HSN 2023, Pemkab Bombana Berikan Sertifikat Penghargaan kepada BPS
Bombana, SultraNET. | Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana, menghadiri Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) di Halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Bombana pada Selasa (26/9/2023).
Acara ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan memberikan penghargaan atas kinerja serta dukungan BPS dalam pelaksanaan Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2023, Sensus Pertanian (ST) 2023, dan survei lainnya di Wilayah Kabupaten Bombana.
Dalam rangka memperingati HSN 2023, BPS Bombana memberikan sejumlah penghargaan kepada OPD sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas dalam pembangunan di Kabupaten Bombana.
Sekda Man Arfa, dalam sambutannya, mendorong seluruh undangan, khususnya para Kepala OPD dan Camat, untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan BPS.
Ia menekankan pentingnya data yang divalidasi dan diolah dengan baik oleh BPS, yang nantinya akan digunakan dalam proses penyusunan perencanaan.
“Sekali lagi saya harap kepada semua Camat, tolong beri dukungan sepenuhnya terhadap kegiatan statistik di kecamatan, dan juga para Kepala OPD, semua permintaan data yang akan dirilis sebagai data daerah tolong dibantu teman-teman dari statistik,” ungkap Sekda Bombana.
Man Arfa menyoroti pentingnya satu data dalam manajemen data pemerintahan, dan ia menekankan kerjasama serta silaturahmi yang baik antar semua pihak.
Dalam acara ini, Pemerintah Kaupaten Bombana memberikan Sertifikat Penghargaan kepada BPS Kabupaten Bombana atas kerjasama dan partisipasinya dalam mendukung kinerja TPID Kabupaten Bombana.
Penghargaan ini meraih Nominasi TPID Award Berprestasi Kawasan Sulawesi pada tanggal 10 Juli 2023, yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI di Jakarta. (*)
Bupati Kolaka H. Ahmad Safei Silaturahmi dan Temui Rakyat di Kecamatan Baula
Kolaka, SultraNET. | Bupati Kolaka H. Ahmad Safei, SH.,MH menjelang akhir masa jabatannya sebagai Bupati Kolaka 2 periode menggelar silaturahmi dan temu rakyat serta jajaran Pemerintah Kecamatan Baula . Senin, (25/09)
Temu rakyat ini dilaksanakan untuk mempererat tali silahturahmi sekaligus berpamitan kepada seluruh elemen masyarakat Baula.
Bupati H. Ahmad Safei saat Silaturahmi dan Temui Rakyat di Baula
Bupati Kolaka mengucapkan pula terima kasih kepada segenap masyarakat dan semua elemen Kecamatan Baula yang telah hadir .
“Menjelang masa jabatan saya berakhir, saya mohon pamit dan sekaligus mengucapkan terima kasih serta mohon maaf, semoga tali silahturahmi tetap terjalin, dan sekaligus mohon izin untuk melanjutkan perjuangan menuju Senayan .” Ucapnya
Pj. Bupati Bombana Minta Verifikasi Ulang Data Penerima Bansos di
Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, mengumpulkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk membahas kendala dalam pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) di lapangan. Burhanuddin mengungkapkan sejumlah masalah, termasuk penerima Bantuan Sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah layak, penerima yang telah meninggal, dan adanya penerima bantuan ganda. Berdasarkan hal ini ia meminta pendataan ulang untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Pada Senin (25/9/2023)
“Saya meminta bantuan kepada pendamping PKH untuk memberikan solusi sehingga 90 persen penerima bantuan sosial di Bombana adalah warga yang betul-betul membutuhkan dan sesuai kriteria penerima manfaat,” ungkapnya.
Pj. Bupati menyatakan bahwa meskipun sudah banyak Bansos yang disalurkan kepada masyarakat miskin dan miskin ekstrem di Bombana, hasilnya belum signifikan. Beliau menambahkan bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Bombana masih tinggi, di atas 10 persen, dan miskin ekstrem di atas 1 persen.
H. Burhanuddin menyatakan bahwa miss-pendataan menyebabkan ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan. Oleh karena itu, beliau meminta pendamping PKH untuk melakukan pendataan rutin guna menghindari kesalahan dalam pendataan penerima bantuan.
“Guna memaksimalkan pendataan agar bantuan benar-benar tepat sasaran, saya secepatnya akan membentuk tim terpadu agar pendataan penerima bantuan dapat diberikan ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Laode Ahmad, koordinator PKH Kabupaten Bombana, mengapresiasi inisiatif Pj. Bupati Bombana dalam mengadakan pertemuan dan berdiskusi dengan tim pendamping PKH.
“Kami berharap diskusi ini dapat segera ditindaklanjuti untuk memastikan bahwa penerima bantuan sosial di Kabupaten Bombana sesuai dengan kriteria yang ditetapkan,” tandasnya (Kominfo)
Timsel Beasiswa Bombana, Validasi Data di Perguruan Tinggi
Bombana, SultraNET. | Proses seleksi Beasiswa Bombana Pintar memasuki tahapan lanjutan dengan tim seleksi yang kini tengah melakukan validasi ke perguruan tinggi yang bakal berlangsung mulai hari ini, 25 September 2023, hingga 20 Oktober 2023 mendatang.
Nina Meirina, SH.,MH, salah satu anggota tim seleksi, menjelaskan bahwa tujuan dari validasi perguruan tinggi ini adalah untuk memastikan kesesuaian data yang telah diinput oleh mahasiswa saat mendaftar dengan data yang dimiliki oleh universitas tempat mereka kuliah.
“Validasi perguruan tinggi ini berlaku untuk Beasiswa Bombana Pintar dan Beasiswa Bombana Prestasi. Hasil dari proses validasi ini nantinya akan menjadi pertimbangan dalam menentukan kelulusan,” ujar Nina Meirina pada Senin (25/09/2023).
Kabag Hukum Setda Bombana ini menambahkan bahwa sebanyak 41 universitas akan menjalani proses validasi ini, yang tersebar di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara dan beberapa di luar Sulawesi, seperti Bali, Kalimantan, dan Yogyakarta.
“Universitas dengan jumlah pendaftar terbanyak adalah Universitas Haluoleo dengan 183 mahasiswa, diikuti oleh IAIN Kendari dengan 32 mahasiswa, dan Universitas 19 November Kolaka dengan 23 mahasiswa,” tambahnya.
Setelah validasi selesai, tim seleksi akan melakukan rapat untuk menentukan hasil kelulusan mahasiswa penerima beasiswa. Proses ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendukung pendidikan dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi. (ads)
Andi Asniwati Mustari Kunjungi Desa Bajo Bahari Buton, Beri Makanan Tambahan Anak
Buton, SultraNET. | Ibu Pj. Bupati Buton sebagai penasehat DWP Kabupaten Buton, Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari bersama Ketua DWP Kabupaten Buton, Ny Kiki Asnawi melakukan kunjungan Lapangan Di Desa Bajo Bahari dalam rangka pemberian makanan tambahan anak di Lokasi Stunting yang dipusatkan di Kantor Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Senin 25 September 2023.
Kunjungan lapangan itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton sebagai Pembina DWP Kabupaten Buton, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Buton, Camat Wabula bersama Ketua DWP Kecamatan Wabula, Kepala Desa Bajo Bahari.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin S.Pd,.M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada ibu Pj. Bupati Buton sebagai Penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari atas kehadirannya yang merupakan kunjungan perdananya di Desa Bajo Bahari.
Warga Desa Bajo Bahari saat menghadiri kegiatan
Sekda berharap dengan jalannya kegiatan ini dapat berdampak pada pencapaian target pemerintah tentang penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 serta dapat terwujudnya Kabupaten Buton bebas stunting.
“Dengan mewujudkan Kabupaten Buton Bebas Stunting olehnya itu harus adanya kerja sama mulai dari pemerintah daerah sampai ke pemerintah desa,” .
Pemerintah Kabupaten Buton lanjut Sekda sangat serius dalam upaya penurunan angka stunting dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Buton nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buton.
“Pemerintah Kabupaten Buton menunjukkan keseriusan dalam penanganan stunting, salah satunya melalui Surat Keputusan Bupati Buton, nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buton, yang di dalamnya telah termaktub dan melibatkan multi perangkat daerah,” katanya..
Di akhir sambutannya Sekda Buton berharap kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat memberikan dampak positif dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Buton sehingga di masa depan daerah ini dapat memiliki generasi yang sehat dan cerdas.
“Saya harap acara penyuluhan stunting yang kita laksanakan pada hari ini, dapat memberikan kontribusi yang positif dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Buton, dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” tutupnya.
Selain pemberian makanan tambahan kepada anak, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelayanan posyandu di Kantor Desa Bajo Bahari.
Sementara itu, Ibu Pj. Bupati Buton sebagai penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari menyampaikan pemberian makanan tambahan ini merupakan bentuk upaya dalam percepatan penurunan stunting pemerintah memberikan bantuan kepada anak yang terindikasi stunting.
Pemberian makanan tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan untuk bayi dan balita guna melengkapi kebutuhan gizi anak agar mencapai berat badan sesuai usianya.
Andi Asniwati Mustari menyerahkan paket makanan tambahan Anak
“Untuk mencegah stunting dimulai dari sanitasi yaitu menjaga kebersihan jamban, air bersih dan membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan juga pola asu anak dengan pemberian asi sebagai pendamping makanan Serta pemberian pola makan karbohidrat, protein, buah dan sayuran,” katanya.
Ia menyampaikan kepada para ibu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak agar mengonsumsi protein hewani berupa ikan setelah anak berusia 2 tahun sudah bisa melengkapi kebutuhan gizi untuk kualitas kembang tumbuh anak kedepannya.
“Apalagi kita yang hidup di pesisir laut kaya akan beragama macam ikan segar, saya menyampaikan kepada ibu ibu untuk mencukupi kebutuhan anak dengan mengonsumsi ikan agar anak anak kita di Buton semua cerdas”, ungkapnya.
Ia berharap agar kita dapat bersama-sama dalam penanganan pencegahan stunting ini untuk tumbuh kembang anak kita agar anak kita tumbuh menjadi putra-putri Buton yang sehat dan cerdas.
Sumber : (KominfoButon/Widia Ningsih)
Bupati Surunuddin Pantau Langsung Pilkades Serentak Konsel
Konawe Selatan, SultraNET. | Untuk memastikan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berjalan dengan baik, Bupati Surunuddin bersama jajaran laksanakan pemantauan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Bupati Konsel dua periode ini mengatakan tujuan dari monitoring tersebut guna memastikan kesiapan panitia serta antusias masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades.
“Alhamdulillah dari beberapa titik yang kami kunjungi hari ini, kami melihat antusias masyarakat sangat besar dalam melaksanakan demokrasi di desa,” kata Surunuddin saat di wawancarai awak media di salah satu TPS, Minggu, 24 September 2023.
Guna menjangkau seluruh wilayah, mantan ketua DPRD Konsel ini,meminta kepada para camat,Kadis, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan panitia Pilkades untuk untuk stand by memonitoring wilayahnya masing-masing.
“Agar semua wilayah terjangkau kami berbagi wilayah,” jelasnya.
Bupati Konsel, Surunuddin Saat mamantau pelaksanaan Pilkades Serentak
Surunuddin menuturkan, semua tahapan kegiatan pelaksanaan pilkades hari ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan semua kegiatan Pemilu di Kabupaten Konsel.
“Tentu kita berharap pelaksanaan Pilkades mulai dari pengamanan, pemungutan suara kemudian penghitungan, mudah-mudahan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Mari sama-sama kita kawal kegiatan Pilkades ini dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan keseriusan,”pesan Surunuddin.
Kepala DPMD Konsel Anas Mas’ud menyebut Pilkades serentak tahun 2023 di ikuti sebanyak 96 Desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Konawe Selatan. Dengan total 272 colon, 92 calon Incamben. Dan perhitungan suara dimulai pukul 14:30 wita.
“Jadi sebelum magrib hasil perhitungan kita sudah bisa tau,”singkatnya.
Buton, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Siotapina. Kedatangan Kepala orang nomor satu di Bumi Penghasil Aspal Alam terbesar di dunia bersama rombongan disambut Tari Tradisional dan tarian mangaru oleh Tokoh Masyarakat dan tokoh adat di wilayah tersebut. Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Buton, melaunching Bantuan Pangan Beras Pemerintah, bertempat di Halaman Kantor Camat Siotapina, Minggu (24/9/2023).
Turut mendampingi Pj. Bupati Buton, Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Buton Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si. bersama Ny. Kiki Amalia Asnawi dan para Kepala OPD.
“Kegiatan pembagian beras ini sampai 3 bulan kedepan, Pemerintah sudah memberikan perhatian kepada masyarakat luar biasa. Ini dimaksudkan bahwa melihat dinamika harga pasar yang tidak menentu yang merangkak naik ini bisa menyebabkan inflasi. Sehingga harus menjadi perhatian pemerintah tidak boleh tinggi tidak boleh rendah,” jelas Pj. Bupati Buton saat memberikan sambutan.
Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat menyerahkan bantuan kepada warga
Pj. Bupati Buton juga mengajak agar pemanfaatan pekarangan di Kecamatan Siotapina digalakkan kembali agar masyarakat memiliki kemandirian dalam menghasilkan pangan. Sekwan DPRD Sultra ini berharap agar Kabupaten Buton ke depan dapat menjadi sumber pangan di Sulawesi Tenggara.
“Di Kecamatan Siotapina dulu ada pemanfaatan pekarangan. Saya kira ini ditumbuhkembangkan kembali karena rata-rata pemicu inflasi adalah kebutuhan sehari-hari seperti sayur, cabai, tomat, dan yang lain. Kita ini Siotapina, Lasalimu, Kapontori, mestinya menjadi sentra-sentra pertanian. Begitu luasnya lahan kita sehingga perlu dimanfaatkan maksimal pera penyuluh-penyuluh pertanian. Oleh karena itu ini menjadi perhatian kita semua khususnya pak camat, galakkan kembali,” tegasnya.
Mantan kepala BKD Sultra ini menjelaskan pemberian bantuan beras pemerintah ini salah satunya dalam rangka menghadapi musim kering. Ia juga berharap di Kecamatan Siotapina tidak ada lagi petani yang berpinda-pindah lokasi. Jika ada Pj. Bupati berharap diawasi terutama yang membuka lahan baru dengan cara membakar karena dapat membahayakan apalagi jika sudah sampai ke hutan lindung.
“Tatap muka ini semoga bermanfaat, artinya melalui pak camat kalau ada masyarakat punya tuntutan aspirasi tolong disampaikan. Sebab kritikan itu baik bagi saya, apalagi berbeda itu rahmat, kita kadang-kadang berbeda itu sudah jadi musuh, perbedaan itu bahan instrospeksi bagi kita, karena belum tentu kita benar. Oleh karena itu saya mengharapkan kalau ada sumbang saran kritikan untuk kemajuan Siontapina,” harapnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan La Lodi, S.TP., M.Si. dalam laporannya menyampaikan bantuan beras pemerintah tersebut bersumber dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog dan untuk Kecamatan Siotapina yang menerima sebanyak 1.649 kepala keluarga.
“Kami laporkan bantuan dari bersumber dari Badan Pangan Nasional melalui Perum Bulog Baubau. Tujuannya untuk menstabilkan harga pangan terutama beras kemudian untuk memastikan ketersediaan pangan. Untuk Kecamatan Siotapina penerima beras bantuan ini sebanyak 1.649 kepala keluarga,” jelasnya.
Sumber : (KominfoButon)
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas PIK-R: Upaya Meningkatkan Kualitas Remaja di Wakatobi
Wakatobi, SultraNET. | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) serta Tim Penggerak PKK Wakatobi, telah sukses menyelenggarakan sosialisasi peningkatan kapasitas kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) pada hari Minggu, 24 September 2023.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, La Ode Safihuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari oleh Undang-undang Nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera.
“Pasal 47 dari undang-undang tersebut menegaskan kewajiban pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas remaja. Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 turut mengatur percepatan penurunan stunting dengan menekankan tindakan preventif dari hulu,” ujarnya.
Safihuddin berharap agar remaja yang terlibat dalam kegiatan ini dapat menjadi penerus yang berkualitas di Kabupaten Wakatobi. Mereka diharapkan dapat mempersiapkan diri sebagai calon pengantin, calon keluarga, calon ayah dan ibu, serta menjadi kontributor menuju Indonesia emas pada tahun 2045.
Ia juga mengajak para pemuda dan remaja, khususnya di Wakatobi, untuk menyadari bonus demografi yang akan terjadi pada tahun 2030 dan 2035. Bonus demografi ini, yang merupakan 1x peristiwa dalam perjalanan bangsa, menyoroti bahwa pada tahun tersebut, usia reproduksi atau usia produktif akan mencapai 45% dari total penduduk Indonesia. Safihuddin menekankan perlunya persiapan diri agar remaja tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri jika tidak tersedia lapangan kerja bagi mereka.
Bupati Wakatobi, H. Haliana, menegaskan bahwa anak-anak dan remaja harus dididik agar memiliki potensi yang baik di Kabupaten Wakatobi. Tujuannya adalah agar mereka dapat menjadi remaja yang unggul dan berkontribusi positif di daerah mereka sendiri.
Kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis bantuan paket BKB KIT Stunting kepada desa dan kelurahan lokus stunting tahun 2023 oleh Bupati Wakatobi setelah membuka acara. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan remaja untuk masa depan yang lebih baik di Kabupaten Wakatobi. (R)
Di Pulau Kabaena Pj. Bupati Bombana Nilai Lomba Posyandu
Bombana, SultraNET. | Pada hari kedua kunjungan di Pulau Kabaena, Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP-PKK, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, bersama Tim Penilai dari Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Kab. Bombana, melanjutkan agenda dengan mengunjungi Kelurahan Sikeli Kec. Kabaena Barat dan Desa Wumbulasa Kec. Kabaena Utara, dalam rangka Penilaian Lomba Posyandu, Kesehatan Lingkungan (Kesling), dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2023 pada Minggu (24/9/2023).
Kedatangan rombongan Pj. Bupati dan Tim Penilai Lomba Posyandu disambut hangat oleh Pemerintah Kecamatan/Pemerintah Desa beserta masyarakat kedua wilayah tersebut. Tarian dan pengalungan bunga menjadi ungkapan kegembiraan atas kunjungan tersebut.
Pj. Bupati Bombana menyampaikan beberapa poin penting terkait Lomba Posyandu, Kesling, dan PHBS. Di antaranya, penanganan stunting, inflasi, kemiskinan ekstrem, serta peran Pengurus PKK Kabupaten Bombana dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten telah menjadi nominasi yang berhasil menurunkan inflasi, namun kita harus terus menambah prestasi-prestasi membanggakan untuk Kabupaten Bombana. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga Bombana mampu menangani inflasi di Kabupaten Bombana,” ungkap H. Burhanuddin.
Pada kesempatan yang sama, Pj. Ketua TP-PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa menambahkan rasa bangga dan terima kasih kepada kader posyandu di seluruh Desa/Kelurahan di Kecamatan Kabaena. Dia berharap kegiatan ini dapat memotivasi kader posyandu untuk tetap melaksanakan tugas dan kewajibannya, terutama dalam menekan angka prevalensi stunting di Bombana.
Pj. Bupati Burhanuddin juga memberikan kabar baik kepada masyarakat tentang pembangunan Mesin Pembangkit Listrik yang sedang berlangsung di PLTD Sikeli. “Tidak lama lagi impian masyarakat untuk menikmati listrik 24 jam akan terwujud. Saya berharap agar seluruh masyarakat dapat berbahagia, dan perekonomian di Pulau Kabaena dapat meningkat,” tutup Pj. Bupati Bombana. (Kominfo)
ESI Bombana Sukses Gelar Tournamen E-Sport, Hadirkan Peserta se Sultra
Bombana, SultraNET. | Kejuaraan e-sport open tournamet ESI Bombana CUP 1 telah berakhir dan sukses meraih animo besar dari masyarakat sejak dimulainya pendaftaran peserta, babak kualifikasi hingga sampai pada babak final dan grand final yang di gelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Sabtu (23/09/2023).
Untuk kali pertama organisasi E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Bombana mempersembahkan turnamen e-sport yang di ikuti oleh ratusan atlit dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.
Tournamet tersebut memperebutkan total hadiah 20 juta rupiah plus plakat dan medali yang di ikuti 21 tim untuk game Mobile Legend dan 21 tim untuk Game Free free.
Ketua Umum ESI Kabupaten Bombana, Herlin, S.Psi., MM menjelaskan dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mempererat silaturahmi antar player game online khususnya di Kabupaten Bombana dan Provinsi Sulawesi Tenggara serta bertujuan untuk mengasah kemampuan dan kapasitas para atlit E-Sport.
” Selamat kepada para pesera turnamen yang berhasil keluar sebagai juara dan bagi peserta yang belum juara agar terus mengasah kemampuannya,” Ucap Herlin saat di jumpai awak media pada acara penutupan tournament.
Lebih jauh dijelaskan Herlin, kejuaraan olahraga elektronik ini digelar sebagai wadah bagi para gamer, dimana selama ini gamer kerap mendapat stigma negatif yang menilai kegiatannya sebagai pekerjaan yang tidak bermanfaat dan hanya membuang waktu.
Dengan adanya event yang mengakomodir mereka, maka kegiatan games ini tidak dipandang hanya sekedar hiburan dan menghabiskan waktu melainkan mampu melatih kecepatan, focus, kemampuan berpikir, ketepatan mengambil keputusan dan meningkatkan kerjasama tim.
“Semoga Tournament ini dapat mengurangi pergaulan yang tidak baik, bagi kaum muda dan pelajar,” tegas Wanita yang juga Anggota DPRD Bombana itu.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berharap melalui tournament ESI Bombana Cup 1 dapat mewadahi pecinta game online termasuk dalam upaya mencari bibit-bibit yang berprestasi,”
“Kita berharap bibit atlit berprestasi lahir dari kegiatan seperti ini,” tutup Sekretaris DPC PDIP Bombana itu.
Pada Tournament ESI Bombana Cup 1 keluar sebagai juara pada game Mobile Legend, Juara 1 diraih Aldyshop x Nisya dari Kota Kendari, Juara 2 Maximum dari Kabupaten Kolaka, Juara 3 Elizhy E-Sport dari Kabupaten Bombana, juara 4 Dark Nest dari Bombana, sedangkan untuk Game Free Fire Juara 1 Aldyshop Anlor dari Kota Kendari, Juara 2 AP E-Sport dari Kota Kendari, Juara 3 Ikram Ganteng dari Kabupaten Bombana dan Juara 4 Lowzone dari Kabupaten Bombana.