Festival Ranokomea 2023, Wisata Alam Jadi Andalan

Bombana, SultraNET. – Pelaksanaan Festival Ranokomea 2023 di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menawarkan sejumlah objek wisata andalan yang menarik untuk dikunjungi wisatawan. Sabtu (15/12/2023)

Ada empat objek wisata andalan di Desa ranokomea, keempat objek wisata yang layak dikunjungi sebagai pihan destinasi wisata yaitu Pulau Kondo: Pulau kecil dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Pengunjung dapat menikmati keindahan bawah laut melalui kegiatan snorkeling atau diving.

Pulau Kondo
Pulau Kondo

Karang Empat: Kawasan karang yang menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan dan biota laut. Karang ini terdiri dari empat jenis, yaitu karang lunak, karang keras, karang api, dan karang bunga, menciptakan keindahan alam bawah laut yang memukau.

Danau Laponu-Ponu: Danau yang terletak di tengah hutan, menampilkan keanekaragaman flora dan fauna. Pengunjung dapat melihat burung, monyet, dan bahkan buaya di sekitar danau. Sumber air panas di sekitar danau juga dipercaya memiliki khasiat penyembuhan.

Dnau Laponu Ponu
Dnau Laponu Ponu

Taman Teknologi Pertanian: Menampilkan inovasi dan teknologi pertanian modern seperti hidroponik, aeroponik, dan vertikultur. Pengunjung dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan petani dan praktisi pertanian, memberikan pengalaman edukatif yang berbeda.

Saat membuka Festival Ranokomea sebagai bagian dari rangkaian Kegiatan HUT Bombana ke-20, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Man Arfa, menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mengembangkan dan mengelola potensi wisata alam Ranokomea.

“Efek positif dari pengembangan destinasi wisata di Bombana akan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, bahkan investor sekalipun,” ujarnya.

Man Arfa juga mengajak pemerintah desa dan kecamatan untuk bersama-sama membangun destinasi wisata di Ranokomea. “Sekarang ini belum terlalu maju, saya kira ke depan kita berkomitmen secara bersama-sama membangun daerah ini menjadi destinasi wisata yang terkemuka,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, menegaskan bahwa Desa Ranokomea bukan hanya menjadi potensi wisata lokal, namun juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. “Desa Ranokomea masuk dalam daftar 10 besar desa wisata terbaik di Provinsi Sulawesi Tenggara dan 100 besar di tingkat nasional,” ungkap Annisa.

Pembukaan Festival Ranokomea
Pembukaan Festival Ranokomea

Dalam upaya mempromosikan dan mengembangkan destinasi wisata ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana menggelar Festival Ranokomea. Festival ini, yang pertama kali diselenggarakan pada tahun ini, mengangkat tema “Harmonis Dalam Keberagaman,” menunjukkan bahwa Ranokomea tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga kaya akan tradisi dan budaya.

Melalui festival ini, pengunjung dapat menikmati kegiatan lomba kuliner, pemilihan Putra Putri Maritim untuk mewakili Kabupaten Bombana di tingkat provinsi, serta penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang Duta Wisata Kabupaten Bombana.

“Meskipun fasilitas belum maksimal pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas agar Ranokomea menjadi destinasi wisata yang dapat memukau hati para pengunjung di masa depan,” tandasnya. (Adv)




Peringati Hari Juang TNI-AD, Koramil Rumbia Laksanakan Jum’at Berkah

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-78 Tahun 2023, Koramil 1431/Bombana dan Persit Ranting 2 Koramil Rumbia menggelar kegiatan Jumat Berkah di Tugu Brimob, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Jumat, 15/12/2023

Pada kesempatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini, personil Koramil dan ibu-ibu Persit tidak hanya merayakan peristiwa bersejarah, tetapi juga menyebarkan kebaikan di tengah-tengah masyarakat. Sebanyak 100 kotak Snack disalurkan kepada pengemudi Bentor, ojek, dan warga yang melintas di lokasi tersebut.

ibu Persit Kartika Candra Kirana Ranting 2 Koramil Rumbia berbagi Jumat Berkah
ibu Persit Kartika Candra Kirana Ranting 2 Koramil Rumbia berbagi Jumat Berkah

Dibawah arahan Danramil Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, kegiatan Jumat Berkah ini bukan hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, namun juga menjadi wujud nyata sinergi dan solidaritas antara personel Koramil dan Persit Kartika Chandra Kirana dalam menjalankan tugas kemanunggalan dengan rakyat.

Aksi pemberian Snack tersebut tidak hanya memberikan kehangatan di tengah-tengah masyarakat, tetapi juga menciptakan nuansa positif yang mengukuhkan bahwa kebaikan dapat terus diwujudkan melalui kerjasama yang kokoh antara aparat dan warga. Selain merayakan sejarah Juang TNI-AD, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan yang dapat terus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat.

ibu-ibu Persit Ranting 2 Koramil Rumbia melakukan pembagiuan Ssnack ke Masyarakat
ibu-ibu Persit Ranting 2 Koramil Rumbia melakukan pembagiuan Ssnack ke Masyarakat

Dengan semangat kemanunggalan yang diwujudkan melalui kegiatan positif ini, Koramil Rumbia turut memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, menciptakan momen bersejarah yang tidak hanya dikenang dalam peringatan hari juang, tetapi juga merajut hubungan harmonis di antara mereka.




Kodim Bombana Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI-AD untuk Pertama Kalinya

Bombana, SultraNET. | Dalam suasana yang hikmat dan penuh kesederhanaan, Kodim 1431/Bombana menyelenggarakan upacara peringatan untuk memperingati ulang tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) di Lapangan Upacara Kodim Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Jumat, 15/12/2023

Upacara dipimpin oleh Kasdim Bombana, Kapten Inf Ahmad Yani, dengan perwira upacara Perwira Seksi Personel (Kapten Inf Mustafa) dan Komandan Upacara Perwira Sandi (Lettu Inf Nyoman Admika).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Kodim 1431/Bombana, personel Kodim, dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana.

Foto : Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Akhamad Yani bertidak sebgai irup pada peringatan Hari Juang TNI-AD
Foto : Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Akhmad Yani bertidak sebgai irup pada peringatan Hari Juang TNI-AD

Dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, pesan dari Kepala Staf Angkatan Darat menekankan bahwa “Hari Juang TNI-AD adalah momen penting untuk mengenang pengorbanan para pahlawan yang dengan rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.”

Beliau menceritakan, “Saat Pertempuran Ambarawa, Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan. Meskipun sakit, beliau tidak pernah menyerah dan terus memimpin.”

Kemanunggalan antara TNI-AD dan rakyat adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan. Di era globalisasi saat ini, tantangan seperti perang asimetris, perubahan iklim, dan potensi konflik sosial harus diatasi.

foto: Pemeriksaan Pasuakan Oleh Inspektur Upacara
foto: Pemeriksaan Pasuakan Oleh Inspektur Upacara

Untuk menghadapi tantangan tersebut, TNI-AD harus terus meningkatkan kemampuannya dalam hal personel, alutsista, dan doktrin. Peningkatan ini diperlukan untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks.

Hari Juang TNI-AD tahun ini mengusung tema “TNI Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI.” Tema ini memiliki makna mendalam, menekankan perlunya terus memperkuat kemanunggalan antara TNI-AD dan rakyat, meningkatkan kemampuan, dan berperan aktif dalam pelestarian alam.  (SBU)




Ratusan Orang Warga Suku Moronene Demo DPRD Bombana

Bombana, SultraNET. | Ratusan orang warga suku Moronene yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Moronene (HIPPAMOR), menggelar aksi demonstrasi di DPRD Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Teggara. Kamis (14/12/2023)

Para demonstran menyoroti masalah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Bombana tentang Pelestarian Seni dan Budaya yang dinilai ambigu karena tidak spesifik mengidentifikasi seni dan budaya mana yang akan dilestarikan.

Heryanto A Nompa salah satu tokoh masyarakat suku moronene yang turut bersama massa aksi mengaku menyesalkan sikap para wakil rakyat di DPRD Bombana yang terkesan alergi dengan seni dan budaya suku moronene.

Padahal menurutnya sebagai suku tertua di jazirah bumi anoa sulawesi tenggara, suku moronene yang secara turun temurun telah mendiami wilayah kabupaten bombana sejak ratusan tahun silam telah mewariskan seni dan budaya yang tidak ternilai yang patut dilestarikan dan dijaga.

“Raperda ini ambigu, sehingga pertanyaannya kalau bukan seni dan budaya moronene yang akan dilestarikan disini (Bombana), terus tunjukkan tempat dimana seni dan budaya moronene akan kami lestarikan,” ujar Heryanto

Massa Aksi dan DPRD Bombana saat membacakan Poin Kesepakatan
Massa Aksi dan DPRD Bombana saat membacakan Poin Kesepakatan

Mantan Anggota DPRD Bombana Periode 2014-2019 itu menegaskan masyarakat moronene terkenal dengan sikap persaudaraan yang tinggi dimana secara history menerima kedatangan semua suku tanpa membeda-bedakan untuk bersama sama hidup di bombana.

“Jadi tolong lestarikan seni dan budaya kami sebagai ciri khas daerah ini,” tegas Heryanto yang juga ketua PPNI Sultra itu.

Hal senada disampaikan Ketua HIPPAMOR Hamdan Triandardinata, ia menekankan bahwa polemik terjadi di kalangan suku Moronene karena Raperda tidak secara spesifik menyebutkan seni dan budaya Moronene yang akan dilestarikan.

“Dimana Bumi di Pijak disitu Langit dijunjung, seharusnya Raperda ini berpihak pada Moronene selaku penduduk pribumi kabupaten Bombana,” tegasnya.

Menyikapi tuntutan para demonstran, Ketua DPRD Bombana, Arsyad, memastikan akan mengakomodir tuntutan massa aksi dengan menambahkan kata ‘Moronene’, sehingga Raperda tentang Pelestarian Seni dan Budaya akan menjadi Raperda Pelestarian seni dan budaya Moronene.

Ia menjelaskan tujuan DPRD mengajukan inisiatif rancangan perda ini sebagai bukti serius bahwa DPRD komitmen memperhatikan persoalan pelestarian adat dan budaya di Bombana.

“Malah ini kita rancang agar mengakomodir semua seni dan budaya yang ada di Bombana, tetapi tidak ada salahnya jika teman teman suku moronene ingin lebih dipertegas raperdanya apalagi inikan masih rancangan, masih panjang perjalanannya untuk mejadi Perda” bebernya.

Ditempat yang sama Ketua Bapemperda DPRD Bombana, Rumiyanto menjelaskan bahwa proses Raperda ini masih dalam tahap rancangan yang melibatkan berbagai pihak.

“Dengan adanya aspirasi ini, kita akan akomodir tentu dengan mencarikan formulasi agar pelestarian seni dan budaya lain yang ada di Bombana ini bisa pula diakomodir.” jelas Rumiyanto

Politisi Partai Demokrat itu membantah adanya informasi yang beredar bahwa Raperda ini merupakan produk hukum yang akan diselesaikan dalam satu minggu kedepan atau dibuat secara terburu buru.

“Paling cepat 6 bulan kedepan Raperda ini bisa selesai, jadi tidak benar itu kalau ini bisa menjadi Perda dalam tahun ini, karena prosesnya masih panjang,” jelasnya

Pada kesempatan tersebut Anggota DPRD dua periode itu meminta keluarga suku moronene untuk tidak terhasut dan meragukan komitmen DPRD Bombana dalam upaya pelestarian seni dan budaya di Bombana khususnya seni dan budaya suku moronene.

“Sejak Bombana mekar menjadi sebuah kabupaten nanti di periode DPRD sekarang inisiatif pelestarian seni dan budaya ini di ajukan. Artinya komitmen kita untuk memajukan itu tidak usah diragukan,” tegasnya

Wakil Ketua Bapemperda, Andi Firman menambahkan jika Raperda ini lahir sebagai Perda, akan terbuka banyak program terkait pelestarian adat dan budaya, termasuk pembuatan museum untuk menyimpan koleksi dan tempat memperkenalkan adat dan seni Moronene kepada masyarakat luas.

Mantan Ketua DPRD Bombana periode 2014-2019 menyebut banyak yang menafsirkan keliru terkait Raperda ini, bahwa dengan tidak adanya frasa Moronene seolah olah ada upaya mengkaburkan atau menghilangkan eksistensi seni dan budaya moronene.

“Perda ini dibikin di Bombana dan kita semua tahu bahwa bombana ini wilayah kerajaan moronene dulunya, sehingga apapun itu yang akan dilestarikan pasti adalah seni dan budaya moronene,” bebernya

Ia menjelaskan, pihak terkait yang dipanggil untuk menghadiri seminar awal dan seminar akhir naskah akademik Raperda ini hanya tokoh dan yang paham adat suku moronene dan tidak ada tokoh dari suku lain.

“Biarpun tidak memuat frasa moronene tetapi itu secara otomatis jika berbicara seni dan budaya bombana maka itu pasti Moronene. Tetapi dengan adanya aksi ini tentu akan lakukan review lagi agar dalam judul dan isi Raperda nantinya tegas bahwa yang akan dilestarikan adalah seni dan budaya moronene.”tandasnya.

Adapun hasil kesepakatan Hippamor dan DPRD Bombana terdiri dari tiga poin, Pertama Raperda tentang Pelestarian seni dan budaya diubah menjadi Raperda tentang Pelestarian seni dan budaya Moronene. Yang Kedua, dalam penyusunan Naskah akademik melibatkan Lembaga Adat Moronene, Rukun Keluarga Moronene, dan tokoh-tokoh yang paham dengan kebudayaan moronene.

Poin terakhir dalam waktu 1x 24 jam DPRD Bombana segera membentuk tim khusus yang melibatkan Lembaga Adat Moronene, Rukun Keluarga Moronene, dan tokoh-tokoh yang paham dengan kebudayaan moronene.

Pantauan awak media ini, aksi yang sempat membuat macet jalan ibu Kota Bombana itu turut dihadiri Tokoh suku moronene asal Kabaena Sahrun Gaus, Awaluddin, Sono dan Andri Ananta dan dari Poleang, nampak Mantan Anggota DPRD Bombana Syukur, Akademisi Achmad Baco dan Yanas Bandu sedangkan dari Rumbia nampak pula Mantan Wakil Bupati Johan Salim, Heryanto A Nompa, Gufran Kapita, Refli dan sederet tokoh moronene  lainnya yang nampak berbaur dengan massa aksi. (IS)




Kodim 1431/Bombana bersama Pemda, Polri dan Masyarakat kembali menyerbu lahan kosong dengan menanam 350 Pohon di Watu-Watu

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya penghijauan, meningkatkan kualitas udara sekitar kita sebagai paru-paru dunia dan mencegah potensi banjir, Kodim 1431/Bombana, kembali meluncurkan kegiatan luar biasa dengan kembali menanam 350 pohon di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana yang beberapa Minggu sebelumnya dilaksanakan di Lakomea. Inisiatif ini menjadi bagian dari perayaan Hari Juang TNI AD tahun 2023, dengan seluruh satuan teritorial TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia turut serta. Kamis, 14/12/2023

Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P sedang melukan penanaman Ponon Pette
Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P didamping Babinsa sedang melukan penanaman Ponon Pette

Dandim Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya tanggung jawab TNI, melainkan juga tugas bersama untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan aman dari bencana alam.

“Karya bakti ini tidak hanya dilakukan di satu tempat, melainkan akan berlanjut ke berbagai lokasi di daerah Bombana,” tambahnya.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV dim 1431/Bombana (tengah/Baju Hijau} didampingi Siswa SMP 31 Lantari Jaya Melakukan penanaman Pohon
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV dim 1431/Bombana (tengah/Baju Hijau} didampingi Siswa SMP 31 Lantari Jaya Melakukan penanaman Pohon

Kegiatan fokus pada penanaman pohon yang bermanfaat bagi masyarakat, membersihkan pasar, saluran air, dan lokasi lain yang dapat menyebabkan banjir. Dandim menjelaskan bahwa pohon yang ditanam mencakup jenis Pette, Jengkol, Jati lokal, dan Kayu sengon. Ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat

Ditemui saat kegiatan, Kades Watu-Watu, Nasrin, menyambut baik inisiatif tersebut, mengimbau masyarakat setempat untuk menjaga kebersihan lingkungan menjelang musim hujan. “Kesadaran bersama adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” ujarnya.

foto bersama peserta kegiatan tanam pohon
foto bersama peserta kegiatan tanam pohon

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda Bombana, Kakandepag Kab. Bombana, para Kepala OPD terkait, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi beserta pengurus, Camat Lantari Jaya, dan perwakilan dari unsur Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan dan kepedulian terhadap Kabupaten Bombana.

Tidak hanya diikuti oleh Forkopimda, kegiatan penanaman pohon juga melibatkan Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana, siswa-siswi SMA Negeri 12 Bombana, siswa-siswi SMP Negeri 31 Lantari Jaya, serta masyarakat Desa Watu-watu. Semua pihak turut serta dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana alam di masa mendatang




Mahasiswa Informatika Unisan Kunjungi PT. Crossnet Indonesia

MAKASSAR, SultraNET. – Sejumlah mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (Unisan), kunjungan studi lapangan yang bernilai edukatif ke PT. Cross Network Indonesia (Crossnet). Selasa, 11 Desember 2023.

Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Unisan, Baharuddin menjelaskan selain mendapatkan sambutan hangat, para mahasiswa juga memperoleh pemahaman mendalam tentang Jaringan dan Internet.

“Pengetahuan terkait jaringan internet tidak hanya bisa diperoleh di bangku kuliah, namun harus dilengkapi dengan pengalaman lapangan,” ujar Baharudin.

Baharuddin, Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNISAN (Kiri) Muhammad Khairun, Pre Sales Manager area Sulampua (Kanan)
Baharuddin, Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNISAN (Kiri) Muhammad Khairun, Pre Sales Manager area Sulampua (Kanan)

Selaku Dosen pengampu, ia juga menekankan bahwa kunjungan ini tidak hanya menjadi pengenalan, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung pengaplikasian ilmu yang diperoleh dibangku perkuliahan.

“Mahasiswa tidak hanya melihat, tetapi juga langsung mempelajari perangkat jaringan komputer yang tidak tersedia di kampus dalam skala besar,” bebernya.

Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa Unisan ini memberikan wawasan yang tak ternilai tentang dunia nyata jaringan dan internet. Dengan pendekatan praktis, mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang dipelajari di dalam kelas ke dalam situasi yang sebenarnya.

“Ini adalah kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam memperluas pengetahuan dan keterampilan mahasiswa,” tandasnya.

Rektor Universitas Teknologi Akba Makassar Dr. Muhammad Arafah, S.Kom. MT. (kiri) dan Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNISAN, Baharuddin (Kanan)
Rektor Universitas Teknologi Akba Makassar Dr. Muhammad Arafah, S.Kom. MT. (kiri) dan Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNISAN, Baharuddin (Kanan)

Usai melakukan kunjungn di PT. Cross Network Indonesia (Crossnet), Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer melakukan kunjungan ke Universitas Teknologi Akba Makassar yang diterima langsung Rektor Dr. Muhammad Arafah, S.Kom. MT. (IS)




Merajut Ukhuwah Merengkuh Berkah, Kodim 1431/Bombana Santuni Warakawuri dan Anak Yatim

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka menyambut perayaan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) ke-78 Tahun 2023 ini, Kodim 1431/Bombana sambangi Rumah Warakawuri untuk memberikan Santunan dan Tali Asih Kepada para Warakawuri dan Anak Yatim, Hal ini sejalan dengan Tema yang diambil “TNI Angkatan Darat maju bersama rakyat,” Kamis, 14/12/2023

Pelaksanaan Harian (Plh) Kasdim Kapten Inf Ahmad Yani, dalam sambutannya, tidak hanya mengucapkan rasa syukur tetapi juga menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian. “Bukan hanya sebagai prajurit, tetapi sebagai bagian dari masyarakat, kita memiliki tanggung jawab untuk saling mendukung dan membantu. Mari kita merajut tali ukhuwah yang kuat,” ujarnya penuh semangat.

Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Ahmad Yani dan Ibu menyerahkan bingkisan Kepada Warakawuri
Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Ahmad Yani (Tengah) dan Ibu menyerahkan bingkisan Kepada Warakawuri Hj. Nursida Usman,

Kehadiran Pejabat Utama Kodim Bombana seperti Plh. Kasdim Bombana Kapten Inf Ahmad Yani, Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Silistianto, memberikan nuansa kekeluargaan dalam kegiatan ini. Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Ibu Hj. Irma Akhmad Yani turut serta bersama pengurus Persit Kodim Bombana.

Hj. Nursida Usman, salah satu yang menerima santunan, tak dapat menyembunyikan rasa terima kasihnya. “Kami merasa sangat beruntung dan bersyukur atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan saudara-saudara kami di Kodim 1431/Bombana,” ucapnya tulus dengan senyum penuh harap.

Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Ahmad Yani dan Ibu menyerahkan binskisan Kepada Warakawuri
Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Ahmad Yani dan Ibu menyerahkan bingkisan Kepada Warakawuri

Lebih dari sekadar momen berbagi kebahagiaan, acara santunan ini menggambarkan kebersamaan dan kepedulian sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkeadilan. Merajut ukhuwah, Kodim 1431/Bombana merengkuh berkah bagi mereka yang membutuhkan. (SBU)




Kodim 1431/Bombana dan Drumband Yonif 725/Woroagi Meriahkan Defile dan Pembukaan Porseni HUT Bombana Ke-20

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana yang ke-20, Kodim 1431/Bombana dan Drumband Yonif 725/Woroagi turut berpartisipasi dengan meriahkan Defile dan Pembukaan Porseni di Kecamatan Poleang. Rabu, 13/12/2023

Kegiatan yang di Pusatkan di Poleang tersebut menjadi sorotan utama masyarakat sekitar. Ribuan peserta dari Seluruh organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 22 Kecamatan, termasuk anggota Kodim 1431/Bombana, Persit dan Drumband Yonif 725/Woroagi, berpartisipasi dalam parade yang dipandu dengan semangat dan kegembiraan.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Sekda Kabupaten Bombana, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Kapolres Bombana, Wakapolres Bombana, dan sejumlah perwakilan dari unsur militer serta pejabat tinggi daerah. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan dan komitmen terhadap pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bombana.

Pj. Bupati Bombana Foto bersama Forkopimda dan Tamu Undangan pada pembukaan Porseni HUT Kab. Bombana ke-20
Pj. Bupati Bombana Foto bersama Forkopimda dan Tamu Undangan pada pembukaan Porseni HUT Kab. Bombana ke-20

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas nikmat sehat yang memungkinkan masyarakat mengikuti acara ini. Ia juga menekankan pentingnya perayaan HUT ke-20 sebagai momentum awal bagi Kabupaten Bombana, yang 20 tahun lalu mekar dari Kabupaten Buton.

“Meskipun di tengah situasi yang tak menentu seperti sekarang ini tingkat inflasi yang semakin tinggi namun kita masih mampu bertahan, ancaman kemiskinan ekstrim, angka stunting yang masih tinggi, daya beli masyarakat terhadap produk lokal yang masih rendah serta situasi kerawanan sosial dan politik menjelang pemilu adalah tantangan bagi kita semua untuk terus survive dan tetap solid dalam menjaga stabilitas keamanan daerah kita”, tambah Edy

Tanggapan positif juga datang dari Dandim 1431/Bombana, Andi Irfandi, yang mengapresiasi keterlibatan Drumband 725/Woroagi dalam meriahkan acara.

“Kami sangat menghargai kontribusi positif dari Drumband Yonif 725/Woroagi yang turut memeriahkan peringatan HUT Kabupaten Bombana ini. Semoga kebersamaan ini dapat terus terjaga,” tutur pria dengan Pangkat dua melati di pundak ini.

Drumband Yonif 725/Woroagi Melakukan atraksi pada pembukaan Porseni HUT Kab. Bombana ke-20 di Poleang
Drumband Yonif 725/Woroagi Melakukan atraksi pada pembukaan Porseni HUT Kab. Bombana ke-20 di Poleang

Letnan Dua Infanteri (Letda Inf) Daniel Andre O, S. TR (Han) selaku Koordinator Drumband Yonif 725/ Woroagi mengatakan “Drumband ini Merupakan icon bagi Batalyon Infanteri 725/Woroagi dan sebagai sarana untuk mempromosikan Batalyon dan TNI-AD yang Baru dibentuk saat pelaksanaan satgas 2022 bagi anggota yang Korum (Komando Rumah) untuk menambah kemampuan prajurit selain bidang militer dan mengisi kegiatan agar terhindar dari pelanggaran

Ia juga mengatakan “Kebersamaan ini tidak hanya memperkuat keterlibatan TNI dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga memperkokoh rasa kebangsaan dan cinta tanah air, sekaligus memperkenalkan Drumband Batalyon Kami” ungkap pria Lulusan Lembah Tidar Tahun 2023 tersebut.

Tanggapan masyarakat yang hadir pada acara tersebut juga positif. Mereka menyambut hangat dan mengapresiasi upaya kolaboratif antara Kodim 1431/Bombana, Drumband Yonif 725/Woroagi, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bombana.

Dengan partisipasi yang gemilang dan semangat kebersamaan yang terpancar, Defile dan Pembukaan Porseni HUT Kabupaten Bombana Ke-20 sukses menjadi peristiwa bersejarah yang tak terlupakan bagi masyarakat setempat. (SBU)




Para Istri Prajurit TNI-AD di Bombana Ramai-Ramai Donor Darah

Bombana, SultraNET. | Para Istri Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) yang tergabung dalam Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana beramai ramai melakukan donor darah, bertempat di Makodim 1431/Bombana. Selasa (12/12/2023)

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian istri Prajurit TN-AD untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaigus sebagai momentum peringatan Hari Juang TNI-AD ke-78.

“Kami bersyukur tidak hanya kami dari Persit dan Anggota TNI-AD namun masyarakat umum juga antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Rafika Andi Irfandi

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi (Tengah) bersama Persit
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi (Tengah) bersama Persit

Istri Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P itu menjelaskan, kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta dan pemeriksaan kesehatan yang ketat guna memastikan bahwa setiap donor memenuhi syarat kesehatan yang diperlukan.

Sebagaimana diketahui di Rumah Sakit Umum Tanduale Bombana belakangan ini sering sekali terjadi kelangkaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, untuk itu kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima darah, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya kegiatan donor darah sebagai tindakan nyata dalam menyelamatkan nyawa,” tegas Rafika.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi (Tengah) bersama Persit
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi (Tengah) bersama Persit

Kegiatan donor darah ini menjadi bukti nyata betapa solidnya kerjasama di antara para istri anggota TNI-AD dengan berbagai lapisan masyarakat dalam berbagi kepedulian demi kehidupan sesama.

Keberhasilan acara ini membangkitkan semangat untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya aksi sosial di tengah-tengah masyarakat. (SBU)




Bombana Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Kendari, SultraNET. | Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Bombana meraih penghargaan prestisius sebagai yang kedua terbaik dalam Evaluasi dan Monitoring Kepatuhan Keterbukaan Informasi Publik 2023. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi (KI) dalam Kategori PPID Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara, sebuah prestasi luar biasa yang memperkuat posisi Bombana sebagai pelopor transparansi pemerintahan. Senin (11/12/2023)

Suasana penuh kebanggaan meliputi PPID Bombana saat menerima penghargaan dari tangan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio. Acara prestisius ini berlangsung di Hotel Said Azizah Kendari, menjadi saksi pengakuan terhadap dedikasi tinggi PPID Bombana dalam mengelola informasi publik.

Untuk memberikan nilai, Komisi Infarmasi Sultra telah melibatkan diri dalam diskusi intensif dengan OPD selama satu tahun enam bulan, dengan tujuan untuk memastikan partisipasi publik dan operasional yang teratur di satuan masing-masing.

Saat memberikan penghargaan, Asrun Lio tidak hanya mengakui keberhasilan PPID Bombana, tetapi juga menggarisbawahi peran vital mereka dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan inklusif. Dengan sikap transparan dan akuntabel, PPID Bombana telah menciptakan model yang patut diikuti oleh kabupaten/kota lain di Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap Keterbukaan Informasi Publik tidak berhenti, tidak cukup pada hal-hal yang sifatnya teknis administratif dan konsep yang prosedural, namun harus bermanfaat, terimplementasikan pada pelayanan yang ada. Ini harus dimiliki oleh seluruh Badan Publik di Provinsi Sulawesi Tenggara ini .” ujar Asrun Lio

Sekda Prov. Sultra Asrun Lio saat menyampaikan Sambutan
Sekda Prov. Sultra Asrun Lio saat menyampaikan Sambutan

Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara, sebagai penyelenggara acara, turut memberikan apresiasi kepada PPID Bombana. Mereka menyoroti upaya transparan dan akuntabel yang diterapkan oleh PPID tersebut, mencakup aspek ketersediaan informasi, responsifitas layanan, dan kualitas dokumentasi. Ini bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan pujian yang menegaskan kontribusi signifikan PPID Bombana dalam membangun fondasi demokrasi yang kokoh.

“Dengan konsep PPID masyarakat bisa mengakses informasi secara online karena hal ini sudah sangat inklusi. Semoga dengan keterbukaan informasi publik, tata kelola pemerintahan akan semakin baik .” jelas Andi Ulil Amri selaku Ketua Panitia

Kadis Kominfo Bombana, Sofian Baco (Kiri)
Kadis Kominfo Bombana, Sofian Baco (Kiri)

Sementara itu, Kadis Kominfo Kabupaten Bombana, Sofian Baco, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim PPID Bombana. Ia menyoroti prestasi gemilang ini sebagai hasil dari kerja keras dan komitmen tinggi dalam melayani masyarakat dengan memberikan akses yang lebih luas terhadap informasi publik.

Sofian Baco menegaskan bahwa transparansi informasi adalah kunci untuk kemajuan daerah dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi PPID Bombana tetapi juga menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan akses informasi publik.

“Dengan memberikan informasi yang jelas dan akurat untuk masyarakat, kita tidak hanya memenuhi kewajiban pemerintah, tetapi juga menciptakan dampak positif yang nyata pada keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.” ujar Sofian Baco

Kadis Kominfo Bombana, Sofian Baco (Ketiga dari Kiri)
Kadis Kominfo Bombana, Sofian Baco (Ketiga dari Kiri)

Peran strategis PPID dalam mendukung demokrasi, akuntabilitas, dan transparansi pemerintahan daerah kini semakin terasa. Bombana bukan hanya menjadi contoh dalam hal ini, tetapi juga pionir dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Sulawesi Tenggara. Ke depannya, diharapkan bahwa prestasi ini akan memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk menerapkan praktik terbaik yang diterapkan oleh PPID Bombana.

Dengan demikian, keberhasilan PPID Bombana bukan hanya sebuah penghargaan semata, tetapi juga sebuah tonggak penting dalam membangun fondasi pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berfokus pada partisipasi masyarakat. Prestasi ini menggarisbawahi betapa pentingnya upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Para Undangan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sulawesi Tenggara
Para Undangan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sulawesi Tenggara

Seperti diketahui, dengan berakhirnya tahun 2023, Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara (KI Sultra) mengumumkan penerima penghargaan dalam Kategori Keterbukaan Informasi Publik (KIP), mencakup PPID, OPD, dan PPID penyelenggara Pemilu terbaik. Dalam kategori pertama, PPID Utama Kabupaten Kolaka meraih peringkat terbaik 1, diikuti oleh PPID Utama Kabupaten Bombana sebagai terbaik 2, dan PPID Utama Kota Bau-Bau sebagai terbaik 3.

Kategori kedua, yang mencakup OPD lingkup Pemprov Sultra, yaitu Rumah Sakit Jantung Oputa Yii Koo Provinsi Sultra sebagai terbaik 1, RSUD Bahteramas Provinsi Sultra sebagai terbaik 2, dan Dinas Sumberdaya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra sebagai terbaik 3.

Sementara pada kategori ketiga, PPID Penyelenggara Pemilu Provinsi Sultra, Bawaslu Provinsi Sultra meraih peringkat terbaik 1, diikuti oleh KPU Provinsi Sultra sebagai terbaik 2, dan PPID Bawaslu Kota Bau-Bau sebagai terbaik 3. Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Sekda Sultra, yang didampingi oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Ketua KI Sultra, serta anggota lainnya, pada acara penganugerahan KIP tahun 2023. (Adv)