Pemkab Bombana Stabilkan Harga Beras di Pulau Kabaena

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya menstabilkan harga bahan pokok dan mengatasi dampak inflasi akibat fenomena El Niño, Pemerintah Kabupaten Bombana, bekerjasama dengan Dinas Perindagkop dan UKM serta Tim Pengendali Inflasi Daerah, menyelenggarakan Operasi Pasar yang diresmikan oleh Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M. Si, dan Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos di Pasar Sikeli Kecamatan Kabaena Barat pada Minggu (5/11/2023).

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Drs. Man Arfa, M.Si, Forkopimda Bombana, Forkopimcam, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana beserta jajarannya, serta masyarakat Kabaena, terutama para ibu rumah tangga.

Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjelaskan bahwa Operasi Pasar dengan tema “Sinergi Untuk Stabilisasi Harga dan Penanganan Inflasi” dilakukan untuk menekan dan memastikan kestabilan harga bahan pokok, khususnya beras, sekaligus mencegah terjadinya inflasi di Kabupaten Bombana.

“Hasil operasi pasar di Pasar Sikeli menunjukkan kenaikan harga beras mencapai Rp. 13.000 – Rp. 14.000 per liter. Oleh karena itu, Pemkab. Bombana menggelar pasar murah dengan subsidi dari pemerintah sebesar Rp. 4.000 per liter, sehingga harga jual beras menjadi Rp. 10.000 per liter, memberikan bantuan signifikan kepada masyarakat,” ungkap H. Burhanuddin.

Berdasarkan data dari Bagian Ekonomi Setda Bombana, sebanyak 20 ton beras disalurkan ke lima titik berbeda di Pulau Kabaena, dengan alokasi beras dalam kemasan 10 kg per karung. Distribusi ini melibatkan 450 karung beras di Kecamatan Kabaena Barat, 300 karung di Kecamatan Kabaena, 350 karung di Kecamatan Kabaena Selatan, 500 karung di Kecamatan Kabaena Tengah, dan 400 karung di Kecamatan Kabaena Utara.

Dalam rangka menyelenggarakan operasi pasar murah, masyarakat yang ingin membeli beras diminta untuk menukarkan kupon senilai 100 ribu rupiah per karung. Hal ini bertujuan untuk memberikan bantuan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Operasi Pasar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga bahan pokok, serta mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi sulit akibat kenaikan harga dan dampak dari fenomena El Niño. (KI)




Dampingi Pj. Bupati Resmikan PLN 24 Jam di Kabaena, Pj. Ketua TP PKK Sosialisasi Penanganan Stunting

Bombana, SultraNET. | Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Merewa, S.Sos, turut mendampingi Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam meresmikan pelayanan listrik 24 jam oleh PLN di Pulau Kabaena. Acara ini, yang berlangsung pada Minggu (5/11/2023), juga menjadi momentum untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Hj. Fatmawati mengungkapkan pentingnya peran Pemerintah dan Pengurus PKK di Kabupaten Bombana dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, yang saat ini menjadi Program Nasional Pemerintah. Ia menekankan bahwa peran aktif pemerintah daerah dan PKK dari tingkat Kabupaten hingga Kecamatan sangat diperlukan.

“Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem tidak akan terlaksana dengan baik tanpa peran pemerintah dan pengurus PKK baik dari Kabupaten hingga Kecamatan,” ungkap Hj. Fatmawati.

Hj. Fatmawati menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, dengan fokus di daerah-daerah mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Koordinasi penanganan stunting diarahkan agar dilakukan secara terpadu, dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada.

“Saya yakin dengan dilibatkannya semua pihak, mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten, maka upaya penanganan stunting dapat makin optimal,” ujarnya.

Guna mempercepat penanganan stunting, Hj. Fatmawati bersama timnya menginisiasi program Gerobak Olah Aksi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Program ini merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting di Kabupaten Bombana.

Melalui Gerobak DASHAT, Hj. Fatmawati mengajak para ibu untuk meningkatkan kualitas gizi balita dan anak dengan memanfaatkan sumber daya bahan pangan lokal. Optimalisasi bahan pangan lokal diharapkan dapat menyediakan makanan sehat dan padat gizi serta mencegah stunting.

“Saya berharap agar kegiatan dapur sehat untuk atasi stunting dapat memberikan pemahaman dan peningkatan kreativitas Ibu dalam mengolah dan menyediakan makanan sehat dan bergizi, sehingga efektif dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kabaena ini,” pungkasnya.

Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi, dilakukan penyerahan bantuan sebanyak 32 paket secara simbolis untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan anak gizi kurang. Penyerahan ini dilakukan oleh Pj. Ketua TP PKK didampingi Pj. Bupati Bombana sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan stunting di Pulau Kabaena. (KI)




Pj. Bupati Bombana Awasi Perbaikan Infrastruktur Jalan di Pulau Kabaena

Bombana, SultraNET. | Setelah meresmikan PLN Kabaena Terang 24 Jam, Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Ketua DPRD Bombana dan Kepala Dinas PUPR, melanjutkan agenda penting dengan melakukan pemantauan langsung terhadap perbaikan ruas jalan di sepanjang Kecamatan Kabaena Barat dan sekitarnya. Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti komitmen Pemerintah Bombana dalam menangani masalah jalan rusak di Pulau Kabaena. Minggu 5 November 2023

Sebagaimana diungkapkan sebelumnya, Pj. Bupati Bombana dan OPD terkait bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran baik dari APBD Kabupaten Bombana maupun APBN untuk secara bertahap menyelesaikan masalah jalan rusak di Pulau Kabaena. Pada akhir tahun 2023 ini, sejumlah ruas jalan, terutama yang menghubungkan Kecamatan Kabaena Barat ke Kabaena Utara, mulai mendapatkan perhatian serius dengan proses pengaspalan.

“Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bombana mengalokasikan dana kurang lebih Rp. 70 Milyar di Pulau Kabaena,” ungkap Pj. Bupati Bombana.

Ia menjelaskan bahwa tahap pertama dari anggaran tersebut, sebesar Rp. 35 Miliar, berasal dari APBD murni Kabupaten Bombana. Sementara Rp. 27 Miliar merupakan dana Inpres, bantuan dari Pemerintah Pusat yang dikelola oleh Balai, untuk pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Kabaena.

Meskipun progres positif terlihat pada ruas jalan dari Sikeli yang menghubungkan Kecamatan Kabaena Barat ke Kabaena Utara, masih banyak jalan lain yang masuk dalam kategori rusak parah, terutama yang mengarah ke Kecamatan Kabaena Timur dan Kabaena Tengah.

“Total ruas jalan di Pulau Kabaena mencapai 150 Km, dan saat ini baru sekitar 20 persen yang telah ditangani. Pada APBD Tahun 2024, akan kembali dialokasikan anggaran untuk menangani ruas jalan lain di pulau tersebut,” jelas Pj. Bupati.

Langkah-langkah perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan bagi masyarakat Pulau Kabaena, meningkatkan konektivitas antarkecamatan, serta mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan secara bertahap demi kesejahteraan dan kemajuan Pulau Kabaena. (KI)




Pemkab Konsel Terus Tingkatkan SDM Pengurus dan Pengawas Koperasi

Kendari, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), melalui Dinas Koperasi dan UMKM, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengurus dan pengawas koperasi di tahun 2023.

Inisiatif ini diwujudkan dengan penyelenggaraan pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (3-5 November 2023), di sebuah hotel di Kota Kendari.

Sekretaris Daerah Konsel, Hj St Chadidjah S.Sos, M.Si, membuka secara resmi pelatihan ini. Ia menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian.

Fokusnya adalah agar lembaga ekonomi koperasi dapat lebih aktif berkontribusi dalam membangun dan mengembangkan potensi ekonomi anggotanya, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Untuk berada di posisi tersebut, tentu sebuah organisasi koperasi harus dalam keadaan tangguh dan kuat, aktif dalam usaha, dan sehat dalam kelembagaan,” ujar Chadidjah. Minggu 5 November 2023 

Dia juga menekankan bahwa visi pemerintah terkait dengan Desa Maju Konsel Hebat dapat terwujud melalui kontribusi positif lembaga koperasi, terutama di wilayah pedesaan.

Kadis Koperasi dan UMKM Konsel, Agustiana Melamba, menjelaskan bahwa peserta pelatihan diberikan pemahaman dan pengetahuan dalam menggali serta mengembangkan potensi ekonomi anggota dan masyarakat di sekitarnya melalui lembaga koperasi.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, akan meningkatkan kemampuan pengurus koperasi dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan tata kelola lembaga koperasi yang handal sesuai dengan aturan perkoperasian,” harapnya.

Kepala Bidang Koperasi, Sadrajuddin, yang juga merupakan ketua panitia pelatihan, berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan pertumbuhan usaha koperasi yang maju, mandiri, dan profesional.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pertumbuhan usaha koperasi,” ucapnya (*)




Pj. Bupati Resmikan PLTD, Kabaena Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Bombana, SultraNET. | Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menyediakan layanan listrik 24 jam di Pulau Kabaena, Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, meresmikan pengoperasian mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sikeli di Kecamatan Kabaena Barat pada Minggu (5/11/2023). Pemasangan mesin ini menjadi salah satu upaya Pemkab Bombana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Kabaena.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menyampaikan kegembiraannya atas pengoperasian mesin Pembangkit Listrik, yang merupakan bagian dari relokasi dan pemindahan Mesin Pembangkit 1 MW dari PLTD Ladumpi ke PLTD Sikeli. Proses ini dilakukan untuk memastikan kehandalan layanan listrik di Pulau Kabaena. Pj. Bupati juga menekankan pentingnya percepatan Layanan Listrik 24 Jam sebagai langkah mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam kunjungan kerjanya yang ke-7 di Pulau Kabaena, Pj. Bupati Bombana menyatakan bahwa upaya pembenahan infrastuktur di pulau ini terus dilakukan. Selain menjadikan Pulau Kabaena terang 24 jam, Pemerintah Bombana juga memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dengan alokasi anggaran sekitar Rp. 70 Miliar, yang diharapkan dapat selesai pada tahun ini.

Pj. Bupati menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pembangunan di Pulau Kabaena sepanjang masa jabatannya. Mengingat Pulau Kabaena merupakan penghasil bahan baku nikel yang signifikan, beliau menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat. Pj. Bupati berjanji untuk bekerja sama dengan para pengusaha tambang guna mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Burhanuddin kembali menyoroti program prioritas pemerintah, yaitu percepatan penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat Pulau Kabaena untuk berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati memberikan pengingat terkait mesin PLTD yang masih menggunakan tenaga diesel. Beliau meminta kepada pihak PLN untuk melakukan pemeliharaan secara berkala guna meminimalkan potensi kerusakan. Pj. Bupati juga berharap agar masyarakat Pulau Kabaena dapat memaklumi apabila terjadi pemadaman listrik dan tidak menyalahkan pihak PLN.

“Kita Indonesia, Kita Sulawesi Tenggara, Kita Bombana, Kita Semua Bersaudara. Mari kita bangun daerah dengan prinsip bersaudara. Nikmati hidup ini, jangan pernah selalu berpikir negatif, dan jangan lupa bahagia!” tutupnya. (KI)




Operasi Pasar Murah (OPM) Konawe Selatan: Sentuhan Kemanusiaan Meringankan Beban Warga

Konawe Selatan, SultraNET. | Operasi Pasar Murah (OPM) tahap pertama di Kabupaten Konawe Selatan telah sukses dilaksanakan pada Minggu, 5 November 2023, di Kecamatan Laonti. Tiga titik di Desa Namu, Desa Tambolosu, dan Desa Peoinda menjadi pusat distribusi, menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan gula.

Dalam upaya merespons kenaikan harga pangan di pasar yang signifikan, masing-masing desa menyediakan 500 karung beras, 330 liter minyak, dan 400 kg gula. Warga Desa Tambolosu, salah satu lokasi OPM, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.

“Sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, karena sangat berbeda harganya dengan harga di pasar umum. Saya sangat berterima kasih dan berharap agar kegiatan Pasar Murah ini bisa berlanjut,” ungkap Sri Rani, warga Desa Rumbi-rumbia, Kecamatan Laonti, saat diwawancarai.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Kepala Desa Labotaone, Yufar. Menurutnya, masyarakat sangat antusias dengan adanya OPM ini. “Alhamdulillah, hari ini masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar murah. Semoga bisa terbantu lagi kedepannya. Kami selaku pemerintah setempat telah menyampaikan kepada masyarakat, dan Alhamdulillah masyarakat telah berbondong-bondong untuk mendapatkan sesuai dengan apa yang telah disiapkan,” jelas Yufar.

Dengan respons positif dari masyarakat, keberlanjutan Operasi Pasar Murah diharapkan dapat memberikan bantuan lebih lanjut bagi warga Konawe Selatan yang tengah menghadapi tantangan ekonomi. Kegiatan ini tidak hanya sebagai solusi singkat, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah setempat terhadap kesejahteraan rakyatnya. (*)




Pererat Persaudaraan, Pj Bupati Bombana Silaturahmi di Desa Lengora Pantai

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan masyarakat di Desa Lengora Pantai, Kecamatan Kabaena Tengah. Turut hadir para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, kepala desa, serta warga yang hadir dalam pertemuan tersebut. Sabtu (4/11/2023)

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pj. Bupati Bombana untuk meresapi kehangatan dan kebutuhan masyarakat di semua lapisan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya persaudaraan sebagai landasan dalam melaksanakan tugas pemerintahan. “Kita ini semua harus merasa bersaudara. Saya datang membawa diri saya, bertemu langsung, berjabat tangan, dan Insya Allah kita akan bersaudara dunia dan akhirat,” ungkap H. Burhanuddin.

Aspirasi masyarakat Desa Lengora Pantai pun didengarkan dengan seksama oleh Pj. Bupati. Beberapa poin utama yang diusulkan terkait infrastruktur jalan, jaringan seluler, dan saluran irigasi. Pj. Bupati Bombana menanggapi langsung, menyatakan bahwa rencana penyelesaian untuk tahun 2024 akan melibatkan Dinas terkait, Camat, para Kepala Desa, dan masyarakat setempat.

“Saya merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat di desa. Oleh sebab itu, semua permintaan akan saya penuhi pada tahun 2024,” tegas Pj. Bupati Bombana.

Ia juga menegaskan kesiapannya untuk bekerjasama dengan pengusaha, khususnya pada sektor pertambangan, untuk memaksimalkan kontribusi mereka terhadap pembangunan yang merata di Kabupaten Bombana, terutama di Pulau Kabaena.

Dalam pesannya, Pj. Bupati Bombana menekankan pentingnya menjaga kenyamanan dan memberikan manfaat kepada masyarakat seiring dengan eksploitasi sumber daya alam. Beliau mengajak seluruh stakeholder, terutama pengusaha pertambangan, untuk bersama-sama berkontribusi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati Bombana memberikan pesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melupakan kebahagiaan, apapun keadaannya. Juga, beliau memberi pesan khusus kepada para camat agar rutin berkomunikasi dengan kepala desa, minimal dua kali dalam seminggu, guna memastikan aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara langsung kepada Pemerintah Daerah.

“Tanya kepala desa apa yang dihadapi oleh masyarakatnya. Saya tidak inginkan kalau ada masalah di desanya lebih duluan diketahui oleh orang lain daripada Kepala Desanya yang melapor,” tandas H. Burhanuddin (KI)




PDIP Bombana Optimis Raih 5 Kursi DPRD dan Pilpres Raih 50 % Suara

Bombana, SultraNET. | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bombana optimis mampu meraih 5 kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan meraih 50 Persen Suara Pemilihan Presiden untuk Ganjar-Mahfud pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPD PDIP Provinsi Sulawesi Tenggara, Hasrat, SH. saat memimpin Rapat Kerja dan pelantikan Pengurus Anak Cabang Kecamatan. Bertempat di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Sabtu (4/11/2024).

Pada kesempatan tersebut, DPD PDIP Sultra menegaskan komitmen kuat PDIP untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024. Fokus utama partai besutan Megawati Soekarno Putri ini adalah pada target perolehan 5 kursi di DPRD Bombana dan kemenangan Ganjar-Mahfud sebagai calon presiden dengan target 50 persen suara.

Hasrat, dalam penjelasannya, menekankan bahwa rapat kerja ini tidak hanya berkaitan dengan pelantikan pengurus ranting di 22 kecamatan. Lebih dari itu, ini merupakan wadah untuk merumuskan kebijakan partai.

“Rencana kerja kami adalah bagaimana memastikan kita bersama rakyat, merebut hati mereka, sehingga kita bisa menang di pemilihan mendatang,” tuturnya.

Rapat Kerja DPC PDIP Bombana
Rapat Kerja DPC PDIP Bombana

Dalam konteks pemilihan presiden, Hasrat mengajak seluruh kader dan simpatisan PDIP di Bombana untuk menggerakkan semua energi demi memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai calon presiden dan wakil presiden dari PDIP.

“Saat ini, selain fokus pada pemilihan presiden, kami dihadapkan pada kontestan pemilihan legislatif. Semua itu membutuhkan semangat dan dukungan dari kader-kader dan simpatisan PDIP,” ungkap Hasrat.

Hasrat, yang merupakan mantan anggota dewan Bombana periode 2014/2019, menargetkan 5 kursi di DPRD Kabupaten Bombana pada pemilihan tahun 2024.

“Kami optimis dapat mencapai target ini, dan tentu saja, kami tidak akan berpangku tangan. Kami akan terus berada di lapangan,” tegasnya.

Sekretaris PDIP Provinsi Sultra menekankan pentingnya peran pengurus di semua tingkatan, mulai dari cabang hingga tingkat paling bawah, untuk aktif dalam mendukung pasangan Ganjar-Mahfud dan meningkatkan perolehan suara di Kabupaten Bombana.

“Di Bombana, kami optimis pasangan Ganjar Mahfud bisa memperoleh suara sebanyak 50 persen,” tandas Hasrat. (IS)




Pj. Bupati Bombana Pimpin Upacara Hari Guru Nasional di Poleang Barat

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, menjadi Pemimpin Upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-78 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 di Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat. Sabtu (4/11/2023)

Upacara dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Asisten/Staf Ahli Setda Bombana, para Kepala OPD, Forkopimcam, Ketua PGRI Bombana, Dewan Pendidikan, pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Bombana, serta undangan dan siswa-siswi pelajar.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati mengungkapkan penghargaan atas tugas dan tanggung jawab guru yang dianggapnya sebagai tugas yang sangat mulia. Beliau menekankan peran guru dalam mencapai cita-cita negara, yaitu melahirkan Generasi Emas Tahun 2045 yang cerdas secara IQ dan EQ, yakni cerdas dalam berpikir dan memiliki ketaqwaan serta moral yang tinggi.

Dalam menghadapi Program Merdeka Belajar, Pj. Bupati Burhanuddin mencanangkan pembentukan Komunitas Orang Tua Murid. Tujuannya adalah agar orang tua dapat bekerja sama dengan guru-guru di sekolah untuk memberikan pendidikan di rumah. Melalui komunitas ini, diharapkan orang tua dapat memberikan pendidikan akhlak dan menyediakan fasilitas belajar, mengingat banyaknya waktu belajar murid di rumah.

Pj. Bupati Burhanuddin juga mengenang semangat dan niat mulia para guru di seluruh Indonesia yang pada tanggal 25 November 1945 sepakat membentuk PGRI sebagai wadah perjuangan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan. Organisasi ini memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, serta berkhidmat memajukan pendidikan nasional.

Beliau menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia yang telah menghargai perjuangan para guru, pendidik formal/non formal, dan tenaga kependidikan dengan menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional. “Selamat Hari Ulang Tahun PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023, atas nama Pemerintah Daerah kami mengucapkan semoga PGRI kedepan semakin solid, semakin bisa dibanggakan, dan semakin profesional,” tandasnya. (KI)




Desa Pulau Tambako, Desa Percontohan Penyaluran Dana Desa Terbaik di Bombana

Bombana, SultraNET. | Suasana kebahagiaan menyelimuti Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo, saat perwakilan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari, Sulawesi Tenggara, berkunjung dalam rangka memberikan penghargaan atas prestasi Desa Pulau Tambako dalam penyaluran Dana Desa. Acara ini juga menjadi momen penting pemberian Penghargaan kepada Desa Percontohan Penyaluran Dana Desa terbaik di Kabupaten Bombana Tahun 2023. Sabtu 4 November 2023

Penghargaan berupa piagam keberhasilan diserahkan langsung oleh perwakilan Kepala KPPN Kendari, Agung Mulyono, kepada Kepala Desa Pulau Tambako, Asmadin. Turut hadir dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bombana, M. Hadi Raharjo Putra, S.IP, para staf Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana, Camat Mataoleo, serta Aparat Desa Pulau Tambako dan masyarakat setempat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 98 Tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa, dan surat dari Direktur Jenderal Perbendaharaan KPPN Kendari, Desa Pulau Tambako dinilai mampu menyerap dengan baik penyaluran Dana Desa, mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki, terutama di sektor pertanian dan pariwisata.

Agung Mulyono, Kepala KPPN Kendari, menyatakan kekagumannya terhadap Desa Pulau Tambako yang telah memanfaatkan Dana Desa dengan sangat baik. “Dana Desa kami salurkan, lalu dikonfirmasi ke BKD berapa besar penyerapannya, dan melihat data-data dari BKD bahwa Desa Pulau Tambako adalah desa yang paling baik menyalurkan dananya di Bombana,” tuturnya.

Penghargaan ini bukan hanya sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga dukungan kepada Desa Pulau Tambako sebagai desa percontohan. Desa ini berhasil mengubah Dana Desa menjadi inovasi nyata, seperti pembukaan destinasi wisata yang memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami terjun sendiri ke sini, melihat langsung dan memastikan bahwa Desa Pulau Tambako telah memanfaatkan Dana Desa secara optimal untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ungkap Agung Mulyono.

Penghargaan ini menjadi pendorong semangat Desa Pulau Tambako dan contoh inspiratif bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan Dana Desa untuk pembangunan dan kemajuan yang berkelanjutan. (KI)