesinambungan komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam rangka mencapai tujuan bersama. Dr. Sukanto Toding mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah proaktif dalam menghadapi dinamika ekonomi dan lingkungan yang terus berkembang.

“Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah pusat. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keseimbangan ekosistem,” ungkap Dr. Sukanto Toding.

Dengan adanya Rapat Koordinasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih siap mengimplementasikan perubahan kebijakan pengupahan dan lebih memahami peran daerah dalam mengelola perdagangan karbon. Hal ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan di masa yang akan datang. (FbKominfo)




Pemkab Konawe Selatan Sukses Tekan Inflasi di Tengah Ancaman Kekeringan

Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berhasil menunjukkan prestasi gemilang dalam menekan laju inflasi di wilayahnya, meskipun dihadapkan pada ancaman serius kekeringan yang melanda Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terutama di Kabupaten Konsel.

Bupati H Surunuddin Dangga, yang memimpin dengan tegas, membuktikan keberhasilan penanganan inflasi melalui serangkaian upaya antisipasi. Dalam kondisi sulit akibat El Nino, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama masyarakat petani mampu menjalankan panen raya padi di Desa Masagena Kecamatan Konda pada Sabtu, 18 November 2023.

Dalam kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (HC) Andap Budhi Revianto SIK MH, turut serta dalam panen raya padi. ia tidak hanya memberikan apresiasi kepada petani, tetapi juga memberikan bantuan sarana produksi kepada kelompok tani setempat, melibatkan pupuk organik cair, pestisida Penalty, dan pestisida Corona.

“Kami mengapresiasi petani padi sawah Konda yang hanya mengandalkan lahan tadah hujan tapi bisa melakukan panen hingga tiga kali ditengah kemarau panjang. Ini suatu hal yang luar biasa,” ungkap Sekjen Kemenkumham itu.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra terhadap sektor tanaman pangan dan peternakan. Pihaknya selalu konsen terhadap kendala-kendala di lapangan dan berusaha mencarikan solusi.

“Selain panen raya, kami juga memberikan bantuan kepada kelompok tani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas mereka,” ujarnya.

Bupati Konawe Selatan, Surunuddin, mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi inflasi meski dihadapkan pada ancaman El Nino.

“Ini panen ke dua bulan ini dan masih ada beberapa lagi lokasi. Ini berkat kolaborasi Dinas Pertanian provinsi dan Dinas Pertanian Konsel dengan bantuan pompa airnya, juga ada kerjasama dengan Kodim Kendari,” terang Surunuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, Dr. La Ode Muh. Rusdin Jaya, S.I.P., M.Si, menyebut panen raya di Desa Masagena sebagai bentuk kesyukuran karena petani masih bisa panen tiga kali setahun di lahan tadah hujan.

“Sebuah kesyukuran bagi kita semua, pimpinan kita begitu peduli dan fokus untuk selalu hadir di tengah petani bagaimanapun kondisinya,” ujar alumni doktoral Universitas Halu Oleo ini.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian DR Yesna melaporkan total luasan sawah sebesar 1.391 hektar, tertanam 950 hektar, dan luas hamparan padi sawah yang dipanen mencapai 564 hektar di empat desa, yakni Desa Masagena, Cialam Jaya, Wonua, dan Lawoila. Provitas hasil panen rata-rata mencapai 5,1 ton per hektar, mengukuhkan prestasi gemilang petani Konda di tengah tantangan alam yang berat. (IKP)




20 Kepala Sekolah di Kolut Studi Tiru di Singapura dan Malaysia

Kolaka Utara, SultraNET. | Dengan semangat tinggi, Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Sukanto Toding, secara resmi melepas rombongan studi yang terdiri dari 20 kepala sekolah SD dan SMP Kolaka Utara untuk melakukan studi tiru di Negara Singapura dan Malaysia. Sabtu, 18 November 2023

Dalam arahannya, Pj. Bupati tidak hanya memberikan ucapan selamat jalan, tetapi juga pesan penting kepada para peserta studi tiru ini. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi penumpang dalam perjalanan ini, tetapi agen perubahan yang membawa inovasi segar untuk sistem pendidikan di Kolaka Utara.

Tujuan dari studi tiru ini tidak hanya sebatas meningkatkan pengetahuan para kepala sekolah, melainkan juga untuk menciptakan kebijakan dan praktik inovatif dalam dunia pendidikan.

“Pemilihan Singapura dan Malaysia sebagai destinasi bukan semata-mata berdasarkan prestasi pendidikan, tetapi juga karena kelestarian budaya dan pemanfaatan teknologi di kedua negara tersebut,” ujar Sukanto Toding.

Pj. Bupati berharap agar pengalaman ini tidak hanya menjadi sumber pengetahuan baru, tetapi juga memicu semangat untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan progresif di Kolaka Utara. Para kepala sekolah diharapkan membawa pulang inspirasi untuk mengintegrasikan praktik-praktik inovatif yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah mereka.

Rombongan ini diharapkan menjadi pionir perubahan dalam dunia pendidikan Kolaka Utara, menjadi sumber inspirasi bagi para pendidik dan siswa. Dengan membawa pulang tidak hanya pengetahuan baru, tetapi juga semangat perubahan, mereka diharapkan dapat menciptakan terobosan yang positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah mereka.

“Kita harapkan bagaimana pengalaman internasional ini akan membentuk masa depan pendidikan di Kolaka Utara,” tandasnya.




Bupati Surunuddin Lepas Keberangkatan 30 Jama’ah Umrah, Wujud Program ‘Konsel Bertakwa’

Konsel, SultraNET. | Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga, melepas keberangkatan 30 jama’ah umrah, yang terdiri dari 16 laki-laki dan 14 perempuan. Para jama’ah tersebut merupakan perwakilan dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, imam masjid tingkat kecamatan, majelis taklim, dan unsur lembaga lainnya. bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati. Jumat, 17 November 2023.

Arifudin, yang mewakili Kabag Kesra Hamilin, menjelaskan bahwa pemberangkatan ini bekerja sama dengan PT. Albayt sebagai penyedia jasa pelayanan pemberangkatan haji dan umroh. Rencananya, para jama’ah umrah akan berangkat pada 26 November dan dijadwalkan kembali ke tanah air pada 8 Desember 2023.

“Ini bagian dari program Konsel Bertakwa, yang juga sebagai apresiasi kepada para unsur dan lembaga yang turut berkontribusi dalam menjaga bingkai kemajemukan di daerah ini,” ungkap Arifudin.

Seremoni pelepasan jamaah umroh
Seremoni pelepasan jamaah umroh

Sementara itu, Bupati Surunuddin Dangga menegaskan bahwa program Konsel Bertakwa merupakan pendekatan religiusitas untuk menciptakan ketentraman di daerah tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada para tokoh yang berperan dalam pembangunan ketentraman di wilayah Konawe Selatan.

“Sebagai daerah yang multi etnis, persatuan dan kesatuan selalu dijunjung di daerah ini. Do’a dari para jemaah kepada kami semua selaku pimpinan daerah akan menjadi semangat dan keikhlasan dalam membangun dan menjaga serta merangkai bingkai keberagaman di daerah yang kita cintai ini,” jelasnya

Bupati dua periode tersebut juga memberikan pesan kepada para jema’ah agar fokus, menjaga kesehatan selama beribadah di tanah suci, dan tetap menjaga kekompakan serta kesatuan bersama seluruh rombongan.

Ia berharap doa dari para jemaah dapat menjaga Konawe Selatan dari segala marabahaya. Program pelepasan jama’ah umrah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di Konawe Selatan. (*IKP)




Porseni PGRI Konsel, Ajang Silaturahmi Perkuat Jasmani dan Rohani

Konsel, SultraNET. |Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Tahun 2023 resmi dimulai dengan pawai Defile meriah. Kemeriahan ini disaksikan oleh seluruh pengurus dan anggota PGRI dari 25 Cabang se-Konawe Selatan. Kamis (16/11/2023)

Bupati Konsel H Surunuddin Dangga ST MM dengan penuh semangat membuka Porseni dalam rangka memeriahkan HUT PGRI ke-78 di Lapangan Sandai Desa Lainea, Kecamatan Lainea.

Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa Porseni bukan sekadar ajang olahraga dan seni, namun juga sebagai wadah silaturahmi yang menguatkan kebugaran jasmani dan kesehatan mental, emosional, serta sosial bagi para pendidik.

“Saat para pendidik berlaga, profesionalisme dan sportivitas tak perlu diragukan karena mereka adalah teladan bagi semua,” ujarnya dengan yakin.

Ketua PGRI Konsel, Erawan Suplayuda, turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk mempererat hubungan antar anggota PGRI, tetapi juga untuk menggali potensi dan prestasi dalam olahraga dan seni.

Porseni ini juga menjadi platform untuk menyeleksi atlet dan seniman terbaik PGRI Konsel guna bersaing pada tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dengan cabang olahraga seperti sepak bola, bola voli, bulu tangkis, serta senam kreasi PGRI, serta kompetisi seni seperti lomba solo, paduan suara, vokal grup, bakti sosial, dan seminar pendidikan, Porseni menjadi momen berharga bagi para guru untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar kelas.

Diharapkan, semangat dan prestasi yang dipamerkan di Porseni ini akan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menciptakan insan yang sehat, tangkas, dan berintegritas. (IKP)

 




Ruksamin Buka Sosialisasi Aplikasi Pengaduan “Lapor Konasara” 

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, mengawali sosialisasi pengembangan Aplikasi Pengaduan dengan membuka acara yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Konut.

Sosialisasi ini berfokus pada Aplikasi Pengaduan bernama “Lapor Konasara”, sebuah layanan online bagi masyarakat Konawe Utara yang dapat diakses melalui Whatsapp dengan memasukkan nomor 082226650308 dan mengikuti petunjuk selanjutnya.

Acara ini,  berlangsung di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konut pada Kamis (16/11/2023), dihadiri oleh Direktur Radja Digital Mandiri Ir. Hermansyah sebagai narasumber, Asisten, Staf Ahli, dan Kepala OPD di lingkup Pemda Konut.

Ruksamin mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pelayanan pengaduan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dia menyoroti pentingnya aplikasi digital dalam pengelolaan pengaduan pelayanan sebagai langkah penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pelaksanaan sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman akan layanan pengaduan secara online, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” ujarnya.

Dia juga menekankan bahwa aplikasi pengaduan ini merupakan wujud dari upaya menuju Birokrasi Digital yang lincah, kolaboratif, dan akuntabel, serta mendukung budaya birokrasi yang berorientasi pada kinerja dan pelayanan yang profesional.

Layanan pengaduan ini di Konawe Utara merupakan satu-satunya di Indonesia. Rencananya, aplikasi ini akan diluncurkan pada Hari Ulang Tahun Konawe Utara 2024 sebagai salah satu bentuk layanan publik dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara. (S)




Dipimpin Burhanuddin, Bombana Sukses Tekan Inflasi, Masuk Nominasi TPID Berprestasi

Kendari, SultraNET. | Dibawah kepemimpinan Ir. H. Burhanuddin, M.Si, sukses membawa kabupaten sebagai salah satu Daerah dengan Pengendalian Inflasi Terbaik di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sekaligus meraih nominasi TPID Berprestasi Kawasan Sulawesi.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sultra yang digelar di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari. Kamis (16/11/2023).

Rakorda tersebut bertujuan memperkuat kerja sama dan koordinasi antar pemerintah daerah guna menekan inflasi. Tema utama acara ini adalah “Penguatan Sinergi dan Harmonisasi Kebijakan Pengendalian Inflasi Daerah.”

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menekankan urgensi Rakor TPID untuk memperkuat sinergi, strategi, dan menekan angka inflasi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Meskipun inflasi di Sultra sudah cukup terkendali, dengan penurunan dari 3,46 persen pada September menjadi 3,14 persen pada Oktober 2023 berdasarkan data BPS, upaya terus dilakukan untuk menciptakan kebijakan bersama yang efektif guna mendukung stabilitas ekonomi.

Pj. Gubernur Sultra mendorong Kepala Daerah untuk mengambil langkah-langkah pengendalian inflasi sesuai rekomendasi dari BPS dan Bank Indonesia.

“Lakukan Gerakan Pangan Murah, Gerakan Pasar Murah, menjaga fluktuasi harga beras, stabilisasi harga BBM dan bahan bakar rumah tangga, operasi pasar, serta penyerapan anggaran pengendalian inflasi menjadi fokus dalam upaya ini,” ujar Pj. Gub Sultra Andap.

Bombana sendiri diakui sebagai salah satu daerah dengan pengendalian inflasi terbaik, terbukti dengan Kinerja TPID yang meraih Penghargaan dari Kemenko Bidang Perekonomian RI sebagai nominasi TPID Kab/Kota Berprestasi Kawasan Sulawesi.

Ditempat yang sama, Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan, seperti pemantauan IPH, rapat koordinasi TPID, sidak pasar, operasi pasar, pasar murah, gerakan pangan murah, penyaluran BTT, gerakan menanam.

Pemkab Bombana juga melakukan kerja sama antar daerah, bantuan transportasi APBD, bantuan suku bunga kredit usaha mikro, pemantauan harga pangan, pemantauan stok pangan, dan penyusunan neraca pangan strategis.

“Semua langkah terbaik kami lakukan untuk menekan inflasi di Bombana,” jelas Suami Hj. Fatmawati Kasim Marewa itu. (S)




Pemkab Konut Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga dan Pasokan

Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, di Pelataran Kantor Bupati Konut. Kamis (16/11/2023),

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta mengendalikan inflasi di wilayah Konut. Masyarakat diberi kesempatan untuk membeli bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras dengan berbagai merk dan tipe mulai dari Rp 12.800 per kilogram, minyak goreng seharga Rp 15.000 per liter, dan gula pasir seharga Rp 15.000 per kilogram.

H. Ruksamin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi atas penempatan Gerakan Pangan Murah di Konut, atas nama masyarakat setempat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Pj Gubernur yang telah mengadakan Gerakan Pangan Murah di Konut,” ucapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan serupa untuk mengendalikan inflasi, menghapus kemiskinan ekstrem, serta menangani stunting melalui Program URC KISS.

“Di Konut, kami terus menggalakkan kegiatan semacam ini, mulai dari pasar murah hingga upaya penghapusan kemiskinan ekstrem. Salah satu gerakan yang kami bentuk adalah URC KISS,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung selama tiga hari, dari hari Kamis (16) hingga Sabtu (18 November 2023), memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau. (S)