Pemkab Bombana Launching Gerakan Pangan Murah


Bombana, SultraNET. | Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Zona Sultra di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) selaku tuan rumah Resmi dimulai, Minggu (10/12/2024)
Kompetisi bergensi di jazirah bumi anoa itu, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bombana Drs Edy Suharmanto M.Si bertempat di Stadion Bombana yang terletak di Kecamatan Rumbia.
Pj Bupati Bombana, Drs Suharmanto M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh klub sepak bola yang berpartisipasi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bombana mendukung penuh kegiatan ini, dan berharap agar kegiatan ini membawa manfaat besar bagi olahraga sepak bola khususnya di Kabupaten Bombana.
“Kegiatan ini berpotensi menghasilkan pemain berkualitas bagi daerah ini,” ujar Suharmanto.
Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri itu menekankan pentingnya sportivitas, kejujuran, dan disiplin dalam bertanding.
“Yang lebih penting juga mari kita besama menjaga keamanan dan ketertiban selama kompetisi berlangsung,” tegasnya.
Ditempat yang sama Sekretaris Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Jasman S.Pd menyampaikan pesan penting akan sportivitas dalam pertandingan.
Ia menggarisbawahi tujuan kompetisi ini untuk mencari bakat-bakat sepak bola yang dapat mengangkat nama Provinsi Sulawesi Tenggara di kancah nasional.
“Saya optimis dari Kompetisi ini lahir bakat bakat terbaik sepak bola sulawesi tenggara.” tandasnya.
Acara pembukaan ditandai Kick Off pertandingan antara Tim Wonua Bombana vs PS. Morosi Utama.
Tim-tim sepak bola yang turut ambil bagian dalam kompetisi antara lain Tim Wonua Bombana, PS. Morosi Utama, MZF-UHO, PS. Padangguni, PS.Konut Putra, dan PS. Tiger Sultra.
Nampak hadir pada kegiatan ini, Drs.Man Arfa,M.si (Sekda Kabupaten Bombana), Arsyad S.Pd., SH., M.H (Ketua DPRD/Ketua Koni Kab Bombana), Agung Sugiharto, S. Kom., SH (Kajari Bombana). (IS)
Kendari, SultraNET. – Meskipun terbatasnya alat peraga kampanye (APK), semangat relawan KoReAn (Konfederasi Nasional Relawan Anies) tidak padam untuk mensosialisasikan pasangan Capres Cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN). Mereka mengadopsi inovasi menarik dengan menggalakkan gerakan spanduk rakyat di seluruh Indonesia.
Gerakan ini melibatkan kreativitas para relawan yang memanfaatkan barang-barang bekas seperti karung, kain, dan bagian belakang spanduk vinyl yang tak terpakai untuk membuat spanduk kampanye AMIN.
Sebelumnya, relawan AMIN di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah berhasil memasang spanduk rakyat di berbagai titik strategis ruas jalan utama Kota Daeng. Kini, gerakan serupa telah merambah Sulawesi Tenggara (Sultra). Relawan KoReAn dari berbagai daerah di sana terus menghasilkan spanduk AMIN yang disebar luas di setiap kabupaten dan kota di Sultra.
Koordinator Wilayah KoReAn Sultra, Haris Baco, mengungkapkan bahwa meskipun terbatasnya APK, semangat mereka tak kendur. Mereka sadar akan keterbatasan ini, namun terus menggelorakan gerakan spanduk rakyat sebagai cara efektif untuk mensosialisasikan AMIN.
Menurut Haris, spanduk yang diproduksi para relawan ditargetkan untuk mengisi setiap ruas jalan dan bahkan lorong-lorong di pemukiman warga di seluruh Sultra. Tujuannya adalah untuk lebih mengenalkan AMIN di tengah minimnya APK dari partai politik atau tim nasional.
“Kami di Sultra ingin memperkenalkan AMIN secara merata ke masyarakat. Gerakan ini bukan hanya untuk sosialisasi, tapi juga untuk memastikan AMIN dikenal lebih luas,” ungkap Haris.
Ditambahkannya, semangat relawan Sultra tidak padam. Mereka bertekad agar pasangan AMIN terpilih dalam Pilpres 2024, menegaskan bahwa mereka tak ingin kalah dari relawan atau tim pendukung pasangan lain. Haris, yang juga Ketua DPW Mileanies Sultra, menegaskan semangat mereka untuk terus berjuang. (*)
Buton, SultraNET. | Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., memulai kunjungan kerja perdana di Kabupaten Buton dengan fokus di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori. Sabtu (9/12/2023)
Kedatangan Pj. Gubernur dan rombongan disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin yang mewakili Pj. Bupati Buton, Unsur Forkopimda Buton, dan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buton, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Boneatiro.
Selama kunjungan di Kabupaten Buton, Pj. Gubernur secara khusus meninjau hasil-hasil perikanan di Boneatiro, dengan Kaholeo (Ikan Teri dikeringkan) menjadi salah satu fokus utama dari desa tersebut.
Tidak hanya itu, mantan Kapolda Sultra ini juga berkesempatan berfoto bersama anak-anak dari Boneatiro, menunjukkan antusiasme terhadap interaksi dengan masyarakat setempat.
Pj. Gubernur menyatakan dukungannya terhadap Festival Pulau Pendek Desa Boneatiro sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata, yang diharapkan dapat menjadi potensi ekonomi di Sulawesi Tenggara.
“Saya datang sehari sebelumnya untuk memahami lebih dalam potensi daerah dan membangun silaturahmi. Kami bertekad untuk mendengar dan memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Buton,” ungkap Pj. Gubernur.
Asnawi Jamaludin, Sekda Kabupaten Buton, menyambut baik kehadiran Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara di Desa Boneatiro, mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas perhatian terhadap daerah penghasil aspal ini.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan harapan bahwa kedatangan Anda membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Buton,” tutup Sekda Buton itu. (Kominfo)
Kendari, SultraNET. | Organisasi Besutan Menteri Marves Luhut Binsar Pandjaitan Pandawa Lima Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan kemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran Pada Pemilu 2024 di Sultra dapat mencapai diatas 60 Persen Suara.
Wakil Ketua Pandawa 5 Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Basri Tahir, S.H, mengungkapkan untuk mewujudkan target besar itu dibutuhkan kolaborasi semua pihak baik Partai Pendukung maupun unsur relawan pendukung lainnya yang ada di Daerah itu.
Juru Bicara Pandawa 5 Sultra itu menyatakan komitmen organisasi untuk berkolaborasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo–Gibran dalam setiap kerja kerja politik yang tujuannya untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.
Ia menyebut, berdasarkan hasil survei terbaru menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran telah meraih dukungan sebanyak 60% dari pemilih Sultra, suatu angka yang ingin dipertahankan dan ditingkatkan oleh Pandawa 5.
“Kami dari Pandawa 5 siap mempertahankan dan bahkan meningkatkan persentase survei saat ini,” ujar Muhammad Basri Tahir, S.H.
Ia menjelaskan, pada rapat koordinasi daerah yang berlangsung di Kota Kendari pada tanggal 8 Desember 2023, Ketua TKD Prabowo-Gibran Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan kesiapan TKD untuk berkoordinasi dengan relawan-relawan di daerah tersebut.
“ Pada pertemuan yang dihadiri oleh seluruh tim TKD Provinsi Sulawesi Tenggara, dipaparkan komitmen TKD untuk mendukung kegiatan yang diprakarsai oleh relawan-relawan jadi pada prinsipnya kita semua sudah siap bekerja sama untuk meraih kemenangan,” tandasnya. (IS)
Cianjur, Sultranet.com | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, terus berupaya menggalakkan inovasi untuk memajukan berbagai sektor di daerahnya. Beliau menjalankan upaya ini dalam sektor pendidikan, pertanian, pariwisata, dan sejumlah sektor lainnya.
Pada Jumat, 8 Desember 2023, Bupati Ruksamin melakukan kunjungan kerja di Universitas Gunadarama (UG) – TechnoPark yang berlokasi di Desa Jamali-Mulyasari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Kedatangan Bupati beserta rombongan disambut oleh Rektor Universitas Gunadarama (UG) – TechnoPark, Prof. Margianti, Se. Me, serta Kepala Badan Administrasi Perencanaan Sistem Informasi UG – TechnoPark Prof. Budi Hermana.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam upaya mengembangkan sektor pertanian dan tanaman pangan di Kabupaten Konawe Utara dengan berbasis teknologi. UG – TechnoPark dipilih karena menjadi satu-satunya kawasan di Indonesia yang mengembangkan teknologi pertanian, manajemen, pendidikan, dan bisnis secara terpadu.
Selain mencerminkan inovasi dalam teknologi pertanian, UG – TechnoPark juga menyediakan platform yang mendukung pertumbuhan sektor pendidikan dan bisnis terkait.
Dalam kunjungan ini, Bupati Ruksamin secara langsung menyaksikan kolaborasi antara universitas dan industri untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan sektor pertanian.
Universitas memaparkan proyek inovatif seperti penggunaan teknologi sensor untuk pemantauan tanaman, sistem manajemen pertanian berbasis kecerdasan buatan, dan program pelatihan untuk peningkatan keterampilan petani lokal.
“Tujuan kami datang kesini adalah untuk menjalin kerjasama yang telah terjalin antara pemda Konut dan Pihak Universitas Gunadarma.” ujar Ruksamin
Ketua DPW PBB Sultra itu menegaskan pentingnya transformasi di era revolusi industri 5.0 untuk pengembangan sektor pertanian dan tanaman pangan di Kabupaten Konawe Utara.
Menurutnya, pengembangan pertanian berbasis teknologi akan meningkatkan hasil produksi dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Kunjungan ini tak hanya bertujuan mengamati, tetapi juga membuka potensi kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.
Ruksamin berkomitmen untuk kembali berkunjung ke UG – TechnoPark dengan membawa tim teknis dari Konawe Utara serta menyediakan lahan dan anggaran untuk mendirikan TechnoPark di wilayahnya.

Ia mengakui pentingnya kerjasama dengan TechnoPark untuk mendukung pengembangan manajemen pertanian yang efisien dan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat setempat.
Kunjungan ini bukan hanya sebagai acara formal, melainkan langkah konkret menuju transformasi sektor pertanian dan tanaman pangan di Kabupaten Konawe Utara. Di akhir kunjungan, sebagai ungkapan terima kasih, Bupati memberikan cendera mata kepada Rektor UG – TechnoPark.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini adalah Kepala Bappeda, Kadis P&K, Kadis Tanaman Pangan, Kadis Pertanian, Kadis Keuangan, dan Kabag Prokopi (*Kominfo)
Bombana, SultraNET. | Dalam menghadapi momen penting seperti Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan. Melalui sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana, dan Perum Bulog Cabang Bombana, telah diluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Jumat (8/12/2022)
Kegiatan yang berlangsung di RTH Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana. Dalam sabutannya ia menyebut GPM menjadi inisiatif nyata Pemerintah Daerah untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, menjaga stabilitas harga, serta mencegah terjadinya inflasi pangan.

“Gerakan Pangan Murah adalah salah satu dari banyak upaya Pemerintah Daerah untuk menjaga harga pangan pokok tetap stabil serta menghindari inflasi harga,” ungkap Sukarnaeni, menyoroti esensi dari kegiatan ini.
GPM, yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2023, menjangkau empat lokasi utama di Kabupaten Bombana, yaitu Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Lantari Jaya, dan Rarowatu. Kegiatan ini merupakan awal pelaksanaan GPM di Kecamatan Rumbia Tengah.

Selain menekankan upaya menjaga stabilitas harga, GPM juga melibatkan petani lokal dan pelaku usaha kecil demi memastikan ketersediaan pangan yang memadai. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat sambil menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang lebih sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Bombana menaruh harapan besar pada Gerakan Pangan Murah ini. Di luar manfaat ekonomi yang dihadirkannya, diharapkan GPM juga akan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Inisiatif ini bukan sekadar acara, melainkan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat saat menyambut perayaan natal dan akhir tahun. (ADV)
Bombana, SultraNET. | Sebanyak 36 Guru dan 59 Siswa di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menerima Penganugerahan Guru dan Siswa Penggiat Literasi dari Komunitas Kami Pengajar Sub Regional Kabupaten Bombana. Rabu malam (6/12/2023).
Pemberian penganugerahan itu sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Guru Nasional 2023.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi Tingkatkan Kompetensi Guru Gemakan Gerakan Literasi Nasional” merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama 3 hari sebelumnya mulai tanggal 4 hingga 6 Desember 2023.
Rangkaian kegiatan sebelumnya yang dilakukan Komunitas Kami Pengajar Sub Regional Bombana meliputi Seminar Budaya, Workshop IKM, Workshop Quizizz, Lokakarya Kampanye Literasi hingga momen puncak, yaitu Anugerah Penggiat Literasi.
Staf Ahli Bupati Bombana Sukarnaeni saat menyampaikan sambutan mewakili Penjabat Bupati Bombana menggarisbawahi betapa pentingnya terus mengajar dan berkarya.
Dedikasi 59 siswa dan 36 guru yang menerima penghargaan menjadi bukti nyata kegiatan literasi telah merambah dalam jaringan pendidikan nasional.
Para penerima penghargaan dinilai sebagai tulang punggung dalam upaya menumbuhkan minat baca dan menulis di Bombana.
“Penghargaan ini bukan hanya sekadar plakat semata, namun kehadiran acara ini memperkaya khasanah pendidikan di sekolah. Anak-anak ini, 20 tahun ke depan, dapat menjadi sosok-sosok yang memajukan daerah ini, menjadi pemimpin atau pejabat yang memberi warna baru.” Ujar Sukarnaeni.
Tidak hanya menarik dalam aspek akademik, acara ini juga memperkaya budaya lokal dengan ditampilkannya Tari empat suku dari Komunitas Tumbu Riou SMPN 02 Rumbia Dan penampilan tari Ore Ore.
Sekretaris Dinas Perpustakaan Bombana, Anton Ferdinand, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Kami Pengajar atas usaha kolaboratif mereka dalam memperkaya literasi di Wonua Bombana.
“Langkah ini sebagai terobosan signifikan dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat,” ujarnya

Ia menyebut kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada tingkat literasi masyarakatnya. Gerakan yang terus tumbuh di Bombana menjadi bukti nyata kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dalam memajukan peradaban.
“Penganugerahan ini bukanlah akhir, melainkan tonggak semangat baru dalam meningkatkan minat baca dan menulis di Kabupaten Bombana,” tegasnya
Adapun 36 Guru yang menerima penghargaan Penggiat Literasi yaitu.
1. Rusmawati, S.Pd. Gr
2. M. Mawazir Aljihad, S.Pd
3. Sudarmin, S.Pd., M.Pd
4. Aisyah, S.Pd., M.Pd
5. Marwati, S.Pd
6. Nurul Fitriani, S.Pd
7. Nora Elmira, S.Pd
8. Marzuki, S.Pd
9. Milda Fatriani, S.Pd
10. Juriani, S.Pd
11. Rosdiana
12. Nurhaya, S.Pd
13. Hasmin, S.Pd
14. Sardianti, S.Pd
15. Jamaludin
16. Nuraeni, S.Pd. SD
17. Hj. Kasmawati, S.Pd. SD
18. Fitriani, S.Pd., M.Pd
19. Minarwaty, S.Pd
20. Nursis, S.Pd
21. Novita Eriani, S.Pd. Gr
22. Sumarni, S.Pd., M.Pd
23. Lisdayanti, S.Pd
24. Wahyu Pua Aru, S.Pd., M.Pd
25. Harjuman, S.Pd., M.Pd
26. Suriani, S.Pd
27. Alfian, S.Pd
28. Wahyudi, S.Pd. I
29. Ramna, S.Pd
30. Zulfawan, S.Pd
31. Fatimah, S.Pd
32. Siti Salma, M.Pd
33. Rosnia Alirman, S.Pd., M.Pd
34. Nurhaeda, S.Pd., M.Pd
35. Asep Setiabudi, S.Kom
36. Majnun, S.Pd. Gr., M.Pd
Sedangkan 59 Siswa yang menerima penghargaan Penggiat Literasi yaitu :
(IS)
Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Pembardayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) membuka seleksi calon anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Konsel periode 2023 – 2028. Rabu (6/12/2023)
Kesempatan tersebut terbuka bagi setiap masyarakat Konsel yang telah memenuhi syarat, diharapkan agar mendaftarkan diri melalui seleksi terbuka dan kompetitif yang akan dilaksanakan oleh panitia seleksi.
Kepala Dinas DP3A Konsel, Hj St Hafsa mengatakan, jabaran yang akan diisi yakni Ketua satu orang, Sekretaris satu orang, dan Anggota tiga orang, sedangkan untuk persyaratan umumnya ialah warga negara Indonesia, pendidikan paling rendah Strata-1, berusia minimal 35 tahun dan maksimal 58 tahun pada saat pendaftaran, bagi calon anggota KPAD yang berprofesi sebagai advokat, tidak menjalankan profesinya sementara waktu selama diangkat sebagai anggota KPAD.
“Kemudian bagi Pegawai Negeri Sipil yang mewakili unsur pemerintah, memiliki kriteria aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil saat mencalonkan menjadi anggota KPAD, memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c atau Penata, menyertakan surat persetujuan atau rekomendasi dari atasan, dan tidak merangkap jabatan struktural selama diangkat sebagai anggota KPAD,” ungkapnya.
Syarat selanjutnya, kata ia, memiliki kemampuan dan pengalaman dalam memajukan perlindungan anak berupa rekomendasi dari lembaga/organisasi yang bergerak di bidang Perlindungan Anak.
Lalu memiliki komitmen yang kuat untuk perlindungan anak serta memiliki integritas dan moralitas yang tinggi dan terpercaya, tidak merokok, sehat jasmani dan rohani, bukan merupakan anggota dan pengurus partai politik, tidak pernah melakukan pelanggaran hukum terhadap anak, dan telah berdomisili di Kabupaten Konawe Selatan, sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan.
“Untuk persyaratan meliputi surat permohonan menjadi anggota KPAD bermaterai cukup, fotokopi kartu tanda penduduk yang dilegalisir asli, fotokopi kartu keluarga yang dilegalisir asli, fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang dilegalisir asli, daftar riwayat hidup, pas photo 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar, dan surat keterangan catatan kepolisian asli di tingkat Kepolisian Resor,” ujarnya.
Lalu surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter, surat pernyataan bukan anggota dan pengurus partai politik bermaterai cukup, surat rekomendasi dari lembaga/organisasi terkait, surat pernyataan tidak merokok bermaterai cukup, surat pernyataan bersedia bekerja penuh waktu sebagai anggota KPAD bermaterai cukup, surat pernyataan komitmen, integritas, dan moralitas dalam perlindungan anak.
“Bagi calon anggota KPAD yang berprofesi sebagai advokat, melampirkan surat kesediaan untuk tidak menjalankan profesinya sementara waktu, sejak dilantik sebagai anggota KPAD hingga berakhirnya masa jabatan. Bagi Pegawai Negeri Sipil melampirkan, fotokopi surat keputusan jabatan terakhir, dan surat pernyataan tidak merangkap jabatan struktural sejak dilantik sebagai anggota KPAD hingga berakhirnya masa jabatan,” terangnya.
“Membuat makalah singkat terkait sistem Perlindungan Anak di Indonesia minimal 4 (empat) halaman spasi 1,5 (satu koma lima) dan ukuran kertas A4, dan surat pernyataan/keterangan domisili di Kabupaten Konawe Selatan,” imbuhnya.
Ketentuan lain-lain diantaranya, dalam pelaksanaan seleksi ini TIDAK DIKENAKAN BIAYA ATAU PUNGUTAN DALAM BENTUK APAPUN, kelalaian pelamar tidak mengikuti perkembangan informasi, menjadi tanggung jawab yang bersangkutan.
Biaya akomidasi dan transportasi pelamar selama kegiatan seleksi, menjadi tanggung jawab oleh peserta sendiri, berkas yang sudah masuk di Panitia Seleksi menjadi milik panitia dan tidak dapat ditarik Kembali, apabila di kemudian hari pelamar memberikan data/keterangan tidak benar, maka panitia seleksi berhak membatalkan hasil seleksi. Keputusan Panitia Seleksi bersifat MUTLAK dan tidak dapat diganggu gugat. (IKP).
Kolaka, SultraNET. | Plt. Bupati Kolaka Mendorong Konservasi Alam saat Peringatan Hari Kesehatan Nasional Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tahun 2023.
Plt. Bupati Kolaka, H. Muh. Jayadin, SE.,ME, memimpin kegiatan penanaman pohon pelindung buah produktif di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SMS Berjaya, Kabupaten Kolaka pada Selasa (05/12).
Dalam peristiwa ini, Plt. Bupati menegaskan bahwa upaya penanaman pohon di RSUD SMS Berjaya tidak hanya sebagai perayaan HKN, namun juga untuk mendukung usaha pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
”Pelestarian alam melalui penanaman pohon harus terus berlanjut, tidak hanya sebatas peringatan Hari Kesehatan Nasional,” ungkapnya penuh harapan.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi langkah penting dalam menjadikan RSUD SMS Berjaya sebagai fasilitas kesehatan yang dikelilingi oleh lingkungan hijau yang menyegarkan.
Plt. Bupati menekankan pentingnya menjadikan rumah sakit sebagai tempat yang sehat di masa depan, baik di dalam maupun di sekitar lokasinya.
”Marilah kita hargai alam, lindungi bumi dengan mengimplementasikan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk melestarikannya. Hal ini mencerminkan pemanfaatan platform HKN sebagai sarana pendidikan tentang alam,” ajaknya.
Inisiatif ini tidak hanya memperingati HKN, tetapi juga menekankan hubungan yang erat antara kesehatan dan pelestarian lingkungan, memvisualisasikan masa depan yang lebih sehat bagi masyarakat dan alam. (KomInfo)
https://www.sultranet.com/wakil-bupati-kolaka-tinjau-pembangunan-bantuan-rumah-kampung-bajo/09/26/