Menteri PUPR Basuki, Tinjau Jalan By Pass Lasusua

Kolaka Utara, SultraNET. | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., didampingi Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Haerul Saleh, melakukan kunjungan kerja di Kolaka Utara guna memeriksa kondisi Jalan By Pass Lasusua. Jumat (20/10/2023)

Pada kunjungan tersebut turut mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si, Dirjen Bina Marga, Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, ST, MSc, DEA, dan Auditorat Utama Keuangan Negara IV BPK-RI Padang Pamungkas, ST., M.M., CSFA.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara H. Jumarding, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, Kapolres Kolaka Utara AKBP Arif Irawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara Henderina Malo, dan sejumlah pejabat terkait.

Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua
Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua

Menteri PUPR mengunjungi Kolaka Utara untuk mengevaluasi langsung kondisi jalan by pass Lasusua yang telah diakui sebagai jalan nasional. Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berdasarkan usulan dari Wakil Ketua BPK RI terkait kerusakan di pantai Lasusua.

Selama kunjungannya, Menteri PUPR juga mengumumkan rencana pembangunan pengaman pantai Lasusua. Proyek ini akan mencakup pembangunan sepanjang sekitar 300 meter dengan luas sekitar 3 hektar. Desain fisik proyek ini diharapkan selesai pada November dan Desember 2024, dengan pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada periode yang sama. Jalan bypass Lasusua juga telah diresmikan sebagai jalan nasional.

“Kita sudah bikin model fisiknya, nanti akan terkena abrasi terus, nanti akan growing-growing dan breakwater sekarang ini kita desain dan akan mulai pada 2024, November dan Desember kita bikin desain gambar fisiknya, jalan ini sudah di serahkan jadi jalan nasional,” ungkap Menteri PUPR sebagaimana dilansir kolutkab.

Langkah ini diambil sebagai upaya penting untuk mengatasi masalah abrasi pantai dan tantangan lingkungan lainnya yang dihadapi di kawasan tersebut. Kunjungan Menteri PUPR bersama rombongan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat setempat.




Bupati Butur Ridwan Zakaria Optimis Diklatsar PMI Lahirkan Generasi Emas

Butur, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si., dan Wakil Bupati, Ahali, SH.,MH., bersama-sama membuka acara Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Buton Utara. Bertempat di pelataran Islamic Center Minaminanga Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jum’at (20/10/2023)

Pembukaan Diklatsar PMR turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buton Utara Ahali, SH.,MH., selaku Ketua PMI Kabupaten Buton Utara, Kapolres Buton Utara, Anggota Kodim Buton Utara, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Kulisusu, pengurus PMI Kabupaten Buton Utara, dan siswa-siswi peserta Diklatsar PMR Tingkat Kabupaten Buton Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ridwan Zakariah berharap agar melalui Pendidikan dan Latihan Dasar PMR, dapat terbentuk generasi emas yang potensial. Ia menyampaikan bahwa PMR adalah organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia, berpusat di sekolah-sekolah, dengan tujuan membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan untuk menjadi relawan PMI di masa depan.

“Pendidikan dan Latihan Dasar PMR merupakan wujud pembinaan dan pengembangan yang mampu meningkatkan kemampuan dan karakter sehingga menjadi generasi emas yang potensial,” ungkap Bupati.

Mengusung tema kegiatan Diklatsar, “Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter,” diharapkan lahir relawan muda PMI yang memiliki pengetahuan luas, berkarakter, dan disiplin tinggi. PMR diakui sebagai kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan, termasuk di bidang kesehatan dan siaga bencana.

 

Bupati juga menekankan bahwa kegiatan PMR bukan hanya sekadar pembinaan, tetapi juga momen untuk menjalin persaudaraan antara relawan muda di Kabupaten Buton Utara.

“Semakin banyak kita mengambil bagian dalam kemanusiaan, akan menimbulkan rasa empati yang kuat,” bebernya, sambil menyampaikan terima kasih kepada pengurus PMI Kabupaten Buton Utara.

Sejak tahun 2018, undang-undang kepalangmerahan telah terbentuk, yang mengharuskan koordinasi dan kerjasama dengan Kementerian, terutama Kementerian Pendidikan, untuk mewajibkan kegiatan Palang Merah Remaja di sekolah-sekolah.

Bupati Ridwan Zakariah menutup sambutannya dengan harapan agar semua peserta dapat mengikuti Diklatsar PMR dengan baik.

“Saya harap agar semua peserta mengikuti diklatsar dengan baik, sehingga materi tentang kepalangmerahan dapat diaplikasikan dengan baik,” tandasnya. (IN)




Tingkatkan Efisiensi Aparatur Sipil, Buton Bentuk Dewan Pengurus Korpri

Buton, SultraNET. | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Pd., memimpin rapat pembentukan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Buton di Aula Kantor Bupati Buton, Jumat, 20 Oktober 2023.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahmad Mulia, S.Pt., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum, Drs. La Ode Muhiddin Mahmud, para kepala OPD, dan para kepala bagian.

Sekda Buton menegaskan pentingnya keberadaan Korpri di Kabupaten Buton sebagai organisasi bagi aparatur sipil negara (ASN), terutama di tingkat lokal.

“Keberadaan Korpri nantinya harus memberikan kontribusi baru untuk menjadikan organisasi Korpri yang tangguh, handal, dan memberikan kebermanfaatan baik kepada dirinya, organisasi, dan masyarakat,” ujar Sekda Buton.

Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bagian Organisasi yang membacakan tugas, fungsi, dan kegiatan dari Korpri berdasarkan Rakornas Korpri pada 2 Oktober 2023. Selanjutnya, peserta forum diminta memberikan pendapat terkait pengisian struktur organisasi Korpri Kabupaten Buton.

Langkah ini mencerminkan komitmen Buton untuk meningkatkan efisiensi dan fungsionalitas instansi pemerintah dengan mendirikan Dewan Pengurus Korpri.

Keputusan ini diharapkan akan menjadi dasar untuk membentuk Korpri yang lebih tangguh dan responsif dalam melayani kebutuhan masyarakat.




Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Wakatobi Evaluasi Langkah-Langkah Percepatan Penurunan Kasus Stunting

Wakatobi, Sultra NET. | Dalam upaya mempercepat penurunan prevalensi kasus stunting di Kabupaten Wakatobi tahun 2023, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Wakatobi menggelar Evaluasi Tindak Lanjut Paska Diseminasi Audit Kasus Stunting di Aula Pesanggrahan Taman Budaya Wakatobi, Kamis, 19 Oktober 2023.

Asisten I Sekretaris Daerah Wakatobi, Nursiddiq, menjelaskan bahwa audit kasus stunting sebelumnya bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kasus stunting sebagai bagian dari upaya pencegahan kasus serupa. Proses audit melibatkan tiga kegiatan, yaitu pelaksanaan audit dan manajemen kasus stunting, diseminasi hasil kajian audit kasus stunting beserta rencana tindak lanjut, dan evaluasi hasil tindak lanjut setelah diseminasi audit kasus stunting.

“Kegiatan ini merupakan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilakukan pada kelompok sasaran, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti potensi permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Laode Safihuddin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Wakatobi, menyampaikan bahwa fokus hasil Rakortek percepatan penurunan stunting tahun 2023 adalah formulasi aksi-aksi konkret.

“Meskipun hasilnya sudah dihasilkan, diperlukan pendalaman lebih lanjut untuk mengatasi persoalan tersebut, agar fokus pada aksi nyata di tahun 2024,” jelasnya.

Upaya evaluatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam menanggulangi masalah stunting dengan pendekatan yang holistik, melibatkan sejumlah kegiatan dan pemahaman mendalam terhadap faktor penyebabnya.

Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari evaluasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka stunting di kabupaten tersebut.




Ummat Muslim Bombana Sholat Istisqo

Bombana, SultraNET. | Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara telah berdampak kekeringan ekstrim disejumlah wilayah di daerah itu.

Sebagai bentuk iktiar ratusan ummat muslim melaksanakan sholat istisqo (memohon hujan) bertempat di Alun-alun Masjid Agung Nurul Iman Kasipute. Kamis (19/10/2023).

Sholat istisqo merupakan ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar kiranya Ia melimpahkan hujan sebagai rahmat-Nya kepada seluruh makhluk hidup.

Kondisi cuaca yang kering dan panas dapat menyebabkan kekeringan, bencana alam, dan sulitnya pasokan air bersih, khususnya bagi sektor pertanian.

Ratusan ummat muslim saat melaksanakan sholat istisqo
Ratusan ummat muslim saat melaksanakan sholat istisqo

Saat membacakan sambutan Penjabat Bupati H. Burhanuddin, Sekretaris Daerah Bombana Man Arfa mengajak seluruh masyarakat untuk berdo’a dan bermunajah kepada Allah SWT memohon agar segera diturunkan hujan agar ancaman kekeringan tidak terjadi di Kabupaten Bombana.
“Tiada kekuatan yang ampuh selain dari kekuatan do’a,” ujar Man Arfa
Ia menyebut, momentum sholat istisqo juga menjadi ajang silaturahmi, menjaga ukhuwah islamiyah antara Pemerintah dengan masyarakat.
“Semoga Allah SWT menurunkan hujan dan kehidupan ini berjalan dengan normal kembali,” tandasnya.



Maulid KKSS Buton Teladani Ahlak dan Pandangan Politik Rasulullah

Buton, SultraNET. | Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Buton menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung SKB Buton di Pasarwajo. Acara yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat ini bertujuan mendorong toleransi dan kerukunan di era modern. Kamis Sore, 19 Oktober 2023

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak dan Pandangan Politik Rasulullah SAW untuk membangun toleransi dan kerukunan di era modern dan modernisasi,” Pj. Bupati Buton menyampaikan pesan penting untuk mengambil contoh dari akhlak dan pandangan politik Rasulullah untuk membangun toleransi dan kerukunan di tengah modernisasi yang terus berkembang.

“Rasululullah Muhammad SAW menjadi contoh terbaik dalam membangun toleransi dan kerukunan,” ujarnya

Pj. Bupati Buton menegaskan kesolidan KKSS dan menyatakan bahwa organisasi ini tidak memiliki unsur politik. “Momentum hari ini adalah bentuk silaturahim kita bersama. Pembentukan KKSS adalah upaya membangun organisasi kerukunan tanpa ada politik di dalamnya,” ungkapnya.

Dalam konteks era digitalisasi, Pj. Bupati Buton memberikan perhatian khusus pada peran orang tua dalam membimbing anak-anak. “Kita harus membimbing anak-anak agar memiliki akhlak baik sesuai Sunnah Rasulullah. Di era sekarang, kita sebagai orang tua perlu lebih cerdas dalam memberikan nasehat dan membentuk moral anak-anak kita,” paparnya.

Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS
Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS

Acara ini diakhiri dengan harapan Pj. Bupati Buton agar para orang tua terus memantau dan membimbing anak-anak mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik, sejalan dengan kemajuan teknologi yang memiliki dampak positif dan negatif.

Ketua KKSS Buton, Suhardi Dulati S.Pd, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Pj. Bupati Buton atas kehadirannya, ia menyebut saat ini KKSS Buton yang terdiri dari sekitar 500 keluarga di 7 Kecamatan Kabupaten Buton, mayoritas merupakan ASN Buton.

“KKSS mendukung pembangunan di Kabupaten Buton tanpa melibatkan politik,” katanya.

Acara ini dihadiri oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, Keta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton, Ny. Kiki Amalia Asnawi, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Kapolres Buton yang diwakili, Camat Pasarwajo, Drs. Amruddin, dan para kepala desa.




Bupati Buton Utara Pimpin Pemantauan Antisipasi Dampak El Nino

Buton Utara, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muhammad Ridwan Zakariah, M.Si., bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Amimuddin, S.Pd., dan jajaran, melakukan pemantauan aktifitas warga dan lahan pertanian di Kecamatan Kulisusu Utara dan Wakorumba Utara. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap fenomena El Nino yang berpotensi merubah pola cuaca di sejumlah daerah. Kamis (19/10/2023)

Pemantauan ini dilakukan dengan tujuan mengambil langkah-langkah antisipasi pencegahan dan penyesuaian yang tepat, khususnya untuk mengurangi dampak musim kemarau. Ancaman yang perlu diwaspadai melibatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman kekeringan dan gangguan musim tanam di sektor pertanian.

Bupati Buton Utara, Dr. H. Muhammad Ridwan Zakariah mengatakan El Nino, yang sering dikaitkan dengan peningkatan suhu permukaan laut dan penurunan curah hujan di beberapa wilayah, dapat menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan. Hal ini mengurangi ketersediaan air untuk pertanian, menghambat pertumbuhan tanaman, dan berpotensi mengurangi hasil panen.

Selain itu, El Nino dapat mengganggu musim tanam dan mengubah pola cuaca yang biasanya terjadi. Perubahan ini bisa menyebabkan penundaan dalam penanaman tanaman, penurunan luas tanam, atau bahkan kegagalan panen.

“Petani perlu memperhatikan perubahan cuaca terkait El Nino untuk dapat menyesuaikan jadwal tanam secara efektif,” ujarnya.

Langkah-langkah antisipatif yang diambil oleh pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perlindungan dan mitigasi dampak yang mungkin terjadi akibat fenomena El Nino, ia berharap masyarakat senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan alam,

“Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.” tandasnya




Pastikan Masyarakat Dapatkan Pelayanan Maksimal, Pj. Bupati Buton Tinjau Langsung Faskes

Buton, SultraNET. | Pj Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, didampingi langsung oleh Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton, Ny. Dra. Andi Aniwati, melakukan peninjauan terhadap pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan di beberapa puskesmas di wilayah Kecamatan Lasalimu Selatan, Kamis, 19 Oktober 2023.

Kedua penjabat tersebut, melaksanakan kunjungan ke beberapa puskesmas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan di Kecamatan Lasalimu. Sebelumnya, Pj. Bupati Buton bersama Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, ikut serta dalam Aksi Bergizi di sekolah yang diinisiasi oleh TP PKK bersama Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Kesehatan.

Pj. Bupati mengawali kunjungannya di Puskesmas Wajah Jaya, Desa Wajah Jaya, Kecamatan Lasalimu Selatan. Selama di puskesmas tersebut, hampir semua ruang pelayanan dijelajahinya. Pj. Bupati tampak serius berbincang dengan petugas medis, menanyakan detail terkait tindakan medis dan kualitas pelayanan.

Setelah Wajah Jaya, Pj. Bupati melanjutkan kunjungannya ke Puskesmas Lasalimu Selatan di Ambuau Indah. Mustari, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Betoambari, menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pasien.

“Saya ingin memastikan, apakah puskesmas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan merupakan garda terdepan dalam kehidupan, dan masyarakat harus mendapatkan pelayanan maksimal,” ujar Pj. Bupati.

Pj. Bupati menekankan bahwa para tenaga medis memiliki tanggung jawab terhadap semua lapisan masyarakat yang menjadi objek layanan kesehatan.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buton dalam memastikan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan yang prima bagi warganya.




Wabup Konut H. Abuhaera Resmikan TPI Perairan Darat Pertama di Sultra

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara H. Ruksamin diwakili Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera resmikan Penggunaan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Perairan Darat di Desa Labungga, Kec Andowia, Kamis, 19/10/2023

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wabup H. Abuhaera yang turut disaksikan Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sultra Laode Kardini, SE., M.Si.

Wabup H. Abuhaera dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi Kepada Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, serta pada Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra yang telah mengalokasikan anggaran dalam pembangunan TPI di Desa Labungga tersebut.

“Pemda Konut sangat menyambut baik Program ini dan siap mendukung,” ucapnya

Untuk mendukung Program Pembangunan TPI tersebut, H. Abuhaera mengatakan Pemda Konut telah mengalokasikan anggaran di tahun 2023 yang meliputi.

Penyediaan lokasi pembangunan seluas 1 Ha, penyediaan fasilitasi penyambungan listrik ke TPI, penyediaan pembangunan drainase, penyediaan pembangunan jalan dalam halaman TPI.

“pembangunan sarana dan prasarana berupa fasilitas di TPI ini merupakan bukti nyata upaya Pemda dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” ungkapnya

Selanjutnya H. Abuhaera mengungkapkan, pembangunan TPI dilabungga sangat potensial untuk dikebangkan, karena di Wilayah tersebut dialiri oleh 2 sungai besar yakni Sungai Lasolo dan Lalindu, yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kec Andowia, Asera, Oheo, Landawe dan Langgikima.

“dengan adanya TPI ini diharapkan nelayan dapat menjual hasil tangkapan ikan langsung kepada konsumen, dan tentunya akan meningkatkan perdagangan, dan kesejahteraan nelayan,” jelasnya

Foto Bersama usai peresmian TPI Perairan darat
Foto Bersama usai peresmian TPI Perairan darat

Ditempat yang sama Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas, mengatakan pembangunan TPI di Konawe Utara merupakan yang pertama di Wilayah Sultra dan ke 10 di Indonesia

Olehnya itu, Anas berharap seluruh hasil tangkapan nelayan dapat didaratkan di TPI tersebut, serta dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarkat setempat.

Diketahui usai meresmikan Wabup H. Abuhaera bersama Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas dan Kadis Kelatan dan Perikanan Sultra meninjau pelabuhan TPI. (S)




Bantu Petani Atasi Kekeringan, Pemkab Bombana Salurkan Ratusan Pompa Air

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara terus berupaya mengatasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Lantari Jaya dan Rarowatu Utara.

Untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menyalurkan bantuan Alsintan berupa 752 Mesin Pompa Air Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Bantuan ini didistribusikan melalui program kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bombana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Komisi VII DPR RI. Rabu (18/10/2023)

Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana, turut hadir dalam acara penyerahan bantuan Alsintan yang berlangsung di Desa Lomba Kasih, Kecamatan Lantari Jaya.

Sekda Man Arfa  mengatakan, bantuan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengurangi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian, terutama pada masa panen.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani penerima manfaat,” ujarnya.

Sekda Man Arfa memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran yang terus berupaya memberikan yang terbaik untuk kepentingan petani di tengah keterbatasan sumber daya yang ada. Ia menegaskan bahwa bantuan ini bersifat murni dan dilarang untuk diperjualbelikan di lapangan.

“Apabila saya mendengar bantuan ini diperjualbelikan, maka pemerintah tak segan-segan untuk menarik kembali bantuan tersebut,” tegasnya.

Sekda Bombana Man Arfa
Sekda Bombana Man Arfa

Di akhir sambutannya, Sekda Man Arfa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rusda Mahmud atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada petani di Kabupaten Bombana.

“Bantuan ini merupakan hasil aspirasi dari Komisi VII DPR RI yang bekerja sama dengan Kementerian ESDM,” tandasnya.

Anggota DPR-RI, Rusda Mahmud
Anggota DPR-RI, Rusda Mahmud

Acara penyerahan bantuan Alsintan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Anggota Komisi VII DPR RI, Rusda Mahmud, Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Bombana, para Kepala OPD, Perwakilan Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Camat, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya.