Timsel Beasiswa Bombana, Validasi Data di Perguruan Tinggi

Bombana, SultraNET. | Proses seleksi Beasiswa Bombana Pintar memasuki tahapan lanjutan dengan tim seleksi yang kini tengah melakukan validasi ke perguruan tinggi yang bakal berlangsung mulai hari ini, 25 September 2023, hingga 20 Oktober 2023 mendatang.

Nina Meirina, SH.,MH, salah satu anggota tim seleksi, menjelaskan bahwa tujuan dari validasi perguruan tinggi ini adalah untuk memastikan kesesuaian data yang telah diinput oleh mahasiswa saat mendaftar dengan data yang dimiliki oleh universitas tempat mereka kuliah.

“Validasi perguruan tinggi ini berlaku untuk Beasiswa Bombana Pintar dan Beasiswa Bombana Prestasi. Hasil dari proses validasi ini nantinya akan menjadi pertimbangan dalam menentukan kelulusan,” ujar Nina Meirina pada Senin (25/09/2023).

Kabag Hukum Setda Bombana ini menambahkan bahwa sebanyak 41 universitas akan menjalani proses validasi ini, yang tersebar di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara dan beberapa di luar Sulawesi, seperti Bali, Kalimantan, dan Yogyakarta.

“Universitas dengan jumlah pendaftar terbanyak adalah Universitas Haluoleo dengan 183 mahasiswa, diikuti oleh IAIN Kendari dengan 32 mahasiswa, dan Universitas 19 November Kolaka dengan 23 mahasiswa,” tambahnya.

Setelah validasi selesai, tim seleksi akan melakukan rapat untuk menentukan hasil kelulusan mahasiswa penerima beasiswa. Proses ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendukung pendidikan dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi. (ads)




Andi Asniwati Mustari Kunjungi Desa Bajo Bahari Buton, Beri Makanan Tambahan Anak

Buton, SultraNET. | Ibu Pj. Bupati Buton sebagai penasehat DWP Kabupaten Buton, Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari bersama Ketua DWP Kabupaten Buton, Ny Kiki Asnawi melakukan kunjungan Lapangan Di Desa Bajo Bahari dalam rangka pemberian makanan tambahan anak di Lokasi Stunting yang dipusatkan di Kantor Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Senin 25 September 2023.

Kunjungan lapangan itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton sebagai Pembina DWP Kabupaten Buton, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Buton, Camat Wabula bersama Ketua DWP Kecamatan Wabula, Kepala Desa Bajo Bahari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin S.Pd,.M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada ibu Pj. Bupati Buton sebagai Penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari atas kehadirannya yang merupakan kunjungan perdananya di Desa Bajo Bahari.

Warga Desa Bajo Bahari saat menghadiri kegiatan
Warga Desa Bajo Bahari saat menghadiri kegiatan

Sekda berharap dengan jalannya kegiatan ini dapat berdampak pada pencapaian target pemerintah tentang penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 serta dapat terwujudnya Kabupaten Buton bebas stunting.

“Dengan mewujudkan Kabupaten Buton Bebas Stunting olehnya itu harus adanya kerja sama mulai dari pemerintah daerah sampai ke pemerintah desa,” .

Pemerintah Kabupaten Buton lanjut Sekda sangat serius dalam upaya penurunan angka stunting dengan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Buton nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buton.

“Pemerintah Kabupaten Buton menunjukkan keseriusan dalam penanganan stunting, salah satunya melalui Surat Keputusan Bupati Buton, nomor 359 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan Bupati Buton nomor 117 tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buton, yang di dalamnya telah termaktub dan melibatkan multi perangkat daerah,” katanya..

Di akhir sambutannya Sekda Buton berharap kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat memberikan dampak positif dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Buton sehingga di masa depan daerah ini dapat memiliki generasi yang sehat dan cerdas.

“Saya harap acara penyuluhan stunting yang kita laksanakan pada hari ini, dapat memberikan kontribusi yang positif dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Buton, dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” tutupnya.

Selain pemberian makanan tambahan kepada anak, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelayanan posyandu di Kantor Desa Bajo Bahari.

Sementara itu, Ibu Pj. Bupati Buton sebagai penasehat DWP Kabupaten Buton Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari menyampaikan pemberian makanan tambahan ini merupakan bentuk upaya dalam percepatan penurunan stunting pemerintah memberikan bantuan kepada anak yang terindikasi stunting.

Pemberian makanan tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan untuk bayi dan balita guna melengkapi kebutuhan gizi anak agar mencapai berat badan sesuai usianya.

Andi Asniwati Mustari menyerahkan paket makanan tambahan Anak
Andi Asniwati Mustari menyerahkan paket makanan tambahan Anak

“Untuk mencegah stunting dimulai dari sanitasi yaitu menjaga kebersihan jamban, air bersih dan membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan juga pola asu anak dengan pemberian asi sebagai pendamping makanan Serta pemberian pola makan karbohidrat, protein, buah dan sayuran,” katanya.

Ia menyampaikan kepada para ibu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak agar mengonsumsi protein hewani berupa ikan setelah anak berusia 2 tahun sudah bisa melengkapi kebutuhan gizi untuk kualitas kembang tumbuh anak kedepannya.

“Apalagi kita yang hidup di pesisir laut kaya akan beragama macam ikan segar, saya menyampaikan kepada ibu ibu untuk mencukupi kebutuhan anak dengan mengonsumsi ikan agar anak anak kita di Buton semua cerdas”, ungkapnya.

Ia berharap agar kita dapat bersama-sama dalam penanganan pencegahan stunting ini untuk tumbuh kembang anak kita agar anak kita tumbuh menjadi putra-putri Buton yang sehat dan cerdas.

Sumber : (KominfoButon/Widia Ningsih)




Bupati Surunuddin Pantau Langsung Pilkades Serentak Konsel

Konawe Selatan, SultraNET. | Untuk memastikan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berjalan dengan baik, Bupati Surunuddin bersama jajaran laksanakan pemantauan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bupati Konsel dua periode ini mengatakan tujuan dari monitoring tersebut guna memastikan kesiapan panitia serta antusias masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades.

“Alhamdulillah dari beberapa titik yang kami kunjungi hari ini, kami melihat antusias masyarakat sangat besar dalam melaksanakan demokrasi di desa,” kata Surunuddin saat di wawancarai awak media di salah satu TPS, Minggu, 24 September 2023.

Guna menjangkau seluruh wilayah, mantan ketua DPRD Konsel ini,meminta kepada para camat,Kadis, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan panitia Pilkades untuk untuk stand by memonitoring wilayahnya masing-masing.

“Agar semua wilayah terjangkau kami berbagi wilayah,” jelasnya.

Bupati Konsel, Surunuddin Saat mamantau pelaksanaan Pilkades Serentak
Bupati Konsel, Surunuddin Saat mamantau pelaksanaan Pilkades Serentak

Surunuddin menuturkan, semua tahapan kegiatan pelaksanaan pilkades hari ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan semua kegiatan Pemilu di Kabupaten Konsel.

“Tentu kita berharap pelaksanaan Pilkades mulai dari pengamanan, pemungutan suara kemudian penghitungan, mudah-mudahan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Mari sama-sama kita kawal kegiatan Pilkades ini dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan keseriusan,”pesan Surunuddin.

Kepala DPMD Konsel Anas Mas’ud menyebut Pilkades serentak tahun 2023 di ikuti sebanyak 96 Desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Konawe Selatan. Dengan total 272 colon, 92 calon Incamben. Dan perhitungan suara dimulai pukul 14:30 wita.

“Jadi sebelum magrib hasil perhitungan kita sudah bisa tau,”singkatnya.

Sumber : KominfoKonsel




Kunjungi Siotapina, Pj. Bupati Buton Disambut Tarian Mangaru

Buton, SultraNET.  |  Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Siotapina. Kedatangan Kepala orang nomor satu di Bumi Penghasil Aspal Alam terbesar di dunia bersama rombongan disambut Tari Tradisional dan tarian mangaru oleh Tokoh Masyarakat dan tokoh adat di wilayah tersebut. Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Buton, melaunching Bantuan Pangan Beras Pemerintah, bertempat di Halaman Kantor Camat Siotapina, Minggu (24/9/2023).

Turut mendampingi Pj. Bupati Buton, Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Buton Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si. bersama Ny. Kiki Amalia Asnawi dan para Kepala OPD.

“Kegiatan pembagian beras ini sampai 3 bulan kedepan, Pemerintah sudah memberikan perhatian kepada masyarakat luar biasa. Ini dimaksudkan bahwa melihat dinamika harga pasar yang tidak menentu yang merangkak naik ini bisa menyebabkan inflasi. Sehingga harus menjadi perhatian pemerintah tidak boleh tinggi tidak boleh rendah,” jelas Pj. Bupati Buton saat memberikan sambutan.

Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat menyerahkan bantuan kepada warga

Pj. Bupati Buton juga mengajak agar pemanfaatan pekarangan di Kecamatan Siotapina digalakkan kembali agar masyarakat memiliki kemandirian dalam menghasilkan pangan. Sekwan DPRD Sultra ini berharap agar Kabupaten Buton ke depan dapat menjadi sumber pangan di Sulawesi Tenggara.

“Di Kecamatan Siotapina dulu ada pemanfaatan pekarangan. Saya kira ini ditumbuhkembangkan kembali karena rata-rata pemicu inflasi adalah kebutuhan sehari-hari seperti sayur, cabai, tomat, dan yang lain. Kita ini Siotapina, Lasalimu, Kapontori, mestinya menjadi sentra-sentra pertanian. Begitu luasnya lahan kita sehingga perlu dimanfaatkan maksimal pera penyuluh-penyuluh pertanian. Oleh karena itu ini menjadi perhatian kita semua khususnya pak camat, galakkan kembali,” tegasnya.

Mantan kepala BKD Sultra ini menjelaskan pemberian bantuan beras pemerintah ini salah satunya dalam rangka menghadapi musim kering. Ia juga berharap di Kecamatan Siotapina tidak ada lagi petani yang berpinda-pindah lokasi. Jika ada Pj. Bupati berharap diawasi terutama yang membuka lahan baru dengan cara membakar karena dapat membahayakan apalagi jika sudah sampai ke hutan lindung.

“Tatap muka ini semoga bermanfaat, artinya melalui pak camat kalau ada masyarakat punya tuntutan aspirasi tolong disampaikan. Sebab kritikan itu baik bagi saya, apalagi berbeda itu rahmat, kita kadang-kadang berbeda itu sudah jadi musuh, perbedaan itu bahan instrospeksi bagi kita, karena belum tentu kita benar. Oleh karena itu saya mengharapkan kalau ada sumbang saran kritikan untuk kemajuan Siontapina,” harapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan La Lodi, S.TP., M.Si. dalam laporannya menyampaikan bantuan beras pemerintah tersebut bersumber dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog dan untuk Kecamatan Siotapina yang menerima sebanyak 1.649 kepala keluarga.

“Kami laporkan bantuan dari bersumber dari Badan Pangan Nasional melalui Perum Bulog Baubau. Tujuannya untuk menstabilkan harga pangan terutama beras kemudian untuk memastikan ketersediaan pangan. Untuk Kecamatan Siotapina penerima beras bantuan ini sebanyak 1.649 kepala keluarga,” jelasnya.

Sumber : (KominfoButon)




Sosialisasi Peningkatan Kapasitas PIK-R: Upaya Meningkatkan Kualitas Remaja di Wakatobi

Wakatobi, SultraNET. | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) serta Tim Penggerak PKK Wakatobi, telah sukses menyelenggarakan sosialisasi peningkatan kapasitas kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) pada hari Minggu, 24 September 2023.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, La Ode Safihuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari oleh Undang-undang Nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera.

“Pasal 47 dari undang-undang tersebut menegaskan kewajiban pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas remaja. Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 turut mengatur percepatan penurunan stunting dengan menekankan tindakan preventif dari hulu,” ujarnya.

Safihuddin berharap agar remaja yang terlibat dalam kegiatan ini dapat menjadi penerus yang berkualitas di Kabupaten Wakatobi. Mereka diharapkan dapat mempersiapkan diri sebagai calon pengantin, calon keluarga, calon ayah dan ibu, serta menjadi kontributor menuju Indonesia emas pada tahun 2045.

Ia juga mengajak para pemuda dan remaja, khususnya di Wakatobi, untuk menyadari bonus demografi yang akan terjadi pada tahun 2030 dan 2035. Bonus demografi ini, yang merupakan 1x peristiwa dalam perjalanan bangsa, menyoroti bahwa pada tahun tersebut, usia reproduksi atau usia produktif akan mencapai 45% dari total penduduk Indonesia. Safihuddin menekankan perlunya persiapan diri agar remaja tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri jika tidak tersedia lapangan kerja bagi mereka.

Bupati Wakatobi, H. Haliana, menegaskan bahwa anak-anak dan remaja harus dididik agar memiliki potensi yang baik di Kabupaten Wakatobi. Tujuannya adalah agar mereka dapat menjadi remaja yang unggul dan berkontribusi positif di daerah mereka sendiri.

Kegiatan ini juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis bantuan paket BKB KIT Stunting kepada desa dan kelurahan lokus stunting tahun 2023 oleh Bupati Wakatobi setelah membuka acara. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan remaja untuk masa depan yang lebih baik di Kabupaten Wakatobi. (R)




Di Pulau Kabaena Pj. Bupati Bombana Nilai Lomba Posyandu

Bombana, SultraNET. | Pada hari kedua kunjungan di Pulau Kabaena, Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP-PKK, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, bersama Tim Penilai dari Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Kab. Bombana, melanjutkan agenda dengan mengunjungi Kelurahan Sikeli Kec. Kabaena Barat dan Desa Wumbulasa Kec. Kabaena Utara, dalam rangka Penilaian Lomba Posyandu, Kesehatan Lingkungan (Kesling), dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2023 pada Minggu (24/9/2023).

Kedatangan rombongan Pj. Bupati dan Tim Penilai Lomba Posyandu disambut hangat oleh Pemerintah Kecamatan/Pemerintah Desa beserta masyarakat kedua wilayah tersebut. Tarian dan pengalungan bunga menjadi ungkapan kegembiraan atas kunjungan tersebut.

Pj. Bupati Bombana menyampaikan beberapa poin penting terkait Lomba Posyandu, Kesling, dan PHBS. Di antaranya, penanganan stunting, inflasi, kemiskinan ekstrem, serta peran Pengurus PKK Kabupaten Bombana dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten telah menjadi nominasi yang berhasil menurunkan inflasi, namun kita harus terus menambah prestasi-prestasi membanggakan untuk Kabupaten Bombana. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga Bombana mampu menangani inflasi di Kabupaten Bombana,” ungkap H. Burhanuddin.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Ketua TP-PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa menambahkan rasa bangga dan terima kasih kepada kader posyandu di seluruh Desa/Kelurahan di Kecamatan Kabaena. Dia berharap kegiatan ini dapat memotivasi kader posyandu untuk tetap melaksanakan tugas dan kewajibannya, terutama dalam menekan angka prevalensi stunting di Bombana.

Pj. Bupati Burhanuddin juga memberikan kabar baik kepada masyarakat tentang pembangunan Mesin Pembangkit Listrik yang sedang berlangsung di PLTD Sikeli. “Tidak lama lagi impian masyarakat untuk menikmati listrik 24 jam akan terwujud. Saya berharap agar seluruh masyarakat dapat berbahagia, dan perekonomian di Pulau Kabaena dapat meningkat,” tutup Pj. Bupati Bombana. (Kominfo)




ESI Bombana Sukses Gelar Tournamen E-Sport, Hadirkan Peserta se Sultra

Bombana, SultraNET. | Kejuaraan e-sport open tournamet ESI Bombana CUP 1 telah berakhir dan sukses meraih animo besar dari masyarakat sejak dimulainya pendaftaran peserta, babak kualifikasi hingga sampai pada babak final dan grand final yang di gelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Sabtu (23/09/2023).

Untuk kali pertama organisasi E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Bombana mempersembahkan turnamen e-sport yang di ikuti oleh ratusan atlit dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.

Tournamet tersebut memperebutkan total hadiah 20 juta rupiah plus plakat dan medali yang di ikuti 21 tim untuk game Mobile Legend dan 21 tim untuk Game Free free.

Ketua Umum ESI Kabupaten Bombana, Herlin, S.Psi., MM menjelaskan dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mempererat silaturahmi antar player game online khususnya di Kabupaten Bombana dan Provinsi Sulawesi Tenggara serta bertujuan untuk mengasah kemampuan dan kapasitas para atlit E-Sport.

” Selamat kepada para pesera turnamen yang berhasil keluar sebagai juara dan bagi peserta yang belum juara agar terus mengasah kemampuannya,” Ucap Herlin saat di jumpai awak media pada acara penutupan tournament.

Lebih jauh dijelaskan Herlin, kejuaraan olahraga elektronik ini digelar sebagai wadah bagi para gamer, dimana selama ini gamer kerap mendapat stigma negatif yang menilai kegiatannya sebagai pekerjaan yang tidak bermanfaat dan hanya membuang waktu.

Dengan adanya event yang mengakomodir mereka, maka kegiatan games ini tidak dipandang hanya sekedar hiburan dan menghabiskan waktu melainkan mampu melatih kecepatan, focus, kemampuan berpikir, ketepatan mengambil keputusan dan meningkatkan kerjasama tim.

“Semoga Tournament ini dapat mengurangi pergaulan yang tidak baik, bagi kaum muda dan pelajar,” tegas Wanita yang juga Anggota DPRD Bombana itu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berharap melalui tournament ESI Bombana Cup 1 dapat mewadahi pecinta game online termasuk dalam upaya mencari bibit-bibit yang berprestasi,”

“Kita berharap bibit atlit berprestasi lahir dari kegiatan seperti ini,” tutup Sekretaris DPC PDIP Bombana itu.

Pada Tournament ESI Bombana Cup 1 keluar sebagai juara pada game Mobile Legend, Juara 1 diraih Aldyshop x Nisya dari Kota Kendari, Juara 2 Maximum dari Kabupaten Kolaka, Juara 3 Elizhy E-Sport dari Kabupaten Bombana, juara 4 Dark Nest dari Bombana, sedangkan untuk Game Free Fire Juara 1 Aldyshop Anlor dari Kota Kendari, Juara 2 AP E-Sport dari Kota Kendari, Juara 3 Ikram Ganteng dari Kabupaten Bombana dan Juara 4 Lowzone dari Kabupaten Bombana.




Gedung Kampus Intens Muhammadiyah di Kolut Mulai Dibangun

Lasusua, SultraNET. | Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) memasuki babak baru dalam dunia pendidikan dengan peletakan batu pertama gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah (Intens Muhammadiyah) di Dusun Toli-toli, Desa Rantelimbong, Lasusua, Kolaka Utara. Sabtu (23/9/2023)

Acara yang mengusung semangat progresif ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Sulawesi Tenggara, Habib Ahmad Aljufri, Wakil Ketua DPRD Kolaka Utara, Hj. Ulfah Haeruddin, ST, Agusdin, S.Kom, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kolaka Utara, Drs. H. Nurrahman Umar, Kapolres Kolaka Utara, AKP Arief Irawan, dan forkopimda lainnya.

Rektor Intens Muhammadiyah, H. Muhammad Idrus, S.Sos, M.Si, memberikan pandangan optimis, ia menyebut Intens Kolaka Utara selain memiliki dosen tetap juga saat ini 20 dosen tidak tetap yang dengan sukarela membimbing mahasiswa demi pencapaian akreditasi tinggi ikut terlibat, mengabdikan diri tanpa menerima gaji.

“Kami percaya hal ini akan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif bagi mahasiswa.” Ujarnya.

Peletakan batu pertama gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah di Kolut
Peletakan batu pertama gedung kampus Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah di Kolut

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menegaskan peran strategis Intens Muhammadiyah dalam memajukan sektor pertanian, pihaknya berupaya mempertahankan semangat generasi muda untuk mencintai dunia pertanian dan perkebunan, melibatkan mereka secara aktif di sektor ini.

“Ini akan memberikan keberlanjutan ekonomi yang signifikan dan mendukung pertumbuhan Kolaka Utara sebagai sentra kakao di Indonesia.” Harapnya.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, menyambut baik proyek pembangunan kampus intens,  sebagai tonggak penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membantu pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami yakin, peningkatan kualitas sumber daya manusia akan membawa berkah besar pada masyarakat sekitar dan mendorong perkembangan ekonomi yang berkelanjutan.” Ujarnya.

Dalam konteks perkembangan strategis Indonesia, Intens Muhammadiyah di Kolaka Utara bukan hanya sekadar lembaga pendidikan, melainkan motor penggerak kemajuan sosial dan ekonomi.

“Dengan hadirnya Mahasiswa baru yang akan terus bertambah setiap tahun akan membawa dampak positif pada ekonomi lokal, mendukung pertumbuhan Kabupaten Kolaka Utara secara holistik,” terangnya.

Pemerintah Kolaka Utara memandang pembangunan Intens Muhammadiyah sebagai investasi besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang diharapkan akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar dan memajukan daerah ini ke arah yang lebih baik. Sebuah tonggak bersejarah yang akan membentuk masa depan yang lebih cerah bagi Kolaka Utara. (KolutKab)




Kunjungi Desa Wasuemba, Pj. Bupati Buton : Semoga Bisa Menjadi Desa Wisata Terbaik di Sultra

Buton, SultraNET.  | Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi, bersama rombongan mengunjungi Desa Wisata Wasuemba, Kecamatan Wabula. Wasuemba merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Buton yang memiliki Jembatan Lingkar yang diperkaya dengan ikan purba yang banyak terdapat di sekitar jembatan lingkar. ia berharap desa itu bisa menjadi Desa wisata terbaik di Sultra 2023.

“Hari ini pertama kali saya berkunjung ke Desa Wasuemba dan semoga desa ini ke depan akan banyak program yang akan dipersiapkan untuk pengembangan desa wisata ini,” kata Pj. Bupati. Sabtu (23/9/2023)

Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi
Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi

Pj. Bupati Buton menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Kadis Pariwisata atas atensi untuk Desa Wasuemba ini sehingga bisa menjadi daerah wisata seindah ini.

Sekwan DPRD Sultra ini berharap pariwisata yang ada di Desa Wasuemba ini dapat meraih predikat desa wisata Favorit dan berharap kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keindahan.

Pada kesempatan ini juga Mantan Kepala BKD Sultra ini menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan termasuk tidak membakar lahan maupun hutan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar khusunya pada musim kemarau saat ini.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Dispar Sultra) Belli Tombili mengatakan ditempat itu bakal digelar event pada bulan November mendatang yang akan disupport full oleh Dispar Sultra yakni Festival Wasuemba Happy and Nice. Event ini sejak tahun lalu telah diinstruksikan oleh Mantan Gubernur Sultra, H. Ali Mazi.

Dikatakannya, saat ini telah dipersiapkan desa wisata terbaik di Sultra dan Wasuemba masuk dalam 20 desa wisata di Sulawesi Tenggara. Kadis Pariwisata Sultra mengakui Wasuemba begitu indah dan membuat jatuh cinta siapa yang berkunjung disini.

“Tahun ini kita dukung dua kegiatan yakni pembuatan gazebo dan boarding word,” ungkap Belli.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Dispar Sultra) Belli Tombili
Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Dispar Sultra) Belli Tombili

Belli Tombiliberpesan untuk menjaga tempat ini, diperhatikan kebersihannya sehingga tempat wisata ini dapat terjaga dengan baik

“Nantikan even yang akan diadakan November nanti. InsyaAllah untuk pertama saya berdiri di sini tahun lalu dan janji kita tetap satu Wasuemba adalah desa kecil di ujung pulau Buton yang akan mendunia,” tutupnya

Sumber : (KominfoButon/Dian Sasmita)




Pj. Bupati Kolut Resmikan Rumah Tahfidz Bantuan PT. Vale

Kolaka Utara, SultraNET. | Momentum penting terjadi hari ini di Kabupaten Kolaka Utara dengan penyerahan sebuah gedung yang diselenggarakan oleh PT. Vale Indonesia Tbk. kepada Pemerintah Daerah, bersamaan dengan peresmian Rumah Tahfidz Kolaka Utara. Acara berlangsung dengan meriah di hadapan para undangan yang hadir. Sabtu (23/9/2023).

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, menekankan pentingnya kerja sama antara pihak swasta dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Ia mengungkapkan bahwa PT. Vale Indonesia memiliki misi untuk mengubah sumber daya alam menjadi kemakmuran, dan hal ini sejalan dengan tema pembangunan Kolaka Utara, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi dukungan infrastruktur dan pelayanan publik yang berkualitas.

Rumah Tahfidz Kolaka Utara, yang diresmikan pada acara ini, diharapkan akan menjadi sarana penting dalam memajukan pendidikan agama di daerah ini. Dr. Ir. Sukanto Toding juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan Pondok Tahfidz ini dalam mewujudkan Kolaka Utara yang beragama dan berakhlak.

Acara ini turut dihadiri oleh Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah undangan penting lainnya. Penyerahan gedung dan peresmian Rumah Tahfidz Kolaka Utara menjadi bukti nyata komitmen PT. Vale Indonesia Tbk. untuk berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara. (KomInfo)