Bupati Ruksamin dan Wakilnya Abuhaera Hadiri Pernikahan Putra dan Putri Kajari Konawe di Makassar

Makassar, SultraNET. | Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ruksamin, didampingi oleh Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, menghadiri pernikahan Yusril Chandratirta Adhiyaksa dan Yusrina Aulia Miftahul Rezky, yang merupakan Putra dan Putri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe, Musafir Menca.

Resepsi yang berlangsung di Hotel Harper Perintis Makassar pada hari Minggu (26/11/2023) tersebut menjadi sorotan saat orang nomor satu di Konut tiba di lokasi pesta bersama rombongan, disambut hangat oleh keluarga besar bapak Kajari dan Ibu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ruksamin memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai, mengharapkan mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warrohmah.

Tidak hanya itu, Bupati juga memberikan pesan untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain dalam membangun bahtera rumah tangga, serta selalu bersama dalam suka maupun duka.

Resepsi pernikahan tersebut juga dihadiri oleh Plh. Sekda Konut, Safruddin, bersama sejumlah Kepala OPD dan Kabag lingkup Pemda Konut, menambah gemerlap acara yang sarat akan keharmonisan dan keakraban di antara para tamu undangan. (S)




Edy Suharmanto Dilantik Jadi Pj Bupati Bombana. Ini Profilnya

Kendari, SultraNET. | Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Edy Suharmanto dilantik menggantikan Burhanuddin sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Senin (27/11/2023).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Edy Suharmanto dilakukan bersamaan dengan Bupati Kolaka Timur Abdul Azis oleh Penjabat Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto di Ruang Pola Lt. 3 Kantor Gubernur Sultra.

Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara Komjen (Pol) Dr (HC) Andap Budhi Revianto S I K. M.H.Di (Kanan) dan Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si (Kiri)
Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara Komjen (Pol) Dr (HC) Andap Budhi Revianto S I K. M.H.Di (Kanan) dan Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si (Kiri)

Pantauan media ini, pelantikan 2 kepala daerah itu dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Pemerintah Provinsi, Kabupaten Bombana dan Kolaka Timur.

“Bersedia,” Sahut Edy Suharmato dan Abdul Azis saat ditanya kesediannya oleh Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto kesediaan mereka untuk dilantik hari ini.

Prosesi Pelantikan Pj. Bupati Bombana
Prosesi Pelantikan Pj. Bupati Bombana

Kepada awak media, Edy Suharmanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana serta kepada Ir. H. Burhanuddin M.Si atas dedikasi dan loyalitasnya selama menjabat sebagai Pj. Bupati Bombana.

“Kita berharap segala jasa dan kerja keras yang telah dilakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Bombana,” singkatnya.

Profil Edy Suharmanto

Edy Suharmanto lahir dari pasangan H. Jamaluddin dan Hj. Jubaedah, di Bima 31 Desember 1966, Agama Islam, Jabatan Sekarang, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri-RI, Pangkat/Golongan Pembina Utama Muda Gol. IVc.

Istri Edy Suharmanto bernama Aeni Mutmainnah,S.Pd, lahir di Kota Mataram 17-04- 1973, Pekerjaan PNS. Dari pernikahannya memiliki 3 orang anak yaitu Fitriana Maghfiran, lahir di Jakarta 28 oktober 1998, Pekerjaan ASN. Muhammad Fadel Azka, lahir di Jakarta 27 Agustus 2005, dan terakhir bernama Hanif Mutawali lahir di Jakarta 15 Agustus 2010.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto (Berbaju Putih)
Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto (Berbaju Putih)

Riwayat Jabatan

  1. Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri-RI.
  2. Kepala Sub Direktorat Sarana Prasarana dan Informasi bencana Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.
  3. Kepala Sub (kasub) Direktorat penyelesaian kebijakan pada direktorat produk Hukum Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri-RI.
  4. Kasub Direktorat Fasilitas pendataan Penduduk pada Direktorat pendataan Penduduk Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  5. Kasub Tata Opersional dan Standarisasi Pol.PP pada Direktorat Pol.PP dan Linmas.
  6. Kasub Direktorat Operasional dan Sarana Prasarana Pol.PP Direktorat Pol. dan Linmas  Ditjen Bina Administrasi  Kewilayahan  Kemendagri -RI.
  7. Kasub Direktorat Peningkatan Kapasitas SDM POL PP Direktorat Pol.PP dan Linmas Ditjen Pemerintahan.
  8. Kasi Fasilitas Konvensi Internasional pada Subdit Perlindungan Hak-hak Sipil dan Ham Direktorat Ketentraman Ketertiban dan Linmas.
  9. Kasi Informasi dan Kesiagaan pada Subdit Perlindungan masyarakat Ditjen Ketentraman Ketertiban dan Linmas.
  10. Kasi Fasilitas Pencegahan dan penangkalan Wilayah pada Subdit Pencegahan Penangkalan Ditjen Trantib.

Riwayat Penghargaan dan Tanda jasa

  1. Pada tahun 2014 meraih  Satya Lencana Pengabdian 20 tahun dari Kemendagri RI.
  2. Tahun 2002 meraih penghargaan Satya Lencana Pengabdian 10 tahun dari Depdagri – RI. (IS)



PJ Bupati Bombana Berganti

Bombana, SultraNET. | Penjabat (PJ) Bupati Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dikabarkan segera berganti.

Orang nomor satu di Daerah yang saat ini dipimpin Burhanuddin bakal digantikan Edy Suharmanto.

Berdasarkan jadwal undangan yang beredar rencananya Pelantikan Edy Suharmanto sebagai PJ Bupati Bombana bakal dilaksanakan besok, Senin (27/11/2023) di Ruang Pola Lt. 3 Kantor Gubernur Sultra.

Edy Suharmanto diketahui merupakan Pejabat di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.

Pergantian Burhanuddin sebagai PJ Bupati oleh sebagian besar masyarakat Bombana cukup mengejutkan, pasalnya evaluasi kinerjanya untuk periode 3 bulanan baru akan dilakukan beberapa hari mendatang.

Pantauan awak media ini, Edy Suharmanto telah tiba di Kota Kendari sore ini, Minggu (26/11/2023) dan dijemput Sekda Bombana, Wakil Ketua DPRD, Ardi, Anggota DPRD Andi Firman dan sejumlah Kepala OPD Bombana.

Sedangkan di Rumah Jabatan, PJ Bupati Bombana tampak para staf sedang sibuk mengemasi barang-barang untuk dibawa kembali ke Kendari kediaman Burhanuddin.

PJ Bupati Burhanuddin nampak masih menerima sejumlah tamu yang datang secara langsung untuk bertemu sebelum ia kembali bertugas di Kendari sebagai Kepala Dinas Sosial Pemprov Sultra.

Salah satu Tokoh Masyarakat Bombana, Jumrad menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kinerja Burhanuddin selama menjabat 1,3 tahun di Bombana.

Ia menilai Burhanuddin sebagai figur yang mampu memaksimalkan kinerjanya walau hanya satu tahun dan tiga bulan di Bombana.

“Kita tidak bisa menutup mata atas kerja nyata Beliau selama menjabat di Bombana, kerja nyata akan selalu dikenang,” ujarnya.

Sebagai penutup ia berharap dengan pergantian PJ Bupati Bombana yang informasinya akan dilaksanakan besok dapat membawa harapan baru untuk kemajuan Bombana lebih baik lagi.

“Semoga yang melanjutkan sebagai PJ Bupati Bombana dapat pula melanjutkan hal hal baik yang dirintis Burhanuddin dan meningkatkan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya. (IS)




HGN 2023, PGRI Harap TPG Tetap Diberikan Pemerintah

Konawe Utara, SultraNET. | Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2023 di Lapangan Basule Kecamatan Lasolo, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S. Sos., M. Si., menjadi Inspektur upacara. Upacara tersebut dihelat pada Sabtu, 25 November 2023.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh wakil bupati sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, diungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden RI atas responsifitas terhadap permasalahan guru, terutama dengan lahirnya revisi undang-undang ASN.

Upacara HUT PGRI dan HGN 2023
Upacara HUT PGRI dan HGN 2023

“PGRI menyampaikan terima kasih juga kepada semua fraksi di DPR RI, Menpan RB, Mendikbudristek, Mendagri, BKN, Gubernur, Bupati/Walikota atas dukungannya terhadap revisi undang-undang ASN dan implementasinya,” ungkap Wakil Bupati H. Abuhaera.

Di samping itu, PGRI mengemukakan harapannya kepada pemerintah agar tetap memberikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan memberikan kesempatan yang luas bagi guru untuk mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan sesuai dengan amanat undang-undang guru dan dosen.

Dalam konteks ini, PGRI berharap agar pemerintah memberikan undang-undang perlindungan guru untuk menjamin kepastian dan rasa aman guru serta peserta didik dalam interaksi belajar mengajar di sekolah.

Upacara tersebut dihadiri oleh PLH. Sekda Kabupaten Konawe Utara Safruddin, S. Pd., M. Pd., Forkompinda, Ketua PGRI Konawe Utara, ketua PGRI kecamatan, serta guru se-Kabupaten Konawe Utara. Acara ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk menyuarakan aspirasi dan harapan terkait keberlangsungan dunia pendidikan di masa mendatang. (S)




Hari Guru Nasional, Bupati Ruksamin Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Jakarta, SultraNET | Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta Utara, Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN, menjadi salah satu tokoh yang menerima Anugerah Dwija Praja Nugraha. Sabtu (25/11/2023)

Pemberian penghargaan ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Menteri Riset dan Teknologi, KAPOLRI, Panglima TNI, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. H. Ruksamin, satu-satunya tokoh dari Sulawesi Tenggara yang mendapatkan anugerah tersebut, dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Konawe Utara.

Para Tokoh Penerima Penghargaan Anugerah Dwija Praja Nugraha
Para Tokoh Penerima Penghargaan Anugerah Dwija Praja Nugraha

Selama kepemimpinannya selama dua periode, Bupati Ruksamin menunjukkan komitmen tinggi dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya. Beberapa program unggulan, seperti pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Konawe Utara dan distribusi laptop kepada para guru, menjadi bukti nyata dari dedikasi beliau terhadap dunia pendidikan.

“Menerima Anugerah Dwija Praja Nugraha merupakan momen yang sangat luar biasa dan kebanggaan tersendiri bagi saya pribadi dan Kabupaten Konawe Utara,” Ujar Ruksamin.

Ia berharap kedepannya Pemkab Konawe Utara dapat terus meningkatkan program dan terobosan baru untuk memuliakan dan mensejahterakan guru, serta meningkatkan mutu pendidikan baik di Konawe Utara maupun secara umum di Sulawesi Tenggara.

“Pemerintah Daerah berharap agar terus terbangun sinergitas dengan PGRI dalam menjalankan amanat undang-undang, dan bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.(S)




Jelang Masa Kampanye Pemilu 2024, KPU Bombana Sampaikan Titik Lokasi Pemasangan APK dan Larangan

Bombana, SultraNET. | Jelang masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan dimulai tanggal 28 November 2023 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana mensosialisasikan teknik pelaksanaan kampanye dan titik lokasi yang boleh dilakukan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Rabu (22/11/2023).

Ketua KPU Bombana Hasdin Nompo menjelaskan dimasa kampanye nantinya tidak semua tempat boleh dilakukan kampanye dan pemasangan alat APK, hal itu dilakukan agar tetap mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan kota atau kawasan setempat.

“Untuk itu KPU Bombana mengatur Lokasi yang boleh dilakukan pemasangan alat peraga dan lokasi kampanye rapat umum dimasa kampanye nantinya,” ujar Hasdin Nompo

Untuk tempat yang dilarang memasang APK dan Kampanye yaitu di tempat ibadah termasuk halaman, Rumah Sakit atau tempat pelayanan kesehatan, Gedung milik Pemerintah dan Lembaga Pendidikan serta Gedung Sekolah.

“Untuk pelaksanaan atau pemasangan di fasilitas swasta atau pribadi harus dilakukan atas izin persetujuan dari pemilik,” tegas Mantan Ketua Bawaslu Bombana itu.

Untuk itu, ia berharap agar Partai Politik peserta pemilu konsisten menaati peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan kampanye.

“KPU Bombana terbuka terus untuk teman-teman Parpol melakukan koordinasi terkait pelaksanaan kampanye nantinya,” tandasnya.

Ditempat yang sama Kabag OPS Polres Bombana AKP Idham Syukri meminta Partai Politik untuk melaporkan seluruh jadwal pelaksanaan kegiatan kampanye yang akan dilakukan agar dapat dilakukan pengamanan.

“Kami berharap agar teman-teman Parpol dapat melaporkan seluruh kegiatannya tidak hanya kampanye terbuka saja agar kami dapat mengatur personil untuk pengamanan,” singkatnya. (IS)

 




Festival Kampung Adat Moronene, Potensi Tingkatkan Pariwisata Bombana

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Pj. Ketua TP PKK Kab. Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, meriahkan Festival Kampung Adat Moronene Hukaea Laea (Montewehi Wonua Kampo Hukaea Laea) yang diadakan Rabu (22/11/2023).

Festival mengusung tema “Melestarikan Keragaman Budaya guna Mewujudkan Pariwisata Bangkit, Menuju Bombana Surga Investasi,” festival ini menjadi tonggak sejarah dalam pelestarian warisan budaya dan tradisi masyarakat.

Festival ini  juga menandai pengakuan resmi terhadap Hukaea Laea sebagai kampung adat melalui Surat Keputusan Bupati Bombana tahun 2023. Sebuah langkah penting yang telah dinantikan sejak tahun 1995, menunjukkan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bombana dalam melestarikan aset berharga ini.

Hukaea Laea, terletak di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, menawarkan pengalaman unik dengan 110 Kepala Keluarga yang tetap bertahan meskipun pernah menghadapi operasi Sapu Jagat. Terletak di tengah Hutan Konservasi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Hukaea Laea menjadi perpaduan harmonis antara kearifan lokal dan keindahan alam.

Adat Moronene, sebuah warisan berharga di Kabupaten Bombana, menggambarkan keberlanjutan adat istiadat dan kebiasaan masa lampau yang diwariskan secara turun temurun. H. Burhanuddin, Pj. Bupati Bombana, dengan penuh semangat mengungkapkan harapannya bahwa Kampung Adat Hukaea Laea dapat menjadi destinasi wisata yang menarik baik bagi wisatawan lokal maupun manca negara.

“Ini patut dipertahankan, agar setiap orang yang berkunjung disini mampu mendapatkan suasana yang luar biasa. Suasana yang tidak lazim karena dikampung ini akan tetap mempertahankan kearifan lokal yang menjadi ciri khasnya masyarakat Moronene,” ungkapnya dengan antusias.

Prosesi penyerahan sebilah Parang untuk menyembelih Kerbau
Prosesi penyerahan sebilah Parang untuk menyembelih Kerbau

Terkait dengan infrastruktur di Kampung Adat Hukaea Laea, Pj. Bupati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh daerah di Bombana akan tersentuh oleh program pembangunan pemerintah daerah. Meskipun tantangan infrastruktur seperti akses jalan melintasi padang savana yang konservatif, Bupati Burhanuddin yakin bahwa upaya ini akan membuka pintu bagi pengembangan pariwisata di wilayah ini.

“Festival ini bukan hanya perayaan, tetapi juga langkah besar dalam mewujudkan Bombana sebagai surganya investasi. Kami akan berusaha keras untuk meningkatkan infrastruktur, termasuk akses jalan menuju Hukaea Laea. Ini adalah bagian dari visi kami untuk memajukan potensi pariwisata daerah ini,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bombana, Festival Kampung Adat Moronene Hukaea Laea diharapkan dapat menjadi magnet bagi para wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang otentik dan keindahan alam yang memukau. Bombana, dengan segala kekayaan budaya dan alamnya, semakin menunjukkan diri sebagai destinasi wisata yang tak terlupakan. (Adv)




Lomba Kuliner dan Idol TP-PKK Kolut Diramaikan Perwakilan Seluruh Kecamatan

Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding membuka secara resmi sekaligus sebagai penanda dimulainya Lomba Kuliner dan Lomba Idol Kader PKK Kabupaten Kolaka Utara yang bakal diikuti pengurus TP-PKK di 15 Kecamatan yang ada di daerah itu dan berlangsung selama 2 hari. Senin (20/11/2023).

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Sukanto Toding tidak hanya menganggap lomba sebagai ajang persaingan semata, melainkan juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memunculkan potensi-potensi baru dalam bidang kuliner. Ia secara khusus mengapresiasi peran ibu-ibu TP-PKK yang telah berperan besar dalam melestarikan kearifan lokal, terutama di sektor kuliner.

“Kami mengakui betapa besar kontribusi para ibu PKK dalam melestarikan kearifan lokal, khususnya dalam bidang kuliner. Lomba ini bukan hanya ajang untuk bersaing, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita dan membuka ruang untuk menggali potensi-potensi baru yang bisa dikembangkan,” ujar Dr. Sukanto Toding.

Dengan tema “Membangun Sinergitas dan Mempererat Silaturahmi,” kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas Tim Penggerak PKK Kolaka Utara secara nasional.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding saat menyampaikan sambutannya
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding saat menyampaikan sambutannya

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kolut, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi panggung kreativitas dan keberagaman kuliner bagi para kader PKK.

“Melalui tema ini, kita ingin membangun sinergitas antar anggota TP-PKK dan juga mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Lomba ini adalah wadah untuk mengekspresikan kreativitas dalam kuliner dan menunjukkan keberagaman budaya yang kita miliki,” ungkap istri orang nomor 1 di Kolut itu.

Lomba Kuliner melibatkan variasi hidangan lokal yang mencerminkan kekayaan kuliner daerah. Sementara Lomba Idol Kader TP-PKK menampilkan bakat-bakat tersembunyi dalam dunia seni dan hiburan.

Dengan partisipasi antusias dari kader PKK, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kompetisi, tetapi juga sebagai ajang mempererat persatuan dan meningkatkan kualitas kader PKK Kolaka Utara. (KIKolut)




Pj Bupati dan Forkopimda Kolut Rakor bersama Mendagri Bahas Pengendalian Inflasi

Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Sukanto Toding, beserta Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) melalui platform Zoom, sebagai upaya intensif dalam pengendalian inflasi tahun 2023. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. H.Muh. Tito Karnavian. Senin (20/11/2023)

Agenda utama Rakor ini mencakup dua poin penting, yakni sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 mengenai perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, dan pembekalan terkait Perdagangan Karbon. Kehadiran Dr. Sukanto Toding dan jajaran Forkopimda menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk mengendalikan tingkat inflasi di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Menteri Tito Karnavian menjelaskan urgensi dari perubahan Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan tersebut sebagai langkah konkrit untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia. Sementara itu, pembekalan terkait Perdagangan Karbon menjadi sorotan, mengingat pentingnya kontribusi daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung upaya nasional untuk mengurangi emisi karbon.

Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. H.Muh. Tito Karnavian (Layar TV) saat memimpin Rakor via Zoom meet
Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. H.Muh. Tito Karnavian (Layar TV) saat memimpin Rakor via Zoom meet

Rapat yang diadakan secara virtual ini menandai kesinambungan komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam rangka mencapai tujuan bersama. Dr. Sukanto Toding mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah proaktif dalam menghadapi dinamika ekonomi dan lingkungan yang terus berkembang.

“Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah pusat. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keseimbangan ekosistem,” ungkap Dr. Sukanto Toding.

Dengan adanya Rapat Koordinasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih siap mengimplementasikan perubahan kebijakan pengupahan dan lebih memahami peran daerah dalam mengelola perdagangan karbon. Hal ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan di masa yang akan datang. (FbKominfo)




Pemkab Konawe Selatan Sukses Tekan Inflasi di Tengah Ancaman Kekeringan

Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berhasil menunjukkan prestasi gemilang dalam menekan laju inflasi di wilayahnya, meskipun dihadapkan pada ancaman serius kekeringan yang melanda Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terutama di Kabupaten Konsel.

Bupati H Surunuddin Dangga, yang memimpin dengan tegas, membuktikan keberhasilan penanganan inflasi melalui serangkaian upaya antisipasi. Dalam kondisi sulit akibat El Nino, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama masyarakat petani mampu menjalankan panen raya padi di Desa Masagena Kecamatan Konda pada Sabtu, 18 November 2023.

Dalam kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (HC) Andap Budhi Revianto SIK MH, turut serta dalam panen raya padi. ia tidak hanya memberikan apresiasi kepada petani, tetapi juga memberikan bantuan sarana produksi kepada kelompok tani setempat, melibatkan pupuk organik cair, pestisida Penalty, dan pestisida Corona.

“Kami mengapresiasi petani padi sawah Konda yang hanya mengandalkan lahan tadah hujan tapi bisa melakukan panen hingga tiga kali ditengah kemarau panjang. Ini suatu hal yang luar biasa,” ungkap Sekjen Kemenkumham itu.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra terhadap sektor tanaman pangan dan peternakan. Pihaknya selalu konsen terhadap kendala-kendala di lapangan dan berusaha mencarikan solusi.

“Selain panen raya, kami juga memberikan bantuan kepada kelompok tani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas mereka,” ujarnya.

Bupati Konawe Selatan, Surunuddin, mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi inflasi meski dihadapkan pada ancaman El Nino.

“Ini panen ke dua bulan ini dan masih ada beberapa lagi lokasi. Ini berkat kolaborasi Dinas Pertanian provinsi dan Dinas Pertanian Konsel dengan bantuan pompa airnya, juga ada kerjasama dengan Kodim Kendari,” terang Surunuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, Dr. La Ode Muh. Rusdin Jaya, S.I.P., M.Si, menyebut panen raya di Desa Masagena sebagai bentuk kesyukuran karena petani masih bisa panen tiga kali setahun di lahan tadah hujan.

“Sebuah kesyukuran bagi kita semua, pimpinan kita begitu peduli dan fokus untuk selalu hadir di tengah petani bagaimanapun kondisinya,” ujar alumni doktoral Universitas Halu Oleo ini.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian DR Yesna melaporkan total luasan sawah sebesar 1.391 hektar, tertanam 950 hektar, dan luas hamparan padi sawah yang dipanen mencapai 564 hektar di empat desa, yakni Desa Masagena, Cialam Jaya, Wonua, dan Lawoila. Provitas hasil panen rata-rata mencapai 5,1 ton per hektar, mengukuhkan prestasi gemilang petani Konda di tengah tantangan alam yang berat. (IKP)